Nama :
1.Galeh Prastyanto (130401140088)




Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah
"Ethos", yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom).
Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang
merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu "Mos" dan dalam bentuk
jamaknya "Mores", yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup
seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan
menghindari halhal tindakan yang buruk.
H.Hasbullah Bakry dalam bukunya Sistematik Filsafat (1970 : 64)
mengemukakan etika yaitu ilmu yang menyelidiki mana yang baik
dan mana yang buruk dengan melihat pada amal perbuatan manusia
sejauh yang dapat diketahui akal pikiran.






Masyarakat adalah keseluruhan hubungan hidup
bersama tidak dibatasi lingkungan bangsa dan
sebagainya.
Abdul Syani (1987: 30) mengemukakan bahwa
“Masyarakat adalah berkumpul bersama, hidup
bersama dengan saling berhubungan dan saling
mempengaruhi”.
Istilah masyarakat dalam UU No.20 Tahun 2003
diartikan sebagai kelompok warga Negara
Indonesia nonpemerintah yang mempunyai
perhatian dan peranan dalam bidang pendidikan
Beberapa contoh etika dalam masyarakat,yaitu :


Etika Pergaulan Dengan Orang Yang Lebih Tua


Etika Pergaulan Dengan Orang Yang Sebaya


Etika Pergaulan Dengan Orang Yang Lebih Muda


Etika Pergaulan Dengan Orang Yang Berbeda Agama

Seharusnya antar umat beragama saling toleransi dan menolak kekerasan atas
nama agama :


Etika Dalam Makan Dan Minum


Peranan etika dalam masyarakat






sebagai suatu ilmu, dapat di jadikan sebagai himpunan dari teoriteori moral, yang juga dapat di praktekkan dalam pergaulan hidup
sehari-hari. Bila masyarakat sudah bersedia mematuhinya.
sebagai suatu teori, juga dapat diperkaya oleh praktek-praktek
hidup dalam masyarakat. makin bergolak masyarakat itu, makin
banyak ragamnya norma yang dapat di kembangkannya . dengan
deemikian antara teori dan praktek etika, kedua-duanya dapat
saling menyokong dalam pembinaan moral masyarakat..
sesuai dengan ajaran aristoteles yang telah menggariskan,
bahwa"tugas utama dari etika itu adalah untuk menentukan
kebenaran tentang masalah moral", dan bagaimana
pandangan/tanggapan umum terhadap norma-norma moral yang
telah digariskan dalam kehidupan masyarakat itu.
Presentation etika
Presentation etika

Presentation etika

  • 1.
  • 2.
      Pengertian Etika (Etimologi),berasal dari bahasa Yunani adalah "Ethos", yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu "Mos" dan dalam bentuk jamaknya "Mores", yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari halhal tindakan yang buruk. H.Hasbullah Bakry dalam bukunya Sistematik Filsafat (1970 : 64) mengemukakan etika yaitu ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan melihat pada amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui akal pikiran.
  • 3.
       Masyarakat adalah keseluruhanhubungan hidup bersama tidak dibatasi lingkungan bangsa dan sebagainya. Abdul Syani (1987: 30) mengemukakan bahwa “Masyarakat adalah berkumpul bersama, hidup bersama dengan saling berhubungan dan saling mempengaruhi”. Istilah masyarakat dalam UU No.20 Tahun 2003 diartikan sebagai kelompok warga Negara Indonesia nonpemerintah yang mempunyai perhatian dan peranan dalam bidang pendidikan
  • 4.
    Beberapa contoh etikadalam masyarakat,yaitu :  Etika Pergaulan Dengan Orang Yang Lebih Tua
  • 5.
     Etika Pergaulan DenganOrang Yang Sebaya
  • 6.
     Etika Pergaulan DenganOrang Yang Lebih Muda
  • 7.
     Etika Pergaulan DenganOrang Yang Berbeda Agama Seharusnya antar umat beragama saling toleransi dan menolak kekerasan atas nama agama :
  • 8.
  • 9.
     Peranan etika dalammasyarakat    sebagai suatu ilmu, dapat di jadikan sebagai himpunan dari teoriteori moral, yang juga dapat di praktekkan dalam pergaulan hidup sehari-hari. Bila masyarakat sudah bersedia mematuhinya. sebagai suatu teori, juga dapat diperkaya oleh praktek-praktek hidup dalam masyarakat. makin bergolak masyarakat itu, makin banyak ragamnya norma yang dapat di kembangkannya . dengan deemikian antara teori dan praktek etika, kedua-duanya dapat saling menyokong dalam pembinaan moral masyarakat.. sesuai dengan ajaran aristoteles yang telah menggariskan, bahwa"tugas utama dari etika itu adalah untuk menentukan kebenaran tentang masalah moral", dan bagaimana pandangan/tanggapan umum terhadap norma-norma moral yang telah digariskan dalam kehidupan masyarakat itu.