HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
http://skripsi-fkip-inggris.blogspot.com/2013/07/pendekatan-penelitian-kuantitatif.html
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 1
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 2
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 3
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
Pengertian Metode Penelitian
Metode Penelitian pada dasarnya merupakan cara
ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan
dengan kegunaan tertentu.
Cara ilmiah didasarkan pada ciri-ciri keilmuan:
• RASIONAL
• EMPIRIS
• SISTEMATIS
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 4
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
Macam-Macam Metode Penelitian
Berdasarkan
Tujuan
Penelitian
Berdasarkan tingkat
kealamiahan
tempat penelitian
Penelitian
Dasar
Penelitian
Pengemb
angan
(R&D)
Penelitian
Terapan
Penelitian
Terapan
Penelitian
Terapan
Penelitian
Terapan
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 5
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
PROSES PENELITIAN, MASALAH, VARIABEL DAN
PARADIGMA PENELITIAN
A. Proses Penelitian Kuantitatif
Rumusan
Masalah
Landasan
Teori
Perumusan
Hipotesis
Pengumpulan
Data
Analisis
Data
Analisis
Data
Pengembangan
Instrumen
Pengembangan
Instrumen
Populasi &
Sampel
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 6
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
Penelitian itu dilakukan dengan tujuan untuk
mendapatkan data yang antara lain dapat
digunakan untuk memecahkan masalah. Setiap
penelitian yang akan dilakukan harus selalu
berangkat dari masalah.
B. Masalah
Emory (1985) menyatakan, baik penelitian murni
maupun terapan, semuanya berangkat dari masalah,
hanya untuk penelitian terapan, hasilnya langsung
dapat digunakan untuk membuat keputusan.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 7
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
1. Sumber Masalah
a. Terdapat penyimpangan antara
pengalaman dengan kenyataan
b. Terdapat penyimpangan antara apa
yang telah direncanakan dengan
kenyataan
c. Ada pengaduan
d. Ada kompetisi
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 8
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
C. Rumusan Masalah
1.Bentuk-bentukRumusan
MasalahPenelitian
a. Rumusan masalah
deskriftif
b. Rumusan masalah
komparatif
c. Rumusan masalah
assosiatif
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 9
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
D. VARIABEL PENELITIAN
1. Pengertian (klik disini)
Suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan
yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Contoh (klik disini)
 Tinggi, berat badan, sikap, motivasi, kepemimpinan, displin
kerja, merupakan atribut-atribut dari setiap orang.
 Berat, ukuran, bentuk, dan warna merupakan atribut-atribut
dari objek.
 Struktur organisasi, model pendelegasian, kepemimpinan,
pengawasan, koordinasi, prosedur dan mekanisme kerja,
deskripsi pekerjaan, kebijakan, adalah merupakan contoh
variabel dalam kegiatan administrasi.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 10
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
a. Variabel Independen: disebut sebagai variabel stimulus,
prediktor, antecedent. Disebut juga sebagai variabel bebas.
Variabel ini merupakan variabel yang mempengaruhi atau
yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel
dependen (terikat).
b. Variabel Dependen: disebut sebagai variabel output, kriteria,
konsekuen. Disebut juga variabel terikat. Variabel ini
merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi
akibat, karena adanya variabel bebas.
2. Macam-macam Variabel
Komitmen Kerja
(Variabel Independen)
Produktivitas Kerja
(Variabel Dependen)
Gambar : contoh hubungan variabel independen-dependen
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 11
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
c. Variabel Moderator: variabel yang mempengaruhi
(memperkuat dan memperemah) hubungan antara variabel
independen dengan dependen.
d. Variabel Intervening: variabel yang secara teoritis
mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan
dependen menjadi hubungan yang tidak langsung dan tidak
dapat diamati dan diukur (Tuckman:1988)
Perilaku Suami
(Variabel Independen)
Perilaku Istri
(Variabel Dependen)
Gambar : contoh hubungan variabel independen-moderator,dependen
Jumlah Anak
(Variabel Moderator)
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 12
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
penghasilan
(Variabel Independen)
Gaya hidup
(Variabel Intervening)
Gambar : contoh hubungan variabel independen-moderator-Intervening, dependen
penghasilan
(Variabel Independen)
Gaya hidup
(Variabel Intervening)
Harapan hidup
(Variabel Dependen)
Budaya Lingkungan
Tempat Tinggal
(Variabel Moderator)
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 13
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
e. Variabel kontrol: variabel yang dikendalikan atau dibuat
konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap
dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Variabel kontrol sering digunakan oleh peneliti, bila akan
melakukan penelitian yang bersifat membandingkan.
Pendidikan SMA &
SMK
(Variabel Independen)
Kemampuan
Mengetik
(Variabel Dependen)
Gambar : contoh hubungan variabel independen-kontrol, dependen
Naskah, tempat,
mesin tik sama
(Variabel Kontrol)
Contoh:
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 14
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
E. Paradigma Penelitian
1. Paradigma Sederhana: Terdiri atas satu variabel independen
dan dependen.
lihat gambar:
r
Gambar : Paradigma Sederhana
X Y
X = Kualitas alat Y= Kualitas barang yang dihasilkan
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 15
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
X1 Y
X1= Kualitas input X3= kualitas output
X2= kualitas proses Y = kualitas outcome
X2 X2
2. Paradigma Sederhana Berurutan: Terdapat lebih dari dua varabel,
tetapi hubungannya masih sederhana.
lihat gambar:
r
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 16
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
3. Paradigma Ganda dengan dua Variabel Independen.
 Dalam paradigma ini terdapat dua variabel indpenden dan satu
dependen.
 DaLam pardigma ini terdapat 3 rumusan masalah deskriptif, dan
4 rumusan masalah assosiatif (3 korelasi sederhana dan 1
korelasi ganda)
4. Paradigma Ganda dengan Tiga Variabel Independen.
 Dalam paradigma ini terdapat tiga variabel indpenden (X1, X2, X3)
dan satu dependen (Y). Rumusan masalah deskriptif ada 4 dan
rumusan masalah assosiatif (hubungan) untuk yang sederhana
ada 6 dan yang ganda minimal 1.
5. Paradigma Ganda dengan Dua Variabel Dependen.
6. Paradigma Ganda dengan Dua Variabel Independen dan Dua
Dependen
7. Paradigma Jalur
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 17
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
F. Menemukan Masalah
Untuk menemukan masalah dapat dilakukan
dengan cara melakukan analisis masalah, yaitu
dengan pohon masalah. Dengan analisis
masalah melalui pohon masalah ini, maka
permasalahan dapat diketahui mana masalah
yang penting, yang kurang penting dan yang
tidak penting. Melalui analisis masalah ini juga
dapat diketahui akar-akar permasalahannya.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 18
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN
HIPOTESIS
A. Pengertian Teori
•Memberi keterangan
yang dimulai dari suatu
perkiraan atau pikiran
spekulatif tertentu ke
arah data yang akan
diterangkan
Teori yang
deduktif
•Cara menerangkan
adalah dari data ke arah
teori . Dalam bentuk
ekstrim titik pandang
yang positivistik ini
dijumpai pada kaum
behaviorist
Teori yang
induktif
• Disini nampak suatu interaksi
pengaruh antara data dan
perkiraan teoritis, yaitu data
mempengaruhi pembentukan
teori dan pembentukan teori
kembali mempengaruhi data.
Teori yang
fungsional
Teori adalah seperangkat konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang
berfdungsi untuk melihat fenomena secara sistematik, melalui spesifikasi
hubungan antar variabel, sehingga dapat berguna untuk menjelaskan
dan meramalkan fenomena (Neumen:2003)
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 19
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
B. Kegunaan Teori (klik disini)
Untuk memperjelas masalah yang diteliti
Sebagai dasar untuk merumuskan hipotesis
Sebagai referensi untuk menyusun instrumen
penelitian
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 20
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
C. Deskripsi Teori
Deskripsi Teori paling tidak berisi tentang penjelasan terhadap
variabel-variabel yang diteliti, melalui pendefinisian, dan uraian
yang lengkap dan mendalam dari berbagai referensi, sehingga
ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap hubungan antar
variabel yang akan diteliti menjadi lebih jelas dan terarah.
Langkah Pendeskripsian Teori:
Tetapkan nama variabel yang diteliti, dan jumlah variabelnya
Cari sumber-sumber bahan bacaan yang relevan dengan variabel
Lihat daftar isi setiap buku, dan pilih topik yang relevan dg
variabel
Cari definisi setiap variabel yang akan diteliti pada setiap sumber
bacaan, bandingkan antara satu sumber dengan sumber lain, dan
pilih definisi yang sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan.
Baca seluruh isi topik buku yang sesuai dengan variabel yg akan
diteliti, lakukan analisa, renungkan dan buatlah rumusan dengan
bahasa sendiri ttg isi setiap sumber data yang dibaca.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 21
HOME
PREV
NEXT
END
SHOW
D. Kerangka Berfikir
Variabel X Variabel Y
Membaca buku
& HP
Deskripsi teori
& HP
Analisis kritis
thd teori & HP
Analisis komparatif
thd teori-teori &
HP yg diambil
Membaca buku
& HP
Deskripsi teori
& HP
Analisis kritis
thd teori & HP
Analisis komparatif
thd teori-teori &
HP yg diambil
Membaca buku
& HP
Deskripsi teori
& HP
Analisis kritis
thd teori & HP
Analisis komparatif
thd teori-teori &
HP yg diambil
Membaca buku
& HP
Deskripsi teori
& HP
Analisis kritis
thd teori & HP
Analisis komparatif
thd teori-teori &
HP yg diambil
Sintesa/kesimpulan teori
dan HP
Sintesa/kesimpulan teori
dan HP
Kerangka Berfikir
PH
21/05/2014
http://sholahudinsanusi.blogspot.com
22
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
D. Hipotesis
Perumusan hipotesis penelitian merupakan langkah ketiga dalam
penelitian, setelah peneliti mengemukakan landasan teori dan kerangka
beerfikir.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 23
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
METODE PENELITIAN EKSPERIMEN
Metode ini diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan
untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain
dalam kondisi yang terkendalikan
 Pengertian
 Bentuk Desain Eksperimen
Pre-Eksperimental Design (nondesign)
True Experimental Design
Factorial Design
Quasi Eksperimental Design
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 24
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang
mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
 Populasi
 Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut.
 Teknik Sampel Teknik
Sampling
probability
Sampling
Non probability
Sampling
1. Simple random
sampling
2. Proportionate stratifled
random sampling
3. Disproportionate
stratifled random
sampling
4. Area (cluster)
sampling (sampling
menurut daerah)
1. Sampling ssitematis
2. Sampling kuota
3. Sampling Incidental
4. Purposive sampling
5. Sampling jenuh
6. Snowball sampling
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 25
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
SKALA PENGUKURAN DAN INSTRUMEN PENELKITIAN
 Macam-macam Skala Pengukuran
Skala Likert
Skala Gutman
Skala Scale
Skala Deferential
1
2
3
4
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 26
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
 Instrumen Penelitian
Pada prinsipnya meneliti adalah melakukan pengukuran terhadap
fenomena sosial maupun alam. Meneliti dengan data yang sudah
ada lebih tepat kalau dinamakan membuat laporan dari pada
melakukan penelitian. Namun dalam skala yang paling rendah
laporan juga
 Cara Menyusun Instrumen
Titik tolak dari penyusunan adalah variabel-variabel penelitian yang
ditetapkan untuk diteliti. Dari variabel-variabel tersebut diberikan
definisi operasionalnya, dan selanjutnya ditentukan indikator yang
akan diukur. Dari indikator ini kemudian dijabarkan menjadi butir-
butir pertanyaan atau pernyataan.
Untuk memudahkan penyusunan instrumen, maka perlu digunakan
“ matrik pengembangan isntrumen” atau “kisi-kisi instrumen”.
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 27
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Teknik
Pengumpulan Data
wawancara Kuesioner
(angket)
Observasi
Wawancara
Terstruktur
Wawancara
tdk
Terstruktur
Observasi
Berperan Serta
Observasi
Nonpartisipan
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 28
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
ANALISIS DATA
 Statistik Deskriptif dan Inferensial
Macam
Statistik utk
Analisis data
Statistik
deskriptif
Statistik
Inferensial
Statistik
Parametris
Statistik Non
Parametris
Gambarbermacam-macamstatistikuntukanalisisdata
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 29
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
CONTOH ANALISIS DATA DAN PENGUJIAN HIPOTESIS
Analisis kuantitatif dapat menggunakan statistik parametris dan
nonparametris. Statistik parametris digunakan untuk menganalisis data
interval dan rasio, jumlah sampel besar, serta berlandaskan pada
ketentuan bahwa data yanbg akan akan dianalisis berdistribusi normal.
Sedangkan statistik nonparametris digunakan untuk menganalisis data
yang berbentuk nominal dan oordinal, jumlah sampel kecil, dan tidak
harus berdistribusi normal.
Pada Bab 9 akan diberikan sebagian contoh penggunakan statistik
parametris untuk Pengujian Hipotesis Deskriptif, Assosiatif (Korelasi,
Korelasi Ganda, Korelasi Parsial) komparatif (t-test dan Analisis Varian).
Untuk memahami penggunaan statistik untuk penelitian dapat dibaca
pada buku Statistik Untuk Penelitian
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 30
HOME PREVIOUS NEXT END SHOW
21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 31

Penelitian Kuantitatif (ppt)

  • 1.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW http://skripsi-fkip-inggris.blogspot.com/2013/07/pendekatan-penelitian-kuantitatif.html 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 1
  • 2.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 2
  • 3.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 3
  • 4.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW Pengertian Metode Penelitian Metode Penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dengan kegunaan tertentu. Cara ilmiah didasarkan pada ciri-ciri keilmuan: • RASIONAL • EMPIRIS • SISTEMATIS 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 4
  • 5.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW Macam-Macam Metode Penelitian Berdasarkan Tujuan Penelitian Berdasarkan tingkat kealamiahan tempat penelitian Penelitian Dasar Penelitian Pengemb angan (R&D) Penelitian Terapan Penelitian Terapan Penelitian Terapan Penelitian Terapan 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 5
  • 6.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW PROSES PENELITIAN, MASALAH, VARIABEL DAN PARADIGMA PENELITIAN A. Proses Penelitian Kuantitatif Rumusan Masalah Landasan Teori Perumusan Hipotesis Pengumpulan Data Analisis Data Analisis Data Pengembangan Instrumen Pengembangan Instrumen Populasi & Sampel 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 6
  • 7.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW Penelitian itu dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data yang antara lain dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Setiap penelitian yang akan dilakukan harus selalu berangkat dari masalah. B. Masalah Emory (1985) menyatakan, baik penelitian murni maupun terapan, semuanya berangkat dari masalah, hanya untuk penelitian terapan, hasilnya langsung dapat digunakan untuk membuat keputusan. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 7
  • 8.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW 1. Sumber Masalah a. Terdapat penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan b. Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dengan kenyataan c. Ada pengaduan d. Ada kompetisi 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 8
  • 9.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW C. Rumusan Masalah 1.Bentuk-bentukRumusan MasalahPenelitian a. Rumusan masalah deskriftif b. Rumusan masalah komparatif c. Rumusan masalah assosiatif 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 9
  • 10.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW D. VARIABEL PENELITIAN 1. Pengertian (klik disini) Suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Contoh (klik disini)  Tinggi, berat badan, sikap, motivasi, kepemimpinan, displin kerja, merupakan atribut-atribut dari setiap orang.  Berat, ukuran, bentuk, dan warna merupakan atribut-atribut dari objek.  Struktur organisasi, model pendelegasian, kepemimpinan, pengawasan, koordinasi, prosedur dan mekanisme kerja, deskripsi pekerjaan, kebijakan, adalah merupakan contoh variabel dalam kegiatan administrasi. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 10
  • 11.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW a. Variabel Independen: disebut sebagai variabel stimulus, prediktor, antecedent. Disebut juga sebagai variabel bebas. Variabel ini merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). b. Variabel Dependen: disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuen. Disebut juga variabel terikat. Variabel ini merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. 2. Macam-macam Variabel Komitmen Kerja (Variabel Independen) Produktivitas Kerja (Variabel Dependen) Gambar : contoh hubungan variabel independen-dependen 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 11
  • 12.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW c. Variabel Moderator: variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen. d. Variabel Intervening: variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan dependen menjadi hubungan yang tidak langsung dan tidak dapat diamati dan diukur (Tuckman:1988) Perilaku Suami (Variabel Independen) Perilaku Istri (Variabel Dependen) Gambar : contoh hubungan variabel independen-moderator,dependen Jumlah Anak (Variabel Moderator) 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 12
  • 13.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW penghasilan (Variabel Independen) Gaya hidup (Variabel Intervening) Gambar : contoh hubungan variabel independen-moderator-Intervening, dependen penghasilan (Variabel Independen) Gaya hidup (Variabel Intervening) Harapan hidup (Variabel Dependen) Budaya Lingkungan Tempat Tinggal (Variabel Moderator) 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 13
  • 14.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW e. Variabel kontrol: variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Variabel kontrol sering digunakan oleh peneliti, bila akan melakukan penelitian yang bersifat membandingkan. Pendidikan SMA & SMK (Variabel Independen) Kemampuan Mengetik (Variabel Dependen) Gambar : contoh hubungan variabel independen-kontrol, dependen Naskah, tempat, mesin tik sama (Variabel Kontrol) Contoh: 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 14
  • 15.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW E. Paradigma Penelitian 1. Paradigma Sederhana: Terdiri atas satu variabel independen dan dependen. lihat gambar: r Gambar : Paradigma Sederhana X Y X = Kualitas alat Y= Kualitas barang yang dihasilkan 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 15
  • 16.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW X1 Y X1= Kualitas input X3= kualitas output X2= kualitas proses Y = kualitas outcome X2 X2 2. Paradigma Sederhana Berurutan: Terdapat lebih dari dua varabel, tetapi hubungannya masih sederhana. lihat gambar: r 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 16
  • 17.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW 3. Paradigma Ganda dengan dua Variabel Independen.  Dalam paradigma ini terdapat dua variabel indpenden dan satu dependen.  DaLam pardigma ini terdapat 3 rumusan masalah deskriptif, dan 4 rumusan masalah assosiatif (3 korelasi sederhana dan 1 korelasi ganda) 4. Paradigma Ganda dengan Tiga Variabel Independen.  Dalam paradigma ini terdapat tiga variabel indpenden (X1, X2, X3) dan satu dependen (Y). Rumusan masalah deskriptif ada 4 dan rumusan masalah assosiatif (hubungan) untuk yang sederhana ada 6 dan yang ganda minimal 1. 5. Paradigma Ganda dengan Dua Variabel Dependen. 6. Paradigma Ganda dengan Dua Variabel Independen dan Dua Dependen 7. Paradigma Jalur 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 17
  • 18.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW F. Menemukan Masalah Untuk menemukan masalah dapat dilakukan dengan cara melakukan analisis masalah, yaitu dengan pohon masalah. Dengan analisis masalah melalui pohon masalah ini, maka permasalahan dapat diketahui mana masalah yang penting, yang kurang penting dan yang tidak penting. Melalui analisis masalah ini juga dapat diketahui akar-akar permasalahannya. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 18
  • 19.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Pengertian Teori •Memberi keterangan yang dimulai dari suatu perkiraan atau pikiran spekulatif tertentu ke arah data yang akan diterangkan Teori yang deduktif •Cara menerangkan adalah dari data ke arah teori . Dalam bentuk ekstrim titik pandang yang positivistik ini dijumpai pada kaum behaviorist Teori yang induktif • Disini nampak suatu interaksi pengaruh antara data dan perkiraan teoritis, yaitu data mempengaruhi pembentukan teori dan pembentukan teori kembali mempengaruhi data. Teori yang fungsional Teori adalah seperangkat konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang berfdungsi untuk melihat fenomena secara sistematik, melalui spesifikasi hubungan antar variabel, sehingga dapat berguna untuk menjelaskan dan meramalkan fenomena (Neumen:2003) 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 19
  • 20.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW B. Kegunaan Teori (klik disini) Untuk memperjelas masalah yang diteliti Sebagai dasar untuk merumuskan hipotesis Sebagai referensi untuk menyusun instrumen penelitian 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 20
  • 21.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW C. Deskripsi Teori Deskripsi Teori paling tidak berisi tentang penjelasan terhadap variabel-variabel yang diteliti, melalui pendefinisian, dan uraian yang lengkap dan mendalam dari berbagai referensi, sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap hubungan antar variabel yang akan diteliti menjadi lebih jelas dan terarah. Langkah Pendeskripsian Teori: Tetapkan nama variabel yang diteliti, dan jumlah variabelnya Cari sumber-sumber bahan bacaan yang relevan dengan variabel Lihat daftar isi setiap buku, dan pilih topik yang relevan dg variabel Cari definisi setiap variabel yang akan diteliti pada setiap sumber bacaan, bandingkan antara satu sumber dengan sumber lain, dan pilih definisi yang sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan. Baca seluruh isi topik buku yang sesuai dengan variabel yg akan diteliti, lakukan analisa, renungkan dan buatlah rumusan dengan bahasa sendiri ttg isi setiap sumber data yang dibaca. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 21
  • 22.
    HOME PREV NEXT END SHOW D. Kerangka Berfikir VariabelX Variabel Y Membaca buku & HP Deskripsi teori & HP Analisis kritis thd teori & HP Analisis komparatif thd teori-teori & HP yg diambil Membaca buku & HP Deskripsi teori & HP Analisis kritis thd teori & HP Analisis komparatif thd teori-teori & HP yg diambil Membaca buku & HP Deskripsi teori & HP Analisis kritis thd teori & HP Analisis komparatif thd teori-teori & HP yg diambil Membaca buku & HP Deskripsi teori & HP Analisis kritis thd teori & HP Analisis komparatif thd teori-teori & HP yg diambil Sintesa/kesimpulan teori dan HP Sintesa/kesimpulan teori dan HP Kerangka Berfikir PH 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 22
  • 23.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW D. Hipotesis Perumusan hipotesis penelitian merupakan langkah ketiga dalam penelitian, setelah peneliti mengemukakan landasan teori dan kerangka beerfikir. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 23
  • 24.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW METODE PENELITIAN EKSPERIMEN Metode ini diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan  Pengertian  Bentuk Desain Eksperimen Pre-Eksperimental Design (nondesign) True Experimental Design Factorial Design Quasi Eksperimental Design 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 24
  • 25.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW POPULASI DAN SAMPEL Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.  Populasi  Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.  Teknik Sampel Teknik Sampling probability Sampling Non probability Sampling 1. Simple random sampling 2. Proportionate stratifled random sampling 3. Disproportionate stratifled random sampling 4. Area (cluster) sampling (sampling menurut daerah) 1. Sampling ssitematis 2. Sampling kuota 3. Sampling Incidental 4. Purposive sampling 5. Sampling jenuh 6. Snowball sampling 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 25
  • 26.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW SKALA PENGUKURAN DAN INSTRUMEN PENELKITIAN  Macam-macam Skala Pengukuran Skala Likert Skala Gutman Skala Scale Skala Deferential 1 2 3 4 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 26
  • 27.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW  Instrumen Penelitian Pada prinsipnya meneliti adalah melakukan pengukuran terhadap fenomena sosial maupun alam. Meneliti dengan data yang sudah ada lebih tepat kalau dinamakan membuat laporan dari pada melakukan penelitian. Namun dalam skala yang paling rendah laporan juga  Cara Menyusun Instrumen Titik tolak dari penyusunan adalah variabel-variabel penelitian yang ditetapkan untuk diteliti. Dari variabel-variabel tersebut diberikan definisi operasionalnya, dan selanjutnya ditentukan indikator yang akan diukur. Dari indikator ini kemudian dijabarkan menjadi butir- butir pertanyaan atau pernyataan. Untuk memudahkan penyusunan instrumen, maka perlu digunakan “ matrik pengembangan isntrumen” atau “kisi-kisi instrumen”. 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 27
  • 28.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW TEKNIK PENGUMPULAN DATA Teknik Pengumpulan Data wawancara Kuesioner (angket) Observasi Wawancara Terstruktur Wawancara tdk Terstruktur Observasi Berperan Serta Observasi Nonpartisipan 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 28
  • 29.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW ANALISIS DATA  Statistik Deskriptif dan Inferensial Macam Statistik utk Analisis data Statistik deskriptif Statistik Inferensial Statistik Parametris Statistik Non Parametris Gambarbermacam-macamstatistikuntukanalisisdata 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 29
  • 30.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW CONTOH ANALISIS DATA DAN PENGUJIAN HIPOTESIS Analisis kuantitatif dapat menggunakan statistik parametris dan nonparametris. Statistik parametris digunakan untuk menganalisis data interval dan rasio, jumlah sampel besar, serta berlandaskan pada ketentuan bahwa data yanbg akan akan dianalisis berdistribusi normal. Sedangkan statistik nonparametris digunakan untuk menganalisis data yang berbentuk nominal dan oordinal, jumlah sampel kecil, dan tidak harus berdistribusi normal. Pada Bab 9 akan diberikan sebagian contoh penggunakan statistik parametris untuk Pengujian Hipotesis Deskriptif, Assosiatif (Korelasi, Korelasi Ganda, Korelasi Parsial) komparatif (t-test dan Analisis Varian). Untuk memahami penggunaan statistik untuk penelitian dapat dibaca pada buku Statistik Untuk Penelitian 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 30
  • 31.
    HOME PREVIOUS NEXTEND SHOW 21/05/2014 http://sholahudinsanusi.blogspot.com 31