RINGKASAN, ABSTRAK DAN SINTESIS
Nama: Bonadea Visakha
NPM: 1742079
Kelas: 6AKMA
Dosen Pengampu : Wike Oriza, S. S., M.Pd
RINGKASAN
Apa itu Ringkasan?
• Menyajikan kembali sebuah tulisan yang panjang ke dalam bentuk yang pendek
disebut meringkas.
• Tindakan meringkas dapat dilakukan terhadap berbagai jenis teks, di antaranya
ringkasan atas novel, ringkasan atas buku laporan tahunan, dan ringkasan atas
sebuah bab sebuah buku.
• Untuk sampai pada ringkasan yang baik, cara yang dapat dilakukan oleh penulis
adalah menghilangkan segala macam ‘hiasan’ dalam teks yang akan diringkas. Yang
dimaksud dengan ‘hiasan’ di sini dapat berupa :
1. Ilustrasi
2. Keindahan gaya bahasa, dan
3. Penjelasan yang terperinci
SYARAT RINGKASAN
Sebuah ringkasan memiliki beberapa syarat yaitu:
1. Penulis haruslah mempertahankan urutan pikiran dan cara pandang penulis asli.
2. Penulis harus bersifat netral, dalam arti tidak memasukan pikiran, ide, maupun
opininya ke dalam ringkasa yang dibuatnya.
3. Ringkasan yang dibuat haruslah mewakili gaya asli penulisnya, bukan gaya pembuat
singkasan. Dengan membaca teks asli secara berulang-ulang, menandai kalimat
topik setiap paragraf, dan menghilangkan segala macam hiasan, penulis akan dapat
membuat sebuah ringkasan yang baik
CONTOH RINGKASAN
Para siswa di salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang
keuangan. Mereka belajar keuangan melalui sebuah program khusus tentang keuangan.
Dalam program tersebut, para siswa belajar dasar-dasar pengetahuan tentang keuangan,
terutama mengenal uang dan perbankan. Program ini memberikan kegiatan yang menarik,
karena para siswa tidak belajar seperti biasanya. Mereka belajar melalui sebuah permainan.
Para siswa melakukan dua macam permainan, yaitu permainan computer berjudul “Ayo
Menabung” dan permanian monopoli. Selain bermain, permainan dengan menggunakan
computer ini juga memberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu.
Selain itu dikenalkan juga tata cara menabung di bank, mengenal petugas di bank, dan cara
menggunakan ATM.
CONTOH RINGKASAN
Ringkasan :
Para siswa di salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang
keuangan. Mereka belajar melalui permainan computer berjudul “Ayo Menabung” dan
Monopoli. Selain itu juga diberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu,
tata cara menabung di bank, dan cara menggunakn ATM.
ABSTRAK
Abstrak adalah karangan ringkas berupa rangkuman. Istilah ini lazim digunakan dalam
penulisan ilmiah. Oleh karena itu, abstrak terikat dengan aturan penulisan ilmiah.
Dalam sebuah abstrak setidaknya ada hal-hal berikut:
1. Latar belakang atau alasan atas topik yang dipilih,
2. Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis,
3. Metode atau bahan yang digunakan dalam penelitian,
4. Keluaran atau kesimpulan atas penelitian.
• Panjang-pendek sebuah abstrak amat ditentukan oleh tujuannya. Apabila abstrak
tersebut ditulis untuk keperluan Jurnal, maka panjangnya antara 75 sampai dengan
100 kata, sedangkan untuk skripsi 200 sampai dengan 250 kata.
• Selain itu, perlu diperhatikan pula bahwa kesepakatan umum dalam dunia ilmu
bahwa abstrak ditulis bahasa Inggris. Misalnya, apabila sebuah artikel untuk jurnal
atau skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia, maka abstraknya ditulis dalam bahasa
Inggris.
SYARAT ABSTRAK
• Merupakan uraian ringkas, cermat dan menyeluruh sehingga mencerminkan keseluruhan isi judul. Abstrak dapat berdiri sendiri sebagai
satu kesatuan yang utuh sehingga dapat dimuat dalam satu majalah yang khusus memuat abstrak, seperti Dental Abstract
• Tanpa komentar dari pembuatnya di luar apa yang dikemukakan dalam karangan ilmiah. Maksud dari tanpa komentar disini adalah
bawah tanpa ada unsur subjektif dari penulis karena semua didasarkan atas hasil penelitian.
• Dapat dikerjakan orang lain, tetapi sebaiknya dibuat sendiri oleh penulisnya karena ia lebih memahami apa yang disajikannya dalam
karangan ilmiah tersebut.
• Terdapat pada permulaan karangan ilmiah sehingga pembaca segera dapat mengetahui informasi yang disajikan sesuai dengan keperluan
atau minatnya.
• Isi suatu abstrak sebaiknya jangan melebihi 250 kata atau sekitar 25 baris jika setiap baris terdiri atas 10 kata.
• Dalam abstrak tak ada pergantian paragraf (tanpa alinea). Artinya adalah dalam abstarks tidak ada paragrap
• Huruf yang digunakan dalam abstrak sebaiknya berbeda besarnya dengan huruf isi karangan ilmiah.
• Sedapat mungkin dihindari pemakaian, kalimat aktif, sebaiknya kalimat pasif.
• Kepustakaan, singkatan, ilustrasi, grafik dan tabel tak boleh dicantumkan.
• Di bawah abstrak sebaiknya dicantumkan kata-kata kunci (key words) sebanyak 3 hingga 10 kata yang kira-kira dapat dipakai untuk
mengindeks karangan ilmiah kita dalam suatu deretan karangan ilmiah sejenis. Kata kunci (key word) adalah kata-kata yang penting dan
paling menonjol dalam karangan ilmiah itu.
• Contoh: Kalau suatu karangan ilmiah membahas mengenai hubungan antara terapi phenytoin, siklosporin dan nifedipin dengan
hiperplasia gingiva, maka kata-kata kuncinya adalah phenytoin, siklosporin, nifedipin dan hiperplasia gingiva.
CONTOH ABSTRAK
ABSTRAK
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI KEBIASAAN BELAJAR MATEMATIKA
SISWA KELAS X MULTIMEDIA I SMK NEGERI 01 SURABAYA TAHUN AJARAN
2011-2012
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan
belajar matematika siswa kelas X Multimedia 1 SMK Negeri 01 Surabaya tahun ajaran 2011-2012.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MULTIMEDIA SMK Negeri 10 Surabaya, yang
terdiri dan 2 kelas. Sampel sejumlah 35 siswa diambil dan kelas X MULTIMEDIA I SMK Negeri 01
Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif sehingga data dianalisis untuk
mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar matematika siswa dengan hasil belajar matematika
siswa. Instrumen pengambilan data menggunakan dokumentasi, angket, dan pengamatan langsung
yang kemudian dianalisis menggunakan korelasi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh adalah
nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan belajar matematika siswa yaitu Jujur, Disiplin,
Bertanggung jawab, Kerja keras, Percaya diri, dan Mandiri.
Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Kebiasaan Belajar Siswa, Matematika.
SINTESIS
Berbeda dengan ringkasan dan abstrak yang merupakan ringkasan atas satu sumber
saja, sintesis dibuat atas beberapa sumber. Pada dasarnya sintesis adalah merangkum
intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan
data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data
publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.
SYARAT SINTESIS
Ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di
antaranya :
1. Penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya,
2. Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya,
3. Sudut pandang penulis harus tajam,
4. Penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya,
5. Penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.
CONTOH SINTESIS
Pengertian manajemen menurut James A.F. Stoner adalah proses perencanaan,
pengorganisasian dan penggunaan terhadap sumberdaya organisasi lainnya supaya tujuan
organisasi dapat tercapai sesuai dengan yang ditetapkan. Menurut Drs. Oey Liang Lee
mengartikan manajemen adalah ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, penyusunan,
pengarahan dan pengawasan dari manusia untuk menentukan capaian tujuan
sebagaimana yang telah ditetapkan. Pengertian manajemen menurut R. Terry adalah
suatu proses khas terdiri tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan
dan pengontrolan yang dilakukan dalam menentukan serta mencapai target yang sudah
ditetapkan lewat pemanfaatan sumber daya manusia dan lainnya.
Dari pengertian manajemen menurut ketiga para ahli di atas, saya simpulkan bahwa
manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari perencanaan dan pengorganisasian
untuk mencapai tujuan yang sudah di tetapkan.
TERIMA KASIH

Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis

  • 1.
    RINGKASAN, ABSTRAK DANSINTESIS Nama: Bonadea Visakha NPM: 1742079 Kelas: 6AKMA Dosen Pengampu : Wike Oriza, S. S., M.Pd
  • 2.
    RINGKASAN Apa itu Ringkasan? •Menyajikan kembali sebuah tulisan yang panjang ke dalam bentuk yang pendek disebut meringkas. • Tindakan meringkas dapat dilakukan terhadap berbagai jenis teks, di antaranya ringkasan atas novel, ringkasan atas buku laporan tahunan, dan ringkasan atas sebuah bab sebuah buku. • Untuk sampai pada ringkasan yang baik, cara yang dapat dilakukan oleh penulis adalah menghilangkan segala macam ‘hiasan’ dalam teks yang akan diringkas. Yang dimaksud dengan ‘hiasan’ di sini dapat berupa : 1. Ilustrasi 2. Keindahan gaya bahasa, dan 3. Penjelasan yang terperinci
  • 3.
    SYARAT RINGKASAN Sebuah ringkasanmemiliki beberapa syarat yaitu: 1. Penulis haruslah mempertahankan urutan pikiran dan cara pandang penulis asli. 2. Penulis harus bersifat netral, dalam arti tidak memasukan pikiran, ide, maupun opininya ke dalam ringkasa yang dibuatnya. 3. Ringkasan yang dibuat haruslah mewakili gaya asli penulisnya, bukan gaya pembuat singkasan. Dengan membaca teks asli secara berulang-ulang, menandai kalimat topik setiap paragraf, dan menghilangkan segala macam hiasan, penulis akan dapat membuat sebuah ringkasan yang baik
  • 4.
    CONTOH RINGKASAN Para siswadi salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang keuangan. Mereka belajar keuangan melalui sebuah program khusus tentang keuangan. Dalam program tersebut, para siswa belajar dasar-dasar pengetahuan tentang keuangan, terutama mengenal uang dan perbankan. Program ini memberikan kegiatan yang menarik, karena para siswa tidak belajar seperti biasanya. Mereka belajar melalui sebuah permainan. Para siswa melakukan dua macam permainan, yaitu permainan computer berjudul “Ayo Menabung” dan permanian monopoli. Selain bermain, permainan dengan menggunakan computer ini juga memberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu. Selain itu dikenalkan juga tata cara menabung di bank, mengenal petugas di bank, dan cara menggunakan ATM.
  • 5.
    CONTOH RINGKASAN Ringkasan : Parasiswa di salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang keuangan. Mereka belajar melalui permainan computer berjudul “Ayo Menabung” dan Monopoli. Selain itu juga diberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu, tata cara menabung di bank, dan cara menggunakn ATM.
  • 6.
    ABSTRAK Abstrak adalah karanganringkas berupa rangkuman. Istilah ini lazim digunakan dalam penulisan ilmiah. Oleh karena itu, abstrak terikat dengan aturan penulisan ilmiah. Dalam sebuah abstrak setidaknya ada hal-hal berikut: 1. Latar belakang atau alasan atas topik yang dipilih, 2. Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis, 3. Metode atau bahan yang digunakan dalam penelitian, 4. Keluaran atau kesimpulan atas penelitian. • Panjang-pendek sebuah abstrak amat ditentukan oleh tujuannya. Apabila abstrak tersebut ditulis untuk keperluan Jurnal, maka panjangnya antara 75 sampai dengan 100 kata, sedangkan untuk skripsi 200 sampai dengan 250 kata. • Selain itu, perlu diperhatikan pula bahwa kesepakatan umum dalam dunia ilmu bahwa abstrak ditulis bahasa Inggris. Misalnya, apabila sebuah artikel untuk jurnal atau skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia, maka abstraknya ditulis dalam bahasa Inggris.
  • 7.
    SYARAT ABSTRAK • Merupakanuraian ringkas, cermat dan menyeluruh sehingga mencerminkan keseluruhan isi judul. Abstrak dapat berdiri sendiri sebagai satu kesatuan yang utuh sehingga dapat dimuat dalam satu majalah yang khusus memuat abstrak, seperti Dental Abstract • Tanpa komentar dari pembuatnya di luar apa yang dikemukakan dalam karangan ilmiah. Maksud dari tanpa komentar disini adalah bawah tanpa ada unsur subjektif dari penulis karena semua didasarkan atas hasil penelitian. • Dapat dikerjakan orang lain, tetapi sebaiknya dibuat sendiri oleh penulisnya karena ia lebih memahami apa yang disajikannya dalam karangan ilmiah tersebut. • Terdapat pada permulaan karangan ilmiah sehingga pembaca segera dapat mengetahui informasi yang disajikan sesuai dengan keperluan atau minatnya. • Isi suatu abstrak sebaiknya jangan melebihi 250 kata atau sekitar 25 baris jika setiap baris terdiri atas 10 kata. • Dalam abstrak tak ada pergantian paragraf (tanpa alinea). Artinya adalah dalam abstarks tidak ada paragrap • Huruf yang digunakan dalam abstrak sebaiknya berbeda besarnya dengan huruf isi karangan ilmiah. • Sedapat mungkin dihindari pemakaian, kalimat aktif, sebaiknya kalimat pasif. • Kepustakaan, singkatan, ilustrasi, grafik dan tabel tak boleh dicantumkan. • Di bawah abstrak sebaiknya dicantumkan kata-kata kunci (key words) sebanyak 3 hingga 10 kata yang kira-kira dapat dipakai untuk mengindeks karangan ilmiah kita dalam suatu deretan karangan ilmiah sejenis. Kata kunci (key word) adalah kata-kata yang penting dan paling menonjol dalam karangan ilmiah itu. • Contoh: Kalau suatu karangan ilmiah membahas mengenai hubungan antara terapi phenytoin, siklosporin dan nifedipin dengan hiperplasia gingiva, maka kata-kata kuncinya adalah phenytoin, siklosporin, nifedipin dan hiperplasia gingiva.
  • 8.
    CONTOH ABSTRAK ABSTRAK MEMBANGUN KARAKTERMELALUI KEBIASAAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X MULTIMEDIA I SMK NEGERI 01 SURABAYA TAHUN AJARAN 2011-2012 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan belajar matematika siswa kelas X Multimedia 1 SMK Negeri 01 Surabaya tahun ajaran 2011-2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MULTIMEDIA SMK Negeri 10 Surabaya, yang terdiri dan 2 kelas. Sampel sejumlah 35 siswa diambil dan kelas X MULTIMEDIA I SMK Negeri 01 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif sehingga data dianalisis untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar matematika siswa dengan hasil belajar matematika siswa. Instrumen pengambilan data menggunakan dokumentasi, angket, dan pengamatan langsung yang kemudian dianalisis menggunakan korelasi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh adalah nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan belajar matematika siswa yaitu Jujur, Disiplin, Bertanggung jawab, Kerja keras, Percaya diri, dan Mandiri. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Kebiasaan Belajar Siswa, Matematika.
  • 9.
    SINTESIS Berbeda dengan ringkasandan abstrak yang merupakan ringkasan atas satu sumber saja, sintesis dibuat atas beberapa sumber. Pada dasarnya sintesis adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.
  • 10.
    SYARAT SINTESIS Ada sejumlahsyarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya : 1. Penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya, 2. Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya, 3. Sudut pandang penulis harus tajam, 4. Penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya, 5. Penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.
  • 11.
    CONTOH SINTESIS Pengertian manajemenmenurut James A.F. Stoner adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan terhadap sumberdaya organisasi lainnya supaya tujuan organisasi dapat tercapai sesuai dengan yang ditetapkan. Menurut Drs. Oey Liang Lee mengartikan manajemen adalah ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan dari manusia untuk menentukan capaian tujuan sebagaimana yang telah ditetapkan. Pengertian manajemen menurut R. Terry adalah suatu proses khas terdiri tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengontrolan yang dilakukan dalam menentukan serta mencapai target yang sudah ditetapkan lewat pemanfaatan sumber daya manusia dan lainnya. Dari pengertian manajemen menurut ketiga para ahli di atas, saya simpulkan bahwa manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari perencanaan dan pengorganisasian untuk mencapai tujuan yang sudah di tetapkan.
  • 12.