Fadly jaya Pamungkas

  NIM : 2011031047
Peta Konsep BAB I
                          kondisi
               Teori
             deskripti              metode
                 f
                           hasil
  Teori
pembelajar
   an
                          kondisi
               Teori
             preskrifti             metode
                 f
                           hasil
 Teori deskriptif adalah teori belajar karena
  tujuan utama teori belajar adalah
  menjelaskan proses belajar.
 Teori preskriptif adalah pembelajaran
  karena tujuannya teori pembelajaran
  adalah menetapkan metode pembelajaran
  yang optimal.
Teori Belajar dan Teori Pembelajaran Kaitannya
  dengan Teori Deskriptif dan Teori Preskriptif

   Teori belajar preskriptif
    Agar retensi meningkat,maka kaitan pengetahuan baru
    yang dipelajari pada struktur kognitif yang telah dimiliki
   Teori pembelajaran preskriptif
    agar retensi meningkat maka mulailah pembelajaran
    dengan menampilkan kerangka/isi materi pelajaran,baru
    kemudian secara bertahap mengelaborasi bagian-bagian
    yang ada dalam kerangka isi tersebut dan secara tetap
    mengaitkan setiap tahapan elaborasi pada kerangka isi.

   Teori belajar deskriptif
  Jika membuat rangkuman dengan isi buku teks
  yang dibaca maka retensi terhadap isi buku teks
  itu akan lebih baik.
 Teori pembeljaran deskriptif
  teori pembelajaran
Sebagai seorang guru kita harus mampu
memberikan proses belajar yang efektif
dan efisien, selain itu guru harus
menyiapkan atau mempunyai metode
metode dalam pembelajaran tersebut agar
berjalan sesuai dengan yang diharapkan.




Komentar
Peta Konsep BAB II
                     Teori menurut
                       Thorndike

                     Teori menurut
                        Watson

Teori belajar        Teori menurut
Behavioristik          clark hull

                     Teori menurut
                      edwin guthie


                     Teori menurut
                        skinner
Pengertian teori behavioristik
 Menurut teori behavioristik belajar adalah perubahan
  tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi
  antara stimulus dan respon,dan merupkan bentuk
  perubahan tingkah laku yang dialami siswa.
 Fungsi mind atau pikiran adalah untuk menjiplak
  struktur pengetahuan yang sudah ada melalui proses
  berfikir yang dapat dianalisis dan dijiplak,sehingga
  makna yang dihasilkan dari proses berfikir seperti ini
  ditentukan oleh karakteristik struktur pengetahuan
  terebut.
 Teori menurut thorndike
       menurut thorndike belajar adalah proses
  interaksi antara simulus dan respon.stimulus yaitu
  apa saja yang dapat merangsang terjadinya
  kegiatan belajar seperti pikiran,perasaan atau hal-
  hal lain yang dapat ditangkap oleh panca
  indera.sedangkan respon yaitu reaksi yang
  dimunculkan peserta didik ketika belajar.
 Teori menurut Watson
       menurut watson belajar adalah proses
  interaksi stimulus dan respon namun stimulus
  disini berupa tingkah laku yang dapat diamati dan
  dapat diukur.
 Teori menurut clark Hull
       menurutnya, bahwa kebutuhan biologis dan
  pemuasan kebutuhan biologis adalah penting dan
  menempati posisi sentral dalam seluruh kegiatan
  manusia,sehingga stimulus dalam beljar nya pun hampir
  selalu dikaitkan dengan kebutuhan biologis.
 Teori menurut Edwin Guthrie
       menurutnya hukuman memegang peranan penting
  dalam suatu proses belajar,hukuman yang diberikan pada
  saat yang tepat akan mampu merubah kebiasaan dan
  perilaku seseorang.
 Teori menurut Skinner
       Menurutnya,hubungan stimulus dan respon yang
  terjadi melalui unteraksi dalam lingkungannya.yang
  kemudian akan menimbulkan perubahan tingkah laku.
KOMENTAR
 Seorang guru memang harus bisa merubah
  karakter siswa agar menjadi lebih baik agar dalam
  proses belajar mengajar nanti bisa bejalan dengan
  baik.dan seorang guru bisa melihat karakter siswa
 dari kesehariannya di sekolah maupun di dalam
 kelas.
Peta Konsep BAB III

                      Teori
                 Perkembangan
                     Piaget



                                 Teori
 Teori Belajar
                            Perkembangan
   Kognitif
                                Bruner




                 Teori Bermakna
                     Ausubel
Teori kognitif lebih mementingkan
proses belajar dari pada hasil
beljarnya,model belajar kognitif
mengatakan bahwa tingkah laku
seseorang ditentukan oleh persepsi serta
pemahamannya tentang situasi yang
berhubungan dengan tujuan belajarnya.
   Teori perkembangan Piaget
         menurut piaget perkembangan kognitif yaitu suatu proses
    genetik yaitu suatu proses yang didasarkan atas mekanisme
    biologis perkembangan sisitem syaraf.dengan makin
    bertambahnya umur seseorang,maka akan makin meningkat
    sel syarafnya dan meningkat pula kemampuannya dan
    berkembang menuju kedewasaan dan mengalami adaptasi
    biologis dan lingkungannya yang menyebabkan terjadinya
    perubahan-perubahan struktur kognitifnya.
   Teori Perkembangan Bruner
         menurut Bruner menekankan bahwa adanya pengaruh
    kebudayaan terhadap tingkah laku seseorang dengan teorinya
    free discovery learning ia mengatakan bahwa proses belajar
    akan berjalan dengan baik jika guru memberikan kesempatan
    kepada siswa untuk memahami suatu konsep,teori,aturan
atau pemahaman melalui contoh-contoh yang ia jumpai
   dalam kehidupannya.
 Teori belajar bermakna Ausubel
1.  Menentukan identifikasi karakteristik (kemampuan awal
    motivasi,gaya belajar,dsb)
2.  Memilih materi pelajaran sesuai dengan karakteristik
    siswa dan mengaturnya dalam bentuk konsep-konsep
3.  Menentukan topik-topik dan menampilkannya dalam
    bentuk advance organizer yang akan dipelajari siswa.
4.  Mempelajari konsep-konsep inti tersebut dan
    menerapkannya dalam bentuk nyata.
 Seorang guru bisa menggunakan teori ini
 dalam kegiatan
 pembelajarannya/mengajarkan kepada
 siswa nya karena sistem ini sangat bagus
 bagi kegitan belajar mengajar karena
 seorang guru harus mengetahui terlebih
 dahulu karakter istik si siswa yang akan
 diajarkannya.
Karakteristik manusia
                   masa depan yang
                      diharapkan


                      Konstruksi
                     Pengetahuan

 Teori Belajar
Konstruktivisik


                    Proses belajar
                    konstruktivisik

                     Perbandingan
                  pelajaran tradisional
                   dan konstruktivisik
   Karakteristik manusia masa depan yang diharapkan
          Upaya membangun sumber daya manusia yang
    ditentuan oleh karakteristik manusia dan masyarakat
    masa depan yang dikehendai,yaitu manusia-manusia
    yang memiliki kepekaan,kemandirin,tanggung
    jawab,terhadap resiko dan pengambilan keputusan
    mengembangkan segenap aspek potensi melalui proses
    belajar yang terus menerus.
   Konstruksi pengetahuan
          pengetahuan bukanlah suatu barang yang dapat
    dipindahkan dari pikiran seseorang yang telh mempunyai
    pengetahuan kepada fikiran orang lain yang belum
    memiliki pengetahuan tersebut.bila guru bermaksud
    untuk mentransfer ide,konsep,dan pengethuannya
    tentang sesuatu kepada siswa,pentransferan itu bisa
    diintrefentasikan dan dikonstruksikan oleh siswa sendiri
    mellui penglaman dan pengetahuan mereka sendiri.
   Proses belajar menurut teori konstruktivisik
         secara konseptual proses belajar jika dipandang dari
    pendekatan kognitif,bukan sebagai perolehan informasi
    yang berlangsung satu arah dari luar ke dalam diri
    siswa,melainkan sebagai pemberian makna oleh siswa
    kepada pengalamannya melalui proses asimilasi dan
    akomodasi yang bermuara pada pemutakhiran struktur
    kognitifnya.
    Oleh sebab itu pengelolaan pembelajaran harus
    diutamakan pada pengelolaan siswa dalam memproses
    gagasannya,bukan semata-mata pada pengelolaan
    siswa dan lingkungan belajarnya bahkan pada unjuk
    kerja atau prestasi belajarnya yang dikaitkan dengan
    sistem penghargaan dari luar seperti ijazah,nilai dsb.
PEMBELAJRAN TRADISIONAL                    PEMBELJARAN KONSTRUKTIVISIK

1. Kurikulum disajikan dari bagian-bagian   1. Kuikulum disajikan mulai dari
menuju ke seluruhan denan menekankan        kseluruhan menuju ke bagian-bagian dan
pada keterampilan-keterampilan dasar.       lebih mendekatkan kepda konsep-konsep.
2. Pembelajaran sangat taat pda             2. Pembelajaran lebih menghargi pada
kurikulum yang telah ditetapkan             pemunculan pertanyaan dan ide-ide siswa
3. Kegiatan kulikuler lebih banyak          3. Kegitan kulikulr lebih banyak
mengandalkan pada buku teks dan buku        mengandalkan pada sumber-sumber data
kerja.                                      primer dan manipulasi bahan.
4. siswa-siswa dipandang sebagai kertas   4. Siswa dipandang sebagai pemikir-
kosong yang dapat digoresi informasi oleh pemikir yang daoat memunculkan teori-
gurunya                                   teori tentang dirinya
5. Penilaian hasil belajar atau             5. Pengukuran proses dan hasil belajar
pengetahuan siswa dipandang sebagai         siswa terjalin di dalam kesatuan kegiatan
pembelajaran                                pelajaran.
6. Siswa- siswa biasanya bekeja sendiri-    6. siswa-siswa banyak belajar dan bekerja
sendiri tanpa ada group process dalam       di dalam group process.
belajar
 Seorang guru memang harus peka pada
 setiap tugasnya yaitu menjalakan kegiatan
 pembelajaran di kelas seorang guru harus
 peka terhadap kondisi siswa dalam waktu
 pemberian materi guru harus mempunyai
 cara agar siswa tidak merasa jenuh dan
 malas ketika proses belajar mengajar.
Pengertian
                   beajar
                menurut teori
                 humanistik
                 Pandangan
                Kolb terhadap
                   belajar
Teori Belajar
Humanistik

                 Pandangan
                 honey dan
                  mumford

                 Pandangan
                  habermas
                  terhadap
                   belajar
1.   Pengertian belajar menurut teori humanistik
     Tujuan belajar adalah untuk memanusiakan
     manusia.Proses belajar dianggap berhasil jika siswa
     telah berhasil memhami lingkungannya dan diriny a
     sendiri.dengan kata lain siswa telah mampu
     mencapai aktualisasi diri secara optimal.teori
     humanistik cenderung bersifat eklektik,maksudnya
     teori ini dapat memanfaatkan teori apa saja asal
     tujuannya tercapai.
2. Pandangan Kolb terhadap belajar
   Tentang konsepnya tentang 4 tahap dalam
   belajar :
     1. pengalaman konkret
     2. Pengalaman aktif dan reflektif
     3. Konseptualisasi
     4. eksperimentasi aktif
3.   Pandangan Honey dan Mumford terhadap belajar
     menggolongkan siswa menjadi 4.
       1. aktifis
       2. Reflektor
       3. teoris
       4. Pragmatis

4.Pandangan Kolb trhadap belajar
  Membedakan 3 macam tipe belajar yaitu
      1. belajar teknis
      2. belajar praktis
      3. belajar emansipatoris
KOMENTAR
 Seorang guru dalam memberikan materi tidak harus
 terpaku pada konsep atau teori dalam
 belajarnya,tetapi juga bisa melakukan dan mengguaka
 dengan cara konsep pengajaran guru itu sendiri dan
 bisa menggunakan media lingkungan sekitar sebagai
 kegiatan proses belajarnya.
Pengertin teori
                     sibernetik
                                      Sesory
                       Teori         receptor
                    pemrosesan       Working
                     informasi       memory
                                     Long term
Teori sibernetik
                                      memory

                   Teori menurut
                       Landa


                   Teori menurut
                    pask dan scot
 Pengertian Teori Sibernetik
  Teori sibernetik merupakan teori belajar yang baru
  dibandingkan dengan teori lainnya.Teori ini berkembang
  sejalan dengan perkembangannya teknologi dan ilmu
  informasi. Teori ini lebih mementingkan sism informasi
  dari pesan atau materi yang dipelajari,bagaimana proses
  belajar akan berlangsung sangat ditentukan oleh sistem
  informasi dari pesan tersebut.Oleh sebab itu teori
  sibernetik berasumsi bahwa tidak ada satupun jenis cara
  belajar yang ideal untuk segala situasi.sebab cara belajar
  ditentukan oleh sistem informasi.
 Teori pemrosesan informasi
 a.   Bahwa antara stimulus dan respon terdapat suatu seri
      tahapan pemrosesan informasi di mana pada masing-
      masing tahapan dibutuhkan sejumlah waktu tertentu
 .
 b. Stimulus yan diproes secara tahapan-tahapan tidak
 akan         mengalami perubahan bentuk ataupun isinya.
 c. salah satu dari tahapan mempunyai kapasitas yang
      terbatas
      Sedangkan proses kontrol diasumikan sebagai strategi
 yang tersimpan di dalam ingatan dan dapat dipergunakan
 setiap saat diperlukan.
 Teori belajar menurut Pask dan Scot
  membagi siswa menjadi tipe menyeluruh dan tipe
  seral. Mereka mengatakan bahwa siswa yang bertipe
  wholist cenderung mempeljari ssuatu dari yang paling
  umum menuju ke hal-hal yang paling
  khusus.sedangkan tipe siswa dengan tipe serialist
  dalam berfikir akan menggunakan cara setahap demi
  setahap atau linear.
 Teori Belajar enurut landa
  teori landa dengan model pendekatan yang disebut
  algoritmik dan heuristik mengatakan bahwa belajar
  algoritmik menuntut siswa untuk berfikir
  sistematis,tahap demi tahap,menuju pada target tujuan
  tertentu,sedangkan belajar heuristik menuntut siswa
  agar berfikirdevergen,menyebar ke beberapa target
  tujuan tertentu.
KOMENTAR
 Stimulus dan rspon merupakan seri dalam
Teori belajar
                 Piagetian

Teori belajar
  revolusi-
sosiokultural                   Hukum genetik
                                   tentang
                                perkembangn
                Teori belajar        Zona
                 Vygotsky       perkembangan
                                  proksimal

                                   Mediasi
 Teori Belajar Piagetian
 Menekankan bahwa belajar lebih banyak ditentukan
 karena adanya karsa individu.Penataan kondisi bukan
 sebagai penyebab terjadinya belajar sbagaimana yang
 dikemukakan oleh aliran behavioristik,tetapi sekedar
 memudahkan belajar.keaktifan siswa menjadi unsur
 yang amat penting bagi menentukan kesuksesan
 beljar.aktivitas mandiri adalah jaminan untuk
 mencapai hasil belajar yang ptimal.
 Teori belajar Vygotsky
 Dia mengemukakan bahwa jalan pikiran seseorang
 harus dimengerti dari latar sosial-budaya dan
 sejarahnya. Artinya untuk memahami pikiran
 seseorang bukan dengan cara menulusuri apa yang
 ada di balik otaknya dan pada kedalaman jiwa
 nya,melainkan dari asal-usul tingkatan sadarnya,dari
 interaksi sosial yang diltari oleh sejarah hidupnya.
a) Hukum genetik tentang perkembngan
   menurut vygotsky,menurutnya setiap kemampuan seseorang
   akan tumbuh dan berkembang melalui dua tataran,yaitu
   tataran sosial tempat orang-orang membentuk lingkungan
   sosialnya (dapat dikategorikan sebagai interpsikologis dan
   intermental) dan tataran psikologis di dalam diri seseorang.
b) Zona perkembangan proksimal
   menurutnya perkembangan kemampuan seseorang dapat
   dibedakan menjadi dua tingkat yaitu,tingkat perkembngan
   aktual dan tingkat perkembangan potensial.
c) Mediasi
   memahami proses-proses sosial dan psikologis adalah tanda –
   tanda atau lambang-lambang yang berfungsi sebagai mediator
   dari lingkungan dimana seseorang brada.
Pentingnya
                   pengembangan
                    keterampilan
                        hidup

                   Teori kecerdasan
                        ganda


Teori kecerdasan
     ganda
                       Kriteria
                      keabsahan
                   munculnya teori
                     kecerdasan
                     Strategi dasar
                     pembelajaran
                   kecerdasan ganda
 Pentinnya mengembangkan keterampilan hidup
  Keterampilan bukan hanya keterampilan bekerja apalagi
  untuk keterampilan itu sendiri. Keterampilan daam
  maknanya yang luas diartikan sebagai keterampilan demi
  kehidupan dan penghidupan yang bermartabat dan
  sejahtera lahir batin.kehidupan inilah yang dalam praktek
  kependidikan perlu dimanai dan diterjemahkan secara
  lebih rinci dan oprasiona agar dapat dilaksanakan dalam
  praktek pembelajaran di kelas.
 Teori Kecerdasan ganda
  teori kecerdasan itu terdiri dari kecerdasan
  verbal/bahasa,kecerdasan logika/matematik,kecerdasan
  visual/ruang,kecerdasan tubuh/gerak tubuh,kecerdasan
  musikal/ritmik,kecerdasan interpersonal,kecerdasan
  intrapersonal,kecerdasan eksistensial,kecerdasa
  spiritual.perlu dilatih dalam mengembangkn hidup.
 Kriteria keabsahan munculnya teori kecerdasan
   a) memiliki dasar biologis
      kecendrungan untuk mengetahui dan
   memecahkn masalah merupakan sifat dasar
   biologis manusia.misalnya gerak
   tubuh,berkomunikasi,berimajinasi.
   b) bersifat universal bagi spesies manusia
      setiap cara untuk memhami sesuatu slalu ada
   pada setiap budaya,tidak peduli kondisi sosio-
   ekonomi dan pendidikannyawalaupun telah
   berkembang jenis keterampilan pada budaya
   yang bebeda namun hadirnya kecerdasan adalah
   bersifat universal.
 Strategi dasar pembelajaran kecerdasan ganda
 Adabeberapa strategi dasar dalam kegiatan
 pembelajaran untuk mengembngkan kecerdasan
 ganda yaitu:
 a) Awakening intelligence membangunkan/memicu
 kecerdasan,yaitu upaya untuk mengaktifkan indera
 dan menghidupkan kerja otak.
 b) amplifying intelligence memperkuat kecerdasan
 yaitu dengan cara memberi latihan dan memperkuat
 kemampuan membangun kecerdasan.
 c) teaching for/with intelligence mengajarkan
 kecerdasan yaitu upaya-upaya mengembangkan
 struktur pelajaran yang mengatur pada penggunaan
 kecerdasan ganda.
d) transfering intelligence mentransfer kecerdasan yaitu
  usaha untuk memanfaatkan berbagai cara yang telah
  dilatihkan dikelas untuk memahami realitas di luar
  kelas ataupun pada lingkungan nyata.

Kurikulum & pembelajaran

  • 1.
    Fadly jaya Pamungkas NIM : 2011031047
  • 3.
    Peta Konsep BABI kondisi Teori deskripti metode f hasil Teori pembelajar an kondisi Teori preskrifti metode f hasil
  • 4.
     Teori deskriptifadalah teori belajar karena tujuan utama teori belajar adalah menjelaskan proses belajar.  Teori preskriptif adalah pembelajaran karena tujuannya teori pembelajaran adalah menetapkan metode pembelajaran yang optimal.
  • 5.
    Teori Belajar danTeori Pembelajaran Kaitannya dengan Teori Deskriptif dan Teori Preskriptif  Teori belajar preskriptif Agar retensi meningkat,maka kaitan pengetahuan baru yang dipelajari pada struktur kognitif yang telah dimiliki  Teori pembelajaran preskriptif agar retensi meningkat maka mulailah pembelajaran dengan menampilkan kerangka/isi materi pelajaran,baru kemudian secara bertahap mengelaborasi bagian-bagian yang ada dalam kerangka isi tersebut dan secara tetap mengaitkan setiap tahapan elaborasi pada kerangka isi.  Teori belajar deskriptif Jika membuat rangkuman dengan isi buku teks yang dibaca maka retensi terhadap isi buku teks itu akan lebih baik.  Teori pembeljaran deskriptif teori pembelajaran
  • 6.
    Sebagai seorang gurukita harus mampu memberikan proses belajar yang efektif dan efisien, selain itu guru harus menyiapkan atau mempunyai metode metode dalam pembelajaran tersebut agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Komentar
  • 8.
    Peta Konsep BABII Teori menurut Thorndike Teori menurut Watson Teori belajar Teori menurut Behavioristik clark hull Teori menurut edwin guthie Teori menurut skinner
  • 9.
    Pengertian teori behavioristik Menurut teori behavioristik belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antara stimulus dan respon,dan merupkan bentuk perubahan tingkah laku yang dialami siswa.  Fungsi mind atau pikiran adalah untuk menjiplak struktur pengetahuan yang sudah ada melalui proses berfikir yang dapat dianalisis dan dijiplak,sehingga makna yang dihasilkan dari proses berfikir seperti ini ditentukan oleh karakteristik struktur pengetahuan terebut.
  • 10.
     Teori menurutthorndike menurut thorndike belajar adalah proses interaksi antara simulus dan respon.stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran,perasaan atau hal- hal lain yang dapat ditangkap oleh panca indera.sedangkan respon yaitu reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar.  Teori menurut Watson menurut watson belajar adalah proses interaksi stimulus dan respon namun stimulus disini berupa tingkah laku yang dapat diamati dan dapat diukur.
  • 11.
     Teori menurutclark Hull menurutnya, bahwa kebutuhan biologis dan pemuasan kebutuhan biologis adalah penting dan menempati posisi sentral dalam seluruh kegiatan manusia,sehingga stimulus dalam beljar nya pun hampir selalu dikaitkan dengan kebutuhan biologis.  Teori menurut Edwin Guthrie menurutnya hukuman memegang peranan penting dalam suatu proses belajar,hukuman yang diberikan pada saat yang tepat akan mampu merubah kebiasaan dan perilaku seseorang.  Teori menurut Skinner Menurutnya,hubungan stimulus dan respon yang terjadi melalui unteraksi dalam lingkungannya.yang kemudian akan menimbulkan perubahan tingkah laku.
  • 12.
    KOMENTAR  Seorang gurumemang harus bisa merubah karakter siswa agar menjadi lebih baik agar dalam proses belajar mengajar nanti bisa bejalan dengan baik.dan seorang guru bisa melihat karakter siswa dari kesehariannya di sekolah maupun di dalam kelas.
  • 14.
    Peta Konsep BABIII Teori Perkembangan Piaget Teori Teori Belajar Perkembangan Kognitif Bruner Teori Bermakna Ausubel
  • 15.
    Teori kognitif lebihmementingkan proses belajar dari pada hasil beljarnya,model belajar kognitif mengatakan bahwa tingkah laku seseorang ditentukan oleh persepsi serta pemahamannya tentang situasi yang berhubungan dengan tujuan belajarnya.
  • 16.
    Teori perkembangan Piaget menurut piaget perkembangan kognitif yaitu suatu proses genetik yaitu suatu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis perkembangan sisitem syaraf.dengan makin bertambahnya umur seseorang,maka akan makin meningkat sel syarafnya dan meningkat pula kemampuannya dan berkembang menuju kedewasaan dan mengalami adaptasi biologis dan lingkungannya yang menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan struktur kognitifnya.  Teori Perkembangan Bruner menurut Bruner menekankan bahwa adanya pengaruh kebudayaan terhadap tingkah laku seseorang dengan teorinya free discovery learning ia mengatakan bahwa proses belajar akan berjalan dengan baik jika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami suatu konsep,teori,aturan
  • 17.
    atau pemahaman melaluicontoh-contoh yang ia jumpai dalam kehidupannya.  Teori belajar bermakna Ausubel 1. Menentukan identifikasi karakteristik (kemampuan awal motivasi,gaya belajar,dsb) 2. Memilih materi pelajaran sesuai dengan karakteristik siswa dan mengaturnya dalam bentuk konsep-konsep 3. Menentukan topik-topik dan menampilkannya dalam bentuk advance organizer yang akan dipelajari siswa. 4. Mempelajari konsep-konsep inti tersebut dan menerapkannya dalam bentuk nyata.
  • 18.
     Seorang gurubisa menggunakan teori ini dalam kegiatan pembelajarannya/mengajarkan kepada siswa nya karena sistem ini sangat bagus bagi kegitan belajar mengajar karena seorang guru harus mengetahui terlebih dahulu karakter istik si siswa yang akan diajarkannya.
  • 20.
    Karakteristik manusia masa depan yang diharapkan Konstruksi Pengetahuan Teori Belajar Konstruktivisik Proses belajar konstruktivisik Perbandingan pelajaran tradisional dan konstruktivisik
  • 21.
    Karakteristik manusia masa depan yang diharapkan Upaya membangun sumber daya manusia yang ditentuan oleh karakteristik manusia dan masyarakat masa depan yang dikehendai,yaitu manusia-manusia yang memiliki kepekaan,kemandirin,tanggung jawab,terhadap resiko dan pengambilan keputusan mengembangkan segenap aspek potensi melalui proses belajar yang terus menerus.  Konstruksi pengetahuan pengetahuan bukanlah suatu barang yang dapat dipindahkan dari pikiran seseorang yang telh mempunyai pengetahuan kepada fikiran orang lain yang belum memiliki pengetahuan tersebut.bila guru bermaksud untuk mentransfer ide,konsep,dan pengethuannya tentang sesuatu kepada siswa,pentransferan itu bisa diintrefentasikan dan dikonstruksikan oleh siswa sendiri mellui penglaman dan pengetahuan mereka sendiri.
  • 22.
    Proses belajar menurut teori konstruktivisik secara konseptual proses belajar jika dipandang dari pendekatan kognitif,bukan sebagai perolehan informasi yang berlangsung satu arah dari luar ke dalam diri siswa,melainkan sebagai pemberian makna oleh siswa kepada pengalamannya melalui proses asimilasi dan akomodasi yang bermuara pada pemutakhiran struktur kognitifnya. Oleh sebab itu pengelolaan pembelajaran harus diutamakan pada pengelolaan siswa dalam memproses gagasannya,bukan semata-mata pada pengelolaan siswa dan lingkungan belajarnya bahkan pada unjuk kerja atau prestasi belajarnya yang dikaitkan dengan sistem penghargaan dari luar seperti ijazah,nilai dsb.
  • 23.
    PEMBELAJRAN TRADISIONAL PEMBELJARAN KONSTRUKTIVISIK 1. Kurikulum disajikan dari bagian-bagian 1. Kuikulum disajikan mulai dari menuju ke seluruhan denan menekankan kseluruhan menuju ke bagian-bagian dan pada keterampilan-keterampilan dasar. lebih mendekatkan kepda konsep-konsep. 2. Pembelajaran sangat taat pda 2. Pembelajaran lebih menghargi pada kurikulum yang telah ditetapkan pemunculan pertanyaan dan ide-ide siswa 3. Kegiatan kulikuler lebih banyak 3. Kegitan kulikulr lebih banyak mengandalkan pada buku teks dan buku mengandalkan pada sumber-sumber data kerja. primer dan manipulasi bahan. 4. siswa-siswa dipandang sebagai kertas 4. Siswa dipandang sebagai pemikir- kosong yang dapat digoresi informasi oleh pemikir yang daoat memunculkan teori- gurunya teori tentang dirinya 5. Penilaian hasil belajar atau 5. Pengukuran proses dan hasil belajar pengetahuan siswa dipandang sebagai siswa terjalin di dalam kesatuan kegiatan pembelajaran pelajaran. 6. Siswa- siswa biasanya bekeja sendiri- 6. siswa-siswa banyak belajar dan bekerja sendiri tanpa ada group process dalam di dalam group process. belajar
  • 24.
     Seorang gurumemang harus peka pada setiap tugasnya yaitu menjalakan kegiatan pembelajaran di kelas seorang guru harus peka terhadap kondisi siswa dalam waktu pemberian materi guru harus mempunyai cara agar siswa tidak merasa jenuh dan malas ketika proses belajar mengajar.
  • 26.
    Pengertian beajar menurut teori humanistik Pandangan Kolb terhadap belajar Teori Belajar Humanistik Pandangan honey dan mumford Pandangan habermas terhadap belajar
  • 27.
    1. Pengertian belajar menurut teori humanistik Tujuan belajar adalah untuk memanusiakan manusia.Proses belajar dianggap berhasil jika siswa telah berhasil memhami lingkungannya dan diriny a sendiri.dengan kata lain siswa telah mampu mencapai aktualisasi diri secara optimal.teori humanistik cenderung bersifat eklektik,maksudnya teori ini dapat memanfaatkan teori apa saja asal tujuannya tercapai.
  • 28.
    2. Pandangan Kolbterhadap belajar Tentang konsepnya tentang 4 tahap dalam belajar : 1. pengalaman konkret 2. Pengalaman aktif dan reflektif 3. Konseptualisasi 4. eksperimentasi aktif
  • 29.
    3. Pandangan Honey dan Mumford terhadap belajar menggolongkan siswa menjadi 4. 1. aktifis 2. Reflektor 3. teoris 4. Pragmatis 4.Pandangan Kolb trhadap belajar Membedakan 3 macam tipe belajar yaitu 1. belajar teknis 2. belajar praktis 3. belajar emansipatoris
  • 30.
    KOMENTAR  Seorang gurudalam memberikan materi tidak harus terpaku pada konsep atau teori dalam belajarnya,tetapi juga bisa melakukan dan mengguaka dengan cara konsep pengajaran guru itu sendiri dan bisa menggunakan media lingkungan sekitar sebagai kegiatan proses belajarnya.
  • 32.
    Pengertin teori sibernetik Sesory Teori receptor pemrosesan Working informasi memory Long term Teori sibernetik memory Teori menurut Landa Teori menurut pask dan scot
  • 33.
     Pengertian TeoriSibernetik Teori sibernetik merupakan teori belajar yang baru dibandingkan dengan teori lainnya.Teori ini berkembang sejalan dengan perkembangannya teknologi dan ilmu informasi. Teori ini lebih mementingkan sism informasi dari pesan atau materi yang dipelajari,bagaimana proses belajar akan berlangsung sangat ditentukan oleh sistem informasi dari pesan tersebut.Oleh sebab itu teori sibernetik berasumsi bahwa tidak ada satupun jenis cara belajar yang ideal untuk segala situasi.sebab cara belajar ditentukan oleh sistem informasi.
  • 34.
     Teori pemrosesaninformasi a. Bahwa antara stimulus dan respon terdapat suatu seri tahapan pemrosesan informasi di mana pada masing- masing tahapan dibutuhkan sejumlah waktu tertentu . b. Stimulus yan diproes secara tahapan-tahapan tidak akan mengalami perubahan bentuk ataupun isinya. c. salah satu dari tahapan mempunyai kapasitas yang terbatas Sedangkan proses kontrol diasumikan sebagai strategi yang tersimpan di dalam ingatan dan dapat dipergunakan setiap saat diperlukan.
  • 35.
     Teori belajarmenurut Pask dan Scot membagi siswa menjadi tipe menyeluruh dan tipe seral. Mereka mengatakan bahwa siswa yang bertipe wholist cenderung mempeljari ssuatu dari yang paling umum menuju ke hal-hal yang paling khusus.sedangkan tipe siswa dengan tipe serialist dalam berfikir akan menggunakan cara setahap demi setahap atau linear.  Teori Belajar enurut landa teori landa dengan model pendekatan yang disebut algoritmik dan heuristik mengatakan bahwa belajar algoritmik menuntut siswa untuk berfikir sistematis,tahap demi tahap,menuju pada target tujuan tertentu,sedangkan belajar heuristik menuntut siswa agar berfikirdevergen,menyebar ke beberapa target tujuan tertentu.
  • 36.
    KOMENTAR  Stimulus danrspon merupakan seri dalam
  • 38.
    Teori belajar Piagetian Teori belajar revolusi- sosiokultural Hukum genetik tentang perkembangn Teori belajar Zona Vygotsky perkembangan proksimal Mediasi
  • 39.
     Teori BelajarPiagetian Menekankan bahwa belajar lebih banyak ditentukan karena adanya karsa individu.Penataan kondisi bukan sebagai penyebab terjadinya belajar sbagaimana yang dikemukakan oleh aliran behavioristik,tetapi sekedar memudahkan belajar.keaktifan siswa menjadi unsur yang amat penting bagi menentukan kesuksesan beljar.aktivitas mandiri adalah jaminan untuk mencapai hasil belajar yang ptimal.
  • 40.
     Teori belajarVygotsky Dia mengemukakan bahwa jalan pikiran seseorang harus dimengerti dari latar sosial-budaya dan sejarahnya. Artinya untuk memahami pikiran seseorang bukan dengan cara menulusuri apa yang ada di balik otaknya dan pada kedalaman jiwa nya,melainkan dari asal-usul tingkatan sadarnya,dari interaksi sosial yang diltari oleh sejarah hidupnya.
  • 41.
    a) Hukum genetiktentang perkembngan menurut vygotsky,menurutnya setiap kemampuan seseorang akan tumbuh dan berkembang melalui dua tataran,yaitu tataran sosial tempat orang-orang membentuk lingkungan sosialnya (dapat dikategorikan sebagai interpsikologis dan intermental) dan tataran psikologis di dalam diri seseorang. b) Zona perkembangan proksimal menurutnya perkembangan kemampuan seseorang dapat dibedakan menjadi dua tingkat yaitu,tingkat perkembngan aktual dan tingkat perkembangan potensial. c) Mediasi memahami proses-proses sosial dan psikologis adalah tanda – tanda atau lambang-lambang yang berfungsi sebagai mediator dari lingkungan dimana seseorang brada.
  • 43.
    Pentingnya pengembangan keterampilan hidup Teori kecerdasan ganda Teori kecerdasan ganda Kriteria keabsahan munculnya teori kecerdasan Strategi dasar pembelajaran kecerdasan ganda
  • 44.
     Pentinnya mengembangkanketerampilan hidup Keterampilan bukan hanya keterampilan bekerja apalagi untuk keterampilan itu sendiri. Keterampilan daam maknanya yang luas diartikan sebagai keterampilan demi kehidupan dan penghidupan yang bermartabat dan sejahtera lahir batin.kehidupan inilah yang dalam praktek kependidikan perlu dimanai dan diterjemahkan secara lebih rinci dan oprasiona agar dapat dilaksanakan dalam praktek pembelajaran di kelas.  Teori Kecerdasan ganda teori kecerdasan itu terdiri dari kecerdasan verbal/bahasa,kecerdasan logika/matematik,kecerdasan visual/ruang,kecerdasan tubuh/gerak tubuh,kecerdasan musikal/ritmik,kecerdasan interpersonal,kecerdasan intrapersonal,kecerdasan eksistensial,kecerdasa spiritual.perlu dilatih dalam mengembangkn hidup.
  • 45.
     Kriteria keabsahanmunculnya teori kecerdasan a) memiliki dasar biologis kecendrungan untuk mengetahui dan memecahkn masalah merupakan sifat dasar biologis manusia.misalnya gerak tubuh,berkomunikasi,berimajinasi. b) bersifat universal bagi spesies manusia setiap cara untuk memhami sesuatu slalu ada pada setiap budaya,tidak peduli kondisi sosio- ekonomi dan pendidikannyawalaupun telah berkembang jenis keterampilan pada budaya yang bebeda namun hadirnya kecerdasan adalah bersifat universal.
  • 46.
     Strategi dasarpembelajaran kecerdasan ganda Adabeberapa strategi dasar dalam kegiatan pembelajaran untuk mengembngkan kecerdasan ganda yaitu: a) Awakening intelligence membangunkan/memicu kecerdasan,yaitu upaya untuk mengaktifkan indera dan menghidupkan kerja otak. b) amplifying intelligence memperkuat kecerdasan yaitu dengan cara memberi latihan dan memperkuat kemampuan membangun kecerdasan. c) teaching for/with intelligence mengajarkan kecerdasan yaitu upaya-upaya mengembangkan struktur pelajaran yang mengatur pada penggunaan kecerdasan ganda.
  • 47.
    d) transfering intelligencementransfer kecerdasan yaitu usaha untuk memanfaatkan berbagai cara yang telah dilatihkan dikelas untuk memahami realitas di luar kelas ataupun pada lingkungan nyata.