Tim Olimpiade Astronomi 2011
Koordinat langit
Sistem koordinat horizon
                 Terdiri dari :
                  Zenith (Z) dan Nadir
                   (N) sebagai kutub
                  Azimuth (Az)
                  Altitude (Alt)
                  Horizon(lintang
                   terbesar)
Contoh soal :
 Tentukanlah posisi bintang yg terletak pada azimuth
 200 derajat dan altitude 45 derajat

 Sebuah bintang terlihat 30 derajat dari arah barat
 menuju selatan dan tepat 80 derajat dari atas kepala
 pengamat, tentukan nilai azimuth dan altitude nya
 serta gambarkan koordinat horizon dari bintang
 tersebut
Sistem koordinat ekuator
                  Terdiri dari :
                   KLU (kutub langit utara)
                   KLS (kutub langit selatan)
                   HA(hours angle/sudut jam
                    bintang)
                   Dec (deklinasi/)
                   RA/ α (right
                    ascention/asensiorekta)
                   Titik Aries 
 Titik-titik kutub: Kutub Langit Utara (KLU) dan
  Kutub Langit Selatan (KLS)

 KLU dan KLS adalah titik tembus perpanjangan
  sumbu rotasi bumi di bola langit

 Lingkaran katulistiwa langit adalah perpotongan
 antara bidang katulistiwa bumi (yang diperluas)
 dan bola langit

 Posisi bintang tertinggi pada saat berada di
  meridian, pada saat itu bintang dikatakan
  berkulminasi atas
LST (Local Siderial Time)
 LST biasa disebut juga dgn waktu bintang


 Waktu bintang akan berkurang 4 menit setiap harinya


 Berikut patokan hari untuk menentukan LST :
    21 Maret       Jam 0 WMM = Jam 12 Waktu Sideris
    22 Juni       Jam 0 WMM = Jam 18 Waktu Sideris
    23 September Jam 0 WMM = Jam 0 Waktu Sideris
    22 Desember Jam 0 WMM = Jam 6 Waktu Sideris
 Asensiorekta (α ) diukur dari suatu titik di langit yang
    relatif tetap terhadap bintang, yaitu titik musim semi
    (Vernal Equinox= ), satuannya adalah jam
   Sudut jam (HA) titik  disebut waktu bintang lokal
    (Local Sidereal Time, LST)
   Matahari di titik  sekitar tanggal 21 Maret.
   Pada saat titik  berada diatas horizon, α diukur dari titik
     ke arah timur sampai proyeksi bintang pada katulistiwa
   Koordinat (α,) bintang relatif tetap, hanya berubah sedikit
    dalam beberapa tahun.
   Berlaku hubungan : L ST   *  H A*
 Deklinasi () diukur dari bidang ekuator langit menuju ke
    kutub langit
Contoh soal
 Gambarkan letak sebuah bintang dengan deklinasi 45
 derajat dan HA = 14h, pengamat berada di 23 derajat
 lintang utara



 Sebuah bintang memiliki deklinasi 43 derajat dan HA
 = 12h, jika pengamat berada pada 45 derajat lintang
 selatan, tampakkah bintang tersebut di mata
 pengamat?
Contoh soal
 Tentukan Waktu Sideris yang bersesuaian dengan Jam
 10 tanggal 26 Maret 2007.

 Seorang pengamat di 22,5 derajat lintang utara
 mengamati sebuah bintang pada jam 12.00 tanggal 14
 maret 1985. dimanakah posisi bintang tersebut jika
 diketahui asensiorekta= 6h dan deklinasi bintang = 39
 derajat
 gambarkan koordinat bintang tersebut
Segitiga bola
                  Aturan cosine pada segitiga
                  bola
                 cos a = cos b cos c + sin b sin c cos A
                 cos b = cos a cos c + sin a sin c cos B
                 cos c = cos a cos b + sin a sin b cos C


                  Aturan sine

Sistem koordinat-benda-langit

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Sistem koordinat horizon Terdiri dari :  Zenith (Z) dan Nadir (N) sebagai kutub  Azimuth (Az)  Altitude (Alt)  Horizon(lintang terbesar)
  • 4.
    Contoh soal : Tentukanlah posisi bintang yg terletak pada azimuth 200 derajat dan altitude 45 derajat  Sebuah bintang terlihat 30 derajat dari arah barat menuju selatan dan tepat 80 derajat dari atas kepala pengamat, tentukan nilai azimuth dan altitude nya serta gambarkan koordinat horizon dari bintang tersebut
  • 5.
    Sistem koordinat ekuator Terdiri dari :  KLU (kutub langit utara)  KLS (kutub langit selatan)  HA(hours angle/sudut jam bintang)  Dec (deklinasi/)  RA/ α (right ascention/asensiorekta)  Titik Aries 
  • 6.
     Titik-titik kutub:Kutub Langit Utara (KLU) dan Kutub Langit Selatan (KLS)  KLU dan KLS adalah titik tembus perpanjangan sumbu rotasi bumi di bola langit  Lingkaran katulistiwa langit adalah perpotongan antara bidang katulistiwa bumi (yang diperluas) dan bola langit  Posisi bintang tertinggi pada saat berada di meridian, pada saat itu bintang dikatakan berkulminasi atas
  • 7.
    LST (Local SiderialTime)  LST biasa disebut juga dgn waktu bintang  Waktu bintang akan berkurang 4 menit setiap harinya  Berikut patokan hari untuk menentukan LST :  21 Maret Jam 0 WMM = Jam 12 Waktu Sideris  22 Juni Jam 0 WMM = Jam 18 Waktu Sideris  23 September Jam 0 WMM = Jam 0 Waktu Sideris  22 Desember Jam 0 WMM = Jam 6 Waktu Sideris
  • 8.
     Asensiorekta (α) diukur dari suatu titik di langit yang relatif tetap terhadap bintang, yaitu titik musim semi (Vernal Equinox= ), satuannya adalah jam  Sudut jam (HA) titik  disebut waktu bintang lokal (Local Sidereal Time, LST)  Matahari di titik  sekitar tanggal 21 Maret.  Pada saat titik  berada diatas horizon, α diukur dari titik  ke arah timur sampai proyeksi bintang pada katulistiwa  Koordinat (α,) bintang relatif tetap, hanya berubah sedikit dalam beberapa tahun.  Berlaku hubungan : L ST   *  H A*  Deklinasi () diukur dari bidang ekuator langit menuju ke kutub langit
  • 9.
    Contoh soal  Gambarkanletak sebuah bintang dengan deklinasi 45 derajat dan HA = 14h, pengamat berada di 23 derajat lintang utara  Sebuah bintang memiliki deklinasi 43 derajat dan HA = 12h, jika pengamat berada pada 45 derajat lintang selatan, tampakkah bintang tersebut di mata pengamat?
  • 10.
    Contoh soal  TentukanWaktu Sideris yang bersesuaian dengan Jam 10 tanggal 26 Maret 2007.  Seorang pengamat di 22,5 derajat lintang utara mengamati sebuah bintang pada jam 12.00 tanggal 14 maret 1985. dimanakah posisi bintang tersebut jika diketahui asensiorekta= 6h dan deklinasi bintang = 39 derajat gambarkan koordinat bintang tersebut
  • 11.
    Segitiga bola Aturan cosine pada segitiga bola  cos a = cos b cos c + sin b sin c cos A  cos b = cos a cos c + sin a sin c cos B  cos c = cos a cos b + sin a sin b cos C Aturan sine