Standar kompetensi ini menjelaskan prosedur melepas kepala silinder dan menilai komponen-komponennya, termasuk kriteria untuk melepas kepala silinder dengan alat yang tepat dan mengukur komponen untuk menentukan tindakan perbaikan."
Standar Kompetensi KerjaNasional Indonesia Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan
KODE UNIT : OTO.KR02.009.01
JUDUL UNIT : Melepas Kepala Silinder dan Menilai
Komponen- komponennya
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang
dibutuhkan untuk melepas, memeriksa, menilai
dan menentukan tindakan perbaikan yang
diperlukan sebagai bagian dari prosedur rekondisi.
Persyaratan pendahuluan: OTO.KR01.010.01 – Penggunaan dan Pemeliharaan
Alat-alat Ukur
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
01 Melepas kepala
silinder
1.1 Kepala silinder dilepas tanpa menyebabkan
kerusakan terhadap komponen atau sistem
lainnya.
1.2 Kepala silinder dilepas dengan menggunakan
alat yang sesuai dan prosedur/urutan
pengerjaan yang telah ditetapkan oleh pabrik.
1.3 Informasi yang benar diakses dari spesifikasi
pabrik dan dipahami.
1.4 Bagian komponen dibersihkan untuk persiapan
penilaian.
1.5 Seluruh kegiatan pembongkaran/pembersihan
dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard
Operation Procedures), undang-undang K 3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan
perundang-undangan dan prosedur/kebijakan
perusahaan.
2. Memeriksa/
mengukur,
menguji kepala
silinder dan
komponen untuk
menentukan
prosedur perbaikan
2.1 Pemeriksaan/ pengukuran / pengujian
dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap komponen atau sistem lainnya.
2.2 Informasi yang benar diakses dari spesifikasi
pabrik dan dipahami.
2.3 Komponen kepala silinder diukur dan
dibandingkan dengan spesifikasi dan toleransi
yang telah ditentukan oleh pabrik.
2.4 Kepala silinder dinilai berdasarkan hasil
pengukuran, pengujian, dan pemeriksaan.
Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-Komponennya 138
2.
Standar Kompetensi KerjaNasional Indonesia Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan
ELEMEN KOPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
2.5 Persyaratan perbaikan diidentifikasi dan
dilaporkan berdasarkan prosedur yang telah
ditentukan perusahaan.
2.6 Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil
pemeriksaan, pengukuran dan pengujian.
2.7 Seluruh kegiatan pemeriksaan/pengukuran/
pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP
(Standard Operation Procedures), undang-
undang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja),
peraturan perundang-undangan dan
prosedur/kebijakan perusahaan.
Batasan Variabel
1. Batasan konteks:
Standar kompetensi ini digunakan untuk jasa pelayanan pemeliharaan/servis
& perbaikan di bidang perbengkelan.
2. Sumber informasi/dokumen dapat termasuk:
2.1 Spesifikasi pabrik produk/komponen
2.2 SOP (Standard Operation Procedures) perusahaan
2.3 Persyaratan di tempat kerja/industri
2.4 Kebutuhan pelanggan
2.5 Spesifikasi pabrik kendaraan
3. Pelaksanaan K 3 harus memenuhi:
3.1 Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
3.2 Ketentuan di bidang industri.
4. Sumber-sumber dapat termasuk:
Peralatan tangan/hand tools, peralatan bertenaga/power tools, peralatan
khusus/special tools, alat-alat pengukur, peralatan pengangkat, alat
pengujian, peralatan pembersih, pembersih bagian engine, perlengkapan
pembersih kimia, peralatan pengujian keretakan, peralatan pengujian tekanan
5. Kegiatan:
Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-Komponennya 139
3.
Standar Kompetensi KerjaNasional Indonesia Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan
Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus
meliputi: pembongkaran, pembersihan, pengukuran terhadap spesifikasi,
berbagai macam pengujian (seperti tes keretakan dan tekanan), pemeriksaan
secara visual, pembandingan dengan yang baru, pembandingkan terhadap
spesifikasi
6. Persyaratan khusus:
Berbagai tipe kepala silinder, komponen-komponen kepala silinder (seperti:
katup, busing/pengantar katup, roda gigi timing, dll)
7. Variabel lain dapat termasuk:
Sistem/komponen (seperti sistem pendinginan, sistem bahan bakar, sistem
gas buang, sistem pelumasan, poros bubungan, dll).
Panduan Penilaian
1. Konteks:
1.1 Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan
dan tidak melalui pekerjaan.
1.2 Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang
diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama.
Jika kondisi tempat kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat
dilakukan melalui simulasi.
1.3 Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan
langsung.
1.4 Kompetensi harus dinilai sesuai konteks kualifikasi yang sedang
diperhatikan.
2. Aspek-aspek penting:
Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan
kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang
berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut:
2.1 Penilaian kondisi yang tepat terhadap kepala silinder yang dibongkar
2.2 Penentuan tindakan perbaikan yang tepat
2.3 Penilaian unit ini dilaksanakan setelah kompetensi diperagakan pada
unit OTO.KR01.010.01
3. Pengetahuan dasar:
3.1 Metode dan prosedur membongkar
3.2 Prosedur pengukuran dan pengujian
3.3 Metode perbaikan
3.4 Informasi teknik yang sesuai untuk bahan perbandingan
3.5 Persyaratan keamanan perlengkapan kerja
3.6 Kebijakan perusahaan
3.7 Persyaratan keselamatan diri
3.8 Teknik penanganan secara manual
3.9 Metode dan bahan-bahan pembersih
Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-Komponennya 140
4.
Standar Kompetensi KerjaNasional Indonesia Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan
3.10 Prinsip kerja engine
3.11 Konstruksi dan kerja dari kepala silinder yang sesuai dengan
penggunaannya.
4. Penilaian praktek:
4.1 Mengakses, memahami dan menerapkan informasi teknik
4.2 Menggunakan prosedur membongkar
4.3 Menggunakan teknik pengujian
4.4 Menggunakan peralatan dan perlengkapan yang sesuai
4.5 Menyimpan/memelihara catatan/data pelanggan/perusahaan
4.6 Menggunakan alat ukur
4.7 Menggunakan teknik penanganan secara manual
4.8 Memeriksa dan membandingkan berbagai komponen dengan
spesifikasi terbaru
4.9 Menentukan tindakan perbaikan yang paling tepat
5. Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan:
5.1 Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana
kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh
pengawas.
5.2 Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan
kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa
oleh pengawas.
5.3 Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi
mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.
Kompetensi Kunci
No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 1
6 Memecahkan masalah -
7 Menggunakan teknologi -
Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-Komponennya 141