SISTEM PNEUMATIK & 
HIDROLIK 
Dadang Yudhistira Akbar 
212056
SISTEM PNEUMATIK 
1.1. Umum. 
Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yang berarti 
udara atau angin. Semua sistem yang 
menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk 
udara yang dimampatkan untuk menghasilkan 
suatu kerja disebut dengan sistem Pneumatik. 
Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak 
digunakan sebagai sistem automasi.
A. Penggunaan sistem 
Pneumatik antara lain sebagai 
berikut : 
a. Rem 
b. Buka dan tutup Pintu 
c. Pelepas dan penarik roda-roda 
pendarat 
pesawat. 
d. Dan lain-lain.
B. Kelebihan sistem Pneumatik 
antara lain : 
a. Fluida kerja mudah didapat dan 
ditransfer. 
b. Dapat disimpan dengan baik 
c. Penurunan tekanan relatif lebih kecil 
dibandingkan dengan sistem hidrolik. 
d. Viskositas fluida yang lebih kecil sehingga 
gesekan dapat diabaikan. 
e. Aman terhadap kebakaran.
C. Sedangkan kekurangan dari 
sistem Pneumatik antara lain: 
a. Gangguan suara yang bising 
b. Gaya yang ditransfer terbatas 
c. Dapat terjadi pengembunan.
Sistem Tekanan Tinggi 
Untuk sistem tekanan tinggi, udara biasanya disimpan 
dalam tabung metal (Air Storage Cylinder) pada range 
tekanan dari 1000 – 3000 Psi, tergantung pada keadaan 
sistem. 
Tipe dari tabung ini mempunyai 2 Klep, yang mana satu 
digunakan sebagai klep pengisian, dasar operasi 
Kompresor dapat dihubungkan pada klep ini untuk 
penambahan udara kedalam tabung. Klep lainnya 
sebagai klep pengontrol. Klep ini dapat sebagai klep 
penutup dan juga menjaga terperangkapnya udara 
dalam tabung selama sistem dioperasikan.
Sistem Tekanan Sedang. 
Sistem Pneumatik tekanan sedang mempunyai range 
tekanan antara 100 – 150 Psi, biasanya tidak 
menggunakan tabung udara. Sistem ini umumnya 
mengambil udara terkompresi langsung dari motor 
kompresor.
Sistem Tekanan Rendah. 
Tekanan udara rendah didapatkan dari 
pompa udara tipe Vane. Demikian 
pompa udara mengeluarkan tekanan 
udara secara kontinu dengan tekanan 
sebesar 1 –10 Psi. ke sistem Pneumatik.
KOMPONEN SISTEM 
PNEUMATIK
Kompresor 
Kompresor digunakan untuk menghisap 
udara di atmosfer dan menyimpannya 
kedalam tangki penampung atau receiver. 
Kondisi udara dalam atmosfer dipengaruhi 
oleh suhu dan tekanan.
Oil and Water Trap 
Fungsi dari Oil and Water Trap adalah 
sebagai pemisah oli dan air dari udara yang 
masuk dari kompresor. Jumlah air 
persentasenya sangat kecil dalam udara 
yang masuk kedalam sistem Pneumatik, 
tetapi dapat menjadi penyebab serius dari 
tidak berfungsinya sistem.
Dehydrator. 
Fungsi unit ini adalah sebagai pemisah 
kimia untuk memisahkan sisa uap lembab 
yang mana boleh jadi tertinggal waktu 
udara melewati unit Oil and Water Trap.
The Air Filter 
Setelah udara yang dikompresi melewati unit 
Oil and Water Trap dan unit Dehydrator, 
akhirnya udara yang dikompresi akan 
melewati Filter untuk memisahkan udara dari 
kemungkinan adanya debu dan kotoran 
yang mana munkin tedapat dalam udara.
Pressure Regulator. 
Sistem tekanan udara siap masuk pada 
tekanan tinggi menambah tekanan pada 
bilik dan mendesak beban pada piston.
Restrictors 
Restrictor adalah tipe dari pengontrol klep 
yang digunakan dalam sistem Pneumatik, 
Restrictor yang biasa digunakan ada dua 
(2) tipe, yaitu tipe Orifice dan Variable 
Restrictor.
Perawatan Sistem 
Pneumatik.
Perawatan sistem Pneumatik terdiri dari memperbaiki, 
mencari gangguan, pembersihan dan pemasangan 
komponen, dan uji coba pengoperasian. 
Tindakan pencegahan untuk menjaga udara dalam sistem 
selalu terjaga kebersihannya. Saringan dalam komponen 
harus selalu dibersihkan dari partikel-partikel metal yang 
mana hal tersebut dapat menyebabkan keausan pada 
komponen. 
Setiap memasang komponen Pneumatik harus dijaga 
kebersihannya dan diproteksi dengan pita penutup atau 
penutup debu dengan segera setelah pembersihan. 
Memastikan ketika memasang kembali komponen tidak ada 
partikel metal yang masuk kedalam sistem.
Sangat penting mencegah masuknya air, karena dapat 
menjadi penyebab sistem tidak dapat memberikan tekanan. 
Operasi dalam temperatur rendah, walaupun terdapat 
jumlah air yang sangat kecil dapat menjadi penyebab serius 
tidak berfungsinya sistem. Setiap tahap perawatan harus 
memperhatikan masuknya air kedalam sistem. 
Kebocoran bagian dalam komponen, selama kebocoran 
pada O-Ring atau posisinya, yang mana ketika 
pemasangan tidak sempurna atau tergores oleh partikel 
metal atau sudah batas pemakaian.
SISTEM HIDROLIK
Umum 
Bertahun-tahun lalu manusia telah menemukan kekuatan 
dari perpindahan air, meskipun mereka tidak mengetahui 
hal tersebut merupakan prinsip hidrolik. Sejak pertama 
digunakan prinsip ini, mereka terus menerus 
mengaplikasikan prinsip ini untuk banyak hal untuk 
kemajuan dan kemudahan umat manusia. 
Hidrolik adalah ilmu pergerakan fluida, tidak terbatas 
hanya pada fluida air. Jarang dalam keseharian kita tidak 
menggunakan prinsip hidrolik, tiap kali kita minum air, 
tiap kali kita menginjak rem kita mengaplikasikan prinsip 
hidrolik.
Keuntungan 
Sistem hidrolik banyak memiliki keuntungan. Sebagai sumber 
kekuatan untuk banyak variasi pengoperasian. Keuntungan 
sistem hidrolik antara lain: 
a. Ringan 
b. Mudah dalam pemasangan 
c. Sedikit perawatan 
d. Sistem hidrolik hampir 100 % efisien, bukan berarti 
mengabaikan terjadinya gesekan fluida.
Pengertian Hidrolik 
Untuk mengerti prinsip hidrolik kita harus 
mengetahui perhitungan dan beberapa 
hukum yang berhubungan dengan prinsip 
hidrolik.
A. Area. 
Area adalah ukuran permukaan (in2, m2)
Force 
Force adalah jumlah dorongan atau tarikan 
pada objek (lb, kg)
Unit Pressure 
Unit pressure adalah jumlah kerkuatan dalam 
satu unit area (lb/in2, Psi)
Stroke 
Stroke (panjang) adalah diukur berdasarkan 
jarak pergerakan pistin dalam silinder (in, m)
Volume 
Volume diukur berdasarkan jumlah dalam in3, 
m3 yang dihitung berdasarkan jumlah fluida 
dalam reservoir atau dalam pompa atau 
pergerakan silinder.
Fluida 
Fluida yang digunakan dalam bentuk liquid 
atau gas. Fluida yang digunakan dalam 
sistem hidrolik umumnya oli.
Hukum Pascal 
Suatu aliran didalam silinder yang dilengkapi dengan 
sebuah penghisap yang mana kita dapat memakaikan 
sebuah tekanan luar po tekanan p disuatu titik P yang 
sebarang sejarak h dibawah permukaan yang sebelah atas 
dari cairan tersebut diberikan oleh persamaan. 
p = po + rgh. 
Prinsip Pascal, tekanan yang dipakaikan kepada suatu fluida 
tertutup diteruskan tanpa berkurang besarnya kepada setiap 
bagian fluida dan dinding-dinding yang berisi fluida tersebut. 
Hasil ini adalah suatu konsekuensi yang perlu dari hokum-hukum 
mekanika fluida, dan bukan merupakan sebuah 
prinsip bebas.
Hubungan dari Istilah-istilah 
Dengan Diagram 
Segitiga
Tekanan 
Sebagai contoh, diketahui gaya sebesar 100 
lbs mendorong piston dengan luas 
permukaan 4 in2 maka dapat kita ketahui 
tekanan F/A = 25 lbs/in2 (psi).
Volume 
Jika piston mempunyai 
luas permukaan 8 in2 
bergerak dengan jarak 
10 in dalam silinder. 
Berapa volume fluida 
yang dibutuhkan untuk 
menggerakan piston, 
menggunakan diagram 
segitiga diatas maka v = 
A.l, jadi v= 80 in3.
Keuntungan Mekanik 
Dapat kita lihat ilustrasi dari keuntungan 
mekanik, ketika gaya 50 lbs dihasilkan oleh 
piston dengan luas permukaan 2 in2, tekanan 
fluida dapat menjadi 25 psi . dengan tekanan 
25 psi pada luas permukaan 10 in2 dapat 
dihasilkan gaya sebesar 250 lbs.
Komponen Sistem 
Hidrolik
Motor Hidrolik 
Motor hidrolik berfungsi untuk mengubah 
energi tekanan cairan hidrolik menjadi energi 
mekanik.
Pompa Hidrolik. 
Pompa umumnya digunakan untuk 
memindahkan sejumlah volume cairan yang 
digunakan agar suatu cairan tersebut 
memiliki bentuk energi.
Katup (Valve) 
Katup pada sistem dibedakan atas fungsi, 
disain dan cara kerja katup
Perawatan Sistem 
Hidrolik 
Perawatan dari sistem hidrolik, memerlukan penggunaan 
fluida hidrolik yang layak, pemilihan tube dan seal yang 
layak. Dan kita harus dapat mengetahui bagaimana 
pengecekan untuk kebersihan nya yang layak. 
Perbaikan pada sistem hidrolik, adanya satu prosedur 
perawatan dilakukan pada mekanik hidrolik. Sebelum 
perbaikan dimulai, spesifikasi tipe fluida harus diketahui . 
warna dari fluida pada sistem dapat juga digunakan sebagai 
penentu dari tipe fluida.
Perawatan efektif dari sistem hidrolik yang 
diperlukan adalah melihat kelayakan seal, 
tube, selang yang digunakan. Untuk sistem 
hidrolik (3000 psi) digunakan tube stainless 
steel, dan untuk sistem hidrolik tekanan 
rendah dapat digunakan tube dari 
alumunium alloy.

Sistem Pneumatik & Hidrolik

  • 1.
    SISTEM PNEUMATIK & HIDROLIK Dadang Yudhistira Akbar 212056
  • 2.
    SISTEM PNEUMATIK 1.1.Umum. Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yang berarti udara atau angin. Semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja disebut dengan sistem Pneumatik. Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak digunakan sebagai sistem automasi.
  • 3.
    A. Penggunaan sistem Pneumatik antara lain sebagai berikut : a. Rem b. Buka dan tutup Pintu c. Pelepas dan penarik roda-roda pendarat pesawat. d. Dan lain-lain.
  • 4.
    B. Kelebihan sistemPneumatik antara lain : a. Fluida kerja mudah didapat dan ditransfer. b. Dapat disimpan dengan baik c. Penurunan tekanan relatif lebih kecil dibandingkan dengan sistem hidrolik. d. Viskositas fluida yang lebih kecil sehingga gesekan dapat diabaikan. e. Aman terhadap kebakaran.
  • 5.
    C. Sedangkan kekurangandari sistem Pneumatik antara lain: a. Gangguan suara yang bising b. Gaya yang ditransfer terbatas c. Dapat terjadi pengembunan.
  • 6.
    Sistem Tekanan Tinggi Untuk sistem tekanan tinggi, udara biasanya disimpan dalam tabung metal (Air Storage Cylinder) pada range tekanan dari 1000 – 3000 Psi, tergantung pada keadaan sistem. Tipe dari tabung ini mempunyai 2 Klep, yang mana satu digunakan sebagai klep pengisian, dasar operasi Kompresor dapat dihubungkan pada klep ini untuk penambahan udara kedalam tabung. Klep lainnya sebagai klep pengontrol. Klep ini dapat sebagai klep penutup dan juga menjaga terperangkapnya udara dalam tabung selama sistem dioperasikan.
  • 7.
    Sistem Tekanan Sedang. Sistem Pneumatik tekanan sedang mempunyai range tekanan antara 100 – 150 Psi, biasanya tidak menggunakan tabung udara. Sistem ini umumnya mengambil udara terkompresi langsung dari motor kompresor.
  • 8.
    Sistem Tekanan Rendah. Tekanan udara rendah didapatkan dari pompa udara tipe Vane. Demikian pompa udara mengeluarkan tekanan udara secara kontinu dengan tekanan sebesar 1 –10 Psi. ke sistem Pneumatik.
  • 9.
  • 10.
    Kompresor Kompresor digunakanuntuk menghisap udara di atmosfer dan menyimpannya kedalam tangki penampung atau receiver. Kondisi udara dalam atmosfer dipengaruhi oleh suhu dan tekanan.
  • 11.
    Oil and WaterTrap Fungsi dari Oil and Water Trap adalah sebagai pemisah oli dan air dari udara yang masuk dari kompresor. Jumlah air persentasenya sangat kecil dalam udara yang masuk kedalam sistem Pneumatik, tetapi dapat menjadi penyebab serius dari tidak berfungsinya sistem.
  • 12.
    Dehydrator. Fungsi unitini adalah sebagai pemisah kimia untuk memisahkan sisa uap lembab yang mana boleh jadi tertinggal waktu udara melewati unit Oil and Water Trap.
  • 13.
    The Air Filter Setelah udara yang dikompresi melewati unit Oil and Water Trap dan unit Dehydrator, akhirnya udara yang dikompresi akan melewati Filter untuk memisahkan udara dari kemungkinan adanya debu dan kotoran yang mana munkin tedapat dalam udara.
  • 14.
    Pressure Regulator. Sistemtekanan udara siap masuk pada tekanan tinggi menambah tekanan pada bilik dan mendesak beban pada piston.
  • 15.
    Restrictors Restrictor adalahtipe dari pengontrol klep yang digunakan dalam sistem Pneumatik, Restrictor yang biasa digunakan ada dua (2) tipe, yaitu tipe Orifice dan Variable Restrictor.
  • 16.
  • 17.
    Perawatan sistem Pneumatikterdiri dari memperbaiki, mencari gangguan, pembersihan dan pemasangan komponen, dan uji coba pengoperasian. Tindakan pencegahan untuk menjaga udara dalam sistem selalu terjaga kebersihannya. Saringan dalam komponen harus selalu dibersihkan dari partikel-partikel metal yang mana hal tersebut dapat menyebabkan keausan pada komponen. Setiap memasang komponen Pneumatik harus dijaga kebersihannya dan diproteksi dengan pita penutup atau penutup debu dengan segera setelah pembersihan. Memastikan ketika memasang kembali komponen tidak ada partikel metal yang masuk kedalam sistem.
  • 18.
    Sangat penting mencegahmasuknya air, karena dapat menjadi penyebab sistem tidak dapat memberikan tekanan. Operasi dalam temperatur rendah, walaupun terdapat jumlah air yang sangat kecil dapat menjadi penyebab serius tidak berfungsinya sistem. Setiap tahap perawatan harus memperhatikan masuknya air kedalam sistem. Kebocoran bagian dalam komponen, selama kebocoran pada O-Ring atau posisinya, yang mana ketika pemasangan tidak sempurna atau tergores oleh partikel metal atau sudah batas pemakaian.
  • 19.
  • 20.
    Umum Bertahun-tahun lalumanusia telah menemukan kekuatan dari perpindahan air, meskipun mereka tidak mengetahui hal tersebut merupakan prinsip hidrolik. Sejak pertama digunakan prinsip ini, mereka terus menerus mengaplikasikan prinsip ini untuk banyak hal untuk kemajuan dan kemudahan umat manusia. Hidrolik adalah ilmu pergerakan fluida, tidak terbatas hanya pada fluida air. Jarang dalam keseharian kita tidak menggunakan prinsip hidrolik, tiap kali kita minum air, tiap kali kita menginjak rem kita mengaplikasikan prinsip hidrolik.
  • 21.
    Keuntungan Sistem hidrolikbanyak memiliki keuntungan. Sebagai sumber kekuatan untuk banyak variasi pengoperasian. Keuntungan sistem hidrolik antara lain: a. Ringan b. Mudah dalam pemasangan c. Sedikit perawatan d. Sistem hidrolik hampir 100 % efisien, bukan berarti mengabaikan terjadinya gesekan fluida.
  • 22.
    Pengertian Hidrolik Untukmengerti prinsip hidrolik kita harus mengetahui perhitungan dan beberapa hukum yang berhubungan dengan prinsip hidrolik.
  • 23.
    A. Area. Areaadalah ukuran permukaan (in2, m2)
  • 24.
    Force Force adalahjumlah dorongan atau tarikan pada objek (lb, kg)
  • 25.
    Unit Pressure Unitpressure adalah jumlah kerkuatan dalam satu unit area (lb/in2, Psi)
  • 26.
    Stroke Stroke (panjang)adalah diukur berdasarkan jarak pergerakan pistin dalam silinder (in, m)
  • 27.
    Volume Volume diukurberdasarkan jumlah dalam in3, m3 yang dihitung berdasarkan jumlah fluida dalam reservoir atau dalam pompa atau pergerakan silinder.
  • 28.
    Fluida Fluida yangdigunakan dalam bentuk liquid atau gas. Fluida yang digunakan dalam sistem hidrolik umumnya oli.
  • 29.
    Hukum Pascal Suatualiran didalam silinder yang dilengkapi dengan sebuah penghisap yang mana kita dapat memakaikan sebuah tekanan luar po tekanan p disuatu titik P yang sebarang sejarak h dibawah permukaan yang sebelah atas dari cairan tersebut diberikan oleh persamaan. p = po + rgh. Prinsip Pascal, tekanan yang dipakaikan kepada suatu fluida tertutup diteruskan tanpa berkurang besarnya kepada setiap bagian fluida dan dinding-dinding yang berisi fluida tersebut. Hasil ini adalah suatu konsekuensi yang perlu dari hokum-hukum mekanika fluida, dan bukan merupakan sebuah prinsip bebas.
  • 30.
    Hubungan dari Istilah-istilah Dengan Diagram Segitiga
  • 31.
    Tekanan Sebagai contoh,diketahui gaya sebesar 100 lbs mendorong piston dengan luas permukaan 4 in2 maka dapat kita ketahui tekanan F/A = 25 lbs/in2 (psi).
  • 32.
    Volume Jika pistonmempunyai luas permukaan 8 in2 bergerak dengan jarak 10 in dalam silinder. Berapa volume fluida yang dibutuhkan untuk menggerakan piston, menggunakan diagram segitiga diatas maka v = A.l, jadi v= 80 in3.
  • 33.
    Keuntungan Mekanik Dapatkita lihat ilustrasi dari keuntungan mekanik, ketika gaya 50 lbs dihasilkan oleh piston dengan luas permukaan 2 in2, tekanan fluida dapat menjadi 25 psi . dengan tekanan 25 psi pada luas permukaan 10 in2 dapat dihasilkan gaya sebesar 250 lbs.
  • 35.
  • 36.
    Motor Hidrolik Motorhidrolik berfungsi untuk mengubah energi tekanan cairan hidrolik menjadi energi mekanik.
  • 37.
    Pompa Hidrolik. Pompaumumnya digunakan untuk memindahkan sejumlah volume cairan yang digunakan agar suatu cairan tersebut memiliki bentuk energi.
  • 38.
    Katup (Valve) Katuppada sistem dibedakan atas fungsi, disain dan cara kerja katup
  • 39.
    Perawatan Sistem Hidrolik Perawatan dari sistem hidrolik, memerlukan penggunaan fluida hidrolik yang layak, pemilihan tube dan seal yang layak. Dan kita harus dapat mengetahui bagaimana pengecekan untuk kebersihan nya yang layak. Perbaikan pada sistem hidrolik, adanya satu prosedur perawatan dilakukan pada mekanik hidrolik. Sebelum perbaikan dimulai, spesifikasi tipe fluida harus diketahui . warna dari fluida pada sistem dapat juga digunakan sebagai penentu dari tipe fluida.
  • 40.
    Perawatan efektif darisistem hidrolik yang diperlukan adalah melihat kelayakan seal, tube, selang yang digunakan. Untuk sistem hidrolik (3000 psi) digunakan tube stainless steel, dan untuk sistem hidrolik tekanan rendah dapat digunakan tube dari alumunium alloy.