Skripsi ini membandingkan tiga algoritma hash kriptografik MD4, yaitu MD5, SHA-1, dan RIPEMD-160, berdasarkan panjang nilai-hash dan waktu pemrosesan di aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java. Hasil menunjukkan bahwa MD5 menghasilkan nilai-hash 128-bit dan proses tercepat, sedangkan SHA-1 dan RIPEMD-160 masing-masing menghasilkan nilai-hash 160-bit dan lebih lambat. Secara umum, algoritma yang lebih cepat memiliki tingkat keamanan yang lebih rendah.