PENGOLAHAN DAN ANALISIS
DATA HASIL PENELITIAN
By
Syamsir Sainuddin
DATA DAN JENIS DATA PENELITIAN
Data
Sumber
Primer
Sekunder
Bentuk
Kualitatif
Kuantitatif
Skala
Nominal
Ordinal
Interval
Rasio
POPULASI - SAMPEL
Sampling
Probabilitas
Berstarat Cluster Sistematik
Non-
Probabilitas
Purposif Convenient
Random
(u/generalisasi) Non-Random
(≠generalisais)
INSTRUMEN PENELITIAN KUANTITATIF
INSTRUMEN
realibilitas
stability ekivalence
internal
consistency
validitas
face
validity
content
validity
criterion
validity
Alpha Cronbach
KR-20
KR-21
Pearson Correlation
Rpbis
PENGOLAHAN DATA
KUANTITATIF
PENGOLAHAN
DATA
PENGEDITAN
DATA (EDITING)
CODING DAN
TRANFORMASI DATA
TABULASI
DATA
PENGOLAHAN DATA
KUANTITATIF
PENYAJIAN
DATA
Penyajian Data
dalam Bentuk
Tabel
Penyajian Data
dalam Bentuk
Diagram/Grafik
Analisis data Kuantitatif
• Karena data kuantitatif adalah informasi yang
diungkapkan melalui angka-angka bukan kata-kata
seperti halnya data yang terdapat pada penelitian
kualitatif, maka analisis data kuantitatif selalu
berkenaan dengan prosedur statistik (statistical
procedure). Oleh sebab itu, analisis data kuantitatif
tidak lain adalah prosedur statistik (statistical
procedure) atau analisis statistic (statistical analysis)
itu sendiri.
Peran Statistik dalam Penelitian
• Alat untuk menghitung besarnya anggota
sampel  teknik sampling
• Alat uji validitas dan reliabilitas instrumen
• Alat untuk menyajikan data : gambar, grafik,
tabel, diagram, dll
• Alat untuk analisis data  uji hipotesis : t-test,
regresi, korelasi, anava, dll
ANALISIS DATA
PADA PENELITIAN KUANTITATIF
Analisis
Data
Statistik
Deskriptif
Pemusatan (rata-
rata,modus,median
dll)
Penyebaran
(rentang, deviasi
standar, variansi,dll)
Statistik
Inferensial
Parametrik
(Interva dan
Rasio)
Non-parametrik
(Nominal dan
Ordinal)
Statistik Diskriptif
• memungkinkan seorang peneliti untuk
mengorganisir, merangkum, dan
menggambarkan observasi yang dia lakukan
Pertanyaan Penelitian yg
menggunakan Statistik Diskriptif
• Faktor-faktor apa
sajakah yang
mempengaruhi X?
• Bagaimana
pemahaman X
tentang Y?
• Bagaimana Sikap X
terhadap Y?
• Descriptive Statistics
- Frequency
- rerata
- grafik
- dll
Statistik Inferensial
• Statistik inferensial adalah metode statistik yang
berguna untuk membuat inferensi tentang populasi
dari probibilitas sampel. Metode ini digunakan untuk
menggambarkan populasi hanya dengan
menggunakan informasi dari observasi yang
dilakukan terhadap probibilitas sampel dari kasus
yang diambil dari populasi. Statistik inferensial
memiliki dua metode, yaitu: 1) statistik non-
parametrik, dan 2) statistik parametrik.
Statistik Inferensial
Menguji Parameter
Parametrik (Rasio &
Interval)
Mensyaratkan
Distribusi khusu
(Normal, homogen,
dll)
Menguji Distribusi
Data
Non-Parametrik
(Ordinal & Nominal)
≠ Syarat suatu
distribusi khusus (uji
terjun bebas)
Statistik Parametrik
• Perbandingan Rata-rata (Compare Mean)
t-test (Apakah ada perbedaan signifikan antara X dan Y?)
Anova (Apakah ada perbedaan antara X, Y, and Z?)
• Hubungan (Correlate)
Pearson’s Product Moment (Apakah terdapat hubungan
antara X dan Y?)
Regression (Apakah terdapat hubungan antara X1 dan Y? X2
dan Y, atau X1 dan X2 dengan Y secara bersama-sama?)
Statistik Non-parametrik
• Dua sampel saling berhubungan (two
dependent samples)
• Dua sampel tidak berhubungan (two
independent samples)
• Beberapa sampel berhubungan
(several dependent samples)
• Beberapa sampel tidak berhubungan
(several independent samples)
• Sign test
• Wilcoxon Signed-Rank
• Mc Nemar Change test
• Mann-Whitney U test
• Moses Extreme reactions
• Chi-Square test
• Kolmogorov-Smirnov test
• Walt-Wolfowitz runs
• Friedman test
• Kendall W test
• Cochran’s Q
• Kruskal-Wallis test
• Chi-Square test
• Median test
PENAFSIRAN DATA
Pada penelitian kuantitatif penafsiran data lebih mengarah pada
proses deduktif yaitu, verifikasi teori dengan melakukan uji
hipotesis (hypothesis testing). Karena pada penelitian kuantitatif
prosedur statistik dominan dilakukan maka uji hipotesis ini
menjadi sangat penting pada penafsiran datanya.
Namun tidak semua penelitian kuantitatif selalu menggunakan
hipotesis, karena itu ada penafsiran penelitian exploratif dan
diskriptif tanpa hipotesis yang penafsirannya tidak memerlukan
uji hipotesis. Dalam penelitian eksploratif-diskriptif, penafsiran
data di lakukan dari apa yang tergambar dalam statistik diskriptif
sehingga tidak menarik kesimpulan dari inferensi.
Kesamaan Rata-rata
 Menentukan H0 dan H1
 Menentukan nilai statistik tabel (dgn
 Menentukan nilai statistik hitung.
 Mengambil keputusan dengan cara:
 Berdasarkan perbandingan nilai t hitung/angka t
output (statistik hitung) dan t table (statistik
tabel), yaitu jika t hitung > t tabel, maka H0
ditolak; dan jika t hitung < t tabel, maka H0
diterima.
 Berdasarkan nilai probabilitas, yaitu jika
probabilitas > 0.05 maka H0 diterima; dan jika
nilai probabilitas < 0.05 maka H0 ditolak.
Hubungan
 Menentukan H0 dan H1
 Menentukan keputusan dengan cara:
Berdasarkan angka korelasi, yaitu angka korelasi
berkisar pada 0 (tidak ada korelasi sama sekali) dan 1
(korelasi sempurna), sedangkan tanda negatif (-) pada
output menunjukkan adanya arah yang berlawanan
dan tanda positif (+) menunjukkan arah yang sama.
Berdasarkan signifikansi hasil korelasi, yaitu
menggunakan nilai probabilitas dalam output korelasi
(jika probabilitas > 0.05 maka H0 diterima; dan jika
nilai probabilitas < 0.05 maka H0 ditolak).
Penutup
• Statistik hanyalah alat yang membantu peneliti
untuk memudahkan memahami dan
memberikan makna dari data penelitian yang
diperoleh
• tugas peneliti untuk memberikan interpretasi
terhadap data yang diperoleh dan
membahasnya lebih lanjut secara lebih
mendalam dan berdasarkan teori-teori yang
mendukung serta fakta yang terjadi di lapangan.
• pada ruang ‘interpretasi hasil analisis data’ inilah
karya monumental seorang peneliti diperoleh

Pengolahan dan analisis

  • 1.
    PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATAHASIL PENELITIAN By Syamsir Sainuddin
  • 2.
    DATA DAN JENISDATA PENELITIAN Data Sumber Primer Sekunder Bentuk Kualitatif Kuantitatif Skala Nominal Ordinal Interval Rasio
  • 3.
    POPULASI - SAMPEL Sampling Probabilitas BerstaratCluster Sistematik Non- Probabilitas Purposif Convenient Random (u/generalisasi) Non-Random (≠generalisais)
  • 4.
    INSTRUMEN PENELITIAN KUANTITATIF INSTRUMEN realibilitas stabilityekivalence internal consistency validitas face validity content validity criterion validity Alpha Cronbach KR-20 KR-21 Pearson Correlation Rpbis
  • 5.
  • 6.
    PENGOLAHAN DATA KUANTITATIF PENYAJIAN DATA Penyajian Data dalamBentuk Tabel Penyajian Data dalam Bentuk Diagram/Grafik
  • 7.
    Analisis data Kuantitatif •Karena data kuantitatif adalah informasi yang diungkapkan melalui angka-angka bukan kata-kata seperti halnya data yang terdapat pada penelitian kualitatif, maka analisis data kuantitatif selalu berkenaan dengan prosedur statistik (statistical procedure). Oleh sebab itu, analisis data kuantitatif tidak lain adalah prosedur statistik (statistical procedure) atau analisis statistic (statistical analysis) itu sendiri.
  • 8.
    Peran Statistik dalamPenelitian • Alat untuk menghitung besarnya anggota sampel  teknik sampling • Alat uji validitas dan reliabilitas instrumen • Alat untuk menyajikan data : gambar, grafik, tabel, diagram, dll • Alat untuk analisis data  uji hipotesis : t-test, regresi, korelasi, anava, dll
  • 9.
    ANALISIS DATA PADA PENELITIANKUANTITATIF Analisis Data Statistik Deskriptif Pemusatan (rata- rata,modus,median dll) Penyebaran (rentang, deviasi standar, variansi,dll) Statistik Inferensial Parametrik (Interva dan Rasio) Non-parametrik (Nominal dan Ordinal)
  • 10.
    Statistik Diskriptif • memungkinkanseorang peneliti untuk mengorganisir, merangkum, dan menggambarkan observasi yang dia lakukan
  • 11.
    Pertanyaan Penelitian yg menggunakanStatistik Diskriptif • Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi X? • Bagaimana pemahaman X tentang Y? • Bagaimana Sikap X terhadap Y? • Descriptive Statistics - Frequency - rerata - grafik - dll
  • 12.
    Statistik Inferensial • Statistikinferensial adalah metode statistik yang berguna untuk membuat inferensi tentang populasi dari probibilitas sampel. Metode ini digunakan untuk menggambarkan populasi hanya dengan menggunakan informasi dari observasi yang dilakukan terhadap probibilitas sampel dari kasus yang diambil dari populasi. Statistik inferensial memiliki dua metode, yaitu: 1) statistik non- parametrik, dan 2) statistik parametrik.
  • 13.
    Statistik Inferensial Menguji Parameter Parametrik(Rasio & Interval) Mensyaratkan Distribusi khusu (Normal, homogen, dll) Menguji Distribusi Data Non-Parametrik (Ordinal & Nominal) ≠ Syarat suatu distribusi khusus (uji terjun bebas)
  • 14.
    Statistik Parametrik • PerbandinganRata-rata (Compare Mean) t-test (Apakah ada perbedaan signifikan antara X dan Y?) Anova (Apakah ada perbedaan antara X, Y, and Z?) • Hubungan (Correlate) Pearson’s Product Moment (Apakah terdapat hubungan antara X dan Y?) Regression (Apakah terdapat hubungan antara X1 dan Y? X2 dan Y, atau X1 dan X2 dengan Y secara bersama-sama?)
  • 15.
    Statistik Non-parametrik • Duasampel saling berhubungan (two dependent samples) • Dua sampel tidak berhubungan (two independent samples) • Beberapa sampel berhubungan (several dependent samples) • Beberapa sampel tidak berhubungan (several independent samples) • Sign test • Wilcoxon Signed-Rank • Mc Nemar Change test • Mann-Whitney U test • Moses Extreme reactions • Chi-Square test • Kolmogorov-Smirnov test • Walt-Wolfowitz runs • Friedman test • Kendall W test • Cochran’s Q • Kruskal-Wallis test • Chi-Square test • Median test
  • 16.
    PENAFSIRAN DATA Pada penelitiankuantitatif penafsiran data lebih mengarah pada proses deduktif yaitu, verifikasi teori dengan melakukan uji hipotesis (hypothesis testing). Karena pada penelitian kuantitatif prosedur statistik dominan dilakukan maka uji hipotesis ini menjadi sangat penting pada penafsiran datanya. Namun tidak semua penelitian kuantitatif selalu menggunakan hipotesis, karena itu ada penafsiran penelitian exploratif dan diskriptif tanpa hipotesis yang penafsirannya tidak memerlukan uji hipotesis. Dalam penelitian eksploratif-diskriptif, penafsiran data di lakukan dari apa yang tergambar dalam statistik diskriptif sehingga tidak menarik kesimpulan dari inferensi.
  • 17.
    Kesamaan Rata-rata  MenentukanH0 dan H1  Menentukan nilai statistik tabel (dgn  Menentukan nilai statistik hitung.  Mengambil keputusan dengan cara:  Berdasarkan perbandingan nilai t hitung/angka t output (statistik hitung) dan t table (statistik tabel), yaitu jika t hitung > t tabel, maka H0 ditolak; dan jika t hitung < t tabel, maka H0 diterima.  Berdasarkan nilai probabilitas, yaitu jika probabilitas > 0.05 maka H0 diterima; dan jika nilai probabilitas < 0.05 maka H0 ditolak.
  • 18.
    Hubungan  Menentukan H0dan H1  Menentukan keputusan dengan cara: Berdasarkan angka korelasi, yaitu angka korelasi berkisar pada 0 (tidak ada korelasi sama sekali) dan 1 (korelasi sempurna), sedangkan tanda negatif (-) pada output menunjukkan adanya arah yang berlawanan dan tanda positif (+) menunjukkan arah yang sama. Berdasarkan signifikansi hasil korelasi, yaitu menggunakan nilai probabilitas dalam output korelasi (jika probabilitas > 0.05 maka H0 diterima; dan jika nilai probabilitas < 0.05 maka H0 ditolak).
  • 19.
    Penutup • Statistik hanyalahalat yang membantu peneliti untuk memudahkan memahami dan memberikan makna dari data penelitian yang diperoleh • tugas peneliti untuk memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh dan membahasnya lebih lanjut secara lebih mendalam dan berdasarkan teori-teori yang mendukung serta fakta yang terjadi di lapangan. • pada ruang ‘interpretasi hasil analisis data’ inilah karya monumental seorang peneliti diperoleh