Dokumen ini merupakan refleksi praktik pembelajaran di sebuah SD yang terletak di pinggir jalan dengan fasilitas yang memadai. Penulis memilih model pembelajaran kelas rangkap karena memudahkan interaksi langsung dengan siswa, meskipun ada beberapa kendala seperti siswa yang masih ramai. Secara keseluruhan, penulis merasa bahwa pendekatan ini sesuai dengan kondisi sekolah dan dapat meningkatkan antusiasme siswa dalam belajar.