Kebijakan baru memperbolehkan iterasi resep obat kronis maksimal 2 kali tanpa konsultasi dokter untuk memudahkan akses peserta JKN selama pandemi. Pelayanan obat kronis akan didigitalisasi dengan mencatat resep iterasi secara real-time untuk memverifikasi status peserta. Implementasi program iterasi dan rujuk balik akan dievaluasi sebagai pertimbangan perpanjangan kerja sama fasilitas kesehatan.