Enkripsi data pada Keamanan Administrasi dan jaringan komputer

5,469 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
5,469
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
144
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Enkripsi data pada Keamanan Administrasi dan jaringan komputer

  1. 1. ENKRIPSI
  2. 2. ENKRIPSI Enkripsi adalah proses mengacak data sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. Pada kebanyakan proses enkripsi, Anda harus menyertakan kunci sehingga data yang dienkripsi dapat didekripsikan kembali. Ilmu yang mempelajari teknik enkripsi disebut kriptografi.
  3. 3. Enkripsi Password Password di Linux dibuat dengan menggunakan metode tingkat lanjut dalam enkripsi, yakni DES (Data Encryption Standard) DES didefinisikan sebagai ;Sebuah algoritma matematika untuk menjalankan enkripsi (enchypering) dan dekripsi (dechypering) informasi koding binary. Enkripsi mengkonversikan data menjadi bentuk yang sulit ditebak, disebut chyper. Proses dekripsi cypher mengkonversikan data kedalam bentuk aslinya, disebut plain-text. (terjemahan bebas)
  4. 4. Secure Shell (SSH) Menurut RFC (Request For Comment) dari Secure Shell (SSH):  Secure Shell adalah program yang melakukan loging terhadap komputer lain dalam jaringan, mengeksekusi perintah lewat mesin secara remote, dan memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya. Algoritma enkripsi yang didukung oleh SSH di antaranya:  BlowFish (BRUCE SCHNEIER),  Triple DES (Pengembangan dari DES oleh IBM), IDEA  (The International Data Encryption Algorithm), 
  5. 5. Enkripsi Komunikasi Data Di dalam Internet (atau intranet) data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya, pasti melewati komputer-komputer lain. Ambil contoh, pada saat Anda memasukkan password untuk mengecek account email di hotmail, data akan dikirim dalam bentuk teks biasa melewati beberapa host sebelum akhirnya diterima oleh hotmail. Pernahkah Anda berfikir bahwa salah satu dari komputer yang dilewati oleh data Anda dipasangi program sniffer?
  6. 6. Enkripsi Komunikasi Data Sniffer adalah program yang membaca dan menganalisa setiap protokol yang melewati mesin di mana program tersebut diinstal. Secara default, sebuah komputer dalam jaringan (workstation) hanya mendengarkan dan merespon paket-paket yang dikirimkan kepada mereka. Namun demikian, kartu jaringan (network card) dapat diset oleh beberapa program tertentu, sehingga dapat memonitor dan menangkap semua lalu lintas jaringan yang lewat tanpa peduli kepada siapa paket tersebut dikirimkan. Untuk menjaga data yang dikomunikasikan, Anda dapat menerapkan beberapa program enkrisi komunikasi data. Di antaranya yang terkenal adalah secure shell (ssh), dan secure socket layer (SSL).
  7. 7. Secure Socket Layer (SSL) SSL merupakan salah satu metode enkripsi dalam komunikasi data yang dibuat oleh Netscape Communication Corporation. SL hanya mengenkripsikan data yang dikirim lewat http Bagaimana SSL berjalan dapat digambarkan sebagai berikut  Pada saat koneksi mulai berjalan, klien dan server membuat dan mempertukarkan kunci rahasia, yang dipergunakan untuk mengenkripsi data yang akan dikomunikasikan. Meskipun sesi antara klien dan server diintip pihak lain, namun data yang terlihat sulit untuk dibaca karena sudah dienkripsi.  SSL mendukung kriptografi public key, sehingga server dapat melakukan autentikasi dengan metode yang sudah dikenal umum seperti RSA dan Digital Signature Standard (DSS).  SSL dapat melakukan verifikasi integritas sesi yang sedang berjalan dengan menggunakan algoritma digest seperti MD5 dan SHA. Hal ini menghindarkan pembajakan suatu sesi.
  8. 8. Yang Perlu diketahui seputar Enkripsi Mencegah akses yang tidak diinginkan pada dokumen dan pesan e- mail. Level enkripsi yang tinggi sukar untuk dibongkar. Perubahan dalam peraturan ekspor teknologi kriptografi akan meningkatkan penjualan software enkripsi. Sebuah program enkripsi, baik itu yang berdiri sendiri (stand-alone) atau sudah terdapat pada aplikasi e-mail client Anda, memiliki proses yang sama: Data melewati sebuah formula matematis yang disebut algoritma, yang kemudian mengubahnya menjadi data terenkripsi yang disebut sebagai ciphertext. Formula ini memerlukan sebuah variabel dari Anda–yang disebut kunci–untuk mengembalikan data tersebut kembali ke bentuk asal, sehingga sangat sulit, bahkan hampir tidak mungkin, seseorang dapat memecahkan kode enkripsi tersebut. Tetapi tentu saja hal ini tidak berlaku jika orang tersebut berhasil mencuri kode enkripsi dari Anda.
  9. 9. 2 Jenis Enkripsi Simetris Asimetris
  10. 10. Enkripsi Simetris Kunci yang sama untuk enkripsi dan deskripsi Enkripsi simetris sangat mudah dan sangat cepat dalam penggunaannya Karena kecepatannya itu, saat ini enkripsi simetris banyak digunakan pada transaksi e-commerce
  11. 11. Kunci Asimetris Mempunyai dua buah kunci yang saling berhubungan: sebuah kunci publik dan sebuah kunci pribadi Kunci publik tersedia bagi siapa saja yang ingin diinginkan Kunci publik hanya dapat mengenkoding data, tidak dapat mendekodingnya. Enkripsi asimetris menambahkan tingkat keamanan pada data Anda, tetapi akibatnya lebih banyak lagi waktu komputasi yang dibutuhkan, sehingga prosesnya menjadi sangat panjang dan lebih lama.

×