PASAR KEUANGAN DI INDONESIA
DAN MEKANISME PERDAGANGAN
NIM : 55119110091
Nama Mahasiswa : Ruspriono
Page  2
Pasar Keuangan di Indonesia
Pasar Keuangan Indonesia adalah mekanisme untuk menghubungkan investor (pemodal)
dengan perusahaan atau institusi pemerintah dalam melakukan transaksi penjualan dan
pembelian dalam bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi).
Investor merupakan pihak yang mempunyai kelebihan dana, sedangkan perusahaan atau
institusi pemerintah memerlukan dana untuk membiayai berbagai proyek-proyeknya.
Dalam hal ini, pasar modal berfungsi sebagai pengalokasi dana dari investor ke perusahaan
atau institusi pemerintah.
Dalam dunia keuangan, pasar keuangan ini meliputi:
 Penjual saham dalam memperolehkan modal melalui pasar modal;
 Pengalihan atas risiko pada transaksi pasar derivatif; dan
 Perdagangan internasional melalui pasar valuta asing.
Page  3
Otoritas Jasa Keuangan
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang berfungsi menyelenggarakan sistem
pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.
Dalam menjalankan fungsi, terdapat tugas dan wewenang OJK yang harus dijalankan dan bersinergi
dengan berbagai lembaga keuangan di Indonesia.
 Dasar hukum OJK dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan
yang telah diresmikan pada 16 Juli 2012. Peran OJK diharapkan dapat mendukung kepentingan sektor
jasa keuangan, sehingga meningkatkan daya saing perekonomian.
TUJUAN
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa
keuangan:Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel,
 Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan
 Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.
FUNGSI
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan
pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.
TUGAS
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap
kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.
Page  4
Emiten
 Emiten merupakan sebutan bagi perusahaan yang menerbitkan saham atau
obligasi (bond) dan pembelinya adalah masyarakat umum:
1. Emiten saham menjual saham melalui penawaran umum baik penawaran
umum perdana (initial public offering, IPO) kepada investor publik, penawaran
kepada pemegang saham yang ada (right issue), maupun penawaran saham
berikutnya (seasoend equity offering).
2. Emiten obligasi menjual obligasi melalui penawaran umum baik IPO maupun
penawaran obligasi berikutnya.
Page  5
Bursa Efek
perdagangan Efek di Bursa diakukan dengan menggunakan fasilitas JATS NEXT-G.
Perdagangan Efek di Bursa hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang juga
menjadi Anggota Kliring KPEI. Anggota Bursa Efek bertanggung jawab terhadap seluruh
transaksi yang dilakukan di Bursa baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan
nasabah
Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang pasar modal mendefinisikan bursa efek adalah
pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan sarana untuk mempertemukan
penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek antara
mereka.
Bursa efek dapat membentuk aliansi dengan bursa lain untuk meningkatkan efisiensi dan
likuiditasnya. Contoh: Pada tanggal 30 November 2007, BEJ dan BES digabung dan berganti
nama menjadi Bursa Efek Indonesia.
Page  6
Innitial Public Offering (IPO)
Di pasar perdana saham atau obligasi untuk pertama kalinya ditawarkan kepada publik atau
masyarakat luas, proses penjualan saham atau obligasi yang pertama kali ini biasa disebut
sebagai penawaran umum perdana (Innitial Public Offering / IPO)
Manfaat Go public bagi perusahaan :
1. Meningkatkan modal pasar perusahaan
2. Memberikan likuiditas para pemegang saham sendiri
3. Pemegang saham cenderung menjadi konsumen setia pada produk perusahaan
4. Memungkinkan untuk pendiri melakukan diversifikasi usaha
5. Memungkinkan masyarakat mengetahui nilai perusahaan dari kekuatan tawar menawar
saham
6. Mempermudah usaha pembelian perusahaaan lain ( ekspansi ) dengan mencari dana dari
lembaga keuangan lain tanpa melepas saham
Page  7
Bursa Efek
Page  8
Kustodian Sentral (KSEI) dan Kliring dan Penjaminan (KPEI)
 Kustodian sentral adalah bagian penting dalam proses transaksi saham. Kustodian Sentral
Efek Indonesia (KSEI) bertanggung jawab dalam menyimpan dan mengadministrasikan
saham-saham para pemodal. Jadi, sebagai pihak yang mengadministrasikan dan
menyimpan saham-saham yang diperdagangkan, para Pedagang Perantara Efek
(perusahaan sekuritas) memiliki rekening di KSEI. Dapat juga dianalogikan seperti bank-
bank yang memiliki rekening di bank sentral (BI).
 Kemudian adalah lembaga kliring dan penjaminan, di pasar saham indonesia dikenal
sebagai KPEI. Apa fungsi lembaga kliring seperti KPEI ini? KPEI sebagai lembaga kliring
dan penjaminan bertanggung jawab meng-clear– kan (kliring) transaksi dari berbagai pihak
setiap harinya, dan memberikan jaminan bahwa pembeli akan membayar dan penjual akan
mengirim barang.
Page  9
Self Regulatory Organizations (SRO)
1. Bursa Efek / BEI
Bursa Efek adalah pihak yang yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan
sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan
tujuan memperdagangkan efek antara mereka.
2. Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)
LKP adalah pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan transaksi bursa
agar terlaksana secara teratur, wajar dan efisien.
3. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP)
LPP adalah pihak yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi bank
kustodian, perusahaan efek, dan pihak lain.
Page  10
Lembaga Penunjang Pasar Modal
 Biro administrasi efek
Biro administrasi efek adalah pihak yng berdasarkan kontrak dengan emitten
melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan
efek.
 Kustodian
Kustodian adalah pihak yang meberikan jasa penitipan efek serta jasa lain, termasuk
menerima deviden, bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili
pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
 Wali Amanat
Wali amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat utang.
 Penasihat Investasi (Investment Advisor)
Penasehat investasi adalah pihak yang memberi nasihat kepada pihak lain mengenai
penjualan atau pembelian efek.
 Pemeringkat Efek (Rating Agencies)
Perusahaan pemeringkat efek merupakan lembaga yang dapat menjembatani
kesenjangan informasi antara emiten dan investor dengan menyediakan informasi standar
atas tingkat risiko kredit suatu perusahaan. Contoh : PT PEFINDO
Page  11
Profesi Penunjang Pasar Modal
 Akuntan publik
Membantu emiten dalam menyusun prospektus dan laporan tahunan sehingga tersaji
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan bursa efek.
 Notaris
Berperan ketika emiten, perusahaan sekuritas, dan pihak-pihak lainnya menyusun
anggaran dasar dan kontrak-kontrak kegiatan
 Konsultan hukum
Membantu dalam melakukan kegiatannya agar sesuai dan tidak melanggar ketentuan
yang berlaku dan aspek hukum lainnya.
 Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Berperan dalam penentuan nilai wajar atas suatu aktiva perusahaan dalam proses emisi.
Page  12
Pasar Perdana Dengan Pasar Sekunder
Perbedaan pasar perdana dengan pasar sekunder adalah pasar perdana terjadi pada saat
perusahaan emiten menjual sekuritasnya kepada investor umum untuk pertama kalinya,
sedangkan pasar sekunder adalah tempat perdagangan atau tempat jual-beli sekuritas oleh
dan antar investor setelah sekuritas emiten dijual di pasar perdana.
Pasar sekunder, investor dapat melakukan perdagangan sekuritas untuk mendapatkan
keuntungan. Oleh karena itu, pasar sekunder memberikan likuiditas kepada investor bukan
kepada emiten seperti dalam pasar perdana. Pasar sekunder biasanya dimanfaatkan untuk
perdagangan saham biasa, saham preferen, obligasi, waran, reksa dana, dll.
Page  13
Mekanisme Perdagangan Di Pasar Perdana
 Proses penjualan saham atau obligasi di pasar perdana disebut sebagai penawaran
umum perdana [initial public offering (IPO)]
 Penawaran perdana untuk saham atau obligasi suatu perusahaan kepada investor publik
dilakukan oleh penjamin emisi melalui perantara pedagang efek yang bertindak sebagai
agen penjual saham. Sehubungan dengan proses penjatahan saham, ada istilah
undersubscribed (kurang pesan) dan oversubscribed (lebih pesan).
 Kebalikan dari go-public, go private merupakan aksi perusahaan yang mengubah status
perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.
Page  14
Mekanisme Perdagangan Di Pasar Sekunder
 Pasar sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau
menjual saham atau obligasi serta berbagai jenis efek lainnya yang tercatat di bursa (tidak
melibatkan emiten).
 Pelaksanaan perdagangan efek di Bursa dilakukan dengan menggunakan fasilitas Jakarta
Automated Trading System (JATS). Sedangkan perdagangan obligasi perusahaan dan
obligasi negara di BEI menggunakan sistem perdagangan yang disebut FITS (Fixed
Income Trading System) dan OTC-FIS (Over-the- Counter Fixed Income Service) .
Page  15
Satuan Perdagangan
Perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai harus dalam satuan perdagangan (round lot)
Efek atau kelipatannya, yaitu 100 (seratus) efek. Perdagangan di Pasar Negosiasi tidak
menggunakan satuan perdagangan (tidak round lot). Satuan Perubahan Harga (Fraksi) sesuai
Peraturan II-A-Kep-00023/BEI/04-2016:
Fraksi dan jenjang maksimum perubahan harga di atas berlaku untuk satu Hari Bursa penuh
dan disesuaikan pada Hari Bursa berikutnya jika Harga Penutupan berada pada rentang harga
yang berbeda. Jenjang maksimum perubahan harga dapat dilakukan sepanjang tidak
melampaui batasan persentase auto rejection.
Page  16
Auto Rejection
Harga penawaran jual dan atau permintaan beli yang dimasukkan ke dalam JATS NEXT-G
adalah harga penawaran yang masih berada di dalam rentang harga tertentu. Bila Anggota
Bursa memasukkan harga diluar rentang harga tersebut maka secara otomatis akan ditolak
oleh JATS NEXT-G (auto rejection).
Batasan auto rejection yang berlaku saat ini sesuai Keputusan Direksi Nomor Kep-
00023/BEI/03-2020:
Penerapan Auto Rejection terhadap harga di atas untuk perdagangan saham hasil penawaran
umum yang pertama kalinya diperdagangkan di bursa (perdagangan perdana), ditetapkan
sebesar 2 (dua) kali dari persentase batasan auto rejection harga sebagaimana dimaksud
dalam butir di atas.
Page  17
Auto Rejection
Acuan Harga yang digunakan untuk pembatasan harga penawaran tertinggi atau terendah
atas saham yang dimasukkan ke JATS NEXT-G dalam perdagangan saham di Pasar Reguler
dan Pasar Tunai ditentukan sebagai berikut:
1. Menggunakan harga pembukaan (Opening Price) yang terbentuk pada sesi Pra-
Pembukaan; atau
2. Menggunakan harga penutupan (Closing Price) di Pasar Reguler pada Hari Bursa
sebelumnya (Previous Price) apabila Opening Price tidak terbentuk.
Dalam hal Perusahaan Tercatat melakukan tindakan korporasi maka selama 2 (dua) Hari
Bursa berturut-turut setelah berakhirnya perdagangan saham yang memuat hak (periode cum)
di Pasar Reguler, Acuan Harga di atas menggunakan Previous Price dari masing-masing
Pasar (Reguler atau Tunai).
Page  18
Short Sale
 Short sale adalah penjualan yang penjualnya sebanarnya tidak memiliki sekurtitas yang
dijualnya. Setelah short sale, investor dikatakan mempunyai short position dalam sekuritas
tersebut.
 Seorang investor berada dalam short position jika dia meyakini bahwa harga saham suatu
perusahaan akan turun.
Contoh :
Bapak A melakukan short sale lembar saham ABC pada harga Rp300 per lembar. Bapak A
menerima Rp30 juta dari penjualannya. Satu bulan kemudian, saham diperdagangkan
pada harga Rp200 per lembar. Bapak A selanjutnya membeli lembar pada harga Rp200
atau senilai Rp20 juta dan mengembalikannya pada pialangnya untuk menutup short
position. Dalam hal ini, Bapak A memperoleh keuntungan sebesar Rp10 juta karena
menerima Rp30 juta dan membayar Rp20 juta.
Page  19
Indeks Pasar Saham
Indeks pasar saham (stock market indexes) merupakan informasi mengenai kinerja pasar
saham yang diringkas dalam suatu indeks.
Contoh:
 Indeks Harga Saham Gabungan atau composite stock price index (IHSG)
 Indeks LQ45
 Indeks Kompas 100
 Indeks Sektoral Jakarta Islamic
 Index Indeks Papan Utama (MBX) dan Papan Pengembangan (DBX)

Pasar keuangan di indonesia dan mekanisme perdagangan

  • 1.
    PASAR KEUANGAN DIINDONESIA DAN MEKANISME PERDAGANGAN NIM : 55119110091 Nama Mahasiswa : Ruspriono
  • 2.
    Page  2 PasarKeuangan di Indonesia Pasar Keuangan Indonesia adalah mekanisme untuk menghubungkan investor (pemodal) dengan perusahaan atau institusi pemerintah dalam melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi). Investor merupakan pihak yang mempunyai kelebihan dana, sedangkan perusahaan atau institusi pemerintah memerlukan dana untuk membiayai berbagai proyek-proyeknya. Dalam hal ini, pasar modal berfungsi sebagai pengalokasi dana dari investor ke perusahaan atau institusi pemerintah. Dalam dunia keuangan, pasar keuangan ini meliputi:  Penjual saham dalam memperolehkan modal melalui pasar modal;  Pengalihan atas risiko pada transaksi pasar derivatif; dan  Perdagangan internasional melalui pasar valuta asing.
  • 3.
    Page  3 OtoritasJasa Keuangan  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan. Dalam menjalankan fungsi, terdapat tugas dan wewenang OJK yang harus dijalankan dan bersinergi dengan berbagai lembaga keuangan di Indonesia.  Dasar hukum OJK dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan yang telah diresmikan pada 16 Juli 2012. Peran OJK diharapkan dapat mendukung kepentingan sektor jasa keuangan, sehingga meningkatkan daya saing perekonomian. TUJUAN  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan:Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel,  Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan  Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. FUNGSI  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan. TUGAS  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.
  • 4.
    Page  4 Emiten Emiten merupakan sebutan bagi perusahaan yang menerbitkan saham atau obligasi (bond) dan pembelinya adalah masyarakat umum: 1. Emiten saham menjual saham melalui penawaran umum baik penawaran umum perdana (initial public offering, IPO) kepada investor publik, penawaran kepada pemegang saham yang ada (right issue), maupun penawaran saham berikutnya (seasoend equity offering). 2. Emiten obligasi menjual obligasi melalui penawaran umum baik IPO maupun penawaran obligasi berikutnya.
  • 5.
    Page  5 BursaEfek perdagangan Efek di Bursa diakukan dengan menggunakan fasilitas JATS NEXT-G. Perdagangan Efek di Bursa hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang juga menjadi Anggota Kliring KPEI. Anggota Bursa Efek bertanggung jawab terhadap seluruh transaksi yang dilakukan di Bursa baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang pasar modal mendefinisikan bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek antara mereka. Bursa efek dapat membentuk aliansi dengan bursa lain untuk meningkatkan efisiensi dan likuiditasnya. Contoh: Pada tanggal 30 November 2007, BEJ dan BES digabung dan berganti nama menjadi Bursa Efek Indonesia.
  • 6.
    Page  6 InnitialPublic Offering (IPO) Di pasar perdana saham atau obligasi untuk pertama kalinya ditawarkan kepada publik atau masyarakat luas, proses penjualan saham atau obligasi yang pertama kali ini biasa disebut sebagai penawaran umum perdana (Innitial Public Offering / IPO) Manfaat Go public bagi perusahaan : 1. Meningkatkan modal pasar perusahaan 2. Memberikan likuiditas para pemegang saham sendiri 3. Pemegang saham cenderung menjadi konsumen setia pada produk perusahaan 4. Memungkinkan untuk pendiri melakukan diversifikasi usaha 5. Memungkinkan masyarakat mengetahui nilai perusahaan dari kekuatan tawar menawar saham 6. Mempermudah usaha pembelian perusahaaan lain ( ekspansi ) dengan mencari dana dari lembaga keuangan lain tanpa melepas saham
  • 7.
  • 8.
    Page  8 KustodianSentral (KSEI) dan Kliring dan Penjaminan (KPEI)  Kustodian sentral adalah bagian penting dalam proses transaksi saham. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertanggung jawab dalam menyimpan dan mengadministrasikan saham-saham para pemodal. Jadi, sebagai pihak yang mengadministrasikan dan menyimpan saham-saham yang diperdagangkan, para Pedagang Perantara Efek (perusahaan sekuritas) memiliki rekening di KSEI. Dapat juga dianalogikan seperti bank- bank yang memiliki rekening di bank sentral (BI).  Kemudian adalah lembaga kliring dan penjaminan, di pasar saham indonesia dikenal sebagai KPEI. Apa fungsi lembaga kliring seperti KPEI ini? KPEI sebagai lembaga kliring dan penjaminan bertanggung jawab meng-clear– kan (kliring) transaksi dari berbagai pihak setiap harinya, dan memberikan jaminan bahwa pembeli akan membayar dan penjual akan mengirim barang.
  • 9.
    Page  9 SelfRegulatory Organizations (SRO) 1. Bursa Efek / BEI Bursa Efek adalah pihak yang yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek antara mereka. 2. Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) LKP adalah pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan transaksi bursa agar terlaksana secara teratur, wajar dan efisien. 3. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) LPP adalah pihak yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi bank kustodian, perusahaan efek, dan pihak lain.
  • 10.
    Page  10 LembagaPenunjang Pasar Modal  Biro administrasi efek Biro administrasi efek adalah pihak yng berdasarkan kontrak dengan emitten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek.  Kustodian Kustodian adalah pihak yang meberikan jasa penitipan efek serta jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.  Wali Amanat Wali amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat utang.  Penasihat Investasi (Investment Advisor) Penasehat investasi adalah pihak yang memberi nasihat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek.  Pemeringkat Efek (Rating Agencies) Perusahaan pemeringkat efek merupakan lembaga yang dapat menjembatani kesenjangan informasi antara emiten dan investor dengan menyediakan informasi standar atas tingkat risiko kredit suatu perusahaan. Contoh : PT PEFINDO
  • 11.
    Page  11 ProfesiPenunjang Pasar Modal  Akuntan publik Membantu emiten dalam menyusun prospektus dan laporan tahunan sehingga tersaji memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan bursa efek.  Notaris Berperan ketika emiten, perusahaan sekuritas, dan pihak-pihak lainnya menyusun anggaran dasar dan kontrak-kontrak kegiatan  Konsultan hukum Membantu dalam melakukan kegiatannya agar sesuai dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku dan aspek hukum lainnya.  Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Berperan dalam penentuan nilai wajar atas suatu aktiva perusahaan dalam proses emisi.
  • 12.
    Page  12 PasarPerdana Dengan Pasar Sekunder Perbedaan pasar perdana dengan pasar sekunder adalah pasar perdana terjadi pada saat perusahaan emiten menjual sekuritasnya kepada investor umum untuk pertama kalinya, sedangkan pasar sekunder adalah tempat perdagangan atau tempat jual-beli sekuritas oleh dan antar investor setelah sekuritas emiten dijual di pasar perdana. Pasar sekunder, investor dapat melakukan perdagangan sekuritas untuk mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, pasar sekunder memberikan likuiditas kepada investor bukan kepada emiten seperti dalam pasar perdana. Pasar sekunder biasanya dimanfaatkan untuk perdagangan saham biasa, saham preferen, obligasi, waran, reksa dana, dll.
  • 13.
    Page  13 MekanismePerdagangan Di Pasar Perdana  Proses penjualan saham atau obligasi di pasar perdana disebut sebagai penawaran umum perdana [initial public offering (IPO)]  Penawaran perdana untuk saham atau obligasi suatu perusahaan kepada investor publik dilakukan oleh penjamin emisi melalui perantara pedagang efek yang bertindak sebagai agen penjual saham. Sehubungan dengan proses penjatahan saham, ada istilah undersubscribed (kurang pesan) dan oversubscribed (lebih pesan).  Kebalikan dari go-public, go private merupakan aksi perusahaan yang mengubah status perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.
  • 14.
    Page  14 MekanismePerdagangan Di Pasar Sekunder  Pasar sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual saham atau obligasi serta berbagai jenis efek lainnya yang tercatat di bursa (tidak melibatkan emiten).  Pelaksanaan perdagangan efek di Bursa dilakukan dengan menggunakan fasilitas Jakarta Automated Trading System (JATS). Sedangkan perdagangan obligasi perusahaan dan obligasi negara di BEI menggunakan sistem perdagangan yang disebut FITS (Fixed Income Trading System) dan OTC-FIS (Over-the- Counter Fixed Income Service) .
  • 15.
    Page  15 SatuanPerdagangan Perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai harus dalam satuan perdagangan (round lot) Efek atau kelipatannya, yaitu 100 (seratus) efek. Perdagangan di Pasar Negosiasi tidak menggunakan satuan perdagangan (tidak round lot). Satuan Perubahan Harga (Fraksi) sesuai Peraturan II-A-Kep-00023/BEI/04-2016: Fraksi dan jenjang maksimum perubahan harga di atas berlaku untuk satu Hari Bursa penuh dan disesuaikan pada Hari Bursa berikutnya jika Harga Penutupan berada pada rentang harga yang berbeda. Jenjang maksimum perubahan harga dapat dilakukan sepanjang tidak melampaui batasan persentase auto rejection.
  • 16.
    Page  16 AutoRejection Harga penawaran jual dan atau permintaan beli yang dimasukkan ke dalam JATS NEXT-G adalah harga penawaran yang masih berada di dalam rentang harga tertentu. Bila Anggota Bursa memasukkan harga diluar rentang harga tersebut maka secara otomatis akan ditolak oleh JATS NEXT-G (auto rejection). Batasan auto rejection yang berlaku saat ini sesuai Keputusan Direksi Nomor Kep- 00023/BEI/03-2020: Penerapan Auto Rejection terhadap harga di atas untuk perdagangan saham hasil penawaran umum yang pertama kalinya diperdagangkan di bursa (perdagangan perdana), ditetapkan sebesar 2 (dua) kali dari persentase batasan auto rejection harga sebagaimana dimaksud dalam butir di atas.
  • 17.
    Page  17 AutoRejection Acuan Harga yang digunakan untuk pembatasan harga penawaran tertinggi atau terendah atas saham yang dimasukkan ke JATS NEXT-G dalam perdagangan saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai ditentukan sebagai berikut: 1. Menggunakan harga pembukaan (Opening Price) yang terbentuk pada sesi Pra- Pembukaan; atau 2. Menggunakan harga penutupan (Closing Price) di Pasar Reguler pada Hari Bursa sebelumnya (Previous Price) apabila Opening Price tidak terbentuk. Dalam hal Perusahaan Tercatat melakukan tindakan korporasi maka selama 2 (dua) Hari Bursa berturut-turut setelah berakhirnya perdagangan saham yang memuat hak (periode cum) di Pasar Reguler, Acuan Harga di atas menggunakan Previous Price dari masing-masing Pasar (Reguler atau Tunai).
  • 18.
    Page  18 ShortSale  Short sale adalah penjualan yang penjualnya sebanarnya tidak memiliki sekurtitas yang dijualnya. Setelah short sale, investor dikatakan mempunyai short position dalam sekuritas tersebut.  Seorang investor berada dalam short position jika dia meyakini bahwa harga saham suatu perusahaan akan turun. Contoh : Bapak A melakukan short sale lembar saham ABC pada harga Rp300 per lembar. Bapak A menerima Rp30 juta dari penjualannya. Satu bulan kemudian, saham diperdagangkan pada harga Rp200 per lembar. Bapak A selanjutnya membeli lembar pada harga Rp200 atau senilai Rp20 juta dan mengembalikannya pada pialangnya untuk menutup short position. Dalam hal ini, Bapak A memperoleh keuntungan sebesar Rp10 juta karena menerima Rp30 juta dan membayar Rp20 juta.
  • 19.
    Page  19 IndeksPasar Saham Indeks pasar saham (stock market indexes) merupakan informasi mengenai kinerja pasar saham yang diringkas dalam suatu indeks. Contoh:  Indeks Harga Saham Gabungan atau composite stock price index (IHSG)  Indeks LQ45  Indeks Kompas 100  Indeks Sektoral Jakarta Islamic  Index Indeks Papan Utama (MBX) dan Papan Pengembangan (DBX)