• Apa itu Akuntabilitas?
• Sejauh mana ruang lingkup
  Akuntabilitas?
• Bagaimana kondisi Akuntabilitas
  kita?
• Modul LAKIP Kementerian PAN, 2010: “kewajiban untuk
  menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk
  menjawab & menerangkan kinerja & tindakan
  seseorang/badan hukum/ pimpinan kolektif suatu
  organisasi kpd pihak yg memiliki hak atau
  berkewenangan untuk meminta keterangan atau
  pertanggungjawaban.
• Oxford Advance Learner’s Dictionary: required or
  expected to give an explanation for one’s action (sesuatu
  yg dibutuhkan/ diharapkan untuk memberikan
  penjelasan/jawaban mengenai suatu tindakan
  seseorang).
• J.B. Ghartey: upaya mencari jawaban terhadap
  pertanyaan yg berhubungan dengan pelayanan apa,
  siapa, kepada siapa, milik siapa, yg mana, dan
  bagaimana.
• setiap upaya memberi nilai tambah thd
  tanggungjawab jabatan;
• setiap upaya menegakkan norma;
• setiap upaya menghindari penyimpangan &
  perangkap jabatan;
• keteladanan (exemplary paragon);
• sikap kepedulian & kebersamaan (care and
  share);
• keakraban & kedekatan (intimacy) baik kepada
  bawahan maupun mitra kerja;
• kepercayaan timbal balik (reciprocal trust)
  secara vertical, horisontal maupun diagonal.
• Nilai SAKIP LAN masih CC dalam 2 tahun
  terakhir.
• Nilai kesiapan RB untuk area perubahan
  Akuntabilitas masih rendah.
• Tacit spirit untuk menjadikan LAN sbg
  rujukan / role model bagi instansi lain dlm
  praktek administrasi pemerintahan belum
  terwujud sepenuhnya.
• Sebagai “Guru”, LAN baru tahap “digugu”
  (dipercaya) namun belum “ditiru”
  (diteladani).
• Memperkokoh Sistem Akuntabilitas LAN
  secara utuh, bukan hanya salah satu
  bagian kecil (misal LAKIP).
• Menguatkan tekad untuk melakukan the
  best of every us dan membentuk
  mainstreaming atas setiap upaya yg
  terarah pada penguatan institusi (filosofi
  lidi).
• Penataan 4-D: 1) Perencanaan; 2) SDM; 3)
  Pedoman Perilaku; 4) Center of Excellence.
• Memberi nilai tambah thd praktik
  organisasi scr keseluruhan, khususnya dlm
  program RB.
• Meningkatkan kadar kemanfaatan institusi
  thd stakeholders-nya sekaligus public trust
  terhadap LAN.
• Memperkuat akuntabilitas publik LAN
  menjalankan mandat membangun SANKRI.
• Susun Blueprint Pembangunan Sistem Akuntabilitas
  LAN.
• Susun Regulasi Perilaku: Perkalan ttg Keterbukaan
  Pengelolaan Keuangan (financial disclosure),
  Perkalan ttg Benturan Kepentingan (conflict of
  Interest); Perkalan ttg Kode Etik (Code of Conduct),
  Perkalan ttg Pengelolaan Pengaduan & Whistleblower.
• Ciptakan 3 Center of Excellence : Pusat Pelayanan
  Informasi; Pusat Pengaduan; Pusat Pelaporan
  Gratifikasi.
• Susun Pedoman Review Renstra.
• Lakukan Revisi Renstra di lingkungan LAN, serta
  Sinkronisasi dokumen2 perencanaan & Asistensi
  Revisi Renstra/LAKIP Satker.
• Peningkatan Disiplin Kerja dan Disiplin Kinerja.
Dimensi       2012              2013             2014         2015
PERENCA-   Penyusunan       Revisi Renstra   Penyusunan
  NAAN     Blueprint        Kedeputian,      draft Renstra
           Pembangunan      Pusat Kajian/    LAN 2015-
           Sistem           Litbang,         2019
           Akuntabilitas    PKP2A & STIA
           LAN
           Penyusunan       Asistensi        Asistensi
           Pedoman          Revisi           Penyusunan
           Revisi Renstra   Renstra/LAKIP    Renstra Satker
                            Satker           2015-2019
           Revisi Renstra
           LAN
  SDM      Pembinaan rutin Disiplin Kerja menuju “Zero
           Absence” 2014.
           Pembinaan rutin Disiplin Kinerja menuju “Best Performance”
           2015.
Dimensi           2012                 2013               2014   2015
REGULASI     Perkalan ttg      Perkalan Keterbukaan
PERILAKU     Kode Etik (Code   Pengelolaan Keuangan
             of Conduct)       (financial disclosure)
                               Perkalan Benturan
                               Kepentingan (conflict of
                               Interest)
                               Perkalan Pengelolaan
                               Pengaduan &
                               Whistleblower
CENTER OF    Pembentukan
EXCELLENCE   Pusat Pelayanan
             Informasi
             Pembentukan
             Pusat Pengaduan
             Pembentukan
             Pusat Pelaporan
             Gratifikasi
Penguatan Akuntabilitas LAN

Penguatan Akuntabilitas LAN

  • 2.
    • Apa ituAkuntabilitas? • Sejauh mana ruang lingkup Akuntabilitas? • Bagaimana kondisi Akuntabilitas kita?
  • 3.
    • Modul LAKIPKementerian PAN, 2010: “kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab & menerangkan kinerja & tindakan seseorang/badan hukum/ pimpinan kolektif suatu organisasi kpd pihak yg memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban. • Oxford Advance Learner’s Dictionary: required or expected to give an explanation for one’s action (sesuatu yg dibutuhkan/ diharapkan untuk memberikan penjelasan/jawaban mengenai suatu tindakan seseorang). • J.B. Ghartey: upaya mencari jawaban terhadap pertanyaan yg berhubungan dengan pelayanan apa, siapa, kepada siapa, milik siapa, yg mana, dan bagaimana.
  • 4.
    • setiap upayamemberi nilai tambah thd tanggungjawab jabatan; • setiap upaya menegakkan norma; • setiap upaya menghindari penyimpangan & perangkap jabatan; • keteladanan (exemplary paragon); • sikap kepedulian & kebersamaan (care and share); • keakraban & kedekatan (intimacy) baik kepada bawahan maupun mitra kerja; • kepercayaan timbal balik (reciprocal trust) secara vertical, horisontal maupun diagonal.
  • 5.
    • Nilai SAKIPLAN masih CC dalam 2 tahun terakhir. • Nilai kesiapan RB untuk area perubahan Akuntabilitas masih rendah. • Tacit spirit untuk menjadikan LAN sbg rujukan / role model bagi instansi lain dlm praktek administrasi pemerintahan belum terwujud sepenuhnya. • Sebagai “Guru”, LAN baru tahap “digugu” (dipercaya) namun belum “ditiru” (diteladani).
  • 6.
    • Memperkokoh SistemAkuntabilitas LAN secara utuh, bukan hanya salah satu bagian kecil (misal LAKIP). • Menguatkan tekad untuk melakukan the best of every us dan membentuk mainstreaming atas setiap upaya yg terarah pada penguatan institusi (filosofi lidi). • Penataan 4-D: 1) Perencanaan; 2) SDM; 3) Pedoman Perilaku; 4) Center of Excellence.
  • 7.
    • Memberi nilaitambah thd praktik organisasi scr keseluruhan, khususnya dlm program RB. • Meningkatkan kadar kemanfaatan institusi thd stakeholders-nya sekaligus public trust terhadap LAN. • Memperkuat akuntabilitas publik LAN menjalankan mandat membangun SANKRI.
  • 8.
    • Susun BlueprintPembangunan Sistem Akuntabilitas LAN. • Susun Regulasi Perilaku: Perkalan ttg Keterbukaan Pengelolaan Keuangan (financial disclosure), Perkalan ttg Benturan Kepentingan (conflict of Interest); Perkalan ttg Kode Etik (Code of Conduct), Perkalan ttg Pengelolaan Pengaduan & Whistleblower. • Ciptakan 3 Center of Excellence : Pusat Pelayanan Informasi; Pusat Pengaduan; Pusat Pelaporan Gratifikasi. • Susun Pedoman Review Renstra. • Lakukan Revisi Renstra di lingkungan LAN, serta Sinkronisasi dokumen2 perencanaan & Asistensi Revisi Renstra/LAKIP Satker. • Peningkatan Disiplin Kerja dan Disiplin Kinerja.
  • 9.
    Dimensi 2012 2013 2014 2015 PERENCA- Penyusunan Revisi Renstra Penyusunan NAAN Blueprint Kedeputian, draft Renstra Pembangunan Pusat Kajian/ LAN 2015- Sistem Litbang, 2019 Akuntabilitas PKP2A & STIA LAN Penyusunan Asistensi Asistensi Pedoman Revisi Penyusunan Revisi Renstra Renstra/LAKIP Renstra Satker Satker 2015-2019 Revisi Renstra LAN SDM Pembinaan rutin Disiplin Kerja menuju “Zero Absence” 2014. Pembinaan rutin Disiplin Kinerja menuju “Best Performance” 2015.
  • 10.
    Dimensi 2012 2013 2014 2015 REGULASI Perkalan ttg Perkalan Keterbukaan PERILAKU Kode Etik (Code Pengelolaan Keuangan of Conduct) (financial disclosure) Perkalan Benturan Kepentingan (conflict of Interest) Perkalan Pengelolaan Pengaduan & Whistleblower CENTER OF Pembentukan EXCELLENCE Pusat Pelayanan Informasi Pembentukan Pusat Pengaduan Pembentukan Pusat Pelaporan Gratifikasi