Peran Exercise untukPreventif dan Kuratif
Siswanto
Departemen Fisiologi FKKMK UGM / RS Akademik UGM
2.
Homeostasis
Agar berfungsi denganbaik, tubuh harus
mempertahankan lingkungan internal yang
relatif konstan meskipun terjadi perubahan
eksternal. Keseimbangan ini, disebut
homeostasis.
Karena tubuh harus melakukan perubahan
konstan untuk mempertahankan
keseimbangan, homeostasis sering disebut
sebagai menjaga keseimbangan dinamis.
Dinamis berarti "aktif", dan keseimbangan
berarti “seimbang”. Jika tubuh kehilangan
keseimbangan, penyakit atau bahkan
kematian akan terjadi.
3.
Menjaga Homeostasis: WeSurvive and Life Continues
Yang telah menciptakan kamu lalu
menyempurnakan kejadianmu dan
menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang. (QS
AL Infithar:7)
If homeostasis is successful, we survive and life
continues; if unsuccessful, our fragile balance is
disturbed and disease and possibly death can
occur” (Sieck GC, 2020)
https://journals.physiology.org/doi/full/10.1152/physiol.00025.2020
Ritme circadian yangterganggu dapat menyebabkan penyakit,
demikian pula sebaliknya sehingga intervensi gaya hidup sesuai ritme
circadian tidak hanya diperlukan untuk mencegah namun juga
mengobati
•. 2017 Oct;39:59-67
Ageing Res Rev. 2017 Oct;39:59-67
6.
Donald M. Lloyd-Jones.Circulation. Life’s Essential 8: Updating and Enhancing the American Heart Association’s Construct of Cardiovascular Health: A Presidential
Advisory From the American Heart Association, Volume: 146, Issue: 5, Pages: e18-e43, DOI: (10.1161/CIR.0000000000001078)
7.
Penyakit muncul lewat
suatuproses bukan
kejadian mendadak
Orandum est ut sit mensana in
corpore sano: apa yang seharusnya
diminta ialah jiwa yang sehat dalam
badan yang sehat (Luvenalis)
8.
Illness is theenemy
Illness is caused by
unbalanced energy
Likulli dain dawa’
SAKIT
MANFAAT EXERCISE UNTUKPREVENTIF
Physical activity: applying All Our Health (Public Health England, 2018).
PHYSICAL
ACTIVITY
EXERCISE
SPORT
Aktifitas fisik
rutin
terprogram
12.
EFEK EXERCISE PADASISTEM TUBUH
• Otot
• Jumlah kapiler bertambah, menambah aliran
darah ke otot, mitokondria bertambah
• Menambah serat otot (iron-rich myoglobin)
• Jantung dan pembuluh darah
• Otot jantung bertambah ukurannya, kekuatan
pompa bertambah
12
13.
EFEK EXERCISE PADASISTEM TUBUH
• Tulang
• Kekuatan dan densitas tulang bertambah
• Hormon
• Meningkatkan epinefrin (denyut jantung naik, vasokontriksi, stimulasi
pembentukan gula dari simpanan lemak tubuh untuk membentuk
energi), Norepinephrine (mood), Endorphins (euphoria endurance).
• Sistem imun
• Menurunkan hormone stress, meningkatkan imun, meningkatkan
kemampuan tubuh melawan infeksi
13
14.
2020
Manfaat exercise didapatkanjika
dilakukan secara rutin:
Intesitas sedang (moderate) 150-
300 menit per minggu
Intensitas berat (vigorous) 75-150
menit per minggu
+ penguatan otot-otot besar dua hari
per minggu
15.
Ross R et.Canadian 24-Hour Movement Guidelines for Adults aged 18-64 years and Adults aged 65 years or older: an integration of physical activity, sedentary
behaviour, and sleep. Appl Physiol Nutr Metab. 2020 Oct;45
EXERCISE MENAMBAH USIAHARAPAN HIDUP
17
Garcia-Valles et al. (2013) Longev Healthspan.
Menambah usia harapan hidup
karena: :
Menghambat penurunan sistem
fisiologis tubuh
Memperbaiki homeostasis
Menghambat penurunan proses
perburukan penyakit kronis
KUESIONER KESIAPAN FISIK(PHYSICAL ACTIVITY READINESS
QUESSIONER (PAR-Q) 2002
1 Apakah sebelum ini dokter pernah menyatakan bahwa anda memiliki
gangguan jantung dan karenanya anda hanya boleh melakukan
aktivitas fisik yang direkomendasikan dokter?
(Ya /
Tidak)
2 Apakah anda merasakan nyeri dada ketika melakukan aktivitas fisik? (Ya /
Tidak)
3 Dalam sebulan terakhir, pernahkah anda merasakan nyeri dada ketika
anda sedang tidak melakukan aktivitas fisik atau sedang beristirahat?
(Ya /
Tidak)
4 Apakah anda kehilangan keseimbangan karena dizziness atau
pernahkah anda kehilangan kesadaran?
(Ya /
Tidak)
5 Apakah anda mengalami gangguan pada tulang atau persendian
(misalnya punggung, lutut, atau hip) yang dapat menjadi berat bila
anda mengubah aktivitas fisik yang biasa anda lakukan?
(Ya /
Tidak)
6 Apakah dokter anda saat ini minum atau seharusnya minum obat yang
diresepkan dokter untuk tekanan darah atau gangguan jantung?
(Ya /
Tidak)
7 Apakah anda mengetahui ada alasan lain sehingga anda sebaiknya
tidak melakukan aktivitas fisik?
(Ya /
Tidak)
Apabila semua jawabannya
adalah TIDAK, maka tes
kebugaran dapat dilakukan.
Apabila ada satu atau lebih
jawaban YA, maka sebaiknya
dikonsultasikan kepada dokter
ahli atau spesialis untuk
menangani permasalahan
tersebut.
Saran jenis tes kebugaran:
Rockport test / 6 minute walking
test
22.
TES KEBUGARAN /KAPASITAS FUNGSIONAL
ROCKPORT WALKING TEST 6 MINUTE WALKING TEST
• Berjalan cepat (brisk walking) sejauh 1
mile (1,6 km)
• Cocok pria/Wanita 20-69 tahun
• Less strenuous maka cocok bagi lansia,
overwight dan sedentary.
• Berjalan cepat selama 6 menit
• Cocok anak (2-12 th), dewasa dan
lansia
• Dapat digunakan pada seseorang dg
gangguan kardiorespirasi,
neuromuskuler, metabolism, dll
23.
PERESEPAN OLAHRAGA: PRINSIPFITTE
Aerobik Beban Fleksibilitas Neuromotor
Frekuensi 5x/mgg moderate atau
3x/mgg berat atau
kombinasi
Kelompok otot besar
2-3x/mgg
2-3 x/minggu 2-3x/minggu
Intensitas Ringan sampai berat Kekuatan 60%-70 1-RM;
ketahanan <50% 1-RM
Regangkan sampai
terasa kencang atau
agak tidak nyaman
-
Time 30-60 menit/hari
moderate atau 20-60
menit/hari berat atau <
20 menit pemula
Tidak ada ketentuan khusus Tahan regangan 10-30
detik
20-30 menit/hari
Type Melibatkan otot2 besar,
ritmis, terus menerus
Melibatkan kelompok-
kelompok otot tertentu;
menggunakan alat atau berat
badan
Aktif atau pasif static,
dinamik, balistik
Melibatkan ketrampilan
motorik (keseimbangan,
ketangkasan, koordinasi)
atau aktivitas yg lebih
kompleks (Yoga, Tai Chi)
Enjoyable Menyenangkan
Training Zone
Berdasarkan %HRR
•Karvonenformula
• HRmaks= 220 – usia atau 208-(0,7 x usia)
• Heart Rate Reserve (HRR) =HRmaks- HRistirahat
• Target HR = (HRR X training%) + HRistirahat
Contoh menghitung
intensitas dengan
%HR
•Data: Tn Q, 40 tahun, sehat, tidak rajin berolahraga.
• HR istirahat = 70x/menit
• HR maksimal = 220-40 = 180x/menit
• HRR = HRmaks-HRistirahat = 180-70= 110 x/menit
• Intensitas yang diresepkan sesuai training zone :
70%-80%
• Karvonen Formula :
• Target HR = (HRR X training%) + HRistirahat
• Target HR= (110 x 0.7) + 70 = 147x/menit
• Target HR= (110 x 0.8) + 70 = 158x/menit
Zona Latihan: 147-158 x/menit
28.
TAHAPAN OLAHRAGA YANGDIANJURKAN
• 5-10 menit intensitas rendah untuk aerobik
Pemanasan
• 30-60 menit intensitas sedang untuk aerobik
Latihan Inti
• Seperti pemanasan selama 5-10 menit
Pendinginan
• Selama 10 menit dilakukan setelah pemanasan dan
setelah pendinginan
Peregangan
29.
CONTOH TAHAPAN BERSEPEDAUNTUK KEBUGARAN Tn Q
• 10 menit intensitas rendah bersepeda ( HR= 125-136
x/menit)
Pemanasan
• 30-60 menit intensitas sedang bersepeda (HR 147-
158 x/menit)
Latihan Inti
• 10 menit intensitas rendah bersepeda ( HR= 125-136
x/menit)
Pendinginan
• Selama 10 menit dilakukan setelah pemanasan dan
setelah pendinginan
Peregangan
30.
Contoh Program 12W2FITTn J/45 th/IMT 26
• PAR-Q : siap
dan semangat
Pre-exercise
screening
• Kapasitas
fungsional: VO2
max 24 (very poor)
• Target olahraga:
VO2 max 40 (good)
• Penentuan dosis:
• F: 5x seminggu
• I: moderate-hard
zone (70-90 %)
• T: 30 menit
• T: lari/jogging
Pertemuan
awal
• 3 bulan (12
minggu) uji
kapasitas
fungsional
• Faktor risiko
• Motivasi
Monitoring
• Target
tercapai
• Penyesuaia
n dosis
Evaluasi
31.
Ayo rancang reseplatihanmu Manfaatkan AI
Butuh bantuan nih! saya
seorang pria, 46 tahun, tidak
ada penyakit, tingkat kebugaran
baik/good berdasarkan VO2max
42 ml/kgbb/menit. Saya rencana
mengikuti race sepeda lipat
sejauh 150 km pada tanggal 23
Agustus 2025. Saya sudah
pernah mengikuti event 50 km,
75 km, 100 km, dan 145 km.
Dapatkah anda merancang
latihan fisik untuk saya meliputi
aerobik, penguatan otot, dan
keseimbangan?
37.
If homeostasis issuccessful, we survive
and life continues; if unsuccessful, our
fragile balance is disturbed and disease and
possibly death can occur”
(Sieck GC, 2020)
َكَلَدَعَف َكَّاوَسَف َكَقَلَخ ِيذَّلا
: اإلنفطار
7
Yang telah menciptakan kamu lalu
menyempurnakan kejadianmu
dan menjadikan (susunan
tubuh)mu seimbang. (QS AL
Infithar:7)
Editor's Notes
#17 Frailty is a geriatric syndrome, defined by the presence of three or more of the following criteria: unintentional weight loss, self-reported exhaustion, weakness, slow walking speed and low physical activity