Zaman Batu Baru (Neolithikum) ditandai dengan kemajuan kebudayaan, di mana manusia mulai menetap, bercocok tanam, dan mengembangkan kerajinan seperti gerabah serta alat batu seperti kapak persegi dan lonjong. Kebudayaan Megalithikum juga berkembang, ditandai dengan penggunaan batu besar untuk upacara dan pemujaan nenek moyang. Namun, sistem menetap ini juga menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran dan penyakit.