By:
Nurul Fatimah
TATA SURYA
Indikator
Standart
Kompetensi
Kompetensi
Dasar Materi
Quis
Daftar
Pustaka
Simulasi
STANDAR KOMPETENSI
 Memahami dan medeskripsikan karakteristik
sistem tat surya
KOMPETENSI DASAR
Mampu mendeskripsikan karakteristik sistem tata
surya
Mampu mendeskripsikan matahari sebagai pusat
tata surya
Mampu menjelaskan perbedaan komet, meteor,
meteoroid, serta asteroid
Mampu menjelaskan bumi sebagai salah satu planet
dan bulan sebagai satelit serta pengaruh
interaksinya.
INDIKATOR
Mengetahui orbit anggota tata surya dalam
mengitari matahari
Mengetahui pengaruh dan manfaat matahari
sebagai pusat tata surya, bumi sebagai salah
satu planet serta bulan sebagai satelit
Mengetahui terjadinya gerhana bulan dan
gerhana matahari
TATA SURYA
MATAHARI
SEBAGAI PUSAT
TATA SURYA
PLANET
KOMET
METEOR
SATELIT
ASTEROID
Matahari
Bumi
sebagai
planet
Bulan
Sebagai
Satelit
Susunan lapisan
Matahari
Rotasi bumi
Revolus
i bumi
Perbutar
an bulan
Gerhana
Pasang
surut air
laut
Tata Surya
Sistem tata surya
terdiri atas
1. Delapan planet
dan bulannya
2. Benda-benda
kecil antar
planet : asteroid,
komet, dan
meteroid.
Matahari
Sebagai Pusat Tata Surya
Teori Geosentris menganggap bahwa bumi
sebagai pusat alam semesta yang dalam
keadaan diam sedangkan planet-planet lain
bergerak mengitarinya.
Teori Heliosentris berpendapat bahwa
matahari merupakan pusat tata surya dan
benda-benda di langit berputar mengitarinya.
Lalu diperkuat oleh Johanes Kepler dengan
hukum Kepler.
Hukum I Kepler
Hukum I Kepler
“Setiap planet bergerak
dalam orbit elips mengitari
matahari, dengan matahai
sebagai salah satu titik
fokus elips”
Posisi planet paling dekat
dengan matahari disebut
perihelium.
Posisi planet paling jauh
dengan matahari disebut
aphelium.
M
P A
Hukum II Kepler
“Dalam selang waktu yang
sama, luas juring yang disapu
oleh planet adalah sama”.
Busur AB, BC, CD, DE, EF, dan
AF ditempuh planet dalam
waktu yang sama. Maka juring
ABM = BMC = CMD = DME =
EMF = FMA.
Maka kelajuan planet pada
orbitnya bertambah besar
ketika mendekati matahari dan
bertambah kecil ketika
menjauhi matahari.
M
F
B
A
E
D
PLANET
Planet merupakan benda gelap yang
dapat dilihat karena karena sebagian
sinar matahari yang dipantulkan oleh
planet mengenai mata kita. Ada
delapan planet yaitu Merkurius,
Venus, Bumi, Mars, Yupiter,
Saturnus, Uranus dan Neptunus.
PLANET
SATELIT
Benda langit yang bergerak mengelilingi
planet dan bersama-sama planet itu
bergerak mengelilingi matahari.
Satelit alamiah disebut juga bulan planet.
Bumi mempunyai satu satelit alamiah
yaitu bulan, sedangkan planet yang tidak
mempunyai bulan adalah Merkurius dan
Venus.
KOMET
Benda langit yang tersusun
oleh batuan es sangat padat
dan debu, ketika mendekati
matahari mengeluarkan gas
yang berbentuk kepala
bercahaya dengan
semburan ke arah belakang
sehingga terlihat seperti
ekor.
Biasa disebut juga dengan
bintang berekor
Meteor dan Meteroid
Meteroid (bintang beralih) adalah artikel-
partikel padat dan kecil dengan orbit tidak
teratur. Karena orbitnya tidak teratur,
kadang-kadang meteroid terperangkap
masuk ke atmosfer bumi dan menyebabkan
terjadi gesekan dengan udara pada kecepatan
60-70 km/sekon. Akibatnya, partikel padat
tersebut terbakar dan berpijar, yang demikian
disebut meteor.
Meteor yang tidak habis terbakar dan jatuh di
bumi berbentuk batu disebut meteorit.
Tempat jatuhnya meteorit berbentuk kawah
yang disebut astroblemen.
Asteroid (palnetoid)
berupa bongkah batuan yang
terdapat dalam sabuk
asteroid, antara mars dan
yupiter.
Terdapat kira-kira 100 ribu
asteroid dalam sabuk
asteroid.
Asteroid membentuk
gugusan planet-planet kecil
dengan orbit berbentuk
lingkaran dengan kala
revolusi antara 4 s/d 6
tahun.
ASTEROID
“D i s e b u t
p l a n e t o i d
k a r e n a j i k a d i
g a b u n g k a n
ma s s a n y a 1/3000
ma s s a b u mi ”
Matahari
Bintang adalah benda langit
yang dapat memancarkan
cahayanya sendiri. Contohnya
matahari.
Suhu matahari sangat tinggi
yaitu 5400 C. Materi matahari
berupa gas pijar yang disebut
plasma. Ukuran matahari
diperkirakan 1.300.000. Matahari
bukan bintang yang paling besar,
tetapi bintang yang paling dekat
dengan bumi.
SUSUNAN LAPISAN MATAHARI
o Inti Matahari adalah tempat berlangsungnya
reaksi fusi hidrogen menjadi inti helium.
Suhunya diperkirakan mencapai 15 juta kelvin.
oFotosfera bagian permukaan matahari, disebut
juga lapisan cahaya. Suhunya kira-kira 6.000
kelvin.
oKromosfera tersusun dari lapisan gas hidrogen.
Suhunya 4.000 s/d 10.000 kelvin. Lapisan ini
dapat terlihat saat terjadi gerhana matahari.
oKorona mengandung gas yang sangat tipis
bersuhu 1 juta kelvin. Korona berwarna abu-
abu. Lapisan ini dapat terlihat saat gerhana
matahari berupa lingkaran putih yang
mengelilingi matahari.
BUMI
Massa jenis rata-rata
bumi kira-kira 5500
kg/m kubik.
Bumi adalah salah satu planet dari
kedelapan planet yang mengitari
Matahari. Bumi satu-satunya planet
dimana ada kehidupan. Bumi
tampak biru karena 2/3 bagian
permukaan bumi berupa laut.
Bentuk bumi tidak bulat seperti
bola, melainkan seperti jeruk, yaitu
agak pepat di kedua kutup dan
mengembung di bagian katulistiwa.
ROTASI BUMI
Akibat rotasi bumi
1. Pergantian siang dan malam
hari
2. Gerak semu harian benda
langit
3. Penggembungan di
katulistiwa dan
pemempatan di kedua
kutub
4. Perbedaan waktu
Bumi berotasi terhadap
porosnya sendiri dengan
arah berlawanan jarum
jam (arah timur). Periode
rotasi adalah 1 hari atau
24 jam (tepatnya 23 jam
56 menit 4,09 detik).
REVOLUSI BUMI
Akibat Revolusi Bumi:
1. Pergantian musim
2. Perubahan lamanya
siang dan malam
3. Gerak semu tahunan
matahari
4. Terlihat rasi bintang
yang berbeda dari bulan
ke bulan
Bumi berotasi
mengelilingi matahari
dengan arah
berlawanan jarum jam.
Periode revolusi adalah
365,25 hari (tepatnya
365 hari 6 jam 9 menit
10 detik)
Bulan Sebagai Satelit
Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus:
1. Berputar pada porosnya
2. Beredar mengitari bumi
3. Bulan bersama bumi mengitari
Matahari
Periode rotasi bulan sama dengan periode
revolusinya. Akibatnya, bagian bulan
yang menghadap ke bumi selalu tetap.
Bulan tidak mempunyai atmosfer
sehingga menyebabkan:
1. Adanya perubahan suhu yang sangat
tajam
2. Bunti tidak dapat merambat
3. Langit bulan berwarna hitam kelam
4. Tidak ada air, sehingga tidak ada
kehidupan
5. Banyak meteoroid yang mencapai
bulan.
1. PERPUTARAN BULAN
Akibat revolusi bulan, terdapat empat fase bulan (kwartir), yaitu sebagai
berikut:
1. Bulan baru = bulan mati = kwartir keempat
– Kedudukan bulan di antara bumi dan matahari
– Bulan tidak tampak
– Terjadi tanggal 29 s/d 30 H
2. Bulan setengah cakram muda = kwartir pertama
– Kedudukan bulan, bumi matahri membentuk sudut 90
– Bulan tampak setengah lingkaran
– Terjadi tanggal 7 s/d 8 H
3. Bulan purnama = kwartir kedua
– Bumi di antara bulan dan matahari
– Lingkaran penuh
– Terjadi tanggal 14 s/d 15 H
4. Bulan cakram tua = kwartir ketiga
– Kedudukan bulan, bumi dan matahari membentuk sudut 90
– Terjadi tanggal 22 s/d 23
2. GERHANA
Bumi maupun bulan berbentuk bulat
seperti bola. Apabila terkena sinar akan
terbentuk bayang-bayang. Ada dua
macam bayang-bayang yang timbul, yaitu:
1. Umbra (inti) yaitu daerah gelap di belakang
benda yang sama sekali tidak terkena
cahaya.
2. Penumbra (kabur) yaitu daerah gelap di
sekitar umbra yang masih terkena sedikit
cahaya.
Timbulnya bayang-bayang bumi yang
Kapan terjadi
gerhana?
Lanjutan. . . .
Dalam revolusi, bidang edar bulan
berbentuk sudut 5 terhadap
bidang edar revolusi bumi (eliptika).
Akibatnya pada suatu saat dapat
terjadi perpotongan bidang edar
dan menyebabkan posisi antara
matahari, bumi dan bulan berada
dalam satu garis lurus. Pada saat
itulah terjadi gerhana.
Gerhana bulan disebabkan oleh bayangan
bumi yang menutupi sinar Matahari yang
menutupi bulan yang terjadi pada saat
bulan purnama. Pada saat itu Bulan masuk
ke dalam umbra Bumi.
Ada dua macam gerhana bulan, yaitu:
1. Gerhana Bulan Total yang terjadi ketika
seluruh bagian bulan masuk ke dalam
bayang- bayang inti bumi
2. Gerhana Bulan Parsial yang terjadi
ketika hanya sebagian bulan yang masuk
GERHANA BULAN
Bulan purnama  gerhana
penumbra  gerhana sebagian 
gerhana total  gerhana sebagian
 gerhana penumbra  Bulan
Purmana
Proses
Gerhana Bulan
Tiga macam gerhana
matahari, yaitu:
gerhana matahari
total, gerhana cincin
dan gerhana
sebagian.
Gerhana matahari
disebabkan oleh
bayangan bulan
yang menutupi
sinar matahari
yang menuju ke
bumi. Terjadi
selama bulan
baru dan pada
siang hari. Pada
saat itu umbra
atau penumbra
bulan akan
GERHANA MATAHARI
3. Pasang Surut Air laut
Pasang surut adalah peristiwa naik
turunnya permukaan laut. Peristiwa
pasang surut air laut disebabkan
oleh gravitasi bulan. Sedangkan
gravitasi matahari hanya sedikit
berpengaruh karena jarak bulan
terhadap bumi sangat dekat
dibandingkan dengan matahari.
Pasang Surut Air Laut
Tempat yang paling dekat
dengan bumi (A),
mengalami gaya tarik paling
besar, sehingga air laut di A
ditarik mendekati bulan.
Sedangkan B tempat paling
jauh ke bulan, mengalami
gaya tarik paling kecil,
sehingga ditarik menjauhi
bulan. A dan B mengalami
pasang. Di antara A dan B,
yaitu C dan D mengalami
surut, karena air tertarik ke
A dan B.
Bumi B
C
A
D
Bulan
Satu kali rotasi bumi suatu
tempat akan menempati
secara berurutan
kedudukan A-D-B-C. Ini
berarti dalam 1 hari terjadi 2
kali pasnag dan 2 kali surut.
Lanjutan. . . .
Gabungan dari gravitasi bulan dan gravitasi matahari
akan menghasilkan pasang besar dan pasang kecil.
Pasang besar terjadi ketika bulan dan matahari
menghasilkan gaya gravitasi yang segaris. Pasang ini
disebut pasang purnama atau pasang perbani.
Pasang kecil terjadi ketika bulan dan matahari
menghasilkan gaya gravitasi yang saling tegak lurus.
Pasang ini disebut pasang neap.
4. Satelit Buatan
Satelit buatan yang disebut satelit adalah
pesawat antariksa tak berawak buatan
manusia yang diluncurkan pada suatu
ketinggian tertentu untuk mengorbit
mengitari sebuah planet.
Satelit buatan bertujuan untuk
kepentingan komunikasi, navigasi atau
mendapatkan informasi cuaca. Contoh
satelit palapa.
SIMULASI
Gerhana Matahari
 Gerhana Bulan
QUIZ
1. Kedudukan planet terhadap matahari
tidak tetap. Hal itu karena... .
A. planet menjauh dan mendekat
terhadap matahari
B. bidang edar planet berbentuk
lonjong
C. orbit planet berbentuk elips
D. orbit planet slalu tetap
2. Matahari tampak dari bumi sebagai
bintang paling besar karena... .
A. matahari adalah bintang yang paling
besar ukurannya
B. matahari memiliki energi paling
besar
C. matahari adalah bintang yang paling
dekat dengan bumi
D. matahari adalah bintang yang paling
terang
3. Asteroid terletak di antara... .
A. mars dan yupiter
B. bumi dan venus
C. merkurius dan venus
D. pluto dan mars
4. Bentuk bumi pepat di kedua
kutupnya dan
menggembung pada
khatulistiwa. Hal itu akibat
dari... .
A. Revolusi bumi
B. Rotasi bumi
C. Gravitasi bumi
D. Rotasi dan revolusi bumi
DAFTAR PUSTAKA
Doraji dan Haryati. 2010. The Essensials of
Physics. PT Tiga Serangkai Pustaka
Mandiri: Solo.
Kanginan, Marthen. 2006. IPA Fisika untuk SMP
Kelas IX. Penerbit Erlangga: Jakarta.
Kuswanti, Nur, Dkk. 2008. Contextual Teaching and
Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
Kelas IX Edisi 4. Pusat Perbukuan Departemen
Pendidikan Nasional: Jakarta.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
EXIT

Presentation1

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    STANDAR KOMPETENSI  Memahamidan medeskripsikan karakteristik sistem tat surya
  • 4.
    KOMPETENSI DASAR Mampu mendeskripsikankarakteristik sistem tata surya Mampu mendeskripsikan matahari sebagai pusat tata surya Mampu menjelaskan perbedaan komet, meteor, meteoroid, serta asteroid Mampu menjelaskan bumi sebagai salah satu planet dan bulan sebagai satelit serta pengaruh interaksinya.
  • 5.
    INDIKATOR Mengetahui orbit anggotatata surya dalam mengitari matahari Mengetahui pengaruh dan manfaat matahari sebagai pusat tata surya, bumi sebagai salah satu planet serta bulan sebagai satelit Mengetahui terjadinya gerhana bulan dan gerhana matahari
  • 6.
    TATA SURYA MATAHARI SEBAGAI PUSAT TATASURYA PLANET KOMET METEOR SATELIT ASTEROID Matahari Bumi sebagai planet Bulan Sebagai Satelit Susunan lapisan Matahari Rotasi bumi Revolus i bumi Perbutar an bulan Gerhana Pasang surut air laut
  • 7.
    Tata Surya Sistem tatasurya terdiri atas 1. Delapan planet dan bulannya 2. Benda-benda kecil antar planet : asteroid, komet, dan meteroid.
  • 8.
    Matahari Sebagai Pusat TataSurya Teori Geosentris menganggap bahwa bumi sebagai pusat alam semesta yang dalam keadaan diam sedangkan planet-planet lain bergerak mengitarinya. Teori Heliosentris berpendapat bahwa matahari merupakan pusat tata surya dan benda-benda di langit berputar mengitarinya. Lalu diperkuat oleh Johanes Kepler dengan hukum Kepler.
  • 9.
    Hukum I Kepler HukumI Kepler “Setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitari matahari, dengan matahai sebagai salah satu titik fokus elips” Posisi planet paling dekat dengan matahari disebut perihelium. Posisi planet paling jauh dengan matahari disebut aphelium. M P A
  • 10.
    Hukum II Kepler “Dalamselang waktu yang sama, luas juring yang disapu oleh planet adalah sama”. Busur AB, BC, CD, DE, EF, dan AF ditempuh planet dalam waktu yang sama. Maka juring ABM = BMC = CMD = DME = EMF = FMA. Maka kelajuan planet pada orbitnya bertambah besar ketika mendekati matahari dan bertambah kecil ketika menjauhi matahari. M F B A E D
  • 11.
    PLANET Planet merupakan bendagelap yang dapat dilihat karena karena sebagian sinar matahari yang dipantulkan oleh planet mengenai mata kita. Ada delapan planet yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.
  • 12.
  • 13.
    SATELIT Benda langit yangbergerak mengelilingi planet dan bersama-sama planet itu bergerak mengelilingi matahari. Satelit alamiah disebut juga bulan planet. Bumi mempunyai satu satelit alamiah yaitu bulan, sedangkan planet yang tidak mempunyai bulan adalah Merkurius dan Venus.
  • 14.
    KOMET Benda langit yangtersusun oleh batuan es sangat padat dan debu, ketika mendekati matahari mengeluarkan gas yang berbentuk kepala bercahaya dengan semburan ke arah belakang sehingga terlihat seperti ekor. Biasa disebut juga dengan bintang berekor
  • 15.
    Meteor dan Meteroid Meteroid(bintang beralih) adalah artikel- partikel padat dan kecil dengan orbit tidak teratur. Karena orbitnya tidak teratur, kadang-kadang meteroid terperangkap masuk ke atmosfer bumi dan menyebabkan terjadi gesekan dengan udara pada kecepatan 60-70 km/sekon. Akibatnya, partikel padat tersebut terbakar dan berpijar, yang demikian disebut meteor. Meteor yang tidak habis terbakar dan jatuh di bumi berbentuk batu disebut meteorit. Tempat jatuhnya meteorit berbentuk kawah yang disebut astroblemen.
  • 17.
    Asteroid (palnetoid) berupa bongkahbatuan yang terdapat dalam sabuk asteroid, antara mars dan yupiter. Terdapat kira-kira 100 ribu asteroid dalam sabuk asteroid. Asteroid membentuk gugusan planet-planet kecil dengan orbit berbentuk lingkaran dengan kala revolusi antara 4 s/d 6 tahun. ASTEROID “D i s e b u t p l a n e t o i d k a r e n a j i k a d i g a b u n g k a n ma s s a n y a 1/3000 ma s s a b u mi ”
  • 18.
    Matahari Bintang adalah bendalangit yang dapat memancarkan cahayanya sendiri. Contohnya matahari. Suhu matahari sangat tinggi yaitu 5400 C. Materi matahari berupa gas pijar yang disebut plasma. Ukuran matahari diperkirakan 1.300.000. Matahari bukan bintang yang paling besar, tetapi bintang yang paling dekat dengan bumi.
  • 19.
    SUSUNAN LAPISAN MATAHARI oInti Matahari adalah tempat berlangsungnya reaksi fusi hidrogen menjadi inti helium. Suhunya diperkirakan mencapai 15 juta kelvin. oFotosfera bagian permukaan matahari, disebut juga lapisan cahaya. Suhunya kira-kira 6.000 kelvin. oKromosfera tersusun dari lapisan gas hidrogen. Suhunya 4.000 s/d 10.000 kelvin. Lapisan ini dapat terlihat saat terjadi gerhana matahari. oKorona mengandung gas yang sangat tipis bersuhu 1 juta kelvin. Korona berwarna abu- abu. Lapisan ini dapat terlihat saat gerhana matahari berupa lingkaran putih yang mengelilingi matahari.
  • 20.
    BUMI Massa jenis rata-rata bumikira-kira 5500 kg/m kubik. Bumi adalah salah satu planet dari kedelapan planet yang mengitari Matahari. Bumi satu-satunya planet dimana ada kehidupan. Bumi tampak biru karena 2/3 bagian permukaan bumi berupa laut. Bentuk bumi tidak bulat seperti bola, melainkan seperti jeruk, yaitu agak pepat di kedua kutup dan mengembung di bagian katulistiwa.
  • 21.
    ROTASI BUMI Akibat rotasibumi 1. Pergantian siang dan malam hari 2. Gerak semu harian benda langit 3. Penggembungan di katulistiwa dan pemempatan di kedua kutub 4. Perbedaan waktu Bumi berotasi terhadap porosnya sendiri dengan arah berlawanan jarum jam (arah timur). Periode rotasi adalah 1 hari atau 24 jam (tepatnya 23 jam 56 menit 4,09 detik).
  • 22.
    REVOLUSI BUMI Akibat RevolusiBumi: 1. Pergantian musim 2. Perubahan lamanya siang dan malam 3. Gerak semu tahunan matahari 4. Terlihat rasi bintang yang berbeda dari bulan ke bulan Bumi berotasi mengelilingi matahari dengan arah berlawanan jarum jam. Periode revolusi adalah 365,25 hari (tepatnya 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik)
  • 23.
    Bulan Sebagai Satelit Bulanmelakukan tiga gerakan sekaligus: 1. Berputar pada porosnya 2. Beredar mengitari bumi 3. Bulan bersama bumi mengitari Matahari Periode rotasi bulan sama dengan periode revolusinya. Akibatnya, bagian bulan yang menghadap ke bumi selalu tetap.
  • 24.
    Bulan tidak mempunyaiatmosfer sehingga menyebabkan: 1. Adanya perubahan suhu yang sangat tajam 2. Bunti tidak dapat merambat 3. Langit bulan berwarna hitam kelam 4. Tidak ada air, sehingga tidak ada kehidupan 5. Banyak meteoroid yang mencapai bulan.
  • 25.
    1. PERPUTARAN BULAN Akibatrevolusi bulan, terdapat empat fase bulan (kwartir), yaitu sebagai berikut: 1. Bulan baru = bulan mati = kwartir keempat – Kedudukan bulan di antara bumi dan matahari – Bulan tidak tampak – Terjadi tanggal 29 s/d 30 H 2. Bulan setengah cakram muda = kwartir pertama – Kedudukan bulan, bumi matahri membentuk sudut 90 – Bulan tampak setengah lingkaran – Terjadi tanggal 7 s/d 8 H 3. Bulan purnama = kwartir kedua – Bumi di antara bulan dan matahari – Lingkaran penuh – Terjadi tanggal 14 s/d 15 H 4. Bulan cakram tua = kwartir ketiga – Kedudukan bulan, bumi dan matahari membentuk sudut 90 – Terjadi tanggal 22 s/d 23
  • 26.
    2. GERHANA Bumi maupunbulan berbentuk bulat seperti bola. Apabila terkena sinar akan terbentuk bayang-bayang. Ada dua macam bayang-bayang yang timbul, yaitu: 1. Umbra (inti) yaitu daerah gelap di belakang benda yang sama sekali tidak terkena cahaya. 2. Penumbra (kabur) yaitu daerah gelap di sekitar umbra yang masih terkena sedikit cahaya. Timbulnya bayang-bayang bumi yang
  • 27.
  • 28.
    Lanjutan. . .. Dalam revolusi, bidang edar bulan berbentuk sudut 5 terhadap bidang edar revolusi bumi (eliptika). Akibatnya pada suatu saat dapat terjadi perpotongan bidang edar dan menyebabkan posisi antara matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus. Pada saat itulah terjadi gerhana.
  • 29.
    Gerhana bulan disebabkanoleh bayangan bumi yang menutupi sinar Matahari yang menutupi bulan yang terjadi pada saat bulan purnama. Pada saat itu Bulan masuk ke dalam umbra Bumi. Ada dua macam gerhana bulan, yaitu: 1. Gerhana Bulan Total yang terjadi ketika seluruh bagian bulan masuk ke dalam bayang- bayang inti bumi 2. Gerhana Bulan Parsial yang terjadi ketika hanya sebagian bulan yang masuk GERHANA BULAN
  • 30.
    Bulan purnama gerhana penumbra  gerhana sebagian  gerhana total  gerhana sebagian  gerhana penumbra  Bulan Purmana Proses Gerhana Bulan
  • 31.
    Tiga macam gerhana matahari,yaitu: gerhana matahari total, gerhana cincin dan gerhana sebagian. Gerhana matahari disebabkan oleh bayangan bulan yang menutupi sinar matahari yang menuju ke bumi. Terjadi selama bulan baru dan pada siang hari. Pada saat itu umbra atau penumbra bulan akan GERHANA MATAHARI
  • 32.
    3. Pasang SurutAir laut Pasang surut adalah peristiwa naik turunnya permukaan laut. Peristiwa pasang surut air laut disebabkan oleh gravitasi bulan. Sedangkan gravitasi matahari hanya sedikit berpengaruh karena jarak bulan terhadap bumi sangat dekat dibandingkan dengan matahari.
  • 33.
    Pasang Surut AirLaut Tempat yang paling dekat dengan bumi (A), mengalami gaya tarik paling besar, sehingga air laut di A ditarik mendekati bulan. Sedangkan B tempat paling jauh ke bulan, mengalami gaya tarik paling kecil, sehingga ditarik menjauhi bulan. A dan B mengalami pasang. Di antara A dan B, yaitu C dan D mengalami surut, karena air tertarik ke A dan B. Bumi B C A D Bulan Satu kali rotasi bumi suatu tempat akan menempati secara berurutan kedudukan A-D-B-C. Ini berarti dalam 1 hari terjadi 2 kali pasnag dan 2 kali surut.
  • 34.
    Lanjutan. . .. Gabungan dari gravitasi bulan dan gravitasi matahari akan menghasilkan pasang besar dan pasang kecil. Pasang besar terjadi ketika bulan dan matahari menghasilkan gaya gravitasi yang segaris. Pasang ini disebut pasang purnama atau pasang perbani. Pasang kecil terjadi ketika bulan dan matahari menghasilkan gaya gravitasi yang saling tegak lurus. Pasang ini disebut pasang neap.
  • 35.
    4. Satelit Buatan Satelitbuatan yang disebut satelit adalah pesawat antariksa tak berawak buatan manusia yang diluncurkan pada suatu ketinggian tertentu untuk mengorbit mengitari sebuah planet. Satelit buatan bertujuan untuk kepentingan komunikasi, navigasi atau mendapatkan informasi cuaca. Contoh satelit palapa.
  • 36.
  • 37.
    QUIZ 1. Kedudukan planetterhadap matahari tidak tetap. Hal itu karena... . A. planet menjauh dan mendekat terhadap matahari B. bidang edar planet berbentuk lonjong C. orbit planet berbentuk elips D. orbit planet slalu tetap 2. Matahari tampak dari bumi sebagai bintang paling besar karena... . A. matahari adalah bintang yang paling besar ukurannya B. matahari memiliki energi paling besar C. matahari adalah bintang yang paling dekat dengan bumi D. matahari adalah bintang yang paling terang 3. Asteroid terletak di antara... . A. mars dan yupiter B. bumi dan venus C. merkurius dan venus D. pluto dan mars 4. Bentuk bumi pepat di kedua kutupnya dan menggembung pada khatulistiwa. Hal itu akibat dari... . A. Revolusi bumi B. Rotasi bumi C. Gravitasi bumi D. Rotasi dan revolusi bumi
  • 38.
    DAFTAR PUSTAKA Doraji danHaryati. 2010. The Essensials of Physics. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri: Solo. Kanginan, Marthen. 2006. IPA Fisika untuk SMP Kelas IX. Penerbit Erlangga: Jakarta. Kuswanti, Nur, Dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta.
  • 39.