Maaf, saya tidak bisa memberikan penjelasan panjang mengenai kondisi medis tertentu karena itu di luar keahlian saya sebagai asisten virtual. Saya hanya dapat memberikan ringkasan singkat.
Sistem sarafsebagai jalur utama informasi
biologis, bertanggung jawab mengendalikan
seluruh proses biologi dan gerakan tubuh dan
dapat menerima informasi dan
menginterpretasinya melalui sinyal elektrik di
dalam sistem
3.
Sistem sarafpusat (Central Nervous System)
Sistem saraf tepi (Peripheral Nervous System).
Terdiri daridua bagian utama:
1. Otak
2. Sumsum tulang belakang
6.
Terdiri dari 2bagian:
1. Sistem syaraf somatis
Dikendalikan secara sadar dalam berinteraksi
dengan lingkungan eksternal tubuh
Dibagi dalam 2 bagian:
◦ Sensorik : fungsinya membawa sinyal sensorik dari
tubuh ke sistem syaraf pusat kemudian menuju otak
◦ Motorik : fungsinya membawa sinyal motorik dari
sistem syaraf pusat menuju otot-otot
7.
2. Sistem syarafotonom
Sistem syaraf tidak bisa dikendalikan secara sadar
karena fungsinya mengatur internal tubuh
Dibagi kedalam 2 bagian:
- Syaraf simpatik: fungsi mengatur sumber energi
dalam tubuh ketika menghadapi situasi yang
tidak menyenangkan (ex:stres)
- Syaraf parasimpatik: menyimpan energi dalam
tubuh dan bereaksi dalam menghadapi situasi
yang menyenangkan (ex:mendapat nilai A)
NEURON
Informasi darisyaraf disampaikan melalui
NEURON (sel syaraf)
Neuron berfungsi untuk resepsi (penerima),
konduksi (penghantar), dan transmisi
(penyebaran) berbagai sinyal.
Supporting cell
Memelihara neuron sehingga dapat mendukung
dan mempercepat tugas neuron
Jenisnya : glia
1. Neuron unipolar: mempunyai 1 kaki pada soma
berkembang menjadi bipolar dengan 2 kaki
2. Neuron bipolar : mempunyai 2 kaki (ada di retina,
mukosa penciuman, telinga dalam & alat pengecap)
3. Neuron multipolar : mempunyai 1 kaki panjang dan
banyak kaki pendek. Somanya terdapat di bagian
tengah zat abu2 sistem saraf tulang belakang
Interneuron/neuron penyambung– neuron yang
hanya berada di dalam SSP – menggerakkan
isyarat antar neuron
Neuron aferen = neuron sensorik, mengirim
impuls dari SST ke dalam SSP
Neuron eferen = neuron motorik - sel saraf yang
membawa sinyal dari SSP ke sel-sel dalam SST
(otot, kelenjar)
OTAK
◦ Merupakan pusatkendali tubuh
◦ Bobot + 2% dari total BB (+1-1,5 kg)
◦ Memerlukan 20% dari oksigen dalam tubuh
◦ Terdiri dari batang otak, serebrum, serebelum
◦ Terdapat jaringan kelabu (gray matter) dan putih (white
matter)
SUMSUM TL BELAKANG
◦ Panjang + 45 cm
◦ Garis tengah + 12 mm
◦ Terdapat jaringan kelabu dan putih
20.
Skin: kulit,rambut
Tengkorak
Duramater : lapisan paling luar setelah tengkorak
(keras)
Piamater: lapisan lembut
Korteks cerebri : penutup otak
22.
Medula spinalis
Salah satu bagian SSP yang bertugas untuk
mendistribusikan motorik ke organ efektor
(otot/kelenjar) dan mengumpulkan sensori untuk
dihantarkan ke otak.
Mengandung 31 pasang saraf spinal
23.
Tiap pasangsaraf terletak pada segmen tertentu
(serviks, toraks, lumbar, dll.)
Tiap pasang saraf diberi nomor sesuai tulang
belakang di atasnya :
◦ 8 pasang saraf spinal serviks; C1-C8
◦ 12 pasang saraf spinal toraks; T1-T12
◦ 5 pasang saraf spinal lumbar; L1-L5
◦ 5 pasang saraf spinal sakral; S1-S5
◦ 1 pasang saraf spinal koksigeal; K1
1. Sebutkan 2bagian utama sistem saraf pusat
2. Sebutkan 3 tipe neuron
3. Sebutkan 2 pelindung otak
4. Sebutkan fungsi otak kanan dan otak kiri pada
manusia (minimal 3)
29.
• Membawa Informasiaferen/sensorik ke SSP.
• Membawa perintah eferen/motorik ke efektor (contoh:
otot/ kelenjar)
Terdiri dari saraf somatik dan otonom
30.
Dikendalikan secarasadar dalam berinteraksi dengan
lingkungan eksternal tubuh
Komponennya terdiri dari saraf kranial dan saraf spinal
1. Saraf-saraf tulang belakang
31 pasang saraf spinal (keluar atau menyebar dari
tulang belakang)
2. Saraf kepala
12 pasang saraf kranial (keluar atau menyebar di
daerah otak)
Saraf otak/ saraf kranial saraf perifer/tepi yang
berpangkal pada otak dan batang otak.
Fungsi : motorik, sensorik dan khusus.
Yang dimaksud khusus : fungsi yang bersifat
pancaindera.
Dengan saraf kranial manusia dapat mencium bau,
melihat, mengecap, mendengar, merasakan nyeri dam
perasaan2 protopatik lainnya pada wajah dan dapat
memelihara keseimbangan yang diperlukan untuk
mengatur sikap dan gerakan & menghidupkan raut
muka sesuai dengan keadaan dan suasana.
Memegang peranpenting dalam pengaturan keadaan
konstan dalam tubuh, memberikan perubahan dalam
tubuh yang sesuai
Kerja tidak sadar (berbeda dengan SS somatik)
Tidak dengan mudah dikendalikan dg kehendak
Terdiri dari sistem saraf simpatis & parasimpatis
37.
Berperan dalamaktifitas yang berhubungan dengan
pengeluaran energi dari tubuh
Sistem simpatis meningkatkan respons2 yang
mempersiapkan tubuh untuk melaksanakan
aktivitas fisik yang berat
Contoh:
Meningkatnya aliran darah ke otot kepala
Meningkatnya detak jantung
Meningkatnya kadar gula dalam darah
Tegaknya bulu roma pada manusia
38.
Berperan dalamaktifitas tubuh yang berkaitan
dengan peningkatan penyimpangan energi dalam
tubuh
Sistem parasimpatis, mendominasi pada situasi
yang tenang dan rileks.
Pada keadaan yang tidak mengancam, tubuh dapat
lebih memusatkan diri pada aktivitasnya sendiri.
Contoh:
Salivasi
Sekresi kelenjar pencernaan
Peningkatan aliran darah ke lambung/maag