TEORIBELAJARMENGAJAR
WIWINDARI
2012620175
Pengertian mengajar
Mengajar adalah sebuah cara dan sebuah
proses hubungan timbal balik antara guru
dengan siswa yang sama – sama aktif
melakukan kegiatan, dimana guru bertujuan
membantu dan memudahkan siswa untuk
melakukan kegiatan belajar atau lebih kearah
proses menyampaikan materi
Dalam ranah kognitif, hasil belajar
tersusun dalam enam tingkatan
1. Pengetahuan atau ingatan
2. Pemahaman
3. Penerapan
4. Sintesis
5. Analisis
6. Evaluasi
ranah psikomotorik terdiri dari dari
lima tingkatan
1. Peniruan (menirukan gerak)
2. Penggunaan (menggunakan konsep untuk
melakukan gerak)
3. Ketepatan (melakukan gerak dengan benar)
4. Perangkaian (melakukan beberapa gerakan
sekaligus dengan benar)
5. Naturalisasi (melakukan gerak secara wajar)
ranah afektif terdiri dari lima tingkatan
1. Pengenalan (ingin menerima, sadar akan
adanya sesuatu)
2. Merespon (aktif berpartisipasi)
3. Penghargaan (menerima nilai – nilai, setia
pada nilia – nilai tertentu)
4. Pengorganisasian (menghubung-hubungkan
nilai – nilai tertentu)
5. Pengamalan (menjadikan nilai – nilai sebagai
bagian dari pola hidup)
Teori belajar dibagi menjadi:
1. Behaviourisme
2. Kognitivisme
3. Konstruktivisme
4. Teori Belajar Sosial
PROGRAM PENGAJARAN
Definisi program pengajaran
Program Pengajaran adalah perangkat
kegiatan belajar mengajar yang direncanakan
untuk mencapai tujuan yang kita sebut
dengan tujuan instruksional.
FUNGSI PROGRAM PENGAJARAN
1. Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai
tujuan pembelajaran
2. Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan
wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam
kegiatan pembelajaran
3. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur
4. Sebagai alat ukur keefektifan suatu proses
pembelajara
5. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi
keseimbangan kerja
PROSEDUR
PENGEMBANGAN
SISTEM
INSTRUKSIONAL (PPSI
)/ SAP
Definisi
PPSI adalah sistem yang saling berkaitan dari
satu instruksi yang terdiri atas urutan, desain
tugas yang progresif bagi individu dalam
belajar.
Komponen-komponen yang terdapat
dalam PSSI
• Pedoman perumusan
• Pedoman prosedur pengembangan alat
penilaian
• Pedoman proses kegiatan belajar siswa
• Pedoman program kegiatan guru
• Pedoman pelaksanaan program
• Pedoman perbaikan atau revisi
Model-model Pengembangan Sistem
Instruksional
• Model Pengembangan Instruksional Briggs
• Model Bela H. Banathy
• Model PPSI
• Model Kemp
• Model Pengembangan Gerlach dan Ely
• Model IDI (Instructional Development
Institute)
Prinsip Dasar Pengembangan Sistem
Instruksional
• Berfokus pada siswa
• Pendekatan sistem
• Pemanfaatan sumber belajar secara maksimal
MEDIA
PEMBELAJARAN
Definisi
Media pembelajaran merupakan alat bantu
yang berfungsi untuk menjelaskan sebagian
dari keseluruhan program pembelajaran yang
sulit dijelaskan secara verbal.
Ciri-ciri media pembelajaran
• Ciri fiksatif (fixative property)
• Ciri manipulatif (manipulative property)
• Ciri distributif (distributive property)
PENGELOLAAN
KELAS
Pengertian Pengelolaan Kelas
Pengelolaan pembelajaran lebih menekankan
pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan,
evaluasi dan tindak lanjut dalam suatu
pembelajaran. Sedangkan pengelolaan kelas
lebih berkaitan dengan upaya-upaya untuk
menciptakan dan mempertahankan kondisi
yang optimal bagi terjadinya proses belajar.
peranan guru dalam proses belajar
mengajar adalah sebagai berikut:
1. guru sebagai demonstrator
2. guru sebagai pengelola kelas
3. guru sebagai mediator dan fasilitator dan
4. guru sebagai valuator.
Pendekatan (teknik) dalam
Pengelolaan Kelas:
• Behavior-Modification Approach (Behaviorism
Approach)
• Socio-Emotional Climate Approach
(Humanistic Approach)
• Group Process Approach
STRATEGI BELAJAR
4 Strategi dasar dalam proses belajar-
mengajar, yaitu :
• Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi
dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan
kepribadian anak didik sebagaimana yang
diharapkan.
• Memilih sistem pendekatan belajar-mengajar
berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup
masyarakat.
Lanjutan …
• Memilih dan menetapkan prosedur, metode
dan tehnik belajar mengajar yang dianggap
paling tepat dan efektif sehingga bisa menjadi
pegangan guru dalam kegiatan mengajarnya.
• Menetapkan norma-norma dan batas-batas
keberhasilan serta standar keberhasilan
hingga dapat dijadikan pedoman bagi guru
dalam proses evaluasi hasil belajar-mengajar.
PEMBUATAN DAN
PENGGUNAAN MEDIA DAN
ALAT PENGAJARAN
Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah suatu yang dapat
diinderai, khususnya penglihatan dan
pendengaran baik yang terdapat di dalam
maupun di luar kelas, yang digunakan sebagai
alat bantu penghubung (medium komunikasi)
dalam proses interaksi belajar-mengajar untuk
meningkatkan efektifitas hasil belajar siswa.
Fungsi Media Pembelajaran
• Fungsi Edukatif, Dengan media pembelajaran,
pengaruh-pengaruh yang bersifat mendidik
dapat dilancarkan lebih efektif.
• Fungsi Sosial, Melalui media pendidikan siswa
memperoleh kesempatan untuk
memperkembangkan dan memperluas
pergaulan antara siswa itu sendiri dan dengan
masayarakat serta alam sekitarnya.
Lanjutan …
• Fungsi Ekonomis, Berkat kemajuan teknologi satu
macam alat pelajaran saja sudah dapat
menjangkau pemerataan kesempatan beroleh
pengajaran atau dapat dinikmati oleh sejumlah
siswa dan alat itu dapat digunakan sepanjang
waktu atau secara terus menerus.
• Fungsi Seni Budaya, Melalui media pembelajaran,
siswa dapat menangkap dan mengenal berbagai
macam hasil seni budaya manusia.
Media Pembelajaran itu di bagi
menjadi 2 bagian yaitu :
• Media Presentasi Pembelajaran (MPP)
• Software Pembelajaran Mandiri (SPM) atau
Media Pembelajaran Mandiri
ALAT
PEMBELAJARAN
Pengertian Alat Pembelajaran
Alat pembelajaran adalah setiap peralatan
yang dapat menunjang efektivitas dan
efisiensi pembelajaran. Karena sifatnya yang
demikian itu, maka sebagian orang ada yang
berpendapat atau menyebutkan alat
pembelajaran sebagai sarana belajar atau
sarana pembelajaran. Alat pembelajaran ini
juga termasuk bagian dari sumber
pembelajaran karena dapat mempengaruhi
tingkah laku para siswa.
Klasifikasi Alat Pembelajaran
• Visual
• Audio
• Audio Visual
Prinsip-Prinsip Pemilihan Alat
Pengajaran
• Alat-alat yang dipilih harus sesuai dengan
kematangan dan pengalaman anak/siswa
• Alat yang dipilih harus tepat, memadai, dan
mudah digunakan
• Harus direncanakan dengan teliti dan diperiksa
lebih dahulu
• Penggunaan alat peraga disertai kelanjutannya
dengan diskusi, analisis, dan evaluasi
• Sesuai dengan batas kemampuan biaya.
RANCANGAN
PEMBELAJARAN PRAKTEK
Susunan langkah – langkah
Pembelajaran
• Langkah – langkah Pembelajaran Pendahuluan
/ Awal
• Langkah – langkah pembelajaran Inti
• Langkah – langkah Pembelajaran Akhir
( penutup )
Menyusun Program Pembelajaran
• Analisis hari efektif dan analisis progam
pembelajaran
• Membuat Program Tahunan, Program
Semester, Program Tagihan
• Program Tahunan
• Program Semester
• Program Tagihan
Penilaian Pembelajaran
• valid
• mendidik
• berorientasi kepada kompetensi
• adil dan objektif,
• terbuka
• berkesinambungan,
• menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif,
dan psikomotor.
Cara Belajar Siswa Aktif
(CBSA)
Definisi
CBSA adalah pendekatan pengajaran yang
memberikan kesempatan kepada siswa untuk
aktif terlibat secar fisik, mental, intelektual,
dan emosional dengan harapan siswa
memperoleh pengalaman belajar secara
maksimal, baik dalam ranah kognitif, afektif,
maupun psikomotor.
Indikator CBSA akan dilihat dari 5
komponen
1) Aktivitas belajar anak didik
2) Aktivitas Guru Mengajar
3) Program Belajar
4) Suasana Belajar
5) Sarana Belajar
Prinsip –prinsip CBSA secara umum
• Hal apapun yang dipelajari murid, maka ia
harus mempelajari sendiri tidak ada seorang
pun dapat melakukan kegiatan belajar
tesebut.
• Setiap murid belajar menurut tempo
(kecepatannya sendiri dan untuk tiap
kelompok umum terdapat variasi kecepatan
belajar).
Lanjutan …
• Seorang murid belajar lebih banyak bila pada
setiap langkah segare diberikan penguatan
(reinforcement)
• Penguasaan secara penuh dari setiap langkah
memungkinkan belajar secara keseluruhan
lebih berarti.
• Memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk belajar menururt irama, cara dan
kemampuannya.
Prinsip-Prinsip CBSA yang nampak
pada 4 dimensi sebagai berikut:
• Dimensi subjek didik
• Dimensi Guru
• Dimensi Program
• Dimensi situasi belajar-mengajar
TERIMA KASIH
Ppt tekpen  wiwin
Ppt tekpen  wiwin

Ppt tekpen wiwin

  • 1.
  • 2.
    Pengertian mengajar Mengajar adalahsebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara guru dengan siswa yang sama – sama aktif melakukan kegiatan, dimana guru bertujuan membantu dan memudahkan siswa untuk melakukan kegiatan belajar atau lebih kearah proses menyampaikan materi
  • 3.
    Dalam ranah kognitif,hasil belajar tersusun dalam enam tingkatan 1. Pengetahuan atau ingatan 2. Pemahaman 3. Penerapan 4. Sintesis 5. Analisis 6. Evaluasi
  • 4.
    ranah psikomotorik terdiridari dari lima tingkatan 1. Peniruan (menirukan gerak) 2. Penggunaan (menggunakan konsep untuk melakukan gerak) 3. Ketepatan (melakukan gerak dengan benar) 4. Perangkaian (melakukan beberapa gerakan sekaligus dengan benar) 5. Naturalisasi (melakukan gerak secara wajar)
  • 5.
    ranah afektif terdiridari lima tingkatan 1. Pengenalan (ingin menerima, sadar akan adanya sesuatu) 2. Merespon (aktif berpartisipasi) 3. Penghargaan (menerima nilai – nilai, setia pada nilia – nilai tertentu) 4. Pengorganisasian (menghubung-hubungkan nilai – nilai tertentu) 5. Pengamalan (menjadikan nilai – nilai sebagai bagian dari pola hidup)
  • 6.
    Teori belajar dibagimenjadi: 1. Behaviourisme 2. Kognitivisme 3. Konstruktivisme 4. Teori Belajar Sosial
  • 7.
  • 8.
    Definisi program pengajaran ProgramPengajaran adalah perangkat kegiatan belajar mengajar yang direncanakan untuk mencapai tujuan yang kita sebut dengan tujuan instruksional.
  • 9.
    FUNGSI PROGRAM PENGAJARAN 1.Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan pembelajaran 2. Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran 3. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur 4. Sebagai alat ukur keefektifan suatu proses pembelajara 5. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja
  • 10.
  • 11.
    Definisi PPSI adalah sistemyang saling berkaitan dari satu instruksi yang terdiri atas urutan, desain tugas yang progresif bagi individu dalam belajar.
  • 12.
    Komponen-komponen yang terdapat dalamPSSI • Pedoman perumusan • Pedoman prosedur pengembangan alat penilaian • Pedoman proses kegiatan belajar siswa • Pedoman program kegiatan guru • Pedoman pelaksanaan program • Pedoman perbaikan atau revisi
  • 13.
    Model-model Pengembangan Sistem Instruksional •Model Pengembangan Instruksional Briggs • Model Bela H. Banathy • Model PPSI • Model Kemp • Model Pengembangan Gerlach dan Ely • Model IDI (Instructional Development Institute)
  • 14.
    Prinsip Dasar PengembanganSistem Instruksional • Berfokus pada siswa • Pendekatan sistem • Pemanfaatan sumber belajar secara maksimal
  • 15.
  • 16.
    Definisi Media pembelajaran merupakanalat bantu yang berfungsi untuk menjelaskan sebagian dari keseluruhan program pembelajaran yang sulit dijelaskan secara verbal.
  • 17.
    Ciri-ciri media pembelajaran •Ciri fiksatif (fixative property) • Ciri manipulatif (manipulative property) • Ciri distributif (distributive property)
  • 18.
  • 19.
    Pengertian Pengelolaan Kelas Pengelolaanpembelajaran lebih menekankan pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut dalam suatu pembelajaran. Sedangkan pengelolaan kelas lebih berkaitan dengan upaya-upaya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar.
  • 20.
    peranan guru dalamproses belajar mengajar adalah sebagai berikut: 1. guru sebagai demonstrator 2. guru sebagai pengelola kelas 3. guru sebagai mediator dan fasilitator dan 4. guru sebagai valuator.
  • 21.
    Pendekatan (teknik) dalam PengelolaanKelas: • Behavior-Modification Approach (Behaviorism Approach) • Socio-Emotional Climate Approach (Humanistic Approach) • Group Process Approach
  • 22.
  • 23.
    4 Strategi dasardalam proses belajar- mengajar, yaitu : • Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan. • Memilih sistem pendekatan belajar-mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat.
  • 24.
    Lanjutan … • Memilihdan menetapkan prosedur, metode dan tehnik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga bisa menjadi pegangan guru dalam kegiatan mengajarnya. • Menetapkan norma-norma dan batas-batas keberhasilan serta standar keberhasilan hingga dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam proses evaluasi hasil belajar-mengajar.
  • 25.
    PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN MEDIADAN ALAT PENGAJARAN
  • 26.
    Pengertian Media Pembelajaran Mediapembelajaran adalah suatu yang dapat diinderai, khususnya penglihatan dan pendengaran baik yang terdapat di dalam maupun di luar kelas, yang digunakan sebagai alat bantu penghubung (medium komunikasi) dalam proses interaksi belajar-mengajar untuk meningkatkan efektifitas hasil belajar siswa.
  • 27.
    Fungsi Media Pembelajaran •Fungsi Edukatif, Dengan media pembelajaran, pengaruh-pengaruh yang bersifat mendidik dapat dilancarkan lebih efektif. • Fungsi Sosial, Melalui media pendidikan siswa memperoleh kesempatan untuk memperkembangkan dan memperluas pergaulan antara siswa itu sendiri dan dengan masayarakat serta alam sekitarnya.
  • 28.
    Lanjutan … • FungsiEkonomis, Berkat kemajuan teknologi satu macam alat pelajaran saja sudah dapat menjangkau pemerataan kesempatan beroleh pengajaran atau dapat dinikmati oleh sejumlah siswa dan alat itu dapat digunakan sepanjang waktu atau secara terus menerus. • Fungsi Seni Budaya, Melalui media pembelajaran, siswa dapat menangkap dan mengenal berbagai macam hasil seni budaya manusia.
  • 29.
    Media Pembelajaran itudi bagi menjadi 2 bagian yaitu : • Media Presentasi Pembelajaran (MPP) • Software Pembelajaran Mandiri (SPM) atau Media Pembelajaran Mandiri
  • 30.
  • 31.
    Pengertian Alat Pembelajaran Alatpembelajaran adalah setiap peralatan yang dapat menunjang efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Karena sifatnya yang demikian itu, maka sebagian orang ada yang berpendapat atau menyebutkan alat pembelajaran sebagai sarana belajar atau sarana pembelajaran. Alat pembelajaran ini juga termasuk bagian dari sumber pembelajaran karena dapat mempengaruhi tingkah laku para siswa.
  • 32.
    Klasifikasi Alat Pembelajaran •Visual • Audio • Audio Visual
  • 33.
    Prinsip-Prinsip Pemilihan Alat Pengajaran •Alat-alat yang dipilih harus sesuai dengan kematangan dan pengalaman anak/siswa • Alat yang dipilih harus tepat, memadai, dan mudah digunakan • Harus direncanakan dengan teliti dan diperiksa lebih dahulu • Penggunaan alat peraga disertai kelanjutannya dengan diskusi, analisis, dan evaluasi • Sesuai dengan batas kemampuan biaya.
  • 34.
  • 35.
    Susunan langkah –langkah Pembelajaran • Langkah – langkah Pembelajaran Pendahuluan / Awal • Langkah – langkah pembelajaran Inti • Langkah – langkah Pembelajaran Akhir ( penutup )
  • 36.
    Menyusun Program Pembelajaran •Analisis hari efektif dan analisis progam pembelajaran • Membuat Program Tahunan, Program Semester, Program Tagihan • Program Tahunan • Program Semester • Program Tagihan
  • 37.
    Penilaian Pembelajaran • valid •mendidik • berorientasi kepada kompetensi • adil dan objektif, • terbuka • berkesinambungan, • menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
  • 38.
    Cara Belajar SiswaAktif (CBSA)
  • 39.
    Definisi CBSA adalah pendekatanpengajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif terlibat secar fisik, mental, intelektual, dan emosional dengan harapan siswa memperoleh pengalaman belajar secara maksimal, baik dalam ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor.
  • 40.
    Indikator CBSA akandilihat dari 5 komponen 1) Aktivitas belajar anak didik 2) Aktivitas Guru Mengajar 3) Program Belajar 4) Suasana Belajar 5) Sarana Belajar
  • 41.
    Prinsip –prinsip CBSAsecara umum • Hal apapun yang dipelajari murid, maka ia harus mempelajari sendiri tidak ada seorang pun dapat melakukan kegiatan belajar tesebut. • Setiap murid belajar menurut tempo (kecepatannya sendiri dan untuk tiap kelompok umum terdapat variasi kecepatan belajar).
  • 42.
    Lanjutan … • Seorangmurid belajar lebih banyak bila pada setiap langkah segare diberikan penguatan (reinforcement) • Penguasaan secara penuh dari setiap langkah memungkinkan belajar secara keseluruhan lebih berarti. • Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar menururt irama, cara dan kemampuannya.
  • 43.
    Prinsip-Prinsip CBSA yangnampak pada 4 dimensi sebagai berikut: • Dimensi subjek didik • Dimensi Guru • Dimensi Program • Dimensi situasi belajar-mengajar
  • 44.