PERANGKAT / MODUL AJAR MATEMATIKA
KELAS VIII FASE D
(Berdifrensiasi)
PERANGKAT / MODUL AJAR
I. INFORMASI UMUM
A. Identitas Sekolah
B. .
Nama Penyusun : Institusi : SMP
Tahun Pembuatan : ... Mata Pelajaran : Matematika
Jenjang : SMP Kelas/Semester : VIII
Kode : Fase : Fase D
Unit/Bab : Bab 1 Bilangan Berpangkat
Subb bab : Bilangan berpangkat bulat
Konten Inti/Materi : Pengertian bilangan berpangkat, Sifat-sifat bilangan berpangkat,
Bilangan pangkat nol dan
Negatif, Bilangan pecahan berpangkat
Kata Kunci : Bilangan berpangkat positif, bilangan berpangkat negative, bilangan
berpangkat nol, bilangan berpankat pecahan , penjumlahan,
pengurangan, perkalian, pembagian dan perpangkatan
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan X 2 JP X 40 Menit = 320menit
Capaian Pembelajaran Matematika fase D (Umumnya untuk kelas VIII
Pada akhir Fase D, peserta didik dapat mengoperasikan bilangan rasional dalam bentuk
pangkat bulat, pemfaktoran, serta menggunakan faktor skala, proporsi dan laju
perubahan; mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola susunan benda dan
bilangan; serta mengenal bilangan irasional. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke
dalam bentuk aljabar; operasi bentuk aljabar yang ekuivalen; menyelesaikan
persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dan sistem persamaan linear
dengan dua variabel; memahami dan menyajikan relasi dan fungsi; serta menyelesaikan
masalah kontekstual dengan menggunakan konsep dan keterampilan matematika yang
telah dipelajari. Mereka dapat menentukan jaring-jaring, luas permukaan dan volume
bangun ruang; pengaruh perubahan secara proporsional ukuran panjang, luas,
dan/atau volume dari bangun datar dan bangun ruang; serta menyelesaikan masalah
yang terkait. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan
garis transversal; sifat-sifat kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat;
menunjukkan kebenaran dan menggunakan teorema Pythagoras; melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Peserta didik dapat
membuat dan menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran; mengambil
sampel yang mewakili suatu populasi; menggunakan mean, median, modus, dan range
untuk menyelesaikan masalah; danmenginvestigasi dampak perubahan data terhadap
pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang,
frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Matematika adalah sebagai
berikut.
Fase D Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Bilangan Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan
bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal,
bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah.
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real,
dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah
(termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat
menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala,
proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.
Aljabar Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi
pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat
menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat
menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan
distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain,
range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel,
himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat
membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara
grafik. Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapatmenyajikan,
menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan
relasi, fungsi, dan persamaan linear. Mereka dapat menyelesaikan
sistem persaman linear dua variabel melalui beberapa cara untuk
penyelesaian masalah.
Pengukuran Peserta didik dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
lingkaran dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat
menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume
bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan
menyelesaikan masalah yang terkait. Peserta didik dapat
menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun
datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas,
dan/atau volume.
Geometri Peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma,
tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang dari jaring-
jaringnya. Peserta didik dapat menggunakan hubungan antar-sudut
yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan, dan oleh dua garis
sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan
masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah
segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada
sebuah segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat
kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya
dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak antara dua titik pada
bidang koordinat Kartesius). Peserta didik dapat melakukan
transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik,
garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan
menggunakannya untuk menyelesaikan masalah
Analisis Data dan
Peluang
Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan, mengumpulkan,
menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan.
Mereka dapat menggunakan diagram batang dan diagram lingkaran
untuk menyajikan dan menginterpretasi data. Mereka dapat
mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk
mendapatkan data yang terkait dengan diri dan lingkungan mereka.
Mereka dapat menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median,
modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk
menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data
terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data,
memprediksi, membuat keputusan). Mereka dapat menyelidiki
kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat
perubahan data. Peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan
pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan
frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana
(semua hasil percobaan dapat muncul secara merata).
A. Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
1. Menjelaskan bilangan berpangkat positif, berpangkat negative , dan berpangkat nol
2. Memahami hasil dari operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan
perpangkatan bilangan berpangkat
3. Menganalisis permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi bilangan berpangkat
B. Profil Lulusan 8 Dimensi
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME)
 Kewargaan.
 Kreativitas.
 Kemandirian.
 Komunikasi.
 Kesehatan.
 Kolaborasi.
 Penalaran
 Kritis.
C. Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi :
Dalam Bab ini bertujuan mengembangkan kemampuan siswa untuk memahami dan bernalar
materi bilangan berpangkat, operasi bilangan berpangkat, penulisan bentuk baku.
Pada Sub bab A dibahas mengenai pengenalan bilangan berpangkatbulat, termasuk bilangan
pecahan berpangkat bulat, sifat-sifat bilangan berpangkat, operasi penjumlahan, pengurangan,
perkalian dan pembagian bilangan berpangkat bilangan berpangkat , makna dari bilangan
berpangkat nol dan mengenalkan bilangan berpangkat negatif.
Pada Sub B dibahas tentang Bilangan dalam Bentuk akar, operasi bilangan dalam bentuuk akar,
merasionalkan penyebut, dan aplikasi bentuk akar dalam kehidupan sehari-hari
Pada Sub C dibahas tentnag penulisan bentuk baku bilangan bulat, merubah bilangan bulat
menjadi bentuk baku dan sebaliknya, serta aplikasi bentuk baku dalam kehidupan sehari-hari
Media :
 Laptop, Computer, Jaringan internet, Proyektor/LCD, Rekaman untuk Listening, Loud
Speaker, Film/gambar, Power Point Presentation, Layar dan Alat Penunjuk.
C. GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT
 Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
 Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
 Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
 Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
 Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
 Bermasyarakat-makan sehat dan bergizi apa yang kamu lakukan untuk membantu teman
atau keluarga?
 Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting
Sumber :
 Buku Panduan Guru Matematika Kelas VIII Revisi Tahun 2022
 Buku Panduan Siswa Matematika Kelas VIII Revisi Tahun 2022
D. Target Peserta Didik
1. Peserta didik reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi:
E. Jumlah siswa
 Maksimum 25 - 35 Siswa
F. Model, Bentuk Metode dan Aktivitas Pembelajaran
1. Tanya jawab
2. Diskusi
3. Penemuan terbimbing
4. Eksplorasi
5. Deep learning
II. KEGIATAN INTI
A. Tujuan Pembelajaran Per-Bab
Setelah mempelajari materi ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami bilangan berpangkat
2. Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat
3. Menyelesaikan operasi bilangan berpangkat
4. Memahami bilangan bentuk akar
5. Menyelesaikan operasi bilangan bentuk akar
6. Merasionalkan penyebut bentuk akar
7. Menulis bentuk baku bilangan
Tujuan Pembelajaran Per-Sub
1. Mengenal bilangan berpangkat positif, berpangkat negative , dan berpangkat nol
2. Menentukan hasil dari operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan
perpangkatan bilangan berpangkat
3. Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi bilangan
berpangkat
Pertanyaan Pemantik Mindful Learning
 Apa yang kamu rasakan saat melihat angka yang sama dikalikan berulang-ulang?
Bagaimana pola itu muncul?
 Mengapa kita perlu cara khusus (pangkat) untuk menuliskan perkalian berulang?
 Bagaimana perbedaan antara bilangan berpangkat positif dan bilangan berpangkat negatif
dalam kehidupan sehari-hari?
 Apa makna dari bilangan berpangkat nol? Mengapa hasilnya satu?
 Bisakah kamu menemukan situasi nyata di mana bilangan berpangkat digunakan (misalnya,
dalam menghitung luas, volume, atau teknologi)?
 Bagaimana perubahan kecil pada pangkat memengaruhi besar kecilnya hasil akhir?
 Saat menghitung bilangan berpangkat, bagian mana dari proses yang menurutmu paling
perlu diperhatikan dengan teliti?
 Bagaimana kamu memastikan bahwa penggunaan bilangan berpangkat tidak membuat
kesalahan hitungan menjadi berlipat ganda?
Pertanyaan Pemantik Meaningful Learning:
 Pernahkah kamu mengalami situasi di mana sesuatu berkembang atau membesar sangat
cepat? Bagaimana bilangan berpangkat bisa membantu menjelaskan hal itu?
 Mengapa kita tidak cukup hanya dengan perkalian biasa ketika menghadapi perkalian
berulang dalam jumlah besar?
 Bagaimana bilangan berpangkat membantu kita menyederhanakan penulisan dan
perhitungan dalam kehidupan nyata, seperti dalam menghitung luas atau volume?
 Apa hubungan antara bilangan berpangkat dan pola dalam matematika?
 Menurutmu, apa arti pangkat negatif dalam situasi nyata, misalnya dalam konsep kecepatan,
suhu, atau keuangan?
 Bagaimana kamu bisa menjelaskan bilangan berpangkat nol kepada teman yang belum
memahami?
 Dapatkah kamu menemukan contoh penggunaan bilangan berpangkat dalam bidang
teknologi, sains, atau kehidupan sehari-hari?
 Bagaimana pemahaman tentang bilangan berpangkat membantumu memecahkan masalah
yang lebih kompleks dengan lebih mudah?
B. Persiapan Pembelajaran
Sebelum memulai pelajaran materi materi bilangan berpangkat, guru diharapkan dapat
menjelaskan pengalaman belajar yang akan didapat siswa setelah mempelajari bab ini . Setelah
mempelajari bab ini, siswa dapat:
1. Mengenal bilangan berpangkat dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari
2. Dapat mengenal sifat-sifat bilangan berpangkat untuk melakukan operasi
3. Dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian , dan pembagian bilangan
berpangka
4. Dapat merasionalkan penyebut bentuk akar
5. Dapat menuliskan bentuk baku bilangan bulat
C. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai
pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;
 Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
 Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa
tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan-
bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu
menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam
kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilangan berpangkat
dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet
tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter
Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan
ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan
bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan
sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi
= 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari
1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron =
400 mikrometer = 0,000.001 m
 Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk
bilangan.
 Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan
kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian
 Pembagian kelompok belajar
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif
10
menit
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
.
Kegiatan Inti
 Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta mencermati dan mengamati bilangan
berpangkat yang ada dalam kehidupan sehari-hari, yaitu tabel perbandingan Byte.
Namun sebelumnya siswa perlu diingatkan kembali tentang bilangan pangkat dengan
bilangan pokok 10, misalanya 100 = 102, 1.000 = 103, 10.000 = 104 Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Siswa diberi informasi tentang memori untuk menyimpan data dalam byte. Satu Byte
terdiri dari 23 bit. Mengapa terdiri dari 8 bit? Untuk menjawab pertanyaan ini, bisa
mengakses di laman pencarian dengan kata kunci "bilangan biner". (Dalam sistem
komunikasi digital modern, data ditransmisikan dalam bentuk bit-bit biner, Biner
yang biasa dipakai itu ada 8 digit angka dan terdiri dari angka 1 dan 0) dan Menurut
International Systems of Units, 1 KB sama dengan 1.024 Byte atau 210 Byte. Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Untuk lebih jelas tentang satuan byte, siswa diminta untuk mengamati tabel berikut
 Guru menanyakan kepada siswa apa manfat penulisan bilangan dalam bentuk
pangkat dibandingkan dengan penulisan bilangan biasa, misalanya Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Siswa diarahkan untuk menyimpulkan bahwa penulisan bilangan dengan
menggunakan pangkat lebih sederhana untuk bilangan yang memuat banyak angka.
Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Untuk memperkaya pemahaman siswa tentang bilangan berpangkat, siswa diminta
memahami bilangan berpangkat tentang volume kubus di buku siswa Guru dapat
memperkaya bentuk tersebut dengan bilangan yang lainnya dan pangkat yang lebih
dari besar dari angka 3, misalnya 54 artinya 5×5×5×5, dan seterusnya. Mindful
60
menit
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan
jawabannya. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan
pemahaman mereka)
 Siswa diajak untuk menemukan deinisi dari bilangan berpangkat (Meaningful Learning
- Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
dengan menuliskan bentuk bilangan berpangkat sebagai berikut Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Setelah kalian memahami konsep bilangan berpangkat, coba perhatikan contoh soal
berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
Miskonsepsi
 Siswa dapat melakukan kesalahan bilangan berpangkat, misalnya 32 siswa
menganggap bahwa 3×2 dan 33 siswa menganggap bahwa 3×3. Kondisi ini dapat
dialami siswa apabila mereka masih belum memahami konsep bilangan berpangkat
dengan benar. Oleh karena itu guru harus memberikan penguatan dan pemahaman
yang maksimal tentang konsep bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan
relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Siswa diminta untuk memahami contoh soal berikut, jika perlu guru dapat
memberikan tambahan soal bentuk yang lain, agar pemahaman konsep bilangan
berpangkat semakin kuat. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan
kehidupan nyata)
 Siswa diminta untuk memahami contoh soal berikut, jika perlu guru dapat
memberikan tambahan soal bentuk yang lain, agar pemahaman konsep bilangan
berpangkat semakin kuat. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan
kehidupan nyata)
 Siswa secara berkelompok diminta untuk mencoba menyelesaikan soal berikut,
dengan beberapa bantuan dari guru. Petunjuk untuk menyelesaikan adalah tentukan
hasil pangkat dari semua kartu yang ada seperti pada tabel berikut(Meaningful
Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Alternatif Jawaban, guru dapat mengembangkan model lain agar siswa mampu
berpikir kreatif lainnya misalnya, pasangan mana yang paling besar nilainya,
pasangan mana yang paling kecil nilainya dan seterusnya. (Meaningful Learning -
Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Pada aktivitas/kegiatan ayo berpikir kreatif peserta didik diminta
megerjakan/mengerjakan soal berikut ini (Meaningful Learning - Menekankan relevansi
materi dengan kehidupan nyata)
 Dalam sebuah permainan kartu angka, 6 orang siswa mengambil satu kartu angka
secara acak. Byoma mengambil kartu angka 6, Pranawa mengambil angka 5, Lestari
mengambil kartu angka 7, Rahagi mengambil kartu angka 4, Bathari mengambil kartu
angka 8, dan Dwi mengambil kartu angka 3. Jika setiap siswa berpasangan dengan
siswa yang lain, (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan
nyata
a. Siapa yang harus diajak berpasangan oleh Rahagi agar kelompoknya
menghasilkan angka terbesar jika angka Rahagi dipangkatkan dengan
pasangannya atau sebaliknya? Bathari
b. Siapa yang harus diajak berpasangan oleh Lestari agar kelompoknya
menghasilkan angka terkecil jika angka Lestari dipangkatkan dengan
pasangannya atau sebaliknya? Dw
c. Siapa yang diajak berpasangan oleh Byoma agar kelompoknya menghasilkan
angka lebih kecil dari kelompok yang satu dan lebih besar dari kelompok yang
lain jika angka Byoma dipangkatkan dengan pasangannya atau sebaliknya?
Pranawa dan Lestari
d. Jika angka milik Byoma dipangkatkan dengan kartu milik Lestari berapa banyak
pasangan yang nilainya lebih besar dari pasangan Byoma dan Lestari? 4
pasangan
 Untuk mempermudah menyelesaikan Ayo Berpikir Kreatif, kalian
dapatmenggunakan kalkulator pada link berikut ini https://www.geogebra.org/
calculator atau https://www.desmos.com/scientiic?lang=id (Joyful Learning - Membuat
pembelajaran menyenangkan dan menarik melalui multimedia)
 Pada aktivitas/kegiatan Ayo Berpikir Kritis peserta didik diminta
megerjakan/mengerjakan soal berikut ini
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap konsep bilangan
berpangkat, siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal berikut
Refleksi
 Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari,
tentang konsep bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang
ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk
menyampaikan jawabannya
 Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan dari
berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah di identifikasi melalui
kegiatan diskusi dan saling tukar informasi atau kegiatan lain guna menemukan
solusi masalah.
 Guru berkeliling mencermati peserta didik dalam kelompok dan menemukan berbagai
kesulitan yang dialami peserta didik dan memberikan kesempatan untuk
mempertanyakan hal-hal yang belum dipahami
 Guru mengarahkan didik dalam kelompok untuk menyelesaikan permasahan dengan
cermat dan teliti
 Guru memotivasi peserta didik dalam kelompok atau indiviual untuk menuliskan dan
menanyakan permasalahan hal-hal yang belum dipahami dari masalah yang disajikan
serta guru mempersilahkan peserta didik dalam kelompok lain atau secara individual
untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan komentar
secara klasikal
 Beberapa perwakilan kelompok menyajikan secara tertulis dan lisan hasil
pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat kelas atau tingkat kelompok
mulai dari apa yang telah dipahami berkaitan dengan permasahan kehidupan sehari-
hari berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan
 Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan dan menganalisis hasil
presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan
informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi
pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman
 Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya
 Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan
untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di
perpustakaan atau mencari di internet.
 Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama
semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik.
10
Menit
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai
pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;
 Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
 Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa
tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan-
bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu
menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam
kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilanga berpangkat
dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet
tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter
Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan
ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan
bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan
sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi
= 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari
1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron =
400 mikrometer = 0,000.001 m Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah
jika ditulis dalam bentuk bilangan.
 Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan
kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian
 Pembagian kelompok belajar
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif
dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
10
menit
Kegiatan Inti
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta untuk mengeksplorasi perkalian bilangan
berpangkat dari kehidupan sehari-hari, siswa diminta untuk membaca dan
memahami permasalahan berikut ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan
pengalaman dan pemahaman mereka)
Untuk menyelesaikan permasalahan ini kita lihat dulu bahwa 1 GB = 1.000 MB dan 1
MB = 1.000 KB, sehingga 1 GB = 1.000.000 MB atau 106 Kalau Ahmad membeli 10 GB
setiap hari berarti 10 × 1.000.000 KB = 10.000.000 KB atau 107 KB dalam sehari. Jika
Ahmad membeli selama 100 atau 102 hari maka Mindful Learning- Membuat Siswa lebih
sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Peserta didik diminta untuk mencermati bentuk sederahana dari perkalian bilangan
berpangkat berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan
pemahaman mereka)
 Guru dapat memberi contoh lain tentang perkalian bilangan berpangkat dalam
kehidupan sehari-hari. Selanjutnya siswa diminta untuk melengkapai tabel berikut
Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternati pembelajaran dengan
diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel
 Guru dapat memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan perkalian
bilangan berpangkat, misalnya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan
pengalaman dan pemahaman mereka)
1. Mengapa 35×32 = 37, dari manakah angka 7?
2. Mengapa 126 ×12 =127, darimanakah angka 7?
3. Mengapa 12 dianggap memiliki pangkat satu?
4. Apakah perkalian berpangkat berlaku jika bilangan pokok tidak sama?
 Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat didiskusikan oleh siswa Dengan diskusi dan
tanya jawab, siswa diminta menemukan kesimpulan perkalian bilangan berpangkat
sebagai berikutnya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan
60
menit
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
pemahaman mereka)
 Siswa diminta untuk memahami contoh berikut agar pemahaman tentang konsep
perkalian bilangan berpangkat semakin kuat Mindful Learning- Membuat Siswa lebih
sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan
menyampaikan kesulitan yang dialami tentang perkalian bilangan berpangkat.
 Guru dapat memberikan tambahan soal latihan perkalian bilangan berpangkat agar
siswa semakin terampil dalam menyelesaikan perkalian bilangan berpangkat. Siswa
juga bisa diperkaya dengan soal aplikasi perkalian bilangan berpangkat. Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
Sifat Pembagian Bilangan Berpangkat
 Peserta didik diminta membaca dan mengamati eksplorasi pembagian bilangan
berpangkat dahulu, kemudian guru bisa menanyakan apakah ada kesulitan dalam
memahami operasi pembagian bilangan berpangkat. Berikan kesempatan seluas-
luasnya kepada siswa untuk menyampaikan gagasannya Mindful Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Siswa diminta mencermati pembagian bilangan berpangkat berikut
 Jadi 1 TB dapat menyimpan sebanyak 1.000 video atau ilm durasi rata-rata satu
setengah jam Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan
pemahaman mereka)
 Setelah mengamati, guru dapat menanyakan pada siswa apa perbedaan dan kesamaan
pembagian bilangan berpangkat dengan perkalian bilangan berpangkat. Dengan
diskusi dan Tanya jawab siswa diajak untuk mnemukan perbedaan antara pembagian
bilangan berpangka dengan perkalian bilangan berpangkat Mindful Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Selanjutnya agar pemahaman siswa lebih lengkap tentang pembagian bilangan
berpangkat, siswa diminta untuk melengkapi tabel pada halaman berikut Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternatif pembelajaran dengan
diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel Mindful Learning- Membuat Siswa
lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Selanjutnya dengan penemuan terbimbing, siswa diharapkan dapatmenyimpulkan
pembagian dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok yang sama dapat
disederhanakan dengan mengurangkan pangkat bilangan yang dibagi dengan pangkat
bilangan yang membagi,sehingga dalam bentuk umum, siswa mampu menyimpulkan
 Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternatif pembelajaran dengan
diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel (Meaningful Learning -
Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Selanjutnya dengan penemuan terbimbing, siswa diharapkan dapat menyimpulkan
pembagian dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok yang sama dapat
disederhanakan dengan mengurangkan pangkat bilangan yang dibagi dengan pangkat
bilangan yang membagi, sehingga dalam bentuk umum, siswa mampu menyimpulkan
(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Siswa perlu diberi penguatan pemahaman pangkat satu dari bilangan berpangkat,
artinya bilangan tanpa pangkat berarti bilangan tersebut berpangkat satu
 Berikutnya, agar pemahaman siswa semakin kuat tentang pembagian bilangan
berpangkat, siswa diminta untuk mencermati contoh berikut ini (Meaningful Learning -
Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
Alternatif jawaban:
Sifat Perpangkatan Bilangan Berpangkat
 Kegiatan eksplorasi kali ini mengajak siswa untuk memahami perpangkatan bilangan
berpangkat. Sebeluam melakukan eksplorasi, siswa diminta mengingat kembali
konsep perkalian bilangan berpangkat dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah itu
secara berkelompok siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Tabel 1.4
Perpangkatan Bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi
dengan kehidupan nyata)
Setelah melengkapi tabel, siswa diminta untuk mencocokkan jawabannya
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
masing-masing dan memberi kesempatan siswa untuk bertanya dan diberi
kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan pikirannya. Dengan diskusi dan
Tanya jawab siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan dari perpangkatan
bilangan berpangkat dari beberap contoh yang ada di dalam tabel, misalnya 2 2 2 2 2
2 2 4 = = # ^ h dan contoh yang lainnya, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa
bilangan berpangkat yang dipangkatkan dapat disederhanakan dengan mengalikan
pangkat dari bilangan tersebut, sehingga dalam bentuk umum dapat disimpulkan
bahwa(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Jika ada siswa yang masih belum memahami perpangkatan bilangan berpangkat, guru
dapat memberi beberapa contoh soal, misalnya seperti yang ada di buku siswa berikut
 Siswa yang mempunyai kemampuan diatas rata-rata dapat diberi tambahan soal
aplikasi penerapan perpangkatan bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari,
sementara siswa yang lain dapat diberi tambahan soal pemahaman perpangkatan
bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan
nyata)
Perpangkatan Pada Perkalian Bilangan
 Sebelum melakukan eksplorasi, siswa diingatkan kembali dengan konsep perkalian
bilangan berpangkat, selanjutnya diberikan beberapa soal perkalian bilangan
berpangkat untuk didiskusikan bersama. Setelah itu diperkenalkan dengan perkalian
bilangan berpangkat seperti (2×3)2 = 22×33. Siswa diminta untuk mengamati
beberapa contoh bentuk seperti itu. Selanjutnya dengan berkelompok, siswa diminta
untuk melengkapi tabel berikut. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi
dengan kehidupan nyata)
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Dengan berdiskusi dan tanya jawab, jawaban kelompok disamakan dengan kelompok
lain, agar diperoleh jawaban yang benar. Selanjutnya dengan diskusi dirumuskan
kesimpulan dari perpangkatan pada perkalian bilangan dengan kesimpulan bahwa
, artinya setiap bilangan yang ada dalam kurung masing-masing dipangkatkan
sehingga menghasilkan . Dalam bentuk umum dapat ditulis(Meaningful Learning -
Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Sebelum berpikir kritis, sebiknya guru memberikan beberapa soal agar siswa
memiliki pemahaman yang maksimal dan untuk melatih keterampilan siswa dalam
menyelesaikan soal. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan
nyata)
 Selanjutnya dengan diskusi siswa diminta untuk menyelesaikan Ayo Berpikir Kreatif
sebagai berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan
nyata)
 Guru memberikan kesempatan seluas-luasnya agar siswa berpendapat sesuai dengan
pemahaman mereka
 Guru diharapkan dapat menampung semua penjelasan dari siswa yang beraneka
ragam. selain itu, guru juga bisa memberikan permasalahan lain yang serupa.
Refleksi
 Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang tela dipelajari,
tentang konsep perkalian bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa
pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya
kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya
Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Dengan diskusi dan Tanya jawab, guru mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa
yang telah dipelajari, tentang konsep perpangkatan bilangan berpangkat, dengan
menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan
kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya.
 Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari
tentang perpangkatan pada perkalian bilangan. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi
pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman
 Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya
 Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan
untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di
perpustakaan atau mencari di internet.
 Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama
semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik.
10
Menit
Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai
pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;
 Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
 Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa
tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan-
bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu
menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam
kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilangan berpangkat
dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet
tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter
Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan
ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan
bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan
sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi
= 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari
1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron =
400 mikrometer = 0,000.001 m
 Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk
bilangan.
 Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan
kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian
 Pembagian kelompok belajar
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif
10
menit
Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
Kegiatan Inti
 Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta dikenalkan dengan pangkat negatif, siswa
dikenalkan dulu dengan pangkat nol. Oleh karena itu, guru dapat memberikan
beberapa contoh pembagian bilangan berpangkat dengan bilangan yang sama
sehingga hasilnya sama dengan 1. Siswa diminta untuk mengamati dan mencermati
beberapa contoh tersebut, selanjutnya dengan diskusi dan tanya jawab ditemukan
jawaban mengapa bilangan pangkat nol sama dengan 1. Untuk melengkapi pemahan
siswa tentang bilangan berpangkat nol, siswa diminta untuk melengkapi tabel beriku
ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Peserta didik diminta untuk secara bersama-sama isi dari tabel agar merekamemiliki
pemahaman yang sama tentang bilangan pangkat nol. Dengan berdiskusi dan Tanya
jawab, siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan bersama bilangan pangkat nol.
Berdasarkan kesimpulan yang kalian buat maka dapat ditulis bentuk umum Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Untuk memperkuat pemahaman siswa bilangan berpangkat nol, guru dapat memberi
beberapa contoh soal untuk dikerjakan siswa, misalnya Mindful Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Kegiatan bereksplorasi kali ini, siswa diminta memahami bilangan berpangkat nol,
selanjutnya guru dapat memancing siswa agar muncul pertanyaan pangkat
negatif,karena bilangan bulat itu ada bilangan positif, bilangan nol dan bilangan
negatif. Siswa diajak berdiskusi apakah mungkin sebuah bilangan berpangkat negatif?
Untuk selanjutnya siswa diminta untuk mencermati gambar berikut Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
60
menit
Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Berdasarkan gambar tersebut, panjang gelombang radio adalah 10-3 dan
frekuensinya 104 , berapakah sebenarnya nilai dari 10-3?
 Peserta didik diminta untuk mengamati pola bilangan berpangkat positif, pangkat nol
dan pangkat negatif pada halaman berikut ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih
sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Agar siswa memiliki pemahaman yang lengkap terhadap bilangan pangkat negatif,
siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih
sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Dengan diskusi dan Tanya jawab, siswa diharapkan dapat mengkonstruksi sendiri
pemahamannya tentang bilangan berpangkat negatif, sehingga dapat disimpulkan
sebagai berikut (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan
nyata)
 Siswa diminta untuk melengkapi pengetahuan kalian tentang bilangan pangkat
negatif, coba cari informasi dalam bidang teknologi, obyek atau benda dengan ukuran
yang sangat kecil dan menggunakan bilangan pangkat negatif, namun sangat
bermanfaat untuk kehidupan manusia dan salah satunya adalah ukuran nano meter.
Banyak sekali terobosan dalam bidang teknologi indutri yang menggunakan teknologi
Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
nano. Nanometer adalah sebuah ukuran panjang 1×10-9 meter. Bila kalian tertarik
dengan bidang ini, kalian bisa mencari informasi tentang ilmunano teknologi dengan
cara mengakses di laman pencarian dengan kata kunci "nano teknologi". Beberapa
obyek yang menggunakan ukuran nano meter terlihat di tabel berikut. Coba lengkapi
tabel berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Setelah siswa dapat menyimpulakan pangkat bilangan negatif, siswa diminta untuk
mencermati contoh soal pada halaman berikut ini. (Meaningful Learning - Menekankan
relevansi materi dengan kehidupan nyata)
Dengan berdiskusi dengan teman sebangku, siswa diminta untuk menyelesaikan soal
Refleksi
 Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari,
tentang konsep bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang
ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk
menyampaikan jawaban nya
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Kegiatan Penutup
 Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi
pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman
 Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya
 Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan
untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di
perpustakaan atau mencari di internet.
 Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama
semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik.
10
Menit
Pertemuan ke 4 Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai
pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;
 Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran
Apersepsi
 Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa
tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan-
bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu
menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam
kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilanga berpangkat
dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet
tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter
Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan
ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan
bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan
sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi
= 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari
1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron =
400 mikrometer = 0,000.001 m Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah
jika ditulis dalam bentuk bilangan.
 Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan
kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian
 Pembagian kelompok belajar
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif
dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
10
menit
Kegiatan Inti
 Kegiatan bereksplorasi kali ini, siswa diminta mengingatkan kembali bilangan
60
menit
Pertemuan ke 4 Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
berpangkat negatif, dengan memberikan beberapa pertanyaan dan soal dalam bentuk
kuis. Siswa diminta untuk memahami contoh pecahan berpangkat, jika perlu guru
dapat memberikan tambahan contoh lain dari bilangan berpangkat. Selanjutnya
dengan berdiskusi siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
 Peserta didik diminta untuk menyimpulkan pecahan berpangkat sebagai berikut
Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)
1. Sederhanakan bentuk pangkat berikut
2. Tulislah dalam bentuk yang paling sederhana
3. Tulislah dalam bentuk bilangan berpangkat
4. Ubahlah menjadi pangkat positif
5. Sederhanakan bentuk berikut
6. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
Pertemuan ke 4 Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
7. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
8. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
Refleksi
 Dengan diskusi dan Tanya jawab, guru mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa
yang telah dipelajari, tentang bilangan berpangkat nol dan berpangkat negative
 Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan
jawabannya. Guru juga bisa melakukan Tanya jawab untuk mengetahui tingkat
pemahaman pada sub Bab ini, dengan memberikan beberapa soal latihan seperti di
buku siswa
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
Pertemuan ke 4 Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit)
Alokasi
Waktu
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.
 Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi
pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman
 Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya
 Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan
untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di
perpustakaan atau mencari di internet.
 Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama
semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik.
10
Menit
D. Refleksi
Refleksi Untuk Siswa
Guru dapat mengajak siswa untuk merefleksikan apa yang sudah mereka pelajari melalui
pertanyaan:
1. Dapat memahami sifat-sifat bilangan berpangkat
2. Dapat menyelesaikan operasi bilangan berpangkat
3. Dapat menyelesaikan operasi bilangan bentuk akar
4. Dapat merasionalkan penyebut bentuk akar
5. Dapat menulis bilangan dalam Bentuk Baku
Refleksi Untuk Guru
Refleksi guru merupakan penilaian yang dilakukan oleh guru itu sendiri atas pembelajaran yang
telah dilaksanakan mulai dari proses persiapan¸ pelaksanaan hingga proses evaluasi kegiatan
pembelajaran. Refleksi guru ini bertujuan menilai kekurangan dan kelebihan dari kegiatan
pembelajaran yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pembelajaran berikutnya.
Pedoman Refleksi Guru
No Pertanyaan Refleksi
1 Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat
diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?
2 Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi
yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?
3 Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana
(media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan
dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami konsep
bilangan?
4 Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar
yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?
5 Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas
dalam pembelajaran?
6 Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian
yang telah dilakukan?
7 Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan
alokasi waktu yang direncanakan?
8 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai
dengan yang diharapkan?
9 Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai?
10 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari
dapat dipahami oleh siswa?
E. Interaksi dengan Orang Tua
 Guru perlu mengomunikasikan kegiatan pembelajaran peserta didik kepada orang tua dan
bekerja sama dalam ketercapaian pembelajaran yang merupakan tanggung jawab bersama.
 Guru menjalin komunikasi dengan orang tua/wali terkait kegiatan pembelajaran. Guru dapat
berkomunikasi dengan orang tua agar membimbing peserta didik dalam kegiatan mencari
informasi terkait materi yang dipelajari melalui sumber bacaan lain atau internet maupun dari
lingkungan sekitar.
 Guru menjalin komunikasi dengan orang tua/wali terkait bantuan pembimbingan dan
pengawasan pada kegiatan yang dilakukan di rumah. Orang tua/wali diharapkan dapat
membantu peserta didik dalam menyiapkan alat dan bahan serta pendampingan pada saat
pengerjaan pembuatan produk. Selain itu, orang tua/wali diharapkan dapat memberikan
arahan kepada peserta didik, baik saat mencari informasi maupun mengenal fungsi setiap alat.
F. Asesmen/Penilaian dan Kriteria & Rubrik Penilaian
Penilaian dilaksanakan secara holistik dan sistematis pada seluruh aktivitas pembelajaran¸ baik
pada kegiatan pembuka, kegiatan inti, maupun kegiatan penutup. Selain itu, penilaian juga
dilakukan dengan memperhatikan ketercapaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, sikap
spiritual dan sosial, serta aspek keterampilan.
 Asesmen di awal pembelajaran: memberikan pertanyaan kepada siswa
 Asesmen Formatif: Observasi kelas, penilaian diri, penilaian antarteman, refleksi,
mengobervasi efektivitas penyajian presentasi dalam kelas, partisipasi dalam diskusi,
mengobservasi partisipasi dalam diskusi, dan uji pemahaman.
 Asesment Sumatif: Presentasi tugas dan tes tertulis.
PENILAIAN SIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU
Petunjuk menilai:
e. Berikan nilai untuk rangkuman dengan cara memberikan tanda silang (X) pada salah satu nilai
di kolom nilai.
f. Arti nilai = 1 artinya tidak baik/tidak jelas;
2 artinya cukup baik/cukup jelas;
3 artinya baik/jelas;
4 artinya sangat baik/sangat jelas.
g. Berilah kesimpulan penilaian dengan cara menjumlahkan angka setiap butir penilaian dan
dibagi 4.
Aspek Penilaian
Berani
berbicara di
depan umum
Berani
bertanya
Mengemukakan
pendapat
Menghargai
Pendapat
Nama
Siswa
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Jumlah
Nilai
Total
Nilai Akhir =
Jumlah Nilai
Jumlah Butir penilaian = ………………………
RUBRIK PENILAIAN PENILAIAN SIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU
Deskripsi Indikator
No Aspek Penilaian
Nilai Keterangan
1 Tidak berani di depan umum
2 Kurang berani berbicara di depan umum
3 Berani berbicara di depan umum
1 Berani berbicara di depan umum
4 Sangat berani berbicara di depan umum
1 Tidak berani bertanya
2 Kurang berani bertanya
3 Berani bertanya
2 Berani bertanya
4 Sangat berani bertanya
1 Tidak berani mengemukakan pendapat
2 Kurang berani mengemukakan pendapat
3 Berani mengemukakan pendapat
3
Mengemukakan pendapat
Mengemukakan pendapat
4 Sangat berani mengemukakan pendapat
1 Tidak menghargai pendapat
2 Kurang menghargai pendapat
3 Menghargai pendapat
4 Mengemukakan pendapat
4 Sangat menghargai pendapat
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Nama Siswa : ……………………………………………………………………
Kelas : ……………………………………………………………………
Pertemuan Ke- : ……………………………………………………………………
Hari/Tanggal Pelaksanaan : ……………………………………………………………………
Berilah penilaian terhadap aspek pengamatan yang diamati dengan membubuhkan tanda ceklis (√)
pada berbagai nilai sesuai indikator.
SKOR PENILAIAN
KURANG CUKUP BAIK
SANGAT
BAIK
NO ASPEK YANG DIAMATI
1 2 3 4
1 Pendahuluan
Melakukan do’a sebelum belajar
Mencermati penjelasan guru berkaitan dengan
materi yang akan dibahas
2 Kegiatan Inti
Keaktifan siswa dalam pembelajaran
Kerjasama dalam diskusi kelompok
Mengajukan pertanyaan
Menyampaikan pendapat
Menghargai pendapat orang lain
Menggunakan alat peraga pembelajaran
3 Penutup
Menyampaikan refleksi pembelajaran
Mengerjakan latihan soal secara mandiri
Memperhatikan arahan guru berkaitan materi
selanjutnya
Keterangan Penskoran:
Skor 1 = Kurang …………………., …………………
Skor 2 = Cukup Guru Mata Pelajaran
Skor 3 = Baik
Skor 4 = Sangat Baik ……………………………………
Nilai = Nilai yang di peroleh/44 x 100 %
Bagian III. Pengayaan dan Remedial (Diferensiasi)
Pengayaan Menyebutkan secara lesan urutan bilangan bulat
Remedial Mengulang mengerjakan Lembar kerja secara mandiri
PENILAIAN KETERAMPILAN DISKUSI
Indikator keterampilan antara lain adalah kemampuan menyampaikan hasil diskusi kelompok secara
tegas dan lugas; kemampuan mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis;
kemampuan merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi; atau lainnya. Adapun pelaksanan penilaian
keterampilan dilakukan di setiap akhir pertemuan yang menuntut adanya penilaian keterampilan,
dengan menggunakan empat tingkat penilaian, yakni
Baik Sekali (A=4),
Baik (B=3),
Sedang (C=2),
Kurang (D=1).
Pedoman Penilaian Aspek Keterampilan
Nilai (A, B, C, D)
No Indikator
A B C D
Rata-
Rata
1 Mampu menyampaikan hasil diskusi kelompok secara
tegas dan lugas
2 Mampu mengomunikasikan ide dan gagasan dengan
terarah dan sistematis
3 Mampu merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi
PENILAIAN TES TERTULIS
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Benar atau salah. Bilangan kompleks mempunyai 3 bentuk yakni bentuk kartesius, bentuk
eksponen, dan bentuk logaritma.
2. Nyatakan bilangan kompleks 2 +2i dalam bentuk polar dan eksponen.
3. Tentukan solusi dari persamaan kuadrat
Kunci Jawaban
Nomor
Soal
Kunci Jawaban Skor
1 35
2 35
3 30
Skor 100
Penskoran Soal Uraian
Nomor Soal Kriteria Yang Dinilai/ Alternatif Pertanyaan
Skor
Maksimal
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 35
2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang30
3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 10
4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0
G. Kegiatan Tindak Lanjut Pengayaan dan Remedial
Guru dapat menindaklanjuti proses dan hasil belajar peserta didik melalui beberapa cara, antara
lain remedial, pengayaan, dan layanan konseling. Di bagian ini akan dijelaskan secara ringkas
pelaksanaan remedial dan pengayaan.
Kegiatan Remedial
Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar berkesempatan untuk
memperbaiki hasil belajar melalui kegiatan remedial. Setelah menganalisis hasil penilaian sumatif
untuk mengidentifikasi permasalahan kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik, guru dapat
dengan tepat menyusun kegiatan pembelajaran dan remedial sesuai dengan kebutuhan peserta
didik. Kegiatan remedial dapat dilakukan dengan cara penugasan, tutorial sebaya, ataupun
pengerjaan ulang soal-soal Latihan dan Uji Kompetensi yang telah tersedia di buku siswa.
Pengayaan
Tabel pada halaman sebelumnya menunjukkan jenis truk dankapasitas angkutnya.
a. Tumpukan pasir memiliki berat sekitar 6 × 104 kg. Jika semua jenis truk mampu mengangkut
penuh, tentukan jenis truk apa yang digunakan untuk mengangkut pasir agar tidak ada pasir
yang tersisa?
b. Jika semua truk mampu mengangkut sesuai dengan kapasitasnya, berapa ton pasir yang
mampu diangkut dengan oleh truk tronton dan truk fuso Berat jika masing-masing
mengangkut sebanyak 8 kali.
c. Jika Truk Tronton Wingbox mengangkut pasir sebanyak 5 kali, tentukan berapa ton pasir yang
mampu diangkut? Jika pasir tersebut diangkut oleh truk Doble Engkel, berapa kali Doble
Engkel mampu mengangkut pasir tersebut sampai habis?
d. Jika semua jenis truk mengangkut pasir sebanyak 3 kali, tentukan berapa ton pasir yang
mampu diangkut?
3. Seo ang guru bidang Kesiswaan ingin mengirim pengumuman yang penting dan cepat kepada
semua siswa di sekolahnya. Dia mulai mengirim pengumuman pesan berantai WA kepada 5 siswa,
selanjutnya 5 siswa tadi mengirim pengumuman pesan berantai kepada 5 siswa yang lainnya,
demikian seterusnya. Waktu yang diperlukan untuk mengirim pesan berantai WA kepada 5 siswa
adalah 15 detik.
a. Berapa siswa yang sudah menerima pengumuman lewat WA dalam waktu 1 menit?
b. Berapa waktu minimal yang dibutuhkan agar pengumuman lewat pesan WA tersebut sudah
diterima 3000 siswa?
Ahmad beranggapan bahwa pesan berantai kepada 5 siswa dalam waktu 15 detik lebih cepat
daripada pesan berantai kepada 3 siswa dalam waktu 10 detik dalam waktu satu menit?
Jelaskan.
Interaksi Guru dengan Orang Tua
Keberhasilan pencapaian siswa dalam pembelajaran tidak hanya bergantung pada guru, namun
juga melibatkan peran orang tua atau wali siswa. Guru sebaiknya dapat menjalin kerja sama yang
baik dengan orang tua atau wali siswa sebagai rekan (partner) dengan cara mengomunikasikan
pentingnya matematika dan bahwa semua siswa memiliki kemampuan untuk belajar matematika
kepada orang tua sehingga sikap dan persepsi positif terhadap matematika berkesinambungan
baik di sekolah maupun di rumah. Guru perlu membuka diri bagi masukan dari orang tua atau
wali, khususnya terhadap minat dan kesulitan yang dihadapi siswa sehingga dapat melakukan
diferensiasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.
Guru dapat memberikan ide-ide kepada orang tua atau wali dalam mendukung pembelajaran
putra/putrinya, misalnya bagaimana orang tua dapat menyiapkan lingkungan belajar yang
kondusif, memberikan dorongan semangat kepada putra/putrinya ketika mereka belum berhasil
dalam pembelajaran, maupun memuji keberhasilan sekecil apapun yang ditunjukkan oleh
putra/putrinya. Selain itu, guru sebaiknya juga mengomunikasikan sistem atau metode
pembelajaran matematika yang digunakan di sekolah kepada orang tua, khususnya jika
pendekatan tersebut baru bagi orang tua, misalnya pendekatan Flipped Classroom. Hal ini perlu
dilakukan untuk menghindari mispersepsi dari orang tua bahwa guru “tidak mengajarkan apa-
apa”, padahal metode tersebut menuntut siswa untuk belajar secara mandiri di rumah. Penyamaan
persepsi penting sehingga proses pembelajaran boleh didukung juga dari pihak orang tua.
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1
MATERI POKOK:
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
A. Petunjuk Umum
1. Perhatikan penjelasan dari guru
2. Amati lembar kerja ini dengan seksama
3. Baca dan diskusikan dengan teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal
yang kurang dipahami.
4. Setiap kelompok akan mendapatkan alat dan bahan dalam mengerjakan LK ini.
5. Gunakan alat dan bahan tersebut untuk memahami bilangan bulat.
B. Tugas/ Langkah-langkah Kegiatan
1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2. Sebelum mengerjakan soal, telitilah terlebih dahulu jumlah soal dan nomor halaman yang
terdapat pada naskah.
3. Tuliskan nama, nomor peserta, dan kelengkapan identitas peserta pada lembar jawaban.3.
4. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas
5. Tuliskan jawaban Anda pada lembar jawaban yang tersedia
Jawablah Soal-Soal berikut ini:
1. Sederhanakan bentuk pangkat berikut
2. Tulislah dalam bentuk yang paling sederhana
3. Tulislah dalam bentuk bilangan berpangkat
4. Ubahlah menjadi pangkat positif
5. Sederhanakan bentuk berikut
6. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
III. LAMPIRAN
7. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
8. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
Kunci Jawaban
Nomor
Soal
Kunci Jawaban Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Skor Maksimum 100
Penskoran Soal Uraian
Nomor
Soal
Penyelesaian/Kunci Jawaban Skor
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 20
2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang
lengkap.
15
3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 10
4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0
Skor maksimum 2
0
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK (Bahan Ajar)
 Sumber bacaan utama adalah Buku Siswa Bab 1 tentang Sub A Bilangan berpangkat bulat
 Bahan bacaan pendukung untuk guru dapat menggunakan beragam sumber yang kredibel
misal buku teks yang terkait dengan pokok materi bab ini. Beberapa artikel atau penggalan
teks yang digunakan sebagai bahan bacaan peserta didik di buku siswa juga harus dipahami
sebelumnya oleh guru
C. GLOSARIUM
 Bilangan berpangkat positif: ilangan berpangkat positif merupakan bilangan yang
mempunyai pangkat/eksponen positif. Bilangan berpangkat positif memiliki sifat-sifat
tertentu, di mana terdiri dari a, b, bilangan real m, n, yang merupakan bilangan bulat positif
 Bilangan berpangkat negative: Pengertian bilangan berpangkat negatif ialah bilangan yang
dibagi secara berulang sejumlah pangkat negatif di dalamnya
 Bilangan berpangkat nol: Dilansir dari Cuemath, setiap bilangan selain 0 yang dipangkatkan
dengan 1, maka hasilnya adalah 0. Sehingga, berapapun nilai basisnya, jika dipangkatkan
dengan 0 maka hasilnya adalah satu
.
D. DAFTAR PUSTAKA
 Buku Matematika Pegangan Guru Kelas VIII Kurikulum Merdeka Revisi Tahun 2022
 Buku Matematika Pegangan Siswa KelasVIII Kurikulum Merdeka Revisi Tahun 2022
Jakarta, 10 Juli 22..
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.

Modul Ajar Matematika Kelas 8 Deep Learning

  • 1.
    PERANGKAT / MODULAJAR MATEMATIKA KELAS VIII FASE D (Berdifrensiasi) PERANGKAT / MODUL AJAR
  • 2.
    I. INFORMASI UMUM A.Identitas Sekolah B. . Nama Penyusun : Institusi : SMP Tahun Pembuatan : ... Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : SMP Kelas/Semester : VIII Kode : Fase : Fase D Unit/Bab : Bab 1 Bilangan Berpangkat Subb bab : Bilangan berpangkat bulat Konten Inti/Materi : Pengertian bilangan berpangkat, Sifat-sifat bilangan berpangkat, Bilangan pangkat nol dan Negatif, Bilangan pecahan berpangkat Kata Kunci : Bilangan berpangkat positif, bilangan berpangkat negative, bilangan berpangkat nol, bilangan berpankat pecahan , penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan perpangkatan Alokasi Waktu : 4 Pertemuan X 2 JP X 40 Menit = 320menit Capaian Pembelajaran Matematika fase D (Umumnya untuk kelas VIII Pada akhir Fase D, peserta didik dapat mengoperasikan bilangan rasional dalam bentuk pangkat bulat, pemfaktoran, serta menggunakan faktor skala, proporsi dan laju perubahan; mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola susunan benda dan bilangan; serta mengenal bilangan irasional. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; operasi bentuk aljabar yang ekuivalen; menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dan sistem persamaan linear dengan dua variabel; memahami dan menyajikan relasi dan fungsi; serta menyelesaikan masalah kontekstual dengan menggunakan konsep dan keterampilan matematika yang telah dipelajari. Mereka dapat menentukan jaring-jaring, luas permukaan dan volume bangun ruang; pengaruh perubahan secara proporsional ukuran panjang, luas, dan/atau volume dari bangun datar dan bangun ruang; serta menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal; sifat-sifat kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat; menunjukkan kebenaran dan menggunakan teorema Pythagoras; melakukan transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Peserta didik dapat membuat dan menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran; mengambil sampel yang mewakili suatu populasi; menggunakan mean, median, modus, dan range untuk menyelesaikan masalah; danmenginvestigasi dampak perubahan data terhadap pengukuran pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensi relatif dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana. Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Matematika adalah sebagai berikut. Fase D Berdasarkan Elemen Elemen Capaian Pembelajaran Bilangan Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah. Aljabar Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat
  • 3.
    menggunakan sifat-sifat operasi(komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik. Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapatmenyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi, dan persamaan linear. Mereka dapat menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah. Pengukuran Peserta didik dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Peserta didik dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/atau volume. Geometri Peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang dari jaring- jaringnya. Peserta didik dapat menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius). Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah Analisis Data dan Peluang Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan. Mereka dapat menggunakan diagram batang dan diagram lingkaran untuk menyajikan dan menginterpretasi data. Mereka dapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang terkait dengan diri dan lingkungan mereka. Mereka dapat menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, membuat keputusan). Mereka dapat menyelidiki kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data. Peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana
  • 4.
    (semua hasil percobaandapat muncul secara merata). A. Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan) 1. Menjelaskan bilangan berpangkat positif, berpangkat negative , dan berpangkat nol 2. Memahami hasil dari operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan perpangkatan bilangan berpangkat 3. Menganalisis permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi bilangan berpangkat B. Profil Lulusan 8 Dimensi  Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME)  Kewargaan.  Kreativitas.  Kemandirian.  Komunikasi.  Kesehatan.  Kolaborasi.  Penalaran  Kritis. C. Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan) Materi : Dalam Bab ini bertujuan mengembangkan kemampuan siswa untuk memahami dan bernalar materi bilangan berpangkat, operasi bilangan berpangkat, penulisan bentuk baku. Pada Sub bab A dibahas mengenai pengenalan bilangan berpangkatbulat, termasuk bilangan pecahan berpangkat bulat, sifat-sifat bilangan berpangkat, operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan berpangkat bilangan berpangkat , makna dari bilangan berpangkat nol dan mengenalkan bilangan berpangkat negatif. Pada Sub B dibahas tentang Bilangan dalam Bentuk akar, operasi bilangan dalam bentuuk akar, merasionalkan penyebut, dan aplikasi bentuk akar dalam kehidupan sehari-hari Pada Sub C dibahas tentnag penulisan bentuk baku bilangan bulat, merubah bilangan bulat menjadi bentuk baku dan sebaliknya, serta aplikasi bentuk baku dalam kehidupan sehari-hari Media :  Laptop, Computer, Jaringan internet, Proyektor/LCD, Rekaman untuk Listening, Loud Speaker, Film/gambar, Power Point Presentation, Layar dan Alat Penunjuk. C. GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT  Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?  Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?  Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/  Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?  Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?  Bermasyarakat-makan sehat dan bergizi apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?  Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting Sumber :  Buku Panduan Guru Matematika Kelas VIII Revisi Tahun 2022  Buku Panduan Siswa Matematika Kelas VIII Revisi Tahun 2022 D. Target Peserta Didik 1. Peserta didik reguler/tipikal 2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: E. Jumlah siswa  Maksimum 25 - 35 Siswa
  • 5.
    F. Model, BentukMetode dan Aktivitas Pembelajaran 1. Tanya jawab 2. Diskusi 3. Penemuan terbimbing 4. Eksplorasi 5. Deep learning II. KEGIATAN INTI A. Tujuan Pembelajaran Per-Bab Setelah mempelajari materi ini peserta didik diharapkan mampu: 1. Memahami bilangan berpangkat 2. Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat 3. Menyelesaikan operasi bilangan berpangkat 4. Memahami bilangan bentuk akar 5. Menyelesaikan operasi bilangan bentuk akar 6. Merasionalkan penyebut bentuk akar 7. Menulis bentuk baku bilangan Tujuan Pembelajaran Per-Sub 1. Mengenal bilangan berpangkat positif, berpangkat negative , dan berpangkat nol 2. Menentukan hasil dari operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan perpangkatan bilangan berpangkat 3. Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi bilangan berpangkat Pertanyaan Pemantik Mindful Learning  Apa yang kamu rasakan saat melihat angka yang sama dikalikan berulang-ulang? Bagaimana pola itu muncul?  Mengapa kita perlu cara khusus (pangkat) untuk menuliskan perkalian berulang?  Bagaimana perbedaan antara bilangan berpangkat positif dan bilangan berpangkat negatif dalam kehidupan sehari-hari?  Apa makna dari bilangan berpangkat nol? Mengapa hasilnya satu?  Bisakah kamu menemukan situasi nyata di mana bilangan berpangkat digunakan (misalnya, dalam menghitung luas, volume, atau teknologi)?  Bagaimana perubahan kecil pada pangkat memengaruhi besar kecilnya hasil akhir?  Saat menghitung bilangan berpangkat, bagian mana dari proses yang menurutmu paling perlu diperhatikan dengan teliti?  Bagaimana kamu memastikan bahwa penggunaan bilangan berpangkat tidak membuat kesalahan hitungan menjadi berlipat ganda? Pertanyaan Pemantik Meaningful Learning:  Pernahkah kamu mengalami situasi di mana sesuatu berkembang atau membesar sangat cepat? Bagaimana bilangan berpangkat bisa membantu menjelaskan hal itu?  Mengapa kita tidak cukup hanya dengan perkalian biasa ketika menghadapi perkalian berulang dalam jumlah besar?  Bagaimana bilangan berpangkat membantu kita menyederhanakan penulisan dan perhitungan dalam kehidupan nyata, seperti dalam menghitung luas atau volume?  Apa hubungan antara bilangan berpangkat dan pola dalam matematika?  Menurutmu, apa arti pangkat negatif dalam situasi nyata, misalnya dalam konsep kecepatan, suhu, atau keuangan?
  • 6.
     Bagaimana kamubisa menjelaskan bilangan berpangkat nol kepada teman yang belum memahami?  Dapatkah kamu menemukan contoh penggunaan bilangan berpangkat dalam bidang teknologi, sains, atau kehidupan sehari-hari?  Bagaimana pemahaman tentang bilangan berpangkat membantumu memecahkan masalah yang lebih kompleks dengan lebih mudah? B. Persiapan Pembelajaran Sebelum memulai pelajaran materi materi bilangan berpangkat, guru diharapkan dapat menjelaskan pengalaman belajar yang akan didapat siswa setelah mempelajari bab ini . Setelah mempelajari bab ini, siswa dapat: 1. Mengenal bilangan berpangkat dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari 2. Dapat mengenal sifat-sifat bilangan berpangkat untuk melakukan operasi 3. Dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian , dan pembagian bilangan berpangka 4. Dapat merasionalkan penyebut bentuk akar 5. Dapat menuliskan bentuk baku bilangan bulat C. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke 1 Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu Kegiatan Pendahuluan  Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;  Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran Apersepsi  Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan- bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi = 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari 1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron = 400 mikrometer = 0,000.001 m  Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk bilangan.  Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian  Pembagian kelompok belajar  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif 10 menit
  • 7.
    Pertemuan ke 1Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) . Kegiatan Inti  Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta mencermati dan mengamati bilangan berpangkat yang ada dalam kehidupan sehari-hari, yaitu tabel perbandingan Byte. Namun sebelumnya siswa perlu diingatkan kembali tentang bilangan pangkat dengan bilangan pokok 10, misalanya 100 = 102, 1.000 = 103, 10.000 = 104 Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Siswa diberi informasi tentang memori untuk menyimpan data dalam byte. Satu Byte terdiri dari 23 bit. Mengapa terdiri dari 8 bit? Untuk menjawab pertanyaan ini, bisa mengakses di laman pencarian dengan kata kunci "bilangan biner". (Dalam sistem komunikasi digital modern, data ditransmisikan dalam bentuk bit-bit biner, Biner yang biasa dipakai itu ada 8 digit angka dan terdiri dari angka 1 dan 0) dan Menurut International Systems of Units, 1 KB sama dengan 1.024 Byte atau 210 Byte. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Untuk lebih jelas tentang satuan byte, siswa diminta untuk mengamati tabel berikut  Guru menanyakan kepada siswa apa manfat penulisan bilangan dalam bentuk pangkat dibandingkan dengan penulisan bilangan biasa, misalanya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Siswa diarahkan untuk menyimpulkan bahwa penulisan bilangan dengan menggunakan pangkat lebih sederhana untuk bilangan yang memuat banyak angka. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Untuk memperkaya pemahaman siswa tentang bilangan berpangkat, siswa diminta memahami bilangan berpangkat tentang volume kubus di buku siswa Guru dapat memperkaya bentuk tersebut dengan bilangan yang lainnya dan pangkat yang lebih dari besar dari angka 3, misalnya 54 artinya 5×5×5×5, dan seterusnya. Mindful 60 menit
  • 8.
    Pertemuan ke 1Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Siswa diajak untuk menemukan deinisi dari bilangan berpangkat (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) dengan menuliskan bentuk bilangan berpangkat sebagai berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Setelah kalian memahami konsep bilangan berpangkat, coba perhatikan contoh soal berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) Miskonsepsi  Siswa dapat melakukan kesalahan bilangan berpangkat, misalnya 32 siswa menganggap bahwa 3×2 dan 33 siswa menganggap bahwa 3×3. Kondisi ini dapat dialami siswa apabila mereka masih belum memahami konsep bilangan berpangkat dengan benar. Oleh karena itu guru harus memberikan penguatan dan pemahaman yang maksimal tentang konsep bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Siswa diminta untuk memahami contoh soal berikut, jika perlu guru dapat memberikan tambahan soal bentuk yang lain, agar pemahaman konsep bilangan berpangkat semakin kuat. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Siswa diminta untuk memahami contoh soal berikut, jika perlu guru dapat memberikan tambahan soal bentuk yang lain, agar pemahaman konsep bilangan berpangkat semakin kuat. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Siswa secara berkelompok diminta untuk mencoba menyelesaikan soal berikut, dengan beberapa bantuan dari guru. Petunjuk untuk menyelesaikan adalah tentukan hasil pangkat dari semua kartu yang ada seperti pada tabel berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
  • 9.
    Pertemuan ke 1Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Alternatif Jawaban, guru dapat mengembangkan model lain agar siswa mampu berpikir kreatif lainnya misalnya, pasangan mana yang paling besar nilainya, pasangan mana yang paling kecil nilainya dan seterusnya. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Pada aktivitas/kegiatan ayo berpikir kreatif peserta didik diminta megerjakan/mengerjakan soal berikut ini (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Dalam sebuah permainan kartu angka, 6 orang siswa mengambil satu kartu angka secara acak. Byoma mengambil kartu angka 6, Pranawa mengambil angka 5, Lestari mengambil kartu angka 7, Rahagi mengambil kartu angka 4, Bathari mengambil kartu angka 8, dan Dwi mengambil kartu angka 3. Jika setiap siswa berpasangan dengan siswa yang lain, (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata a. Siapa yang harus diajak berpasangan oleh Rahagi agar kelompoknya menghasilkan angka terbesar jika angka Rahagi dipangkatkan dengan pasangannya atau sebaliknya? Bathari b. Siapa yang harus diajak berpasangan oleh Lestari agar kelompoknya menghasilkan angka terkecil jika angka Lestari dipangkatkan dengan pasangannya atau sebaliknya? Dw c. Siapa yang diajak berpasangan oleh Byoma agar kelompoknya menghasilkan angka lebih kecil dari kelompok yang satu dan lebih besar dari kelompok yang lain jika angka Byoma dipangkatkan dengan pasangannya atau sebaliknya? Pranawa dan Lestari d. Jika angka milik Byoma dipangkatkan dengan kartu milik Lestari berapa banyak pasangan yang nilainya lebih besar dari pasangan Byoma dan Lestari? 4 pasangan  Untuk mempermudah menyelesaikan Ayo Berpikir Kreatif, kalian dapatmenggunakan kalkulator pada link berikut ini https://www.geogebra.org/ calculator atau https://www.desmos.com/scientiic?lang=id (Joyful Learning - Membuat pembelajaran menyenangkan dan menarik melalui multimedia)  Pada aktivitas/kegiatan Ayo Berpikir Kritis peserta didik diminta megerjakan/mengerjakan soal berikut ini
  • 10.
    Pertemuan ke 1Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap konsep bilangan berpangkat, siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal berikut Refleksi  Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari, tentang konsep bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya  Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah di identifikasi melalui kegiatan diskusi dan saling tukar informasi atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah.  Guru berkeliling mencermati peserta didik dalam kelompok dan menemukan berbagai kesulitan yang dialami peserta didik dan memberikan kesempatan untuk mempertanyakan hal-hal yang belum dipahami  Guru mengarahkan didik dalam kelompok untuk menyelesaikan permasahan dengan cermat dan teliti  Guru memotivasi peserta didik dalam kelompok atau indiviual untuk menuliskan dan menanyakan permasalahan hal-hal yang belum dipahami dari masalah yang disajikan serta guru mempersilahkan peserta didik dalam kelompok lain atau secara individual untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan komentar secara klasikal  Beberapa perwakilan kelompok menyajikan secara tertulis dan lisan hasil pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat kelas atau tingkat kelompok mulai dari apa yang telah dipahami berkaitan dengan permasahan kehidupan sehari- hari berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan  Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan dan menganalisis hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
  • 11.
    Pertemuan ke 1Pengertian Bilangan Berpangkat (2 x 40 menit) Alokasi Waktu meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.  Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman  Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya  Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di perpustakaan atau mencari di internet.  Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik. 10 Menit Pertemuan ke 2 Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu Kegiatan Pendahuluan  Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;  Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran Apersepsi  Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan- bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilanga berpangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi = 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari 1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron = 400 mikrometer = 0,000.001 m Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk bilangan.  Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian  Pembagian kelompok belajar  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) 10 menit Kegiatan Inti
  • 12.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta untuk mengeksplorasi perkalian bilangan berpangkat dari kehidupan sehari-hari, siswa diminta untuk membaca dan memahami permasalahan berikut ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) Untuk menyelesaikan permasalahan ini kita lihat dulu bahwa 1 GB = 1.000 MB dan 1 MB = 1.000 KB, sehingga 1 GB = 1.000.000 MB atau 106 Kalau Ahmad membeli 10 GB setiap hari berarti 10 × 1.000.000 KB = 10.000.000 KB atau 107 KB dalam sehari. Jika Ahmad membeli selama 100 atau 102 hari maka Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Peserta didik diminta untuk mencermati bentuk sederahana dari perkalian bilangan berpangkat berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Guru dapat memberi contoh lain tentang perkalian bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya siswa diminta untuk melengkapai tabel berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternati pembelajaran dengan diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel  Guru dapat memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan perkalian bilangan berpangkat, misalnya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) 1. Mengapa 35×32 = 37, dari manakah angka 7? 2. Mengapa 126 ×12 =127, darimanakah angka 7? 3. Mengapa 12 dianggap memiliki pangkat satu? 4. Apakah perkalian berpangkat berlaku jika bilangan pokok tidak sama?  Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat didiskusikan oleh siswa Dengan diskusi dan tanya jawab, siswa diminta menemukan kesimpulan perkalian bilangan berpangkat sebagai berikutnya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan 60 menit
  • 13.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu pemahaman mereka)  Siswa diminta untuk memahami contoh berikut agar pemahaman tentang konsep perkalian bilangan berpangkat semakin kuat Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menyampaikan kesulitan yang dialami tentang perkalian bilangan berpangkat.  Guru dapat memberikan tambahan soal latihan perkalian bilangan berpangkat agar siswa semakin terampil dalam menyelesaikan perkalian bilangan berpangkat. Siswa juga bisa diperkaya dengan soal aplikasi perkalian bilangan berpangkat. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) Sifat Pembagian Bilangan Berpangkat  Peserta didik diminta membaca dan mengamati eksplorasi pembagian bilangan berpangkat dahulu, kemudian guru bisa menanyakan apakah ada kesulitan dalam memahami operasi pembagian bilangan berpangkat. Berikan kesempatan seluas- luasnya kepada siswa untuk menyampaikan gagasannya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Siswa diminta mencermati pembagian bilangan berpangkat berikut  Jadi 1 TB dapat menyimpan sebanyak 1.000 video atau ilm durasi rata-rata satu setengah jam Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Setelah mengamati, guru dapat menanyakan pada siswa apa perbedaan dan kesamaan pembagian bilangan berpangkat dengan perkalian bilangan berpangkat. Dengan diskusi dan Tanya jawab siswa diajak untuk mnemukan perbedaan antara pembagian bilangan berpangka dengan perkalian bilangan berpangkat Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Selanjutnya agar pemahaman siswa lebih lengkap tentang pembagian bilangan berpangkat, siswa diminta untuk melengkapi tabel pada halaman berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternatif pembelajaran dengan diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Selanjutnya dengan penemuan terbimbing, siswa diharapkan dapatmenyimpulkan pembagian dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok yang sama dapat disederhanakan dengan mengurangkan pangkat bilangan yang dibagi dengan pangkat bilangan yang membagi,sehingga dalam bentuk umum, siswa mampu menyimpulkan  Setelah tabel dilengkapi, guru dapat memberikan alternatif pembelajaran dengan diskusi untuk mencocokkan jawaban yang ada di tabel (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
  • 14.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Selanjutnya dengan penemuan terbimbing, siswa diharapkan dapat menyimpulkan pembagian dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok yang sama dapat disederhanakan dengan mengurangkan pangkat bilangan yang dibagi dengan pangkat bilangan yang membagi, sehingga dalam bentuk umum, siswa mampu menyimpulkan (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Siswa perlu diberi penguatan pemahaman pangkat satu dari bilangan berpangkat, artinya bilangan tanpa pangkat berarti bilangan tersebut berpangkat satu  Berikutnya, agar pemahaman siswa semakin kuat tentang pembagian bilangan berpangkat, siswa diminta untuk mencermati contoh berikut ini (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) Alternatif jawaban: Sifat Perpangkatan Bilangan Berpangkat  Kegiatan eksplorasi kali ini mengajak siswa untuk memahami perpangkatan bilangan berpangkat. Sebeluam melakukan eksplorasi, siswa diminta mengingat kembali konsep perkalian bilangan berpangkat dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah itu secara berkelompok siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Tabel 1.4 Perpangkatan Bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) Setelah melengkapi tabel, siswa diminta untuk mencocokkan jawabannya
  • 15.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu masing-masing dan memberi kesempatan siswa untuk bertanya dan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan pikirannya. Dengan diskusi dan Tanya jawab siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan dari perpangkatan bilangan berpangkat dari beberap contoh yang ada di dalam tabel, misalnya 2 2 2 2 2 2 2 4 = = # ^ h dan contoh yang lainnya, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa bilangan berpangkat yang dipangkatkan dapat disederhanakan dengan mengalikan pangkat dari bilangan tersebut, sehingga dalam bentuk umum dapat disimpulkan bahwa(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Jika ada siswa yang masih belum memahami perpangkatan bilangan berpangkat, guru dapat memberi beberapa contoh soal, misalnya seperti yang ada di buku siswa berikut  Siswa yang mempunyai kemampuan diatas rata-rata dapat diberi tambahan soal aplikasi penerapan perpangkatan bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari, sementara siswa yang lain dapat diberi tambahan soal pemahaman perpangkatan bilangan berpangkat(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) Perpangkatan Pada Perkalian Bilangan  Sebelum melakukan eksplorasi, siswa diingatkan kembali dengan konsep perkalian bilangan berpangkat, selanjutnya diberikan beberapa soal perkalian bilangan berpangkat untuk didiskusikan bersama. Setelah itu diperkenalkan dengan perkalian bilangan berpangkat seperti (2×3)2 = 22×33. Siswa diminta untuk mengamati beberapa contoh bentuk seperti itu. Selanjutnya dengan berkelompok, siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
  • 16.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Dengan berdiskusi dan tanya jawab, jawaban kelompok disamakan dengan kelompok lain, agar diperoleh jawaban yang benar. Selanjutnya dengan diskusi dirumuskan kesimpulan dari perpangkatan pada perkalian bilangan dengan kesimpulan bahwa , artinya setiap bilangan yang ada dalam kurung masing-masing dipangkatkan sehingga menghasilkan . Dalam bentuk umum dapat ditulis(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Sebelum berpikir kritis, sebiknya guru memberikan beberapa soal agar siswa memiliki pemahaman yang maksimal dan untuk melatih keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Selanjutnya dengan diskusi siswa diminta untuk menyelesaikan Ayo Berpikir Kreatif sebagai berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Guru memberikan kesempatan seluas-luasnya agar siswa berpendapat sesuai dengan pemahaman mereka  Guru diharapkan dapat menampung semua penjelasan dari siswa yang beraneka ragam. selain itu, guru juga bisa memberikan permasalahan lain yang serupa. Refleksi  Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang tela dipelajari, tentang konsep perkalian bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya
  • 17.
    Pertemuan ke 2Sifat-sifat Bilangan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu  Dengan diskusi dan Tanya jawab, guru mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari, tentang konsep perpangkatan bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya.  Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari tentang perpangkatan pada perkalian bilangan. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.  Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman  Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya  Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di perpustakaan atau mencari di internet.  Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik. 10 Menit Pertemuan ke 3 Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit) Alokasi Waktu Kegiatan Pendahuluan  Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;  Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran Apersepsi  Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan- bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi = 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari 1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron = 400 mikrometer = 0,000.001 m  Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk bilangan.  Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian  Pembagian kelompok belajar  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif 10 menit
  • 18.
    Pertemuan ke 3Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit) Alokasi Waktu dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) Kegiatan Inti  Kegiatan eksplorasi kali ini, siswa diminta dikenalkan dengan pangkat negatif, siswa dikenalkan dulu dengan pangkat nol. Oleh karena itu, guru dapat memberikan beberapa contoh pembagian bilangan berpangkat dengan bilangan yang sama sehingga hasilnya sama dengan 1. Siswa diminta untuk mengamati dan mencermati beberapa contoh tersebut, selanjutnya dengan diskusi dan tanya jawab ditemukan jawaban mengapa bilangan pangkat nol sama dengan 1. Untuk melengkapi pemahan siswa tentang bilangan berpangkat nol, siswa diminta untuk melengkapi tabel beriku ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Peserta didik diminta untuk secara bersama-sama isi dari tabel agar merekamemiliki pemahaman yang sama tentang bilangan pangkat nol. Dengan berdiskusi dan Tanya jawab, siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan bersama bilangan pangkat nol. Berdasarkan kesimpulan yang kalian buat maka dapat ditulis bentuk umum Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Untuk memperkuat pemahaman siswa bilangan berpangkat nol, guru dapat memberi beberapa contoh soal untuk dikerjakan siswa, misalnya Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Kegiatan bereksplorasi kali ini, siswa diminta memahami bilangan berpangkat nol, selanjutnya guru dapat memancing siswa agar muncul pertanyaan pangkat negatif,karena bilangan bulat itu ada bilangan positif, bilangan nol dan bilangan negatif. Siswa diajak berdiskusi apakah mungkin sebuah bilangan berpangkat negatif? Untuk selanjutnya siswa diminta untuk mencermati gambar berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) 60 menit
  • 19.
    Pertemuan ke 3Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit) Alokasi Waktu Berdasarkan gambar tersebut, panjang gelombang radio adalah 10-3 dan frekuensinya 104 , berapakah sebenarnya nilai dari 10-3?  Peserta didik diminta untuk mengamati pola bilangan berpangkat positif, pangkat nol dan pangkat negatif pada halaman berikut ini Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Agar siswa memiliki pemahaman yang lengkap terhadap bilangan pangkat negatif, siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Dengan diskusi dan Tanya jawab, siswa diharapkan dapat mengkonstruksi sendiri pemahamannya tentang bilangan berpangkat negatif, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Siswa diminta untuk melengkapi pengetahuan kalian tentang bilangan pangkat negatif, coba cari informasi dalam bidang teknologi, obyek atau benda dengan ukuran yang sangat kecil dan menggunakan bilangan pangkat negatif, namun sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia dan salah satunya adalah ukuran nano meter. Banyak sekali terobosan dalam bidang teknologi indutri yang menggunakan teknologi
  • 20.
    Pertemuan ke 3Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit) Alokasi Waktu nano. Nanometer adalah sebuah ukuran panjang 1×10-9 meter. Bila kalian tertarik dengan bidang ini, kalian bisa mencari informasi tentang ilmunano teknologi dengan cara mengakses di laman pencarian dengan kata kunci "nano teknologi". Beberapa obyek yang menggunakan ukuran nano meter terlihat di tabel berikut. Coba lengkapi tabel berikut(Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Setelah siswa dapat menyimpulakan pangkat bilangan negatif, siswa diminta untuk mencermati contoh soal pada halaman berikut ini. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata) Dengan berdiskusi dengan teman sebangku, siswa diminta untuk menyelesaikan soal Refleksi  Guru dapat mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari, tentang konsep bilangan berpangkat, dengan menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada buku siswa. Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawaban nya Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
  • 21.
    Pertemuan ke 3Bilangan Pangkat Nol dan Pangkat Negatif (3 x 40 menit) Alokasi Waktu Kegiatan Penutup  Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.  Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman  Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya  Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di perpustakaan atau mencari di internet.  Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik. 10 Menit Pertemuan ke 4 Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu Kegiatan Pendahuluan  Guru memberi salam sebagai pembuka pelajaran dan berdoa sebelum memulai pembelajaran, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik;  Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran Apersepsi  Sebelum mengenal bilangan berpangkat, guru perlu menanyakan kepada siswa tentang penulisan bilangan 1.000; 10.000; 100.000 dan seterusnya ternyata bilangan- bilanga tersebut dapat ditulis dalam bentuk bilangan berpangkat. Guru perlu menanyakan kepada siswa manfaat dan kegunaan penulisan bilangan pangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberi pertanyaan aplikasi dari bilanga berpangkat dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga bolah mencari informasi dari internet tentang ukuran benda yang sangat besar, misalnya diameter Bumi, Diameter Matahari, Jarak Bumi ke Matahari dan sebagainya. Siswa diminta untuk menuliskan ukuran benda atau jarak yang sangat jauh tersebut. Siswa juga diajak menemukan bendabenda yang ukurannya sangat kecil seperti virus, amuba, bakteri dan sebagainya. Contoh ukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil Diameter Bumi = 12.742.000 m Diameter Matahari 1.3297.000.000 m Jarak Bumi ke Matahari 1.470.000.000 m Ukuran benda yang sangat kecil,misalnya Diameter virus Omicron = 400 mikrometer = 0,000.001 m Penulisan ukuran benda tersebut akan lebih mudah jika ditulis dalam bentuk bilangan.  Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilakukan, lingkup dan teknik penilaian  Pembagian kelompok belajar  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) 10 menit Kegiatan Inti  Kegiatan bereksplorasi kali ini, siswa diminta mengingatkan kembali bilangan 60 menit
  • 22.
    Pertemuan ke 4Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu berpangkat negatif, dengan memberikan beberapa pertanyaan dan soal dalam bentuk kuis. Siswa diminta untuk memahami contoh pecahan berpangkat, jika perlu guru dapat memberikan tambahan contoh lain dari bilangan berpangkat. Selanjutnya dengan berdiskusi siswa diminta untuk melengkapi tabel berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka)  Peserta didik diminta untuk menyimpulkan pecahan berpangkat sebagai berikut Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka) 1. Sederhanakan bentuk pangkat berikut 2. Tulislah dalam bentuk yang paling sederhana 3. Tulislah dalam bentuk bilangan berpangkat 4. Ubahlah menjadi pangkat positif 5. Sederhanakan bentuk berikut 6. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut
  • 23.
    Pertemuan ke 4Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu 7. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut 8. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut Refleksi  Dengan diskusi dan Tanya jawab, guru mengajak siswa membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari, tentang bilangan berpangkat nol dan berpangkat negative  Guru memberikan kesempatan seluasnya kepada siswa untuk menyampaikan jawabannya. Guru juga bisa melakukan Tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman pada sub Bab ini, dengan memberikan beberapa soal latihan seperti di buku siswa Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
  • 24.
    Pertemuan ke 4Bilangan Pecahan Berpangkat ( 2 x 40 menit) Alokasi Waktu jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Guru memberi apresiasi atas pemaparan yang disampaikan oleh setiap peserta didik.  Guru mengarahkan peserta didik untuk memfasilitasi refleksi sesuai dengan refleksi pada buku siswa dan menutup pertemuan dengan rangkuman  Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya  Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di perpustakaan atau mencari di internet.  Guru menutup pembelajaran dengan mengucupkan syukur dan berdoa bersama semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik. 10 Menit D. Refleksi Refleksi Untuk Siswa Guru dapat mengajak siswa untuk merefleksikan apa yang sudah mereka pelajari melalui pertanyaan: 1. Dapat memahami sifat-sifat bilangan berpangkat 2. Dapat menyelesaikan operasi bilangan berpangkat 3. Dapat menyelesaikan operasi bilangan bentuk akar 4. Dapat merasionalkan penyebut bentuk akar 5. Dapat menulis bilangan dalam Bentuk Baku Refleksi Untuk Guru Refleksi guru merupakan penilaian yang dilakukan oleh guru itu sendiri atas pembelajaran yang telah dilaksanakan mulai dari proses persiapan¸ pelaksanaan hingga proses evaluasi kegiatan pembelajaran. Refleksi guru ini bertujuan menilai kekurangan dan kelebihan dari kegiatan pembelajaran yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pembelajaran berikutnya. Pedoman Refleksi Guru No Pertanyaan Refleksi 1 Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik? 2 Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa? 3 Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami konsep bilangan? 4 Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan? 5 Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran? 6 Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan? 7 Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan? 8 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan? 9 Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai? 10 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa? E. Interaksi dengan Orang Tua
  • 25.
     Guru perlumengomunikasikan kegiatan pembelajaran peserta didik kepada orang tua dan bekerja sama dalam ketercapaian pembelajaran yang merupakan tanggung jawab bersama.  Guru menjalin komunikasi dengan orang tua/wali terkait kegiatan pembelajaran. Guru dapat berkomunikasi dengan orang tua agar membimbing peserta didik dalam kegiatan mencari informasi terkait materi yang dipelajari melalui sumber bacaan lain atau internet maupun dari lingkungan sekitar.  Guru menjalin komunikasi dengan orang tua/wali terkait bantuan pembimbingan dan pengawasan pada kegiatan yang dilakukan di rumah. Orang tua/wali diharapkan dapat membantu peserta didik dalam menyiapkan alat dan bahan serta pendampingan pada saat pengerjaan pembuatan produk. Selain itu, orang tua/wali diharapkan dapat memberikan arahan kepada peserta didik, baik saat mencari informasi maupun mengenal fungsi setiap alat.
  • 26.
    F. Asesmen/Penilaian danKriteria & Rubrik Penilaian Penilaian dilaksanakan secara holistik dan sistematis pada seluruh aktivitas pembelajaran¸ baik pada kegiatan pembuka, kegiatan inti, maupun kegiatan penutup. Selain itu, penilaian juga dilakukan dengan memperhatikan ketercapaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, sikap spiritual dan sosial, serta aspek keterampilan.  Asesmen di awal pembelajaran: memberikan pertanyaan kepada siswa  Asesmen Formatif: Observasi kelas, penilaian diri, penilaian antarteman, refleksi, mengobervasi efektivitas penyajian presentasi dalam kelas, partisipasi dalam diskusi, mengobservasi partisipasi dalam diskusi, dan uji pemahaman.  Asesment Sumatif: Presentasi tugas dan tes tertulis.
  • 27.
    PENILAIAN SIKAP PERCAYADIRI OLEH GURU Petunjuk menilai: e. Berikan nilai untuk rangkuman dengan cara memberikan tanda silang (X) pada salah satu nilai di kolom nilai. f. Arti nilai = 1 artinya tidak baik/tidak jelas; 2 artinya cukup baik/cukup jelas; 3 artinya baik/jelas; 4 artinya sangat baik/sangat jelas. g. Berilah kesimpulan penilaian dengan cara menjumlahkan angka setiap butir penilaian dan dibagi 4. Aspek Penilaian Berani berbicara di depan umum Berani bertanya Mengemukakan pendapat Menghargai Pendapat Nama Siswa 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jumlah Nilai Total Nilai Akhir = Jumlah Nilai Jumlah Butir penilaian = ………………………
  • 28.
    RUBRIK PENILAIAN PENILAIANSIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU Deskripsi Indikator No Aspek Penilaian Nilai Keterangan 1 Tidak berani di depan umum 2 Kurang berani berbicara di depan umum 3 Berani berbicara di depan umum 1 Berani berbicara di depan umum 4 Sangat berani berbicara di depan umum 1 Tidak berani bertanya 2 Kurang berani bertanya 3 Berani bertanya 2 Berani bertanya 4 Sangat berani bertanya 1 Tidak berani mengemukakan pendapat 2 Kurang berani mengemukakan pendapat 3 Berani mengemukakan pendapat 3 Mengemukakan pendapat Mengemukakan pendapat 4 Sangat berani mengemukakan pendapat 1 Tidak menghargai pendapat 2 Kurang menghargai pendapat 3 Menghargai pendapat 4 Mengemukakan pendapat 4 Sangat menghargai pendapat
  • 29.
    LEMBAR OBSERVASI KEGIATANPEMBELAJARAN Nama Siswa : …………………………………………………………………… Kelas : …………………………………………………………………… Pertemuan Ke- : …………………………………………………………………… Hari/Tanggal Pelaksanaan : …………………………………………………………………… Berilah penilaian terhadap aspek pengamatan yang diamati dengan membubuhkan tanda ceklis (√) pada berbagai nilai sesuai indikator. SKOR PENILAIAN KURANG CUKUP BAIK SANGAT BAIK NO ASPEK YANG DIAMATI 1 2 3 4 1 Pendahuluan Melakukan do’a sebelum belajar Mencermati penjelasan guru berkaitan dengan materi yang akan dibahas 2 Kegiatan Inti Keaktifan siswa dalam pembelajaran Kerjasama dalam diskusi kelompok Mengajukan pertanyaan Menyampaikan pendapat Menghargai pendapat orang lain Menggunakan alat peraga pembelajaran 3 Penutup Menyampaikan refleksi pembelajaran Mengerjakan latihan soal secara mandiri Memperhatikan arahan guru berkaitan materi selanjutnya Keterangan Penskoran: Skor 1 = Kurang …………………., ………………… Skor 2 = Cukup Guru Mata Pelajaran Skor 3 = Baik Skor 4 = Sangat Baik …………………………………… Nilai = Nilai yang di peroleh/44 x 100 % Bagian III. Pengayaan dan Remedial (Diferensiasi) Pengayaan Menyebutkan secara lesan urutan bilangan bulat Remedial Mengulang mengerjakan Lembar kerja secara mandiri
  • 30.
    PENILAIAN KETERAMPILAN DISKUSI Indikatorketerampilan antara lain adalah kemampuan menyampaikan hasil diskusi kelompok secara tegas dan lugas; kemampuan mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis; kemampuan merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi; atau lainnya. Adapun pelaksanan penilaian keterampilan dilakukan di setiap akhir pertemuan yang menuntut adanya penilaian keterampilan, dengan menggunakan empat tingkat penilaian, yakni Baik Sekali (A=4), Baik (B=3), Sedang (C=2), Kurang (D=1). Pedoman Penilaian Aspek Keterampilan Nilai (A, B, C, D) No Indikator A B C D Rata- Rata 1 Mampu menyampaikan hasil diskusi kelompok secara tegas dan lugas 2 Mampu mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis 3 Mampu merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi
  • 31.
    PENILAIAN TES TERTULIS Nama: Kelas : Tanggal Kegiatan : Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. 1. Benar atau salah. Bilangan kompleks mempunyai 3 bentuk yakni bentuk kartesius, bentuk eksponen, dan bentuk logaritma. 2. Nyatakan bilangan kompleks 2 +2i dalam bentuk polar dan eksponen. 3. Tentukan solusi dari persamaan kuadrat Kunci Jawaban Nomor Soal Kunci Jawaban Skor 1 35 2 35 3 30 Skor 100 Penskoran Soal Uraian Nomor Soal Kriteria Yang Dinilai/ Alternatif Pertanyaan Skor Maksimal 1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 35 2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang30 3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 10 4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0 G. Kegiatan Tindak Lanjut Pengayaan dan Remedial Guru dapat menindaklanjuti proses dan hasil belajar peserta didik melalui beberapa cara, antara lain remedial, pengayaan, dan layanan konseling. Di bagian ini akan dijelaskan secara ringkas pelaksanaan remedial dan pengayaan. Kegiatan Remedial Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar berkesempatan untuk memperbaiki hasil belajar melalui kegiatan remedial. Setelah menganalisis hasil penilaian sumatif untuk mengidentifikasi permasalahan kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik, guru dapat dengan tepat menyusun kegiatan pembelajaran dan remedial sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan remedial dapat dilakukan dengan cara penugasan, tutorial sebaya, ataupun pengerjaan ulang soal-soal Latihan dan Uji Kompetensi yang telah tersedia di buku siswa. Pengayaan Tabel pada halaman sebelumnya menunjukkan jenis truk dankapasitas angkutnya. a. Tumpukan pasir memiliki berat sekitar 6 × 104 kg. Jika semua jenis truk mampu mengangkut penuh, tentukan jenis truk apa yang digunakan untuk mengangkut pasir agar tidak ada pasir yang tersisa?
  • 32.
    b. Jika semuatruk mampu mengangkut sesuai dengan kapasitasnya, berapa ton pasir yang mampu diangkut dengan oleh truk tronton dan truk fuso Berat jika masing-masing mengangkut sebanyak 8 kali. c. Jika Truk Tronton Wingbox mengangkut pasir sebanyak 5 kali, tentukan berapa ton pasir yang mampu diangkut? Jika pasir tersebut diangkut oleh truk Doble Engkel, berapa kali Doble Engkel mampu mengangkut pasir tersebut sampai habis? d. Jika semua jenis truk mengangkut pasir sebanyak 3 kali, tentukan berapa ton pasir yang mampu diangkut? 3. Seo ang guru bidang Kesiswaan ingin mengirim pengumuman yang penting dan cepat kepada semua siswa di sekolahnya. Dia mulai mengirim pengumuman pesan berantai WA kepada 5 siswa, selanjutnya 5 siswa tadi mengirim pengumuman pesan berantai kepada 5 siswa yang lainnya, demikian seterusnya. Waktu yang diperlukan untuk mengirim pesan berantai WA kepada 5 siswa adalah 15 detik. a. Berapa siswa yang sudah menerima pengumuman lewat WA dalam waktu 1 menit? b. Berapa waktu minimal yang dibutuhkan agar pengumuman lewat pesan WA tersebut sudah diterima 3000 siswa? Ahmad beranggapan bahwa pesan berantai kepada 5 siswa dalam waktu 15 detik lebih cepat daripada pesan berantai kepada 3 siswa dalam waktu 10 detik dalam waktu satu menit? Jelaskan. Interaksi Guru dengan Orang Tua Keberhasilan pencapaian siswa dalam pembelajaran tidak hanya bergantung pada guru, namun juga melibatkan peran orang tua atau wali siswa. Guru sebaiknya dapat menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua atau wali siswa sebagai rekan (partner) dengan cara mengomunikasikan pentingnya matematika dan bahwa semua siswa memiliki kemampuan untuk belajar matematika kepada orang tua sehingga sikap dan persepsi positif terhadap matematika berkesinambungan baik di sekolah maupun di rumah. Guru perlu membuka diri bagi masukan dari orang tua atau wali, khususnya terhadap minat dan kesulitan yang dihadapi siswa sehingga dapat melakukan diferensiasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru dapat memberikan ide-ide kepada orang tua atau wali dalam mendukung pembelajaran putra/putrinya, misalnya bagaimana orang tua dapat menyiapkan lingkungan belajar yang kondusif, memberikan dorongan semangat kepada putra/putrinya ketika mereka belum berhasil dalam pembelajaran, maupun memuji keberhasilan sekecil apapun yang ditunjukkan oleh putra/putrinya. Selain itu, guru sebaiknya juga mengomunikasikan sistem atau metode pembelajaran matematika yang digunakan di sekolah kepada orang tua, khususnya jika pendekatan tersebut baru bagi orang tua, misalnya pendekatan Flipped Classroom. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari mispersepsi dari orang tua bahwa guru “tidak mengajarkan apa- apa”, padahal metode tersebut menuntut siswa untuk belajar secara mandiri di rumah. Penyamaan persepsi penting sehingga proses pembelajaran boleh didukung juga dari pihak orang tua.
  • 33.
    A. LEMBAR KERJAPESERTA DIDIK 1 MATERI POKOK: Nama : Kelas : Tanggal Kegiatan : A. Petunjuk Umum 1. Perhatikan penjelasan dari guru 2. Amati lembar kerja ini dengan seksama 3. Baca dan diskusikan dengan teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang dipahami. 4. Setiap kelompok akan mendapatkan alat dan bahan dalam mengerjakan LK ini. 5. Gunakan alat dan bahan tersebut untuk memahami bilangan bulat. B. Tugas/ Langkah-langkah Kegiatan 1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Sebelum mengerjakan soal, telitilah terlebih dahulu jumlah soal dan nomor halaman yang terdapat pada naskah. 3. Tuliskan nama, nomor peserta, dan kelengkapan identitas peserta pada lembar jawaban.3. 4. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas 5. Tuliskan jawaban Anda pada lembar jawaban yang tersedia Jawablah Soal-Soal berikut ini: 1. Sederhanakan bentuk pangkat berikut 2. Tulislah dalam bentuk yang paling sederhana 3. Tulislah dalam bentuk bilangan berpangkat 4. Ubahlah menjadi pangkat positif 5. Sederhanakan bentuk berikut 6. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut III. LAMPIRAN
  • 34.
    7. Sederhanakan bilanganberpangkat berikut 8. Sederhanakan bilangan berpangkat berikut Kunci Jawaban Nomor Soal Kunci Jawaban Skor 1 20 2 20 3 20 4 20 5 20 Skor Maksimum 100 Penskoran Soal Uraian
  • 35.
    Nomor Soal Penyelesaian/Kunci Jawaban Skor 1Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 20 2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap. 15 3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 10 4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0 Skor maksimum 2 0 B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK (Bahan Ajar)  Sumber bacaan utama adalah Buku Siswa Bab 1 tentang Sub A Bilangan berpangkat bulat  Bahan bacaan pendukung untuk guru dapat menggunakan beragam sumber yang kredibel misal buku teks yang terkait dengan pokok materi bab ini. Beberapa artikel atau penggalan teks yang digunakan sebagai bahan bacaan peserta didik di buku siswa juga harus dipahami sebelumnya oleh guru C. GLOSARIUM  Bilangan berpangkat positif: ilangan berpangkat positif merupakan bilangan yang mempunyai pangkat/eksponen positif. Bilangan berpangkat positif memiliki sifat-sifat tertentu, di mana terdiri dari a, b, bilangan real m, n, yang merupakan bilangan bulat positif  Bilangan berpangkat negative: Pengertian bilangan berpangkat negatif ialah bilangan yang dibagi secara berulang sejumlah pangkat negatif di dalamnya  Bilangan berpangkat nol: Dilansir dari Cuemath, setiap bilangan selain 0 yang dipangkatkan dengan 1, maka hasilnya adalah 0. Sehingga, berapapun nilai basisnya, jika dipangkatkan dengan 0 maka hasilnya adalah satu . D. DAFTAR PUSTAKA  Buku Matematika Pegangan Guru Kelas VIII Kurikulum Merdeka Revisi Tahun 2022  Buku Matematika Pegangan Siswa KelasVIII Kurikulum Merdeka Revisi Tahun 2022 Jakarta, 10 Juli 22.. Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran …………………………………… ……………………………………. NIP/NRK. NIP/NRK.