OKTAVIANUS LUMAKEKI.
PRODI BIOLOGI
MIKROSKOP
bahasa Yunani:
micros = kecil dan scopein = melihat) adalah
sebuah alat untuk melihat objek
yang terlalu kecil untuk dilihat
dengan mata kasar.
Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan
menggunakan alat ini disebut Mikroskopi,
dan kata mikroskopik berarti sangat kecil,
tidak mudah terlihat oleh mata.
MIKROSKOPP
E
N
D
A
H
U
L
U
A
N
Instrumentasi Biologi
PENEMU
Tahun 1675
Antonie
membuat
mikroskop
dengan kualitas
lensa yang
cukup baik,
dengan
menumpuk lebih
banyak lensa
sehingga dia
bisa mengamati
mikroorganisme
yang terdapat
pada air hujan
Antonie Van Leeuwenhock
Instrumentasi Biologi
Jenis paling umum dari mikroskop,
dan yang pertama diciptakan, adalah
mikroskop optis.
Mikroskop ini merupakan alat optik
yang terdiri dari satu atau lebih lensa
yang memproduksi gambar yang
diperbesar dari sebuah benda yang
ditaruh di bidang fokal dari lensa
tersebut.
Instrumentasi Biologi
MIKROSKOP SATU LENSA
JENIS-JENIS
Mikroskop Cahaya
M.Binokuler
M. Elektron
Mikroskop Riset
(mikroskop dark-
field, fluoresens, fase
kontras, Nomarski
DIC, dan konfokal)
Instrumentasi Biologi
Instrumentasi Biologi
Instrumentasi Biologi
Instrumentasi Biologi
PERKEMBANGAN MIKROSKOP
Struktur Mikroskop
Ada dua bagian utama yang
umumnya menyusun
mikroskop, yaitu:
•Bagian optik, yang
terdiri dari kondensor,
lensa objektif, dan lensa
okuler.
•Bagian non-optik,
yang terdiri dari kaki dan
lengan mikroskop,
diafragma, meja objek,
pemutar halus dan
kasar, penjepit kaca
objek, dan sumber
cahaya.
1. lensa okuler,
2. lensa objektif,
3. lensa objektif
yang lain,
4. pengatur fokus,
5. pengatur fokus
secara halus,
6. papan letak
objek/sampel/
preparat yang
dilihat,
7. sumber cahaya,
8. kondensor
cahaya,
9. penjepit sampel
BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP CAHAYA
Instrumentasi Biologi
CIRI-CIRI MIKROSKOP CAHAYA
Mikroskop cahaya atau dikenal juga dengan nama “Compound
light microscope” adalah sebuah mikroskop yang
menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya
matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop
konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya
masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan
suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah
kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar
kedalam kondensor.
Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000
kali. Mikroskop mempunyai kaki yang berat dan kokoh
dengan tujuan agar dapat berdiri dengan stabil.
Tiga Sistim Lensa pada Mikroskop
1. LENSA OBJEKTIF
2. LENSA OKULER
3. LENSA KONDENSOR
ď‚§ Terletak pada kedua ujung tabung
mikroskop
ď‚§ Ujung bawah mikroskop terdpt tempat kedudukan
lensa objektif yg bisa dipasangi tiga lensa atau lebih
• Bentuk tunggal (monokuler
• Bentuk ganda (binokuler
Berperan u/menerangi objek dan lensa
Lensa mikroskop lain
Lensa obyektif dan lensa
okuler terletak pada kedua
ujung tabung mikroskop.
Lensa okuler pada
mikroskop bisa berbentuk
lensa tunggal (monokuler)
atau ganda (binokuler).
Pada ujung bawah
mikroskop terdapat tempat
dudukan lensa obyektif
yang bisa dipasangi tiga
lensa atau lebih. Di bawah
tabung mikroskop terdapat
meja mikroskop yang
merupakan tempat
preparat.
Sistem lensa yang ketiga
adalah kondensor.
Kondensor berperan untuk
menerangi obyek dan lensa-
lensa mikroskop yang lain.
Pembentukan bayangan pertama dan
menentukan struktur serta bagian renik
yang akan terlihat pada bayangan akhir
serta berkemampuan untuk memperbesar
bayangan obyek sehingga dapat memiliki
nilai “apertura” yaitu suatu ukuran daya
pisah suatu lensa obyektif yang akan
menentukan daya pisah spesimen, sehingga
mampu menunjukkan struktur renik yang
berdekatan sebagai dua benda yang
terpisah.
Lensa obyektif bekerja dalam pembentukan
bayangan pertama.
Lensa ini menentukan struktur dan bagian
renik yang akan terlihat pada bayangan
akhir. Ciri penting lensa obyektif adalah
memperbesar bayangan obyek dan
mempunyai nilai apertura (NA). Nilai
apertura adalah ukuran daya pisah suatu
lensa obyektif yang akan menentukan daya
pisah spesimen
Lensa objektif
Lensa okuler, adalah
lensa mikroskop yang
terdapat di bagian ujung
atas tabung berdekatan
dengan mata pengamat,
dan berfungsi untuk
memperbesar bayangan
yang dihasilkan oleh
lensa obyektif berkisar
antara 4 hingga 25 kali.
Lensa Okuler
untuk mendukung terciptanya pencahayaan
pada obyek yang akan difokus, sehingga bila
pengaturannya tepat akan diperoleh daya pisah
maksimal. Jika daya pisah kurang maksimal,
dua benda akan tampak menjadi satu.
Perbesaran akan kurang bermanfaat jika daya
pisah mikroskop kurang baik.
Kondensor berperan untuk menerangi obyek
dan lensa-lensa mikroskop yang lain.
LENSA KONDENSOR
. Di bawah tabung
mikroskop terdapat
meja mikroskop yang
merupakan tempat
preparat
MEJA MIKROSKOP
Pada mikroskop konvensional, sumber
cahaya masih berasal dari sinar matahari
yang dipantulkan dengan suatu cermin
datar ataupun cekung yang terdapat
dibawah kondensor. Cermin ini akan
mengarahkan cahaya dari luar kedalam
kondensor.
Pada mikroskop modern sudah
dilengkapi lampu sebagai pengganti
sumber cahaya matahari.
GAMBAR
Mikroskop elektron mempunyai perbesaran
sampai 100 ribu kali, elektron digunakan
sebagai pengganti cahaya. Mikroskop elektron
mempunyai dua tipe, yaitu mikroskop elektron
scanning (SEM) dan mikroskop elektron
transmisi (TEM).
SEM digunakan untuk studi detil arsitektur
permukaan sel (atau struktur renik lainnya),
dan obyek diamati secara tiga dimensi.
Sedangkan TEM digunakan untuk mengamati
struktur detil internal sel.
Jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran
relatif besar. Mikroskop stereo mempunyai perbesaran 7 hingga 30 kali.
Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga
dimensi. Komponen utama mikroskop stereo hampir sama dengan
mikroskop cahaya. Lensa terdiri atas lensa okuler dan lensa obyektif.
Perbedaan dengan mikroskop cahaya adalah: (1) ruang ketajaman
lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan
mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihat bentuk tiga dimensi
benda yang diamati, (2) sumber cahaya berasal dari atas sehingga obyek
yang tebal dapat diamati. Perbesaran lensa okuler biasanya 10 kali,
sedangkan lensa obyektif menggunakan sistem zoom dengan
perbesaran antara 0,7 hingga 3 kali, sehingga perbesaran total obyek
maksimal 30 kali. Pada bagian bawah mikroskop terdapat meja preparat.
Pada daerah dekat lensa obyektif terdapat lampu yang dihubungkan
dengan transformator. Pengatur fokus obyek terletak disamping tangkai
mikroskop, sedangkan pengatur perbesaran terletak diatas pengatur
fokus.
MIKROSKOP STEREO
Mikroskop

Mikroskop

  • 1.
  • 2.
    bahasa Yunani: micros =kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut Mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. MIKROSKOPP E N D A H U L U A N Instrumentasi Biologi
  • 3.
    PENEMU Tahun 1675 Antonie membuat mikroskop dengan kualitas lensayang cukup baik, dengan menumpuk lebih banyak lensa sehingga dia bisa mengamati mikroorganisme yang terdapat pada air hujan Antonie Van Leeuwenhock Instrumentasi Biologi
  • 4.
    Jenis paling umumdari mikroskop, dan yang pertama diciptakan, adalah mikroskop optis. Mikroskop ini merupakan alat optik yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari sebuah benda yang ditaruh di bidang fokal dari lensa tersebut. Instrumentasi Biologi
  • 5.
    MIKROSKOP SATU LENSA JENIS-JENIS MikroskopCahaya M.Binokuler M. Elektron Mikroskop Riset (mikroskop dark- field, fluoresens, fase kontras, Nomarski DIC, dan konfokal) Instrumentasi Biologi
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Struktur Mikroskop Ada duabagian utama yang umumnya menyusun mikroskop, yaitu: •Bagian optik, yang terdiri dari kondensor, lensa objektif, dan lensa okuler. •Bagian non-optik, yang terdiri dari kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja objek, pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek, dan sumber cahaya.
  • 11.
    1. lensa okuler, 2.lensa objektif, 3. lensa objektif yang lain, 4. pengatur fokus, 5. pengatur fokus secara halus, 6. papan letak objek/sampel/ preparat yang dilihat, 7. sumber cahaya, 8. kondensor cahaya, 9. penjepit sampel BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP CAHAYA Instrumentasi Biologi
  • 12.
    CIRI-CIRI MIKROSKOP CAHAYA Mikroskopcahaya atau dikenal juga dengan nama “Compound light microscope” adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali. Mikroskop mempunyai kaki yang berat dan kokoh dengan tujuan agar dapat berdiri dengan stabil.
  • 13.
    Tiga Sistim Lensapada Mikroskop 1. LENSA OBJEKTIF 2. LENSA OKULER 3. LENSA KONDENSOR  Terletak pada kedua ujung tabung mikroskop  Ujung bawah mikroskop terdpt tempat kedudukan lensa objektif yg bisa dipasangi tiga lensa atau lebih • Bentuk tunggal (monokuler • Bentuk ganda (binokuler Berperan u/menerangi objek dan lensa Lensa mikroskop lain
  • 14.
    Lensa obyektif danlensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop bisa berbentuk lensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Pada ujung bawah mikroskop terdapat tempat dudukan lensa obyektif yang bisa dipasangi tiga lensa atau lebih. Di bawah tabung mikroskop terdapat meja mikroskop yang merupakan tempat preparat. Sistem lensa yang ketiga adalah kondensor. Kondensor berperan untuk menerangi obyek dan lensa- lensa mikroskop yang lain.
  • 15.
    Pembentukan bayangan pertamadan menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk memperbesar bayangan obyek sehingga dapat memiliki nilai “apertura” yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah. Lensa obyektif bekerja dalam pembentukan bayangan pertama. Lensa ini menentukan struktur dan bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir. Ciri penting lensa obyektif adalah memperbesar bayangan obyek dan mempunyai nilai apertura (NA). Nilai apertura adalah ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen Lensa objektif
  • 16.
    Lensa okuler, adalah lensamikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali. Lensa Okuler
  • 17.
    untuk mendukung terciptanyapencahayaan pada obyek yang akan difokus, sehingga bila pengaturannya tepat akan diperoleh daya pisah maksimal. Jika daya pisah kurang maksimal, dua benda akan tampak menjadi satu. Perbesaran akan kurang bermanfaat jika daya pisah mikroskop kurang baik. Kondensor berperan untuk menerangi obyek dan lensa-lensa mikroskop yang lain. LENSA KONDENSOR
  • 19.
    . Di bawahtabung mikroskop terdapat meja mikroskop yang merupakan tempat preparat MEJA MIKROSKOP
  • 20.
    Pada mikroskop konvensional,sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Pada mikroskop modern sudah dilengkapi lampu sebagai pengganti sumber cahaya matahari.
  • 21.
  • 22.
    Mikroskop elektron mempunyaiperbesaran sampai 100 ribu kali, elektron digunakan sebagai pengganti cahaya. Mikroskop elektron mempunyai dua tipe, yaitu mikroskop elektron scanning (SEM) dan mikroskop elektron transmisi (TEM). SEM digunakan untuk studi detil arsitektur permukaan sel (atau struktur renik lainnya), dan obyek diamati secara tiga dimensi. Sedangkan TEM digunakan untuk mengamati struktur detil internal sel.
  • 23.
    Jenis mikroskop yanghanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran relatif besar. Mikroskop stereo mempunyai perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi. Komponen utama mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya. Lensa terdiri atas lensa okuler dan lensa obyektif. Perbedaan dengan mikroskop cahaya adalah: (1) ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati, (2) sumber cahaya berasal dari atas sehingga obyek yang tebal dapat diamati. Perbesaran lensa okuler biasanya 10 kali, sedangkan lensa obyektif menggunakan sistem zoom dengan perbesaran antara 0,7 hingga 3 kali, sehingga perbesaran total obyek maksimal 30 kali. Pada bagian bawah mikroskop terdapat meja preparat. Pada daerah dekat lensa obyektif terdapat lampu yang dihubungkan dengan transformator. Pengatur fokus obyek terletak disamping tangkai mikroskop, sedangkan pengatur perbesaran terletak diatas pengatur fokus. MIKROSKOP STEREO