Pikirkan matang-matang sebelum
mengambil tindakan
MENGAMBIL RISIKO
USAHA
RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN
 Ketidakpastian
Risiko tak terduga dari sebuah kejadian
- Risiko karena bencana alam
 Risiko
Risiko dapat bersifat pasti maupun tidak pasti
yang bisa dikalkulasi secara kuantitatif
- Gedung terbakar yang berakibat kerugian
KLASIFIKASI RISIKO USAHA
 Risiko murni
Risiko yang menyebabkan kerugian dan tidak
mungkin menimbulkan keuntungan.
Risiko murni terjadi karena ketidaksengajaan dan
tidak dapat dicegah
- kerusakan mesin, kebakaran gedung, dsb
 Risiko Spekulatif
risiko yang diambil secara sengaja atau sadar oleh
seorang wirausaha dan punya dua kemungkinan
hasil; keuntungan/kerugian.
- mengasuransikan kendaraan pabrik
Berdasarkan jenis dampaknya, risiko diklasifikasikan
 Risiko sistematik
Risiko yang mempunyai dampak lebih komplek.
Risiko yang ditimbulkan bisa berdampak ke bagian-
bagian lain
- Penurunan tingkat penjualan suatu produk
berdampak pada
kerugian
 Risiko spesifik
Mempunyai dampak khusus dan tidak dapat
dihindari tapi bisa diminimalisasi tingkat risikonya.
- Penjual payung pada musim kemarau
Jenis-jenis Risiko Usaha
 Risiko Perusahaan
 Risiko keuangan
 Risiko Likuiditas (ketersediaan uang tunai)
 Risiko Permodalan
 Risiko Pasar
 Risiko Operasional
Faktor Penyebab Risiko Usaha
 Perubahan meliputi
a. Lingkungan & global
b. Sosial dan ekonomi
c. Persaingan
d. Gaya hidup, budaya
e. Tren Pasar
f. Teknologi
g. Peraturan pemerintah
 Kesalahan strategi dan perencanaan
 Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan
kejadian di luar rencana
 Persiapan yang kurang matang
 Kelengahan pribadi/penanggungjawab
Klasifikasi Orang dalam
Menghadapi Risiko Usaha
 Risk Avoider
Orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan
menghindarinya
 Risk Calculator
Orang yang berani mengambil keputusan bila
risiko/dampaknya bisa di kalkulasi
 Risk Taker
Orang yang berani namun spekulatif dalam
mengambil keputusan dengan megambil risiko secara
intuitif saja
 Risk Manager
Orang yang berani & mampu mengambil keputusan
berdasarkan perhitungan tingkat risiko &
ketidakpastian dengan mengandalkan intuisinya
CARA MENGIDENTIFIKASI RISIKO
USAHA
 Metode analisa dari pengalaman dan sejarah
- Informasi keluhan pelanggan
- Informasi kecacatan produk
- Informasi track record SDM
- Informasi pertumbuhan penjualan
 Metode pengamatan dan survei
- Pengamatan & survei tingkat kebutuhan pasar
- Pengamatan & survei tentang ketidakpuasan
pelanggan
- Pengamatan & survei untuk menemukan produk
baru
- Pengamatan & survei gaya hidup pelanggan
- Pengamatan & survei lokasi berdirinya pabrik &
lingkungan
 Metode Acuan
Metode ini digunakan dalam menemukan
kelemahan, peluang, hambatan, kekuatan dan
ancaman sehingga wirausaha tahu apakah
produk, strategi dan mutunya telah sesuai
dengan pasar.
 Metode dari para pakar/ahli
Risiko bisa diminimalisir dengan semakin
banyaknya pengalaman, pengetahuan, dan
wawasan yang dimiliki.
Mengatasi dan memperkecil
risiko
 Gunakan pengetahuan anda untuk mengetahui
dampak atau risiko yang akan terjadi
 Manfaatkan pengalaman yang anda miliki
 Berpikir kreatif dan inovatif serta yakin bahwa
segala sesuatu pasti ada penyelesaiannya
 Asuransikan apa yang perlu diasuransikan
 Bekerja dan berpikir prestatif
 Keahlian menganalisa, menelaah, menilai dan
menguraikan sebab akibat serta keyakinan diri
untuk mengambil risiko
 Mengubah keadaan yang bisa menimbulkan
risiko menjadi keadaan yang lebih baik dan
berisiko kecil
 Proaktif dan antisipatif

Mengambil risiko usaha

  • 1.
    Pikirkan matang-matang sebelum mengambiltindakan MENGAMBIL RISIKO USAHA
  • 2.
    RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN Ketidakpastian Risiko tak terduga dari sebuah kejadian - Risiko karena bencana alam  Risiko Risiko dapat bersifat pasti maupun tidak pasti yang bisa dikalkulasi secara kuantitatif - Gedung terbakar yang berakibat kerugian
  • 3.
    KLASIFIKASI RISIKO USAHA Risiko murni Risiko yang menyebabkan kerugian dan tidak mungkin menimbulkan keuntungan. Risiko murni terjadi karena ketidaksengajaan dan tidak dapat dicegah - kerusakan mesin, kebakaran gedung, dsb  Risiko Spekulatif risiko yang diambil secara sengaja atau sadar oleh seorang wirausaha dan punya dua kemungkinan hasil; keuntungan/kerugian. - mengasuransikan kendaraan pabrik
  • 4.
    Berdasarkan jenis dampaknya,risiko diklasifikasikan  Risiko sistematik Risiko yang mempunyai dampak lebih komplek. Risiko yang ditimbulkan bisa berdampak ke bagian- bagian lain - Penurunan tingkat penjualan suatu produk berdampak pada kerugian  Risiko spesifik Mempunyai dampak khusus dan tidak dapat dihindari tapi bisa diminimalisasi tingkat risikonya. - Penjual payung pada musim kemarau
  • 5.
    Jenis-jenis Risiko Usaha Risiko Perusahaan  Risiko keuangan  Risiko Likuiditas (ketersediaan uang tunai)  Risiko Permodalan  Risiko Pasar  Risiko Operasional
  • 6.
    Faktor Penyebab RisikoUsaha  Perubahan meliputi a. Lingkungan & global b. Sosial dan ekonomi c. Persaingan d. Gaya hidup, budaya e. Tren Pasar f. Teknologi g. Peraturan pemerintah  Kesalahan strategi dan perencanaan  Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan kejadian di luar rencana  Persiapan yang kurang matang  Kelengahan pribadi/penanggungjawab
  • 7.
    Klasifikasi Orang dalam MenghadapiRisiko Usaha  Risk Avoider Orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan menghindarinya  Risk Calculator Orang yang berani mengambil keputusan bila risiko/dampaknya bisa di kalkulasi  Risk Taker Orang yang berani namun spekulatif dalam mengambil keputusan dengan megambil risiko secara intuitif saja  Risk Manager Orang yang berani & mampu mengambil keputusan berdasarkan perhitungan tingkat risiko & ketidakpastian dengan mengandalkan intuisinya
  • 8.
    CARA MENGIDENTIFIKASI RISIKO USAHA Metode analisa dari pengalaman dan sejarah - Informasi keluhan pelanggan - Informasi kecacatan produk - Informasi track record SDM - Informasi pertumbuhan penjualan  Metode pengamatan dan survei - Pengamatan & survei tingkat kebutuhan pasar - Pengamatan & survei tentang ketidakpuasan pelanggan - Pengamatan & survei untuk menemukan produk baru - Pengamatan & survei gaya hidup pelanggan - Pengamatan & survei lokasi berdirinya pabrik & lingkungan
  • 9.
     Metode Acuan Metodeini digunakan dalam menemukan kelemahan, peluang, hambatan, kekuatan dan ancaman sehingga wirausaha tahu apakah produk, strategi dan mutunya telah sesuai dengan pasar.  Metode dari para pakar/ahli Risiko bisa diminimalisir dengan semakin banyaknya pengalaman, pengetahuan, dan wawasan yang dimiliki.
  • 10.
    Mengatasi dan memperkecil risiko Gunakan pengetahuan anda untuk mengetahui dampak atau risiko yang akan terjadi  Manfaatkan pengalaman yang anda miliki  Berpikir kreatif dan inovatif serta yakin bahwa segala sesuatu pasti ada penyelesaiannya  Asuransikan apa yang perlu diasuransikan  Bekerja dan berpikir prestatif  Keahlian menganalisa, menelaah, menilai dan menguraikan sebab akibat serta keyakinan diri untuk mengambil risiko  Mengubah keadaan yang bisa menimbulkan risiko menjadi keadaan yang lebih baik dan berisiko kecil  Proaktif dan antisipatif