Kesehatan Anda Prioritas Utama Kami
o Edukasi Kesehatan
Berkelanjutan
o Praktek Dokter
o Apotik
o Laboratorium
o Layanan Fisioterapi
Jln. Cililin Raya No.6 Kebayoran
Baru
Jakarta Selatan - 12170
1
di Usia Senja
....
Olahraga
Kesehatan Anda Prioritas Utama
Lansia Harus Aktif !!!
Lansi
a
Berdiam diri,
Istirahat, Tidak
bekerja, Nonton TV
Tidak
dianjurkan
Tahukah anda apa yang
akan terjadi bila
memasuki usia lanjut ??
Sering Hilang
Keseimbangan
Peningkatan
Lemak Tubuh
Penyakit
Degeneratif
Bergerak
lebih lambat
Mudah Lelah
& Lemah
Penurunan
Massa Otot
Namun hal tersebut dapat dicegah..
Penelitian telah membuktikan,
dengan melakukan banyak aktivitas
fisik dapat menurunkan risiko
timbulnya obesitas, tekanan darah
tinggi, kencing manis, stroke,
depresi, kanker usus besar, penyakit
degeneratif dan kematian dini.
Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah . . .
O
L
A
H
R
A
G
A
Tapi, jangan sampai
salah dalam memilih
olahraga, karena
resikonya akan lebih
besar daripada
manfaatnya...
OR ↓risiko penyakit ketuaan, ↑ angka harapan hidup
menemukan bahwa latihan olahraga, bersepeda atau latihan
aerobik dapat menolong para wanita yang sudah dalam
menopause memperoleh kekuatan, menghilangkan lemak,
melangsingkan tubuh, memperkuat hati, paru-paru dan otak,
meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperkuat tulang,
selain memperbaiki keseimbangan dan koordinasi.
Miriam Nelson, PhD., & beberapa studi lain dari Tuft University
Hasil penelitian Robert Marcus, guru besar dan
direktur dari penelitian mengenai penuaan dari
Fakultas Kedokteran Universitas Stanford
menemukan bahwa olah raga jalan dianjurkan
pada para lanjut usia untuk membantu
pengobatan osteoporosis & mencegah atau
menunda penyakit yang dihubungkan dengan
faktor usia seperti penyakit jantung, kanker &
Alzheimer
Penderita
Alzheimer
Penderita
Jantung
Penderita
Kanker Paru
JENIS OLAH RAGA
Olahraga
Olahraga
aerobik
1. Menghasilkan oksigen lebih banyak
2. Mempercepat denyut jantung dan nadi dalam
rentang waktu yang lebar
3. Durasi lebih lama dan sustain
4. Baik untuk kesehatan jantung dan daya
tahan tubuh
Jalan santai, lari pagi, bersepeda, renang.
Olahraga
anaerobik
1. Mempercepat denyut jantung dan nadi
dalam rentang waktu yang singkat dan
cenderung tiba-tiba
2. Intensitas lebih berat.
3. Durasi lebih singkat
4. Baik untuk kekuatan dan fleksibilitas otot
Angkat besi, sprint, badminton.
Manfaat olahraga teratur
1. Mengendalikan gula darah, terutama pada
diabetes tipe 2
2. Membantu menurunkan berat badan
3. Mengatur tekanan darah
4. Mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler
Penderita diabetes yang berolahraga
secara teratur lebih jarang mengalami
stroke atau serangan jantung dibanding
penderita yang kurang berolahraga.
Mengapa olahraga dapat membantu
mengontrol kadar gula darah?
sel-sel otot dituntut bekerja lebih keras
OKSIGEN
membakar kadar gula menjadi energi
gula darah mengalir ke dalam sel otot
KADAR GULA DARAH RENDAH
Denyut Nadi Maksimal
DNM BAT
ASBAWAH BAT
ASAT
AS
220-U 60% x (DNM) 80% x (DNM)
Usia = 70
(220 - 70) 60% x (220 - 70) 80% x (220 - 70)
150 90 ---- 120
DNM = Denyut Nadi Maksimal
U = Usia
Olahraga bagi lansia sebaiknya terdiri dari tiga
komponen, yaitu :
Latihan
Aerobik
Latihan
Keseimbangan
Latihan
Kekuatan
Jantung &
Paru
Bersepeda,
Renang, Golf,
Memancing, Jalan
Kaki
Stabilitas,
Menghindari
Risiko Jatuh
Angkat botol
mineral, duduk-
berdiri dari kursi
Berdiri pada satu
kaki, peregangan
otot lengan & kaki
kekuatan otot
Kurang Waktu & Motivasi
Cuaca Buruk
Masalah Transportasi
Keterbatasan Fisik
Takut Cedera
Stereotiping, co : persepsi bahwa orangtua tidak berolahraga
Masalah Keuangan
Kurangnya Pengetahuan
Hambatan
Lansia
untuk
Berolahraga
Tips bagi lansia
untuk
berolahraga lebih
efektif !!
• Frekuensi latihan minimal 3 kali seminggu
secara tidak berturut-turut.
• Latihan 6 kali seminggu tidak dianjurkan karena menimbulkan
resiko cedera dan kelelahan.
• Latihan beban untuk mengurangi kecepatan degenerasi tubuh
karena massa otot akan turun 40% pada usia 30-70 tahun.
• Latihan beban bersifat ringan sesuai kemampuan tubuh.
• Latihan peregangan wajib dilakukan untuk mengurangi resiko
cedera dan membuat sendi lebih kuat dan lentur.
• Jika saat olahraga, nadi mendadak naik atau turun, segera
kurangi takaran olahraga karena itu pertanda anda berolahraga
terlalu banyak.
• Nyeri dada menandakan intensitas olahraga terlalu tinggi.
• Bila pusing, kepala ringan, keringat dingin kurangi takaran
olahraga.
• Mual-mual, muntah-muntah latihan harus dikurangi takarannya.
• Jika sehari setelah latihan badan terasa masih letih, jangan
paksakan berolahraga.
AGAR LATIHAN MENCAPAI TUJUANNYA
Intensitas latihan ditentukan berdasarkan kemempuan
individu
 Frekwensi latihan dibedakan bagi pemula/atlit
 Lama latihan ditentukan sesuai dengan hasil pengukuran
(20 – 40 menit)
 Latihan selalu dipantau untuk mengetahui efektivitas latihan
EFEK DARI OLAHRAGA TERATUR ;
 Tubuh beradaptasi terhadap kebutuhan oksigen yang
meningkat
 Meningkatkan kapasitas kerja fisik
 Menyediakan tenaga cadangan
 Kekuatan jantung meningkat
 Menurunkan tekanan darah istirahat dan selama latihan
 Meningkatkan aliran darah ke pembuluh koroner
 Meningkatkan kemampuan otot
Menurunkan serum trigliserid dan meningkatkan HDL
Saran secara preventif dalam
melakukan olahraga ....
Penggunaan New Mag Belt
Power / Korset Preventive
Kostum olahraga dan
sepatu yang ideal
Semakin dini meninggalkan kebiasaan
buruk dan mengubah menjadi kebiasaan
yang sehat, semakin baik hasil yang akan
diperoleh pada usia lanjut, dan yang
utama kualitas hidup akan meningkat.
Mnjadi tua itu pasti,
namun menjaga
kesehatan adalah
pilihan anda !!!!

Olahraga di Usia Senja.ppt si saat kesehatan dan kebugaran sebagai prioritas

  • 1.
    Kesehatan Anda PrioritasUtama Kami o Edukasi Kesehatan Berkelanjutan o Praktek Dokter o Apotik o Laboratorium o Layanan Fisioterapi Jln. Cililin Raya No.6 Kebayoran Baru Jakarta Selatan - 12170
  • 2.
  • 3.
    Lansia Harus Aktif!!! Lansi a Berdiam diri, Istirahat, Tidak bekerja, Nonton TV Tidak dianjurkan
  • 4.
    Tahukah anda apayang akan terjadi bila memasuki usia lanjut ?? Sering Hilang Keseimbangan Peningkatan Lemak Tubuh Penyakit Degeneratif Bergerak lebih lambat Mudah Lelah & Lemah Penurunan Massa Otot
  • 5.
    Namun hal tersebutdapat dicegah.. Penelitian telah membuktikan, dengan melakukan banyak aktivitas fisik dapat menurunkan risiko timbulnya obesitas, tekanan darah tinggi, kencing manis, stroke, depresi, kanker usus besar, penyakit degeneratif dan kematian dini.
  • 6.
    Salah satu halyang sebaiknya dilakukan adalah . . . O L A H R A G A Tapi, jangan sampai salah dalam memilih olahraga, karena resikonya akan lebih besar daripada manfaatnya... OR ↓risiko penyakit ketuaan, ↑ angka harapan hidup
  • 7.
    menemukan bahwa latihanolahraga, bersepeda atau latihan aerobik dapat menolong para wanita yang sudah dalam menopause memperoleh kekuatan, menghilangkan lemak, melangsingkan tubuh, memperkuat hati, paru-paru dan otak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperkuat tulang, selain memperbaiki keseimbangan dan koordinasi. Miriam Nelson, PhD., & beberapa studi lain dari Tuft University
  • 8.
    Hasil penelitian RobertMarcus, guru besar dan direktur dari penelitian mengenai penuaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford menemukan bahwa olah raga jalan dianjurkan pada para lanjut usia untuk membantu pengobatan osteoporosis & mencegah atau menunda penyakit yang dihubungkan dengan faktor usia seperti penyakit jantung, kanker & Alzheimer Penderita Alzheimer Penderita Jantung Penderita Kanker Paru
  • 9.
    JENIS OLAH RAGA Olahraga Olahraga aerobik 1.Menghasilkan oksigen lebih banyak 2. Mempercepat denyut jantung dan nadi dalam rentang waktu yang lebar 3. Durasi lebih lama dan sustain 4. Baik untuk kesehatan jantung dan daya tahan tubuh Jalan santai, lari pagi, bersepeda, renang. Olahraga anaerobik 1. Mempercepat denyut jantung dan nadi dalam rentang waktu yang singkat dan cenderung tiba-tiba 2. Intensitas lebih berat. 3. Durasi lebih singkat 4. Baik untuk kekuatan dan fleksibilitas otot Angkat besi, sprint, badminton.
  • 10.
    Manfaat olahraga teratur 1.Mengendalikan gula darah, terutama pada diabetes tipe 2 2. Membantu menurunkan berat badan 3. Mengatur tekanan darah 4. Mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler Penderita diabetes yang berolahraga secara teratur lebih jarang mengalami stroke atau serangan jantung dibanding penderita yang kurang berolahraga.
  • 11.
    Mengapa olahraga dapatmembantu mengontrol kadar gula darah? sel-sel otot dituntut bekerja lebih keras OKSIGEN membakar kadar gula menjadi energi gula darah mengalir ke dalam sel otot KADAR GULA DARAH RENDAH
  • 12.
    Denyut Nadi Maksimal DNMBAT ASBAWAH BAT ASAT AS 220-U 60% x (DNM) 80% x (DNM) Usia = 70 (220 - 70) 60% x (220 - 70) 80% x (220 - 70) 150 90 ---- 120 DNM = Denyut Nadi Maksimal U = Usia
  • 13.
    Olahraga bagi lansiasebaiknya terdiri dari tiga komponen, yaitu : Latihan Aerobik Latihan Keseimbangan Latihan Kekuatan Jantung & Paru Bersepeda, Renang, Golf, Memancing, Jalan Kaki Stabilitas, Menghindari Risiko Jatuh Angkat botol mineral, duduk- berdiri dari kursi Berdiri pada satu kaki, peregangan otot lengan & kaki kekuatan otot
  • 14.
    Kurang Waktu &Motivasi Cuaca Buruk Masalah Transportasi Keterbatasan Fisik Takut Cedera Stereotiping, co : persepsi bahwa orangtua tidak berolahraga Masalah Keuangan Kurangnya Pengetahuan Hambatan Lansia untuk Berolahraga
  • 15.
    Tips bagi lansia untuk berolahragalebih efektif !! • Frekuensi latihan minimal 3 kali seminggu secara tidak berturut-turut. • Latihan 6 kali seminggu tidak dianjurkan karena menimbulkan resiko cedera dan kelelahan. • Latihan beban untuk mengurangi kecepatan degenerasi tubuh karena massa otot akan turun 40% pada usia 30-70 tahun. • Latihan beban bersifat ringan sesuai kemampuan tubuh. • Latihan peregangan wajib dilakukan untuk mengurangi resiko cedera dan membuat sendi lebih kuat dan lentur.
  • 16.
    • Jika saatolahraga, nadi mendadak naik atau turun, segera kurangi takaran olahraga karena itu pertanda anda berolahraga terlalu banyak. • Nyeri dada menandakan intensitas olahraga terlalu tinggi. • Bila pusing, kepala ringan, keringat dingin kurangi takaran olahraga. • Mual-mual, muntah-muntah latihan harus dikurangi takarannya. • Jika sehari setelah latihan badan terasa masih letih, jangan paksakan berolahraga.
  • 17.
    AGAR LATIHAN MENCAPAITUJUANNYA Intensitas latihan ditentukan berdasarkan kemempuan individu  Frekwensi latihan dibedakan bagi pemula/atlit  Lama latihan ditentukan sesuai dengan hasil pengukuran (20 – 40 menit)  Latihan selalu dipantau untuk mengetahui efektivitas latihan EFEK DARI OLAHRAGA TERATUR ;  Tubuh beradaptasi terhadap kebutuhan oksigen yang meningkat  Meningkatkan kapasitas kerja fisik  Menyediakan tenaga cadangan  Kekuatan jantung meningkat  Menurunkan tekanan darah istirahat dan selama latihan  Meningkatkan aliran darah ke pembuluh koroner  Meningkatkan kemampuan otot Menurunkan serum trigliserid dan meningkatkan HDL
  • 18.
    Saran secara preventifdalam melakukan olahraga ....
  • 19.
    Penggunaan New MagBelt Power / Korset Preventive Kostum olahraga dan sepatu yang ideal
  • 20.
    Semakin dini meninggalkankebiasaan buruk dan mengubah menjadi kebiasaan yang sehat, semakin baik hasil yang akan diperoleh pada usia lanjut, dan yang utama kualitas hidup akan meningkat.
  • 21.
    Mnjadi tua itupasti, namun menjaga kesehatan adalah pilihan anda !!!!