LOGO
www.themegallery.com
Jihan Nisrina
KhalifatusCantika
Nur Adilatus
SasmitaAyu
LogamAlkali dan Alkali Tanah
SMA INSAN CENDEKIA AL-MUJTABA
Alkali dan Alkali Tanah
Alkali Alkali Tanah
Logam Alkali Tanah
Logam Alkali
KontenLogamAlkali
Sifat Logam
Kelimpahan di Alam
Kegunaan dan Kerugian
Pembuatan
Sifat logamAlkali
Sifat
umum
Sifat
Fisika
Sifat
Kimia
Sifat UmumLogamAlkali
 1. Sangat reaktif
 2. Bereaksi dgn halogen
membentuk garam
 3. Bereaksi dgn air membentuk
basa kuat
 4. Elektron terluar 1
 5. Lunak
 6. Titik lebur rendah
 7. Massa Jenis rendah
 8. Potensial untuk ionisasi sangat
rendah
 9. Tingkat elektronegativitas :
Li > Na > K > Rb > Cs > Fr
 10. Tingkat reaktivitas :
Li < Na < K < Rb < Cs < Fr
 11. Titik lebur dan titik uap :
Li > Na > K > Rb > Cs > Fr
Ringkasnya
Sifat Fisika LogamAlkali
Unsur Li Na K Rb Cs Fr
Konfigurasi
electron
1s2,
2s1
(Ne) 3s1 (Ar) 4s1 (Kr) 5s1 (Xe) 6s1 (Rn) 7s1
Massa atom 6,939 22,989 39,102 85,47 132,91 223
Jari-jari atom
(nm)
0,155 0,190 0,235 0,248 0,267 _
Potensial
ionisasi(KJ/mol)
519 494 418 402 376 381
Potensial
oksidasi
3,02 2,71 2,93 2,99 3,02 _
Titik leleh (oC) 181 97,8 63,6 38,9 28,4 -
Titik didih (oC) 1347 883 774 688 678 -
Sifat Kimia LogamAlkali
REAKSI Li Na K Rb dan Cs
Dengan udara Dengan
lambat
terbentuk
Li2O
Cepat
terbentuk
Na2O dan
Na2O2
Cepat
terbentuk K2O
Cepar terbakar
menjadi Rb2O dan
Cs2O
Dengan air
2L+2H2O2LOH+H2
Lambat Cepat Terbakar Terbakar hebat
Dengan asam Cepat Cepat Terbakar Cepat terbakar
Dengan gas halogen
2L + X2  2LX
Bereaksi pada permukaan Meletus dengan hebat
Warna nyala api Merah Kuning Ungu Merah-biru
Garam-garam sukar
larut
CO3
2- ; F- ;
OH- ; PO4
3-
ClO4-dan Co(NO3)6
3-
KelimpahanAlkali di Alam
Na : 2,8 % Rb : 0,0078 % Cs : 0,0003%
K : 2,6 % Li : 0,0007 %
Unsur Sumber Utama
Litium Spodumen, LiAl(Si2O6)
Natrium
Halit (NaCl), natron (Na2C03.10H20), kriolit (Na3AlF6), sendawa chili
(NaNO3), albit (Na2).Al2O3.3SiO2) dan boraks (Na2B4O7.1OH2).
Kalium
Silvit (KCl), Karnalit (KCl.MgCl.H2O), sendawa (KNO3), dan feldspar
(K2O.Al2O3.3SiO2).
Rubidium Lepidolit, Rb2(FOH)2Al2(SiO3)3
Cesium Pollusit, Cs4Al4Si9O26.H2O
Kegunaan danKerugian
Logam Alkali
Kalium
Natrium
Lithium
Rubidium
CesiumFransium
Lithium
 Kegunaan
 1. baterai
 2. keramik
 3. gelas
 4. lubrican
 5. farmasi
 6. hidrogenasi
 7. propelant roket
 Kerugian
 Mudah terbakar
 Menyebabkan ISPA bila
terhirup
 Kulit terbakar bila terkena
 Mata memerah
 kram
 perut, sakit di bagian perut,
sensasi terbakar,kolaps, dan
sampai kematian.
Natrium
 Kegunaan
 Pembuatan sabun yaitu
NaOH
 • Senyawaan natrium
penting dalam industri
kertas,
 gelas, tekstil, petroleum,
dan insutri logam.
 garam dapur NaCl
 Kerugian
Kontak antara natrium
dengan
air, akan menghasilkan
natrium
hidroksida NaOH yang
dapat
mengiritasi anggota yang
terkena
Kalium
 Kegunaan
 untuk pupuk
 Untuk pertumbuhan
tanaman
 sebagai media
perpindahan panas
 dll
 Kerugian
 Catatan bahwa
radioaktivitas yang ada di
kalium itu tidak terlalu
berbahaya.
Rubidium
 Kegunaan
 sebagai permukaan peka
cahaya dalam sel
fotolistrik yang dapat
mengubah energi cahaya
menjadi energi listrik.
 gelas, keramik, dan
kembang api untuk
memberikan warna
ungu.
 Kerugian
 bertindak sebagai racun
moderat.
 mudah bereaksi dengan
kelembaban kulit untuk
membentuk rubidium
hidroksida yang
menyebabkan luka bakar
kimia pada kulit dan
mata.
Cesium
 Kegunaan
 digunakan sebagai
getter pada tabung
elektron dan sebagai
katalis hidrogenasi
 Kerugian
 mudah bereaksi dengan
kelembaban kulit untuk
membentuk rubidium
hedroxid, yang
menyebabkan luka
bakar di mata dan kulit.
Fransium
 Kegunaan
 sebagai potensi bantuan
diagostik untuk
berbagai jenis kanker.
 Kerugian
 Mudah terbakar karena
bersifat radioaktif
Pembuatan
 a. Metode Elektrolisis
 Logam Li dan Na adalah reduktor kuat sehingga tidak
mungkin diperoleh dengan mereduksi oksidanya. Oleh
karena itu logam-logam ini diperoleh dengan cara
elektrolisis.
 Elektrolisis Li
 Li2CO3 + 2HCl → 2LiCl + H2O + CO2 Li dapat diperoleh dari
elektrolisis lelehan LiCl.
 Katoda : Li+ + e- → Li
 Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-
Pembuatan
 Elektrolisis Natrium
 Sumber utama logam natrium adalah garam batu
dan air laut. Na hanya dapat diperoleh dari
elektrolisis lelehan NaCl.
 Katoda : Na+ + e- → Na
 Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-
Pembuatan
 Metode reduksi
Untuk mendapatkan logam K, Rb, dan Cs dilakukan metode
reduksi sebab jika dengan metode elektrolisis logam ini
cenderung larut dalam larutan garamnya.
 Kalium
Sumber utama logam K adalah silvit (KCl). Logam ini
didapatkan dengan mereduksi lelehan KCl. Na + KCl ↔ K +
NaCl
Pembuatan
 Rubidium
Logam Rb dibuat dengan mereduksi lelehan senyawa RbCl.
Na + RbCl D Rb + NaCl
 Sesium
Logam Cs dapat dibuat dengan mereduksi lelehan senyawa CsCl
Na + CsCl D Cs + NaCl
Warna Nyala Alkali
 Logam Na Logam Rb
 Logam Li Logam Cs
 Logam K
KontenLogamAlkali Tanah
Sifat Logam
Kelimpahan di Alam
Kegunaan dan Kerugian
Pembuatan
Sifat logamalkali tanah
Sifat
umum
Sifat
Fisika
Sifat
Kimia
Sifat Umum
 Logam alkali tanah yaitu unsur-unsur golongan IIA, kereaktifannya
dibawah alkali, namun dengan 2 elektron valensi (ns²) yang
dimilikinya, logam alkali tanah pun mudah melepaskan elektronnya
membentuk senyawa dengan tingkat oksidasi +2.
Semua logam alkali tanah pada suhu kamar berwujud padat,
berwarna putih perak, kecuali Berilium yang berwarna abu-abu.
Logam alkali tanah di alam terdapat dalam bentuk senyawa yang tidak
larut di dalam tanah, dan mudah bereaksi.
Sifat Fisika
Sifat Umum Be Mg Ca Sr Ba
Nomor Atom 4 12 20 38 56
Konfigurasi Elektron [He] 2s2 [Ne] 3s2 [Ar] 4s2 [Kr] 5s2 [Xe] 6s2
Titik Leleh 1553 923 1111 1041 987
Titik Didih 3043 1383 1713 1653 1913
Jari-jari Atom (Angstrom) 1.12 1.60 1.97 2.15 2.22
Jari-jari Ion (Angstrom) 0.31 0.65 0.99 1.13 1.35
Energi Ionisasi I (KJ mol-
1)
900 740 590 550 500
Energi Ionisasi II (KJ mol-
1)
1800 1450 1150 1060 970
Elektronegativitas 1.57 1.31 1.00 0.95 0.89
Potensial Elektrode (V) -1.85 -2.37 -2.87 -2.89 -2.90
M2+ + 2e à M
Massa Jenis (g mL-1) 1.86 1.75 1.55 2.6 3.6
Sifat Kimia
Kelimpahandi Alam
Ca : 3,4 % Ba : 0,04 %
Mg : 1,9 % Sr : 0,03 %
Radium
Kegunaandan Kerugian
Magnesium
Kalsium
Berilium
Barium
Radium
stronsium
Berilium
Kegunaan
 Sebagai bahan penguat dalam aloy
(khususnya, tembaga berilium)
 untuk memadukan logam agar lebih
kuat, akan tetapi bermasa
lebih ringan. Biasanya paduan ini
digunakan pada, kemudi pesawat
Zet.
 digunakan untuk mengontrol reaksi
fisi pada reaktor nuklir
 Campuran berilium dan tembaga
banyak dipakai pada alat listrik,
maka Berilium sangat penting
sebagai komen televisi.
Kerugian
 Sangat berbahaya jika dihirup
Magnesium
Kegunaan
 Magnesium digunakan untuk memberi warna
putih terang pada kembang api dan pada
lampu Blitz.
 Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi
tungku
 Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi
 Mirip dengan Berilium yang membuat
campuran logam semakin kuat dan
ringan sehingga biasa digunakan pada alat
alat rumah tangga.
 penting dalam klorofil, berperan sebagai katalis
pada fotosintesis pengubahan CO2 dan H2O
membentuk gula
Kerugian
 Menghirup debu atau asap mengandung
magnesium dapat mengiritasi saluran
pernafasan.
 menyebabkan sakit perut dan diare.
 Molten magnesium dapat menyebabkan luka
bakar kulit serius.
 Konsentrasi tinggi dari debu dapat
menyebabkan iritasi mekanis.
 Melihat api magnesium dapat menyebabkan
cedera mata
 Magnesium yang terdapat pada pupuk
anorganik dapat mencemari tanah dan
menurunkan tingkat kesuburan tanah apabila
penggunaannya berlebihan.
Kalsium
Kegunaan
 digunakan pada obat obatan, bubuk
pengembang kue dan plastik.
 Senyawa CaSO4 digunakan untuk
membuat Gips Senyawa CaCO3 biasa
digunakan untuk bahan bangunan
 mengeringkan gas dan mengikat
Karbondioksida pada cerobong asap.
 Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH
air limbah dan juga sebagai sumber basa
yang
 Kalsium Karbida (CaC2) yang digunakan
untuk pengelasan.
 berfungsi sebagai pembentuk tulang dan
gigi.
Kerugian
 Kekurangan kalsium dapat
menyebabkan lesu, banyak keringat,
gelisah, sesak napas, menurunnya
daya tahan tubuh, kurang nafsu
makan, sembelit, berak-berak,
insomnia, kram, dsb.
Stronsium
Kegunaan
 senyawa Sr(NO3)2
memberikan warna merah
pada kembang api.
 senyawa karbonat biasa
digunakan dalam
pembuatan kaca televisi
berwarna dan komputer.
Kerugian
 Stronsium radioaktif dapat
menyebabkan gangguan
berbagai tulang dan
penyakit , termasuk kanker
tulang.
Barium
Kegunaan
 memeriksa saluran pencernaan
karena mampu menyerap sinar X
 pewarna pada plastic
 Ba(NO3)2 digunakan untuk
memberikan warna hijau pada
kembang api.
 Pembuatan batu-bata
 Pembuatan glassmaking
Kerugian
 mudah terbakar pada temperatur
ruang. Dalam jangka panjang, dapat
menyebabkan naiknya tekanan
darah dan terganggunya sistem
saraf.
 menyebabkan penyimpangan
jantung, tumor, kelemahan,
kegelisahan, dyspnea dan
kelumpuhan
 Bersifat racun
Radium
Kegunaan
 Untuk obat rematik dan
 penyembuhan kanker kecil
 digunakan dalam pembuatan
peralatan medis seperti
kalibrator, lightening rods,
lightening rods
Kerugian
 Zat yang radioaktif
 Dapat memicu kanker
 Memberi kontribusi cemaran zat
radioaktif di lingkungan
Pembuatan
 Berilium
 Dibuat dengan memanaskan BeF2 menggunakan Mg pada suhu300
derajatC.Reaksinya sebagai berikut: BeF2(g)+ Mg(l)--------> Be(g)+
MgFe(g)
 Elektrolisis campuran lelehan BeCl2dan NaCl
 Magnesium
 Di buat dari MgCl2
 Ion yang berasal dari air laut ditambahkan kapur sehingga membentuk Mg2+ +
Ca(OH)2-----------> Mg(OH)2+ Ca2+
 Mg(OH)2 dipisahkan dari air dengan disaring lalu ditambah HCl dankemudian
dielektrolosis sehingga diperoleh logam Mg dengan kemurnian99,9%
Pembuatan
 Kalsium
 Kalsium hanya dibuat dalam skala kecil dan diperolah melalui reduksihalidanya
dengan logam Na.
 CaCl2(I)+ Na(S)----------> Ca(l)+ NaCl(l)
 Dalam skala kecil kalsium dapat dibuat melalui reduksi dari CaO
denganAluminium
 3CaO + 2Al ------------> 3Ca + Al2O3
 Stronsium
 Stronsium dibuat dengan mereduksi oksidanya 3SrO + 2Al ----------> 3Sr +
AlO3
 Isolasi secara komersial dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis
leburanstronsium klorida,SrCl2. Sr juga dapat diisolasi dari reduksi SrO dengan
aluminium.
Pembuatan
 Barium
 Barium dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan Barium
klorida
 Barilium juga dapat diperoleh dari reduksi BaO dengan
Al6BaO + 2Al -------> 3Ba +Ba3Al2O6
 Radium
 Radium dibuat dengan menggunakan limbah plitchblende yang
merupakan bijimineral yang dihasilkan oleh uranium.
Warna Nyala
 Logam Sr
 Logam Ba
 Logam Ca
LOGO
Kelompok1

Logam alkali dan alkali tanah

  • 1.
  • 2.
    Alkali dan AlkaliTanah Alkali Alkali Tanah
  • 4.
  • 5.
    KontenLogamAlkali Sifat Logam Kelimpahan diAlam Kegunaan dan Kerugian Pembuatan
  • 6.
  • 7.
    Sifat UmumLogamAlkali  1.Sangat reaktif  2. Bereaksi dgn halogen membentuk garam  3. Bereaksi dgn air membentuk basa kuat  4. Elektron terluar 1  5. Lunak  6. Titik lebur rendah  7. Massa Jenis rendah  8. Potensial untuk ionisasi sangat rendah  9. Tingkat elektronegativitas : Li > Na > K > Rb > Cs > Fr  10. Tingkat reaktivitas : Li < Na < K < Rb < Cs < Fr  11. Titik lebur dan titik uap : Li > Na > K > Rb > Cs > Fr Ringkasnya
  • 8.
    Sifat Fisika LogamAlkali UnsurLi Na K Rb Cs Fr Konfigurasi electron 1s2, 2s1 (Ne) 3s1 (Ar) 4s1 (Kr) 5s1 (Xe) 6s1 (Rn) 7s1 Massa atom 6,939 22,989 39,102 85,47 132,91 223 Jari-jari atom (nm) 0,155 0,190 0,235 0,248 0,267 _ Potensial ionisasi(KJ/mol) 519 494 418 402 376 381 Potensial oksidasi 3,02 2,71 2,93 2,99 3,02 _ Titik leleh (oC) 181 97,8 63,6 38,9 28,4 - Titik didih (oC) 1347 883 774 688 678 -
  • 9.
    Sifat Kimia LogamAlkali REAKSILi Na K Rb dan Cs Dengan udara Dengan lambat terbentuk Li2O Cepat terbentuk Na2O dan Na2O2 Cepat terbentuk K2O Cepar terbakar menjadi Rb2O dan Cs2O Dengan air 2L+2H2O2LOH+H2 Lambat Cepat Terbakar Terbakar hebat Dengan asam Cepat Cepat Terbakar Cepat terbakar Dengan gas halogen 2L + X2  2LX Bereaksi pada permukaan Meletus dengan hebat Warna nyala api Merah Kuning Ungu Merah-biru Garam-garam sukar larut CO3 2- ; F- ; OH- ; PO4 3- ClO4-dan Co(NO3)6 3-
  • 10.
    KelimpahanAlkali di Alam Na: 2,8 % Rb : 0,0078 % Cs : 0,0003% K : 2,6 % Li : 0,0007 % Unsur Sumber Utama Litium Spodumen, LiAl(Si2O6) Natrium Halit (NaCl), natron (Na2C03.10H20), kriolit (Na3AlF6), sendawa chili (NaNO3), albit (Na2).Al2O3.3SiO2) dan boraks (Na2B4O7.1OH2). Kalium Silvit (KCl), Karnalit (KCl.MgCl.H2O), sendawa (KNO3), dan feldspar (K2O.Al2O3.3SiO2). Rubidium Lepidolit, Rb2(FOH)2Al2(SiO3)3 Cesium Pollusit, Cs4Al4Si9O26.H2O
  • 11.
  • 12.
    Lithium  Kegunaan  1.baterai  2. keramik  3. gelas  4. lubrican  5. farmasi  6. hidrogenasi  7. propelant roket  Kerugian  Mudah terbakar  Menyebabkan ISPA bila terhirup  Kulit terbakar bila terkena  Mata memerah  kram  perut, sakit di bagian perut, sensasi terbakar,kolaps, dan sampai kematian.
  • 13.
    Natrium  Kegunaan  Pembuatansabun yaitu NaOH  • Senyawaan natrium penting dalam industri kertas,  gelas, tekstil, petroleum, dan insutri logam.  garam dapur NaCl  Kerugian Kontak antara natrium dengan air, akan menghasilkan natrium hidroksida NaOH yang dapat mengiritasi anggota yang terkena
  • 14.
    Kalium  Kegunaan  untukpupuk  Untuk pertumbuhan tanaman  sebagai media perpindahan panas  dll  Kerugian  Catatan bahwa radioaktivitas yang ada di kalium itu tidak terlalu berbahaya.
  • 15.
    Rubidium  Kegunaan  sebagaipermukaan peka cahaya dalam sel fotolistrik yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi listrik.  gelas, keramik, dan kembang api untuk memberikan warna ungu.  Kerugian  bertindak sebagai racun moderat.  mudah bereaksi dengan kelembaban kulit untuk membentuk rubidium hidroksida yang menyebabkan luka bakar kimia pada kulit dan mata.
  • 16.
    Cesium  Kegunaan  digunakansebagai getter pada tabung elektron dan sebagai katalis hidrogenasi  Kerugian  mudah bereaksi dengan kelembaban kulit untuk membentuk rubidium hedroxid, yang menyebabkan luka bakar di mata dan kulit.
  • 17.
    Fransium  Kegunaan  sebagaipotensi bantuan diagostik untuk berbagai jenis kanker.  Kerugian  Mudah terbakar karena bersifat radioaktif
  • 18.
    Pembuatan  a. MetodeElektrolisis  Logam Li dan Na adalah reduktor kuat sehingga tidak mungkin diperoleh dengan mereduksi oksidanya. Oleh karena itu logam-logam ini diperoleh dengan cara elektrolisis.  Elektrolisis Li  Li2CO3 + 2HCl → 2LiCl + H2O + CO2 Li dapat diperoleh dari elektrolisis lelehan LiCl.  Katoda : Li+ + e- → Li  Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-
  • 19.
    Pembuatan  Elektrolisis Natrium Sumber utama logam natrium adalah garam batu dan air laut. Na hanya dapat diperoleh dari elektrolisis lelehan NaCl.  Katoda : Na+ + e- → Na  Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-
  • 20.
    Pembuatan  Metode reduksi Untukmendapatkan logam K, Rb, dan Cs dilakukan metode reduksi sebab jika dengan metode elektrolisis logam ini cenderung larut dalam larutan garamnya.  Kalium Sumber utama logam K adalah silvit (KCl). Logam ini didapatkan dengan mereduksi lelehan KCl. Na + KCl ↔ K + NaCl
  • 21.
    Pembuatan  Rubidium Logam Rbdibuat dengan mereduksi lelehan senyawa RbCl. Na + RbCl D Rb + NaCl  Sesium Logam Cs dapat dibuat dengan mereduksi lelehan senyawa CsCl Na + CsCl D Cs + NaCl
  • 22.
    Warna Nyala Alkali Logam Na Logam Rb  Logam Li Logam Cs  Logam K
  • 23.
    KontenLogamAlkali Tanah Sifat Logam Kelimpahandi Alam Kegunaan dan Kerugian Pembuatan
  • 24.
  • 25.
    Sifat Umum  Logamalkali tanah yaitu unsur-unsur golongan IIA, kereaktifannya dibawah alkali, namun dengan 2 elektron valensi (ns²) yang dimilikinya, logam alkali tanah pun mudah melepaskan elektronnya membentuk senyawa dengan tingkat oksidasi +2. Semua logam alkali tanah pada suhu kamar berwujud padat, berwarna putih perak, kecuali Berilium yang berwarna abu-abu. Logam alkali tanah di alam terdapat dalam bentuk senyawa yang tidak larut di dalam tanah, dan mudah bereaksi.
  • 26.
    Sifat Fisika Sifat UmumBe Mg Ca Sr Ba Nomor Atom 4 12 20 38 56 Konfigurasi Elektron [He] 2s2 [Ne] 3s2 [Ar] 4s2 [Kr] 5s2 [Xe] 6s2 Titik Leleh 1553 923 1111 1041 987 Titik Didih 3043 1383 1713 1653 1913 Jari-jari Atom (Angstrom) 1.12 1.60 1.97 2.15 2.22 Jari-jari Ion (Angstrom) 0.31 0.65 0.99 1.13 1.35 Energi Ionisasi I (KJ mol- 1) 900 740 590 550 500 Energi Ionisasi II (KJ mol- 1) 1800 1450 1150 1060 970 Elektronegativitas 1.57 1.31 1.00 0.95 0.89 Potensial Elektrode (V) -1.85 -2.37 -2.87 -2.89 -2.90 M2+ + 2e à M Massa Jenis (g mL-1) 1.86 1.75 1.55 2.6 3.6
  • 27.
  • 28.
    Kelimpahandi Alam Ca :3,4 % Ba : 0,04 % Mg : 1,9 % Sr : 0,03 % Radium
  • 29.
  • 30.
    Berilium Kegunaan  Sebagai bahanpenguat dalam aloy (khususnya, tembaga berilium)  untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebih ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada, kemudi pesawat Zet.  digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir  Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka Berilium sangat penting sebagai komen televisi. Kerugian  Sangat berbahaya jika dihirup
  • 31.
    Magnesium Kegunaan  Magnesium digunakanuntuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz.  Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku  Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi  Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga.  penting dalam klorofil, berperan sebagai katalis pada fotosintesis pengubahan CO2 dan H2O membentuk gula Kerugian  Menghirup debu atau asap mengandung magnesium dapat mengiritasi saluran pernafasan.  menyebabkan sakit perut dan diare.  Molten magnesium dapat menyebabkan luka bakar kulit serius.  Konsentrasi tinggi dari debu dapat menyebabkan iritasi mekanis.  Melihat api magnesium dapat menyebabkan cedera mata  Magnesium yang terdapat pada pupuk anorganik dapat mencemari tanah dan menurunkan tingkat kesuburan tanah apabila penggunaannya berlebihan.
  • 32.
    Kalsium Kegunaan  digunakan padaobat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.  Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan  mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap.  Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang  Kalsium Karbida (CaC2) yang digunakan untuk pengelasan.  berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Kerugian  Kekurangan kalsium dapat menyebabkan lesu, banyak keringat, gelisah, sesak napas, menurunnya daya tahan tubuh, kurang nafsu makan, sembelit, berak-berak, insomnia, kram, dsb.
  • 33.
    Stronsium Kegunaan  senyawa Sr(NO3)2 memberikanwarna merah pada kembang api.  senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer. Kerugian  Stronsium radioaktif dapat menyebabkan gangguan berbagai tulang dan penyakit , termasuk kanker tulang.
  • 34.
    Barium Kegunaan  memeriksa saluranpencernaan karena mampu menyerap sinar X  pewarna pada plastic  Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api.  Pembuatan batu-bata  Pembuatan glassmaking Kerugian  mudah terbakar pada temperatur ruang. Dalam jangka panjang, dapat menyebabkan naiknya tekanan darah dan terganggunya sistem saraf.  menyebabkan penyimpangan jantung, tumor, kelemahan, kegelisahan, dyspnea dan kelumpuhan  Bersifat racun
  • 35.
    Radium Kegunaan  Untuk obatrematik dan  penyembuhan kanker kecil  digunakan dalam pembuatan peralatan medis seperti kalibrator, lightening rods, lightening rods Kerugian  Zat yang radioaktif  Dapat memicu kanker  Memberi kontribusi cemaran zat radioaktif di lingkungan
  • 36.
    Pembuatan  Berilium  Dibuatdengan memanaskan BeF2 menggunakan Mg pada suhu300 derajatC.Reaksinya sebagai berikut: BeF2(g)+ Mg(l)--------> Be(g)+ MgFe(g)  Elektrolisis campuran lelehan BeCl2dan NaCl  Magnesium  Di buat dari MgCl2  Ion yang berasal dari air laut ditambahkan kapur sehingga membentuk Mg2+ + Ca(OH)2-----------> Mg(OH)2+ Ca2+  Mg(OH)2 dipisahkan dari air dengan disaring lalu ditambah HCl dankemudian dielektrolosis sehingga diperoleh logam Mg dengan kemurnian99,9%
  • 37.
    Pembuatan  Kalsium  Kalsiumhanya dibuat dalam skala kecil dan diperolah melalui reduksihalidanya dengan logam Na.  CaCl2(I)+ Na(S)----------> Ca(l)+ NaCl(l)  Dalam skala kecil kalsium dapat dibuat melalui reduksi dari CaO denganAluminium  3CaO + 2Al ------------> 3Ca + Al2O3  Stronsium  Stronsium dibuat dengan mereduksi oksidanya 3SrO + 2Al ----------> 3Sr + AlO3  Isolasi secara komersial dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburanstronsium klorida,SrCl2. Sr juga dapat diisolasi dari reduksi SrO dengan aluminium.
  • 38.
    Pembuatan  Barium  Bariumdibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan Barium klorida  Barilium juga dapat diperoleh dari reduksi BaO dengan Al6BaO + 2Al -------> 3Ba +Ba3Al2O6  Radium  Radium dibuat dengan menggunakan limbah plitchblende yang merupakan bijimineral yang dihasilkan oleh uranium.
  • 39.
    Warna Nyala  LogamSr  Logam Ba  Logam Ca
  • 40.