Dokumen tersebut membahas lima subsistem agribisnis, yaitu: (1) agribisnis hulu yang memproduksi barang modal pertanian, (2) usahatani yang menggunakan barang modal untuk menghasilkan komoditas primer, (3) agribisnis hilir yang mengolah komoditas menjadi produk akhir, (4) pemasaran untuk memperlancar pemasaran komoditas, dan (5) jasa-jasa pendukung untuk ketiga subsistem sebelumnya.