SHERLY MERLIANA.A 1810130220012
RICA RAHMAH 1810130220019
NURHAYATI 1810130220022
KELOMPOK 14
What is discipline? What is learning?
Before we enter into the understanding of the discipline of
learning we first discuss what is discipline? And what learning is?
Istilah disiplin dalam bahasa
Indonesia sering terkait dan
menyatu dengan istilah tata tertib
dan ketertiban. Istilah ketertiban
mempunyai arti kepatuhan
seorang dalam mengikuti
peraturan atau tata tertib karena
dorongan atau disebabkan oleh
sesuatu yang datang dari luar
dirinya.
The Liang Gie (dalam Ardy: 159)
mengartikan disiplin sebagai suatu
keadaan tertib yang mana orang-
orang tergabung dalam suatu
organisasi tunduk pada peraturan-
peraturan yang telah ada dengan
senang hati.
Menurut Daryanto (2013:49)
menyatakan disiplin berfungsi
menyeimbangkan antara
independensi, tindakan yang
percaya diri dan hubungan positif
dengan orang lain agar
perkembangannya mampu
menyesuaikan diri secara optimal.
Menurut Ardy (2014:162)
menjelaskan fungsi utama disiplin
adalah untuk mengajar
mengendalikan diri dengan
mudah, menghormati dan
mematuhi otoritas.
Dan menurut Tu’u (2004:38-42)
menjelaskan fungsi disiplin menata
kehidupan bersama, membangun
kepribadian, melatih kepribadian
sikap, pemaksaan, hukuman dan
menciptakan lingkungan kondusif.
a. Peraturan dan hukum yang
berfungsi sebagai pedoman bagi
penilaian yang baik.
b. Hukuman bagi pelanggaran
peraturan dan hukum
c. Hadiah untuk perilaku yang baik
atau usaha untuk berperilaku sosial
yang baik. Hadiah dapat diberikan
dalam bentuk verbal dan non verbal
agar anak lebih termotivasi untuk
berbuat baik lagi.
Slameto (2010: 2) menjelaskan belajar ialah
suatu proses usaha yang dilakukan seseorang
untuk memperoleh suatu perubahan tingkah
laku yang baru secara keseluruhan, sebagai
hasil pengalamanya sendiri dalam interaksi
dengan lingkunganya. Hamalik (2011: 27)
mengatakan belajar merupakan suatu proses,
suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau
tujuan.
Pertama,
prinsip
belajar
adalah
perubahan
perilaku.
Kedua,
belajar
merupaka
n proses.
Ketiga,
belajar
merupaka
n bentuk
pengalam
an.
Prinsip-prinsip belajar menurut Suprijono (2012: 4-5)
Menurut Slameto, terdapat
empat macam disiplin belajar yang
dilakukan oleh peserta didik dalam
kegiatan belajar di sekolah yaitu:
a. Disiplin peserta didik masuk sekolah
diantaranya: keaktifan, kepatuhan, dan
ketataan dalam masuk sekolah.
b. Disiplin dalam mengerjakan tugas
c. Disiplin dalam mengikuti pelajaran
disekolah, adanya keaktifan, keteraturan,
ketentuan dan ketertiban dalam
mengikuti pelajaran yang terarah pada
suatu tujuan belajar.
d. Disiplin dalam menaati tata tertib,
yakni kesesuaian tindakan peserta didik
dengan tata tertib sekolah dengan penuh
kesadaran.
Secara etimologi, istilah disiplin
berasal dari bahasa Inggris “dicipline” yang
artinya pengikut atau penganut.
Sedangakan secara terminologis, istilah
disiplin mengandung arti sebagai keadaan
tertib dimana para pengikut itu tunduk dan
dengan senang hati pada ajaran-ajaran
para pemimpinnya. Menurut Charles
Schaefer disiplin adalah sesuatu yang
mencakup pengajaran, bimbingan atau
dorongan yang dilakukan oleh orang
dewasa yang bertujuan untuk menolong
anak belajar untuk hidup sebagai makhluk
sosial dan untuk mencapai pertumbuhan
serta perkembangan mereka yang optimal.
THE FUNCTION OF THE DISCIPLINE
OF LEARNING
Menata
kehidupan
bersama
Membangun
kepribadian
THE MODEL OF INCULCATION
OF LEARNING DISCIPLINE
Disiplin
Otoriter
Disiplin
Permisif
Disiplin
Demokratis.
THE IMPLICATIONS OF INSTILLING LEARNING DISCIPLINE
a. Implikasi pada
perilaku
Anak yang dididik dengan
kedisiplinan keras atau
otoriter akan sangat patuh
pada orang dewasa, namun
sangat agresif dengan
teman sebayanya. Adapun
anak didik dengan
kedisiplinan yang rendah
maka dia cenderung
memikirkan dirinya sendiri,
tidak menghiraukan hak
orang lain, agresif dan jiwa
social rendah.
b. Pengaruh pada
sikap
Anak yang
dibesarkan dengan
disiplin otoriter
maupun
kedisiplinan yang
lemah akan
cenderung
membenci orang
yang berkuasa.
c. Pengaruh pada
kepribadian
Semakin banyak
hukuman fisik
yang diterima
oleh anak maka
semakin keras
kepribadiannya.
Disiplin belajar adalah kecenderungan suatu sikap mental
untuk mematuhi suatu aturan, tata tertib, dan juga
mengendalikan diri terhadap sebuah aturan-aturan yang
berasal dari suatu keadaan, misalnya seperti di sebuah
negara ataupun sebuah sekolah, dan juga menunjukkan
kesadaran akan tanggung jawab terhadap tugas dan
kewajiban akan peraturan tersebut. Model penanaman
disiplin belajar terbagi menjadi tiga, yaitu otoriter, permisif,
dan demokratis. Adapun implikasi disiplin belajar, yaitu pada
perilaku, pengaruh pada sikap, dan pengaruh pada
kepribadian.
PPT_INDIVIDU_SHERLY_MERLIANA_A.pptx

PPT_INDIVIDU_SHERLY_MERLIANA_A.pptx

  • 1.
    SHERLY MERLIANA.A 1810130220012 RICARAHMAH 1810130220019 NURHAYATI 1810130220022 KELOMPOK 14
  • 2.
    What is discipline?What is learning? Before we enter into the understanding of the discipline of learning we first discuss what is discipline? And what learning is? Istilah disiplin dalam bahasa Indonesia sering terkait dan menyatu dengan istilah tata tertib dan ketertiban. Istilah ketertiban mempunyai arti kepatuhan seorang dalam mengikuti peraturan atau tata tertib karena dorongan atau disebabkan oleh sesuatu yang datang dari luar dirinya. The Liang Gie (dalam Ardy: 159) mengartikan disiplin sebagai suatu keadaan tertib yang mana orang- orang tergabung dalam suatu organisasi tunduk pada peraturan- peraturan yang telah ada dengan senang hati.
  • 3.
    Menurut Daryanto (2013:49) menyatakandisiplin berfungsi menyeimbangkan antara independensi, tindakan yang percaya diri dan hubungan positif dengan orang lain agar perkembangannya mampu menyesuaikan diri secara optimal. Menurut Ardy (2014:162) menjelaskan fungsi utama disiplin adalah untuk mengajar mengendalikan diri dengan mudah, menghormati dan mematuhi otoritas. Dan menurut Tu’u (2004:38-42) menjelaskan fungsi disiplin menata kehidupan bersama, membangun kepribadian, melatih kepribadian sikap, pemaksaan, hukuman dan menciptakan lingkungan kondusif.
  • 4.
    a. Peraturan danhukum yang berfungsi sebagai pedoman bagi penilaian yang baik. b. Hukuman bagi pelanggaran peraturan dan hukum c. Hadiah untuk perilaku yang baik atau usaha untuk berperilaku sosial yang baik. Hadiah dapat diberikan dalam bentuk verbal dan non verbal agar anak lebih termotivasi untuk berbuat baik lagi.
  • 5.
    Slameto (2010: 2)menjelaskan belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamanya sendiri dalam interaksi dengan lingkunganya. Hamalik (2011: 27) mengatakan belajar merupakan suatu proses, suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau tujuan.
  • 6.
  • 7.
    Menurut Slameto, terdapat empatmacam disiplin belajar yang dilakukan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar di sekolah yaitu: a. Disiplin peserta didik masuk sekolah diantaranya: keaktifan, kepatuhan, dan ketataan dalam masuk sekolah. b. Disiplin dalam mengerjakan tugas c. Disiplin dalam mengikuti pelajaran disekolah, adanya keaktifan, keteraturan, ketentuan dan ketertiban dalam mengikuti pelajaran yang terarah pada suatu tujuan belajar. d. Disiplin dalam menaati tata tertib, yakni kesesuaian tindakan peserta didik dengan tata tertib sekolah dengan penuh kesadaran. Secara etimologi, istilah disiplin berasal dari bahasa Inggris “dicipline” yang artinya pengikut atau penganut. Sedangakan secara terminologis, istilah disiplin mengandung arti sebagai keadaan tertib dimana para pengikut itu tunduk dan dengan senang hati pada ajaran-ajaran para pemimpinnya. Menurut Charles Schaefer disiplin adalah sesuatu yang mencakup pengajaran, bimbingan atau dorongan yang dilakukan oleh orang dewasa yang bertujuan untuk menolong anak belajar untuk hidup sebagai makhluk sosial dan untuk mencapai pertumbuhan serta perkembangan mereka yang optimal.
  • 8.
    THE FUNCTION OFTHE DISCIPLINE OF LEARNING Menata kehidupan bersama Membangun kepribadian
  • 9.
    THE MODEL OFINCULCATION OF LEARNING DISCIPLINE Disiplin Otoriter Disiplin Permisif Disiplin Demokratis.
  • 10.
    THE IMPLICATIONS OFINSTILLING LEARNING DISCIPLINE a. Implikasi pada perilaku Anak yang dididik dengan kedisiplinan keras atau otoriter akan sangat patuh pada orang dewasa, namun sangat agresif dengan teman sebayanya. Adapun anak didik dengan kedisiplinan yang rendah maka dia cenderung memikirkan dirinya sendiri, tidak menghiraukan hak orang lain, agresif dan jiwa social rendah. b. Pengaruh pada sikap Anak yang dibesarkan dengan disiplin otoriter maupun kedisiplinan yang lemah akan cenderung membenci orang yang berkuasa. c. Pengaruh pada kepribadian Semakin banyak hukuman fisik yang diterima oleh anak maka semakin keras kepribadiannya.
  • 12.
    Disiplin belajar adalahkecenderungan suatu sikap mental untuk mematuhi suatu aturan, tata tertib, dan juga mengendalikan diri terhadap sebuah aturan-aturan yang berasal dari suatu keadaan, misalnya seperti di sebuah negara ataupun sebuah sekolah, dan juga menunjukkan kesadaran akan tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban akan peraturan tersebut. Model penanaman disiplin belajar terbagi menjadi tiga, yaitu otoriter, permisif, dan demokratis. Adapun implikasi disiplin belajar, yaitu pada perilaku, pengaruh pada sikap, dan pengaruh pada kepribadian.