PENDAHULUAN 
PERJANJIAN 
VERSILLES 
LAHIRNYA NEGARA-NEGARA 
FASIS 
LATAR BELAKANG 
PERANG DUNIA II 
PIHAK YANG TERLIBAT 
DALAM PERANG DUNIA 
II 
PERANG DUNIA II 
DAN PENGARUHNYA 
TERHADAP INDONESIA 
PENUTUP
Pendahuluan 
Meletusnya perang Dunia II pada dasarnya berkaitan erat 
dengan Perang Dunia I, atau merupakan kelanjutan dari Perang 
Dunia I. 
Perang Dunia I telah mengakibatkan dampak besar besar 
dunia, yaitu seperti kehancuran dan kerugian yang sangat besar, 
krisis perekonimian dunia, serta kematian jutaan jiwa. Oleh karena 
itu, salah satu upaya untuk mengakhiri perang dunia I adalah 
dengan melakukan genjatan senjata dan merancang suatu perjanjian 
(Perjanjian Versailes) untuk mengakhiri Perang Dunia I.
Perjanjian Versailles 
Perjanjian Versailles berisi tentang tutuntan Sekutu (Amerika Serikat, 
Inggris, Perancis, dan Jepang) kepada Jerman untuk: 
1. Menyerahkan daerah kekuasaannya kepada Perancis dan Jepang. 
2. Menanggung ganti rugi perang. 
3. Memperkecil angkatan militer atau perangnya 
4. Menyerahkan kapal-kapal dagang kepada Inggris. 
5. Memberikan wilayah Jerman bagian barat Sungai Rhein sebagai jaminan 
(selama 15 tahun).
Akan tetapi, Jerman mengingkari semua kesepakatan dalam 
perjanjian Versailles tersebut sehingga menjadi salah satu penyebab 
Perang Dunia ke–II pda 1939. 
Selain salah satu penyebab Perang Dunia ke-II diatas, 
terjadinya Perang Dunia II yang melibatkan beberapa negara besar 
dilatar belakangi oleh beberapa sebab, yakni sebab umum dan 
khusus.
Lahirnya Negara-negara 
Fasis 
Menurut KBBI, fasisme adalah prinsip atau paham golongan 
nasionalis ekstrim yang menganjurkan pemerintahan otoriter. 
Sedangkan penganut fasime disebut Fasis. 
1. Fasisme di Jerman 
2. Fasisme di Italia 
3. Fasisme di Jepang
1. Fasisme di Jerman 
Dalam Perang Dunia I, Jerman mengalami 
kekalahan dan penderitaan yang hebat, tetapi di 
bawah kepemimpinan Adolf Hitler Jerman mulai bangkit 
Partai Nazi. Adolf Hittler membangun Jerman kembali. 
Jerman menganut paham Chauvinisme yaitu paham yan yang menggap 
dirinya lebih unggul dari ras lainnya. Selain itu juga menganut totaliterisme 
yaitu paham yang yang melaksankan prinsip bahwa semua diutus oleh 
negara dan rakyat tidak memiliki kebebesan.
Beberapa tindakan yang dilakukan hitler untuk mewujudkan kejayaan 
Jerman : 
1) Menolak isi Perjanjian Versailles. 
2) Memmbangunkan angkatan perang yang kuat. 
3) Mengobarkan semangat anti-Yahudi dengan membunuh dan mengusir 
orang-orang Yahudi. 
4) Membangunkan hubungan kerja sama politik dan militer dengan Jepang 
dan Italia (Poros n Roberto). 
5) Membentuk polisi rahasia yang diisebut Gestapo. 
LAHIRNYA NEGARA-NEGARA 
FASIS
2. Fasisme di Italia 
Italia adalah salah satu negara pemenang dalam Perang Dunia I. Meskipun 
menang, Italia merasa kecewa sebab tuntuannya dalam Perjanjian Versailles tidak 
terpenuhi. Karena kekecewaannya tersebut, Italia mulai bangkit di bawah pimpinan 
Benito Mussolini. Italia berkembang menjadi negara fasis. 
Usaha-Usaha Benito Musolini untuk mengembangkan fasisme di Italia, adalah: 
• Mengobarkan semangat Italia irrendenta untuk mempersatukan seluruh bangsa 
Italia. 
• Memperkuat angkatan perang. 
• Mengasai seluruk laut tengah sebagai sebagai 
Mare Noostrum atau Laut Kita. 
• Menduduki Ethipia dan Albani. 
LAHIRNYA NEGARA-NEGARA 
FASIS
3. Fasisme di Jepang 
Munculnya fasisme Jepang tidak dapat dipisahkan 
dari Restorasi Meiji, Jepang berkembang menjadi 
negara industri yang kuat. 
Majunya industri tersebut membawa Jepang 
menjadi negra imperalis, Jepang menjadi negara fasis 
dan menganut Hakko Ichiu, Fasisme di Jepang dipopori 
oleh perdana menteri Tanaka. Masa pemerintahan 
Kaisar Hirohitodan dikembangkan oleh Perdana Menteri 
Hideki Tojo.
Beberapa tindakan yang dilakukan Kaisar Hirohito, untuk mempekuat 
kedudukannya sebagai negara fasis : 
• Mengagungkan semangat bushido. 
• Menyingkirkan tokoh-tokoh politik yang anti-militer. 
• Melalkukan perluasan wilaya ke negara-negara terdekat seperti Korea, 
Manchuria dan Cina. 
• Memodernisasi ankatan perang. 
• Mengenalkan ajaran Shinto Hakko Ichiu yaitu dunia sebagai satu keluarga 
yang dipimpin oleh Jepang.
Latar Belakang Perang Dunia 
II 
1. Penyebab Umum 
2. Penyebab Khusus
A. Penyebab Umum 
 Adanya unjuk kekuatan senjata yang dicipkan oleh beberapa dan perlombaan senjata 
antar negar negra Eropa,sperti Inggris menciptkan Royal Air Force (Armada Udara ) 
dan Jerman membuat kapal tempur blismarck dengan peluru kendali Vergeltung 
(Pembalasan). 
 Adanya politik balas dendam (Revanche Idea) yang dilakukan oleh Jerman. 
 Adanya politik mencari Sekutu dengan munculnya Blok Sekutu dan Blok Fasis. 
 Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. 
 Adannya politik ekspansi beberapa negara fasis (militer) seperti: 
a. Jerman, dengan seboyan Jerman Raya (Lebensraum). 
b. Italia, dengan semboyan Italia Raya (Italia Iradenta) atau (Italia La Prima). 
c. Jepang dengan semangat Hakko Ichiu. 
LATAR BELAKANG 
PERANG DUNIA II
B. Sebab Khusus (Casus Bally) 
Sebab khusus Perang Dunia II terjadi di dua kawasan, yaitu kawasan Asia Pasifik 
dan kawasan Eropa : 
1. Di kawasan Asia Pasifik; 
Penyerbuan Jepang terhadap pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl 
Harbour, Hawaii, pada tanggal 7 Desember 1941.
2. Di kawasan Eropa; 
Serangan kilat (blitzkrieg) yang dilakukan Jerman atas Danzig Polandia pada 
tanggal 1 September 1939. Alasan penyerangan itu adalah untuk merebut kembali kota 
Danzig (penduduknya bangsa Jerman). 
Dalam waktu singkat sebagian besar Polandia dikuasai Jerman. Uni Soviet 
yang merasa keamanannya terancam segera menyerbu Polandia dari arah timur. Pada 
tanggal 3 September 1939 Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman. 
Dalam perkembangannya Perang Dunia II melibatkan banyak negara.
3. Pihak Yang Terlibat Dalam 
Perang Dunia II 
Negara-negara yang terlibat dalam Perang Dunia II adalah: 
1. Blok Sekutu (Inggris, Perancis, Rusia, Amerika Serikat, dan China). 
2. Blok Sentral (Jerman, Italia, dan Jepang).
Thank you~! 
ありがと~! 
캄사홤니다~! 
Terima kasih~!

Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia

  • 2.
    PENDAHULUAN PERJANJIAN VERSILLES LAHIRNYA NEGARA-NEGARA FASIS LATAR BELAKANG PERANG DUNIA II PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PERANG DUNIA II PERANG DUNIA II DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDONESIA PENUTUP
  • 3.
    Pendahuluan Meletusnya perangDunia II pada dasarnya berkaitan erat dengan Perang Dunia I, atau merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I. Perang Dunia I telah mengakibatkan dampak besar besar dunia, yaitu seperti kehancuran dan kerugian yang sangat besar, krisis perekonimian dunia, serta kematian jutaan jiwa. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk mengakhiri perang dunia I adalah dengan melakukan genjatan senjata dan merancang suatu perjanjian (Perjanjian Versailes) untuk mengakhiri Perang Dunia I.
  • 4.
    Perjanjian Versailles PerjanjianVersailles berisi tentang tutuntan Sekutu (Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan Jepang) kepada Jerman untuk: 1. Menyerahkan daerah kekuasaannya kepada Perancis dan Jepang. 2. Menanggung ganti rugi perang. 3. Memperkecil angkatan militer atau perangnya 4. Menyerahkan kapal-kapal dagang kepada Inggris. 5. Memberikan wilayah Jerman bagian barat Sungai Rhein sebagai jaminan (selama 15 tahun).
  • 5.
    Akan tetapi, Jermanmengingkari semua kesepakatan dalam perjanjian Versailles tersebut sehingga menjadi salah satu penyebab Perang Dunia ke–II pda 1939. Selain salah satu penyebab Perang Dunia ke-II diatas, terjadinya Perang Dunia II yang melibatkan beberapa negara besar dilatar belakangi oleh beberapa sebab, yakni sebab umum dan khusus.
  • 6.
    Lahirnya Negara-negara Fasis Menurut KBBI, fasisme adalah prinsip atau paham golongan nasionalis ekstrim yang menganjurkan pemerintahan otoriter. Sedangkan penganut fasime disebut Fasis. 1. Fasisme di Jerman 2. Fasisme di Italia 3. Fasisme di Jepang
  • 7.
    1. Fasisme diJerman Dalam Perang Dunia I, Jerman mengalami kekalahan dan penderitaan yang hebat, tetapi di bawah kepemimpinan Adolf Hitler Jerman mulai bangkit Partai Nazi. Adolf Hittler membangun Jerman kembali. Jerman menganut paham Chauvinisme yaitu paham yan yang menggap dirinya lebih unggul dari ras lainnya. Selain itu juga menganut totaliterisme yaitu paham yang yang melaksankan prinsip bahwa semua diutus oleh negara dan rakyat tidak memiliki kebebesan.
  • 8.
    Beberapa tindakan yangdilakukan hitler untuk mewujudkan kejayaan Jerman : 1) Menolak isi Perjanjian Versailles. 2) Memmbangunkan angkatan perang yang kuat. 3) Mengobarkan semangat anti-Yahudi dengan membunuh dan mengusir orang-orang Yahudi. 4) Membangunkan hubungan kerja sama politik dan militer dengan Jepang dan Italia (Poros n Roberto). 5) Membentuk polisi rahasia yang diisebut Gestapo. LAHIRNYA NEGARA-NEGARA FASIS
  • 9.
    2. Fasisme diItalia Italia adalah salah satu negara pemenang dalam Perang Dunia I. Meskipun menang, Italia merasa kecewa sebab tuntuannya dalam Perjanjian Versailles tidak terpenuhi. Karena kekecewaannya tersebut, Italia mulai bangkit di bawah pimpinan Benito Mussolini. Italia berkembang menjadi negara fasis. Usaha-Usaha Benito Musolini untuk mengembangkan fasisme di Italia, adalah: • Mengobarkan semangat Italia irrendenta untuk mempersatukan seluruh bangsa Italia. • Memperkuat angkatan perang. • Mengasai seluruk laut tengah sebagai sebagai Mare Noostrum atau Laut Kita. • Menduduki Ethipia dan Albani. LAHIRNYA NEGARA-NEGARA FASIS
  • 10.
    3. Fasisme diJepang Munculnya fasisme Jepang tidak dapat dipisahkan dari Restorasi Meiji, Jepang berkembang menjadi negara industri yang kuat. Majunya industri tersebut membawa Jepang menjadi negra imperalis, Jepang menjadi negara fasis dan menganut Hakko Ichiu, Fasisme di Jepang dipopori oleh perdana menteri Tanaka. Masa pemerintahan Kaisar Hirohitodan dikembangkan oleh Perdana Menteri Hideki Tojo.
  • 11.
    Beberapa tindakan yangdilakukan Kaisar Hirohito, untuk mempekuat kedudukannya sebagai negara fasis : • Mengagungkan semangat bushido. • Menyingkirkan tokoh-tokoh politik yang anti-militer. • Melalkukan perluasan wilaya ke negara-negara terdekat seperti Korea, Manchuria dan Cina. • Memodernisasi ankatan perang. • Mengenalkan ajaran Shinto Hakko Ichiu yaitu dunia sebagai satu keluarga yang dipimpin oleh Jepang.
  • 12.
    Latar Belakang PerangDunia II 1. Penyebab Umum 2. Penyebab Khusus
  • 13.
    A. Penyebab Umum  Adanya unjuk kekuatan senjata yang dicipkan oleh beberapa dan perlombaan senjata antar negar negra Eropa,sperti Inggris menciptkan Royal Air Force (Armada Udara ) dan Jerman membuat kapal tempur blismarck dengan peluru kendali Vergeltung (Pembalasan).  Adanya politik balas dendam (Revanche Idea) yang dilakukan oleh Jerman.  Adanya politik mencari Sekutu dengan munculnya Blok Sekutu dan Blok Fasis.  Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam upaya menciptakan perdamaian dunia.  Adannya politik ekspansi beberapa negara fasis (militer) seperti: a. Jerman, dengan seboyan Jerman Raya (Lebensraum). b. Italia, dengan semboyan Italia Raya (Italia Iradenta) atau (Italia La Prima). c. Jepang dengan semangat Hakko Ichiu. LATAR BELAKANG PERANG DUNIA II
  • 14.
    B. Sebab Khusus(Casus Bally) Sebab khusus Perang Dunia II terjadi di dua kawasan, yaitu kawasan Asia Pasifik dan kawasan Eropa : 1. Di kawasan Asia Pasifik; Penyerbuan Jepang terhadap pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii, pada tanggal 7 Desember 1941.
  • 15.
    2. Di kawasanEropa; Serangan kilat (blitzkrieg) yang dilakukan Jerman atas Danzig Polandia pada tanggal 1 September 1939. Alasan penyerangan itu adalah untuk merebut kembali kota Danzig (penduduknya bangsa Jerman). Dalam waktu singkat sebagian besar Polandia dikuasai Jerman. Uni Soviet yang merasa keamanannya terancam segera menyerbu Polandia dari arah timur. Pada tanggal 3 September 1939 Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman. Dalam perkembangannya Perang Dunia II melibatkan banyak negara.
  • 16.
    3. Pihak YangTerlibat Dalam Perang Dunia II Negara-negara yang terlibat dalam Perang Dunia II adalah: 1. Blok Sekutu (Inggris, Perancis, Rusia, Amerika Serikat, dan China). 2. Blok Sentral (Jerman, Italia, dan Jepang).
  • 17.
    Thank you~! ありがと~! 캄사홤니다~! Terima kasih~!