PERANG DUNIA I DAN PERANG DUNIA II
Sumber: wikimedia.org
Perang Dunia 1
Ⓐ
Dalam Perang Dunia 1, negara-negara
yang terlibat dalam perang menggunakan
gas beracun untuk senjata pembunuhan
masal.
Kondisi Sosial Politik Eropa Sebelum Perang Dunia 1
Berkembangnya pan-nasionalisme Slavia
Sementara itu, wilayah Balkan
dihuni oleh beberapa kelompok
etnis. Wilayah-wilayah balkan
tersebut ingin membebaskan
diri dari pengaruh dari ketiga
kekaisaran itu.
Sebelum Perang Dunia I , wilayah
di Eropa dikuasai oleh tiga
kekaisaran besar, yaitu:
Rusia Austria Ottoman
➀
➀
a
Kondisi Sosial Politik Eropa Sebelum Perang Dunia 1
➀
➀
b Berkembangnya
imperialisme
Seiring melemahnya pengaruh
Kekaisaran Ottoman di wilayah
Balkan, Austria-Hungaria kemudian
berambisi melakukan praktik
imperialisme ke wilayah Serbia-
Bosnia.
Nasionalisme Jerman
atau Pan-jermanisme
Munculnya Pan-jermanisme
(Jerman: Pangermanismus) yaitu
gerakan politik yang bercita-cita
menyatukan seluruh negara kecil
berbahasa Jerman yang digagas
oleh Otto von Bismarck dari
Kerajaaan Prusia menjadi sebuah
negara besar.
c
Kondisi Sosial Politik Eropa Sebelum Perang Dunia 1
➀
➀
d Politik aliansi
Perjanjian aliansi atau persekutuan
umumnya bersifat militer, negara-
negara yang terkait berjanji akan
saling melindungi atau mendukung
jika salah satu negara diserang oleh
negara lain. Aliansi menjadi salah
satu faktor yang ikut
melatarbelakangi terjadinya Perang
Dunia 1.
Perlombaan senjata serta
persaingan politik dan ekonomi
Perang Dunia I didukung oleh
persaingan teknologi dan
persenjataan. Prancis, Jerman,
Austria-Hungaria, dan Rusia
sejak tahun 1890-an telah
memiliki kekuatan militer yang
kuat.
e
Kondisi Sosial Politik Eropa Sebelum Perang Dunia 1
➀
➀
d Politik aliansi
Perjanjian aliansi atau persekutuan
umumnya bersifat militer, negara-
negara yang terkait berjanji akan
saling melindungi atau mendukung
jika salah satu negara diserang oleh
negara lain. Aliansi menjadi salah
satu faktor yang ikut
melatarbelakangi terjadinya Perang
Dunia 1.
Perlombaan senjata serta
persaingan politik dan ekonomi
Perang Dunia I didukung oleh
persaingan teknologi dan
persenjataan. Prancis, Jerman,
Austria-Hungaria, dan Rusia
sejak tahun 1890-an telah
memiliki kekuatan militer yang
kuat.
e
Mobilisasi Perang
➁
a. Pemicu Perang
b. Krisis Juli
c. Mobilisasi Pasukan
d. Rencana Schlieffen dan Invasi Atas Belgia
e. Keterlibatan Britania Raya (Inggris)
f. Keterlibatan Amerika Serikat
Mobilisasi Perang
➁
a Pemicu Perang
Pangeran Franz Ferdinand dari Austria ditembak oleh Gavrilo Princip,
anggota Young Bosnia yang menentang aneksasi Austria terhadap
Bosnia-Herzegovina. Penembakan ini dilakukan saat Pangeran
Ferdinand akan meresmikan rumah sakit baru di Sarajevo.
b Krisis Juli
Pemerintah Austria-Hungaria berkeyakinan bahwa beberapa anggota kabinet dan
komandan militer Kerajaan Serbia setidaknya mengetahui rencana serangan itu. Austria-
Hungaria kemudian menggunakan peristiwa ini sebagai kesempatan untuk menyerang
Serbia.
Sumber:
wikimedia.org
Mobilisasi Perang
➁
c Mobilisasi Pasukan
Tsar Nicholas II hanya memobilisasi sebagian pasukannya untuk
menghadapi Austria. Ia juga mengirim telegram ke Kaisar Wilhelm di
Jerman, agar Kaisar Wilhelm berperan meredakan krisis. Pada saat yang
sama, para jenderal Nicholas yang ambisius memprotes mobilisasi.
d Rencana Schlieffen dan Invasi atas belgia
Posisi Rusia dan Belgia yang awalnya netral menjadi terlibat karena rencana perang
jangka panjang Jerman. Jerman mengeluarkan Rencana Schlieffen, yakni menyiapkan
serangan total di front timur melawan Rusia dan front barat melawan Prancis.
Sumber:
wikimedia.org
Mobilisasi Perang
➁
e Keterlibatan Britania Raya (Inggris)
Pada 4 Agustus 1914, Jerman berhasil menginvasi Belgia. Invasi Jerman atas Belgia membuat
Inggris menyatakan perang terhadap Jerman.
f Keterlibatan Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi negara besar terakhir yang terlibat dipicu oleh tenggelamnya kapal
Lusitania yang membawa 128 warga Amerika Serikat akibat ditorpedo oleh kapal selam
angkatan laut Jerman, di lepas pantai selatan Irlandia
Jalannya Perang
Selama perang, kekuatan utama
(Jerman, Austria, dan Ottoman)
melawan Sekutu (Prancis, Inggris,
dan Rusia) menggunakan strategi
perang parit. Strategi ini dirasa tidak
efektif karena hanya memajukan
garis batas 5 km dalam waktu 5 bulan.
Penemuan tank dan senapan
submesin membuat perang menjadi
lebih efektif.
Sumber: wikimedia.org
➂
Berakhirnya Perang
Pada 3 Oktober 1918, kanselir baru
Jerman, Max von Baden mengirim
telegram kepada Presiden AS Woodrow
Wilson untuk meminta gencatan senjata.
Wilson mengajukan 14 poin yang
disetujui Jerman dan mengakhiri perang
pada 11 November 1918. Jerman
dipanggil ke Versailles dan
menandatangani perjanjian yang
berjumlah 440 klausul pada 28 Juni 1919.
➃
Sumber:
wikimedia.org
Konsekuensi Politis, Ekonomi,
Sosial, dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia
5
a. Kemunduran Eropa dalam segala bidang
b. Runtuhnya empat kekaisaran besar
c. Berkembangnya komunisme
d. Berkembangnya fasisme di Italia dan Jerman
e. Genosida terhadap orang-orang Armenia
f. Pengaruh Perang Dunia I bagi Indonesia
Konsekuensi Politis, Ekonomi,
Sosial, dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia
5
Kemunduran Eropa dalam segala bidang
a
Setelah Perang Dunia I, kemunduran ekonomi dan militer terjadi di Eropa.
Jumlah laki-laki usia produktif menurun karena tewas atau cacat akibat perang.
Runtuhnya empat kekaisaran besar
b
Setelah Perang Dunia 1, mengakibatkan seluruh fasilitas publik mengalami
kerusakan. Sementara itu, runtuhnya empat kekaisaran besar memunculkan
negara-negara baru, seperti Yugoslavia, Cekoslovakia, dan Polandia.
Konsekuensi Politis, Ekonomi,
Sosial, dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia
5
Berkembangnya komunisme
c
Berkembangnya fasisme di Italia dan Jerman
d
Lahirnya fasisme di Italia sebagai kekecewaan Italia karena telah dirugikan oleh
Perjanjian Versailles, yaitu kehilangan wilayah di Dalmatia, Adalia, dan Aegea.
Ketiga wilayah ini sebelumnya telah dijanjikan sebagai milik Italia sebagai
imbalan atas kesediaan mereka berpihak kepada sekutu.
Saat Perang Dunia I berlangsung, paham Komunisme sudah tersebar merata
disetiap negara Eropa, kendati berhasil memengaruhi pemerintahan.
Konsekuensi Politis, Ekonomi,
Sosial, dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia
5
Genosida terhadap orang-orang Armenia
e
Pengaruh Perang Dunia I bagi Indonesia
f
Bagi rakyat Indonesia, Perang Dunia I membawa dua dampak penting, yaitu
menguatnya perasaan nasionalisme dan gerakan ke arah kemerdekaan karena
Doktrin Wilson serta berkembangnya paham komunisme.
Perang Dunia I juga membawa dampak yang mengerikan bagi orang-orang
Armenia. Di bawah kekuasaan Ottoman jutaan orang etnis Armenia dibantai
oleh pasukan Ottoman.
Perang Dunia II
Perang Dunia II terjadi
yang pada hakikatnya
merupakan dampak
lanjutan dari Perang
Dunia I.
Ⓑ
Sebab Perang
Sebab Utama
➀
➀
a
Pertama
Jerman yang kalah
dalam Perang Dunia I
(1914–1918)
diharuskan membayar
semua kerugian perang.
Kedua
Adanya krisis ekonomi.
Depresi ekonomi yang begitu
panjang mempertajam
persaingan antar bangsa serta
meningkatkan kecemasan dan
rasa curiga antarnegara.
Sebab Perang
➀
➀
b Sebab khusus
Gagalnya appeasement
Appeasement dalam konteks politik
berarti mengalah kepada musuh demi
menghindari konflik asalkan tuntutan-
tuntutan musuh masih berada dalam
batas yang wajar.
Sebab Perang
➀
➀
b Sebab khusus
Gagalnya appeasement
Tidak semua negara bergabung dalam Liga
Bangsa-Bangsa, Liga Bangsa-Bangsa tidak
memiliki tentara, Liga Bangsa-Bangsa
lamban mengambil tindakan.
Negara-Negara yang Terlibat dalam Perang Dunia II
➁
Negara Axis/ Poros Sekutu
Anggotanya terdiri atas
Jerman, Italia, dan Jepang
yang terikat dalam Pakta
Tripartit dan Poros Roma-
Berlin. Nama Axis atau
Poros merujuk pada garis
geografis lurus antara
ibukota Roma dan Berlin
Seperti kekuatan Poros, Sekutu
pun bukan sepenuhnya
merupakan aliansi yang padu.
Negara-negara yang tergabung
dalam Sekutu, terikat oleh
komitmen mereka terhadap
keamanan Polandia.
Jalannya Perang
➂
Jerman akhirnya menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dengan
menandatangani Perjanjian Reims pada 7 Mei, kemudian disahkan di Berlin
pada 8 Mei 1944. Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat untuk pertama
menggunakan bom atom dan meluluhlantakkan Kota Hiroshima.
Pada 9 Agustus, bom atom kedua dijatuhkan di Kota Nagasaki.
Pada 14 Agustus, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dan secara
resmi ditandatangani di atas kapal perang Amerika Serikat USS Missouri
di Teluk Tokyo pada 2 September 1945.
Pertempuran-Pertempuran
Penting Selama Perang Dunia II
➃
Pertempuran Britania (Juni–Desember 1940)
Operasi Barbarossa (22 Juni 1941)
Pertempuran Midway
Pertempuran Kursk
Pertempuran Moskow
Pertempuran Stalingrad (Agustus 1942–Februari 1943)
Operasi Overlord (6 Juni 1944)
Pengaruh Perang Dunia II
5
Pengaruh Perang Dunia II bagi bangsa Indonesia adalah
dimulainya pendudukan Jepang pada tahun 1942.
Sumber daya alam dan manusia Indonesia digunakan oleh
Jepang untuk mendukung kemenangannya dalam Perang
Asia Timur Raya.
Posisi dan Kondisi
Indonesia Selama Perang Dunia II
6
Selama Perang Dunia II, Indonesia berada di bawah
kekuasaan Jepang. Jepang menyerang Hindia-Belanda
pada 11 Januari 1942, pertama kali di Tarakan
(Kalimantan Timur). Belanda menyerah nyaris tanpa
perlawanan berarti. Pada Maret 1942, Indonesia
sepenuhnya berada di bawah kekuasaan Jepang.

BAB 6.ppt

  • 1.
    PERANG DUNIA IDAN PERANG DUNIA II Sumber: wikimedia.org
  • 2.
    Perang Dunia 1 Ⓐ DalamPerang Dunia 1, negara-negara yang terlibat dalam perang menggunakan gas beracun untuk senjata pembunuhan masal.
  • 3.
    Kondisi Sosial PolitikEropa Sebelum Perang Dunia 1 Berkembangnya pan-nasionalisme Slavia Sementara itu, wilayah Balkan dihuni oleh beberapa kelompok etnis. Wilayah-wilayah balkan tersebut ingin membebaskan diri dari pengaruh dari ketiga kekaisaran itu. Sebelum Perang Dunia I , wilayah di Eropa dikuasai oleh tiga kekaisaran besar, yaitu: Rusia Austria Ottoman ➀ ➀ a
  • 4.
    Kondisi Sosial PolitikEropa Sebelum Perang Dunia 1 ➀ ➀ b Berkembangnya imperialisme Seiring melemahnya pengaruh Kekaisaran Ottoman di wilayah Balkan, Austria-Hungaria kemudian berambisi melakukan praktik imperialisme ke wilayah Serbia- Bosnia. Nasionalisme Jerman atau Pan-jermanisme Munculnya Pan-jermanisme (Jerman: Pangermanismus) yaitu gerakan politik yang bercita-cita menyatukan seluruh negara kecil berbahasa Jerman yang digagas oleh Otto von Bismarck dari Kerajaaan Prusia menjadi sebuah negara besar. c
  • 5.
    Kondisi Sosial PolitikEropa Sebelum Perang Dunia 1 ➀ ➀ d Politik aliansi Perjanjian aliansi atau persekutuan umumnya bersifat militer, negara- negara yang terkait berjanji akan saling melindungi atau mendukung jika salah satu negara diserang oleh negara lain. Aliansi menjadi salah satu faktor yang ikut melatarbelakangi terjadinya Perang Dunia 1. Perlombaan senjata serta persaingan politik dan ekonomi Perang Dunia I didukung oleh persaingan teknologi dan persenjataan. Prancis, Jerman, Austria-Hungaria, dan Rusia sejak tahun 1890-an telah memiliki kekuatan militer yang kuat. e
  • 6.
    Kondisi Sosial PolitikEropa Sebelum Perang Dunia 1 ➀ ➀ d Politik aliansi Perjanjian aliansi atau persekutuan umumnya bersifat militer, negara- negara yang terkait berjanji akan saling melindungi atau mendukung jika salah satu negara diserang oleh negara lain. Aliansi menjadi salah satu faktor yang ikut melatarbelakangi terjadinya Perang Dunia 1. Perlombaan senjata serta persaingan politik dan ekonomi Perang Dunia I didukung oleh persaingan teknologi dan persenjataan. Prancis, Jerman, Austria-Hungaria, dan Rusia sejak tahun 1890-an telah memiliki kekuatan militer yang kuat. e
  • 7.
    Mobilisasi Perang ➁ a. PemicuPerang b. Krisis Juli c. Mobilisasi Pasukan d. Rencana Schlieffen dan Invasi Atas Belgia e. Keterlibatan Britania Raya (Inggris) f. Keterlibatan Amerika Serikat
  • 8.
    Mobilisasi Perang ➁ a PemicuPerang Pangeran Franz Ferdinand dari Austria ditembak oleh Gavrilo Princip, anggota Young Bosnia yang menentang aneksasi Austria terhadap Bosnia-Herzegovina. Penembakan ini dilakukan saat Pangeran Ferdinand akan meresmikan rumah sakit baru di Sarajevo. b Krisis Juli Pemerintah Austria-Hungaria berkeyakinan bahwa beberapa anggota kabinet dan komandan militer Kerajaan Serbia setidaknya mengetahui rencana serangan itu. Austria- Hungaria kemudian menggunakan peristiwa ini sebagai kesempatan untuk menyerang Serbia. Sumber: wikimedia.org
  • 9.
    Mobilisasi Perang ➁ c MobilisasiPasukan Tsar Nicholas II hanya memobilisasi sebagian pasukannya untuk menghadapi Austria. Ia juga mengirim telegram ke Kaisar Wilhelm di Jerman, agar Kaisar Wilhelm berperan meredakan krisis. Pada saat yang sama, para jenderal Nicholas yang ambisius memprotes mobilisasi. d Rencana Schlieffen dan Invasi atas belgia Posisi Rusia dan Belgia yang awalnya netral menjadi terlibat karena rencana perang jangka panjang Jerman. Jerman mengeluarkan Rencana Schlieffen, yakni menyiapkan serangan total di front timur melawan Rusia dan front barat melawan Prancis. Sumber: wikimedia.org
  • 10.
    Mobilisasi Perang ➁ e KeterlibatanBritania Raya (Inggris) Pada 4 Agustus 1914, Jerman berhasil menginvasi Belgia. Invasi Jerman atas Belgia membuat Inggris menyatakan perang terhadap Jerman. f Keterlibatan Amerika Serikat Amerika Serikat menjadi negara besar terakhir yang terlibat dipicu oleh tenggelamnya kapal Lusitania yang membawa 128 warga Amerika Serikat akibat ditorpedo oleh kapal selam angkatan laut Jerman, di lepas pantai selatan Irlandia
  • 11.
    Jalannya Perang Selama perang,kekuatan utama (Jerman, Austria, dan Ottoman) melawan Sekutu (Prancis, Inggris, dan Rusia) menggunakan strategi perang parit. Strategi ini dirasa tidak efektif karena hanya memajukan garis batas 5 km dalam waktu 5 bulan. Penemuan tank dan senapan submesin membuat perang menjadi lebih efektif. Sumber: wikimedia.org ➂
  • 12.
    Berakhirnya Perang Pada 3Oktober 1918, kanselir baru Jerman, Max von Baden mengirim telegram kepada Presiden AS Woodrow Wilson untuk meminta gencatan senjata. Wilson mengajukan 14 poin yang disetujui Jerman dan mengakhiri perang pada 11 November 1918. Jerman dipanggil ke Versailles dan menandatangani perjanjian yang berjumlah 440 klausul pada 28 Juni 1919. ➃ Sumber: wikimedia.org
  • 13.
    Konsekuensi Politis, Ekonomi, Sosial,dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia 5 a. Kemunduran Eropa dalam segala bidang b. Runtuhnya empat kekaisaran besar c. Berkembangnya komunisme d. Berkembangnya fasisme di Italia dan Jerman e. Genosida terhadap orang-orang Armenia f. Pengaruh Perang Dunia I bagi Indonesia
  • 14.
    Konsekuensi Politis, Ekonomi, Sosial,dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia 5 Kemunduran Eropa dalam segala bidang a Setelah Perang Dunia I, kemunduran ekonomi dan militer terjadi di Eropa. Jumlah laki-laki usia produktif menurun karena tewas atau cacat akibat perang. Runtuhnya empat kekaisaran besar b Setelah Perang Dunia 1, mengakibatkan seluruh fasilitas publik mengalami kerusakan. Sementara itu, runtuhnya empat kekaisaran besar memunculkan negara-negara baru, seperti Yugoslavia, Cekoslovakia, dan Polandia.
  • 15.
    Konsekuensi Politis, Ekonomi, Sosial,dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia 5 Berkembangnya komunisme c Berkembangnya fasisme di Italia dan Jerman d Lahirnya fasisme di Italia sebagai kekecewaan Italia karena telah dirugikan oleh Perjanjian Versailles, yaitu kehilangan wilayah di Dalmatia, Adalia, dan Aegea. Ketiga wilayah ini sebelumnya telah dijanjikan sebagai milik Italia sebagai imbalan atas kesediaan mereka berpihak kepada sekutu. Saat Perang Dunia I berlangsung, paham Komunisme sudah tersebar merata disetiap negara Eropa, kendati berhasil memengaruhi pemerintahan.
  • 16.
    Konsekuensi Politis, Ekonomi, Sosial,dan Budaya Perang Dunia I bagi Dunia 5 Genosida terhadap orang-orang Armenia e Pengaruh Perang Dunia I bagi Indonesia f Bagi rakyat Indonesia, Perang Dunia I membawa dua dampak penting, yaitu menguatnya perasaan nasionalisme dan gerakan ke arah kemerdekaan karena Doktrin Wilson serta berkembangnya paham komunisme. Perang Dunia I juga membawa dampak yang mengerikan bagi orang-orang Armenia. Di bawah kekuasaan Ottoman jutaan orang etnis Armenia dibantai oleh pasukan Ottoman.
  • 17.
    Perang Dunia II PerangDunia II terjadi yang pada hakikatnya merupakan dampak lanjutan dari Perang Dunia I. Ⓑ
  • 18.
    Sebab Perang Sebab Utama ➀ ➀ a Pertama Jermanyang kalah dalam Perang Dunia I (1914–1918) diharuskan membayar semua kerugian perang. Kedua Adanya krisis ekonomi. Depresi ekonomi yang begitu panjang mempertajam persaingan antar bangsa serta meningkatkan kecemasan dan rasa curiga antarnegara.
  • 19.
    Sebab Perang ➀ ➀ b Sebabkhusus Gagalnya appeasement Appeasement dalam konteks politik berarti mengalah kepada musuh demi menghindari konflik asalkan tuntutan- tuntutan musuh masih berada dalam batas yang wajar.
  • 20.
    Sebab Perang ➀ ➀ b Sebabkhusus Gagalnya appeasement Tidak semua negara bergabung dalam Liga Bangsa-Bangsa, Liga Bangsa-Bangsa tidak memiliki tentara, Liga Bangsa-Bangsa lamban mengambil tindakan.
  • 21.
    Negara-Negara yang Terlibatdalam Perang Dunia II ➁ Negara Axis/ Poros Sekutu Anggotanya terdiri atas Jerman, Italia, dan Jepang yang terikat dalam Pakta Tripartit dan Poros Roma- Berlin. Nama Axis atau Poros merujuk pada garis geografis lurus antara ibukota Roma dan Berlin Seperti kekuatan Poros, Sekutu pun bukan sepenuhnya merupakan aliansi yang padu. Negara-negara yang tergabung dalam Sekutu, terikat oleh komitmen mereka terhadap keamanan Polandia.
  • 22.
    Jalannya Perang ➂ Jerman akhirnyamenyerah tanpa syarat kepada Sekutu dengan menandatangani Perjanjian Reims pada 7 Mei, kemudian disahkan di Berlin pada 8 Mei 1944. Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat untuk pertama menggunakan bom atom dan meluluhlantakkan Kota Hiroshima. Pada 9 Agustus, bom atom kedua dijatuhkan di Kota Nagasaki. Pada 14 Agustus, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dan secara resmi ditandatangani di atas kapal perang Amerika Serikat USS Missouri di Teluk Tokyo pada 2 September 1945.
  • 23.
    Pertempuran-Pertempuran Penting Selama PerangDunia II ➃ Pertempuran Britania (Juni–Desember 1940) Operasi Barbarossa (22 Juni 1941) Pertempuran Midway Pertempuran Kursk Pertempuran Moskow Pertempuran Stalingrad (Agustus 1942–Februari 1943) Operasi Overlord (6 Juni 1944)
  • 24.
    Pengaruh Perang DuniaII 5 Pengaruh Perang Dunia II bagi bangsa Indonesia adalah dimulainya pendudukan Jepang pada tahun 1942. Sumber daya alam dan manusia Indonesia digunakan oleh Jepang untuk mendukung kemenangannya dalam Perang Asia Timur Raya.
  • 25.
    Posisi dan Kondisi IndonesiaSelama Perang Dunia II 6 Selama Perang Dunia II, Indonesia berada di bawah kekuasaan Jepang. Jepang menyerang Hindia-Belanda pada 11 Januari 1942, pertama kali di Tarakan (Kalimantan Timur). Belanda menyerah nyaris tanpa perlawanan berarti. Pada Maret 1942, Indonesia sepenuhnya berada di bawah kekuasaan Jepang.