BAHASA DAN
MASYARAKAT
        KULIAH 3
BAHASA DAN TUTUR
• Ferdinand de Saussure (1916) membedakan:
  langage, langue, parole.
• Langage : bahasa dalam pengertian umum
  (abstrak)
• Langue: bahasa tertentu, seperti bahasa
  Indonesia (abstrak)
• Parole: bahasa yang diungkapkan secara faktual
• Idiolek : ciri khas bahasa seseorang
LANGAGE
• SEBAGAI SISTEM LAMBANG BUNYI YANG
  DIGUNAKAN MANUSIA UNTUK
  BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI SECARA
  VERBAL DAN BERSIFAT ABSTRAK. (manusia
  punya bahasa, binatang tidak)
• TIDAK MENGACU KE BAHASA TERTENTU
• BERSIFAT UNIVERSAL
LANGUE
• SEBUAH SISTEM LAMBANG BUNYI YANG DIGUNAKAN
  OLEH SEKELOMPOK ANGGOTA MASYARAKAT
  TERTENTU UNTUK BERKOMUNIKASI DAN
  BERINTERAKSI. (Farhan menggunakan bahasa Arab
  saat bertemu dengan temannya)
• SAMA DENGAN LANGAGE, LANGUE JUGA ABSTRAK
  DAN KEDUANYA MERUPAKAN SUATU SISTEM POLA,
  KETERATURAN, ATAU KAIDAH YANG DIMILIKI
  MANUSIA TETAPI TIDAK NYATA-NYATA DIGUNAKAN
• LANGUE MEMILIKI CIRI-CIRI KEUNIVERSALAN NAMUN
  MEMILIKI CIRI MASYARAKAT TERTENTU
PAROLE
• Merupakan pelaksanaan dari langue dalam
  bentuk ujaran atau tuturan. Karena itu parole
  konkret, dapat diamati dan empiris. (mis:
  bahasanya sangat runtut dan sistematis
  sehingga dapat dimengerti)
• Objek studi linguistik adalah langue sebagai
  suatu sistem bahasa tertentu, namun secara
  nyata diamati lewat parole
KESAMAAN PAROLE
• Parole-parole yang dianggap sama dapat diamati lewat
  kesamaan sistem dan subsistem (fonologi, morfologi,
  sintaksis, leksikon, dan semantik) >> dianggap satu
  langue.
• Adakalanya dua kelompok parole yang memiliki sistem
  dan subsistem pada umumnya sama, namun kedua
  kelompok itu mengaku berbeda bahasa (langue).
  Perbedaan itu bukan berdasarkan kriteria linguistik
  tetapi kriteria politik, seperti bahasa Indonesia dan
  bahasa Malaysia
KASUS DARATAN CINA
• SECARA PAROLE BERBEDA ANTAR SUKU
  SEHINGGA TIDAK SALING MENGERTI DALAM
  KOMUNIKASI VERBAL, TAPI MEREKA SAMA-
  SAMA DAPAT MENGERTI BAHASA TULIS, KARENA
  SISTEM TULISAN MEREKA SAMA, BERSIFAT
  IDEOGRAFIS >> SETIAP HURUF MELAMBANGKAN
  SEBUAH KONSEP ATAU MAKNA, MESKIPUN
  WUJUD BUNYINYA TIDAK SAMA.
• SETIAP HURUF MELAMBANGKAN SIGNIFIE’
  MESKIPUN SIGNIFIANNYA TIDAK SAMA (Saussure
  1916)
DIALEK
• Parole berbeda tapi mereka saling mengerti,
  seperti bahasa Indonesianya orang Batak,
  berbeda parolenya dengan orang Minang,
  orang Makasar, orang Papua. Ini disebut
  dialek. Bahasa Indonesia dialek Batak, dialek
  Minang, dialek Makasar, atau dialek Papua.
• Ciri khas bahasa seseorang disebut idiolek
VERBAL REPERTOIRE
• Semua bahasa beserta ragam-ragamnya yang
  dimiliki atau dikuasai seorang penutur disebut
  dengan istilah repertoir bahasa atau verbal
  repertoir dari orang itu
• Ada dua macam verbal repertoir:
  – Verbal repertoir dari individu
  – Verbal repertoir dari masyarakat
MIKRO DAN MAKRO LINGUISTIK
• Kajian yang mempelajari penggunaan bahasa
  sebagai sistem interaksi verbal di antara para
  penuturnya di dalam masyarakat disebut
  sosiolinguistik interaksional (sosiolinguistik mikro)
• Kajian mengenai penggunaan bahasa dalam
  hubungannya dengan adanya ciri-ciri linguistik di
  dalam masyarakat disebut sosiolinguistik
  korelasional (sosiolinguistik makro)
MASYARAKAT TUTUR
• Suatu masyarakat yang memiliki norma yang
  sama dalam menggunakan bentu-bentuk
  bahasa dan merasa menggunakan tutur yang
  sama diksebut masyarakat tutur;
• Masyarakat tutur relatif, bisa terdiri dari
  sekelompok kecil masyarakat dan bisa juga
  kelompok besar

Kuliah c3

  • 1.
  • 2.
    BAHASA DAN TUTUR •Ferdinand de Saussure (1916) membedakan: langage, langue, parole. • Langage : bahasa dalam pengertian umum (abstrak) • Langue: bahasa tertentu, seperti bahasa Indonesia (abstrak) • Parole: bahasa yang diungkapkan secara faktual • Idiolek : ciri khas bahasa seseorang
  • 3.
    LANGAGE • SEBAGAI SISTEMLAMBANG BUNYI YANG DIGUNAKAN MANUSIA UNTUK BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI SECARA VERBAL DAN BERSIFAT ABSTRAK. (manusia punya bahasa, binatang tidak) • TIDAK MENGACU KE BAHASA TERTENTU • BERSIFAT UNIVERSAL
  • 4.
    LANGUE • SEBUAH SISTEMLAMBANG BUNYI YANG DIGUNAKAN OLEH SEKELOMPOK ANGGOTA MASYARAKAT TERTENTU UNTUK BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI. (Farhan menggunakan bahasa Arab saat bertemu dengan temannya) • SAMA DENGAN LANGAGE, LANGUE JUGA ABSTRAK DAN KEDUANYA MERUPAKAN SUATU SISTEM POLA, KETERATURAN, ATAU KAIDAH YANG DIMILIKI MANUSIA TETAPI TIDAK NYATA-NYATA DIGUNAKAN • LANGUE MEMILIKI CIRI-CIRI KEUNIVERSALAN NAMUN MEMILIKI CIRI MASYARAKAT TERTENTU
  • 5.
    PAROLE • Merupakan pelaksanaandari langue dalam bentuk ujaran atau tuturan. Karena itu parole konkret, dapat diamati dan empiris. (mis: bahasanya sangat runtut dan sistematis sehingga dapat dimengerti) • Objek studi linguistik adalah langue sebagai suatu sistem bahasa tertentu, namun secara nyata diamati lewat parole
  • 6.
    KESAMAAN PAROLE • Parole-paroleyang dianggap sama dapat diamati lewat kesamaan sistem dan subsistem (fonologi, morfologi, sintaksis, leksikon, dan semantik) >> dianggap satu langue. • Adakalanya dua kelompok parole yang memiliki sistem dan subsistem pada umumnya sama, namun kedua kelompok itu mengaku berbeda bahasa (langue). Perbedaan itu bukan berdasarkan kriteria linguistik tetapi kriteria politik, seperti bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia
  • 7.
    KASUS DARATAN CINA •SECARA PAROLE BERBEDA ANTAR SUKU SEHINGGA TIDAK SALING MENGERTI DALAM KOMUNIKASI VERBAL, TAPI MEREKA SAMA- SAMA DAPAT MENGERTI BAHASA TULIS, KARENA SISTEM TULISAN MEREKA SAMA, BERSIFAT IDEOGRAFIS >> SETIAP HURUF MELAMBANGKAN SEBUAH KONSEP ATAU MAKNA, MESKIPUN WUJUD BUNYINYA TIDAK SAMA. • SETIAP HURUF MELAMBANGKAN SIGNIFIE’ MESKIPUN SIGNIFIANNYA TIDAK SAMA (Saussure 1916)
  • 8.
    DIALEK • Parole berbedatapi mereka saling mengerti, seperti bahasa Indonesianya orang Batak, berbeda parolenya dengan orang Minang, orang Makasar, orang Papua. Ini disebut dialek. Bahasa Indonesia dialek Batak, dialek Minang, dialek Makasar, atau dialek Papua. • Ciri khas bahasa seseorang disebut idiolek
  • 9.
    VERBAL REPERTOIRE • Semuabahasa beserta ragam-ragamnya yang dimiliki atau dikuasai seorang penutur disebut dengan istilah repertoir bahasa atau verbal repertoir dari orang itu • Ada dua macam verbal repertoir: – Verbal repertoir dari individu – Verbal repertoir dari masyarakat
  • 10.
    MIKRO DAN MAKROLINGUISTIK • Kajian yang mempelajari penggunaan bahasa sebagai sistem interaksi verbal di antara para penuturnya di dalam masyarakat disebut sosiolinguistik interaksional (sosiolinguistik mikro) • Kajian mengenai penggunaan bahasa dalam hubungannya dengan adanya ciri-ciri linguistik di dalam masyarakat disebut sosiolinguistik korelasional (sosiolinguistik makro)
  • 11.
    MASYARAKAT TUTUR • Suatumasyarakat yang memiliki norma yang sama dalam menggunakan bentu-bentuk bahasa dan merasa menggunakan tutur yang sama diksebut masyarakat tutur; • Masyarakat tutur relatif, bisa terdiri dari sekelompok kecil masyarakat dan bisa juga kelompok besar