Disusun oleh
1. Noor Salamah 1201412046
2. Rendi Agung 1201412056
3. Agus Solehudin 1201412059
Pengertian Interaksi
Interaksi dalam proses kegiatan belajar adalah
hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi,
terjadi antara peserta didik dan pendidik maupun
antar peserta didik itu sendiri.
Derajat interaksi dipengaruhi oleh keadaan lokasi
kegiatan belajar berlangsung, lokasi yang terbuka
berbeda dengan lokasi yang tertutup.
Menentukan Besarnya Kelompok
Kelompok yang lebih kecil lebih efisien daripada kelompok
besar. Terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan
dalam menentukan ukuran kelompok. Faktor-faktor
tersebut adalah :
1. Hakikat tugas pelajaran
2. Kebutuhan-kebutuhan individual warga belajar
3. Melibatkan metode pengajaran
Interaksi di Atas Podium
Level 1
Interaksi di Atas Podium
Level 2
Interaksi di Atas Podium
Level 3
Interaksi di Atas Podium
Level 4
Interaksi antara podium dan hadirin
Tingkat pertama dimulai dengan pasif dan
mengundang hadirin untuk mengajukan
pertanyaan kepada pembicara atau sumber-
sumber podium
Macam-Macam Pola Interaksi Teknik Diskusi.
Sebagai strategi pengajaran diskusi
menyajikan beberapa tujuan sebagai berikut:
1. Merangsang dan memotivasi;
2. Mendorong penganalisisan yang kritis terhadap
dugaandugaan dan sikap-sikap;
3. Mendorong pemecahan yang kreatif;
4. Mengembangkan ketrampilan kerjasama dan
bahu membahu.
Pola Interaksi Kegiatan Dengan Mengambil Topik Kegiatan
Merangkum Buku.
• Pengajar membaca sebuah buku yang menunjang
atau yang diwajibkan
• Merangkum dan menafsirkan jalan pikiran
pengarangnya.
• Menguraikan hasil rangkumannya kepada
kelompok.
• Sebelum itu pengajar tersebut sudah meringkas
hal-hal yang dianggap penting untuk anggota.
• Kemudian mengemukakan gagasan-gagasan
pokok atau key ideanya
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
1. Curah pendapat /
Brainstorming
Curah pendapat adalah suatu bentuk
diskusi dalam rangka menghimpun
gagasan, pendapat, informasi,
pengetahuan, pengalaman, dari semua
pesertaTujuan curah pendapat
adalah untuk membuat kompilasi
(kumpulan) pendapat,
informasi, pengalaman semua peserta
yang sama atau berbeda. Hasilnya
kemudian dijadikan peta informasi, peta
pengalaman, atau peta gagasan (mind map)
untuk menjadi pembelajaran bersama.
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
2. Pola Interaksi Kegiatan Belajar Buzz Groups
Suatu kelompok di bagi kedalam kelompok-kelompok kecil, yang masing-
masing terdiri dari tiga sampai dengan enam orang, dalam tempo yang singkat, untuk
membicarakan suatu topik atau memecahkan suatu masalah. Dalam masing-masing
kelompok kecil tersebut ditunjuk seorang juru bicara untuk melaporkan hasil
diskusinya kepada sidang pleno (kelompok besar). Sidang pleno dipimpin oleh
seorang ketua (pengajar atau orang yang ditunjuk), yang bertugas mengatur jalannya
diskusi agar tetap pada jalurnya. Ketua di bantu seorang penulis untuk mencatat
segala sesuatu yang dibicarakan dalam sidang tersebut, kemudian merangkum hasil
diskusi.
Studi kasus ada1ah teknik belajar mengajar yang
dilaksanakan dengan cara membangkitan
keinginan be1ajar mendorong timbulnya usaha
menggali dan merumuskan pendapat-
pendapatnya sendiri dan mau berpartisipasi aktif
dalam proses belajar karena mengalami sendiri
apa yang sedang dilakukan, sehingga
penambahan pengetahuan, ketrampi1an dan sikap
yang di dapat atas dasar caranya sendiri.
3. Pola Interaksi dalam Studi Kasus
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
Studi kasus harus menggambarkan:
 Situasi yang nyata, tidak boleh hipotetis;
 Mengemukakan suatu isyu atau masalah dan
kenyataan tentang isyu atau masalah tersebut;
 Kejadian-kejadian tertentu yang terjadi disekeliling
kita dan terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
4. Pola Interaksi dan Lukisan Kelompok
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
Suatu kelompok di pecah menjadi sub-sub
kelomopok, yang masing-masing menentukan
gagasan bersama tentang topik yang ditugaskan
kepada mereka. Gagasan ini kemudin diexpresikan
melalui sebuah lukisan yang dibuat salah seorang
anggota sub kelompok. Setelah itu lukisan tersebut
diterangkan kepada seluruh anggota kelompok.
Dalam kelompok. yang kecil, seluruh anggota
dapat mengerjakan bersama proyek tersebut.
Tujuan interaksi ini adalah mengekspresikan
gagasan. Secara kreatif melalui lukisan.
Sebuah panel diskusi adalah suatu cara pembahasan sebuah
masalah/topik oleh para ahli. Sebuah panel dapat dihadiri oleh
umum tetapi tidak beleh mengajukan pertanyaan kepada
panelis. Kecuali memang dari rencana/acara diadakan
pertanyaan bagi umum peserta/pendengar yang menghadiri
diskusi panel.
5. Pola Interaksi dalam Panel
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
Suatu kelompok dibagi ke dalam kelompok kecil, sesuai dengan
bidang yang diminati. Kemudian kelompok tersebut merumuskan
masalah yang dianggap urgent lalu disampaikan kepada
penceramah. Penceramah lalu menjawab pertanyaan-pertanyaan
atau masalah yang dikemukakan oleh kelompok melalui
ceramahnya. Sebelum kelompok dibagi menjadi kelompok kecil,
terlebih dulu diperkenalkan topik yang akan menjadi ceramah
kepada kelompok. Selanjutnya kelompok diminta membuat
pertanyaan-pertanyaan yang nantiakan dikomentari oleh
penceramah dalam ceramahnya. Kelompok selain mengajukan
pertanyaan dan masalah juga harus membuat rangkuman hasil
ceramah setelah selesai.
6. Pola Interaksi Pada Ceramah Saringan
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
6. Pola Interaksi Pada Ceramah Saringan
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
Pembicara
Pimpinan
Audien
7. Pola interaksi dalam permainan simulasi
Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan
Belajar
Simulasi adalah praktek yang sifatnya untuk mengembangkan keterampilan
peserta belajar. Metode ini memindahkan suatu situasi yang nyata kedalam
kegiatan atau ruang belajar karena adanya kesulitan untuk melakukan
praktek di dalam situasi yang sesungguhnya. Simulasi yang murni belum
memuat peraturan-peraturan tertentu, sebab memang bertujuan untuk
mengembangkan kreativitas imaginasi murid dalam menghadapi persoalan
untuk dipecahkan dalam permainan tersebut, dan juga untuk memberikan
imaginasi bagaimana apabila mereka besuk menghadapi kenyataan yang
sesungguhnya di masyarakat.
Sesi Tanya Jawab
1. Desi. 1201412055
Apa kelemahan dan kelebihan tiap pola
interaksi? Mana yang paling efektif?
Jawab
- Motivasi WB rendah harus dimunculkan
motivasi. Pada pola interaksi Curah Pendapat,
kelebihannya adalah akan memunculkan
suasana nyaman, kelas yang hidup, penghargaan
atas pendapat anggota sehingga muncul
motivasi dan masalah pun terselesaikan.
2. Nugraha. 1201412064
Jawab
- Dalam diskusi yang efektif, jika terdapat
anggota kelompok yang tidak konsen pada
jalannya diskusi namun sibuk dengan
dunianya sendiri. Lantas bagaimana
seharusnya sikap pemimpin diskusi agar
tujuan diskusi dapat tercapai?
Simpulan
Interaksi dalam proses kegiatan belajar adalah
hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi,
terjadi antara peserta didik dan pendidik maupun
antar peserta didik itu sendiri. Pola interaksi pada
proses kegiatan belajar PNF diantaranya adalah 1)
curah pendapat, 2) Buzz Groups, 3) Studi Kasus, 4)
Lukisan Kelompok, 5) Panel, 6) Ceramah Saringan, 7)
Permainan Simulasi.

pola interaksi dalam proses kegiatan belajar PNF

  • 2.
    Disusun oleh 1. NoorSalamah 1201412046 2. Rendi Agung 1201412056 3. Agus Solehudin 1201412059
  • 3.
    Pengertian Interaksi Interaksi dalamproses kegiatan belajar adalah hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi, terjadi antara peserta didik dan pendidik maupun antar peserta didik itu sendiri. Derajat interaksi dipengaruhi oleh keadaan lokasi kegiatan belajar berlangsung, lokasi yang terbuka berbeda dengan lokasi yang tertutup.
  • 6.
    Menentukan Besarnya Kelompok Kelompokyang lebih kecil lebih efisien daripada kelompok besar. Terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan ukuran kelompok. Faktor-faktor tersebut adalah : 1. Hakikat tugas pelajaran 2. Kebutuhan-kebutuhan individual warga belajar 3. Melibatkan metode pengajaran
  • 7.
    Interaksi di AtasPodium Level 1
  • 8.
    Interaksi di AtasPodium Level 2
  • 9.
    Interaksi di AtasPodium Level 3
  • 10.
    Interaksi di AtasPodium Level 4
  • 11.
    Interaksi antara podiumdan hadirin Tingkat pertama dimulai dengan pasif dan mengundang hadirin untuk mengajukan pertanyaan kepada pembicara atau sumber- sumber podium
  • 13.
    Macam-Macam Pola InteraksiTeknik Diskusi. Sebagai strategi pengajaran diskusi menyajikan beberapa tujuan sebagai berikut: 1. Merangsang dan memotivasi; 2. Mendorong penganalisisan yang kritis terhadap dugaandugaan dan sikap-sikap; 3. Mendorong pemecahan yang kreatif; 4. Mengembangkan ketrampilan kerjasama dan bahu membahu.
  • 14.
    Pola Interaksi KegiatanDengan Mengambil Topik Kegiatan Merangkum Buku. • Pengajar membaca sebuah buku yang menunjang atau yang diwajibkan • Merangkum dan menafsirkan jalan pikiran pengarangnya. • Menguraikan hasil rangkumannya kepada kelompok. • Sebelum itu pengajar tersebut sudah meringkas hal-hal yang dianggap penting untuk anggota. • Kemudian mengemukakan gagasan-gagasan pokok atau key ideanya
  • 15.
    Pola Interaksi PadaProses Kegiatan Belajar 1. Curah pendapat / Brainstorming Curah pendapat adalah suatu bentuk diskusi dalam rangka menghimpun gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman, dari semua pesertaTujuan curah pendapat adalah untuk membuat kompilasi (kumpulan) pendapat, informasi, pengalaman semua peserta yang sama atau berbeda. Hasilnya kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman, atau peta gagasan (mind map) untuk menjadi pembelajaran bersama.
  • 16.
    Pola Interaksi PadaProses Kegiatan Belajar 2. Pola Interaksi Kegiatan Belajar Buzz Groups Suatu kelompok di bagi kedalam kelompok-kelompok kecil, yang masing- masing terdiri dari tiga sampai dengan enam orang, dalam tempo yang singkat, untuk membicarakan suatu topik atau memecahkan suatu masalah. Dalam masing-masing kelompok kecil tersebut ditunjuk seorang juru bicara untuk melaporkan hasil diskusinya kepada sidang pleno (kelompok besar). Sidang pleno dipimpin oleh seorang ketua (pengajar atau orang yang ditunjuk), yang bertugas mengatur jalannya diskusi agar tetap pada jalurnya. Ketua di bantu seorang penulis untuk mencatat segala sesuatu yang dibicarakan dalam sidang tersebut, kemudian merangkum hasil diskusi.
  • 17.
    Studi kasus ada1ahteknik belajar mengajar yang dilaksanakan dengan cara membangkitan keinginan be1ajar mendorong timbulnya usaha menggali dan merumuskan pendapat- pendapatnya sendiri dan mau berpartisipasi aktif dalam proses belajar karena mengalami sendiri apa yang sedang dilakukan, sehingga penambahan pengetahuan, ketrampi1an dan sikap yang di dapat atas dasar caranya sendiri. 3. Pola Interaksi dalam Studi Kasus Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar
  • 18.
    Studi kasus harusmenggambarkan:  Situasi yang nyata, tidak boleh hipotetis;  Mengemukakan suatu isyu atau masalah dan kenyataan tentang isyu atau masalah tersebut;  Kejadian-kejadian tertentu yang terjadi disekeliling kita dan terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  • 19.
    4. Pola Interaksidan Lukisan Kelompok Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar Suatu kelompok di pecah menjadi sub-sub kelomopok, yang masing-masing menentukan gagasan bersama tentang topik yang ditugaskan kepada mereka. Gagasan ini kemudin diexpresikan melalui sebuah lukisan yang dibuat salah seorang anggota sub kelompok. Setelah itu lukisan tersebut diterangkan kepada seluruh anggota kelompok. Dalam kelompok. yang kecil, seluruh anggota dapat mengerjakan bersama proyek tersebut. Tujuan interaksi ini adalah mengekspresikan gagasan. Secara kreatif melalui lukisan.
  • 20.
    Sebuah panel diskusiadalah suatu cara pembahasan sebuah masalah/topik oleh para ahli. Sebuah panel dapat dihadiri oleh umum tetapi tidak beleh mengajukan pertanyaan kepada panelis. Kecuali memang dari rencana/acara diadakan pertanyaan bagi umum peserta/pendengar yang menghadiri diskusi panel. 5. Pola Interaksi dalam Panel Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar
  • 21.
    Suatu kelompok dibagike dalam kelompok kecil, sesuai dengan bidang yang diminati. Kemudian kelompok tersebut merumuskan masalah yang dianggap urgent lalu disampaikan kepada penceramah. Penceramah lalu menjawab pertanyaan-pertanyaan atau masalah yang dikemukakan oleh kelompok melalui ceramahnya. Sebelum kelompok dibagi menjadi kelompok kecil, terlebih dulu diperkenalkan topik yang akan menjadi ceramah kepada kelompok. Selanjutnya kelompok diminta membuat pertanyaan-pertanyaan yang nantiakan dikomentari oleh penceramah dalam ceramahnya. Kelompok selain mengajukan pertanyaan dan masalah juga harus membuat rangkuman hasil ceramah setelah selesai. 6. Pola Interaksi Pada Ceramah Saringan Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar
  • 22.
    6. Pola InteraksiPada Ceramah Saringan Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar Pembicara Pimpinan Audien
  • 23.
    7. Pola interaksidalam permainan simulasi Pola Interaksi Pada Proses Kegiatan Belajar Simulasi adalah praktek yang sifatnya untuk mengembangkan keterampilan peserta belajar. Metode ini memindahkan suatu situasi yang nyata kedalam kegiatan atau ruang belajar karena adanya kesulitan untuk melakukan praktek di dalam situasi yang sesungguhnya. Simulasi yang murni belum memuat peraturan-peraturan tertentu, sebab memang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas imaginasi murid dalam menghadapi persoalan untuk dipecahkan dalam permainan tersebut, dan juga untuk memberikan imaginasi bagaimana apabila mereka besuk menghadapi kenyataan yang sesungguhnya di masyarakat.
  • 24.
    Sesi Tanya Jawab 1.Desi. 1201412055 Apa kelemahan dan kelebihan tiap pola interaksi? Mana yang paling efektif? Jawab - Motivasi WB rendah harus dimunculkan motivasi. Pada pola interaksi Curah Pendapat, kelebihannya adalah akan memunculkan suasana nyaman, kelas yang hidup, penghargaan atas pendapat anggota sehingga muncul motivasi dan masalah pun terselesaikan.
  • 25.
    2. Nugraha. 1201412064 Jawab -Dalam diskusi yang efektif, jika terdapat anggota kelompok yang tidak konsen pada jalannya diskusi namun sibuk dengan dunianya sendiri. Lantas bagaimana seharusnya sikap pemimpin diskusi agar tujuan diskusi dapat tercapai?
  • 26.
    Simpulan Interaksi dalam proseskegiatan belajar adalah hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi, terjadi antara peserta didik dan pendidik maupun antar peserta didik itu sendiri. Pola interaksi pada proses kegiatan belajar PNF diantaranya adalah 1) curah pendapat, 2) Buzz Groups, 3) Studi Kasus, 4) Lukisan Kelompok, 5) Panel, 6) Ceramah Saringan, 7) Permainan Simulasi.