SKL, KI, KD & 
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 
DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN 
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Bio Data 
• Nama : Dr. Jawane Malau 
• Tempat/Tgl.Lahir : Sidikalang, 3 Juli 1960 
• Pangkat/Gol. : Pembina Tingkat I/ Ivb 
• Instansi : Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan, 
Badan PSDMPK-PMP, Kemdikbud 
• Alamat Rumah : JL.Pekapuran No. 8 RT 02/ Rw 01 
Tapos, Depok 
• HP : 081218000034, 081285740999 
• Email : jawanemalau@yahoo.com
GLOSERIUM 
• Kompetensi adalah seperangkat sikap, 
pengetahuan, dan keterampilan yang harus 
dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh Peserta Didik 
setelah mempelajari suatu muatan 
pembelajaran, menamatkan suatu program, 
atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu 
• Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria 
mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang 
mencakup sikap, pengetahuan, dan 
keterampilan 
3
GLOSERIUM 
• Kompetensi Inti adalah tingkat kemampuan 
untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan 
yang harus dimiliki seorang Peserta Didik pada 
setiap tingkat kelas atau program. 
• Kompetensi Dasar adalah kemampuan untuk 
mencapai Kompetensi Inti yang harus diperoleh 
Peserta Didik melalui pembelajaran 
4
5 
Standar Kompetensi Lulusan 
SIKAP 
KETERAMPILAN 
PENGETAHUAN 
 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap. 
 Orang yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, 
dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara 
efektif dengan lingkungan sosial dan alam. 
 Serta dalam menempatkan dirinya sebagai cerminan 
bangsa dalam pergaulan dunia. 
 Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan 
kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. 
 Terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya 
di sekolah sesuai dengan bakat, minat, dan 
kemampuannya. 
 Memiliki Pengetahuan Prosedural dan Metakognitif dalam 
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, 
dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban. 
 Terkait penyebab fenomena dan kejadian yang tampak mata 
yang mencakup penyebab, alternatif solusi, kendala dan 
solusi akhir.
DOMAIN 
Standar Kompetensi Lulusan 
ELEME 
N 
SD SMP SMA-SMK 
SIKAP 
Proses Menerima + Menjalankan + Menghargai + Menghayati + Mengamalkan 
Individu 
BERIMAN, BERAKHLAK MULIA (JUJUR, DISIPLIN, TANGGUNG 
JAWAB, PEDULI, SANTUN), RASA INGIN TAHU, ESTETIKA, PERCAYA 
DIRI, MOTIVASI INTERNAL 
Sosial TOLERANSI, GOTONG ROYONG, KERJASAMA, DAN MUSYAWARAH 
Alam 
POLA HIDUP SEHAT, RAMAH LINGKUNGAN, PATRIOTIK, DAN CINTA 
PERDAMAIAN 
KETERAMPILAN 
Proses 
Mengamati + Menanya + Mencoba + Mengolah + Menyaji + Menalar + 
Mencipta 
Abstrak MEMBACA, MENULIS, MENGHITUNG, MENGGAMBAR, MENGARANG 
Konkret 
MENGGUNAKAN, MENGURAI, MERANGKAI, MEMODIFIKASI, 
MEMBUAT, MENCIPTA 
PENGETAHUAN 
Proses 
Mengetahui + Memahami + Menerapkan + Menganalisis + 
Mengevaluasi 
Obyek ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, SENI, DAN BUDAYA 
Subyek MANUSIA, BANGSA, NEGARA, TANAH AIR, DAN DUNIA 
6
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN SIKAP 
SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA 
Memiliki perilaku 
yang mencerminkan 
sikap. 
Memiliki perilaku 
yang 
mencerminkan 
sikap. 
Memiliki perilaku 
yang 
mencerminkan 
sikap. 
Memiliki perilaku yang 
mencerminkan sikap 
Orang beriman, 
berakhlak mulia, 
percaya diri, dan 
bertanggung jawab 
dalam berinteraksi 
secara efektif dengan 
lingkungan sosial 
dan alam. 
Orang beriman, 
berakhlak mulia, 
percaya diri, dan 
bertanggung jawab 
dalam berinteraksi 
secara efektif 
dengan lingkungan 
sosial dan alam. 
Orang beriman, 
berakhlak mulia, 
percaya diri, dan 
bertanggung jawab 
dalam berinteraksi 
secara efektif 
dengan lingkungan 
sosial dan alam. 
Orang beriman, 
berakhlak mulia, mandiri, 
kreatif, bertanggung 
jawab , berbudaya, dan 
berinteraksi secara 
efektif dengan 
lingkungan sosial dan 
alam. 
Di sekitar rumah, 
sekolah, dan tempat 
bermain. 
Dalam jangkauan 
pergaulan dan 
keberadaannya. 
Serta dalam 
menempatkan 
dirinya sebagai 
cerminan bangsa 
dalam pergaulan 
dunia. 
Serta berkontribusi aktif 
dalam kehidupan 
berbangsa dan 
bernegara termasuk 
berperan dalam 
pergaulan dunia dengan 
menjunjung tinggi 
penegakan hukum. 
7
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN PENGETAHUAN 
SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA 
Memiliki 
pengetahuan 
faktual dan 
konseptual dalam 
Memiliki 
pengetahuan 
faktual, konseptual 
dan prosedural 
dalam 
Memiliki 
pengetahuan 
prosedural dan 
metakognitif dalam 
Memiliki 
pengetahuan 
prosedural dan 
metakognitif dalam 
Ilmu pengetahuan, 
teknologi, seni, 
budaya, humaniora, 
dengan wawasan 
kebangsaan, 
kenegaraan, dan 
peradaban 
Ilmu pengetahuan, 
teknologi, seni, 
budaya, humaniora, 
dengan wawasan 
kebangsaan, 
kenegaraan, dan 
peradaban 
Ilmu pengetahuan, 
teknologi, seni, 
budaya, humaniora, 
dengan wawasan 
kebangsaan, 
kenegaraan, dan 
peradaban 
konsep teoretis 
bidang pengetahuan 
tertentu secara 
umum dan khusus 
serta mendalam 
dengan wawasan 
kebangsaan, 
kenegaraan, dan 
peradaban 
terkait fenomena 
dan kejadian di 
lingkungan rumah, 
sekolah, dan tempat 
bermain 
terkait fenomena dan 
kejadian yang 
tampak mata 
terkait penyebab 
fenomena dan 
kejadian 
terkait dengan 
fenomena dan 
kejadian yang 
mencakup penyebab, 
alternatif solusi, 
kendala dan solusi 
akhir 
8
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN KETERAMPILAN 
SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA 
Memiliki kemampuan 
pikir dan tindak yang 
efektif dan kreatif 
dalam ranah abstrak 
dan konkret. 
Memiliki kemampuan 
pikir dan tindak yang 
efektif dan kreatif 
dalam ranah abstrak 
dan konkret. 
Memiliki kemampuan 
pikir dan tindak yang 
efektif dan kreatif 
dalam ranah abstrak 
dan konkret. 
Memiliki kemampuan 
pikir dan tindak yang 
efektif, kreatif dan 
inovatif dalam ranah 
abstrak dan konkret. 
Terkait dengan yang 
ditugaskan 
kepadanya. 
Terkait dengan yang 
dipelajari di sekolah. 
Terkait dengan 
pengembangan dari 
yang dipelajarinya di 
sekolah. 
Terkait dengan 
pengembangan dir 
sesuai dengan 
bakat, minat, dan 
kemampuannya. 
(Sesuai dengan apa 
yang dipelajari di 
sekolah yang 
ditugaskan 
kepadanya.) 
(Sesuai dengan yang 
dipelajari di sekolah 
dan dari berbagai 
sumber lainnya yang 
sama dalam sudut 
pandang /teori) 
(Dari berbagai 
sumber berbeda 
dalam informasi dan 
sudut pandang/teori 
yang dipelajarinya di 
sekolah, masyarakat, 
dan belajar mandiri). 
Serta mampu 
memberikan 
petunjuk dalam 
memilih berbagai 
alternatif solusi 
secara mandiri dan/ 
atau kelompok. 
9
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 
10
A. Kerangka Dasar Kurikulum 
(Permendikbud No. 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs) 
1. Landasan Filosofis 
• Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun 
kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang 
• Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif 
• Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan 
intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan 
disiplin ilmu 
• Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan 
masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai 
kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap 
sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun 
kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik 
(experimentalism and social reconstructivism).
Kerangka Dasar (Lanjutan) 
2.Landasan Teoritis 
• Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan 
berdasarkan standar” (standard-based education), dan 
teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based 
curriculum). 
• Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya 
standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara 
yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar 
kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga 
kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar 
pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian 
pendidikan
Kerangka Dasar (Lanjutan) 
3. Landasan Yuridis 
Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah: 
1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 
1945; 
2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem 
Pendidikan Nasional; 
3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana 
Pembangunan Jangka Panjang Nasional, beserta segala 
ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan 
Jangka Menengah Nasional; dan 
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang 
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Struktur Kurikulum SMP/MTs/SMPLB 
Kompetensi Inti 
• Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti 
sikap spiritual; 
• Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti 
sikap sosial; 
• Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti 
pengetahuan; 
• Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti 
keterampilan.
Kompetensi Dasar 
1. Kelompok 1: kelompok kompetensi dasar sikap 
spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1; 
2. Kelompok 2: kelompok kompetensi dasar sikap 
sosial dalam rangka menjabarkan KI-2; 
3. Kelompok 3: kelompok kompetensi dasar 
pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; 
4. Kelompok 4: kelompok kompetensi dasar 
keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.
Implementasi Kurikulum 
Implementasi kurikulum adalah usaha bersama antara 
Pemerintah dengan pemerintah daerah provinsi dan 
pemerintah daerah kabupaten/kota. 
1. Pemerintah bertanggungjawab dalam mempersiapkan 
guru dan kepala sekolah untuk melaksanakan 
kurikulum. 
2. Pemerintah bertanggungjawab dalam melakukan 
evaluasi pelaksanaan kurikulum secara nasional. 
3. Pemerintah provinsi bertanggungjawab dalam 
melakukan supervisi dan evaluasi terhadap 
pelaksanaan kurikulum di propinsi terkait. 
4. Pemerintah kabupaten/kota bertanggungjawab dalam 
memberikan bantuan profesional kepada guru dan 
kepala sekolah dalam melaksanakan kurikulum di 
kabupaten/kota terkait. 
16
Strategi Implementasi Kurikulum 
• Pelaksanaan kurikulum di seluruh sekolah dan 
jenjang pendidikan yaitu: 
• Juli 2013 : Kelas I, IV, VII, dan X 
• Juli 2014 : Kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI 
• Juli 2015 : kelas I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, dan XII 
• Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, 
dari tahun 2013 - 2015 
17
Strategi Implementasi Kurikulum 
• Pengembangan buku siswa dan buku pegangan 
guru dari tahun 2012 – 2014 
• Pengembangan manajemen, kepemimpinan, 
sistem administrasi, dan pengembangan budaya 
sekolah (budaya kerja guru) terutama untuk SMA 
dan SMK, dimulai dari bulan Januari – Desember 
2013 
• Pendampingan dalam bentuk Monitoring dan 
Evaluasi untuk menemukan kesulitan dan 
masalah implementasi dan upaya 
penanggulangan: Juli 2013 – 2016 
18
19 
Terima Kasih

Skl ki-kd-&-strategi implementasi kurikulum ipa-smp

  • 1.
    SKL, KI, KD& STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • 2.
    Bio Data •Nama : Dr. Jawane Malau • Tempat/Tgl.Lahir : Sidikalang, 3 Juli 1960 • Pangkat/Gol. : Pembina Tingkat I/ Ivb • Instansi : Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan, Badan PSDMPK-PMP, Kemdikbud • Alamat Rumah : JL.Pekapuran No. 8 RT 02/ Rw 01 Tapos, Depok • HP : 081218000034, 081285740999 • Email : jawanemalau@yahoo.com
  • 3.
    GLOSERIUM • Kompetensiadalah seperangkat sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh Peserta Didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu program, atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu • Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan 3
  • 4.
    GLOSERIUM • KompetensiInti adalah tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki seorang Peserta Didik pada setiap tingkat kelas atau program. • Kompetensi Dasar adalah kemampuan untuk mencapai Kompetensi Inti yang harus diperoleh Peserta Didik melalui pembelajaran 4
  • 5.
    5 Standar KompetensiLulusan SIKAP KETERAMPILAN PENGETAHUAN  Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap.  Orang yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam.  Serta dalam menempatkan dirinya sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.  Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret.  Terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.  Memiliki Pengetahuan Prosedural dan Metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban.  Terkait penyebab fenomena dan kejadian yang tampak mata yang mencakup penyebab, alternatif solusi, kendala dan solusi akhir.
  • 6.
    DOMAIN Standar KompetensiLulusan ELEME N SD SMP SMA-SMK SIKAP Proses Menerima + Menjalankan + Menghargai + Menghayati + Mengamalkan Individu BERIMAN, BERAKHLAK MULIA (JUJUR, DISIPLIN, TANGGUNG JAWAB, PEDULI, SANTUN), RASA INGIN TAHU, ESTETIKA, PERCAYA DIRI, MOTIVASI INTERNAL Sosial TOLERANSI, GOTONG ROYONG, KERJASAMA, DAN MUSYAWARAH Alam POLA HIDUP SEHAT, RAMAH LINGKUNGAN, PATRIOTIK, DAN CINTA PERDAMAIAN KETERAMPILAN Proses Mengamati + Menanya + Mencoba + Mengolah + Menyaji + Menalar + Mencipta Abstrak MEMBACA, MENULIS, MENGHITUNG, MENGGAMBAR, MENGARANG Konkret MENGGUNAKAN, MENGURAI, MERANGKAI, MEMODIFIKASI, MEMBUAT, MENCIPTA PENGETAHUAN Proses Mengetahui + Memahami + Menerapkan + Menganalisis + Mengevaluasi Obyek ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, SENI, DAN BUDAYA Subyek MANUSIA, BANGSA, NEGARA, TANAH AIR, DAN DUNIA 6
  • 7.
    STANDAR KOMPETENSI LULUSAN– DOMAIN SIKAP SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap Orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Orang beriman, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, bertanggung jawab , berbudaya, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Di sekitar rumah, sekolah, dan tempat bermain. Dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. Serta dalam menempatkan dirinya sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Serta berkontribusi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk berperan dalam pergaulan dunia dengan menjunjung tinggi penegakan hukum. 7
  • 8.
    STANDAR KOMPETENSI LULUSAN– DOMAIN PENGETAHUAN SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA Memiliki pengetahuan faktual dan konseptual dalam Memiliki pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural dalam Memiliki pengetahuan prosedural dan metakognitif dalam Memiliki pengetahuan prosedural dan metakognitif dalam Ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban Ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban Ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban konsep teoretis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan khusus serta mendalam dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata terkait penyebab fenomena dan kejadian terkait dengan fenomena dan kejadian yang mencakup penyebab, alternatif solusi, kendala dan solusi akhir 8
  • 9.
    STANDAR KOMPETENSI LULUSAN– DOMAIN KETERAMPILAN SD SMP SMA/SMK DIKTI-SARJANA Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif, kreatif dan inovatif dalam ranah abstrak dan konkret. Terkait dengan yang ditugaskan kepadanya. Terkait dengan yang dipelajari di sekolah. Terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah. Terkait dengan pengembangan dir sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. (Sesuai dengan apa yang dipelajari di sekolah yang ditugaskan kepadanya.) (Sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan dari berbagai sumber lainnya yang sama dalam sudut pandang /teori) (Dari berbagai sumber berbeda dalam informasi dan sudut pandang/teori yang dipelajarinya di sekolah, masyarakat, dan belajar mandiri). Serta mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan/ atau kelompok. 9
  • 10.
  • 11.
    A. Kerangka DasarKurikulum (Permendikbud No. 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs) 1. Landasan Filosofis • Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang • Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif • Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu • Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism).
  • 12.
    Kerangka Dasar (Lanjutan) 2.Landasan Teoritis • Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). • Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan
  • 13.
    Kerangka Dasar (Lanjutan) 3. Landasan Yuridis Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah: 1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional; dan 4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  • 14.
    Struktur Kurikulum SMP/MTs/SMPLB Kompetensi Inti • Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual; • Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial; • Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; • Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
  • 15.
    Kompetensi Dasar 1.Kelompok 1: kelompok kompetensi dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1; 2. Kelompok 2: kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2; 3. Kelompok 3: kelompok kompetensi dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; 4. Kelompok 4: kelompok kompetensi dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.
  • 16.
    Implementasi Kurikulum Implementasikurikulum adalah usaha bersama antara Pemerintah dengan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota. 1. Pemerintah bertanggungjawab dalam mempersiapkan guru dan kepala sekolah untuk melaksanakan kurikulum. 2. Pemerintah bertanggungjawab dalam melakukan evaluasi pelaksanaan kurikulum secara nasional. 3. Pemerintah provinsi bertanggungjawab dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum di propinsi terkait. 4. Pemerintah kabupaten/kota bertanggungjawab dalam memberikan bantuan profesional kepada guru dan kepala sekolah dalam melaksanakan kurikulum di kabupaten/kota terkait. 16
  • 17.
    Strategi Implementasi Kurikulum • Pelaksanaan kurikulum di seluruh sekolah dan jenjang pendidikan yaitu: • Juli 2013 : Kelas I, IV, VII, dan X • Juli 2014 : Kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI • Juli 2015 : kelas I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, dan XII • Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dari tahun 2013 - 2015 17
  • 18.
    Strategi Implementasi Kurikulum • Pengembangan buku siswa dan buku pegangan guru dari tahun 2012 – 2014 • Pengembangan manajemen, kepemimpinan, sistem administrasi, dan pengembangan budaya sekolah (budaya kerja guru) terutama untuk SMA dan SMK, dimulai dari bulan Januari – Desember 2013 • Pendampingan dalam bentuk Monitoring dan Evaluasi untuk menemukan kesulitan dan masalah implementasi dan upaya penanggulangan: Juli 2013 – 2016 18
  • 19.