Media Penyimpanan
Definisi
   Media Penyimpanan merupakan peralatan fisik
    yang menyimpan representasi data.
   Terbagi menjadi 2 golongan, yakni :
       Penyimpanan Primer : kecepatan akses tinggi,
        kapasitas lebih kecil, dan berharga mahal (Internal
        Storage).
       Penyimpanan Sekunder : kecepatan akses rendah,
        kapasitas besar, dan berharga lebih murah (Eksternal
        Storage).
            Media Penyimpanan Sekunder merupakan media yang
             digunakan untuk menyimpan data di luar Main Memory
             pada komputer.
Primary Storage
Ada 4 bagian di dalam Primary Storage, yakni :
 Input Storage Area
    – Untuk menampung data yang dibaca.
   Program Storage Area
    – Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
   Working Storage Area
    – Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
   Output Storage Area
    – Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk
      sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat
      output.
Primary Storage
  • Control unit section, Primary storage section, dan
    ALU section merupakan bagian dari CPU.

      CONTROL UNIT SECTION

            PROGRAM
  INPUT   STORAGE AREA      OUTPUT         Primary
STORAGE                    STORAGE         Storage
  AREA      WORKING          AREA          Section
          STORAGE AREA

 ARITHMATIC LOGICAL UNIT SECTION



                                                     4
Tipe Storage
Berdasarkan hilang atau tidaknya berkas data
atau berkas program di dalam storage, yakni :
   Volatile Storage
    – Berkas data atau program akan hilang bila
      listrik dipadamkan.
   Non Volatile Storage
    – Berkas data atau program tidak akan hilang
      sekalipun listrik dipadamkan.




                                               5
Primary Memory
Primary Memory komputer terdiri atas 2 bagian :

   RAM (Random Access Memory)
   ROM (Read Only Memory)




                                                  6
Random Access Memory
   Bagian dari Main Memory yang dapat
    kita isi dengan data atau program dari
    disc atau sumber lain,
   dimana data-data dapat ditulis maupun
    dibaca pada lokasi dimana saja di
    dalam memori. RAM bersifat volatile.




                                             7
Read Only Memory
   Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM
    dengan program maupun data, dikerjakan oleh
    pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program
    maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan
    khusus.
   Misalnya diisi dengan interpreter (penerjemah)
    bahasa BASIC.
   ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat
    kita pergunakan untuk program-program yang kita
    buat. ROM bersifat non volatile


                                                  8
• Umumnya ROM digunakan untuk
  menyimpan firmware, yaitu perangkat
  lunak yang berhubungan dengan
  perangkat keras.
• Contoh ROM semacam ini adalah ROM
  BIOS. ROM BIOS berisi program dasar
  sistem komputer yang berfungsi untuk
  mengatur dan menyiapkan semua
  peralatan atau komponen yang ada atau
  yang terpasang pada komputer saat
  komputer ‘dinyalakan/dihidupkan’
Tipe Lain dari ROM Chip
   PROM       (Programmable   Read     Only
    Memory)
    – Jenis dari memori yang hanya dapat
      diprogram. PROM dapat diprogram
      oleh user. Data yang diprogram akan
      disimpan secara permanen.
    – PROM memang tergolong memori non-
      volatile,    artinya  program     yang
      tersimpan di dalamnya tidak akan
      hilang walaupun komputer dimatikan
      (tidak mendapatkan daya listrik).
– Program yang tersimpan di dalamnya bersifat
  permanen.      Biasanya      digunakan     untuk
  menyimpan program bahasa mesin yang sudah
  menjadi bagian hardware (perangkat keras)
  komputer.
– Contohnya adalah program yang men-start
  komputer ketika komputer baru dinyalakan (di-on-
  kan).
– Program yang ada di dalam PROM diisi oleh
  pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam
  PROM menggunakan alat khusus bernama
  PROM burner, atau PROM Writer Program atau
  informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke
  dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.
Tipe Lain dari ROM Chip
   EPROM (Erasable Programmable Read Only
    Memory)
     – Jenis memori yang dapat diprogram oleh
       user.
     – EPROM adalah jenis chip memori yang
       dapat ditulisi program secara elektris.
       Program atau informasi yang tersimpan di
       dalam EPROM dapat dihapus bila terkena
       sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali
• Alat yang dapat digunakan untuk menghapus
  isi chip EPROM adalah UV PROM eraser. Alat
  ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke
  memori tempat data disimpan dalam chip
  EPROM (disinarkan tepat pada lubang kuarsa
  bening).
• Dengan demikian, chip EPROM dapat
  digunakan kembali dan dapat diisikan
  informasi/program baru ke dalamnya.
• Informasi lain menyebutkan bahwa alat yang
  dapat digunakan untuk menghapus isi
  EPROM adalah EPROM Rewriter
Tipe Lain dari ROM Chip
   EEPROM            (Electrically      Erasable
    Programmable Read Only Memory)
     – Memori yang dapat diprogram oleh user.
       EEPROM dapat dihapus dan diprogram
       ulang secara elektrik tanpa memindahkan
       chip dari circuit board.
     – EEPROM memiliki kelebihan tersendiri
       dibandingkan EPROM. EEPROM dapat
       dihapus secara elektris menggunakan
       sinar    ultraviolet,    sehingga   proses
       penghapusannya lebih cepat dibandingkan
       EPROM
                                                14
 Penghapusan juga dapat dilakukan
 secara elektrik dari papan circuit dengan
 menggunakan perangkat lunak EEPROM
 Programmer
   EEPROM adalah komponen yang banyak digunakan
    dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk
    menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik
    tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya
    sangat terbatas.
   Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM
    umumnya digunakan untuk menyimpan data
    konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang
    berhubungan dengannya
Secondary Memory
• Memori dari CPU sangat terbatas sekali dan
  hanya dapat menyimpan informasi untuk
  sementara     waktu.   Oleh   sebab    itu  alat
  penyimpanan data yang permanen sangat
  diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat
  tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU
  saat diperlukan.
• Alat tersebut dinamakan Secondary Memory
  (Auxiliary Memory) atau Backing Storage.
Jenis Secondary Storage

   Serial / Sequential Access Storage Device
    (SASD)
     – Contoh : Magnetic tape, punched card,
       punched paper tape
   Direct Access Storage Device (DASD)
     – Contoh : Magnetic disk, floppy disk, mass
       storage
Pemilihan Media Storage
   Beberapa pertimbangan di              dalam   memilih   alat
   penyimpanan, yakni :
   • Cara penyusunan data
   • Kapasitas penyimpanan
   • Waktu akses
   • Kecepatan transfer data
   • Harga
   • Persyaratan pemeliharaan
   • Standarisasi



SISTEM BERKAS        Media Penyimpanan                        19
Jenis Media Storage
•   Penyimpanan mekanis : Punch Card, Paper Tape
•   Magnetic Tape
•   Magnetic Disk
•   Optical Disk




                                               20
Punch Card
   Dikembangkan pada tahun 1887 oleh Prof. Dr.
    Herman Hollerith.
   Pertama kali digunakan untuk memproses data
    sensus di Amerika tahun 1890.
   Terdiri dari 80 kolom, tiap kolom untuk
    merekam 1 karakter (1 kartu menampung 80
    karakter).
   Tiap kolom terdiri dari 12 baris horizontal.
   Karakter yang direkam tiap kolom dilakukan
    dengan melubangi baris-baris tertentu sesuai
    kode yang digunakan (Hollerith Code)
Punch Card
   Kumpulan kartu plong disebut Deck.
   Deck dari kartu plong sejenis akan membentuk
    file.
   Kartu plong disebut sebagai sebuah unit record.




                                                  22
Paper Tape
   Merupakan lembaran kertas continous yang
    umumnya berukuran lebar 2,5 cm (1 inch)
    atau 7/8 inch.
   Karakter       direkam  dengan      cara
    melubanginya, dengan menggunakan paper
    tape punch.
   Posisi pelubangan menggunakan kombinasi
    dari 5 baris lubang atau 8 baris lubang
    (channel).



                                               23
Paper Tape




             24
Magnetic Tape
   Merupakan model pertama dari secondary memory.
   Merupakan media rekaman yang terbuat dari pita tape
    tipis yang dilapisi partikel besi oksida / chrom oxide
    atau partikel lain yang bersifat magnetis.
   Data disimpan dalam frame yang membentang
    sepanjang lebar tape. Frame-frame dikelompokkan
    dalam blok atau record yang dipisahkan dengan gap.
   Perekaman pada tape dilakukan dengan mengalirkan
    sinyal listrik melalui head, menghasilkan jejak
    magnetik pada tape.
   Informasi pada tape dapat dihapus dan diisi kembali.
Magnetic Tape
         • Terdiri dari 7 track untuk tape dengan kode SBCD
           atau 9 track untuk kode EBCDIC.
         • Lebar pita 0,5 inch dan tebal 0,15 inch.
         • Panjang pita dapat berupa 300, 600, 1200, 2400 feet
           setiap reel.
         • Kapasitas dinyatakan dalam bit per inch, yang diukur
           pada tiap track.
         • Macam-macamnya : reel to reel tape, cassette tape,
           microcassette tape
         • Jumlah data yang ditampung tergantung pada model
           tape yang digunakan.
SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               26
Magnetic Tape
         • Untuk tape yang panjangnya 2400         feet, dapat
           menampung kira-kira 23 juta karakter.
         • Penyimpanan data pada tape adalah       dengan cara
           sequential.




SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan                27
Representasi Data pada Magnetic
         Tape
         • Data direkam secara digit pada media tape sebagai
           titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida.
           Magnetisasi positif menyatakan bit 1, sedangkan
           magnetisasi negatif menyatakan bit 0 atau sebaliknya
           (tergantung tipe komputer dari pabriknya).
         • Tape untuk kode EBCDIC terdiri atas 9 track.
         • 8 track dipakai untuk merekam data dan track ke-9
           untuk koreksi kesalahan.




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               28
• Secara umum, tape mempunyai 9 tracks dan data akan
  dikodekan dalam ASCII ataupun EBCDIC




• Disamping 9 tracks, magnetic tape juga ada yang
  merekam datanya dalam bentuk 7 tracks, dimana track
  yang paling atas digunakan sebagai parity check, yang
  berguna bagi komputer untuk melihat apakah terjadi
  kesalahan dalam hal penyimpanan, perpindahan ataupun
  saat copy data pada setiap karakternya
• Pada saat drive dari magnetic berputar, maka data-
  data yang ada akan dibaca satu demi satu. Dalam
  hal ini, tape membutuhkan adanya suatu tanda
  untuk mulai dan berhenti pada suatu record data.
  Pada saat berhenti dan akan melakukan
  pembacaan lagi ada beberapa dari bagian tape
  yang tidak terbaca.

• Bagian ini disebut dengan Inter Record Block
  yang terjadi diantara setiap blok data.

• Inter Record Gap secara otomatis akan terbentuk
  oleh sistem komputer setelah selesai merekam
  karakter yang terakhir
• Ukuran record dalam hal ini ditentukan oleh
  jumlah data yang tersimpan.
• Beberapa record yang tergabung dalam
  suatu kesatuan disebut sebagai logical
  record. Beberapa logical record akan
  tersimpan dalam sebuah physical record.
Density pada Magnetic Tape
         • Salah satu karakteristik yang penting dari tape
           adalah Density (kepadatan) dimana data disimpan.
         • Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang
           digunakan untuk merekam data ke media tape.
         • Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch
           (bpi).
         • Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan
           6250 bpi.
         • BPI (Bytes Per Inch) ekivalen dengan Characters Per
           Inch.


SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               32
System Block pada
         Magnetic Tape
         • Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam
           suatu group karakter disebut Block.
         • Suatu Block adalah jumlah terkecil dari data yang
           dapat ditransfer antara secondary memory dan
           primary memory pada saat akses. Sebuah block
           dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block
           dapat merupakan Physical Record.
         • Diantara 2 block terdapat 2 ruang yang disebut
           sebagai Gap (Interblock gap). Bagian dari tape yang
           menunjukkan data block dan interblock gap.


SISTEM BERKAS              Media Penyimpanan                 33
System Block pada
         Magnetic Tape
         • Panjang masing-masing gap adalah 0,6 inch. Ukuran
           block dapat mempengaruhi jumlah data / record yang
           dapat disimpan dalam tape.




SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan              34
Keuntungan Magnetic Tape
         • Panjang record tidak terbatas
         • Density data tinggi
         • Volume penyimpanan datanya besar dan harganya
           murah
         • Kecepatan transfer data tinggi
         • Sangat efisien bila kebanyakan / semua record dari
           sebuah    file   tape     memerlukan      pemrosesan
           seluruhnya (bersifat serial / sequential)




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               35
Keterbatasan Magnetic Tape
         •      Akses langsung terhadap record lambat
         •      Masalah lingkungan
         •      Memerlukan penafsiran terhadap mesin
         •      Proses harus sequential (bersifat SASD)




SISTEM BERKAS                 Media Penyimpanan           36
Magnetic Disk
         • Merupakan media penyimpanan sekunder yang
           terdiri dari satu atau lebih piringan, terbuat dari metal
           yang dilapisi iron-oxide.
         • Contoh : satu piringan yakni floppy disk, banyak
           piringan yakni harddisk
         • Ukuran fisik yakni lingkaran dengan diameter 14 inch,
           3,5 inch, 5,25 inch, dan 8 inch, dengan ketebalan
           rata-rata 0,03 inch.
         • Perekaman         data    direpresentasikan      dengan
           kedudukan elemen magnetiknya.


SISTEM BERKAS              Media Penyimpanan                   37
Magnetic Disk
         • Data disimpan dalam jalur yang disebut track.



                                              Sector




                                               Track




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan                38
Magnetic Disk




SISTEM BERKAS    Media Penyimpanan   39
Karakteristik Fisik pada Magnetic
         Disk
         • Disk Pack adalah jenis alat penyimpanan pada
           magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan
           piringan aluminium.
         • Dalam sebuah pack / tumpukan umumnya terdiri dari
           11 piringan. Setiap piringan diameternya 14 inch (8
           inch pada mini disk) dan menyerupai piringan hitam.
         • Permukaannya dilapisi dengan metal-oxide film yang
           mengandung magnetisasi seperti pada magnetic
           tape.



SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan               40
Karakteristik Fisik pada Magnetic
         Disk
         • Banyak      track   pada     piringan    menunjukkan
           karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan,
           kapasitas disk drive dan mekanisme akses.
         • Disk mempunyai 200 – 800 track per permukaan
           (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada
           disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20
           permukaan untuk mrnyimpan data.




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               41
Karakteristik Fisik pada Magnetic
         Disk
         • Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk
           menyimpan data, kecuali pada permukaan yang
           paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk
           menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih
           mudah terkena kotoran / debu dari pada permukaan
           yang di dalam. Juga arm pada permukaan luar hanya
           dapat mengakses separuh data.
         • Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive
           yang di dalamnya mempunyai sebuah controller,
           access arm, read / write head, dan mekanisme untuk
           rotasi pack.

SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan              42
Karakteristik Fisik pada Magnetic
         Disk
         • Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack,
           sehingga disk pack ini tidak dapat dipindahkan yang
           disebut Non-Removable. Sedangkan disk pack yang
           dapat dipindahkan disebut Removable.
         • Disk Controller menangani perubahan kode dari
           pengalamatan record, termasuk pemilihan drive yang
           tepat dan perubahan kode dari posisi data yang
           dibutuhkan disk pack pada drive.
         • Controller juga mengatur buffer storage untuk
           menangani masalah deteksi kesalahan, koreksi
           kesalahan dan mengontrol aktivitas read / write head.

SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan                43
Karakteristik Fisik pada Magnetic
         Disk
         • Susunan piringan pada disk pack berputar terus-
           menerus dengan kecepatan perputarannya 3600 per
           menit . Tidak seperti pada tape, perputaran disk tidak
           berhenti di antara piringan-piringan pada device.
         • Kerugiannya bila terjadi situasi dimana read / write
           head berbenturan dengan permukaan penyimpanan
           record pada disk, hal ini disebut sebagai Head Crash.




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan                 44
Magnetic Disk
         • Silinder merupakan kumpulan semua track (lingkaran
           konsentris) di kumpulan posisi yang sama di setiap
           permukaan disk pada hard disk.
         • Head merupakan device dalam magnetic disk atau
           tape drive yang mampu untuk membaca dan menulis
           data ke disk / tape.




SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan              45
Representasi Data dan
         Pengalamatan
         • Data pada disk juga di block seperti data pada
           magnetic disk.
         • Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data
           yang diakses pada sebuah storage device.
         • Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada
           main storage computer untuk diakses oleh sebuah
           program.
         • Kemampuan mengakses secara direct pada disk
           menunjukkan bahwa record tidak selalu diakses
           secara sequential.


SISTEM BERKAS           Media Penyimpanan             46
Teknik Dasar Pengalamatan
         • Metode Silinder
                – Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor
                  permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack
                  membentuk suatu silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan
                  200 track per permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
                – Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record
                  menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika
                  ada 11 piringan, maka nomor permukaannya dari 0 – 19.
                  Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana
                  record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor
                  silinder dan nomor permukaan.




SISTEM BERKAS                   Media Penyimpanan                     47
Teknik Dasar Pengalamatan
         • Metode Sektor
                – Setiap track dari pack di bagi ke dalam sektor-sektor. Setiap
                  sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang
                  tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor,
                  nomor track, dan nomor permukaan. Nomor sektor yang
                  diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang
                  akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track
                  yang mana.




SISTEM BERKAS                    Media Penyimpanan                       48
Magnetic Disk
         • Keuntungan
                – Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara
                  sequential maupun direct.
                – Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih
                  cepat.
                – Response Time cepat.
         • Kerugian
                – Harga lebih mahal.




SISTEM BERKAS                   Media Penyimpanan                   49
Optical Disk
         • Optical Disk terdiri dari track spiral dalam satu
           permukaan flat.
         • Perekaman data dilakukan dengan membakar titik-
           titik kecil di lapisan permukaan disk dengan
           menggunakan sinar laser (sifatnya permanen).
         • Tahan terhadap medan magnet.
         • Sektor-sektor terletak berdampingan.
         • Contoh : CD-R




SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan             50
Optical Disk




SISTEM BERKAS     Media Penyimpanan   51
Struktur Organisasi Data
         pada Pita
         • Inter Blok Gap (IBG) : Pemisah antar blok pada pita
           lebar antara 0,3 – 0,75 inch.
         • Komputer kuno : IBG lebar
         • Komputer modern : IBG kecil
         • Tujuan agar kecepatan membaca pita konstan.
         • File mark : tanda yang dibuat pada pita untuk
           menandai akhir suatu file. Tanda ini dibuat sistem.




SISTEM BERKAS            Media Penyimpanan               52
Organisasi Data pada Disk
         • Sama halnya dengan organisasi data pada pita, data
           pada disk disimpan dalam record-record dan blok-
           blok dan dipisahkan dengan gap.
         • Data disimpan pada posisi silinder, track, dan block
           tertentu.




SISTEM BERKAS             Media Penyimpanan               53

Sistem berkas-ajar-3

  • 1.
  • 2.
    Definisi  Media Penyimpanan merupakan peralatan fisik yang menyimpan representasi data.  Terbagi menjadi 2 golongan, yakni :  Penyimpanan Primer : kecepatan akses tinggi, kapasitas lebih kecil, dan berharga mahal (Internal Storage).  Penyimpanan Sekunder : kecepatan akses rendah, kapasitas besar, dan berharga lebih murah (Eksternal Storage).  Media Penyimpanan Sekunder merupakan media yang digunakan untuk menyimpan data di luar Main Memory pada komputer.
  • 3.
    Primary Storage Ada 4bagian di dalam Primary Storage, yakni :  Input Storage Area – Untuk menampung data yang dibaca.  Program Storage Area – Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.  Working Storage Area – Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.  Output Storage Area – Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.
  • 4.
    Primary Storage • Control unit section, Primary storage section, dan ALU section merupakan bagian dari CPU. CONTROL UNIT SECTION PROGRAM INPUT STORAGE AREA OUTPUT Primary STORAGE STORAGE Storage AREA WORKING AREA Section STORAGE AREA ARITHMATIC LOGICAL UNIT SECTION 4
  • 5.
    Tipe Storage Berdasarkan hilangatau tidaknya berkas data atau berkas program di dalam storage, yakni :  Volatile Storage – Berkas data atau program akan hilang bila listrik dipadamkan.  Non Volatile Storage – Berkas data atau program tidak akan hilang sekalipun listrik dipadamkan. 5
  • 6.
    Primary Memory Primary Memorykomputer terdiri atas 2 bagian :  RAM (Random Access Memory)  ROM (Read Only Memory) 6
  • 7.
    Random Access Memory  Bagian dari Main Memory yang dapat kita isi dengan data atau program dari disc atau sumber lain,  dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja di dalam memori. RAM bersifat volatile. 7
  • 8.
    Read Only Memory  Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus.  Misalnya diisi dengan interpreter (penerjemah) bahasa BASIC.  ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang kita buat. ROM bersifat non volatile 8
  • 9.
    • Umumnya ROMdigunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras. • Contoh ROM semacam ini adalah ROM BIOS. ROM BIOS berisi program dasar sistem komputer yang berfungsi untuk mengatur dan menyiapkan semua peralatan atau komponen yang ada atau yang terpasang pada komputer saat komputer ‘dinyalakan/dihidupkan’
  • 10.
    Tipe Lain dariROM Chip  PROM (Programmable Read Only Memory) – Jenis dari memori yang hanya dapat diprogram. PROM dapat diprogram oleh user. Data yang diprogram akan disimpan secara permanen. – PROM memang tergolong memori non- volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan (tidak mendapatkan daya listrik).
  • 11.
    – Program yangtersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer. – Contohnya adalah program yang men-start komputer ketika komputer baru dinyalakan (di-on- kan). – Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.
  • 12.
    Tipe Lain dariROM Chip  EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) – Jenis memori yang dapat diprogram oleh user. – EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali
  • 13.
    • Alat yangdapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV PROM eraser. Alat ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke memori tempat data disimpan dalam chip EPROM (disinarkan tepat pada lubang kuarsa bening). • Dengan demikian, chip EPROM dapat digunakan kembali dan dapat diisikan informasi/program baru ke dalamnya. • Informasi lain menyebutkan bahwa alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EPROM adalah EPROM Rewriter
  • 14.
    Tipe Lain dariROM Chip  EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) – Memori yang dapat diprogram oleh user. EEPROM dapat dihapus dan diprogram ulang secara elektrik tanpa memindahkan chip dari circuit board. – EEPROM memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan EPROM. EEPROM dapat dihapus secara elektris menggunakan sinar ultraviolet, sehingga proses penghapusannya lebih cepat dibandingkan EPROM 14
  • 15.
     Penghapusan jugadapat dilakukan secara elektrik dari papan circuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer
  • 16.
    EEPROM adalah komponen yang banyak digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya sangat terbatas.  Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM umumnya digunakan untuk menyimpan data konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang berhubungan dengannya
  • 17.
    Secondary Memory • Memoridari CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpanan data yang permanen sangat diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU saat diperlukan. • Alat tersebut dinamakan Secondary Memory (Auxiliary Memory) atau Backing Storage.
  • 18.
    Jenis Secondary Storage  Serial / Sequential Access Storage Device (SASD) – Contoh : Magnetic tape, punched card, punched paper tape  Direct Access Storage Device (DASD) – Contoh : Magnetic disk, floppy disk, mass storage
  • 19.
    Pemilihan Media Storage Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpanan, yakni : • Cara penyusunan data • Kapasitas penyimpanan • Waktu akses • Kecepatan transfer data • Harga • Persyaratan pemeliharaan • Standarisasi SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 19
  • 20.
    Jenis Media Storage • Penyimpanan mekanis : Punch Card, Paper Tape • Magnetic Tape • Magnetic Disk • Optical Disk 20
  • 21.
    Punch Card  Dikembangkan pada tahun 1887 oleh Prof. Dr. Herman Hollerith.  Pertama kali digunakan untuk memproses data sensus di Amerika tahun 1890.  Terdiri dari 80 kolom, tiap kolom untuk merekam 1 karakter (1 kartu menampung 80 karakter).  Tiap kolom terdiri dari 12 baris horizontal.  Karakter yang direkam tiap kolom dilakukan dengan melubangi baris-baris tertentu sesuai kode yang digunakan (Hollerith Code)
  • 22.
    Punch Card  Kumpulan kartu plong disebut Deck.  Deck dari kartu plong sejenis akan membentuk file.  Kartu plong disebut sebagai sebuah unit record. 22
  • 23.
    Paper Tape  Merupakan lembaran kertas continous yang umumnya berukuran lebar 2,5 cm (1 inch) atau 7/8 inch.  Karakter direkam dengan cara melubanginya, dengan menggunakan paper tape punch.  Posisi pelubangan menggunakan kombinasi dari 5 baris lubang atau 8 baris lubang (channel). 23
  • 24.
  • 25.
    Magnetic Tape  Merupakan model pertama dari secondary memory.  Merupakan media rekaman yang terbuat dari pita tape tipis yang dilapisi partikel besi oksida / chrom oxide atau partikel lain yang bersifat magnetis.  Data disimpan dalam frame yang membentang sepanjang lebar tape. Frame-frame dikelompokkan dalam blok atau record yang dipisahkan dengan gap.  Perekaman pada tape dilakukan dengan mengalirkan sinyal listrik melalui head, menghasilkan jejak magnetik pada tape.  Informasi pada tape dapat dihapus dan diisi kembali.
  • 26.
    Magnetic Tape • Terdiri dari 7 track untuk tape dengan kode SBCD atau 9 track untuk kode EBCDIC. • Lebar pita 0,5 inch dan tebal 0,15 inch. • Panjang pita dapat berupa 300, 600, 1200, 2400 feet setiap reel. • Kapasitas dinyatakan dalam bit per inch, yang diukur pada tiap track. • Macam-macamnya : reel to reel tape, cassette tape, microcassette tape • Jumlah data yang ditampung tergantung pada model tape yang digunakan. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 26
  • 27.
    Magnetic Tape • Untuk tape yang panjangnya 2400 feet, dapat menampung kira-kira 23 juta karakter. • Penyimpanan data pada tape adalah dengan cara sequential. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 27
  • 28.
    Representasi Data padaMagnetic Tape • Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan bit 1, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan bit 0 atau sebaliknya (tergantung tipe komputer dari pabriknya). • Tape untuk kode EBCDIC terdiri atas 9 track. • 8 track dipakai untuk merekam data dan track ke-9 untuk koreksi kesalahan. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 28
  • 29.
    • Secara umum,tape mempunyai 9 tracks dan data akan dikodekan dalam ASCII ataupun EBCDIC • Disamping 9 tracks, magnetic tape juga ada yang merekam datanya dalam bentuk 7 tracks, dimana track yang paling atas digunakan sebagai parity check, yang berguna bagi komputer untuk melihat apakah terjadi kesalahan dalam hal penyimpanan, perpindahan ataupun saat copy data pada setiap karakternya
  • 30.
    • Pada saatdrive dari magnetic berputar, maka data- data yang ada akan dibaca satu demi satu. Dalam hal ini, tape membutuhkan adanya suatu tanda untuk mulai dan berhenti pada suatu record data. Pada saat berhenti dan akan melakukan pembacaan lagi ada beberapa dari bagian tape yang tidak terbaca. • Bagian ini disebut dengan Inter Record Block yang terjadi diantara setiap blok data. • Inter Record Gap secara otomatis akan terbentuk oleh sistem komputer setelah selesai merekam karakter yang terakhir
  • 31.
    • Ukuran recorddalam hal ini ditentukan oleh jumlah data yang tersimpan. • Beberapa record yang tergabung dalam suatu kesatuan disebut sebagai logical record. Beberapa logical record akan tersimpan dalam sebuah physical record.
  • 32.
    Density pada MagneticTape • Salah satu karakteristik yang penting dari tape adalah Density (kepadatan) dimana data disimpan. • Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tape. • Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch (bpi). • Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan 6250 bpi. • BPI (Bytes Per Inch) ekivalen dengan Characters Per Inch. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 32
  • 33.
    System Block pada Magnetic Tape • Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam suatu group karakter disebut Block. • Suatu Block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan Physical Record. • Diantara 2 block terdapat 2 ruang yang disebut sebagai Gap (Interblock gap). Bagian dari tape yang menunjukkan data block dan interblock gap. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 33
  • 34.
    System Block pada Magnetic Tape • Panjang masing-masing gap adalah 0,6 inch. Ukuran block dapat mempengaruhi jumlah data / record yang dapat disimpan dalam tape. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 34
  • 35.
    Keuntungan Magnetic Tape • Panjang record tidak terbatas • Density data tinggi • Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah • Kecepatan transfer data tinggi • Sangat efisien bila kebanyakan / semua record dari sebuah file tape memerlukan pemrosesan seluruhnya (bersifat serial / sequential) SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 35
  • 36.
    Keterbatasan Magnetic Tape • Akses langsung terhadap record lambat • Masalah lingkungan • Memerlukan penafsiran terhadap mesin • Proses harus sequential (bersifat SASD) SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 36
  • 37.
    Magnetic Disk • Merupakan media penyimpanan sekunder yang terdiri dari satu atau lebih piringan, terbuat dari metal yang dilapisi iron-oxide. • Contoh : satu piringan yakni floppy disk, banyak piringan yakni harddisk • Ukuran fisik yakni lingkaran dengan diameter 14 inch, 3,5 inch, 5,25 inch, dan 8 inch, dengan ketebalan rata-rata 0,03 inch. • Perekaman data direpresentasikan dengan kedudukan elemen magnetiknya. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 37
  • 38.
    Magnetic Disk • Data disimpan dalam jalur yang disebut track. Sector Track SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 38
  • 39.
    Magnetic Disk SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 39
  • 40.
    Karakteristik Fisik padaMagnetic Disk • Disk Pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan piringan aluminium. • Dalam sebuah pack / tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan. Setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada mini disk) dan menyerupai piringan hitam. • Permukaannya dilapisi dengan metal-oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 40
  • 41.
    Karakteristik Fisik padaMagnetic Disk • Banyak track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. • Disk mempunyai 200 – 800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk mrnyimpan data. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 41
  • 42.
    Karakteristik Fisik padaMagnetic Disk • Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran / debu dari pada permukaan yang di dalam. Juga arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses separuh data. • Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang di dalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read / write head, dan mekanisme untuk rotasi pack. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 42
  • 43.
    Karakteristik Fisik padaMagnetic Disk • Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack ini tidak dapat dipindahkan yang disebut Non-Removable. Sedangkan disk pack yang dapat dipindahkan disebut Removable. • Disk Controller menangani perubahan kode dari pengalamatan record, termasuk pemilihan drive yang tepat dan perubahan kode dari posisi data yang dibutuhkan disk pack pada drive. • Controller juga mengatur buffer storage untuk menangani masalah deteksi kesalahan, koreksi kesalahan dan mengontrol aktivitas read / write head. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 43
  • 44.
    Karakteristik Fisik padaMagnetic Disk • Susunan piringan pada disk pack berputar terus- menerus dengan kecepatan perputarannya 3600 per menit . Tidak seperti pada tape, perputaran disk tidak berhenti di antara piringan-piringan pada device. • Kerugiannya bila terjadi situasi dimana read / write head berbenturan dengan permukaan penyimpanan record pada disk, hal ini disebut sebagai Head Crash. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 44
  • 45.
    Magnetic Disk • Silinder merupakan kumpulan semua track (lingkaran konsentris) di kumpulan posisi yang sama di setiap permukaan disk pada hard disk. • Head merupakan device dalam magnetic disk atau tape drive yang mampu untuk membaca dan menulis data ke disk / tape. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 45
  • 46.
    Representasi Data dan Pengalamatan • Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic disk. • Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. • Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program. • Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa record tidak selalu diakses secara sequential. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 46
  • 47.
    Teknik Dasar Pengalamatan • Metode Silinder – Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per permukaan, maka mempunyai 200 silinder. – Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11 piringan, maka nomor permukaannya dari 0 – 19. Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 47
  • 48.
    Teknik Dasar Pengalamatan • Metode Sektor – Setiap track dari pack di bagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track, dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang mana. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 48
  • 49.
    Magnetic Disk • Keuntungan – Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara sequential maupun direct. – Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih cepat. – Response Time cepat. • Kerugian – Harga lebih mahal. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 49
  • 50.
    Optical Disk • Optical Disk terdiri dari track spiral dalam satu permukaan flat. • Perekaman data dilakukan dengan membakar titik- titik kecil di lapisan permukaan disk dengan menggunakan sinar laser (sifatnya permanen). • Tahan terhadap medan magnet. • Sektor-sektor terletak berdampingan. • Contoh : CD-R SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 50
  • 51.
    Optical Disk SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 51
  • 52.
    Struktur Organisasi Data pada Pita • Inter Blok Gap (IBG) : Pemisah antar blok pada pita lebar antara 0,3 – 0,75 inch. • Komputer kuno : IBG lebar • Komputer modern : IBG kecil • Tujuan agar kecepatan membaca pita konstan. • File mark : tanda yang dibuat pada pita untuk menandai akhir suatu file. Tanda ini dibuat sistem. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 52
  • 53.
    Organisasi Data padaDisk • Sama halnya dengan organisasi data pada pita, data pada disk disimpan dalam record-record dan blok- blok dan dipisahkan dengan gap. • Data disimpan pada posisi silinder, track, dan block tertentu. SISTEM BERKAS Media Penyimpanan 53