Pemerintah Desa menyusun perencanaan Pembangunan Desa sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.
Perencanaan Pembangunan Desa disusun secara berjangka meliputi
SIKLUS PERENCANAAN PEMBANGUNANDESA
PERENCANAAN
PEMBANGUNAN
PENYUSUNAN
RPJM DESA
PENYUSUNAN
RKP DESA
PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN
PEMANTAUAN
&
PENGAWASAN
3.
MEMAHAMI RPJM DESA
Pemerintah Desa menyusun perencanaan Pembangunan Desa sesuai dengan
kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.
Perencanaan Pembangunan Desa disusun secara berjangka meliputi:
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa selanjutnya disingkat RPJM Desa
adalah Rencana Kegiatan Pembangunan Desa untuk jangka waktu 6 (enam) tahun;
dan
Rencana Pembangunan Tahunan Desa atau yang disebut Rencana Kerja Pemerintah
Desa, merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa
untuk jangka waktu 1 (satu) tahun
Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana
Kerja Pemerintah Desa merupakan satu-satunya dokumen perencanaan di Desa dan
merupakan pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Kepala
Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa
4.
• Dalam menyusunRPJM Pemerintah Desa wajib menyelenggarakan musyawarah
perencanaan pembangunan Desa secara partisipatif
• RPJM Desa mengacu pada RPJM kabupaten/kota, yang memuat visi dan misi kepala Desa,
rencana penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan
kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, dan arah kebijakan pembangunan Desa
• RPJM Desa disusun dengan mempertimbangkan kondisi objektif Desa dan prioritas
pembangunan kabupaten/kota
• RPJM Desa ditetapkan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak
pelantikan kepala Desa
• Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya mengembangkan kemandirian dan
kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan,
perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan
kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan
prioritas kebutuhan masyarakat Desa
5.
TUJUAN RPJM Desa
a.mewujudkan perencanaan pembangunan desa sesuai dengan
kebutuhan masyarakat dan keadaan setempat;
b. menciptakan rasa memiliki dan tanggungjawab masyarakat
terhadap program pembangunan di desa;
c. memelihara dan mengembangkan hasil-hasil pembangunan di desa;
d. menumbuhkembangkan dan mendorong peran serta masyarakat
dalam pembangunan di desa.
6.
JUMLAH TIM PENYUSUNRPJM Desa
Jumlah Tim sebagaimana dimaksud pada
paling sedikit 7 (tujuh) orang dan paling
banyak 11 (sebelas) orang dengan
mengikutsertakan paling sedikit 30% (tiga
puluh persen) kaum perempuan.
7.
MUATAN RPJM DESA(P.114)
RANCANGA
N RPJM
DESA
visi dan misi
kepala Desa,
arah kebijakan
pembangunan
Desa
rencana kegiatan
yang meliputi 4
bidang
8.
VISI
Visi adalah gambaranatau
cita-cita bersama mengenai
masa depan, berupa
kesepakatan dan komitmen
murni tanpa adanya rasa
paksaan
9.
VISI ADALAH MASADEPAN YANG
DIINGINKAN OLEH WARGA
BERKAITAN DENGAN PENINGKATAN
KUALITAS HIDUP DAN
KESEJAHTERAAN YANG HENDAK
DIWUJUDKAN BERSAMA PADA KURUN
WAKTU TERTENTU
(6 TAHUN KE DEPAN)
10.
DIRUMUSKAN DENGANBAHASA SEDERHANA DAN MENGGUGAH
SEHINGGA MAMPU MEMBERIKAN INSPIRASI DAN
MENGGERAKKAN.
PERUMUSAN DIAWALI DENGAN MENGIDENTIFIKASI NILAI UTAMA
YANG HENDAK DIWUJUDKAN SECARA REALISTIK DALAM KURUN
WAKTU PERENCANAAN.
MAKNA NILAI UTAMA TERSEBUT PERLU DIBATASI DENGAN
INDIKATOR PENCAPAIAN SECARA JELAS.
NILAI UTAMA INDIKATOR
MASYARAKATMAKMUR
PENINGKATAN PENDAPATAN
PENGURANGAN PENGANGGURAN DAN
KEMISKINAN.
PENGEMBANGAN USAHA RAKYAT.
MASYARAKAT SEJAHTERA
PELESTARIAN TRADISI.
PENINGKATAN KERUKUNAN DAN GOTONG
ROYONG MASYARAKAT.
PENGEMBANGAN WISATA
PENGEMBANGAN OBYEK WISATA
PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR
PENDUKUNG WISATA.
PENDAYAGUNAAN POTENSI BUDAYA LOKAL.
14.
NILAI UTAMA INDIKATOR
MASYARAKATMAKMUR
PENINGKATAN PENDAPATAN
PENGURANGAN PENGANGGURAN DAN
KEMISKINAN.
PENGEMBANGAN USAHA RAKYAT.
MASYARAKAT SEJAHTERA
PELESTARIAN TRADISI.
PENINGKATAN KERUKUNAN DAN GOTONG
ROYONG MASYARAKAT.
PENGEMBANGAN WISATA
PENGEMBANGAN OBYEK WISATA
PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR
PENDUKUNG WISATA.
PENDAYAGUNAAN POTENSI BUDAYA LOKAL.
15.
• MISI ADALAHRUMUSAN TINDAKAN UNTUK
MEREALISASIKAN VISI.
• MISI ADALAH PERAN-PERAN YANG PERLU
DILAKUKAN UNTUK MEWUJUDKAN VISI.
16.
RUMUSAN MISI YANGIDEAL
Apa yang akan dilakukan
Siapa yang akan menerima hasilnya
Dimana batasan wilayahnya
Apa hasil yang akan diharapkan
17.
CONTOH VISI DANMISI
MISI= MENCIPTAKAN KEMANDIRIAN
MASYARAKAT DESA TAHUN 2013
MISI
Meningkatkan kemampuan penyelenggaraan
pemerintah desa
Mengembangkan ketangguhan masyarakat desa
dalam melaksanakan pembangunan desa melalui
lpenguatan kelembagaan dan peningkatan
kualitas SDM
KEWENANGAN SKALA DESA,BIDANG, PROGRAM/KEGIATAN
SKALA DESA
HAK ASAL USUL (REKOGNISI)
Bidang Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
Bidang Pelaksanaan
Pembangunan Desa
Bidang Pembinaan
kemasyarakatan Desa
Bidang Pemberdayaan
masyarakat Desa
LOKAL SKALA DESA
(SUBSIDIARTY
Bidang Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
Bidang Pelaksanaan
Pembangunan Desa
Bidang pembinaan
Kemasyarakatan Desa
Bidang Pemberdayaan
masyarakat Desa
pembinaan kelembagaan
masyarakat;
pembinaan lembaga dan hukum
adat;
pengelolaan tanah kas
Desa(Bengkok) dan
pengembangan peran masyarakat
Desa
sistem organisasi masyarakat
adat;
a. pengelolaan tambatan perahu;
b. pengelolaan pasar Desa;
c. pengelolaan tempat pemandian
umum;
d. pengelolaan jaringan irigasi;
e. pengelolaan lingkungan
permukiman masyarakat Desa;
f. pembinaan kesehatan masyarakat
dan pengelolaan pos pelayanan
terpadu;
g. pengembangan dan pembinaan
sanggar seni dan belajar;
h. pengelolaan perpustakaan Desa
dan taman bacaan;
i. pengelolaan embung Desa;
j. pengelolaan air minum berskala
Desa; dan
k. pembuatan jalan Desa
20.
4 BIDANG KEWENANGANDESA
Bidang penyelenggaraan
pemerintahan desa
• penetapan dan penegasan
batas Desa;
• pendataan Desa;
• penyusunan tata ruang Desa;
• penyelenggaraan
musyawarah Desa;
• pengelolaan informasi Desa;
• penyelenggaraan
perencanaan Desa;
• penyelenggaraan evaluasi
tingkat perkembangan
pemerintahan Desa;
• penyelenggaraan kerjasama
antar Desa;
• pembangunan sarana dan
prasarana kantor Desa; dan
• kegiatan lainnya sesuai
kondisi Desa
Bidang pelaksanaan
pembangunan Desa
• pembangunan, pemanfaatan
dan pemeliharaan
infrasruktur dan lingkungan
Desa
• pembangunan, pemanfaatan
dan pemeliharaan sarana
dan prasarana kesehatan
• pembangunan, pemanfaatan
dan pemeliharaan sarana
dan prasarana pendidikan
dan kebudayaan
• Pengembangan usaha
ekonomi produktif serta
pembangunan, pemanfaatan
dan pemeliharaan sarana
dan prasarana ekonomi
• pelestarian lingkungan hidup
Bidang Pembinaan
Kemasyarakatan
• pembinaan lembaga
kemasyarakatan;
• penyelenggaraan
ketentraman dan ketertiban;
• pembinaan kerukunan umat
beragama;
• pengadaan sarana dan
prasarana olah raga;
• pembinaan lembaga adat;
• pembinaan kesenian dan
sosial budaya masyarakat;
dan
• kegiatan lain sesuai kondisi
Desa
Bidang Pemberdayaan
Masyarakat
• pelatihan usaha ekonomi
• pelatihan teknologi tepat
guna
• pendidikan, pelatihan, dan
penyuluhan
• peningkatan kapasitas
masyarakat
21.
Tahapan Kegiatan PenyusunanRPJM Desa
penyusunan
rencana
pembangunan
Desa
Penyusunan
rancangan
RPJM Desa
penyusunan
rencana
pembangunan
Desa
Data Sekunder
- Kemiskinan, sosial, budaya,
Ekonomi
- Gender
- Infrastruktur dasar
penyelarasan arah
kebijakan
perencanaan
pembangunan
kabupaten
• UU 25/2004
• UU 6/2014
• PP 43/2014
• Permendes 1/2015
• Permendagri 114/2014
• Permendagri 111/2014
• DLL
Musrenbangdes
RPJM Desa
Data Primer
Sosialisasi &
pembentuk
Tim Penyusun
Pengkajian
keadaan
Desa
Musdus
Pembahasan,
Penyepakatan,
Penetapan Perdes
RPJM Desa
Visi Misi RPJMD
Visi Misi Kades
Musyawarah
Desa
Lokakarya
Desa
Rapat BPD dan
Pemdes
Lembaran
Desa &
Sosialisasi
perdes RPJM
Desa
Forum
Warga
Laporan Kepada Bupati
melalui Camat
22.
Musyawarah Desa
Penyusunan rencanapembangunan Desa
melalui musyawarah Desa,membahas dan
menyepakati:
- laporan hasil pengkajian
keadaan Desa;
- rumusan arah kebijakan
pembangunan Desa yang
dijabarkan dari visi dan misi
kepala Desa; dan
- rencana prioritas kegiatan
penyelenggaraan
pemerintahan Desa,
pembangunan Desa,
pembinaan kemasyarakatan
Desa, dan pemberdayaan
masyarakat Desa
- Pembahasan dilakukan dengan diskusi
kelompok secara terarah yang dibagi
berdasarkan 4 bidang
Agenda pembahasan meliputi:
- laporan hasil pengkajian keadaan Desa;
- prioritas rencana kegiatan Desa dalam
jangka waktu 6 (enam) tahun;
- sumber pembiayaan rencana kegiatan
pembangunan Desa; dan
- rencana pelaksana kegiatan Desa yang
akan dilaksanakan oleh perangkat Desa,
unsur masyarakat Desa, kerjasama antar
Desa, dan/atau kerjasama Desa dengan
pihak ketiga
Hasil kesepakatan
dalam musyawarah
Desa dituangkan
dalam berita acara.
Hasil kesepakatan
menjadi pedoman
bagi pemerintah
Desa dalam
menyusun RPJM
Desa.
23.
Penyusunan Rancangan RPJMDesa
Penyusunan
Rancangan
RPJM Desa
Tim penyusun
menyusun kedalam
format rancangan
RPJM Desa
berdasarkan berita
acara
Tim penyusun
membuat berita acara
tentang hasil
penyusunan
rancangan RPJM Desa
yang dilampiri
dokumen rancangan
RPJM Desa
Berita acara
disampaikan kepada
Kades kemudian
memeriksa dokumen
rancangan RPJM Desa
Disempurnakan dan
atau disetujui untuk
bahan
musrenbangdes
24.
SISTEMATIKA RPJM DESA
a.BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Landasan Hukum
C. Tujuan
b. BAB II PROFIL DESA
A. Legenda dan Sejarah Desa
B. Kondisi Umum Desa
C.SOTK
c. BAB III PROSES PENYUSUNAN RPJM Desa
A. Sosialisasi
B. Musyawarah Dusun
C. Musyawarah Desa
D. Lokakarya
E. Musrenbang RPJM Desa
d. BAB IV RUMUSAN PRIORITAS MASALAH DAN
A. Bidang Penyelengaaraan
Pemerintah Desa
B. Bidang Pembangunan Desa
C. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
D. B. Pemberdayaan Masyarakat
e. BAB V VISI, MISI, ARAH KEBIJAKAN
PEMBANGUNAN DESA, ARAH KEBIJAKAN
KEUANGAN DESA SERTA PROGRAM DAN
KEGIATAN INDIKATIF
A. Visi
B. Misi
C. Arah Kebijakan Pembangunan Desa
D. Arah Kebijakan Keuangan Desa
E. Program dan Kegiatan Indikatif
f. BAB VI PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Format Berita acara sosialisasi penyusunan
RPJM Desa
2. Format Keputusan Kepala Desa tentang Tim
Penyusun RPJM Des.
3.Pengkajian Keadaan Desa (Sketsa Desa,
Kalender Musim, Diagram Kelembagaan)
4.Berita Acara Musyawarah (Musyawarah
Dusun, Musyawarah Desa, Penyusunan Rencana
Pembangunan Desa, Musyawarah Perencanaan
Pembangunan Desa)
5. Undangan dan Daftar Hadir Musyawarah
(Musyawarah Dusun, Musyawarah Desa,
Penyusunan Rencana Pembangunan Desa,
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa);
6. Notulen Musyawarah (Musyawarah Dusun,
musyawarah Desa, Penyusunan Rencana
Pembangunan Desa, Musyawarah Perencanaan
Pembangunan Desa)
7. Peta Desa.
8. Rancangan RPJMS-Desa
9. Foto kegiatan (Sosialisasi, Musdus, Musdes,
Lokakarya, dan Musrenbangdes)
25.
INPUT BERTUMPU PADAKEMAMPUAN DAN DIMULAI
DARI MENDAYAGUNAKAN SUMBER-SUMBER
LOKAL.
PROSES MEMBERIKAN PELUANG MASYARAKAT DALAM
PENGAMBILAN KEPUTUSAN: ASPIRASI, AKSES
INFORMASI MAUPUN KONTROL.
OUT-PUT MASYARAKAT MEMPEROLEH MANFAAT
OPTIMAL, KARENA PROGRAM BENAR-BENAR
SESUAI PERMASALAHAN, KEBUTUHAN DAN
KEMAMPUAN LOKAL.
OUT-COMES TERWUJUDNYA KEMANDIRIAN DAN
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SECARA HAKIKI.
26.
EFEKTIF SASARANDAN PROGRAM SESUAI DENGAN
KEBUTUHAN DAN MASALAH YG DIHADAPI.
EFISIEN TIDAK BOROS DANA DAN BANYAK
MEMANFAATKAN SUMBER DAYA LOKAL.
OPTIMAL DIDUKUNG OLEH KEMITRAAN DAN
KERJASAMA BERBAGAI PIHAK SECARA
TERPADU.
LESTARI ADA RASA MEMILIKI SEHINGGA
MENUMBUHKAN PARTISIPASI MASYARAKAT
DALAM MEMANFAATKAN, MEMELIHARA DAN
MELESTARIKAN PROGRAM.
LANGKAH PERENCANAAN PARTISIPATIF
MENGENALI
POTENSIDAN
MASALAH KUNCI
•MASALAH APA YANG KITA HADAPI?
•POTENSI APA YANG BISA DIKEMBANGKAN?
MENGENALI
SUMBER DAYA
YANG ADA
• SUMBER DAYA DAN KEMAMPUAN APA YANG
KITA MILIKI?
MENYUSUN
PERENCANAAN
KEGIATAN
• BAGAIMANA MENGOPTIMALKAN SUMBER
DAYA YANG ADA UNTUK MEMECAHKAN
MASALAH DAN MENGEMBANGAKAN
POTENSI?
29.
1 2 34
MASALAH PENYEBAB SUMBER DAYA
PENDUKUNG
PROGRAM
KEADAAN YANG
TIDAK DIINGINKAN
AKAR MASALAH SUMBER DAYA
YANG BISA
DIGUNAKAN
MEMECAHKAN
MASALAH
USULAN TINDAKAN
PENANGGULANGAN
MASALAH
POTENSI ARAH SUMBER DAYA
PENDUKUNG
PROGRAM
SESUATU YANG
PERLU
DIKEMBANGKAN
MAKSUD DAN
TUJUAN
PENGEMBANGAN
SUMBERDAYA
PENDUKUNG
PENGEMBANGAN
USULAN TINDAKAN
PENGEMBANGAN
POTENSI
30.
UNSUR UTAMA RENCANAPEMBANGUNAN
ARAH YANG INGIN DICAPAI? VISI-MISI SEDERHANA, SINGKAT, TERUKUR DAN
MENGGERAKKAN
MASALAH-POTENSI?
KEKUATAN-KELEMAHAN?
KENDALA-PELUANG?
ISU STRATEGIS KONDISI DAN PERUBAHAN YANG
DIHADAPI.
REFLEKSI PENGALAMAN PROGRAM
PROYEKSI PENGEMBANGAN PROGRAM
APA YANG INGIN DICAPAI? TUJUAN
SASARAN
KEADAAN YANG INGIN DIWUJUDKAN.
LEBIH KONRIT DAN TERUKUR
DARIPADA TUJUAN.
BAGAIMANA CARA
MENCAPAINYA?
STRATEGI
PROGRAM
LANGKAH PENCAPAIAN TUJUAN DAN
SUMBER PENDANAAN.
BAGAIMANA MENGUKUR
KEBERHASILANNYA?
PENGUKURAN
KINERJA
UKURAN HASIL PENCAPAIAN KINERJA
PROGRAM.
31.
DOKUMEN PERENCANAANPEMBANGUNAN DESA
YANG DISUSUN UNTUK PERIODE JANGKA
MENENGAH.
PENJABARAN VISI-MISI DAN PROGRAM DARI
KEPALA DESA-KEPALA KELURAHAN YANG DISUSUN
SECARA PARTISIPATIF (MENGACU PD MASA
JABATAN KADES, MAKA JANGKA PERENCANAAN 5
TAHUN)
BERISI PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS YANG
AKAN DIJABARKAN KE DALAM RENCANA KERJA
DAN DIREALISASIKAN SECARA BERTAHAP SETIAP
TAHUN ANGGARAN.
32.
• MEMBERI ARAHBAGI PENCAPAIAN
TUJUAN PEMBANGUNAN DESA
SEBAGAIMANA HARAPAN BERSAMA.
• TOLOK UKUR DAN PEDOMAN BAGI
PENILAIAN KINERJA PEMERINTAH DESA.
• MEMBERIKAN STRATEGI BAGAIMANA
PRIORITAS DAN TAHAPAN PEMBANGUNAN
DESA AKAN DILAKSANAKAN
BERDASARKAN KEMAMPUAN YANG ADA.
33.
PENYUSUN RPJM DESA-KELURAHAN
•TIM PENYUSUN TERDIRI DARI:
UNSUR PEMERINTAH DESA-KELURAHAN.
UNSUR BPD
UNSUR LPM-LKD LAIN:PKK-KARANG TARUNA, RT-RW,
LEMBAGA ADAT.
KADER PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA(KPMD).
• PESERTA TERDIRI DARI:
SEGENAP KELOMPOK STRATEGIS YANG ADA DI DESA-
KELURAHAN SCR REPRESENTATIF.
SEGENAP MITRA PEMERAN PEMBANGUNAN YANG
DIPANDANG RELEVAN UNTUK DILIBATKAN.
35.
REVIEW DATA TERBARU HASIL PENDATAAN RUTIN OLEH PEMDES MELIPUTI
PROFIL DAN POTENSI DESA.
EVALUASI PROGRAM EVALUASI PROGRAM-PROGRAM YANG SUDAH DAN
SEDANG BERJALAN MENGHASILKAN BEBERAPA
REKOMENDASI.
PENGUMPULAN
INFORMASI
PENGUMPULAN INFORMASI KEGIATAN
PEMBANGUNAN DARI BERBAGAI SUMBER
ANGGARAN YANG AKAN MASUK KE DESA.
PRIORITAS KEBIJAKAN DAERAH.
PENGKAJIAN POTENSI
DAN MASALAH.
INVENTARISASI POTENSI DAN MASALAH.
PENENTUAN PRIORITAS POTENSI DAN MASALAH
USULAN PROGRAM STRATEGIS.
36.
PERUMUSAN VISI DANMISI MENGGALI ASPIRASI VISI-MISI.
MENYEPAKATI VISI-MISI.
PENETAPAN PRIORITAS
MASALAH DAN POTENSI
MENYEPAKATI SKALA PRIORITAS.
PENETAPAN PRIORITAS
PROGRAM STRATEGIS
MENYEPAKATI SKALA PRIORITAS.
PENENTUAN STRATEGI
PENGELOLAAN
MENETAPKAN PENGELOLA
POLA PENGELOLAAN
RENCANA PEMBIAYAAN
PENENTUAN INDIKATOR
KINERJA
PENETAPAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL SBG
PEDOMAN PENILAIAN KINERJA
PENYEPAKATAN TIM
PERUMUS DRAFT RPJM
PENENTUAN TIM PERUMUS
JADWAL WAKTU PERUMUSAN
AGENDA MUSRENBANG PENETAPAN.
37.
PEMBAHASAN DOKUMEN DILAKUKANSECARA PARTISIPATIF OLEH
SEGENAP STAKEHOLDERS.
FINALISASI DOKUMEN PENYEMPURNAAN OLEH TIM PERUMUS
PENETAPAN RPJM PENETAPAN OLEH PEMERINTAH DESA
BERSAMA BPD DALAM BENTUK PERDES.
RPJM DIGUNAKAN SEBAGAI KERANGKA
ACUAN DALAM MENYUSUN RKP DESA.
PENYEBARLUASAN
DOKUMEN
PENGIRIMAN DOKUMEN TERUTAMA
KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN
MELALUI KECAMATAN.
39.
BAB 1: PENDAHULUAN LATAR BELAKANG, TUJUAN, METODE PENYUSUNAN,
DASAR HUKUM
BAB 2: PROFIL DESA KARAKTERISTIK WILAYAH, PENDUDUK, KONDISI
INFRASTRUKTUR, KELEMBAGAAN DAN MODAL SOSIAL
LOKAL DAN POTENSI UNGGULAN.
BAB 3: ISU STRATEGIS PERMASALAHAN KUNCI.
PELUANG PENGEMBANGAN POTENSI.
BAB 4: VISI DAN MISI RUMUSAN VISI DAN MISI.
BAB 5: PROGRAM
STRATEGIS
PRIORITAS PROGRAM STRATEGIS.
MATRIK RPJM DESA.
BAB 6: STRATEGI
PENGELOLAAN DAN
INDIKATOR KINERJA
POLA PENGELOLAAN
INDIKATOR KEBERHASILAN.
BAB 7: PENUTUP PENEGASAN FUNGSI RPJM, KUNCI KEBERHASILAN
PENERAPAN RPJM, RTL.