STATISTIKA & SKALA PENGUKURAN
Yudi Siswanto, S.Pd, M.Pd
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Pengetahuan yang berhubungan
dengan cara-cara pengumpulan data,
pengolahan dan analisis, penarikan
simpulan.
STATISTIKA
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Statistika
1. S. Deskriptif :
jenis statistika yang menganalisis
data populasi dengan cara
mendeskripsikan/ menggambarkan
data yang telah terkumpul tanpa
membuat kesimpulan yang berlaku
umum (generalisasi).
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
2. S. Inferensial:
jenis statistika yang menganalisis
data sampel dan membuat
simpulan yang digeneralisasikan
(diberlakukan secara umum) pada
populasi.
Statistika
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Statistika Inferensial
1. S. Parametrik :
Mensyaratkan terpenuhinya banyak
asumsi, yaitu asumsi tentang kenormalan
data, homogenitas dan datanya pun
berupa data interval/rasio.
2. S. Non parametrik :
Tidak memerlukan asumsi-asumsi diatas
terpenuhi sebagaimana S. Parametrik.
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Skala Pengukuran
1. Skala Nominal
Yaitu angka yang tidak mempunyai arti
hitung. Angka yang diterapkan hanya
merupakan simbol/tanda dari obyek yang
akan dianalisis.
Contoh: Seorang peneliti menghadapi data berkaitan dengan jenis kelamin
(laki-laki dan perempuan). Peneliti menggunakan angka 1 sebagai simbol/
kodelaki-laki, angka 2 untuk perempuan. Maka angka 1 dan 2 adalah initial
dari jenis kelamin. Dalam hal ini angka 2 tidak berarti lebih besar daripada
angka 1, angka tersebut dikelompokkan sebagai kelompok data yang
berskala nominal.
Angka-angka yang digunakan dalam analisis statistika pada dasarnya
dapat dikategorikan menjadi 4, yaitu:
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Skala Pengukuran
1. Sfs
2. Skala Ordinal
Yaitu skala yang sudah mempunyai daya
pembeda, tetapi perbedaan antara angka
yang satu dengan angka yang lainnya tidak
konstan (tidak mempunyai interval yang
tetap).
Contoh:
Hasil UAS siswa menyatakan bahwa: (1) Siswa A sebagai juara 1; (2) Siswa
B juara 2; (3) Siswa C juara 3; (4) dst.
Juara 1 tidak berarti mempunyai kemampuan dua kali lipat juara 2 maupun
tiga kali lipat juara 3. kemampuan antara siswa juara 1 dengan 2,
kemungkinan besar tidak sama dengan perbedaan kemampuan juara 2 dan
3. rentangan kemampuan masing-masing juara tidak selalu tetap/konstan,
walaupun angka yang dipakai sebagai pengganti mempunyai rentangan
yang sama.
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Skala Pengukuran
1. Sff
2. Sfsf
3. Skala Interval
Yaitu skala yang mempunyai rentangan
konstan antara tingkat satu dengan yang
aslinya, tetapi tidak mempunyai angka 0
mutlak.
Contoh:
Prestasi belajar statistika Anam mendapatkan nilai 4, Bagas mendapatkan
nilai 8.
Kita tidak bisa menganggap bahwa kemampuan Bagas dua kali lipat
kemampuan Anam, karena data interval tidak dimulai dari nol. Sehingga
bisa saja waktu ujian Anam tidak belajar.
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
Skala Pengukuran
1. Sff
2. Sfsf
3. Sgs
4. Skala Rasio
Yaitu skala yang mempunyai rentangan
konstan dan mempunyai angka nol (0)
mutlak.
Contoh:
Berat badan Zidni 90 kg, Anam 60 kg, Bagas 30 kg. Ini berarti berat badan
Anam dua kali lipat berat badan Bagas dan sepertiga berat badan Zidni.
Bedat badan Zidni 3 kali lipat berat badan Bagas.
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
1. Bagaimanakah implementasi keilmuan statistika dalam ranah praktis pendidikan nonformal?
Skala Pengukuran
THANK YOUQUANTITATIVE MOTHOD

Statistika dan skala pengukuran

  • 1.
    STATISTIKA & SKALAPENGUKURAN Yudi Siswanto, S.Pd, M.Pd www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 2.
    Pengetahuan yang berhubungan dengancara-cara pengumpulan data, pengolahan dan analisis, penarikan simpulan. STATISTIKA www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 3.
    Statistika 1. S. Deskriptif: jenis statistika yang menganalisis data populasi dengan cara mendeskripsikan/ menggambarkan data yang telah terkumpul tanpa membuat kesimpulan yang berlaku umum (generalisasi). www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 4.
    2. S. Inferensial: jenisstatistika yang menganalisis data sampel dan membuat simpulan yang digeneralisasikan (diberlakukan secara umum) pada populasi. Statistika www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 5.
    Statistika Inferensial 1. S.Parametrik : Mensyaratkan terpenuhinya banyak asumsi, yaitu asumsi tentang kenormalan data, homogenitas dan datanya pun berupa data interval/rasio. 2. S. Non parametrik : Tidak memerlukan asumsi-asumsi diatas terpenuhi sebagaimana S. Parametrik. www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 6.
    Skala Pengukuran 1. SkalaNominal Yaitu angka yang tidak mempunyai arti hitung. Angka yang diterapkan hanya merupakan simbol/tanda dari obyek yang akan dianalisis. Contoh: Seorang peneliti menghadapi data berkaitan dengan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Peneliti menggunakan angka 1 sebagai simbol/ kodelaki-laki, angka 2 untuk perempuan. Maka angka 1 dan 2 adalah initial dari jenis kelamin. Dalam hal ini angka 2 tidak berarti lebih besar daripada angka 1, angka tersebut dikelompokkan sebagai kelompok data yang berskala nominal. Angka-angka yang digunakan dalam analisis statistika pada dasarnya dapat dikategorikan menjadi 4, yaitu: www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 7.
    Skala Pengukuran 1. Sfs 2.Skala Ordinal Yaitu skala yang sudah mempunyai daya pembeda, tetapi perbedaan antara angka yang satu dengan angka yang lainnya tidak konstan (tidak mempunyai interval yang tetap). Contoh: Hasil UAS siswa menyatakan bahwa: (1) Siswa A sebagai juara 1; (2) Siswa B juara 2; (3) Siswa C juara 3; (4) dst. Juara 1 tidak berarti mempunyai kemampuan dua kali lipat juara 2 maupun tiga kali lipat juara 3. kemampuan antara siswa juara 1 dengan 2, kemungkinan besar tidak sama dengan perbedaan kemampuan juara 2 dan 3. rentangan kemampuan masing-masing juara tidak selalu tetap/konstan, walaupun angka yang dipakai sebagai pengganti mempunyai rentangan yang sama. www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 8.
    Skala Pengukuran 1. Sff 2.Sfsf 3. Skala Interval Yaitu skala yang mempunyai rentangan konstan antara tingkat satu dengan yang aslinya, tetapi tidak mempunyai angka 0 mutlak. Contoh: Prestasi belajar statistika Anam mendapatkan nilai 4, Bagas mendapatkan nilai 8. Kita tidak bisa menganggap bahwa kemampuan Bagas dua kali lipat kemampuan Anam, karena data interval tidak dimulai dari nol. Sehingga bisa saja waktu ujian Anam tidak belajar. www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 9.
    Skala Pengukuran 1. Sff 2.Sfsf 3. Sgs 4. Skala Rasio Yaitu skala yang mempunyai rentangan konstan dan mempunyai angka nol (0) mutlak. Contoh: Berat badan Zidni 90 kg, Anam 60 kg, Bagas 30 kg. Ini berarti berat badan Anam dua kali lipat berat badan Bagas dan sepertiga berat badan Zidni. Bedat badan Zidni 3 kali lipat berat badan Bagas. www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id Pendidikan Nonformal FIP UNNES pnfunnes
  • 10.
    www.pnf.unnes.ac.id pnf@mail.unnes.ac.id PendidikanNonformal FIP UNNES pnfunnes 1. Bagaimanakah implementasi keilmuan statistika dalam ranah praktis pendidikan nonformal? Skala Pengukuran
  • 11.