Dokumen menjelaskan pertemuan dua lautan, yaitu Laut Mediterania dan Samudera Atlantik, di Selat Gibraltar yang menunjukkan karakteristik air yang berbeda tanpa bercampur. Fenomena ini dijelaskan dengan perbedaan suhu, kadar garam, dan kerapatan air, serta dihubungkan dengan ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang menjelaskan batasan antara dua lautan. Hasil kajian ini menyoroti keajaiban alam yang telah diketahui sejak lama, berbanding dengan pengetahuan ilmiah modern.