DIARE PADA BAYI
KELOMPOK 2
KELAS 2A
DOSEN: YUSSIE ATER MERRY, M.KEB
01 02
03 04
Syintia ramadhani Tiffanny Shellodora
214110343
Tiyas Zilla Yunita
214110346
Upik Nurrohmah
214110349
06
05
214110340
07
Vivi Mulia Syafri
214110352
Wulan Alfadilla
214110355
Yulia Ulfa
214110358
A. Pengertian Diare
 Diare adalah pengeluaran feses yang tidak
normal dan cair. Bisa juga didefinisikan
sebagai buang air besar yang tidak normal
dan berbentuk cair dengan frekuensi lebih
banyak dari biasanya.
 Bayi dikatakan diare bila sudah lebih dari 3
kali buang air besar, sedangkan neonatus
dikatakan diare bila sudah lebih dari 4 kali
buang air besar
APA ITU DIARE PADA BAYI?
APA SAJA PENYEBAB DIARE ?
Faktor
Infeksi
Faktor
malabsorpsi
Faktor
Makanan
Faktor Infeksi
infeksi bakteri oleh kuman e.coli
salmonella, fibrio cholerae (colera), dan
serangan bakteri lain yang jumlahnya
berlebihan dan patogenik.
infeksi basil (disentri)
infeksi virus enterovirus
dan adenovirus
infeksi parasit oleh cacing
infeksi jamur
Faktor Makanan
Makanan yang mengakibatkan diare adalah makanan yang tercemar, basi,
beracun, terlalu banyak lemak, mentah (sayuran), dan kurang matang.
Faktor Malabsorpsi
(Gangguan Penyerapan )
2. Malabsorpsi karbohidrat.
 Pada bayi, kepekaan terhadap
lactoglobulis dalam susu formula
menyebabkan diare.
 Gejalanya berupa diare berat, tinja
berbau sangat asam, sakit di daerah
perut. Jika sering terkena diare ini,
pertumbuhan anak akan terganggu.
1. Malabsorpsi lemak.
 Dalam makanan terdapat lemak yang
disebut triglyserida.
 Triglyserida, dengan bantuan kelenjar
lipase, mengubah lemak menjadi micelles
yang siap diabsorpsi usus.
 Jika tidak ada lipase dan terjadi kerusakan
mukosa usus, diare dapat jadi muncul
karena lemak tidak terserap dengan baik.
Gejalanya adalah tinja mengandung lemak.
APA SAJA JENIS JENIS DIARE ?
Pada diare menahun (kronis), kejadiannya lebih
kompleks. beberapa faktor yang menimbulkannya,
terutama jika sering berulang pada bayi dan anak.
1. Gangguan bakteri, jamur, dan parasit.
2. Malabsorpsi kalori.
3. Malabsorpsi lemak dan karbohidrat
Diare Menahun
Diare Akut
Diare akut adalah diare yang terjadi sewaktu
waktu tetapi gejalanya dapat berat. Salah satu
penyebabnya yaitu kelebihan cairan usus akibat
racun.
APA SAJA GEJALA DAN TANDA
DIARE ?
1. Cengeng, rewel
2. Gelisah
3. Suhu meningkat
4. Nafsu makan menurun
5. Fesex cair dan berlendis Kelamaan Anus lecer leses ini akan
berwarns hijau dan asam
6. Dehidrasi
7. Berat badan menurun
8. Turgor kulit menurun.
9. Mata dan ubun-ubun cekung.
10. Selaput lendir dan mulut serta kula menjadi kering.
APA SAJA AKIBAT DIARE?
-Dehidrasi
 Dehidrasi akan menyebabkan gangguan keseimbangan metabolisme
tubuh. Gangguan ini dapat mengakibatkan kematian pada bayi.
 Kematian ini lebih disebabkan bayi kehabisan cairan tubuh. Soalnya,
asupan cairan itu tidak seimbang dengan pengeluaran melalui muntah
dan berak, meskipun berlangsung sedikit demi sedikit. Pada bayi,
keadaan ini dapat mengakibatkan kematian setelah sakit selama 2-3
hari.
 Sebelum kematian terjadi, dehidrasi berat akan muncul yang
gejalanya adalah kulit berkerut, mata cekung, ubun-ubun cekung,
serta mulut dan bibir kering bahkan pecah-pecah.
Dehidrasi terbagi menjadi:
a. Dehidrasi ringan, apabila terjadi kehilangan cairan <5% BB
b. dehidrasi sedang, apabila terjadi kehilangan cairan 5-10% RB
c. dehidrasi berat, apabila terjadi kehilangan cairan >10-15% BB
 Gangguan ini terjadi karena asupan makanan terhenti sementara
pengeluaran zat gizi terus berjalan.
 Ketidaktahuan orangtua, cara penanganan dokter yang tidak tepat, kurang
gizi pada anak, dan perubahan makanan mendadak dapat menjadi faktor
pencetus diare.
 Mengganti ASI dengan susu formula yang biasa dilakukan ibu-ibu di kota
besar dapat menyebabkan diare kronis (berkepanjangan)
-Gangguan Pertumbuhan
1. Pemberian ASI
BAGAIMANA PENCEGAHAN DIARE ?
 ASI mempunyai khasiat preventif secara imunologik dengan adanya antibodi
dan zat-zat lain yang dikandungnya ASI juga memberikan perlindungan
terhadap diare pada bayi yang baru lahir.
 Pemberian ASI eksklusif mempunyai daya lindung 4 kali lebih besar terhadap
diare daripada pemberian ASI yang disertai dengan susu botol. Pada bayi yang
tidak diberi ASI secara penuh pada 6 bulan pertama kehidupan, risiko terkena
diare adalah 30 kali lebih besar.
 . Penggunaan botol untuk susu formula biasanya menyebabkan risiko tinggi
terkena diare sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gizi buruk.
2. Pemberian Makanan Pendamping ASI
 Pemberian makanan pendamping ASI adalah saat dimana bayi
secara bertahap mulai dibiasakan dengan makanan orang dewasa.
 Pada masa tersebut merupakan masa yang berbahaya bagi bayi
sebab perilaku pemeningkatnya risiko terjadinya diare ataupun
penyakit lain yang menyebabkan kematian.Untuk itu kebersihan
makanan harus diperhatikan
3. Menggunakan Air Bersih yang Cukup
 Sebagian besar kuman infeksius penyebab diare ditularkan melalui
jalur fecal-oral.
 Hal tersebut dapat ditularkan dengan memasukkan ke dalam mulut,
cairan atau benda yang tercemar dengan tinja misalnya air minum,
jari-jari tangan, makanan yang disiapkan dalam panci yang dicuci
dengan air tercemar.
4. Mencuci Tangan
 Kebiasaan yang berhubungan dengan kebersihan perorangan yang penting
dalam penularan kuman diare adalah mencuci tangan.
 Mencuci tangan dengan sabun, terutama sesudah buang air besar,
sesudah membuang tinja anak, sebelum menyiapkan makanan, sebelum
menyuapi anak dan sebelum makan, mempunyai pengaruh dalam kejadian
diare.
APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
BAGAIMANA CARA PENGOBATAN DIARE?
1. Pemberian cairan (rehidrasi awal dan rumatan).
2. Teruskan pemberian ASI karena bisa membantu meningkatkan daya
tahan tubuh anak
3. Diatetik (pemberian makanan).
4. Obat-obatan
Jumlah cairan yang diberikan adalah 100 ml/kgBB/hari sebanyak 1 kali setiap 2
jam, jika diare tanpa dehidrasi Sebanyak 50% cairan ini diberikan dalam 4 jam
pertama dan sisanya adlibitum.(Sesuaikan dengan umur anak).
CONTOH <2 tahun diberikan ½ gelas
Oralit diberikan sebanyak 100 ml/kgBB setiap 4-6 jam pada kasus
dehidrasi ringan sampai berat.
 Beberapa cara untuk membuat cairan rumah tangga (cairan KT)Larutan gula
garam (LGG) I sendok teh gula pasir + ½ sendok teh garam dapur halus+ 1 gelas
air masak atau air teh hangat. Air tajin (2 liter + 5 g garam)
MENGGUNAKAN ORALITE KEMASAN
SISTEMATIKA PENATALAKSANAAN BERDASARKAN KEADAAN DIARE
Thanks!

MATERI PENYULUHAN DIARE.pptx

  • 1.
    DIARE PADA BAYI KELOMPOK2 KELAS 2A DOSEN: YUSSIE ATER MERRY, M.KEB
  • 2.
    01 02 03 04 Syintiaramadhani Tiffanny Shellodora 214110343 Tiyas Zilla Yunita 214110346 Upik Nurrohmah 214110349 06 05 214110340 07 Vivi Mulia Syafri 214110352 Wulan Alfadilla 214110355 Yulia Ulfa 214110358
  • 3.
    A. Pengertian Diare Diare adalah pengeluaran feses yang tidak normal dan cair. Bisa juga didefinisikan sebagai buang air besar yang tidak normal dan berbentuk cair dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya.  Bayi dikatakan diare bila sudah lebih dari 3 kali buang air besar, sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari 4 kali buang air besar APA ITU DIARE PADA BAYI?
  • 4.
    APA SAJA PENYEBABDIARE ? Faktor Infeksi Faktor malabsorpsi Faktor Makanan
  • 5.
    Faktor Infeksi infeksi bakterioleh kuman e.coli salmonella, fibrio cholerae (colera), dan serangan bakteri lain yang jumlahnya berlebihan dan patogenik. infeksi basil (disentri) infeksi virus enterovirus dan adenovirus infeksi parasit oleh cacing infeksi jamur Faktor Makanan Makanan yang mengakibatkan diare adalah makanan yang tercemar, basi, beracun, terlalu banyak lemak, mentah (sayuran), dan kurang matang.
  • 6.
    Faktor Malabsorpsi (Gangguan Penyerapan) 2. Malabsorpsi karbohidrat.  Pada bayi, kepekaan terhadap lactoglobulis dalam susu formula menyebabkan diare.  Gejalanya berupa diare berat, tinja berbau sangat asam, sakit di daerah perut. Jika sering terkena diare ini, pertumbuhan anak akan terganggu. 1. Malabsorpsi lemak.  Dalam makanan terdapat lemak yang disebut triglyserida.  Triglyserida, dengan bantuan kelenjar lipase, mengubah lemak menjadi micelles yang siap diabsorpsi usus.  Jika tidak ada lipase dan terjadi kerusakan mukosa usus, diare dapat jadi muncul karena lemak tidak terserap dengan baik. Gejalanya adalah tinja mengandung lemak.
  • 7.
    APA SAJA JENISJENIS DIARE ? Pada diare menahun (kronis), kejadiannya lebih kompleks. beberapa faktor yang menimbulkannya, terutama jika sering berulang pada bayi dan anak. 1. Gangguan bakteri, jamur, dan parasit. 2. Malabsorpsi kalori. 3. Malabsorpsi lemak dan karbohidrat Diare Menahun Diare Akut Diare akut adalah diare yang terjadi sewaktu waktu tetapi gejalanya dapat berat. Salah satu penyebabnya yaitu kelebihan cairan usus akibat racun.
  • 8.
    APA SAJA GEJALADAN TANDA DIARE ? 1. Cengeng, rewel 2. Gelisah 3. Suhu meningkat 4. Nafsu makan menurun 5. Fesex cair dan berlendis Kelamaan Anus lecer leses ini akan berwarns hijau dan asam 6. Dehidrasi 7. Berat badan menurun 8. Turgor kulit menurun. 9. Mata dan ubun-ubun cekung. 10. Selaput lendir dan mulut serta kula menjadi kering.
  • 9.
    APA SAJA AKIBATDIARE? -Dehidrasi  Dehidrasi akan menyebabkan gangguan keseimbangan metabolisme tubuh. Gangguan ini dapat mengakibatkan kematian pada bayi.  Kematian ini lebih disebabkan bayi kehabisan cairan tubuh. Soalnya, asupan cairan itu tidak seimbang dengan pengeluaran melalui muntah dan berak, meskipun berlangsung sedikit demi sedikit. Pada bayi, keadaan ini dapat mengakibatkan kematian setelah sakit selama 2-3 hari.
  • 10.
     Sebelum kematianterjadi, dehidrasi berat akan muncul yang gejalanya adalah kulit berkerut, mata cekung, ubun-ubun cekung, serta mulut dan bibir kering bahkan pecah-pecah. Dehidrasi terbagi menjadi: a. Dehidrasi ringan, apabila terjadi kehilangan cairan <5% BB b. dehidrasi sedang, apabila terjadi kehilangan cairan 5-10% RB c. dehidrasi berat, apabila terjadi kehilangan cairan >10-15% BB
  • 11.
     Gangguan initerjadi karena asupan makanan terhenti sementara pengeluaran zat gizi terus berjalan.  Ketidaktahuan orangtua, cara penanganan dokter yang tidak tepat, kurang gizi pada anak, dan perubahan makanan mendadak dapat menjadi faktor pencetus diare.  Mengganti ASI dengan susu formula yang biasa dilakukan ibu-ibu di kota besar dapat menyebabkan diare kronis (berkepanjangan) -Gangguan Pertumbuhan
  • 12.
    1. Pemberian ASI BAGAIMANAPENCEGAHAN DIARE ?  ASI mempunyai khasiat preventif secara imunologik dengan adanya antibodi dan zat-zat lain yang dikandungnya ASI juga memberikan perlindungan terhadap diare pada bayi yang baru lahir.  Pemberian ASI eksklusif mempunyai daya lindung 4 kali lebih besar terhadap diare daripada pemberian ASI yang disertai dengan susu botol. Pada bayi yang tidak diberi ASI secara penuh pada 6 bulan pertama kehidupan, risiko terkena diare adalah 30 kali lebih besar.  . Penggunaan botol untuk susu formula biasanya menyebabkan risiko tinggi terkena diare sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gizi buruk.
  • 13.
    2. Pemberian MakananPendamping ASI  Pemberian makanan pendamping ASI adalah saat dimana bayi secara bertahap mulai dibiasakan dengan makanan orang dewasa.  Pada masa tersebut merupakan masa yang berbahaya bagi bayi sebab perilaku pemeningkatnya risiko terjadinya diare ataupun penyakit lain yang menyebabkan kematian.Untuk itu kebersihan makanan harus diperhatikan 3. Menggunakan Air Bersih yang Cukup  Sebagian besar kuman infeksius penyebab diare ditularkan melalui jalur fecal-oral.  Hal tersebut dapat ditularkan dengan memasukkan ke dalam mulut, cairan atau benda yang tercemar dengan tinja misalnya air minum, jari-jari tangan, makanan yang disiapkan dalam panci yang dicuci dengan air tercemar.
  • 14.
    4. Mencuci Tangan Kebiasaan yang berhubungan dengan kebersihan perorangan yang penting dalam penularan kuman diare adalah mencuci tangan.  Mencuci tangan dengan sabun, terutama sesudah buang air besar, sesudah membuang tinja anak, sebelum menyiapkan makanan, sebelum menyuapi anak dan sebelum makan, mempunyai pengaruh dalam kejadian diare.
  • 15.
    APA YANG HARUSKITA LAKUKAN?
  • 16.
    BAGAIMANA CARA PENGOBATANDIARE? 1. Pemberian cairan (rehidrasi awal dan rumatan). 2. Teruskan pemberian ASI karena bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak 3. Diatetik (pemberian makanan). 4. Obat-obatan Jumlah cairan yang diberikan adalah 100 ml/kgBB/hari sebanyak 1 kali setiap 2 jam, jika diare tanpa dehidrasi Sebanyak 50% cairan ini diberikan dalam 4 jam pertama dan sisanya adlibitum.(Sesuaikan dengan umur anak). CONTOH <2 tahun diberikan ½ gelas
  • 17.
    Oralit diberikan sebanyak100 ml/kgBB setiap 4-6 jam pada kasus dehidrasi ringan sampai berat.  Beberapa cara untuk membuat cairan rumah tangga (cairan KT)Larutan gula garam (LGG) I sendok teh gula pasir + ½ sendok teh garam dapur halus+ 1 gelas air masak atau air teh hangat. Air tajin (2 liter + 5 g garam) MENGGUNAKAN ORALITE KEMASAN
  • 18.
  • 19.