Disusun oleh :

Nama : Marty Mardiyah
NIM : 2011031083
Prodi : Pendidikan Ekonomi
KURIKULUM & PEMBELAJARAN
     dalam PARADIGMA BARU




Pengarang : Akhmad Sudradjat, M.Pd.
Penerbit : Paramitra Production
Tahun Terbit : 2011
BAB I
KONSEP DASAR KURIKULUM
DESKRIPSI SINGKAT

 Menurut UU No. 20 Tahun 2003, kurikulum adalah
 seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,
 isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
 sebagai pedoman penyelenggara pembelajaran untuk
 mencapai tujuan pendidikan tertentu.
 fungsi kurikulum bagi sekolah adalah sebagai alat
 untuk mencapai tujuan pendidikan disekolah dan
 sebagai pedoman yang dijadikan acuan dalam
 penyelenggaraan disekolah.
 Menurut Nana S. Sukmadinata (1997), ada 4 jenis
 hubungan kurikulum dengan teori pendidikan yaitu
 pendidikan klasik, pendidikan pribadi, teknologi
 pendidikan, pendidikan interaksional.
 Kurikulumharus bisa meningkatkan tingkat
 pembelajaran dengan cara, guru harus
 bisa menyampaikan materi sesuai dengan
 kurikulum yang ada.
Landasan                   Prinsip-Prinsip
Pengembangan               Pengembangan
kurikulum                  Kurikulum


   • Landasan Filosofis
   • Landasan Psokologis
   • Landasan Sosiologis
   • Landsan IPTEK
 Pengembangan kurikulum adalah istilah yang
 komprehenshif, di dalamnya mencakup perencanaan,
 pelaksanaan, dan evaluasi.
 Dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum
 diperlukan berbagai landasan yaitu Landasan filosofis,
 Landasan psikologis, Landasan sosiologis, dan Landasan
 Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK).
 Menurut Asep Herry Hernawan dkk (2002)
 mengemukakan lima prinsip umum dalam pengembangan
 kurikulum yaitu :
 - Prinsip Relevansi
 - Prinsip Fleksibilitas
 - Prinsip Kontinuitas
 - Prinsip Efisiensi
 -Prinsip Efektifitas
REFLEKSI

    Dalam penyusunan dan pengembangan
  kurikulum diperlukan berbagai landasan
  yang kokoh dan kuat, apabila landasan
  kurikulum itu lemah atau tidak kuat maka
  yang dipertaruhkan adalah siswanya.
 Setiap pemberian kurikulum harus sesuai
  dengan keadaan yang ada agar para siswa
  bisa mengikutinya dan lebih memahami
  tentang pendidikan.
Komponen Tujuan   Komponen Materi




Komponen Metode   Komponen Evaluasi
DESKRIPSI SINGKAT
   Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
    Sistem Pendidikan Nasional disebutkan “Pendidikan
    Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan
    mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia
    yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha
    Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan
    dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani,
    kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa
    tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan”.
   Secara garis besar , bahan ajar atau materi pembelajaran
    berisikan pengetahuan , keterampilan, dan sikap atau
    nilai yang harus dipelajari siswa. Materi pembelajaran
    mengandung aspek-aspek tertentu sesuai dengan
    tingkatan tujuan yang hendak dicapai.
Seorang guru atau calon guru itu, sebelum
melakukan pembelajaran atau mengajar, guru
harus dapat menguasai tentang komponen-
komponen apa saja yang harus dikuasai. Jika
seorang guru tidak menguasai tentang
komponen yang ada mungkin guru tersebut
tidak bisa memberikan pengajaran secara baik.
Konsep & Teori Belajar




                 Teori-teori                             Hakikat
                                     Pilar Belajar
                Pokok Belajar                            Belajar




Teori Belajar   Teori Belajar       Teori Belajar
Behaviorisme    Kognitivisme          Gestalt
 Moh. Surya (1997): “Belajar dapat diartikan sebagai
  suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk
  memperoleh perubahan baru secara keseluruhan,
  sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri
  dalam berinteraksi dengan lingkungannya ”
 Unesco merumuskan 4 pilar belajar yaitu belajar
  mengetahui (learning to know), belajar berkarya
  (learning to do), belajar hidup bersama (learning to live
  together), dan belajar berkembang secara utuh
  (learning to be).
 Dalam pembelajaran itu teori-teori pokok belajar yang
  harus ada yaitu :
  - teori belajar behaviorisme
  - teori belajar kognitivisme menrut Piaget
  -teori belajar Gestalt
REFLEKSI
    Belajar disini dapat diartikan sebagai
perubahan perilaku seseorang yang dapat di
ekspresikan dengan sebuah keterampilan,
sikap,     kebiasaan,  pengetahuan      dan
kecakapannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Pengertian Pembelajaran
Konsep Dasar   • Prinsip-prinsip Pembelajaran

Pembelajaran   • Komponen-komponen
                 Pembelajaran



               • Pembelajaran Konstruktivisme
               • Pembelajaran Kontekstual
   Ragam       • Pembelajaran Aktif
               • Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran   • Pembelajaran Tuntas
               • Pembelajaran Remedial
               • Pembelajaran Pengayaan
DESKRIPSI SINGKAT

• Ada tujuh prinsip pembelajaran yang dapat
  dijadikan panduan dalam upaya meningkatkan
  kualitas pembelajaran yaitu encourages
  contact between student and faculty, develops
  reciprocity and cooperation among student,
  encourages active learning, gives prompt
  feedback, emphasizes time on task,
  communicates high expectations, respects
  diverse talens and ways of learning.
   Pembelajaran yaitu sebuah pekerjaan yang
    lebih kepada siswa dan gurunya yang satu
    sama lainnya saling berkaitan, karena siswa itu
    menjadi objek penting yang akan menerima
    pengetahuan atau bisa saja guru pun terbuka
    kepada siswanya.
   Di dalam pembelajaran itu sendiri mempunyai
    beragam pembelajaran yang bisa disampaikan
    kepada siswa-siswi yang srjalan dengan
    prinsip-prinsip pembelajaran.
BAB VI
PERAN & KOMPETENSI GURU

               Peran guru dalam
                 pembelajaran




                                   Keterampilan
 Kompetensi Guru
                                  Dasar Mengajar
DESKRIPSI SINGKAT
 Peran guru sebagai Manajer Pembelajaran mencakup :
 peran guru sebagai manajer pembelajaran, peran guru
 sebagai fasilitator, peran guru sebagai motivator, peran
 guru sebagai pembimbing.
 Menurut Raka joni yang dikutip oleh Suyanto dan
 Djihad Hisyam (2000) mengemukakan 3 jenis
 kompetensi guru yaitu : Kompetensi profesional,
 Kompetensi kemasyarakatan, Kompetensi personal.
 Seorang guru harus mempunyai beberapa keterampilan
 yang perlu di kuasai yaitu keterampilan membuka
 pembelajaran, keterampilan memberikan variasi
 stimulus, keterampilan bertanya, keterampilan memberi
 isyarat, keterampilan memberikan ilustrasi/pengguna
 contoh, keterampilan berkomunikasi, keterampilan
 menutup pembelajaran, keterampilan mengelola kelas.
REFLEKSI

 Peran guru dalam pembelajaran sangatlah penting,
  sebab guru adalah seorang yang mengamalkan
  ilmunya atau menyampaikan pengetahuannya
  kepada murid. Guru merupakan orang yang patut
  digugu dan ditiru karena sebagai motivator, dan
  fasilitator.
 Guru pun harus mempunyai sebuah kompetensi
  yang luas sebagai bekal mengajar, seperti halnya
  mempunyai keterampilan dalam berkomunikasi dan
  keterampilan dalam mengelola kelas.
BAB VII
PROSES PEMBELAJARAN

                            Pengertian Pendekatan,
                           Strategi, Metode, dan Skill
                                 Pembelajaran




                                                               Strategi Pembelajaran
   Sumber Belajar
                                                                       Inkuiri

                                      Proses
                                    Pembelajran




                                                           Metode
                Media Pembelajran                        Pembelajaran
DESKRIPSI SINGKAT
• Strategi pembelajaran inkuiri adalah strategi
  pembelajaran yang menekankan kepada
  proses mencari dan menemukan.
• Metode pembelajaran standar yang sejalan
  prinsip-prinsip pembelajaran paradigma baru
  yaitu diskusi, metode simulasi, metode
  problem solving, metode kerja kelompok,
  metode proyek, metode karyawisata, metode
  penugasan, metode eksperimen.
   Terdapat berbagai jenis media belajar, yaitu
    media visual (grafik, diagram, chart, bagan,
    poster), media audial (radio, tape recorder,
    lab. Bahasa, dsb), projected still media (slide,
    over head projektor, in focus ), projected
    motion media (film, televisi, vidio, komputer).
   Sumber belajar adalah semua sumber baik
    berupa data, orang dan wujud tertentu yang
    dapat digunakan oleh siswa dalam belajar,
    baik secara terpisah maupun secara
    terkombinasi sehingga mempermudah siswa
    dalam mencapai tujuan belajar atau
    mencapai kompetensi tertentu.
REFLEKSI

 Sebelum melakukan proses pembelajaran guru
  terlebih dahulu harus melakukan sebuah
  pendekatan, strategi yang kemudian menjadi sebuah
  model pembelajaran atau yang merupakan sebagai
  bungkus dari sebuah penerapan.
 Strategi, metode, dan media pembelajaran pun
  perlu ditentukan agar dapat membantu guru untuk
  lebih mudah menyampaikan materi dan siswa-siswi
  juga bisa lebih mudah mengerti dengan apa yang
  disampaikan.
Marty mardiyah

Marty mardiyah

  • 1.
    Disusun oleh : Nama: Marty Mardiyah NIM : 2011031083 Prodi : Pendidikan Ekonomi
  • 2.
    KURIKULUM & PEMBELAJARAN dalam PARADIGMA BARU Pengarang : Akhmad Sudradjat, M.Pd. Penerbit : Paramitra Production Tahun Terbit : 2011
  • 3.
  • 4.
    DESKRIPSI SINGKAT  MenurutUU No. 20 Tahun 2003, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.  fungsi kurikulum bagi sekolah adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan disekolah dan sebagai pedoman yang dijadikan acuan dalam penyelenggaraan disekolah.  Menurut Nana S. Sukmadinata (1997), ada 4 jenis hubungan kurikulum dengan teori pendidikan yaitu pendidikan klasik, pendidikan pribadi, teknologi pendidikan, pendidikan interaksional.
  • 5.
     Kurikulumharus bisameningkatkan tingkat pembelajaran dengan cara, guru harus bisa menyampaikan materi sesuai dengan kurikulum yang ada.
  • 6.
    Landasan Prinsip-Prinsip Pengembangan Pengembangan kurikulum Kurikulum • Landasan Filosofis • Landasan Psokologis • Landasan Sosiologis • Landsan IPTEK
  • 7.
     Pengembangan kurikulumadalah istilah yang komprehenshif, di dalamnya mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.  Dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum diperlukan berbagai landasan yaitu Landasan filosofis, Landasan psikologis, Landasan sosiologis, dan Landasan Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK).  Menurut Asep Herry Hernawan dkk (2002) mengemukakan lima prinsip umum dalam pengembangan kurikulum yaitu : - Prinsip Relevansi - Prinsip Fleksibilitas - Prinsip Kontinuitas - Prinsip Efisiensi -Prinsip Efektifitas
  • 8.
    REFLEKSI  Dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum diperlukan berbagai landasan yang kokoh dan kuat, apabila landasan kurikulum itu lemah atau tidak kuat maka yang dipertaruhkan adalah siswanya.  Setiap pemberian kurikulum harus sesuai dengan keadaan yang ada agar para siswa bisa mengikutinya dan lebih memahami tentang pendidikan.
  • 9.
    Komponen Tujuan Komponen Materi Komponen Metode Komponen Evaluasi
  • 10.
    DESKRIPSI SINGKAT  Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan “Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan”.  Secara garis besar , bahan ajar atau materi pembelajaran berisikan pengetahuan , keterampilan, dan sikap atau nilai yang harus dipelajari siswa. Materi pembelajaran mengandung aspek-aspek tertentu sesuai dengan tingkatan tujuan yang hendak dicapai.
  • 11.
    Seorang guru ataucalon guru itu, sebelum melakukan pembelajaran atau mengajar, guru harus dapat menguasai tentang komponen- komponen apa saja yang harus dikuasai. Jika seorang guru tidak menguasai tentang komponen yang ada mungkin guru tersebut tidak bisa memberikan pengajaran secara baik.
  • 12.
    Konsep & TeoriBelajar Teori-teori Hakikat Pilar Belajar Pokok Belajar Belajar Teori Belajar Teori Belajar Teori Belajar Behaviorisme Kognitivisme Gestalt
  • 13.
     Moh. Surya(1997): “Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya ”  Unesco merumuskan 4 pilar belajar yaitu belajar mengetahui (learning to know), belajar berkarya (learning to do), belajar hidup bersama (learning to live together), dan belajar berkembang secara utuh (learning to be).  Dalam pembelajaran itu teori-teori pokok belajar yang harus ada yaitu : - teori belajar behaviorisme - teori belajar kognitivisme menrut Piaget -teori belajar Gestalt
  • 14.
    REFLEKSI Belajar disini dapat diartikan sebagai perubahan perilaku seseorang yang dapat di ekspresikan dengan sebuah keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • 15.
    • Pengertian Pembelajaran KonsepDasar • Prinsip-prinsip Pembelajaran Pembelajaran • Komponen-komponen Pembelajaran • Pembelajaran Konstruktivisme • Pembelajaran Kontekstual Ragam • Pembelajaran Aktif • Pembelajaran Kooperatif Pembelajaran • Pembelajaran Tuntas • Pembelajaran Remedial • Pembelajaran Pengayaan
  • 16.
    DESKRIPSI SINGKAT • Adatujuh prinsip pembelajaran yang dapat dijadikan panduan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yaitu encourages contact between student and faculty, develops reciprocity and cooperation among student, encourages active learning, gives prompt feedback, emphasizes time on task, communicates high expectations, respects diverse talens and ways of learning.
  • 17.
    Pembelajaran yaitu sebuah pekerjaan yang lebih kepada siswa dan gurunya yang satu sama lainnya saling berkaitan, karena siswa itu menjadi objek penting yang akan menerima pengetahuan atau bisa saja guru pun terbuka kepada siswanya.  Di dalam pembelajaran itu sendiri mempunyai beragam pembelajaran yang bisa disampaikan kepada siswa-siswi yang srjalan dengan prinsip-prinsip pembelajaran.
  • 18.
    BAB VI PERAN &KOMPETENSI GURU Peran guru dalam pembelajaran Keterampilan Kompetensi Guru Dasar Mengajar
  • 19.
    DESKRIPSI SINGKAT  Peranguru sebagai Manajer Pembelajaran mencakup : peran guru sebagai manajer pembelajaran, peran guru sebagai fasilitator, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing.  Menurut Raka joni yang dikutip oleh Suyanto dan Djihad Hisyam (2000) mengemukakan 3 jenis kompetensi guru yaitu : Kompetensi profesional, Kompetensi kemasyarakatan, Kompetensi personal.  Seorang guru harus mempunyai beberapa keterampilan yang perlu di kuasai yaitu keterampilan membuka pembelajaran, keterampilan memberikan variasi stimulus, keterampilan bertanya, keterampilan memberi isyarat, keterampilan memberikan ilustrasi/pengguna contoh, keterampilan berkomunikasi, keterampilan menutup pembelajaran, keterampilan mengelola kelas.
  • 20.
    REFLEKSI  Peran gurudalam pembelajaran sangatlah penting, sebab guru adalah seorang yang mengamalkan ilmunya atau menyampaikan pengetahuannya kepada murid. Guru merupakan orang yang patut digugu dan ditiru karena sebagai motivator, dan fasilitator.  Guru pun harus mempunyai sebuah kompetensi yang luas sebagai bekal mengajar, seperti halnya mempunyai keterampilan dalam berkomunikasi dan keterampilan dalam mengelola kelas.
  • 21.
    BAB VII PROSES PEMBELAJARAN Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, dan Skill Pembelajaran Strategi Pembelajaran Sumber Belajar Inkuiri Proses Pembelajran Metode Media Pembelajran Pembelajaran
  • 22.
    DESKRIPSI SINGKAT • Strategipembelajaran inkuiri adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses mencari dan menemukan. • Metode pembelajaran standar yang sejalan prinsip-prinsip pembelajaran paradigma baru yaitu diskusi, metode simulasi, metode problem solving, metode kerja kelompok, metode proyek, metode karyawisata, metode penugasan, metode eksperimen.
  • 23.
    Terdapat berbagai jenis media belajar, yaitu media visual (grafik, diagram, chart, bagan, poster), media audial (radio, tape recorder, lab. Bahasa, dsb), projected still media (slide, over head projektor, in focus ), projected motion media (film, televisi, vidio, komputer).  Sumber belajar adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.
  • 24.
    REFLEKSI  Sebelum melakukanproses pembelajaran guru terlebih dahulu harus melakukan sebuah pendekatan, strategi yang kemudian menjadi sebuah model pembelajaran atau yang merupakan sebagai bungkus dari sebuah penerapan.  Strategi, metode, dan media pembelajaran pun perlu ditentukan agar dapat membantu guru untuk lebih mudah menyampaikan materi dan siswa-siswi juga bisa lebih mudah mengerti dengan apa yang disampaikan.