Metode Pembayaran
Internasional
EXPORT
IMPORT
Training
Sumber dan Metode
Pembiayaan Internasional
• Pada umumnya sumber-sumber pembiayaan dalam transaksi
ekonomi internasional terdiri atas:
1. Sumber dana sendiri dari pembeli/ importir
2. Sumber dana berupa kredit dari penjual/ eksportir
3. Sumber dana dari pihak ketiga, terutama dari lembaga
keuangan bank dan non bank
• Sumber dana tersebut, umumnya disalurkan melalui metode
pembiayaan a.l:
1. Account Receivable financing 5. Counter trade
2. Banker’s acceptances 6. Factoring
3. Short term bank loan 7. Forfaiting
4. Leasing
Account Receivable Financing
• Adalah suatu metode pembiayaan yang diberikan
oleh bank kepada eksportir berdasarkan credit
worthiness yang diberikan oleh eksportir kepada
pembeli/ importirnya
• Dalam hal importir gagal membayar dengan
alasan apapun juga, maka eksportir tetap
bertanggungjawab untuk mengembalikan
kreditnya kepada bank.
• Jangka waktu : satu hingga enam bulan
Banker’s Acceptances
• Adalah suatu metode pembiayaan yang
dilakukan dengan bill of exchange atau time draft
yang wajib dibayar oleh bank setelah jatuh
tempo (maturity)
Short Term Bank Loan
• Metode ini diberikan oleh bank atas dasar
banker’s acceptances yang diterbitkannya untuk
modal kerja dan pembelian inventory dalam
bentuk pinjaman jangka pendek
Counter Trade (imbal dagang)
• Metode pembiayaan ini dilakukan dengan cara
pertukaran barang dengan barang baik secara
langsung maupun tidak langsung
• Metide ini banyak dilakukan oleh NSB dan sosialis
yang mengalami kesulitan devisa dan pemasaran
produknya di pasar internasional
• Variasi metode counter trade:
1. Barter
2. Counter purchase (imbal beli)
3. Buy Back
4. Switch Trading
5. Off set
Barter
• Suatu metode pembiayaan dengan cara pertukaran
barang dengan barang secara langsung antara dua
negara atau perusahaan dengan kemungkinan harga
salah satu barang tidak normal karena posisi tawar
menawar salah satu pihak kurang baik
• Contoh
Barter pesawat Mirage 2000 buatan Perancis dengan
minyak Irak sewaktu Perang Irak-Iran tahun 1980
Counter Purchase
• Metode pembiayaan dengan cara pertukaran barang
dengan barang secara langsung dengan harga yang
normal karena bergaining position kedua belah pihak
seimbang
• Contoh:
Counter purchase pesawat CN 235 IPTN dengan beras
dari Thailand
Buy Back
• Suatu metode pembiayaan dengan cara membiayai
pembelian suatu barang dengan produk yang dihasilkan
dari barang yang dibeli tersebut
• Contoh:
Pembangunan pabrik aluminium (PT. Inalum) di Tanjung
Balai Asahan dengan pembiayaan dari Jepang yang
dibayar dengan aluminium yang dihasilkan oleh pabrik
tersebut
Switch Trading
• Suatu metode pembiayaan dalam perdagangan
internasional yang dilakukan dengan cara pertukaran
barang dengan barang antara pembeli dan penjual melalui
pihak ketiga
• Contoh:
Perusahaan Indonesia membeli bus Ikarus dari Hongaria
yang dibiayai dengan cara mengirim tekstil ke Hongaria.
Tetapi karena Hongaria tidak bersedia menerima tekstil
Indonesia, maka dicari pihak ketiga yang bersedia
menerima tekstil tersebut.
Off set
• Suatu metode pembiayaan yang mengaitkan pertukaran
barang antara dua pihak dengan transfer teknologi
• Contoh:
Pembelian peswat F-16 dari AS oleh Indonesia yang
pembiayaannya dikaitkan dengan transfer teknologi dari
bagian ekor pesawat tersebut yang dibuat IPTN
Bandung
Factoring
• Merupakan suatu sistem pembiayaan yang
diperoleh eksportir dengan menjual account
receiveable-nya dengan diskon tetentu kepada
suatu lembaga keuangan yang disebut factor
banker di tempat eksportir berada
Forfaiting
• Metode ini umumnya digunakan untuk pembiayaan
pembelian barang modal yang cukup mahal yang
dilakukan eksportir. Kemudian promissory notes ini dijual
lagi kepada forfaiting bank atau lembaga keuangan
lainnya.
• Biasanya digunakan dengan suatu jaminan (Bank
guatantee) atau L/C yang diterbitkan oleh Bank importir
Leasing
• Merupakan suatu kegiatan pembiayaan dalam bentuk
penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha
dengan hak opsi maupun tanpa hak opsi untuk digunakan
lessee selama jangka waktu tertentu dengan pembayaran
secara berkala
• Manfaat utama adalah bahwa lessee dapat memiliki modal
kerja yang memadai karena tidak harus menggunakan dana
yang besar untuk penyediaan barang modal
SISTEM PEMBAYARAN
INTERNASIONAL
• Dalam melakukan pembayaran transaksi
ekonomi luar negeri, seorang pengusaha dapat
menggunakan beberapa cara:
1. Cash in Advance/ prepayment
2. Open Account
3. Private compensation
4. Letter of Credit
5. Draft/ Commercial Bill Of Exchange
6. Consignment
Cash In Advance (1)
 Suatu cara pembayaran yang dilakukan pembeli/ importir kepada
penjual/ eksportir sebelum barang dikapalkan
 Pembayaran ini dilakukan dengan check atau bank draft
 Cara ini tidak disukai oleh pembeli (importir), karena:
1. Harus tersedia uang kas cukup besar
2. Kehilangan penggunaan modal kerja karena barang diterima
kemudian
3. Harus berdasarkan kepercayaan dan kejujuran eksportir
 Cara ini sangat baik bagi eksportir yang keuangannya lemah dan
belum kenal baik dengan importir
Cash In Advance (2)
• Pembayaran ini dilakukan secar tunai, baik secara
keseluruhan atau sebagian karena beberapa alasan :
1. Permintaan atas produk melebihi penawaran
produk
2. Penjual dan pembeli belum saling mengenal dan
kurang saling percaya
3. Dalam situasi darurat
4. Mata uang negara importir termasuk mata uang
lemah yang beresiko tinggi
Open Account (1)
• Pembayaran dilakukan kemudian setelah produk
dikirim dan laku terjual atau setelah jangka waktu
tertentu karena pembeli dan penjual sudah saling kenal
dan percaya sepenuhnya atau dilakukan antara suatu
perusahaan dengan afiliasinya atau intra MNC
• Cara ini merupakan kebalikan dari Cash
• Dengan cara ini, barang telah dikirimkan kepada
importir tanpa disertai surat perintah membayar dan
dokumen.
• Pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau
terserah kebijakan importir
• Resiko sebagian besar ditanggung oleh eksportir
Open Account (2)
• Cara ini akan baik digunakan apabila:
1. Pembeli sudah dikenal dengan baik
2. Keadaan ekonomi dan politik stabil
3. Dekat dengan pasar
• Dengan sistem pembayaran ini, penjual hanya
mengirimkan faktur kepada pembeli untuk dibayar setelah
jangka waktu tertentu atau sesuai kesepakatan
• Penjual mempunyai resiko yang tinggi atas kegagalan
pembayaran dari pembeli
Private Compensation (1)
• Metode pembayaran internasional yang dilakukan
antara pembeli dan penjual dengan jalan
melakukan kompensasi penuh atau sebagian
utang piutang baik secara langsung maupun tidak
langsung (melalui pihak ketiga) sehingga
mengurangi atau meniadakan transfer valas ke LN
Private Compensation (2)
• Mekanisme Private Compensation:
1. Importir B di Singapura tidak perlu melakukan transfer
internasional untuk melakukan pembayaran kepada
eksportir A di Jakrta dan cukup dengan melakukan
transfer domestik kepada eksportir D di Singapura
2. Sebaliknya importir C di Jakarta tidak perlu melakukan
transfer internasional untuk melakukan pembayran
kepada eksportir D di Singapura dan cukup dengan
melakukan transfer domestik kepada eksportir A di
Jakarta
Letter of Credit (L/C)
• Suatu surat pernyataan yang dikeluarkan oleh issuing bank atas
permintaan pembeli/ importir yang ditujukan kepada penjual/
eksportir melalui advising/ confirming bank dengan meyatakan
bahwa issuing bank akan membayar sejumlah uang tertentu
apabila syarat-syarat yang ditetapkan dalam L/C tersebut
terpenuhi
• Dalam cara ini, L/C ditarik kepada Bank bukan kepada
importir, sehingga transaksinya akan lebih terjamin.
• L/C merupakan suatu alat pengganti kredit bank dan dapat
menjamin pembayarannya bagi eksportir
L/C (2)
 Kelebihan L/C:
1. Adanya jaminan pembayaran bagi ekportir/ penjual
2. Adanya jaminan penerimaan barang bagi importir
melalui perbankan yang akan menyerahkan
pembayaran sesuai dengan syarat-syarat yang
ditetapkan dalam L/C
3. Adanya fasilitas kredit eksportir atau importir melalui
perbankan
4. Adanya fasilitas Hedging (pengikat)
L/C (3)
Pihak-pihak yang terlibat dalam prosedur pembayaran
dengan L/C:
a. Importir atau pembeli
b. Eksportir atau penjual
c. Issuing bank dan confirming bank
d. Perusahaan pelayaran
e. Perusahaan surveyor
f. Bea dan Cukai
g. Perusahaan asuransi
• Confirming Bank adalah bank di negara eksportir, yang atas
permintaan eksportir, menjamin pembayaran L/C yang
dikeluarkan oleh issuer
L/C (4)
• Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam
L/C adalah :
a. Sifat L/C, apakah Revocable/ irrevocable
b. Tanggal expired L/C
c. Tanggal Pengapalan
d. Syarat-syarat dalam L/C
L/C (5)
• Prosedur Pembayaran dengan Basic L/C
a. Perjanjian tentang cara pembayaran L/C oleh importir dan
eksportir
b. Importir membuka L/C dengan Bank di negaranya dengan
mengisi permohonan pembukaan L/C
c. Apabila permohonan disetujui, lalu L/C distandatangani oleh
Bank. Dengan demikian bank akan menjamin pembayaran
kepada eksportir, sebaliknya importir akan menjamin pula
semua pembayaran yang dilakukan oleh bank
d. Dengan ditandatanganinya permohonan L/C, maka kredit
telah tersedia bagi importir untuk mengimpor barang dari
eksportir
L/C (6)
e. Kemudian Bank (isuer) tersebut memerintahkan
confirming bank untuk memberikan advice of L/C kepada
eksportir
f. Barang kemudian dikirim oleh eksportir. Eksportir
menarik wesel atas Issuing Bank dan mengirimkan wesel
tersebut beserta dokumen-dokumen pengiriman barang.
conforming bank memeriksa dokumen-dokumen tersebut
g. Wesel dan dokumen tersebut oleh confirming bank
dikirimkan kepada issuing bank.
h. Setelah wesel ditandatangani issuing bank, maka barang
dikeluarkan dari pelabuhan dan dikirimkan ke tempat
importir setelah menandatangani trust receipt.
i. Pada tanggal yang telah ditentukan dalam wesel tersebut,
importir membayar kepada Isuing Bank.
Draft/ Commercial Bill
• Surat perintah tertulis dari seorang eksportir yang
ditujukan kepada importir atau agennya untuk
melakukan pembayaran sejumlah tertentu dan pada
jangka waktu atau tanggal tertentu kepada pihak yang
ditunjuk atau pemegang atau pembawa draft tersebut
• Surat perintah semacam ini disebut wesel
Jenis Draft
(menurut kelengkapannya)
a. Clean Draft
Draft yang dapat dibayar tanpa dilengkapi dengan
dokumen lampirannya
b. Documentary Draft
Draft yang harus dilengkapi dengan dokumen-
dokumen lampiran
c. Sight Draft
Draft yang dibayar saat diperlihatkan
d. Date Draft
Draft yang dibayar pada tanggal atau setelah jangka
waktu tertentu
Consignment
• Sistem ini merupakan cara pembayaran internasional
yang dilakukan oleh importir kepada eksportir setelah
barangnya laku terjual kepada pihak ketiga
• Dengan sistem ini, eksportir mempunyai resiko tinggi
sehingga lebih banyak digunakan oleh perusahaan
afiliasi atau subsidiary dari perusahaan induk
www.slideshare.net/kenkanaidi
(Narasumber)
www.ken-spektakuler.blogspot.com

Metode Pembayaran Internasional

  • 1.
  • 2.
    Sumber dan Metode PembiayaanInternasional • Pada umumnya sumber-sumber pembiayaan dalam transaksi ekonomi internasional terdiri atas: 1. Sumber dana sendiri dari pembeli/ importir 2. Sumber dana berupa kredit dari penjual/ eksportir 3. Sumber dana dari pihak ketiga, terutama dari lembaga keuangan bank dan non bank • Sumber dana tersebut, umumnya disalurkan melalui metode pembiayaan a.l: 1. Account Receivable financing 5. Counter trade 2. Banker’s acceptances 6. Factoring 3. Short term bank loan 7. Forfaiting 4. Leasing
  • 3.
    Account Receivable Financing •Adalah suatu metode pembiayaan yang diberikan oleh bank kepada eksportir berdasarkan credit worthiness yang diberikan oleh eksportir kepada pembeli/ importirnya • Dalam hal importir gagal membayar dengan alasan apapun juga, maka eksportir tetap bertanggungjawab untuk mengembalikan kreditnya kepada bank. • Jangka waktu : satu hingga enam bulan
  • 4.
    Banker’s Acceptances • Adalahsuatu metode pembiayaan yang dilakukan dengan bill of exchange atau time draft yang wajib dibayar oleh bank setelah jatuh tempo (maturity) Short Term Bank Loan • Metode ini diberikan oleh bank atas dasar banker’s acceptances yang diterbitkannya untuk modal kerja dan pembelian inventory dalam bentuk pinjaman jangka pendek
  • 5.
    Counter Trade (imbaldagang) • Metode pembiayaan ini dilakukan dengan cara pertukaran barang dengan barang baik secara langsung maupun tidak langsung • Metide ini banyak dilakukan oleh NSB dan sosialis yang mengalami kesulitan devisa dan pemasaran produknya di pasar internasional • Variasi metode counter trade: 1. Barter 2. Counter purchase (imbal beli) 3. Buy Back 4. Switch Trading 5. Off set
  • 6.
    Barter • Suatu metodepembiayaan dengan cara pertukaran barang dengan barang secara langsung antara dua negara atau perusahaan dengan kemungkinan harga salah satu barang tidak normal karena posisi tawar menawar salah satu pihak kurang baik • Contoh Barter pesawat Mirage 2000 buatan Perancis dengan minyak Irak sewaktu Perang Irak-Iran tahun 1980
  • 7.
    Counter Purchase • Metodepembiayaan dengan cara pertukaran barang dengan barang secara langsung dengan harga yang normal karena bergaining position kedua belah pihak seimbang • Contoh: Counter purchase pesawat CN 235 IPTN dengan beras dari Thailand
  • 8.
    Buy Back • Suatumetode pembiayaan dengan cara membiayai pembelian suatu barang dengan produk yang dihasilkan dari barang yang dibeli tersebut • Contoh: Pembangunan pabrik aluminium (PT. Inalum) di Tanjung Balai Asahan dengan pembiayaan dari Jepang yang dibayar dengan aluminium yang dihasilkan oleh pabrik tersebut
  • 9.
    Switch Trading • Suatumetode pembiayaan dalam perdagangan internasional yang dilakukan dengan cara pertukaran barang dengan barang antara pembeli dan penjual melalui pihak ketiga • Contoh: Perusahaan Indonesia membeli bus Ikarus dari Hongaria yang dibiayai dengan cara mengirim tekstil ke Hongaria. Tetapi karena Hongaria tidak bersedia menerima tekstil Indonesia, maka dicari pihak ketiga yang bersedia menerima tekstil tersebut.
  • 10.
    Off set • Suatumetode pembiayaan yang mengaitkan pertukaran barang antara dua pihak dengan transfer teknologi • Contoh: Pembelian peswat F-16 dari AS oleh Indonesia yang pembiayaannya dikaitkan dengan transfer teknologi dari bagian ekor pesawat tersebut yang dibuat IPTN Bandung
  • 11.
    Factoring • Merupakan suatusistem pembiayaan yang diperoleh eksportir dengan menjual account receiveable-nya dengan diskon tetentu kepada suatu lembaga keuangan yang disebut factor banker di tempat eksportir berada
  • 12.
    Forfaiting • Metode iniumumnya digunakan untuk pembiayaan pembelian barang modal yang cukup mahal yang dilakukan eksportir. Kemudian promissory notes ini dijual lagi kepada forfaiting bank atau lembaga keuangan lainnya. • Biasanya digunakan dengan suatu jaminan (Bank guatantee) atau L/C yang diterbitkan oleh Bank importir
  • 13.
    Leasing • Merupakan suatukegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi maupun tanpa hak opsi untuk digunakan lessee selama jangka waktu tertentu dengan pembayaran secara berkala • Manfaat utama adalah bahwa lessee dapat memiliki modal kerja yang memadai karena tidak harus menggunakan dana yang besar untuk penyediaan barang modal
  • 14.
    SISTEM PEMBAYARAN INTERNASIONAL • Dalammelakukan pembayaran transaksi ekonomi luar negeri, seorang pengusaha dapat menggunakan beberapa cara: 1. Cash in Advance/ prepayment 2. Open Account 3. Private compensation 4. Letter of Credit 5. Draft/ Commercial Bill Of Exchange 6. Consignment
  • 15.
    Cash In Advance(1)  Suatu cara pembayaran yang dilakukan pembeli/ importir kepada penjual/ eksportir sebelum barang dikapalkan  Pembayaran ini dilakukan dengan check atau bank draft  Cara ini tidak disukai oleh pembeli (importir), karena: 1. Harus tersedia uang kas cukup besar 2. Kehilangan penggunaan modal kerja karena barang diterima kemudian 3. Harus berdasarkan kepercayaan dan kejujuran eksportir  Cara ini sangat baik bagi eksportir yang keuangannya lemah dan belum kenal baik dengan importir
  • 16.
    Cash In Advance(2) • Pembayaran ini dilakukan secar tunai, baik secara keseluruhan atau sebagian karena beberapa alasan : 1. Permintaan atas produk melebihi penawaran produk 2. Penjual dan pembeli belum saling mengenal dan kurang saling percaya 3. Dalam situasi darurat 4. Mata uang negara importir termasuk mata uang lemah yang beresiko tinggi
  • 17.
    Open Account (1) •Pembayaran dilakukan kemudian setelah produk dikirim dan laku terjual atau setelah jangka waktu tertentu karena pembeli dan penjual sudah saling kenal dan percaya sepenuhnya atau dilakukan antara suatu perusahaan dengan afiliasinya atau intra MNC • Cara ini merupakan kebalikan dari Cash • Dengan cara ini, barang telah dikirimkan kepada importir tanpa disertai surat perintah membayar dan dokumen. • Pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau terserah kebijakan importir • Resiko sebagian besar ditanggung oleh eksportir
  • 18.
    Open Account (2) •Cara ini akan baik digunakan apabila: 1. Pembeli sudah dikenal dengan baik 2. Keadaan ekonomi dan politik stabil 3. Dekat dengan pasar • Dengan sistem pembayaran ini, penjual hanya mengirimkan faktur kepada pembeli untuk dibayar setelah jangka waktu tertentu atau sesuai kesepakatan • Penjual mempunyai resiko yang tinggi atas kegagalan pembayaran dari pembeli
  • 19.
    Private Compensation (1) •Metode pembayaran internasional yang dilakukan antara pembeli dan penjual dengan jalan melakukan kompensasi penuh atau sebagian utang piutang baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui pihak ketiga) sehingga mengurangi atau meniadakan transfer valas ke LN
  • 20.
    Private Compensation (2) •Mekanisme Private Compensation: 1. Importir B di Singapura tidak perlu melakukan transfer internasional untuk melakukan pembayaran kepada eksportir A di Jakrta dan cukup dengan melakukan transfer domestik kepada eksportir D di Singapura 2. Sebaliknya importir C di Jakarta tidak perlu melakukan transfer internasional untuk melakukan pembayran kepada eksportir D di Singapura dan cukup dengan melakukan transfer domestik kepada eksportir A di Jakarta
  • 21.
    Letter of Credit(L/C) • Suatu surat pernyataan yang dikeluarkan oleh issuing bank atas permintaan pembeli/ importir yang ditujukan kepada penjual/ eksportir melalui advising/ confirming bank dengan meyatakan bahwa issuing bank akan membayar sejumlah uang tertentu apabila syarat-syarat yang ditetapkan dalam L/C tersebut terpenuhi • Dalam cara ini, L/C ditarik kepada Bank bukan kepada importir, sehingga transaksinya akan lebih terjamin. • L/C merupakan suatu alat pengganti kredit bank dan dapat menjamin pembayarannya bagi eksportir
  • 22.
    L/C (2)  KelebihanL/C: 1. Adanya jaminan pembayaran bagi ekportir/ penjual 2. Adanya jaminan penerimaan barang bagi importir melalui perbankan yang akan menyerahkan pembayaran sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam L/C 3. Adanya fasilitas kredit eksportir atau importir melalui perbankan 4. Adanya fasilitas Hedging (pengikat)
  • 23.
    L/C (3) Pihak-pihak yangterlibat dalam prosedur pembayaran dengan L/C: a. Importir atau pembeli b. Eksportir atau penjual c. Issuing bank dan confirming bank d. Perusahaan pelayaran e. Perusahaan surveyor f. Bea dan Cukai g. Perusahaan asuransi • Confirming Bank adalah bank di negara eksportir, yang atas permintaan eksportir, menjamin pembayaran L/C yang dikeluarkan oleh issuer
  • 24.
    L/C (4) • Beberapahal penting yang harus diperhatikan dalam L/C adalah : a. Sifat L/C, apakah Revocable/ irrevocable b. Tanggal expired L/C c. Tanggal Pengapalan d. Syarat-syarat dalam L/C
  • 25.
    L/C (5) • ProsedurPembayaran dengan Basic L/C a. Perjanjian tentang cara pembayaran L/C oleh importir dan eksportir b. Importir membuka L/C dengan Bank di negaranya dengan mengisi permohonan pembukaan L/C c. Apabila permohonan disetujui, lalu L/C distandatangani oleh Bank. Dengan demikian bank akan menjamin pembayaran kepada eksportir, sebaliknya importir akan menjamin pula semua pembayaran yang dilakukan oleh bank d. Dengan ditandatanganinya permohonan L/C, maka kredit telah tersedia bagi importir untuk mengimpor barang dari eksportir
  • 26.
    L/C (6) e. KemudianBank (isuer) tersebut memerintahkan confirming bank untuk memberikan advice of L/C kepada eksportir f. Barang kemudian dikirim oleh eksportir. Eksportir menarik wesel atas Issuing Bank dan mengirimkan wesel tersebut beserta dokumen-dokumen pengiriman barang. conforming bank memeriksa dokumen-dokumen tersebut g. Wesel dan dokumen tersebut oleh confirming bank dikirimkan kepada issuing bank. h. Setelah wesel ditandatangani issuing bank, maka barang dikeluarkan dari pelabuhan dan dikirimkan ke tempat importir setelah menandatangani trust receipt. i. Pada tanggal yang telah ditentukan dalam wesel tersebut, importir membayar kepada Isuing Bank.
  • 27.
    Draft/ Commercial Bill •Surat perintah tertulis dari seorang eksportir yang ditujukan kepada importir atau agennya untuk melakukan pembayaran sejumlah tertentu dan pada jangka waktu atau tanggal tertentu kepada pihak yang ditunjuk atau pemegang atau pembawa draft tersebut • Surat perintah semacam ini disebut wesel
  • 28.
    Jenis Draft (menurut kelengkapannya) a.Clean Draft Draft yang dapat dibayar tanpa dilengkapi dengan dokumen lampirannya b. Documentary Draft Draft yang harus dilengkapi dengan dokumen- dokumen lampiran c. Sight Draft Draft yang dibayar saat diperlihatkan d. Date Draft Draft yang dibayar pada tanggal atau setelah jangka waktu tertentu
  • 29.
    Consignment • Sistem inimerupakan cara pembayaran internasional yang dilakukan oleh importir kepada eksportir setelah barangnya laku terjual kepada pihak ketiga • Dengan sistem ini, eksportir mempunyai resiko tinggi sehingga lebih banyak digunakan oleh perusahaan afiliasi atau subsidiary dari perusahaan induk
  • 30.