01/15/1801/15/18 11
RISK ASSESSMENT
01/15/1801/15/18 22
2. SASARAN TRAINING
- MEMJELASKAN PENGERTIAN TENTANG
MANAJEMEN RISIKO;
- MENYEBUTKAN TAHAPAN-TAHAPAN YANG
DILAKUKAN DALAM MANAJEMEN RISIKO;
- MELAKSANAKAN KEGIATAN MANAJEMEN
RISIKO DI TEMPAT KERJA;
- MENGENDALIKAN RISIKO DI TEMPAT
KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP-
PRINSIP MANAJEMEN RISIKO.
01/15/1801/15/18 33
MANAJEMEN
RISIKO
K-3 FINANSIAL
PROPERTIES
LINGKUNGAN BISNIS
SOSIAL
TEKNOLOGI BENCANA
ALAM
REGULASI
3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
01/15/1801/15/18 44
4. MANAJEMEN RISIKO
ADALAH PENERAPAN SECARA SIS-
TEMATIS DARI KEBIJAKAN MANAJE-
MEN, PROSEDUR DAN AKTIVITAS
KEGIATAN IDENTIFIKASI BAHAYA,
ANALISANYA, PENILAIANNYA, PENA-
NGANANNYA, DAN PEMANTAUANNYA,
SERTA REVIEW RISIKONYA.
01/15/1801/15/18 55
5. SIAPA YANG MELAKSANAKAN?
KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO SEBAIKNYA
DILAKUKAN OLEH SUATU TIM, KARENA:
 LEBIH BANYAK INFORMASI / DATA YANG
DAPAT TERKUMPUL;
 TERDAPAT SUDUT PANDANG YANG LEBIH
BERAGAM;
 SOLUSI AKAN LEBIH MUDAH DAPAT
DITERIMA SEMUA PIHAK.
01/15/1801/15/18 66
6. KAPAN MANAJEMEN RISIKO
DAPAT DILAKUKAN?
Kegiatan manajemen risiko dapat dilakukan
pada saat:
 Tahap awal / perencanaan;
 Pengembangan suatu prosedur / instruksi
kerja baru;
 Perubahan / modifikasi suatu proses atau
kegiatan;
 Ditemukannya bahaya yang baru dari suatu
kegiatan.
01/15/1801/15/18 77
7. MENGAPA PERLU MANAJEMEN
RISIKO?
 Tiap tempat kerja memiliki sumber bahaya
dari: bahan, proses, alat atau lingkungan
kerja yang sulit dihilangkan;
 Sebagai alat bantu dalam menentukan
tindakan pengendalian risiko yang sesuai
dengan sumber daya yang ada;
 Menilai apakah tindakan pengendalian
risiko yang telah ada sudah efektif.
01/15/1801/15/18 88
II.II. DEFINISIDEFINISI
1.HAZARD (BAHAYA):1.HAZARD (BAHAYA): adalah potensi yg dpt menye-adalah potensi yg dpt menye-
babkan kerusakan atau kerugian. Hazard dpt berupa:babkan kerusakan atau kerugian. Hazard dpt berupa:
bahan kimia, bagian-2 mesin, bentuk energi, metoda /bahan kimia, bagian-2 mesin, bentuk energi, metoda /
situasi kerja.situasi kerja.
2.DANGER (BAHAYA):2.DANGER (BAHAYA): adlh merupakan tingkat baha-adlh merupakan tingkat baha-
ya dari suatu kondisi dimana atau kapan muncul sumberya dari suatu kondisi dimana atau kapan muncul sumber
bahaya. Danger adalah lawan kata dari safe (aman ataubahaya. Danger adalah lawan kata dari safe (aman atau
selamat).selamat).
3.SAFE (SELAMAT / AMAN):3.SAFE (SELAMAT / AMAN): adalah suatu kondisiadalah suatu kondisi
dimana atau kapan munculnya sumber bahaya telahdimana atau kapan munculnya sumber bahaya telah
dapat dikendalikan ketingkat yang memadai (dptdapat dikendalikan ketingkat yang memadai (dpt
diterima), dan ini adalah lawan kata dari bahayaditerima), dan ini adalah lawan kata dari bahaya
(danger).(danger).
01/15/1801/15/18 99
4.4. RISIKO (RISK):RISIKO (RISK): adalah kesempatan untukadalah kesempatan untuk
terjadinya cedera / kerugian dari suatu bahaya,terjadinya cedera / kerugian dari suatu bahaya,
atau kombinasi dari kemungkinan / peluangatau kombinasi dari kemungkinan / peluang
((probabilityprobability) dan tingkat keparahan () dan tingkat keparahan (severityseverity))
dari akibat (cosequences) suatu risiko.dari akibat (cosequences) suatu risiko.
5.5. RISK ASSESSMENT (PENILAIAN RISIKO):RISK ASSESSMENT (PENILAIAN RISIKO):
adalah penilaian suatu risiko dgn cara memban-adalah penilaian suatu risiko dgn cara memban-
dingkannya terhadap tingkat atau kriteria risikodingkannya terhadap tingkat atau kriteria risiko
yang telah ditetapkan.yang telah ditetapkan.
01/15/1801/15/18 1010
6. INCIDENT
Suatu kejadian yang tidak
diinginkan, bilamana pada
saat itu sedikit saja ada
perubahan maka dapat
mengakibatkan terjadinya
accident.
01/15/1801/15/18 1111
7. ACCIDENT
Suatu kejadian yg tidak
diinginkan berakibat ce-
dera pada manusia, keru-
sakan barang, gangguan
terhadap pekerjaan dan
pencemaran lingkungan.
01/15/1801/15/18 1212
III. ANALISA DAN PENILAIAN RISIKOIII. ANALISA DAN PENILAIAN RISIKO
(ANALYSIS AND RISK ASSESSMENT)(ANALYSIS AND RISK ASSESSMENT)
Analisa dan penilaian risiko adalah merupakan bagian dariAnalisa dan penilaian risiko adalah merupakan bagian dari
Manajemen Risiko (Risk Management), yang tahapannya sbb:Manajemen Risiko (Risk Management), yang tahapannya sbb:
KOMITMEN
PERSIAPAN
IDENTIFIKASI BAHAYA
ANALISA RISIKO
PENANGANAN RISIKO
MONITOR &
REVIEW
AKIBAT PELUANG
PENILAIAN RISIKO
01/15/1801/15/18 1313
1.1. KOMITMENKOMITMEN
KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO HARUS MEN-KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO HARUS MEN-
DAPAT DUKUNGAN DARI PIHAK MANAJEMENDAPAT DUKUNGAN DARI PIHAK MANAJEMEN
OPERASI, KARENA:OPERASI, KARENA:
 MANAJEMEN TERLIBAT DALAM PENGAM-MANAJEMEN TERLIBAT DALAM PENGAM-
BILAN KEPUTUSAN;BILAN KEPUTUSAN;
 TERKAIT DENGAN KEBIJAKAN ORGANISASITERKAIT DENGAN KEBIJAKAN ORGANISASI
SECARA KESELURUHAN;SECARA KESELURUHAN;
 TERKAIT DENGAN ALOKASI SUMBER DAYATERKAIT DENGAN ALOKASI SUMBER DAYA
(PERSONIL, FINANSIAL, SARANA, DLL.(PERSONIL, FINANSIAL, SARANA, DLL.
01/15/1801/15/18 1414
2. PERSIAPAN2. PERSIAPAN
Agar supaya pelaksanaan manajemen risikoAgar supaya pelaksanaan manajemen risiko
ber-jalan dgn lancar, maka diperlukanber-jalan dgn lancar, maka diperlukan
persiapan-2, antara lain:persiapan-2, antara lain:
 Ruang lingkup kegiatan manajemen risiko;Ruang lingkup kegiatan manajemen risiko;
 Personil yang terlibat dalam kegiatanPersonil yang terlibat dalam kegiatan
manajemen risiko;manajemen risiko;
 Standar atau acuan dalam menentukanStandar atau acuan dalam menentukan
kriteria risiko;kriteria risiko;
 Prosedur / mekanisme laporan, pemantauan,Prosedur / mekanisme laporan, pemantauan,
dan review;dan review;
 Dokumentasi yang terkait.Dokumentasi yang terkait.
01/15/1801/15/18 1515
3.3. IDENTIFIKASI BAHAYAIDENTIFIKASI BAHAYA
TAHAP PERTAMA DLM KEGIATAN MANAJEMENTAHAP PERTAMA DLM KEGIATAN MANAJEMEN
RISIKO ADALAH KETIKA KITA MELAKUKAN IDEN-RISIKO ADALAH KETIKA KITA MELAKUKAN IDEN-
TIFIKASI BAHAYA YG TERDAPAT DALAM SUATUTIFIKASI BAHAYA YG TERDAPAT DALAM SUATU
KEGIATAN ATAU PROSES.KEGIATAN ATAU PROSES.
ADA TIGA PERTANYAAN YANG DAPAT DIPAKAIADA TIGA PERTANYAAN YANG DAPAT DIPAKAI
SEBAGAI PANDUAN:SEBAGAI PANDUAN:
 APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIMBUL-APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIMBUL-
KAN CEDERA?KAN CEDERA?
 SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBERSIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBER
TERSEBUT?TERSEBUT?
 BAGAIMANA CEDERA DAPAT TERJADI / TIMBUL?BAGAIMANA CEDERA DAPAT TERJADI / TIMBUL?
01/15/1801/15/18 1616
a.a. APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIM-APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIM-
BULKAN CEDERA?BULKAN CEDERA?
- BAHAN / MATERIALBAHAN / MATERIAL (B)(B)
- ORANG / PEKERJAORANG / PEKERJA (O)(O)
-- CARA / METODE KERJACARA / METODE KERJA (C)(C)
-- ALAT / MESINALAT / MESIN (A)(A)
-- LINGKUNGAN KERJALINGKUNGAN KERJA (L)
b. SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBERb. SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBER
TERSEBUT?TERSEBUT?
-- PEKERJA USIA MUDA / LANJUT;PEKERJA USIA MUDA / LANJUT;
- PRIA / WANITA;PRIA / WANITA;
-- WANITA HAMIL;WANITA HAMIL;
-- PIHAK KETIGA (KONTRAKTOR, TAMU, DLL).PIHAK KETIGA (KONTRAKTOR, TAMU, DLL).
01/15/1801/15/18 1717
c. BAGAIMANA CEDERA DPT TERJADI / TIMBUL?c. BAGAIMANA CEDERA DPT TERJADI / TIMBUL?
APAKAH SESEORANG DAPAT…………………………?APAKAH SESEORANG DAPAT…………………………?
 JATUH DARI (ELEVASI SAMA ATAU BERBEDA)JATUH DARI (ELEVASI SAMA ATAU BERBEDA)
 TERTIMPA / TERKENA BENDA JATUHTERTIMPA / TERKENA BENDA JATUH
 TERBENTUR / TERTABRAKTERBENTUR / TERTABRAK
 TERJEBAK / TERJEPITTERJEBAK / TERJEPIT
 MENGELUARKAN TENAGA BERLEBIHANMENGELUARKAN TENAGA BERLEBIHAN
 TERPAPAR / KONTAK DENGAN SUHUTERPAPAR / KONTAK DENGAN SUHU
BERLEBIHANBERLEBIHAN
 TERPAPAR / KONTAK DENGAN ARUS LISTRIKTERPAPAR / KONTAK DENGAN ARUS LISTRIK
 TERPAPAR / KONTAK DENGAN B-3TERPAPAR / KONTAK DENGAN B-3
01/15/1801/15/18 1818
d. TEKNIK IDENTIFIKASI BAHAYA:d. TEKNIK IDENTIFIKASI BAHAYA:
BANYAK ALAT BANTU YG DAPAT DIGUNA-BANYAK ALAT BANTU YG DAPAT DIGUNA-
KAN UTK MENGIDENTIFIKASI BAHAYA DIKAN UTK MENGIDENTIFIKASI BAHAYA DI
TEMPAT KERJA.TEMPAT KERJA.
BEBERAPA METODE / TEKNIK TERSEBUT AL:BEBERAPA METODE / TEKNIK TERSEBUT AL:
 INSPEKSIINSPEKSI
 PEMANTAUANPEMANTAUAN
 AUDITAUDIT
 KUESIONERKUESIONER
 DATA STATISTIKDATA STATISTIK
 HAZOPS, FTA, EVENT TREES, DLL.HAZOPS, FTA, EVENT TREES, DLL.
01/15/1801/15/18 1919
ADALAH KEGIATAN ANALISA SUATU RISIKOADALAH KEGIATAN ANALISA SUATU RISIKO
DGN CARA MENENTUKAN BESARNYA KEMUNG-DGN CARA MENENTUKAN BESARNYA KEMUNG-
KINAN / PROBABILITY DAN TINGKAT KEPARAH-KINAN / PROBABILITY DAN TINGKAT KEPARAH-
AN DARI AKIBAT ATAU KONSEKUENSI SUATUAN DARI AKIBAT ATAU KONSEKUENSI SUATU
RISIKO.RISIKO.
4. ANALISA RISIKO4. ANALISA RISIKO
5.5. PENILAIAN RISIKO / RISK ASSESSMENTPENILAIAN RISIKO / RISK ASSESSMENT
ADALAH PENILAIAN SUATU RISIKO DGN CARAADALAH PENILAIAN SUATU RISIKO DGN CARA
MEMBANDINGKANNYA THDP TINGKAT ATAUMEMBANDINGKANNYA THDP TINGKAT ATAU
KRITERIA RISIKO YANG TELAH DITETAPKANKRITERIA RISIKO YANG TELAH DITETAPKAN..
01/15/1801/15/18 2020
Analisa & Penilaian Risiko dilakukan dgn meng-Analisa & Penilaian Risiko dilakukan dgn meng-
gunakan prameter seperti peluang, akibat &gunakan prameter seperti peluang, akibat &
paparan.paparan.
5.1.5.1. PELUANGPELUANG (PROBABILITY)(PROBABILITY):: adalah kemungkinanadalah kemungkinan
terjadinya suatu kecelakaan/ kerugian ketikaterjadinya suatu kecelakaan/ kerugian ketika
terpapar dengan suatu bahaya.terpapar dengan suatu bahaya.
BEBERAPA JENIS PELUANG:BEBERAPA JENIS PELUANG:
•• Peluang org jatuh ketika melewati lantai licin;Peluang org jatuh ketika melewati lantai licin;
•• Peluang pekerja terhisap uap B3;Peluang pekerja terhisap uap B3;
•• Peluang terpukul jarinya ketika menggunakan palu;Peluang terpukul jarinya ketika menggunakan palu;
•• Peluang tersengat listrik ketika pegang kabel ygPeluang tersengat listrik ketika pegang kabel yg
terkelupas isolasinya;terkelupas isolasinya;
•• Peluang sopir tabrakan ketika mengendarai mobil.Peluang sopir tabrakan ketika mengendarai mobil.
01/15/1801/15/18 2121
5.2.5.2. AKIBATAKIBAT (CONSEQUENCES(CONSEQUENCES)):: adlh ting-adlh ting-
kat keparahan / kerugian yg mungkin terjadikat keparahan / kerugian yg mungkin terjadi
dari suatu kecelakaan /dari suatu kecelakaan / lossloss akibat bahayaakibat bahaya
yg ada. Hal ini dapat terkait dgn manusia,yg ada. Hal ini dapat terkait dgn manusia,
properties, lingkungan dll.properties, lingkungan dll.
Contoh tingkat keparahan / kerugian padatingkat keparahan / kerugian pada
manusia:manusia:
-- Fatality atau kematian;Fatality atau kematian;
-- Cacat;Cacat;
-- Perawatan medis;Perawatan medis;
-- First aid.First aid.
01/15/1801/15/18 2222
5.3.5.3. PAPARANPAPARAN (EXPOSURE)(EXPOSURE):: adalah frekuensi atauadalah frekuensi atau
durasi seseorang terpapar dgn suatu sumberdurasi seseorang terpapar dgn suatu sumber
bahaya.bahaya.
Parameter paparanParameter paparan ini biasanya dinyatakan dalamini biasanya dinyatakan dalam
jangka waktu atau periode tertentu, misalnya:jangka waktu atau periode tertentu, misalnya:
-- Terus menerus / kontinyu (beberapa kali dalamTerus menerus / kontinyu (beberapa kali dalam
sehari);sehari);
- Seringkali (sekali dalam sehari);- Seringkali (sekali dalam sehari);
-- Kadang-kadang (sekali seminggu / sekali dalamKadang-kadang (sekali seminggu / sekali dalam
sebulan);sebulan);
-- Jarang (sekali dalam setahun atau beberapaJarang (sekali dalam setahun atau beberapa
tahun).tahun).
01/15/1801/15/18 2323
5.4. ACUAN DALAM PENILAIAN RISIKO5.4. ACUAN DALAM PENILAIAN RISIKO
Agar penilaian yg kita lakukan seobyektif mungkin, maka perlu
mengumpulkan informasi sebelum menilai risiko dari suatu
aktifitas. Informasi tsb adalah sbb:
 Informasi tentang suatu aktifitas (durasi,frekuensi,
lokasi dan siapa yang melakukan?);
 Tindakan pengendalian risiko yang telah ada;
 Peralatan / mesin yg digunakan utk melakukan aktifitas;
 Bahan yg dipakai serta sifat-sifatnya (MSDS);
 Data statistik kecelakaan / penyakit akibat kerja (internal
& ekternal);
 Hasil studi, survey / pemantauan;
 Literatur / referensi;
 Benchmark pada industri sejenis;
 Pengkajian oleh spesialis / tenaga ahli.
01/15/1801/15/18 2424
5.5.5.5. CARA PENILAIAN RISIKOCARA PENILAIAN RISIKO
Ada 3 cara Penilaian Risiko, yaitu:Ada 3 cara Penilaian Risiko, yaitu:
 Kualitatif;Kualitatif;
 Semikuantitatif;Semikuantitatif;
 Kuantitatif.Kuantitatif.
01/15/1801/15/18 2525
5.5.1. PENILAIAN RISIKO SECARA KUALITATIF5.5.1. PENILAIAN RISIKO SECARA KUALITATIF
Metode ini menganalisa dan menilai suatu risiko denganMetode ini menganalisa dan menilai suatu risiko dengan
cara membandingkan terhadap suatu deskripsi / uraiancara membandingkan terhadap suatu deskripsi / uraian
dari parameter (peluang dan akibat) yang digunakan.dari parameter (peluang dan akibat) yang digunakan.
Umumnya pada metode ini menggunakan bentuk matriksUmumnya pada metode ini menggunakan bentuk matriks
risiko dengan 2 parameter, yaitu: peluang dan akibat.risiko dengan 2 parameter, yaitu: peluang dan akibat.
Berikut ini adalah contoh sistem penilaian yang adaBerikut ini adalah contoh sistem penilaian yang ada
pada:pada:
Australian Standard 4360:1995, ttg Risk Management.Australian Standard 4360:1995, ttg Risk Management.
01/15/1801/15/18 2626
MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995
TINGKATANTINGKATAN KRITERIAKRITERIA PENJELASANPENJELASAN
A Almost certain / Hampir pasti Suatu kejadian pasti akan terjadi pada semua kondisi / setiap kegiatan yang
dilakukan.
B Likely / Mungkin terjadi Suatu kejadian mungkin akan terjadi pada hampir semua kondisi.
C Moderate / Sedang Suatu kejadian akan terjadi pada beberapa kondisi tertentu.
D Unlikely / Kecil kemungkinannya Suatu kejadian mungkin terjadi pada beberapa kondisi tertentu, namun kecil
kemungkinan terjadinya.
E Rare / Jarang sekali Suatu insiden mungkin dpt terjadi pada suatu kondisi yang khusus / luar biasa / setelah
bertahun-tahun.
Tabel-1: Peluang / Kemungkinan
TINGKATANTINGKATAN KRITERIAKRITERIA PENJELASANPENJELASAN
1 Insignificant / Tidak signifikan Tidak ada cidera, kerugian materi sangat kecil.
2 Minor / Minor Memerlukan perawatan P3K, kerugian materi sedang.
3 Moderate / sedang Memerlukan perawatan medis dan mengakibatkan hilangnya hari kerja / hilangnya
fungsi anggota tubuh utk sementara waktu, kerugian materi cukup besar.
4 Major / Mayor Cidera yg mengakibatkan cacat / hilangnya fungsi tubuh secara total, tidak berjalannya
proses produksi, kerugian materi besar.
5 Catastrophe / Bencana Menyebabkan kematian, kerugian materi sangat besar.
Tabel-2: Akibat
01/15/1801/15/18 2727
MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995 (lanjutan)(lanjutan)
Tabel-3: Matriks Penilaian Risiko
AKIBAT
Peluang 1 2 3 4 5
A S S T T T
B M S S T T
C R M S T T
D R R M S T
E R R M S S
Keterangan:
T : Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat.
S : Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin.
M : Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan / kondisi bukan
darurat.
R : Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku.
Perhatian !: Acuan di atas hanya berupa panduan / guidance dan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan masing-masing.
01/15/1801/15/18 2828
01/15/1801/15/18 2929
01/15/1801/15/18 3030
01/15/1801/15/18 3131
PP
RR
00
BB
AA
BB
II
LL
II
TT
YY
ProbableProbable
(Pr)(Pr)
TT UU UU UU
PossiblePossible
(Po)(Po)
AA TT UU UU
UnlikelyUnlikely
(Un)(Un)
AA AA TT UU
VeryVery
UnlikelyUnlikely
(Vu)(Vu)
AA AA AA TT
MinorMinor
(Mi)(Mi)
ModerateModerate
(Mo)(Mo)
SeriousSerious
(Se)(Se)
MajorMajor
(Hi)(Hi)
S E V E R I T YS E V E R I T Y
01/15/1801/15/18 3232
01/15/1801/15/18 3333
5.5.2.5.5.2. ANALISA SEMI KUANTITATIFANALISA SEMI KUANTITATIF
 Metode ini pada prisipnya hampir sama dengan analisa kualitatif, perbedaannya pada metode iniMetode ini pada prisipnya hampir sama dengan analisa kualitatif, perbedaannya pada metode ini
uraian / deskripsi dari parameter yang ada dinyatakan dengan nilai /uraian / deskripsi dari parameter yang ada dinyatakan dengan nilai / scorescore tertentu.tertentu.
 Parameter yang dipakai dapat lebih banyak, misalnya parameter pemaparan / exposure. TingkatParameter yang dipakai dapat lebih banyak, misalnya parameter pemaparan / exposure. Tingkat
risiko dinyatakan sebagai hasil penjumlahan atau perkalian dari angka /risiko dinyatakan sebagai hasil penjumlahan atau perkalian dari angka / scorescore tersebut.tersebut.
 Berikut ini ditujukkan contoh analisa semikuantitatif.Berikut ini ditujukkan contoh analisa semikuantitatif.
KRITERIAKRITERIA KETERANGANKETERANGAN NILAINILAI
PeluangPeluang
Almost certain / Hampir pastiAlmost certain / Hampir pasti Sangat mungkin akan terjadi / hampir dipastikan akan terjadi pada semua kesempatan.Sangat mungkin akan terjadi / hampir dipastikan akan terjadi pada semua kesempatan. 1010
Quite possible / Mungkin terjadiQuite possible / Mungkin terjadi Mungkin akan terjadi atau bukan sesuatu hal yang aneh utk terjadi (50 – 50 kesempatan.)Mungkin akan terjadi atau bukan sesuatu hal yang aneh utk terjadi (50 – 50 kesempatan.) 66
Unusual but possible / Tidak biasaUnusual but possible / Tidak biasa
namun dpt terjadinamun dpt terjadi
Biasanya tidak terjadi namun masih ada kemungkinan untuk dapat terjadi tiap saatBiasanya tidak terjadi namun masih ada kemungkinan untuk dapat terjadi tiap saat 33
Remotely possible / Kecil kemung-Remotely possible / Kecil kemung-
kinannyakinannya
Kecil kemungkinannya untuk terjadi / sesuatu yang kebetulan terjadiKecil kemungkinannya untuk terjadi / sesuatu yang kebetulan terjadi 11
Conceivable / Sangat kecilConceivable / Sangat kecil
kemungkinannyakemungkinannya
Belum pernah terjadi sebelumnya setelah bertahun-tahun terpapar bahaya / kecil sekaliBelum pernah terjadi sebelumnya setelah bertahun-tahun terpapar bahaya / kecil sekali
kemungkinannya untuk terjadikemungkinannya untuk terjadi
0.50.5
Practically impossible / SecaraPractically impossible / Secara
praktek tidak mungkin terjadipraktek tidak mungkin terjadi
Belum pernah terjadi sebelumnya di manapun / merupakan sesuatu yang tidak mungkin untukBelum pernah terjadi sebelumnya di manapun / merupakan sesuatu yang tidak mungkin untuk
terjaditerjadi
0.10.1
KRITERIA PENILAIAN RISIKO (Metode Semikuantitatif)
01/15/1801/15/18 3434
KRITERIAKRITERIA KETERANGANKETERANGAN NILAINILAI
PemaparanPemaparan
Continue / Terus-menerusContinue / Terus-menerus Pemaparan terjadi beberapa kali dalam sehari.Pemaparan terjadi beberapa kali dalam sehari. 1010
Frequent / SeringFrequent / Sering Pemaparan terjadi harian / minimal sekali dalam sehari.Pemaparan terjadi harian / minimal sekali dalam sehari. 66
Occasional / Kadang-kadangOccasional / Kadang-kadang Pemaparan terjadi seminggu sekali.Pemaparan terjadi seminggu sekali. 33
Infrequent / Tidak seringInfrequent / Tidak sering Pemaparan terjadi antara seminggu sampai sekali dalam sebulan.Pemaparan terjadi antara seminggu sampai sekali dalam sebulan. 22
Rare / JarangRare / Jarang Pemaparan terjadi beberapa kali dalam setahun.Pemaparan terjadi beberapa kali dalam setahun. 11
Very rare / Sangat jarangVery rare / Sangat jarang Pemaparan terjadi sejkali dalam setahun.Pemaparan terjadi sejkali dalam setahun. 0.50.5
No exposure / Tidak terpaparNo exposure / Tidak terpapar Pemaparan tidak pernah terjadi.Pemaparan tidak pernah terjadi. 00
AkibatAkibat
Catastrophe / MalapetakaCatastrophe / Malapetaka Banyak kematian, kerugian sangat besar / berhenti total.Banyak kematian, kerugian sangat besar / berhenti total. 100100
Disaster / BencanaDisaster / Bencana Beberapa kematian, kerugian besar / sebagian proses berhenti.Beberapa kematian, kerugian besar / sebagian proses berhenti. 4040
Very serious / Sangat seriusVery serious / Sangat serius Menyebabkan satu kematian, kerugian cukup besar.Menyebabkan satu kematian, kerugian cukup besar. 1515
Serious / SeriusSerious / Serius Menyebabkan cidera serius seperti cacat atau kehilangan anggota tubuh secara permanen.Menyebabkan cidera serius seperti cacat atau kehilangan anggota tubuh secara permanen. 77
Casualty treatment / Perawatan medisCasualty treatment / Perawatan medis Menyebabkan cidera yang memerlukan perawatan medis atau tidak dapat masuk bekerja.Menyebabkan cidera yang memerlukan perawatan medis atau tidak dapat masuk bekerja. 33
First aid treatment / P3KFirst aid treatment / P3K Cidera tidak serius / minor seperti lecet, luka kecil dan hanya perlu penanganan P3K.Cidera tidak serius / minor seperti lecet, luka kecil dan hanya perlu penanganan P3K. 11
KRITERIA PENILAIAN RISIKO – Metode Semikuantitatif (Lanjutan)
01/15/1801/15/18 3535
 Di atas 400Di atas 400 : Sangat tinggi; hentikan kegiatan dan perlu: Sangat tinggi; hentikan kegiatan dan perlu
perhatian manajemen puncak.perhatian manajemen puncak.
 200 – 400200 – 400 : Tinggi; perlu mendapat perhatian dari manjemen: Tinggi; perlu mendapat perhatian dari manjemen
puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan.puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan.
 70 – 20070 – 200 : Substantial; lakukan perbaikan secepatnya dan: Substantial; lakukan perbaikan secepatnya dan
tidak diperlukan keterlibatan pihak manajemen puncak.tidak diperlukan keterlibatan pihak manajemen puncak.
 20 – 7020 – 70 : Menengah; tindakan perbaikan dapat dijadwalkan: Menengah; tindakan perbaikan dapat dijadwalkan
kemudian, dan penanganan cukup dilakukan dgn prosedur ygkemudian, dan penanganan cukup dilakukan dgn prosedur yg
ada.ada.
 Di bawah 20Di bawah 20 : Rendah; risiko dapat diterima.: Rendah; risiko dapat diterima.
RISIKO = PELUANG X PEMAPARAN X AKIBATRISIKO = PELUANG X PEMAPARAN X AKIBAT
Sumber: - Mathematical Evaluation for controlling Hazards by William T,
Naval Ordinance Laboratory, Maryland.
- Practical Risk Analysis for Safety Management by G.F. Kinney &
A.D. Wiruth, Naval Weapon Center, China Lake, California
01/15/1801/15/18 3636
5.5.3. KRITERIA PENILAIAN RISIKO5.5.3. KRITERIA PENILAIAN RISIKO
– Metode Grafik– Metode Grafik
 Metode ini pada prinsipnya sama dgn metodeMetode ini pada prinsipnya sama dgn metode
semikuantitatif dimana parameter-semikuantitatif dimana parameter-
parameterparameter yg ada tetap dinyatakan dlmyg ada tetap dinyatakan dlm
angka /angka /score.score.
 Untuk menetapkan nilai / tingkat risikoUntuk menetapkan nilai / tingkat risiko
digunakan alat bantu berupa grafik. Nilaidigunakan alat bantu berupa grafik. Nilai
risiko didapatkan dengan menarik garis danrisiko didapatkan dengan menarik garis dan
menemukan titik potong dari garis tersebutmenemukan titik potong dari garis tersebut
dalam daerah /dalam daerah /rangerange tingkat risiko tertentu.tingkat risiko tertentu.
01/15/1801/15/18 3737
NSCA RISK SCORE CALCULATORNSCA RISK SCORE CALCULATOR
ProbabilityProbability
Almost
Certain
Quite
Possible
Unusual
But Possible
Remotely
Possible
Conceivable
(but very
unlikely)
Practically
Impossible
Exposure
Tie Line
Very Rare
Rare
Infrequent
Occasional
Frequent
Continuous
Consequences
Risk Score
Disaster
Catastrophe
Very Serious
Serious
Important
Noticeable
Fatality
Numerous
Fatalities
Multiple
Fatalities
Casualty
Treatment
Serious
Injury
First Aid
Treatment
5
10
20
60
40
50
30
70
100
80
90
500
400
300
200
Very High
Risk
High Risk
Substantial
Risk
Moderate
Risk
Low Risk
01/15/1801/15/18 3838
5.5.4. PENILAIAN RISIKO METODE
KUANTITATIF
 Metode penilaian ini dilakukan dgn menen-Metode penilaian ini dilakukan dgn menen-
tukan nilai dari masing-masing parameter ygtukan nilai dari masing-masing parameter yg
didapat dari hasil analisa data yg repre-didapat dari hasil analisa data yg repre-
sentatif.sentatif.
 Analisa terhadap nilai peluang atau akibatAnalisa terhadap nilai peluang atau akibat
dilakukan dgn beberapa metode, seperti:dilakukan dgn beberapa metode, seperti:
analisa statistik, model komputer, simulasi,analisa statistik, model komputer, simulasi,
Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode &Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode &
Effects Analysis (FMEA), HazardEffects Analysis (FMEA), Hazard
Operability Study (HAZOPS), dll.Operability Study (HAZOPS), dll.
01/15/1801/15/18 3939
6. PENANGANAN RISIKO6. PENANGANAN RISIKO
 BerdasarkanBerdasarkan penilaian risiko, kemudian ditentukanpenilaian risiko, kemudian ditentukan
apakah risiko tersebut masih dapat diterimaapakah risiko tersebut masih dapat diterima
((acceptable riskacceptable risk)) atau tidak (atau tidak (unacceptable riskunacceptable risk).).
 Apabila risiko tersebut tidak dapat diterima makaApabila risiko tersebut tidak dapat diterima maka
organisasi harus menetapkan bagaimana risiko terse-organisasi harus menetapkan bagaimana risiko terse-
but ditangani hingga tingkat dimana risikonya palingbut ditangani hingga tingkat dimana risikonya paling
minimum / sekecil mungkin – ALARP.minimum / sekecil mungkin – ALARP.
 Bila risiko masih dapat diterima / tolerir maka orga-Bila risiko masih dapat diterima / tolerir maka orga-
nisasi perlu memastikan bahwa monitoring terus dila-nisasi perlu memastikan bahwa monitoring terus dila-
kukan terhadap risiko tersebut.kukan terhadap risiko tersebut.
01/15/1801/15/18 4040
a. RISIKO YANG DITERIMAa. RISIKO YANG DITERIMA
Menentukan suatu risiko dapat diterima akanMenentukan suatu risiko dapat diterima akan
tergantung kepada penilaian / pertimbangan daritergantung kepada penilaian / pertimbangan dari
suatu organisasi berdasarkan:suatu organisasi berdasarkan:
 Tindakan pengendalian yang telah ada;Tindakan pengendalian yang telah ada;
 Sumber daya (finansial, SDM, fasilitas, dll);Sumber daya (finansial, SDM, fasilitas, dll);
 Regulasi / standar yang berlaku;Regulasi / standar yang berlaku;
 Rencana keadaan darurat;Rencana keadaan darurat;
 Catatan / data kecelakaan terdahulu, dll.Catatan / data kecelakaan terdahulu, dll.
Catatan:: Walaupun suatu risiko masih dapat diterimaWalaupun suatu risiko masih dapat diterima
akan tetapi harus tetap selalu dipantau /akan tetapi harus tetap selalu dipantau /
dimonitor.dimonitor.
01/15/1801/15/18 4141
b. RISIKO YANG TIDAK DITERIMA
Bila suatu risiko tidak dapat diterima maka harusBila suatu risiko tidak dapat diterima maka harus
dilakukan upaya penanganan risiko agar tidak menim-dilakukan upaya penanganan risiko agar tidak menim-
bulkan kecelakaan/ kerugian. Bentuk tindakan penga-bulkan kecelakaan/ kerugian. Bentuk tindakan penga-
manan risiko dapat dilakukan sebagai berikut:manan risiko dapat dilakukan sebagai berikut:
 Hindari risiko;Hindari risiko;
 Kurangi / Minimalkan risiko;Kurangi / Minimalkan risiko;
 Transfer risiko;Transfer risiko;
 Terima resiko.Terima resiko.
01/15/1801/15/18 4242
c.c. HIRARKI PENGENDALIAN RISIKOHIRARKI PENGENDALIAN RISIKO
Eliminasi
Substitusi
Rekayasa/Engineering
Pengendalian Administrasi
Alat Pelindung Diri
01/15/1801/15/18 4343
 ELIMINASIELIMINASI (menghilangkan suatu bahan / tahapan(menghilangkan suatu bahan / tahapan
proses berbahaya.proses berbahaya.
 SUBSTITUSI:SUBSTITUSI:
 Mengganti bahan bentuk serbuk dengan bentukMengganti bahan bentuk serbuk dengan bentuk
pasta;pasta;
 Proses menyapu diganti dengan proses vakum;Proses menyapu diganti dengan proses vakum;
 Bahan solvent diganti dengan bahan deterjen;Bahan solvent diganti dengan bahan deterjen;
 Proses pengecatan spray diganti dgn pencelupan.Proses pengecatan spray diganti dgn pencelupan.
 REKAYASA TEKNIK:REKAYASA TEKNIK:
 Pemasangan alat pelindung mesin (Pemasangan alat pelindung mesin (machine guardingmachine guarding););
 Pemasangan ventilasi umum dan lokal;Pemasangan ventilasi umum dan lokal;
 Pemasangan alat sensor otomatis.Pemasangan alat sensor otomatis.
01/15/1801/15/18 4444
 PENGENDALIAN ADMINISTRASI:PENGENDALIAN ADMINISTRASI:
 Pemisahan lokasi;Pemisahan lokasi;
 Pergantian shift kerja;Pergantian shift kerja;
 Pemberlakuan sistem ijin kerja;Pemberlakuan sistem ijin kerja;
 Pelatihan karyawan.Pelatihan karyawan.
 ALAT PELINDUNG DIRI:ALAT PELINDUNG DIRI:
 Safety helmet;Safety helmet;
 Safety shoes;Safety shoes;
 Ear plug / muff;Ear plug / muff;
 Safety goggles;Safety goggles;
 Safety harness.Safety harness.
 Dll.Dll.
01/15/1801/15/18 4545
7. PEMANTAUAN DAN TINJAUAN ULANG7. PEMANTAUAN DAN TINJAUAN ULANG
 Setelah rencana tindakan pengendalian risikoSetelah rencana tindakan pengendalian risiko
dilakukan, maka selanjutnya perlu dipantaudilakukan, maka selanjutnya perlu dipantau
pelaksanaannya dan kemudian ditinjau ulangpelaksanaannya dan kemudian ditinjau ulang
apakah tindakan tersebut sudah baik & efektifapakah tindakan tersebut sudah baik & efektif
atau belum.atau belum.
 Bentuk pemantauan antara lain:Bentuk pemantauan antara lain:
 Inspeksi;Inspeksi;
 Pemantauan lingkungan;Pemantauan lingkungan;
 Audit.Audit.
01/15/1801/15/18 4646

Risk assessment

  • 1.
  • 2.
    01/15/1801/15/18 22 2. SASARANTRAINING - MEMJELASKAN PENGERTIAN TENTANG MANAJEMEN RISIKO; - MENYEBUTKAN TAHAPAN-TAHAPAN YANG DILAKUKAN DALAM MANAJEMEN RISIKO; - MELAKSANAKAN KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO DI TEMPAT KERJA; - MENGENDALIKAN RISIKO DI TEMPAT KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP- PRINSIP MANAJEMEN RISIKO.
  • 3.
    01/15/1801/15/18 33 MANAJEMEN RISIKO K-3 FINANSIAL PROPERTIES LINGKUNGANBISNIS SOSIAL TEKNOLOGI BENCANA ALAM REGULASI 3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
  • 4.
    01/15/1801/15/18 44 4. MANAJEMENRISIKO ADALAH PENERAPAN SECARA SIS- TEMATIS DARI KEBIJAKAN MANAJE- MEN, PROSEDUR DAN AKTIVITAS KEGIATAN IDENTIFIKASI BAHAYA, ANALISANYA, PENILAIANNYA, PENA- NGANANNYA, DAN PEMANTAUANNYA, SERTA REVIEW RISIKONYA.
  • 5.
    01/15/1801/15/18 55 5. SIAPAYANG MELAKSANAKAN? KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO SEBAIKNYA DILAKUKAN OLEH SUATU TIM, KARENA:  LEBIH BANYAK INFORMASI / DATA YANG DAPAT TERKUMPUL;  TERDAPAT SUDUT PANDANG YANG LEBIH BERAGAM;  SOLUSI AKAN LEBIH MUDAH DAPAT DITERIMA SEMUA PIHAK.
  • 6.
    01/15/1801/15/18 66 6. KAPANMANAJEMEN RISIKO DAPAT DILAKUKAN? Kegiatan manajemen risiko dapat dilakukan pada saat:  Tahap awal / perencanaan;  Pengembangan suatu prosedur / instruksi kerja baru;  Perubahan / modifikasi suatu proses atau kegiatan;  Ditemukannya bahaya yang baru dari suatu kegiatan.
  • 7.
    01/15/1801/15/18 77 7. MENGAPAPERLU MANAJEMEN RISIKO?  Tiap tempat kerja memiliki sumber bahaya dari: bahan, proses, alat atau lingkungan kerja yang sulit dihilangkan;  Sebagai alat bantu dalam menentukan tindakan pengendalian risiko yang sesuai dengan sumber daya yang ada;  Menilai apakah tindakan pengendalian risiko yang telah ada sudah efektif.
  • 8.
    01/15/1801/15/18 88 II.II. DEFINISIDEFINISI 1.HAZARD(BAHAYA):1.HAZARD (BAHAYA): adalah potensi yg dpt menye-adalah potensi yg dpt menye- babkan kerusakan atau kerugian. Hazard dpt berupa:babkan kerusakan atau kerugian. Hazard dpt berupa: bahan kimia, bagian-2 mesin, bentuk energi, metoda /bahan kimia, bagian-2 mesin, bentuk energi, metoda / situasi kerja.situasi kerja. 2.DANGER (BAHAYA):2.DANGER (BAHAYA): adlh merupakan tingkat baha-adlh merupakan tingkat baha- ya dari suatu kondisi dimana atau kapan muncul sumberya dari suatu kondisi dimana atau kapan muncul sumber bahaya. Danger adalah lawan kata dari safe (aman ataubahaya. Danger adalah lawan kata dari safe (aman atau selamat).selamat). 3.SAFE (SELAMAT / AMAN):3.SAFE (SELAMAT / AMAN): adalah suatu kondisiadalah suatu kondisi dimana atau kapan munculnya sumber bahaya telahdimana atau kapan munculnya sumber bahaya telah dapat dikendalikan ketingkat yang memadai (dptdapat dikendalikan ketingkat yang memadai (dpt diterima), dan ini adalah lawan kata dari bahayaditerima), dan ini adalah lawan kata dari bahaya (danger).(danger).
  • 9.
    01/15/1801/15/18 99 4.4. RISIKO(RISK):RISIKO (RISK): adalah kesempatan untukadalah kesempatan untuk terjadinya cedera / kerugian dari suatu bahaya,terjadinya cedera / kerugian dari suatu bahaya, atau kombinasi dari kemungkinan / peluangatau kombinasi dari kemungkinan / peluang ((probabilityprobability) dan tingkat keparahan () dan tingkat keparahan (severityseverity)) dari akibat (cosequences) suatu risiko.dari akibat (cosequences) suatu risiko. 5.5. RISK ASSESSMENT (PENILAIAN RISIKO):RISK ASSESSMENT (PENILAIAN RISIKO): adalah penilaian suatu risiko dgn cara memban-adalah penilaian suatu risiko dgn cara memban- dingkannya terhadap tingkat atau kriteria risikodingkannya terhadap tingkat atau kriteria risiko yang telah ditetapkan.yang telah ditetapkan.
  • 10.
    01/15/1801/15/18 1010 6. INCIDENT Suatukejadian yang tidak diinginkan, bilamana pada saat itu sedikit saja ada perubahan maka dapat mengakibatkan terjadinya accident.
  • 11.
    01/15/1801/15/18 1111 7. ACCIDENT Suatukejadian yg tidak diinginkan berakibat ce- dera pada manusia, keru- sakan barang, gangguan terhadap pekerjaan dan pencemaran lingkungan.
  • 12.
    01/15/1801/15/18 1212 III. ANALISADAN PENILAIAN RISIKOIII. ANALISA DAN PENILAIAN RISIKO (ANALYSIS AND RISK ASSESSMENT)(ANALYSIS AND RISK ASSESSMENT) Analisa dan penilaian risiko adalah merupakan bagian dariAnalisa dan penilaian risiko adalah merupakan bagian dari Manajemen Risiko (Risk Management), yang tahapannya sbb:Manajemen Risiko (Risk Management), yang tahapannya sbb: KOMITMEN PERSIAPAN IDENTIFIKASI BAHAYA ANALISA RISIKO PENANGANAN RISIKO MONITOR & REVIEW AKIBAT PELUANG PENILAIAN RISIKO
  • 13.
    01/15/1801/15/18 1313 1.1. KOMITMENKOMITMEN KEGIATANMANAJEMEN RISIKO HARUS MEN-KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO HARUS MEN- DAPAT DUKUNGAN DARI PIHAK MANAJEMENDAPAT DUKUNGAN DARI PIHAK MANAJEMEN OPERASI, KARENA:OPERASI, KARENA:  MANAJEMEN TERLIBAT DALAM PENGAM-MANAJEMEN TERLIBAT DALAM PENGAM- BILAN KEPUTUSAN;BILAN KEPUTUSAN;  TERKAIT DENGAN KEBIJAKAN ORGANISASITERKAIT DENGAN KEBIJAKAN ORGANISASI SECARA KESELURUHAN;SECARA KESELURUHAN;  TERKAIT DENGAN ALOKASI SUMBER DAYATERKAIT DENGAN ALOKASI SUMBER DAYA (PERSONIL, FINANSIAL, SARANA, DLL.(PERSONIL, FINANSIAL, SARANA, DLL.
  • 14.
    01/15/1801/15/18 1414 2. PERSIAPAN2.PERSIAPAN Agar supaya pelaksanaan manajemen risikoAgar supaya pelaksanaan manajemen risiko ber-jalan dgn lancar, maka diperlukanber-jalan dgn lancar, maka diperlukan persiapan-2, antara lain:persiapan-2, antara lain:  Ruang lingkup kegiatan manajemen risiko;Ruang lingkup kegiatan manajemen risiko;  Personil yang terlibat dalam kegiatanPersonil yang terlibat dalam kegiatan manajemen risiko;manajemen risiko;  Standar atau acuan dalam menentukanStandar atau acuan dalam menentukan kriteria risiko;kriteria risiko;  Prosedur / mekanisme laporan, pemantauan,Prosedur / mekanisme laporan, pemantauan, dan review;dan review;  Dokumentasi yang terkait.Dokumentasi yang terkait.
  • 15.
    01/15/1801/15/18 1515 3.3. IDENTIFIKASIBAHAYAIDENTIFIKASI BAHAYA TAHAP PERTAMA DLM KEGIATAN MANAJEMENTAHAP PERTAMA DLM KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO ADALAH KETIKA KITA MELAKUKAN IDEN-RISIKO ADALAH KETIKA KITA MELAKUKAN IDEN- TIFIKASI BAHAYA YG TERDAPAT DALAM SUATUTIFIKASI BAHAYA YG TERDAPAT DALAM SUATU KEGIATAN ATAU PROSES.KEGIATAN ATAU PROSES. ADA TIGA PERTANYAAN YANG DAPAT DIPAKAIADA TIGA PERTANYAAN YANG DAPAT DIPAKAI SEBAGAI PANDUAN:SEBAGAI PANDUAN:  APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIMBUL-APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIMBUL- KAN CEDERA?KAN CEDERA?  SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBERSIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBER TERSEBUT?TERSEBUT?  BAGAIMANA CEDERA DAPAT TERJADI / TIMBUL?BAGAIMANA CEDERA DAPAT TERJADI / TIMBUL?
  • 16.
    01/15/1801/15/18 1616 a.a. APAKAHADA SUMBER YANG DAPAT MENIM-APAKAH ADA SUMBER YANG DAPAT MENIM- BULKAN CEDERA?BULKAN CEDERA? - BAHAN / MATERIALBAHAN / MATERIAL (B)(B) - ORANG / PEKERJAORANG / PEKERJA (O)(O) -- CARA / METODE KERJACARA / METODE KERJA (C)(C) -- ALAT / MESINALAT / MESIN (A)(A) -- LINGKUNGAN KERJALINGKUNGAN KERJA (L) b. SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBERb. SIAPA YANG TERPAPAR DENGAN SUMBER TERSEBUT?TERSEBUT? -- PEKERJA USIA MUDA / LANJUT;PEKERJA USIA MUDA / LANJUT; - PRIA / WANITA;PRIA / WANITA; -- WANITA HAMIL;WANITA HAMIL; -- PIHAK KETIGA (KONTRAKTOR, TAMU, DLL).PIHAK KETIGA (KONTRAKTOR, TAMU, DLL).
  • 17.
    01/15/1801/15/18 1717 c. BAGAIMANACEDERA DPT TERJADI / TIMBUL?c. BAGAIMANA CEDERA DPT TERJADI / TIMBUL? APAKAH SESEORANG DAPAT…………………………?APAKAH SESEORANG DAPAT…………………………?  JATUH DARI (ELEVASI SAMA ATAU BERBEDA)JATUH DARI (ELEVASI SAMA ATAU BERBEDA)  TERTIMPA / TERKENA BENDA JATUHTERTIMPA / TERKENA BENDA JATUH  TERBENTUR / TERTABRAKTERBENTUR / TERTABRAK  TERJEBAK / TERJEPITTERJEBAK / TERJEPIT  MENGELUARKAN TENAGA BERLEBIHANMENGELUARKAN TENAGA BERLEBIHAN  TERPAPAR / KONTAK DENGAN SUHUTERPAPAR / KONTAK DENGAN SUHU BERLEBIHANBERLEBIHAN  TERPAPAR / KONTAK DENGAN ARUS LISTRIKTERPAPAR / KONTAK DENGAN ARUS LISTRIK  TERPAPAR / KONTAK DENGAN B-3TERPAPAR / KONTAK DENGAN B-3
  • 18.
    01/15/1801/15/18 1818 d. TEKNIKIDENTIFIKASI BAHAYA:d. TEKNIK IDENTIFIKASI BAHAYA: BANYAK ALAT BANTU YG DAPAT DIGUNA-BANYAK ALAT BANTU YG DAPAT DIGUNA- KAN UTK MENGIDENTIFIKASI BAHAYA DIKAN UTK MENGIDENTIFIKASI BAHAYA DI TEMPAT KERJA.TEMPAT KERJA. BEBERAPA METODE / TEKNIK TERSEBUT AL:BEBERAPA METODE / TEKNIK TERSEBUT AL:  INSPEKSIINSPEKSI  PEMANTAUANPEMANTAUAN  AUDITAUDIT  KUESIONERKUESIONER  DATA STATISTIKDATA STATISTIK  HAZOPS, FTA, EVENT TREES, DLL.HAZOPS, FTA, EVENT TREES, DLL.
  • 19.
    01/15/1801/15/18 1919 ADALAH KEGIATANANALISA SUATU RISIKOADALAH KEGIATAN ANALISA SUATU RISIKO DGN CARA MENENTUKAN BESARNYA KEMUNG-DGN CARA MENENTUKAN BESARNYA KEMUNG- KINAN / PROBABILITY DAN TINGKAT KEPARAH-KINAN / PROBABILITY DAN TINGKAT KEPARAH- AN DARI AKIBAT ATAU KONSEKUENSI SUATUAN DARI AKIBAT ATAU KONSEKUENSI SUATU RISIKO.RISIKO. 4. ANALISA RISIKO4. ANALISA RISIKO 5.5. PENILAIAN RISIKO / RISK ASSESSMENTPENILAIAN RISIKO / RISK ASSESSMENT ADALAH PENILAIAN SUATU RISIKO DGN CARAADALAH PENILAIAN SUATU RISIKO DGN CARA MEMBANDINGKANNYA THDP TINGKAT ATAUMEMBANDINGKANNYA THDP TINGKAT ATAU KRITERIA RISIKO YANG TELAH DITETAPKANKRITERIA RISIKO YANG TELAH DITETAPKAN..
  • 20.
    01/15/1801/15/18 2020 Analisa &Penilaian Risiko dilakukan dgn meng-Analisa & Penilaian Risiko dilakukan dgn meng- gunakan prameter seperti peluang, akibat &gunakan prameter seperti peluang, akibat & paparan.paparan. 5.1.5.1. PELUANGPELUANG (PROBABILITY)(PROBABILITY):: adalah kemungkinanadalah kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan/ kerugian ketikaterjadinya suatu kecelakaan/ kerugian ketika terpapar dengan suatu bahaya.terpapar dengan suatu bahaya. BEBERAPA JENIS PELUANG:BEBERAPA JENIS PELUANG: •• Peluang org jatuh ketika melewati lantai licin;Peluang org jatuh ketika melewati lantai licin; •• Peluang pekerja terhisap uap B3;Peluang pekerja terhisap uap B3; •• Peluang terpukul jarinya ketika menggunakan palu;Peluang terpukul jarinya ketika menggunakan palu; •• Peluang tersengat listrik ketika pegang kabel ygPeluang tersengat listrik ketika pegang kabel yg terkelupas isolasinya;terkelupas isolasinya; •• Peluang sopir tabrakan ketika mengendarai mobil.Peluang sopir tabrakan ketika mengendarai mobil.
  • 21.
    01/15/1801/15/18 2121 5.2.5.2. AKIBATAKIBAT(CONSEQUENCES(CONSEQUENCES)):: adlh ting-adlh ting- kat keparahan / kerugian yg mungkin terjadikat keparahan / kerugian yg mungkin terjadi dari suatu kecelakaan /dari suatu kecelakaan / lossloss akibat bahayaakibat bahaya yg ada. Hal ini dapat terkait dgn manusia,yg ada. Hal ini dapat terkait dgn manusia, properties, lingkungan dll.properties, lingkungan dll. Contoh tingkat keparahan / kerugian padatingkat keparahan / kerugian pada manusia:manusia: -- Fatality atau kematian;Fatality atau kematian; -- Cacat;Cacat; -- Perawatan medis;Perawatan medis; -- First aid.First aid.
  • 22.
    01/15/1801/15/18 2222 5.3.5.3. PAPARANPAPARAN(EXPOSURE)(EXPOSURE):: adalah frekuensi atauadalah frekuensi atau durasi seseorang terpapar dgn suatu sumberdurasi seseorang terpapar dgn suatu sumber bahaya.bahaya. Parameter paparanParameter paparan ini biasanya dinyatakan dalamini biasanya dinyatakan dalam jangka waktu atau periode tertentu, misalnya:jangka waktu atau periode tertentu, misalnya: -- Terus menerus / kontinyu (beberapa kali dalamTerus menerus / kontinyu (beberapa kali dalam sehari);sehari); - Seringkali (sekali dalam sehari);- Seringkali (sekali dalam sehari); -- Kadang-kadang (sekali seminggu / sekali dalamKadang-kadang (sekali seminggu / sekali dalam sebulan);sebulan); -- Jarang (sekali dalam setahun atau beberapaJarang (sekali dalam setahun atau beberapa tahun).tahun).
  • 23.
    01/15/1801/15/18 2323 5.4. ACUANDALAM PENILAIAN RISIKO5.4. ACUAN DALAM PENILAIAN RISIKO Agar penilaian yg kita lakukan seobyektif mungkin, maka perlu mengumpulkan informasi sebelum menilai risiko dari suatu aktifitas. Informasi tsb adalah sbb:  Informasi tentang suatu aktifitas (durasi,frekuensi, lokasi dan siapa yang melakukan?);  Tindakan pengendalian risiko yang telah ada;  Peralatan / mesin yg digunakan utk melakukan aktifitas;  Bahan yg dipakai serta sifat-sifatnya (MSDS);  Data statistik kecelakaan / penyakit akibat kerja (internal & ekternal);  Hasil studi, survey / pemantauan;  Literatur / referensi;  Benchmark pada industri sejenis;  Pengkajian oleh spesialis / tenaga ahli.
  • 24.
    01/15/1801/15/18 2424 5.5.5.5. CARAPENILAIAN RISIKOCARA PENILAIAN RISIKO Ada 3 cara Penilaian Risiko, yaitu:Ada 3 cara Penilaian Risiko, yaitu:  Kualitatif;Kualitatif;  Semikuantitatif;Semikuantitatif;  Kuantitatif.Kuantitatif.
  • 25.
    01/15/1801/15/18 2525 5.5.1. PENILAIANRISIKO SECARA KUALITATIF5.5.1. PENILAIAN RISIKO SECARA KUALITATIF Metode ini menganalisa dan menilai suatu risiko denganMetode ini menganalisa dan menilai suatu risiko dengan cara membandingkan terhadap suatu deskripsi / uraiancara membandingkan terhadap suatu deskripsi / uraian dari parameter (peluang dan akibat) yang digunakan.dari parameter (peluang dan akibat) yang digunakan. Umumnya pada metode ini menggunakan bentuk matriksUmumnya pada metode ini menggunakan bentuk matriks risiko dengan 2 parameter, yaitu: peluang dan akibat.risiko dengan 2 parameter, yaitu: peluang dan akibat. Berikut ini adalah contoh sistem penilaian yang adaBerikut ini adalah contoh sistem penilaian yang ada pada:pada: Australian Standard 4360:1995, ttg Risk Management.Australian Standard 4360:1995, ttg Risk Management.
  • 26.
    01/15/1801/15/18 2626 MATRIKS PENILAIANRISIKO (AS / NZS 4360 : 1995MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995 TINGKATANTINGKATAN KRITERIAKRITERIA PENJELASANPENJELASAN A Almost certain / Hampir pasti Suatu kejadian pasti akan terjadi pada semua kondisi / setiap kegiatan yang dilakukan. B Likely / Mungkin terjadi Suatu kejadian mungkin akan terjadi pada hampir semua kondisi. C Moderate / Sedang Suatu kejadian akan terjadi pada beberapa kondisi tertentu. D Unlikely / Kecil kemungkinannya Suatu kejadian mungkin terjadi pada beberapa kondisi tertentu, namun kecil kemungkinan terjadinya. E Rare / Jarang sekali Suatu insiden mungkin dpt terjadi pada suatu kondisi yang khusus / luar biasa / setelah bertahun-tahun. Tabel-1: Peluang / Kemungkinan TINGKATANTINGKATAN KRITERIAKRITERIA PENJELASANPENJELASAN 1 Insignificant / Tidak signifikan Tidak ada cidera, kerugian materi sangat kecil. 2 Minor / Minor Memerlukan perawatan P3K, kerugian materi sedang. 3 Moderate / sedang Memerlukan perawatan medis dan mengakibatkan hilangnya hari kerja / hilangnya fungsi anggota tubuh utk sementara waktu, kerugian materi cukup besar. 4 Major / Mayor Cidera yg mengakibatkan cacat / hilangnya fungsi tubuh secara total, tidak berjalannya proses produksi, kerugian materi besar. 5 Catastrophe / Bencana Menyebabkan kematian, kerugian materi sangat besar. Tabel-2: Akibat
  • 27.
    01/15/1801/15/18 2727 MATRIKS PENILAIANRISIKO (AS / NZS 4360 : 1995MATRIKS PENILAIAN RISIKO (AS / NZS 4360 : 1995 (lanjutan)(lanjutan) Tabel-3: Matriks Penilaian Risiko AKIBAT Peluang 1 2 3 4 5 A S S T T T B M S S T T C R M S T T D R R M S T E R R M S S Keterangan: T : Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat. S : Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin. M : Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan / kondisi bukan darurat. R : Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku. Perhatian !: Acuan di atas hanya berupa panduan / guidance dan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan masing-masing.
  • 28.
  • 29.
  • 30.
  • 31.
    01/15/1801/15/18 3131 PP RR 00 BB AA BB II LL II TT YY ProbableProbable (Pr)(Pr) TT UUUU UU PossiblePossible (Po)(Po) AA TT UU UU UnlikelyUnlikely (Un)(Un) AA AA TT UU VeryVery UnlikelyUnlikely (Vu)(Vu) AA AA AA TT MinorMinor (Mi)(Mi) ModerateModerate (Mo)(Mo) SeriousSerious (Se)(Se) MajorMajor (Hi)(Hi) S E V E R I T YS E V E R I T Y
  • 32.
  • 33.
    01/15/1801/15/18 3333 5.5.2.5.5.2. ANALISASEMI KUANTITATIFANALISA SEMI KUANTITATIF  Metode ini pada prisipnya hampir sama dengan analisa kualitatif, perbedaannya pada metode iniMetode ini pada prisipnya hampir sama dengan analisa kualitatif, perbedaannya pada metode ini uraian / deskripsi dari parameter yang ada dinyatakan dengan nilai /uraian / deskripsi dari parameter yang ada dinyatakan dengan nilai / scorescore tertentu.tertentu.  Parameter yang dipakai dapat lebih banyak, misalnya parameter pemaparan / exposure. TingkatParameter yang dipakai dapat lebih banyak, misalnya parameter pemaparan / exposure. Tingkat risiko dinyatakan sebagai hasil penjumlahan atau perkalian dari angka /risiko dinyatakan sebagai hasil penjumlahan atau perkalian dari angka / scorescore tersebut.tersebut.  Berikut ini ditujukkan contoh analisa semikuantitatif.Berikut ini ditujukkan contoh analisa semikuantitatif. KRITERIAKRITERIA KETERANGANKETERANGAN NILAINILAI PeluangPeluang Almost certain / Hampir pastiAlmost certain / Hampir pasti Sangat mungkin akan terjadi / hampir dipastikan akan terjadi pada semua kesempatan.Sangat mungkin akan terjadi / hampir dipastikan akan terjadi pada semua kesempatan. 1010 Quite possible / Mungkin terjadiQuite possible / Mungkin terjadi Mungkin akan terjadi atau bukan sesuatu hal yang aneh utk terjadi (50 – 50 kesempatan.)Mungkin akan terjadi atau bukan sesuatu hal yang aneh utk terjadi (50 – 50 kesempatan.) 66 Unusual but possible / Tidak biasaUnusual but possible / Tidak biasa namun dpt terjadinamun dpt terjadi Biasanya tidak terjadi namun masih ada kemungkinan untuk dapat terjadi tiap saatBiasanya tidak terjadi namun masih ada kemungkinan untuk dapat terjadi tiap saat 33 Remotely possible / Kecil kemung-Remotely possible / Kecil kemung- kinannyakinannya Kecil kemungkinannya untuk terjadi / sesuatu yang kebetulan terjadiKecil kemungkinannya untuk terjadi / sesuatu yang kebetulan terjadi 11 Conceivable / Sangat kecilConceivable / Sangat kecil kemungkinannyakemungkinannya Belum pernah terjadi sebelumnya setelah bertahun-tahun terpapar bahaya / kecil sekaliBelum pernah terjadi sebelumnya setelah bertahun-tahun terpapar bahaya / kecil sekali kemungkinannya untuk terjadikemungkinannya untuk terjadi 0.50.5 Practically impossible / SecaraPractically impossible / Secara praktek tidak mungkin terjadipraktek tidak mungkin terjadi Belum pernah terjadi sebelumnya di manapun / merupakan sesuatu yang tidak mungkin untukBelum pernah terjadi sebelumnya di manapun / merupakan sesuatu yang tidak mungkin untuk terjaditerjadi 0.10.1 KRITERIA PENILAIAN RISIKO (Metode Semikuantitatif)
  • 34.
    01/15/1801/15/18 3434 KRITERIAKRITERIA KETERANGANKETERANGANNILAINILAI PemaparanPemaparan Continue / Terus-menerusContinue / Terus-menerus Pemaparan terjadi beberapa kali dalam sehari.Pemaparan terjadi beberapa kali dalam sehari. 1010 Frequent / SeringFrequent / Sering Pemaparan terjadi harian / minimal sekali dalam sehari.Pemaparan terjadi harian / minimal sekali dalam sehari. 66 Occasional / Kadang-kadangOccasional / Kadang-kadang Pemaparan terjadi seminggu sekali.Pemaparan terjadi seminggu sekali. 33 Infrequent / Tidak seringInfrequent / Tidak sering Pemaparan terjadi antara seminggu sampai sekali dalam sebulan.Pemaparan terjadi antara seminggu sampai sekali dalam sebulan. 22 Rare / JarangRare / Jarang Pemaparan terjadi beberapa kali dalam setahun.Pemaparan terjadi beberapa kali dalam setahun. 11 Very rare / Sangat jarangVery rare / Sangat jarang Pemaparan terjadi sejkali dalam setahun.Pemaparan terjadi sejkali dalam setahun. 0.50.5 No exposure / Tidak terpaparNo exposure / Tidak terpapar Pemaparan tidak pernah terjadi.Pemaparan tidak pernah terjadi. 00 AkibatAkibat Catastrophe / MalapetakaCatastrophe / Malapetaka Banyak kematian, kerugian sangat besar / berhenti total.Banyak kematian, kerugian sangat besar / berhenti total. 100100 Disaster / BencanaDisaster / Bencana Beberapa kematian, kerugian besar / sebagian proses berhenti.Beberapa kematian, kerugian besar / sebagian proses berhenti. 4040 Very serious / Sangat seriusVery serious / Sangat serius Menyebabkan satu kematian, kerugian cukup besar.Menyebabkan satu kematian, kerugian cukup besar. 1515 Serious / SeriusSerious / Serius Menyebabkan cidera serius seperti cacat atau kehilangan anggota tubuh secara permanen.Menyebabkan cidera serius seperti cacat atau kehilangan anggota tubuh secara permanen. 77 Casualty treatment / Perawatan medisCasualty treatment / Perawatan medis Menyebabkan cidera yang memerlukan perawatan medis atau tidak dapat masuk bekerja.Menyebabkan cidera yang memerlukan perawatan medis atau tidak dapat masuk bekerja. 33 First aid treatment / P3KFirst aid treatment / P3K Cidera tidak serius / minor seperti lecet, luka kecil dan hanya perlu penanganan P3K.Cidera tidak serius / minor seperti lecet, luka kecil dan hanya perlu penanganan P3K. 11 KRITERIA PENILAIAN RISIKO – Metode Semikuantitatif (Lanjutan)
  • 35.
    01/15/1801/15/18 3535  Diatas 400Di atas 400 : Sangat tinggi; hentikan kegiatan dan perlu: Sangat tinggi; hentikan kegiatan dan perlu perhatian manajemen puncak.perhatian manajemen puncak.  200 – 400200 – 400 : Tinggi; perlu mendapat perhatian dari manjemen: Tinggi; perlu mendapat perhatian dari manjemen puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan.puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan.  70 – 20070 – 200 : Substantial; lakukan perbaikan secepatnya dan: Substantial; lakukan perbaikan secepatnya dan tidak diperlukan keterlibatan pihak manajemen puncak.tidak diperlukan keterlibatan pihak manajemen puncak.  20 – 7020 – 70 : Menengah; tindakan perbaikan dapat dijadwalkan: Menengah; tindakan perbaikan dapat dijadwalkan kemudian, dan penanganan cukup dilakukan dgn prosedur ygkemudian, dan penanganan cukup dilakukan dgn prosedur yg ada.ada.  Di bawah 20Di bawah 20 : Rendah; risiko dapat diterima.: Rendah; risiko dapat diterima. RISIKO = PELUANG X PEMAPARAN X AKIBATRISIKO = PELUANG X PEMAPARAN X AKIBAT Sumber: - Mathematical Evaluation for controlling Hazards by William T, Naval Ordinance Laboratory, Maryland. - Practical Risk Analysis for Safety Management by G.F. Kinney & A.D. Wiruth, Naval Weapon Center, China Lake, California
  • 36.
    01/15/1801/15/18 3636 5.5.3. KRITERIAPENILAIAN RISIKO5.5.3. KRITERIA PENILAIAN RISIKO – Metode Grafik– Metode Grafik  Metode ini pada prinsipnya sama dgn metodeMetode ini pada prinsipnya sama dgn metode semikuantitatif dimana parameter-semikuantitatif dimana parameter- parameterparameter yg ada tetap dinyatakan dlmyg ada tetap dinyatakan dlm angka /angka /score.score.  Untuk menetapkan nilai / tingkat risikoUntuk menetapkan nilai / tingkat risiko digunakan alat bantu berupa grafik. Nilaidigunakan alat bantu berupa grafik. Nilai risiko didapatkan dengan menarik garis danrisiko didapatkan dengan menarik garis dan menemukan titik potong dari garis tersebutmenemukan titik potong dari garis tersebut dalam daerah /dalam daerah /rangerange tingkat risiko tertentu.tingkat risiko tertentu.
  • 37.
    01/15/1801/15/18 3737 NSCA RISKSCORE CALCULATORNSCA RISK SCORE CALCULATOR ProbabilityProbability Almost Certain Quite Possible Unusual But Possible Remotely Possible Conceivable (but very unlikely) Practically Impossible Exposure Tie Line Very Rare Rare Infrequent Occasional Frequent Continuous Consequences Risk Score Disaster Catastrophe Very Serious Serious Important Noticeable Fatality Numerous Fatalities Multiple Fatalities Casualty Treatment Serious Injury First Aid Treatment 5 10 20 60 40 50 30 70 100 80 90 500 400 300 200 Very High Risk High Risk Substantial Risk Moderate Risk Low Risk
  • 38.
    01/15/1801/15/18 3838 5.5.4. PENILAIANRISIKO METODE KUANTITATIF  Metode penilaian ini dilakukan dgn menen-Metode penilaian ini dilakukan dgn menen- tukan nilai dari masing-masing parameter ygtukan nilai dari masing-masing parameter yg didapat dari hasil analisa data yg repre-didapat dari hasil analisa data yg repre- sentatif.sentatif.  Analisa terhadap nilai peluang atau akibatAnalisa terhadap nilai peluang atau akibat dilakukan dgn beberapa metode, seperti:dilakukan dgn beberapa metode, seperti: analisa statistik, model komputer, simulasi,analisa statistik, model komputer, simulasi, Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode &Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode & Effects Analysis (FMEA), HazardEffects Analysis (FMEA), Hazard Operability Study (HAZOPS), dll.Operability Study (HAZOPS), dll.
  • 39.
    01/15/1801/15/18 3939 6. PENANGANANRISIKO6. PENANGANAN RISIKO  BerdasarkanBerdasarkan penilaian risiko, kemudian ditentukanpenilaian risiko, kemudian ditentukan apakah risiko tersebut masih dapat diterimaapakah risiko tersebut masih dapat diterima ((acceptable riskacceptable risk)) atau tidak (atau tidak (unacceptable riskunacceptable risk).).  Apabila risiko tersebut tidak dapat diterima makaApabila risiko tersebut tidak dapat diterima maka organisasi harus menetapkan bagaimana risiko terse-organisasi harus menetapkan bagaimana risiko terse- but ditangani hingga tingkat dimana risikonya palingbut ditangani hingga tingkat dimana risikonya paling minimum / sekecil mungkin – ALARP.minimum / sekecil mungkin – ALARP.  Bila risiko masih dapat diterima / tolerir maka orga-Bila risiko masih dapat diterima / tolerir maka orga- nisasi perlu memastikan bahwa monitoring terus dila-nisasi perlu memastikan bahwa monitoring terus dila- kukan terhadap risiko tersebut.kukan terhadap risiko tersebut.
  • 40.
    01/15/1801/15/18 4040 a. RISIKOYANG DITERIMAa. RISIKO YANG DITERIMA Menentukan suatu risiko dapat diterima akanMenentukan suatu risiko dapat diterima akan tergantung kepada penilaian / pertimbangan daritergantung kepada penilaian / pertimbangan dari suatu organisasi berdasarkan:suatu organisasi berdasarkan:  Tindakan pengendalian yang telah ada;Tindakan pengendalian yang telah ada;  Sumber daya (finansial, SDM, fasilitas, dll);Sumber daya (finansial, SDM, fasilitas, dll);  Regulasi / standar yang berlaku;Regulasi / standar yang berlaku;  Rencana keadaan darurat;Rencana keadaan darurat;  Catatan / data kecelakaan terdahulu, dll.Catatan / data kecelakaan terdahulu, dll. Catatan:: Walaupun suatu risiko masih dapat diterimaWalaupun suatu risiko masih dapat diterima akan tetapi harus tetap selalu dipantau /akan tetapi harus tetap selalu dipantau / dimonitor.dimonitor.
  • 41.
    01/15/1801/15/18 4141 b. RISIKOYANG TIDAK DITERIMA Bila suatu risiko tidak dapat diterima maka harusBila suatu risiko tidak dapat diterima maka harus dilakukan upaya penanganan risiko agar tidak menim-dilakukan upaya penanganan risiko agar tidak menim- bulkan kecelakaan/ kerugian. Bentuk tindakan penga-bulkan kecelakaan/ kerugian. Bentuk tindakan penga- manan risiko dapat dilakukan sebagai berikut:manan risiko dapat dilakukan sebagai berikut:  Hindari risiko;Hindari risiko;  Kurangi / Minimalkan risiko;Kurangi / Minimalkan risiko;  Transfer risiko;Transfer risiko;  Terima resiko.Terima resiko.
  • 42.
    01/15/1801/15/18 4242 c.c. HIRARKIPENGENDALIAN RISIKOHIRARKI PENGENDALIAN RISIKO Eliminasi Substitusi Rekayasa/Engineering Pengendalian Administrasi Alat Pelindung Diri
  • 43.
    01/15/1801/15/18 4343  ELIMINASIELIMINASI(menghilangkan suatu bahan / tahapan(menghilangkan suatu bahan / tahapan proses berbahaya.proses berbahaya.  SUBSTITUSI:SUBSTITUSI:  Mengganti bahan bentuk serbuk dengan bentukMengganti bahan bentuk serbuk dengan bentuk pasta;pasta;  Proses menyapu diganti dengan proses vakum;Proses menyapu diganti dengan proses vakum;  Bahan solvent diganti dengan bahan deterjen;Bahan solvent diganti dengan bahan deterjen;  Proses pengecatan spray diganti dgn pencelupan.Proses pengecatan spray diganti dgn pencelupan.  REKAYASA TEKNIK:REKAYASA TEKNIK:  Pemasangan alat pelindung mesin (Pemasangan alat pelindung mesin (machine guardingmachine guarding););  Pemasangan ventilasi umum dan lokal;Pemasangan ventilasi umum dan lokal;  Pemasangan alat sensor otomatis.Pemasangan alat sensor otomatis.
  • 44.
    01/15/1801/15/18 4444  PENGENDALIANADMINISTRASI:PENGENDALIAN ADMINISTRASI:  Pemisahan lokasi;Pemisahan lokasi;  Pergantian shift kerja;Pergantian shift kerja;  Pemberlakuan sistem ijin kerja;Pemberlakuan sistem ijin kerja;  Pelatihan karyawan.Pelatihan karyawan.  ALAT PELINDUNG DIRI:ALAT PELINDUNG DIRI:  Safety helmet;Safety helmet;  Safety shoes;Safety shoes;  Ear plug / muff;Ear plug / muff;  Safety goggles;Safety goggles;  Safety harness.Safety harness.  Dll.Dll.
  • 45.
    01/15/1801/15/18 4545 7. PEMANTAUANDAN TINJAUAN ULANG7. PEMANTAUAN DAN TINJAUAN ULANG  Setelah rencana tindakan pengendalian risikoSetelah rencana tindakan pengendalian risiko dilakukan, maka selanjutnya perlu dipantaudilakukan, maka selanjutnya perlu dipantau pelaksanaannya dan kemudian ditinjau ulangpelaksanaannya dan kemudian ditinjau ulang apakah tindakan tersebut sudah baik & efektifapakah tindakan tersebut sudah baik & efektif atau belum.atau belum.  Bentuk pemantauan antara lain:Bentuk pemantauan antara lain:  Inspeksi;Inspeksi;  Pemantauan lingkungan;Pemantauan lingkungan;  Audit.Audit.
  • 46.