Septic Tank with
Constructed Wetland
Kelompok 5
Vina Azatri
Azizah
Ayesha Rahmadina
Ade Ihsan Rahmawati
Nyak Nisa Ul Khairani
Robby Wahyudi
Constructed Wetland
• Suatu lahan yang jenuh air dengan kedalaman air tipikal yang kurang dari 0,6 m
yang mendukung pertumbuhan tanaman air emergent misalnya Cattail, bulrush,
umbrella plant dan canna.
• Suatu rawa buatan yang di buat untuk mengolah air limbah domestik, untuk
aliran air hujan dan mengolah lindi (leachate) atau sebagai tempat hidup habitat
liar lainnya.
• Dapat juga digunakan untuk reklamasi lahan penambangan atau gangguan
lingkungan lainnya.
Constructed Wetland
Terdapat dua sistem yang dikembangkan saat ini yaitu:
Free Water Surface System (FWS)
FWS disebut juga rawa buatan dengan aliran di atas permukaan tanah. Sistem ini
berupa kolam atau saluran-saluran yang dilapisi dengan lapisan impermeable di
bawah saluran atau kolam yang berfungsi untuk mencegah merembesnya air keluar
kolam atau saluran. FWS tersebut berisi tanah sebagai tempat hidup tanaman yang
hidup pada air tergenang (emerge plant) dengan kedalaman 0,1-0,6 m.
Sub-surface Flow System (SSF)
SFS disebut juga rawa buatan dengan aliran di bawah permukaan tanah. Air limbah
mengalir melalui tanaman yang ditanam pada media yang berpori seperti media
pasir dan kerikil dengan diameter bervariasi antara 3-32 mm. Untuk zona inlet dan
outlet biasanya digunakan diameter kerikil yang lebih besar untuk mencegah
terjadinya penyumbatan.
Ilustrasi Septic Tank
Ilustrasi Wetland SSF
Ilustrasi Wetland FWS
Perbandingan Wetland
Tipe constructed
wetland
Typical design Keuntungan Kerugian
Free Water Surface • Tanah sebagai
media tanam
• Dangkal
• Open water
Biaya murah Memerlukan biaya
lahan dan sebagai
sarang nyamuk dan
tikus
Subsurface Flow Water • Pasir atau gravel
sebagai media
tanam
• Subsurface water
flow lebih dalam
dari surface flow
Biaya operasional dan
konstruksinya lebih
murah
Lebih dingin sehingga
dapat digunakan
sebagai sarang hewan
liar

Septic Tank & Constructed Wetland

  • 1.
    Septic Tank with ConstructedWetland Kelompok 5 Vina Azatri Azizah Ayesha Rahmadina Ade Ihsan Rahmawati Nyak Nisa Ul Khairani Robby Wahyudi
  • 3.
    Constructed Wetland • Suatulahan yang jenuh air dengan kedalaman air tipikal yang kurang dari 0,6 m yang mendukung pertumbuhan tanaman air emergent misalnya Cattail, bulrush, umbrella plant dan canna. • Suatu rawa buatan yang di buat untuk mengolah air limbah domestik, untuk aliran air hujan dan mengolah lindi (leachate) atau sebagai tempat hidup habitat liar lainnya. • Dapat juga digunakan untuk reklamasi lahan penambangan atau gangguan lingkungan lainnya.
  • 4.
    Constructed Wetland Terdapat duasistem yang dikembangkan saat ini yaitu: Free Water Surface System (FWS) FWS disebut juga rawa buatan dengan aliran di atas permukaan tanah. Sistem ini berupa kolam atau saluran-saluran yang dilapisi dengan lapisan impermeable di bawah saluran atau kolam yang berfungsi untuk mencegah merembesnya air keluar kolam atau saluran. FWS tersebut berisi tanah sebagai tempat hidup tanaman yang hidup pada air tergenang (emerge plant) dengan kedalaman 0,1-0,6 m. Sub-surface Flow System (SSF) SFS disebut juga rawa buatan dengan aliran di bawah permukaan tanah. Air limbah mengalir melalui tanaman yang ditanam pada media yang berpori seperti media pasir dan kerikil dengan diameter bervariasi antara 3-32 mm. Untuk zona inlet dan outlet biasanya digunakan diameter kerikil yang lebih besar untuk mencegah terjadinya penyumbatan.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Perbandingan Wetland Tipe constructed wetland Typicaldesign Keuntungan Kerugian Free Water Surface • Tanah sebagai media tanam • Dangkal • Open water Biaya murah Memerlukan biaya lahan dan sebagai sarang nyamuk dan tikus Subsurface Flow Water • Pasir atau gravel sebagai media tanam • Subsurface water flow lebih dalam dari surface flow Biaya operasional dan konstruksinya lebih murah Lebih dingin sehingga dapat digunakan sebagai sarang hewan liar

Editor's Notes

  • #4 Merupakan salah satu teknologi yang sering digunakan negara berkembang untuk mengolah air limbah baik air limbah domestik, industri dan lain-lain. Alasan sering digunakan adalah: Murah Mudah dioperasikan Dapat menghilangkan polutan dalam jumlah besar