Menjadi Murabbi Sukses
Oleh: Arif Apriansyah
• Keliatan indah,
senang-senang,
tapi
sesungguhnya
Rapuh
Fakta
Generasi
• Kebangkrutan,
kemunduran,
ketertinggalan
• Terpecah belah
Fakta
Ummah • Energi kekuatan yang bikin
kita tetep semangat
• Energi Kebaikan yang bikin
kita tetep terjaga dalam
lingkungan yang baik
• Energi Keberkahan yang
menjadikan kita tau mana yang
haq dan mana yang bathil
Menjadi
Murabbi
Pendahuluan
Pendahuluan
• Murabbi tidak
sama dengan
Muballigh
Ta’rif
• Qiyadah (pemimpin),
ustadz (guru), walid
(orang tua), dan
shohabah (sahabat)
bagi mad’u nya
Peran
Murabbi • Keterlibatan dan
keterikatan mad’u
dalam perjuangan
Islam
Output
Urgensi Murabbi
Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata
kepada para sahabatnya, “Sesungguhnya kalian
sekarang ini berada di masa para ulamanya
masih banyak dan tukang ceramahnya sedikit.
Dan akan datang suatu masa setelah kalian
dimana tukang ceramahnya banyak namun
ulamanya amat sedikit.”
( Qowa’id fi at-Ta’amul ma’al ‘Ulama , hal. 40).
Menjadi Murabbi Sukses
Satu kalimat yang terdiri dari dua makna:
1. MENJADI MURABBI
2. MENJADI MURABBI SUKSES
Makna yang pertama adalah pilihan, sebab tidak semua orang
MAU menjadi murabbi, tidak semua orang MAMPU menjadi
murabbi, dan tidak semua orang SEMPAT menjadi murabbi.
Sementara makna yang kedua adalah harapan dan cita-cita
seorang murabbi, bukan hanya sekedar simbol, bukan hanya
sekedar status, bukan hanya sekedar menyampaikan materi
tarbiyyah, tetapi harapan dan cita-cita agar Allah
memperbanyak kader-kader dakwah yang istiqomah dan
berjuang untuk Islam.
Urgensi Murabbi
1. Melaksanakan Kewajiban Syar’i. “..Hendaklah kamu menjadi orang-
orang robbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan
kamu tetap mempelajarinya” (QS. 3 :79)
2. Menjalankan Sunnah Rasul. “Sebagaimana (Kami telah
menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus
kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami
kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab
dan hikmah (Sunnah Rasul), serta mengajarkan kepada kamu apa yang
belum kamu ketahui” (QS. 2 : 151).
3. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
4. Mencetak pribadi-pribadi unggul
5. Belajar berbagai keterampilan ; belajar tentang bagaimana cara
meningkatkan kepercayaan diri, komunikasi, bergaul, mengemukakan
pendapat, mempengaruhi orang lain, merencanakan sesuatu, menilai
orang lain, mengatur waktu, mengkreasikan sesuatu, mendengar
pendapat orang lain, mempercayai orang lain, dan lain sebagainya
6. Meningkatkan Iman dan Taqwa.
7. Merasakan manisnya Ukhuwah.
Menjadi MURABBI Sukses
Memahami dan meyakini ISLAM dan DAKWAH jalan
yang dapat menyelamatkan hidup manusia
Upaya kuat dan sungguh-sungguh untuk beramal
shalih
Rasa kasih dan sayang dalam membina
Asyik dan menyenangkan dalam berdakwah
Berdo’a memohon pertolongan Allah.
Belajar dan tingkatkan kapasitas diri
Ikhlas dan sabar dalam perjuangan.
Memahami dan meyakini ISLAM dan DAKWAH jalan
yang dapat menyelamatkan hidup manusia
Syekh Ibnu Abi Dunya meriwayatkan dalam kitabnya “Al Amru bil Ma’ruf
Wan Nahyu ‘Anil Munkar”, bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Bagaimana kalian ini apabila kaum perempuan kalian membangkang
dan para remajanya berbuat fasiq?” Para Sahabat bertanya, “apakah hal
tersebut benar-benar terjadi, duhai Rasulallah?” Beliau Saw menjawab,
“Ya, bahkan perkara yang lebih dahsyat dari itu akan terjadi.” Para sahabat
bertanya, “Apakah perkara yang lebih dahsyat itu?”
Rasul Saw menjawab, “Bagaimana kalian ini apabila kalian tidak
melakukan amar ma’ruf nahi munkar?” Para Sahabat bertanya, “apakah
hal tersebut benar-benar terjadi, duhai Rasulallah?” Beliau Saw menjawab,
“Ya, bahkan perkara yang lebih dahsyat dari itu akan terjadi.” Para sahabat
bertanya, “Apakah perkara yang lebih dahsyat itu?”
Rasul menjawab, “Bagaimana kalian ini apabila kalian melihat perkara
ma’ruf sebagai munkar dan melihat perkara munkar sebagai ma’ruf?”
Pentingnya SEMANGAT
Karena semangat itu merupakan fithrahnya para
pemuda
“Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan
lemah, kemudian dia jadikan (kamu) setelah
keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia
menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah
(kembali) dan berubah...” (Q.S Ar Ruum: 54)
Karena semangat itu ruh-nya para pejuang
Karena semangat itu adalah energi yang
menggerakkan, energi yang mengubah dan
merubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi
mungkin
Kisah Tentang
Tsa’labah bin Abdurrahman
“...Sesungguhnya mereka adalah pemuda-
pemuda yang beriman kepada Rabb
mereka, dan kami tambahkan petunjuk
kepada mereka. (Q.S Al Kahfi: 13)
Rasa kasih dan sayang dalam
membina
“Apabila Allah menghendaki kebaikan
pada sebuah keluarga, maka Dia akan
menghadirkan kepada mereka Ar Rifqa
(rasa kasih dan sayang).” (H.R Ahmad)
Asyik dan menyenangkan dalam
berdakwah
• Variasi program
• Variasi
penyampaian
Program
• Tidak monoton
• Pendekatan
ukhuwah
Suasana
• Semangat
membina
• Memperhatikan
Penampilan
Asyik &
Menyenangkan
Berdo’a memohon pertolongan Allah
Allah telah memberikan bekal dakwah bagi setiap murabbi
yang tersurat dalam surat Al Muzzammil, bekal itu adalah
Qiyamullail dan Tilawah Al-Quran, maka berbekallah,
perkuatlah hubunganmu dengan Allah, serta berdo’alah
sebelum engkau berdakwah
• Al-Qur’an, Hadits
• Fiqh Dakwah
• Bahasa Arab, dll
Pengetahuan
•Komunikasi Efektif
•Menyusun Rencana/Jadwal
•IT
•dll
Keterampilan
• Bikin kita siap
• Bikin kita PD
Tanmiyyatul
Kafa’ah
Belajar dan tingkatkan kapasitas diri
Pentingnya Tanmiyyatul Kafa’ah
Berilmu sebelum beramal
Bekal dakwah di jalan Allah
Meningkatkan derajat
Wallahu’alam bi ash-Showab

Menjadi Murabbi Sukses

  • 1.
  • 2.
    • Keliatan indah, senang-senang, tapi sesungguhnya Rapuh Fakta Generasi •Kebangkrutan, kemunduran, ketertinggalan • Terpecah belah Fakta Ummah • Energi kekuatan yang bikin kita tetep semangat • Energi Kebaikan yang bikin kita tetep terjaga dalam lingkungan yang baik • Energi Keberkahan yang menjadikan kita tau mana yang haq dan mana yang bathil Menjadi Murabbi Pendahuluan
  • 3.
    Pendahuluan • Murabbi tidak samadengan Muballigh Ta’rif • Qiyadah (pemimpin), ustadz (guru), walid (orang tua), dan shohabah (sahabat) bagi mad’u nya Peran Murabbi • Keterlibatan dan keterikatan mad’u dalam perjuangan Islam Output
  • 4.
    Urgensi Murabbi Abdullah binMas’ud radhiallahu ‘anhu berkata kepada para sahabatnya, “Sesungguhnya kalian sekarang ini berada di masa para ulamanya masih banyak dan tukang ceramahnya sedikit. Dan akan datang suatu masa setelah kalian dimana tukang ceramahnya banyak namun ulamanya amat sedikit.” ( Qowa’id fi at-Ta’amul ma’al ‘Ulama , hal. 40).
  • 5.
    Menjadi Murabbi Sukses Satukalimat yang terdiri dari dua makna: 1. MENJADI MURABBI 2. MENJADI MURABBI SUKSES Makna yang pertama adalah pilihan, sebab tidak semua orang MAU menjadi murabbi, tidak semua orang MAMPU menjadi murabbi, dan tidak semua orang SEMPAT menjadi murabbi. Sementara makna yang kedua adalah harapan dan cita-cita seorang murabbi, bukan hanya sekedar simbol, bukan hanya sekedar status, bukan hanya sekedar menyampaikan materi tarbiyyah, tetapi harapan dan cita-cita agar Allah memperbanyak kader-kader dakwah yang istiqomah dan berjuang untuk Islam.
  • 6.
    Urgensi Murabbi 1. MelaksanakanKewajiban Syar’i. “..Hendaklah kamu menjadi orang- orang robbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya” (QS. 3 :79) 2. Menjalankan Sunnah Rasul. “Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan hikmah (Sunnah Rasul), serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui” (QS. 2 : 151). 3. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda. 4. Mencetak pribadi-pribadi unggul 5. Belajar berbagai keterampilan ; belajar tentang bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri, komunikasi, bergaul, mengemukakan pendapat, mempengaruhi orang lain, merencanakan sesuatu, menilai orang lain, mengatur waktu, mengkreasikan sesuatu, mendengar pendapat orang lain, mempercayai orang lain, dan lain sebagainya 6. Meningkatkan Iman dan Taqwa. 7. Merasakan manisnya Ukhuwah.
  • 7.
    Menjadi MURABBI Sukses Memahamidan meyakini ISLAM dan DAKWAH jalan yang dapat menyelamatkan hidup manusia Upaya kuat dan sungguh-sungguh untuk beramal shalih Rasa kasih dan sayang dalam membina Asyik dan menyenangkan dalam berdakwah Berdo’a memohon pertolongan Allah. Belajar dan tingkatkan kapasitas diri Ikhlas dan sabar dalam perjuangan.
  • 8.
    Memahami dan meyakiniISLAM dan DAKWAH jalan yang dapat menyelamatkan hidup manusia Syekh Ibnu Abi Dunya meriwayatkan dalam kitabnya “Al Amru bil Ma’ruf Wan Nahyu ‘Anil Munkar”, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Bagaimana kalian ini apabila kaum perempuan kalian membangkang dan para remajanya berbuat fasiq?” Para Sahabat bertanya, “apakah hal tersebut benar-benar terjadi, duhai Rasulallah?” Beliau Saw menjawab, “Ya, bahkan perkara yang lebih dahsyat dari itu akan terjadi.” Para sahabat bertanya, “Apakah perkara yang lebih dahsyat itu?” Rasul Saw menjawab, “Bagaimana kalian ini apabila kalian tidak melakukan amar ma’ruf nahi munkar?” Para Sahabat bertanya, “apakah hal tersebut benar-benar terjadi, duhai Rasulallah?” Beliau Saw menjawab, “Ya, bahkan perkara yang lebih dahsyat dari itu akan terjadi.” Para sahabat bertanya, “Apakah perkara yang lebih dahsyat itu?” Rasul menjawab, “Bagaimana kalian ini apabila kalian melihat perkara ma’ruf sebagai munkar dan melihat perkara munkar sebagai ma’ruf?”
  • 10.
    Pentingnya SEMANGAT Karena semangatitu merupakan fithrahnya para pemuda “Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian dia jadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan berubah...” (Q.S Ar Ruum: 54) Karena semangat itu ruh-nya para pejuang Karena semangat itu adalah energi yang menggerakkan, energi yang mengubah dan merubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin
  • 11.
    Kisah Tentang Tsa’labah binAbdurrahman “...Sesungguhnya mereka adalah pemuda- pemuda yang beriman kepada Rabb mereka, dan kami tambahkan petunjuk kepada mereka. (Q.S Al Kahfi: 13)
  • 12.
    Rasa kasih dansayang dalam membina “Apabila Allah menghendaki kebaikan pada sebuah keluarga, maka Dia akan menghadirkan kepada mereka Ar Rifqa (rasa kasih dan sayang).” (H.R Ahmad)
  • 13.
    Asyik dan menyenangkandalam berdakwah • Variasi program • Variasi penyampaian Program • Tidak monoton • Pendekatan ukhuwah Suasana • Semangat membina • Memperhatikan Penampilan Asyik & Menyenangkan
  • 14.
    Berdo’a memohon pertolonganAllah Allah telah memberikan bekal dakwah bagi setiap murabbi yang tersurat dalam surat Al Muzzammil, bekal itu adalah Qiyamullail dan Tilawah Al-Quran, maka berbekallah, perkuatlah hubunganmu dengan Allah, serta berdo’alah sebelum engkau berdakwah
  • 15.
    • Al-Qur’an, Hadits •Fiqh Dakwah • Bahasa Arab, dll Pengetahuan •Komunikasi Efektif •Menyusun Rencana/Jadwal •IT •dll Keterampilan • Bikin kita siap • Bikin kita PD Tanmiyyatul Kafa’ah Belajar dan tingkatkan kapasitas diri
  • 16.
    Pentingnya Tanmiyyatul Kafa’ah Berilmusebelum beramal Bekal dakwah di jalan Allah Meningkatkan derajat
  • 18.

Editor's Notes

  • #2 Senang sekali hari ini saya bisa bertemu dengan para kontributor peradaban, sebab : Menjadi Murabbi adalah pilihan untuk membangun peradaban yang lebih baik. Menjadi Murabbi adalah pilihan untuk menjadi hamba Allah yang peduli kepada sesama, sebab hidup ini bukan hanya tentang diri kita tetapi juga tentang orang lain. Menjadi Murabbi adalah pilihan untuk menjadi hamba Allah yang berkhidmat untuk ummatnya Nabi Muhammad Saw. Sebab semulia-mulianya amal sebagai bentuk ittibaur Rasul adalah berkhidmat untuk ummatnya Nabi Muhammad Apalagi di zaman yang serba permisivisme seperti sekarang ini, zaman yang serba boleh, zaman yang penganutnya membuat hukum sendiri, yang halal jadi haram, yg haram jadi halal. Lihatlah budaya pacaran, dulu dianggap aneh sekarang udah biasa, bahkan sekarang jadi kebalik kalau gak pacaran jadi aneh.
  • #15 Nabi Nuh a.s berdakwah selama 1000 tahun kurang 50 tahun kepada kaumnya, hasil dakwahnya tidak lebih dari 12 orang. Waktu yang tidak sebentar berbanding lurus dengan cobaan yang dihadapi, bahkan beliau di surat Al Qomar mengadu kepada Allah, “Ya Allah aku telah dikalahkan maka menangkanlah aku” Nabi Ibrahim berdo’a kepada Allah agar dikaruniakan anak yang sholih (Q.S Ash Shaffat: 100) Nabi Zakariyya juga berdo’a di surat al anbiya : 89 agar dianugerahi keturunan, di ayat tersebut sekaligus diberikan kunci diijabahnya doa adalah bersegera untuk melakukan kebaikan.