Serial Port
Oleh :
Yusitania Prameswari
TK-2B / 3.33.18.1.23
Serial Port
Serial Port atau biasa disebut dalam bahasa
Indonesia adalah port seri merupakan sebuah port pada
personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan
satu bit informasi pada satu satuan waktu.
Sifat pengiriman data port serial berjalan agak
lambat dibanding port parallel. Pengiriman data serial
biasanya digunakan untuk mengoneksikan piranti seperti:
mouse, joystick, modem eksternal, PLC (programmable
Logic controller), pembaca kartu maknetik dan pembaca
barcode.
Port ini sering dinyatakan dengan nama COM.
Konektor yang digunakan adalah RS-232C dengan 9 pin.
Konfigurasi Pin Port Serial
Keterangan mengenai fungsi saluran
RS232 pada konektor DB9 adalah sebagai
berikut:
• Data Carrier detect, dengan saluran
ini DCE memberitahukan ke DTE
bahwa pada terminal masukkan ada
data masuk.
• Receive Data, digunakan DTE
menerima data dari DCE.
• Transmit Data, digunakan DTE
mengirimkan data ke DCE.
• Data Terminal Ready, pada saluran ini
DTE memberitahukan kesiapan
terminalnya.
• Signal Ground, saluran ground.
Konfigurasi Pin Port Serial
• Data Set Relay, untuk
memberitahukan UART bahwa
modem siap melakukan
pertukaran data.
• Request To Send, dengan saluran
ini DCE diminta mengirim data
oleh DTE.
• Clear To Send, dengan saluran ini
DCE memberitahukan bahwa DTE
boleh mulai mengirim data.
• Ring Indicator, pada saluran ini
DCE memberitahukan ke DTE
bahwa sebuah stasiun
menghendaki berhubungan
dengannya.
Karakteristik Sinyal Serial Port
Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan ialah
standar RS232. Standar ini hanya menyangkut komunikasi data antara
komputer (Data Terminal Equipment – DTE) dengan alat – alat
pelengkap komputer (Data Circuit-Terminating Equipment – DCE).
Standar sinyal serial RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai
berikut:
• Logika ‘1’ disebut ‘mark’ terletak antara -3 volt hingga -25 volt.
• Logika ‘0’ disebut ‘space’ terletak antara +3 volt hingga +25 volt.
• Daerah tegangan antara -3 volt hingga +3 volt adalah invalid level,
yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki level logika pasti
sehingga harus dihindari. Demikian juga level tegangan lebih negatif
dari -25 volt atau lebih positif dari +25 volt juga harus dihindari
karena dapat merusak line driver pada saluran RS232.
Kelebihan dan Kekurangan Port Serial
Kelebihan
• Pada komunikasi dengan
kabel yang panjang,
masalah cable loss tidak
akan menjadi masalah besar
daripada menggunakan
kabel parallel.
• Dibutuhkan jumlah kabel
yang sedikit
Kekurangan
• Port serial jauh lebih lambat
daripada port parallel.
• Port serial terkesan lebih
rumit daripada port parallel.
Terima Kasih

Serial port

  • 1.
    Serial Port Oleh : YusitaniaPrameswari TK-2B / 3.33.18.1.23
  • 2.
    Serial Port Serial Portatau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port seri merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Sifat pengiriman data port serial berjalan agak lambat dibanding port parallel. Pengiriman data serial biasanya digunakan untuk mengoneksikan piranti seperti: mouse, joystick, modem eksternal, PLC (programmable Logic controller), pembaca kartu maknetik dan pembaca barcode. Port ini sering dinyatakan dengan nama COM. Konektor yang digunakan adalah RS-232C dengan 9 pin.
  • 3.
    Konfigurasi Pin PortSerial Keterangan mengenai fungsi saluran RS232 pada konektor DB9 adalah sebagai berikut: • Data Carrier detect, dengan saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa pada terminal masukkan ada data masuk. • Receive Data, digunakan DTE menerima data dari DCE. • Transmit Data, digunakan DTE mengirimkan data ke DCE. • Data Terminal Ready, pada saluran ini DTE memberitahukan kesiapan terminalnya. • Signal Ground, saluran ground.
  • 4.
    Konfigurasi Pin PortSerial • Data Set Relay, untuk memberitahukan UART bahwa modem siap melakukan pertukaran data. • Request To Send, dengan saluran ini DCE diminta mengirim data oleh DTE. • Clear To Send, dengan saluran ini DCE memberitahukan bahwa DTE boleh mulai mengirim data. • Ring Indicator, pada saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa sebuah stasiun menghendaki berhubungan dengannya.
  • 5.
    Karakteristik Sinyal SerialPort Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan ialah standar RS232. Standar ini hanya menyangkut komunikasi data antara komputer (Data Terminal Equipment – DTE) dengan alat – alat pelengkap komputer (Data Circuit-Terminating Equipment – DCE). Standar sinyal serial RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai berikut: • Logika ‘1’ disebut ‘mark’ terletak antara -3 volt hingga -25 volt. • Logika ‘0’ disebut ‘space’ terletak antara +3 volt hingga +25 volt. • Daerah tegangan antara -3 volt hingga +3 volt adalah invalid level, yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki level logika pasti sehingga harus dihindari. Demikian juga level tegangan lebih negatif dari -25 volt atau lebih positif dari +25 volt juga harus dihindari karena dapat merusak line driver pada saluran RS232.
  • 6.
    Kelebihan dan KekuranganPort Serial Kelebihan • Pada komunikasi dengan kabel yang panjang, masalah cable loss tidak akan menjadi masalah besar daripada menggunakan kabel parallel. • Dibutuhkan jumlah kabel yang sedikit Kekurangan • Port serial jauh lebih lambat daripada port parallel. • Port serial terkesan lebih rumit daripada port parallel.
  • 7.