SlideShare a Scribd company logo
STATISTIKA
Dra. Th Widyantini, M.Si
Permasalahan 1: Pengumpulan Data
JERUK
KOPI
COKLAT
MINT
SUSU
25 25 25
25
25
Apakah tujuan persiapan jumlah permen
untuk setiap rasa harus minimal 25 buah?
format hasil pengumpulan data
Data Rasa Permen
No. Nama Siswa Rasa Permen
1.
2.
…
…
…
25.
BAKSO SOTO BATAGOR
TEMPURA
MIE AYAM
Permasalahan 2 tentang pengum-
pulan data
Bagaimana format hasil pengumpulan data ?
format pengumpulan data
No. Nama Siswa Makanan yang dibeli
1.
2.
…
…
…
25.
Data Rasa Permen
DATA
Suatu kumpulan keterangan atau
fakta mengenai suatu permasa-
lahan dalam bentuk kategori atau
angka disebut data
 Data yang berbentuk angka disebut
data kuantitatif
 Data yang tidak berbentuk angka
disebut data kualitatif
Data
Arti luas :
ilmu yang mempelajari tentang
pengumpulan, penyusunan, penyajian,
penganalisaan dan penafsiran data
untuk tujuan pembuatan suatu
keputusan yang rasional
Statistika
Secara sederhana :
ilmu yang mempelajari dan
mengusahakan agar data mempunyai
makna (Ismail, Statistika, 2002)
Statistika
Tahap-tahap kegiatan statistika
a. pengumpulan
b. penyusunan
c. penyajian
d. analisa
e. interpretasi data
 metode sensus :
pengumpulan data secara keseluruhan
 metode sampel :
pengumpulan data hanya sebagian
data dari data keseluruhan
Metode pengumpulan data
 pengamatan langsung,
 angket,
 wawancara,
 menggunakan sebagian/seluruhnya
dari sekumpulan data yang telah
dilaporkan
Cara mengumpulkan
 pemeriksaan data dimaksudkan untuk
meminimalkan ketidakbenaran atau
keraguan dari data
 klasifikasi dan tabulasi data
dimaksudkan membuat
pengelompokkan data sesuai sifat-
sifat yang dimiliki data.
Penyusunan data
 Tabel
 Diagram
Penyajian Data
Kelas Banyak Menabung
I 25
II 15
III 25
IV 30
V 28
VI 35
Contoh 1
Jumlah siswa yang menabung di sekolah untuk kelas I s.d. VI
Diagram batang siswa yang
menabung dari setiap kelas
0
10
20
30
40
I II III IV V VI
Kelas
Jumlah
penabung
Siswa
Diagram Batang siswa yang
menabung dari setiap kelas
0 5 10 15 20 25 30 35 40
I
II
III
IV
V
VI
Kelas
Jumlah penabung
Siswa
1) Untuk menggambar diagram batang
diperlukan sumbu mendatar dan sumbu
tegak yang saling tegak lurus.
2) Sumbu mendatar dibagi menjadi beberapa
skala bagian yang sama, demikian pula
sumbu tegaknya:
Skala pada sumbu mendatar dengan skala
pada sumbu tegak tidak perlu sama.
Langkah-langkah pembuatan diagram
batang
3)Jika diagram batang dibuat tegak, maka
sumbu mendatar menyatakan keterangan
atau fakta mengenai kejadian (peristiwa).
Sumbu tegak menyatakan frekuensi
keterangan
4)Jika diagram batang dibuat secara horizontal,
maka sumbu tegak menyatakan keterangan
atau fakta mengenai peristiwa. Sumbu
mendatar menyatakan frekuensi keterangan
Langkah-langkah pembuatan diagram
batang
5) Tunjukkan 1 batang untuk mewakili frekuensi
data tertentu.
6) Arsir atau warnai batang yang memenuhi
frekuensi data.
7) Beri judul diagram batang.
8) Variasi diagram batang, dapat dibuat sesuai
keinginan siswa.
Langkah-langkah pembuatan diagram
batang
Tabel Jumlah siswa yang menabung untuk kelas I s.d. VI
Kelas Banyaknya Penabung
I 25
II 15
III 25
IV 30
V 28
VI 35
Contoh 2
Kelas I
Kelas II
KelasIII
KelasIV
KelasV
KelasVI
DIAGRAM LINGKARAN
SISWA YANG MENABUNG SETIAP KELAS
Diagram lingkaran adalah penyajian
data dalam bentuk lingkaran yang
digunakan untuk menyatakan bagian
dari keseluruhan jika data dinyatakan
dalam persen dengan jumlah 100 %
Diagram lingkaran
1) Siswa harus mampu menggambar
lingkaran (dengan menggunakan jangka)
2) Siswa harus mampu melakukan
pengukuran sudut (menentukan besar
suatu sudut, menggambar dan mengukur
besar sudut dengan suatu alat misalnya
busur derajat)
3) Siswa mampu menentukan persentase
Kemampuan yang perlu dikuasai
4) Siswa mampu menyatakan pecahan dalam
persen
5) Siswa mampu melakukan operasi hitung
dalam pecahan.
6) Siswa sudah mampu mengenal sudut 360
derajat sebagai satu putaran, sudut 180
derajat sebagai setengah putaran penuh.
7) Siswa sudah paham bahwa satu utuh
adalah 100 persen
Kemampuan yang perlu dikuasai
1) Buat lingkaran dengan menggunakan
jangka.
2) Tentukan juring sudut dari masing-masing
data yang ada dengan rumus :
3) Tentukan persentase dari masing-masing
data yang ada dengan rumus :
Langkah-langkah membuat diagram
lingkaran
Juring Sudut Data x = x 360%
Frekuaensi Data x
Frekuensi Seluruh Data
3) Gambar beberapa juring sudut data sesuai
perhitungan di atas.
4) Masing-masing juring diberi keterangan sesuai
data yang ada.
5) Alternatif untuk memudahkan membuat tabel
seperti berikut
langkah-langkah membuat diagram
lingkaran
Persen Data x = x 100%
Frekuensi data x
Frekuensi Seluruh data
Kategori
Data Kelas
Frekuensi Derajat Persen
I 25
II 15
…… …… …… ……
…… …… …… ……
…… …… …… ……
VI 35
Jumlah 160 360 100%
25
160
X 360
15
160
X 360
35
160
X 360
25
160
X 100%
15
160
X 100%
35
160
X 100%
contoh
Contoh 3
Suhu
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
Suhu
Diagram Garis
Keadaan Suhu
Kota
Yogyakarta
1) Berapakah suhu udara pada hari Senin di
kota Yogyakarta?
2) Berapakah suhu udara pada hari Selasa di
kota Yogyakarta?
3) Berapakah suhu udara pada hari Rabu di
kota Yogyakarta?
4) Pada hari apakah suhu udara sama di kota
Yogyakarta?
Pertanyaan-pertanyaan untuk
menafsirkan data
4) Diskusikan dengan teman-teman Anda,
bagaimana langkah-langkah pembuatan
diagram garis !
5) Bandingkan diagram garis di atas dengan
diagram garis di bawah ini dengan data
yang sama, diskusikan dengan teman
Anda !
Pertanyaan-pertanyaan untuk menaf-
sirkan data
Untuk dapat melihat gambaran tentang
perubahan peristiwa dalam suatu periode
(jangka waktu) tertentu. Suatu data yang
paling cocok digambarkan dengan
menggunakan diagram garis adalah suatu
data yang berkaitan dengan suatu keadaan
yang serba terus
Kegunaan diagram garis
1) Untuk menggambar diagram garis yang
diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak
yang saling tegak lurus.
2) Sumbu mendatar menyatakan waktu, sedang
sumbu tegak menyatakan frekuensi data.
3) Gambar titik sesuai waktu dan frekuensi data.
4) Hubungkan titik-titik yang ada sehingga
diperoleh suatu kurva.
langkah-langkah membuat diagram
garis :
Suatu data Nilai ulangan Matematika 30
siswa kelas VI di suatu SD
60 55 61 72 59 49
57 65 78 66 41 52
42 47 50 65 74 68
88 68 90 63 79 56
87 65 85 95 81 69
Contoh 4
Tabel frekuensi
No. Nilai Turus Frekuensi
1. 41 1
2. 42 1
3. 47 1
4. 49 1
5. 50 1
6. 52 1
7. 55 1
No. Nilai Turus Frekuensi
8. 56 1
9. 57 1
10. 59 1
11. 60 1
12. 61 1
13. 63 1
14. 65 3
1) Buat kolom hobi/kegemaran
2) Buat kolom tally/turus yaitu suatu kolom
untuk membantu menghitung frekuensi
3) Tulis frekuensi yaitu banyaknya orang yang
mempunyai hobi/kegemaran tertentu
Cara buat tabel baris dan kolom
No. Nilai Turus Frekuensi
15. 66 1
16. 68 2
17. 69 1
18. 72 1
19. 74 1
20. 78 1
21. 79 1
No. Nilai Turus Frekuensi
22. 81 1
23. 85 1
24. 87 1
25. 88 1
26. 90 1
27. 95 1
Tabel frekuensi
tabel frekuensi
Hobi/kegemaran Tally/turus Frekuensi
Olahraga sepak bola III 3
………… ………
………… ………
………… ………
………… ……...
………… ………
Hobi/ kegemaran siswa kelas ......
Tujuan :Agar memudahkan kita untuk mengetahui sifat-
sifat dari suatu data.
Tabel frekuensi adalah suatu tabel yang banyaknya
kejadian/frekuensi didistribusikan (disebarkan) dalam
kelompok-kelompok (kelas-kelas) yang berbeda.
Tabel Frekuensi merupakan cara menyusun data dalam
kelompok-kelompok berdasarkan kelas-kelas tertentu.
Selanjutnya dari masing-masing kelas tersebut akan
ditunjukkan besar frekuensinya.
Tabel frekuensi
Tabel frekuensi dapat dibedakan
1. Tabel Frekuensi menurut
bilangan/angka yaitu tabel frekuensi
yang kelas-kelasnya dinyatakan dalam
bentuk bilangan/angka
2. Tabel Frekuensi menurut
kategori/sifat yaitu tabel frekuensi
yang kelas-kelasnya dinyatakan dalam
bentuk kategori/sifat
tabel frekuensi
Pengertian :
sebaran dari data diklasifikasikan secara
kuantitatif
Penggunaan :
apabila jumlah datanya banyak dengan
ukuran nilai yang berbeda-beda sehingga
data dikelompokkan ke dalam kelas-
kelas interval
140, 144, 146, 147, 150,
151, 152, 152, 153, 154
154, 156, 157, 157, 158,
158, 159, 159, 160, 160,
163, 163, 163, 164, 165,
166, 166, 167, 169, 175
DATA TINGGI BADAN SISWA KELAS VI SD di SUATU KELAS (dalam cm)
Data
Tinggi badan siswa kelas VI SD di Suatu kelas ......
tabel frekuensi
Tinggi Badan (cm) Frekuensi (f)
140 - 145
146 - 151
152 - 157
158 - 163
164 - 169
170 - 175
2
4
8
9
6
1
Jumlah 30
Pembuatan tabel distribusi frekuensi
diperlukan pengertian berikut :
1) Rentang (Range/Jangkauan)
Rentang adalah nilai data terbesar
dikurangi dengan nilai data terkecil
2) Kelas Interval
tabel distribusi frekuensi banyaknya data
yang dikumpulkan dibentuk dalam
kelompok-kelompok yang disajikan sebagai
a  b yang disebut kelas interval.
3) Frekuensi
Kolom sebelah kanan dari contoh di atas
adalah bilangan yang menyatakan
banyaknya data yang terdapt dalam kelas
interval tersebut. Misalnya kelas interval
pertama frekuensinya adalah 2. Artinya
banyaknya siswa yang tingginya antara
140 – 145 ada 2 siswa.
pembuatan tabel frekuensi, diperlukan
pengertian berikut :
4) Batas Bawah kelas Interval dan Batas Atas
Kelas Interval
Bilangan-bilangan di sebelah kiri kelas
interval disebut batas bawah kelas interval,
sedangkan bilangan-bilangan di sebelah
kanan kelas interval disebut batas atas
kelas interval. Selisih positif antara setiap
dua ujung bawah berurutan disebut
panjang kelas interval
pembuatan tabel distribusi frekuensi
kelompok, diperlukan pengertian berikut :
5) Tepi kelas interval
Tepi kelas bawah dan tepi kelas atas.
Misalnya untuk data yang diteliti dalam
bentuk satuan maka tepi kelas bawah sama
dengan nilai batas bawah kelas interval
dikurangi 0,5 dan tepi kelas atas sama
dengan nilai batas atas kelas interval
ditambah 0,5
pembuatan tabel distribusi frekuensi
kelompok, diperlukan pengertian berikut :
1) Tentukan rentang (range)nya
2) Tentukan banyak kelas interval yang
digunakan. Ada beberapa cara dalam
menentukan banyak kelas
a. Berdasarkan pengalaman banyak kelas
biasanya diambil paling sedikit 5 kelas
dan paling banyak 15 kelas menurut
keperluan
cara pembuatan tabel
b. Dengan menggunakan aturan Sturges
yaitu banyak kelas = 1 + 3,3 log n,
dengan n adalah banyaknya data dan
hasil akhirnya dibulatkan.
c. Dengan menggunakan grafik untuk
menentukan banyak kelas interval
cara pembuatan tabel
3) Tentukan panjang kelas interval. Dapat
digunakan aturan yaitu :
panjang kelas interval =
Range
Banyak kelas
cara pembuatan tabel
4) Sebelum dibuat tabel distribusi
frekuensinya. dibuat terlebih dahulu tabel
penolong yang memuat tiga kolom
diantaranya
 kolom kategori dari contoh di atas kolom
tinggi badan siswa
 kolom tabulasi(kolom tally/turus)
 kolom frekuensi
cara pembuatan tabel
Tinggkat
Badan Siswa
Tabulasi
(Tally/Turus)
Frekuensi
cara pembuatan tabel
5) Pilih batas bawah kelas interval pertama.
Untuk ini dapat diambil data terkecil atau
nilai data yang lebih kecil dari data terkecil
tetapi selisihnya harus kurang dari panjang
kelas interval
6) Buat tabel distribusi frekuensi kelompok
cara pembuatan tabel
7) Beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam pembuatan tabel distribusi frekuensi
kelompok ini adalah
 Hindari kelas interval yang tidak menampung
nilai data
 Semua data harus tertampung dalam tabel
distribusi frekuensi.
cara pembuatan tabel
Kegunaan dari diagram batang dan daun
ini adalah menyajikan data agar tersusun
secara berurutan, dan dapat melihat data
yang sebenarnya
diagram batang dan daun
60 55 63 74 59 49
78 68 41 55 45 47
74 68 88 68 90 63
85 65 95 81 69 85
58 50 65 79 58 65
diagram batang dan daun
Langkah pertama
dari data tersebut akan dibuat diagram
batang dan daunnya, berarti kita lihat angka
puluhan pada data tersebut sebagai batang
dan angka satuan sebagai daun
diagram batang dan daun
diagram batang dan daun
1) Tulis angka-angka puluhan pada kolom
batang secara berurutan
2) Tulis angka-angka satuan pada kolom
daun yang bersesuaian dengan angka
puluhan pada kolom batang
3) Urutkan angka-angka pada kolom batang
dan daun
4 9 1 5 7
5 5 9 8 5 0 8
6 0 3 5 8 5 8 8 3 5 9
7 4 8 4 9
8 8 5 1 5
9 0 5
diagram batang dan daun
Penyajian untuk diagram diatas disusun urut berikut ini :
4 1 5 7 9
5 0 5 5 8 8 9
6 0 3 3 5 5 5 8 8 8 9
7 4 4 8 9
8 1 5 5 8
9 0 5
diagram batang dan daun
BATANG DAUN
membaca dan menafsirkan penyajian data
No. Nama Ukuran
Sepatu
No. Nama Ukuran
Sepatu
1. Andi 7. Andri
2. Ali 8. Sandi
3. Veri 9. Toni
4. Valdi 10. Tono
5. Udi 11. Raji
6. Aji
Membaca dan menafsirkan penyajian data
Ukuran sepatu dari sebelas anggota tim sepakbola
Ukuran Sepatu Frekuensi
38
39
40
41
42
1) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 38
?
2) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 39
?
3) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 40
?
4) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu
antara 38 dan 41 ?
5) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu
kurang dari 42 ?
Pertanyaan menafsirkan data
6) Berapa orang yang mempunyai ukuran
sepatu lebih dari 38 ?
7) Nomer ukuran sepatu berapakah yang
mempunyai frekuensi terbesar ?
8) Nomer ukuran sepatu berapakah yang
mempunyai frekuensi terkecil ?
9) Nomer ukuran sepatu berapakah yang
mempunyai frekuensi sama ?
Pertanyaan menafsirkan penyajian data
1) Ukuran gejala pusat meliputi :
a. rata-rata hitung (rata-rata),
b. rata-rata ukur,
c. rata-rata harmonik dan modus
2) Ukuran letak meliputi :
a. median b. kuartil
Ukuran pemusatan
1) nilai ukuran gejala pusat harus dapat
mewakili nilai data tersebut
2) perhitungannya harus didasarkan pada
seluruh data
3) perhitungannya harus obyektif
Beberapa syarat nilai ukuran gejala
pusat
Rata-rata (Mean)
Rumus :
rata-rata =nilaidatake- 1 + nialidatake- 2 + nilaidata ke-n
n
n adalah banyaknya data
rata-rata =
jumlah nilai data
banyaknya data
atau
Median
Median dari sekumpulan data merupakan
suatu nilai data yang terletak di tengah
setelah nilai data diurutkan dari kecil ke
besar sehingga membagi dua sama
banyak. Jadi sehingga terdapat 50 % dari
banyak data yang nilai-nilainya lebih
tinggi atau sama dengan median dan 50
% dari banyak data yang nilai-nilainya
kurang dari atau sama dengan median.
1) Urutkan nilai data dari yang terkecil ke
besar
1 2 3 4 5 6 7 8 9
2) Menentukan nilai median dengan
mencari nilai data yang terletak di tengah
1 2 3 4 5 6 7 8 9
langkah-langkah menentukan median dari
sekumpulan data
median
Cara 1
1) Urutkan nilai data dari kecil ke besar
2) Tentukan letak median
n = banyaknya data
3) Tentukan nilai median
langkah-langkah menentukan median dari
sekumpulan data
Cara 2
=
n + 1
2
No urut :
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Nilai :
60 66 70 76 78 80 82 94
Letak median : nilai median :
langkah-langkah menentukan median dari
sekumpulan data
Cara 2
= = =
8 + 1 9
2 2
= =
76 +78
2
4,5 77
Modus adalah nilai data yang mempunyai
frekuensi tertinggi atau nilai yang sering
muncul
modus/mode/modal
suatu kumpulan data yang bersifat homogen
adalah yang mempunyai penyebaran kecil,
sedang kumpulan data yang bersifat
heterogen mempunyai penyebarannya besar
ukuran penyebaran
a. Range (Rentang/Jangkauan)
range merupakan selisih nilai data berbesar
dengan nilai data terkecil
b. Kegunaan
untuk menentukan apakah nilai rata-rata
dapat mewakili suatu kumpulan data ataukah
tidak
ukuran penyebaran

More Related Content

Similar to statistika matematika kelas 8 semester 2

Distribusi frekuensi 2
Distribusi frekuensi 2Distribusi frekuensi 2
Distribusi frekuensi 2
Muhammad Yusuf indrawan
 
Distribusi frekuensi m.eko pratama
Distribusi frekuensi m.eko pratamaDistribusi frekuensi m.eko pratama
Distribusi frekuensi m.eko pratama
mhd Eko pratama
 
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docxltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
AgusRana1
 
Distribusi frekuensi nicky dwi
Distribusi frekuensi nicky dwiDistribusi frekuensi nicky dwi
Distribusi frekuensi nicky dwi
Nicky Dwi Rarasati
 
Statistik
StatistikStatistik
Statistik
affanash
 
statistik
statistikstatistik
statistik
affanash
 
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitian
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitianPenyajian data dan aplikasi pada data penelitian
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitian
AYU Hardiyanti
 
Statistik SMK Kelas XII TI
Statistik SMK Kelas XII TIStatistik SMK Kelas XII TI
Statistik SMK Kelas XII TI
sri sayekti
 
Makalah penyajian data
Makalah penyajian dataMakalah penyajian data
Makalah penyajian data
Aisyah Turidho
 
Pertemuan 3 (penyajian data)
Pertemuan 3 (penyajian data)Pertemuan 3 (penyajian data)
Pertemuan 3 (penyajian data)
reno sutriono
 
Statistika i (4 sept 2012)
Statistika i (4 sept 2012)Statistika i (4 sept 2012)
Statistika i (4 sept 2012)
arahab
 
Modul Statistika I (lab 1-5)
Modul Statistika I (lab 1-5)Modul Statistika I (lab 1-5)
Modul Statistika I (lab 1-5)
Farhatunisa
 
Penyajian Data (Bagian 1)
Penyajian Data (Bagian 1)Penyajian Data (Bagian 1)
Penyajian Data (Bagian 1)
Indah Lestari
 
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
MarliLusi
 
Statistika dasar penyajian data
Statistika dasar penyajian dataStatistika dasar penyajian data
Statistika dasar penyajian data
nurwa ningsih
 
PENYAJIAN DATA.pdf
PENYAJIAN DATA.pdfPENYAJIAN DATA.pdf
PENYAJIAN DATA.pdf
JoyRangko
 
statistik_tris.pptx
statistik_tris.pptxstatistik_tris.pptx
statistik_tris.pptx
manusiabernyawa1
 
pengolahan data
pengolahan datapengolahan data
pengolahan data
Putra Yasa
 
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
adriansyahadhi00
 
Metoda Statistika - Penyajian data
Metoda Statistika - Penyajian dataMetoda Statistika - Penyajian data
Metoda Statistika - Penyajian data
Rahma Siska Utari
 

Similar to statistika matematika kelas 8 semester 2 (20)

Distribusi frekuensi 2
Distribusi frekuensi 2Distribusi frekuensi 2
Distribusi frekuensi 2
 
Distribusi frekuensi m.eko pratama
Distribusi frekuensi m.eko pratamaDistribusi frekuensi m.eko pratama
Distribusi frekuensi m.eko pratama
 
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docxltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
ltmstatistika (DipulihkanOtomatis).docx
 
Distribusi frekuensi nicky dwi
Distribusi frekuensi nicky dwiDistribusi frekuensi nicky dwi
Distribusi frekuensi nicky dwi
 
Statistik
StatistikStatistik
Statistik
 
statistik
statistikstatistik
statistik
 
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitian
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitianPenyajian data dan aplikasi pada data penelitian
Penyajian data dan aplikasi pada data penelitian
 
Statistik SMK Kelas XII TI
Statistik SMK Kelas XII TIStatistik SMK Kelas XII TI
Statistik SMK Kelas XII TI
 
Makalah penyajian data
Makalah penyajian dataMakalah penyajian data
Makalah penyajian data
 
Pertemuan 3 (penyajian data)
Pertemuan 3 (penyajian data)Pertemuan 3 (penyajian data)
Pertemuan 3 (penyajian data)
 
Statistika i (4 sept 2012)
Statistika i (4 sept 2012)Statistika i (4 sept 2012)
Statistika i (4 sept 2012)
 
Modul Statistika I (lab 1-5)
Modul Statistika I (lab 1-5)Modul Statistika I (lab 1-5)
Modul Statistika I (lab 1-5)
 
Penyajian Data (Bagian 1)
Penyajian Data (Bagian 1)Penyajian Data (Bagian 1)
Penyajian Data (Bagian 1)
 
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
[ESPA4123] INISIASI 2.ppt
 
Statistika dasar penyajian data
Statistika dasar penyajian dataStatistika dasar penyajian data
Statistika dasar penyajian data
 
PENYAJIAN DATA.pdf
PENYAJIAN DATA.pdfPENYAJIAN DATA.pdf
PENYAJIAN DATA.pdf
 
statistik_tris.pptx
statistik_tris.pptxstatistik_tris.pptx
statistik_tris.pptx
 
pengolahan data
pengolahan datapengolahan data
pengolahan data
 
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
pembelajaran praktek mengajar untuk mahasiswa keguruan dari fakultas keguruan...
 
Metoda Statistika - Penyajian data
Metoda Statistika - Penyajian dataMetoda Statistika - Penyajian data
Metoda Statistika - Penyajian data
 

More from FarhanPerdanaRamaden1

Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptxKoordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
FarhanPerdanaRamaden1
 
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi TrigonometriSudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
FarhanPerdanaRamaden1
 
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
FarhanPerdanaRamaden1
 
pencerminan-ict.ppt
pencerminan-ict.pptpencerminan-ict.ppt
pencerminan-ict.ppt
FarhanPerdanaRamaden1
 
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.pptpresentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
FarhanPerdanaRamaden1
 
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.pptSolving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
FarhanPerdanaRamaden1
 
b STATISTIKA.pptx
b STATISTIKA.pptxb STATISTIKA.pptx
b STATISTIKA.pptx
FarhanPerdanaRamaden1
 
PPT PELUANG 1.ppt
PPT PELUANG 1.pptPPT PELUANG 1.ppt
PPT PELUANG 1.ppt
FarhanPerdanaRamaden1
 
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptx
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptxKls 8-5.1-8 Prisma.pptx
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptx
FarhanPerdanaRamaden1
 
Line_Symmetry_Y4.ppt
Line_Symmetry_Y4.pptLine_Symmetry_Y4.ppt
Line_Symmetry_Y4.ppt
FarhanPerdanaRamaden1
 
3664748.ppt
3664748.ppt3664748.ppt
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptx
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptxBab 6 Teorema Pythagoras.pptx
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptx
FarhanPerdanaRamaden1
 

More from FarhanPerdanaRamaden1 (13)

Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptxKoordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
Koordinat Kartesius, Polar, Kuadran.pptx
 
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi TrigonometriSudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
Sudut-sudut Berelasi Trigonometri - Sudut-sudut Berelasi Trigonometri
 
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
bangun ruang sisi lengkung kelas 9 smester 2
 
pencerminan-ict.ppt
pencerminan-ict.pptpencerminan-ict.ppt
pencerminan-ict.ppt
 
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.pptpresentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
presentasi-matematika-kelas-xi-peluang.ppt
 
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.pptSolving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
Solving Absolute Value Equations and Inequalities.ppt
 
b STATISTIKA.pptx
b STATISTIKA.pptxb STATISTIKA.pptx
b STATISTIKA.pptx
 
PPT PELUANG 1.ppt
PPT PELUANG 1.pptPPT PELUANG 1.ppt
PPT PELUANG 1.ppt
 
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptx
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptxKls 8-5.1-8 Prisma.pptx
Kls 8-5.1-8 Prisma.pptx
 
Line_Symmetry_Y4.ppt
Line_Symmetry_Y4.pptLine_Symmetry_Y4.ppt
Line_Symmetry_Y4.ppt
 
3664748.ppt
3664748.ppt3664748.ppt
3664748.ppt
 
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptx
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptxBab 6 Teorema Pythagoras.pptx
Bab 6 Teorema Pythagoras.pptx
 
kesebangunan.ppt
kesebangunan.pptkesebangunan.ppt
kesebangunan.ppt
 

Recently uploaded

Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
SABDA
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
pristayulianabila
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
SriKuntjoro1
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Thahir9
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
juliafnita47
 
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptxPembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Sosdiklihparmassdm
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
Kanaidi ken
 
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdfRANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
OswaldusDiwaDoka
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
RosidaAini3
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan PemerintahanFilsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
FetraHerman2
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
johan199969
 
power point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohonpower point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohon
NoegPutra1
 
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdfKalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
SDNBotoputih
 
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
syamsulbahri09
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
PutraDwitara
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
MsElisazmar
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdfAKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
opkcibungbulang
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
MunirLuvNaAin
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 

Recently uploaded (20)

Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
 
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptxPembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
 
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdfRANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan PemerintahanFilsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Filsafat Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
 
power point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohonpower point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohon
 
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdfKalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
 
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdfAKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 

statistika matematika kelas 8 semester 2

  • 2. Permasalahan 1: Pengumpulan Data JERUK KOPI COKLAT MINT SUSU 25 25 25 25 25 Apakah tujuan persiapan jumlah permen untuk setiap rasa harus minimal 25 buah?
  • 3. format hasil pengumpulan data Data Rasa Permen No. Nama Siswa Rasa Permen 1. 2. … … … 25.
  • 4. BAKSO SOTO BATAGOR TEMPURA MIE AYAM Permasalahan 2 tentang pengum- pulan data Bagaimana format hasil pengumpulan data ?
  • 5. format pengumpulan data No. Nama Siswa Makanan yang dibeli 1. 2. … … … 25. Data Rasa Permen
  • 6. DATA Suatu kumpulan keterangan atau fakta mengenai suatu permasa- lahan dalam bentuk kategori atau angka disebut data
  • 7.  Data yang berbentuk angka disebut data kuantitatif  Data yang tidak berbentuk angka disebut data kualitatif Data
  • 8. Arti luas : ilmu yang mempelajari tentang pengumpulan, penyusunan, penyajian, penganalisaan dan penafsiran data untuk tujuan pembuatan suatu keputusan yang rasional Statistika
  • 9. Secara sederhana : ilmu yang mempelajari dan mengusahakan agar data mempunyai makna (Ismail, Statistika, 2002) Statistika
  • 10. Tahap-tahap kegiatan statistika a. pengumpulan b. penyusunan c. penyajian d. analisa e. interpretasi data
  • 11.  metode sensus : pengumpulan data secara keseluruhan  metode sampel : pengumpulan data hanya sebagian data dari data keseluruhan Metode pengumpulan data
  • 12.  pengamatan langsung,  angket,  wawancara,  menggunakan sebagian/seluruhnya dari sekumpulan data yang telah dilaporkan Cara mengumpulkan
  • 13.  pemeriksaan data dimaksudkan untuk meminimalkan ketidakbenaran atau keraguan dari data  klasifikasi dan tabulasi data dimaksudkan membuat pengelompokkan data sesuai sifat- sifat yang dimiliki data. Penyusunan data
  • 15. Kelas Banyak Menabung I 25 II 15 III 25 IV 30 V 28 VI 35 Contoh 1 Jumlah siswa yang menabung di sekolah untuk kelas I s.d. VI
  • 16. Diagram batang siswa yang menabung dari setiap kelas 0 10 20 30 40 I II III IV V VI Kelas Jumlah penabung Siswa
  • 17. Diagram Batang siswa yang menabung dari setiap kelas 0 5 10 15 20 25 30 35 40 I II III IV V VI Kelas Jumlah penabung Siswa
  • 18. 1) Untuk menggambar diagram batang diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak yang saling tegak lurus. 2) Sumbu mendatar dibagi menjadi beberapa skala bagian yang sama, demikian pula sumbu tegaknya: Skala pada sumbu mendatar dengan skala pada sumbu tegak tidak perlu sama. Langkah-langkah pembuatan diagram batang
  • 19. 3)Jika diagram batang dibuat tegak, maka sumbu mendatar menyatakan keterangan atau fakta mengenai kejadian (peristiwa). Sumbu tegak menyatakan frekuensi keterangan 4)Jika diagram batang dibuat secara horizontal, maka sumbu tegak menyatakan keterangan atau fakta mengenai peristiwa. Sumbu mendatar menyatakan frekuensi keterangan Langkah-langkah pembuatan diagram batang
  • 20. 5) Tunjukkan 1 batang untuk mewakili frekuensi data tertentu. 6) Arsir atau warnai batang yang memenuhi frekuensi data. 7) Beri judul diagram batang. 8) Variasi diagram batang, dapat dibuat sesuai keinginan siswa. Langkah-langkah pembuatan diagram batang
  • 21. Tabel Jumlah siswa yang menabung untuk kelas I s.d. VI Kelas Banyaknya Penabung I 25 II 15 III 25 IV 30 V 28 VI 35 Contoh 2
  • 22. Kelas I Kelas II KelasIII KelasIV KelasV KelasVI DIAGRAM LINGKARAN SISWA YANG MENABUNG SETIAP KELAS
  • 23. Diagram lingkaran adalah penyajian data dalam bentuk lingkaran yang digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan jika data dinyatakan dalam persen dengan jumlah 100 % Diagram lingkaran
  • 24. 1) Siswa harus mampu menggambar lingkaran (dengan menggunakan jangka) 2) Siswa harus mampu melakukan pengukuran sudut (menentukan besar suatu sudut, menggambar dan mengukur besar sudut dengan suatu alat misalnya busur derajat) 3) Siswa mampu menentukan persentase Kemampuan yang perlu dikuasai
  • 25. 4) Siswa mampu menyatakan pecahan dalam persen 5) Siswa mampu melakukan operasi hitung dalam pecahan. 6) Siswa sudah mampu mengenal sudut 360 derajat sebagai satu putaran, sudut 180 derajat sebagai setengah putaran penuh. 7) Siswa sudah paham bahwa satu utuh adalah 100 persen Kemampuan yang perlu dikuasai
  • 26. 1) Buat lingkaran dengan menggunakan jangka. 2) Tentukan juring sudut dari masing-masing data yang ada dengan rumus : 3) Tentukan persentase dari masing-masing data yang ada dengan rumus : Langkah-langkah membuat diagram lingkaran Juring Sudut Data x = x 360% Frekuaensi Data x Frekuensi Seluruh Data
  • 27. 3) Gambar beberapa juring sudut data sesuai perhitungan di atas. 4) Masing-masing juring diberi keterangan sesuai data yang ada. 5) Alternatif untuk memudahkan membuat tabel seperti berikut langkah-langkah membuat diagram lingkaran Persen Data x = x 100% Frekuensi data x Frekuensi Seluruh data
  • 28. Kategori Data Kelas Frekuensi Derajat Persen I 25 II 15 …… …… …… …… …… …… …… …… …… …… …… …… VI 35 Jumlah 160 360 100% 25 160 X 360 15 160 X 360 35 160 X 360 25 160 X 100% 15 160 X 100% 35 160 X 100% contoh
  • 29. Contoh 3 Suhu 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Suhu Diagram Garis Keadaan Suhu Kota Yogyakarta
  • 30. 1) Berapakah suhu udara pada hari Senin di kota Yogyakarta? 2) Berapakah suhu udara pada hari Selasa di kota Yogyakarta? 3) Berapakah suhu udara pada hari Rabu di kota Yogyakarta? 4) Pada hari apakah suhu udara sama di kota Yogyakarta? Pertanyaan-pertanyaan untuk menafsirkan data
  • 31. 4) Diskusikan dengan teman-teman Anda, bagaimana langkah-langkah pembuatan diagram garis ! 5) Bandingkan diagram garis di atas dengan diagram garis di bawah ini dengan data yang sama, diskusikan dengan teman Anda ! Pertanyaan-pertanyaan untuk menaf- sirkan data
  • 32. Untuk dapat melihat gambaran tentang perubahan peristiwa dalam suatu periode (jangka waktu) tertentu. Suatu data yang paling cocok digambarkan dengan menggunakan diagram garis adalah suatu data yang berkaitan dengan suatu keadaan yang serba terus Kegunaan diagram garis
  • 33. 1) Untuk menggambar diagram garis yang diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak yang saling tegak lurus. 2) Sumbu mendatar menyatakan waktu, sedang sumbu tegak menyatakan frekuensi data. 3) Gambar titik sesuai waktu dan frekuensi data. 4) Hubungkan titik-titik yang ada sehingga diperoleh suatu kurva. langkah-langkah membuat diagram garis :
  • 34. Suatu data Nilai ulangan Matematika 30 siswa kelas VI di suatu SD 60 55 61 72 59 49 57 65 78 66 41 52 42 47 50 65 74 68 88 68 90 63 79 56 87 65 85 95 81 69 Contoh 4
  • 35. Tabel frekuensi No. Nilai Turus Frekuensi 1. 41 1 2. 42 1 3. 47 1 4. 49 1 5. 50 1 6. 52 1 7. 55 1 No. Nilai Turus Frekuensi 8. 56 1 9. 57 1 10. 59 1 11. 60 1 12. 61 1 13. 63 1 14. 65 3
  • 36. 1) Buat kolom hobi/kegemaran 2) Buat kolom tally/turus yaitu suatu kolom untuk membantu menghitung frekuensi 3) Tulis frekuensi yaitu banyaknya orang yang mempunyai hobi/kegemaran tertentu Cara buat tabel baris dan kolom
  • 37. No. Nilai Turus Frekuensi 15. 66 1 16. 68 2 17. 69 1 18. 72 1 19. 74 1 20. 78 1 21. 79 1 No. Nilai Turus Frekuensi 22. 81 1 23. 85 1 24. 87 1 25. 88 1 26. 90 1 27. 95 1 Tabel frekuensi
  • 38. tabel frekuensi Hobi/kegemaran Tally/turus Frekuensi Olahraga sepak bola III 3 ………… ……… ………… ……… ………… ……… ………… ……... ………… ……… Hobi/ kegemaran siswa kelas ......
  • 39. Tujuan :Agar memudahkan kita untuk mengetahui sifat- sifat dari suatu data. Tabel frekuensi adalah suatu tabel yang banyaknya kejadian/frekuensi didistribusikan (disebarkan) dalam kelompok-kelompok (kelas-kelas) yang berbeda. Tabel Frekuensi merupakan cara menyusun data dalam kelompok-kelompok berdasarkan kelas-kelas tertentu. Selanjutnya dari masing-masing kelas tersebut akan ditunjukkan besar frekuensinya. Tabel frekuensi
  • 40. Tabel frekuensi dapat dibedakan 1. Tabel Frekuensi menurut bilangan/angka yaitu tabel frekuensi yang kelas-kelasnya dinyatakan dalam bentuk bilangan/angka 2. Tabel Frekuensi menurut kategori/sifat yaitu tabel frekuensi yang kelas-kelasnya dinyatakan dalam bentuk kategori/sifat
  • 41. tabel frekuensi Pengertian : sebaran dari data diklasifikasikan secara kuantitatif Penggunaan : apabila jumlah datanya banyak dengan ukuran nilai yang berbeda-beda sehingga data dikelompokkan ke dalam kelas- kelas interval
  • 42. 140, 144, 146, 147, 150, 151, 152, 152, 153, 154 154, 156, 157, 157, 158, 158, 159, 159, 160, 160, 163, 163, 163, 164, 165, 166, 166, 167, 169, 175 DATA TINGGI BADAN SISWA KELAS VI SD di SUATU KELAS (dalam cm) Data
  • 43. Tinggi badan siswa kelas VI SD di Suatu kelas ...... tabel frekuensi Tinggi Badan (cm) Frekuensi (f) 140 - 145 146 - 151 152 - 157 158 - 163 164 - 169 170 - 175 2 4 8 9 6 1 Jumlah 30
  • 44. Pembuatan tabel distribusi frekuensi diperlukan pengertian berikut : 1) Rentang (Range/Jangkauan) Rentang adalah nilai data terbesar dikurangi dengan nilai data terkecil 2) Kelas Interval tabel distribusi frekuensi banyaknya data yang dikumpulkan dibentuk dalam kelompok-kelompok yang disajikan sebagai a  b yang disebut kelas interval.
  • 45. 3) Frekuensi Kolom sebelah kanan dari contoh di atas adalah bilangan yang menyatakan banyaknya data yang terdapt dalam kelas interval tersebut. Misalnya kelas interval pertama frekuensinya adalah 2. Artinya banyaknya siswa yang tingginya antara 140 – 145 ada 2 siswa. pembuatan tabel frekuensi, diperlukan pengertian berikut :
  • 46. 4) Batas Bawah kelas Interval dan Batas Atas Kelas Interval Bilangan-bilangan di sebelah kiri kelas interval disebut batas bawah kelas interval, sedangkan bilangan-bilangan di sebelah kanan kelas interval disebut batas atas kelas interval. Selisih positif antara setiap dua ujung bawah berurutan disebut panjang kelas interval pembuatan tabel distribusi frekuensi kelompok, diperlukan pengertian berikut :
  • 47. 5) Tepi kelas interval Tepi kelas bawah dan tepi kelas atas. Misalnya untuk data yang diteliti dalam bentuk satuan maka tepi kelas bawah sama dengan nilai batas bawah kelas interval dikurangi 0,5 dan tepi kelas atas sama dengan nilai batas atas kelas interval ditambah 0,5 pembuatan tabel distribusi frekuensi kelompok, diperlukan pengertian berikut :
  • 48. 1) Tentukan rentang (range)nya 2) Tentukan banyak kelas interval yang digunakan. Ada beberapa cara dalam menentukan banyak kelas a. Berdasarkan pengalaman banyak kelas biasanya diambil paling sedikit 5 kelas dan paling banyak 15 kelas menurut keperluan cara pembuatan tabel
  • 49. b. Dengan menggunakan aturan Sturges yaitu banyak kelas = 1 + 3,3 log n, dengan n adalah banyaknya data dan hasil akhirnya dibulatkan. c. Dengan menggunakan grafik untuk menentukan banyak kelas interval cara pembuatan tabel
  • 50. 3) Tentukan panjang kelas interval. Dapat digunakan aturan yaitu : panjang kelas interval = Range Banyak kelas cara pembuatan tabel
  • 51. 4) Sebelum dibuat tabel distribusi frekuensinya. dibuat terlebih dahulu tabel penolong yang memuat tiga kolom diantaranya  kolom kategori dari contoh di atas kolom tinggi badan siswa  kolom tabulasi(kolom tally/turus)  kolom frekuensi cara pembuatan tabel
  • 53. 5) Pilih batas bawah kelas interval pertama. Untuk ini dapat diambil data terkecil atau nilai data yang lebih kecil dari data terkecil tetapi selisihnya harus kurang dari panjang kelas interval 6) Buat tabel distribusi frekuensi kelompok cara pembuatan tabel
  • 54. 7) Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tabel distribusi frekuensi kelompok ini adalah  Hindari kelas interval yang tidak menampung nilai data  Semua data harus tertampung dalam tabel distribusi frekuensi. cara pembuatan tabel
  • 55. Kegunaan dari diagram batang dan daun ini adalah menyajikan data agar tersusun secara berurutan, dan dapat melihat data yang sebenarnya diagram batang dan daun
  • 56. 60 55 63 74 59 49 78 68 41 55 45 47 74 68 88 68 90 63 85 65 95 81 69 85 58 50 65 79 58 65 diagram batang dan daun
  • 57. Langkah pertama dari data tersebut akan dibuat diagram batang dan daunnya, berarti kita lihat angka puluhan pada data tersebut sebagai batang dan angka satuan sebagai daun diagram batang dan daun
  • 58. diagram batang dan daun 1) Tulis angka-angka puluhan pada kolom batang secara berurutan 2) Tulis angka-angka satuan pada kolom daun yang bersesuaian dengan angka puluhan pada kolom batang 3) Urutkan angka-angka pada kolom batang dan daun
  • 59. 4 9 1 5 7 5 5 9 8 5 0 8 6 0 3 5 8 5 8 8 3 5 9 7 4 8 4 9 8 8 5 1 5 9 0 5 diagram batang dan daun
  • 60. Penyajian untuk diagram diatas disusun urut berikut ini : 4 1 5 7 9 5 0 5 5 8 8 9 6 0 3 3 5 5 5 8 8 8 9 7 4 4 8 9 8 1 5 5 8 9 0 5 diagram batang dan daun BATANG DAUN
  • 61. membaca dan menafsirkan penyajian data No. Nama Ukuran Sepatu No. Nama Ukuran Sepatu 1. Andi 7. Andri 2. Ali 8. Sandi 3. Veri 9. Toni 4. Valdi 10. Tono 5. Udi 11. Raji 6. Aji
  • 62. Membaca dan menafsirkan penyajian data Ukuran sepatu dari sebelas anggota tim sepakbola Ukuran Sepatu Frekuensi 38 39 40 41 42
  • 63. 1) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 38 ? 2) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 39 ? 3) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu 40 ? 4) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu antara 38 dan 41 ? 5) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu kurang dari 42 ? Pertanyaan menafsirkan data
  • 64. 6) Berapa orang yang mempunyai ukuran sepatu lebih dari 38 ? 7) Nomer ukuran sepatu berapakah yang mempunyai frekuensi terbesar ? 8) Nomer ukuran sepatu berapakah yang mempunyai frekuensi terkecil ? 9) Nomer ukuran sepatu berapakah yang mempunyai frekuensi sama ? Pertanyaan menafsirkan penyajian data
  • 65. 1) Ukuran gejala pusat meliputi : a. rata-rata hitung (rata-rata), b. rata-rata ukur, c. rata-rata harmonik dan modus 2) Ukuran letak meliputi : a. median b. kuartil Ukuran pemusatan
  • 66. 1) nilai ukuran gejala pusat harus dapat mewakili nilai data tersebut 2) perhitungannya harus didasarkan pada seluruh data 3) perhitungannya harus obyektif Beberapa syarat nilai ukuran gejala pusat
  • 67. Rata-rata (Mean) Rumus : rata-rata =nilaidatake- 1 + nialidatake- 2 + nilaidata ke-n n n adalah banyaknya data rata-rata = jumlah nilai data banyaknya data atau
  • 68. Median Median dari sekumpulan data merupakan suatu nilai data yang terletak di tengah setelah nilai data diurutkan dari kecil ke besar sehingga membagi dua sama banyak. Jadi sehingga terdapat 50 % dari banyak data yang nilai-nilainya lebih tinggi atau sama dengan median dan 50 % dari banyak data yang nilai-nilainya kurang dari atau sama dengan median.
  • 69. 1) Urutkan nilai data dari yang terkecil ke besar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2) Menentukan nilai median dengan mencari nilai data yang terletak di tengah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 langkah-langkah menentukan median dari sekumpulan data median Cara 1
  • 70. 1) Urutkan nilai data dari kecil ke besar 2) Tentukan letak median n = banyaknya data 3) Tentukan nilai median langkah-langkah menentukan median dari sekumpulan data Cara 2 = n + 1 2
  • 71. No urut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nilai : 60 66 70 76 78 80 82 94 Letak median : nilai median : langkah-langkah menentukan median dari sekumpulan data Cara 2 = = = 8 + 1 9 2 2 = = 76 +78 2 4,5 77
  • 72. Modus adalah nilai data yang mempunyai frekuensi tertinggi atau nilai yang sering muncul modus/mode/modal
  • 73. suatu kumpulan data yang bersifat homogen adalah yang mempunyai penyebaran kecil, sedang kumpulan data yang bersifat heterogen mempunyai penyebarannya besar ukuran penyebaran
  • 74. a. Range (Rentang/Jangkauan) range merupakan selisih nilai data berbesar dengan nilai data terkecil b. Kegunaan untuk menentukan apakah nilai rata-rata dapat mewakili suatu kumpulan data ataukah tidak ukuran penyebaran