HTML 
Pengembangan Web 
Edwin Lunando 
edwin@kuliahkita.com
Pendahuluan 
HTML - Hypertext Markup Language 
HTML ini adalah bahasa markup yang digunakan untuk 
membangun web pages atau halaman dari situs yang 
biasa dibuka di browser 
HTML ini didefinisikan sebagai aplikasi dari Standard 
Generalized Markup Language (SGML)
Kaitan SGML dan HTML
Penulisan HTML 
Penulisan HTML dilakukan dengan susunan konten yang 
dibungkus Markup Tag (< >) 
Contoh: <p> Saya ingin belajar di KuliahKita </p> 
Markup yang didefinisikan mendeskripsikan: 
â—Ź Appearance 
â—Ź Layout 
â—Ź Content
Penyusun (Element) HTML 
Beberapa penyusun dari HTML: 
â—Ź DTD (Doctype) 
â—Ź Tag HTML 
â—Ź Head 
â—‹ title (wajib) 
â—‹ base, meta, bgsound, script, noscript, style, link 
â—Ź Body
Doctype (DTD) 
Doctype atau document type definition berfungsi sebagai 
definisi sintaks konstruksi markup 
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN”” "http://www. 
w3.org/TR/html4/strict.dtd"> 
DTD ini diletakkan di awal sebuah file HTML dan digunakan 
untuk memvalidasi dokumen berdasarkan versi yang digunakan
Meta (<meta></meta>) 
Elemen meta digunakan untuk mendefinisikan properti dokumen, 
memberikan informasi pada browser, dan menspesifikasikan HTTP 
Header. 
Selain itu Elemen meta yang rapi juga digunakan untuk meningkatkan 
rank pada search engine result page (SERP) dari hasil optimasi mesin 
pencari (SEO atau Search Engine Optimization). 
<meta name="description" content="Ambil kelas tanpa harus di dalam kelas"> 
<meta name="copyright" content="2014 Kuliah Kita. All rights reserved."> 
<meta property="og:title" content="Tempat Belajar Bersama - KuliahKita" /> 
<meta property="og:image" content="http://oi62.tinypic.com/20j4xt5.jpg" /> 
<meta property="og:description" content="Mari belajar online bersama dengan teman-teman 
dari seluruh Indonesia!" />
Style (<style></style>) 
Style digunakan untuk mendefinisikan cara menampilkan body markup 
dengan meng-override kelakuan standar browser dalam menampilkan 
body markup (atau user-agent stylesheet) 
Mendefinisikan dapat dilakukan di dalam HTML (inline style), tetapi 
tidak disarankan karena akan membuat HTML menjadi “kotor”: 
1. Tidak memisahkan konten dan desain 
2. Mempersulit maintenance 
3. Tidak acessible dalam beberapa kasus 
4. Membuat ukuran halaman lebih besar (menambah beban 
bandwidth, lag, dll)
HTML Body (<body></body>) 
HTML body adalah tempat mendefinisikan konten dari halaman 
situs atau web. Di dalam tag body inilah tag-tag lain dari HTML 
dapat digunakan dan ditampilkan pada situs melalui browser. 
Dalam tag Body sendiri, biasanya konten diapit oleh 
â—Ź header : sebuah div atau section yang biasa berupa judul 
halaman dan deskripsi singkat 
â—Ź footer : sebuah div atau section yang biasa berupa 
deskripsi tambahan dari halaman atau situs

Pemrograman Web - Pengenalan HTML

  • 1.
    HTML Pengembangan Web Edwin Lunando edwin@kuliahkita.com
  • 2.
    Pendahuluan HTML -Hypertext Markup Language HTML ini adalah bahasa markup yang digunakan untuk membangun web pages atau halaman dari situs yang biasa dibuka di browser HTML ini didefinisikan sebagai aplikasi dari Standard Generalized Markup Language (SGML)
  • 3.
  • 4.
    Penulisan HTML PenulisanHTML dilakukan dengan susunan konten yang dibungkus Markup Tag (< >) Contoh: <p> Saya ingin belajar di KuliahKita </p> Markup yang didefinisikan mendeskripsikan: â—Ź Appearance â—Ź Layout â—Ź Content
  • 5.
    Penyusun (Element) HTML Beberapa penyusun dari HTML: â—Ź DTD (Doctype) â—Ź Tag HTML â—Ź Head â—‹ title (wajib) â—‹ base, meta, bgsound, script, noscript, style, link â—Ź Body
  • 6.
    Doctype (DTD) Doctypeatau document type definition berfungsi sebagai definisi sintaks konstruksi markup <!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN”” "http://www. w3.org/TR/html4/strict.dtd"> DTD ini diletakkan di awal sebuah file HTML dan digunakan untuk memvalidasi dokumen berdasarkan versi yang digunakan
  • 7.
    Meta (<meta></meta>) Elemenmeta digunakan untuk mendefinisikan properti dokumen, memberikan informasi pada browser, dan menspesifikasikan HTTP Header. Selain itu Elemen meta yang rapi juga digunakan untuk meningkatkan rank pada search engine result page (SERP) dari hasil optimasi mesin pencari (SEO atau Search Engine Optimization). <meta name="description" content="Ambil kelas tanpa harus di dalam kelas"> <meta name="copyright" content="2014 Kuliah Kita. All rights reserved."> <meta property="og:title" content="Tempat Belajar Bersama - KuliahKita" /> <meta property="og:image" content="http://oi62.tinypic.com/20j4xt5.jpg" /> <meta property="og:description" content="Mari belajar online bersama dengan teman-teman dari seluruh Indonesia!" />
  • 8.
    Style (<style></style>) Styledigunakan untuk mendefinisikan cara menampilkan body markup dengan meng-override kelakuan standar browser dalam menampilkan body markup (atau user-agent stylesheet) Mendefinisikan dapat dilakukan di dalam HTML (inline style), tetapi tidak disarankan karena akan membuat HTML menjadi “kotor”: 1. Tidak memisahkan konten dan desain 2. Mempersulit maintenance 3. Tidak acessible dalam beberapa kasus 4. Membuat ukuran halaman lebih besar (menambah beban bandwidth, lag, dll)
  • 9.
    HTML Body (<body></body>) HTML body adalah tempat mendefinisikan konten dari halaman situs atau web. Di dalam tag body inilah tag-tag lain dari HTML dapat digunakan dan ditampilkan pada situs melalui browser. Dalam tag Body sendiri, biasanya konten diapit oleh â—Ź header : sebuah div atau section yang biasa berupa judul halaman dan deskripsi singkat â—Ź footer : sebuah div atau section yang biasa berupa deskripsi tambahan dari halaman atau situs