K305 Infrastruktur Teknologi Informasi
Pertemuan #3
Mahasiswa/i mampu menjelaskan istilah dan konsep dasar
yang berkaitan dengan layanan teknologi informasi
1. Layanan
2. Manajemen layanan
3. Pihak terkait layanan
4. Nilai layanan
5. Proses
Layanan  penyampaian sesuatu yang memiliki nilai (value)
bagi pelanggan (customer) oleh penyedia layanan (provider)
dengan car membantu pelanggan mencapai apa yang
mereka inginkan tanpa menanggung resiko dan biaya-biaya
tertentu
Value  sesuatu yang bernilai bagi pelanggan yang diharapkan dari
keluaran (outcome) sebuah layanan
Pelanggan menginginkan hasil, tidak peduli dan tidak ingin
dipusingkan dengan proses
Contoh layanan:
Layanan umum Layanan TI
• pos dan kiriman paket
• transportasi umum
• pom bensin
• telepon
• internet
• email
• mesin pencari Google
• ebanking
• Facebook
Layanan teknologi informasi (TI)  layanan yang disediakan
oleh penyedia layanan TI yang dibentuk dari kombinasi
kumpulan teknologi informasi, orang, dan proses
Pengelompokkan layanan TI dibedakan berdasarkan 3 kriteria:
1. Hubungan antara penyedia layanan (service provider) dengan
pelanggan (customer)
2. Interaksi layanan dengan pengguna
3. Manfaat yang disediakan layanan bagi pelanggannya
Berdasarkan hubungan antara penyedia layanan dengan
pelanggan maka layanan TI dapat dibedakan:
1. Layanan internal (internal service)  layanan TI yang
disampaikan kepada unit-unit dalam organisasi yang sama
dengan penyedia layanan
2. Layanan eksternal (external service)  layanan TI yang
disampaikan kepada pelanggan di luar organisasi penyedia
layanan, umumnya merupakan layanan komersil
(berbayar)
Berdasarkan interaksi layanan dengan pengguna maka
layanan TI dapat dibedakan:
1. Customer-facing IT service  layanan TI yang
digunakan langsung oleh pengguna untuk mendukung
bisnis/aktivitas mereka
2. Supporting service  layanan-layanan TI yang
dibutuhkan penyedia layanan TI untuk menyediakan
customer-facing IT service atau disebut juga layanan
infrastruktur TI
Berdasarkan manfaat yang disediakan layanan bagi
pelanggannya maka layanan TI dapat dibedakan:
1. Core service  layanan TI yang menyediakan kebutuhan
utama pelanggan dan umumnya terkait dengan fungsi-
fungsi penting sebuah bisnis, misalnya email
2. Enabling service  layanan TI yang dibutuhkan agar
core service dapat disediakan
3. Enhancing service  layanan TI yang memberikan nilai
tambah bagi core service
Manajemen Layanan
+ Resource
Manajemen layanan  sekumpulan kemampuan organisasional
(organizational capabilities) khusus untuk menyampaikan value
bagi pelanggan dalam wujud layanan
Organisasi Pelanggan
Manajemen layanan diimplementasikan dalam wujud fungsi
organisasi yang dimiliki dan proses yang dijalankan dalam
mengelola dan mengubah sumberdaya menjadi layanan
Fungsi

Proses
>>>>
Service (value)
Manajemen layanan TI  implementasi dan manajemen
layanan-layanan TI yang berkualitas yang memenuhi
kebutuhan bisnis
 Mengelola layanan TI harus dari sudut pandang bisnis
 Membutuhkan kombinasi PPT  people, process,
technology
 Menjaga hubungan antara penyedia layanan TI dengan
pelanggan
Arti penting manajemen layanan TI:
 Di era digital TI telah dimanfaatkan hampir di semua aktivitas
kehidupan manusia dan aktivitas bisnis perusahaan
sehingga hampir semua orang dan organisasi sangat
tergantung pada TI
 Pengguna TI seringkali menganggap penyediaan layanan TI
adalah hal yang mudah dan sederhana sehingga harapan
pelanggan terhadap kualitas layanan TI semakin meningkat
 Permasalahan TI di organisasi telah bergeser dari masalah
teknologi menjadi masalah manajemen
Pemangku kepentingan (stakeholder)  seseorang atau
kelompok yang memiliki kepentingan atau terkena dampak
dari apapun yang dilakukan oleh manajemen sebuah sistem
Stakeholder
layanan TI
eksternal
customers
users
suppliers
internal
functions,
groups, teams
Pengguna (user)  seseorang yang langsung dan secara
rutin memakai layanan TI setiap hari
Pelanggan (customer)  seseorang yang membeli barang
atau jasa
Pemasok (supplier)  pihak ketiga di luar organisasi penyedia
layanan yang membantu menyediakan barang atau jasa
yang dibutuhkan untuk mewujudkan layanan-layanan TI
penyedia layanan tersebut
Pelanggan (customer) layanan TI  seseorang atau institusi
yang membeli barang atau jasa terkait layanan TI
Berdasarkan lokasi dan hubungan pelanggan dengan penyedia
layanan TI, pelanggan layanan TI dibedakan:
1. Internal customer  orang atau unit organisasi pengguna
layanan TI yang bekerja di organisasi yang sama dengan penyedia
layanan TI
2. External customer  orang atau institusi pengguna layanan TI
yang tidak bekerja di organisasi yang sama dengan penyedia
layanan TI
Penyedia layanan TI  organisasi/perusahaan yang menyediakan
layanan TI untuk pelanggan, baik internal customer maupun
external customer
Terdapat 3 jenis penyedia layanan TI:
1. Internal service provider  departemen atau unit organisasi yang
menyediakan layanan TI khusus untuk satu departemen bisnis dalam
organisasi yang sama
2. Shared service unit  sebuah departemen atau unit TI yang
menyediakan layanan TI untuk banyak unit bisnis dalam organisasi yang
sama
3. External service provider  sebuah perusahaan yang menyediakan
layanan TI untuk pelanggan di luar perusahaan
Interal Shared Eksternal
Kelebihan:
• jalur komunikasi cepat
• customer oriented
• sumberdaya dikerahkan
hanya untuk 1 bagian
• tata kelola adminirasi
lebih sederhana
• biaya operasional
rendah
• wewenang keputusan
manajemen TI lebih luas
• dimungkinkan
standarisasi manajemen
TI
• lebih fleksibel
• biaya lebih kompetiif
• resiko sistem lebih
rendah
• organisasi lebih fokus
pada core business
Kelemahan:
• peluang layanan TI
berkembang terbatas
• wewenang keputusan
manajemen TI terbatas
• peluang layanan TI
berkebang terbatas
• resiko lebih besar untuk
pelanggan
• bia tambahan
Tujuan:
• mendukung pencapaian
tujuan unit bisnis
• mendukung pencapaian
tujuan organisasi dan
mengikuti best practice
industri
• pengalaman dan
pengetahuan dari luar
• fleksibilitas dalam
skalabilitas sistem
• sumberdaya dan
kemampuan
Nilai layanan  manfaat/keuntungan yang diharapkan
pelanggan dari sebuah layanan
Setiap layanan bertujuan menciptakan dan menyampaikan
value yang tepat kepada pelanggan
Tantangannya adalah setiap pelanggan memiliki definisi value
yang berbeda-beda untuk sebuah layanan  bagaimana
parameter umum baik atau buruknya value sebuah layanan?
Nilai sebuah layanan = kombinasi antara fungsi layanan (utility) dan
kualitas layanan (warranty)
Value = Utility + Warranty
Utility  apa yang pengguna peroleh dari layanan dan diukur dari
seberapa banyak manfaat (benefit) yang dapat diperoleh oleh
pengguna
Warranty  bagaimana layanan disediakan, atau bagaimana
kualitas layanan, atau jaminan bahwa sebuah layanan benar-
benar memenuhi SLA
Manfaat dari utility dapat berupa:
1. Increasing performance  dukungan terhadap
pencapaian unjuk kerja, kebutuhan, atau keinginan
pelanggan
2. Reducing constraint  mengatasi keterbatasan
pelanggan mencapai tujuan tertentu
Warranty layanan TI mencakup 4 aspek:
1. Availability  apakah layanan selalu ada atau dapat selalu
digunakan di waktu dan tempat akses layanan yang telah
disepakati?
2. Capacity  apakah kapasitas layanan sistem tersedia cukup
untuk semua pengguna? Apakah sistem bekerja cukup cepat?
3. Continuity  jika sistem rusak apakah pelanggan dapat
memperoleh layanan kembali dengan cepat atau adakah
alternatif sistem lain yang memastikan pelanggan tetap dapat
menikmati layanan?
4. Security  apakah sistem/layanan aman? Apakah sistem
melindungi informasi dan kepentingan pelanggan?
Syarat value layanan terpenuhi  menyediakan utility yang
cocok dengan keinginan pelanggan (fit for purpose) dan
warranty yang baik (fit for use)
Fit for purpose terpenuhi apabila salah satu manfaat utility
terpenuhi
Fit for use terpenuhi apabila seluruh warranty terpenuhi
Karakteristik value sebuah layanan
Persepsi pelanggan terhadap value sebuah layanan
dipengaruhi 3 hal:
1. Business outcomes  tujuan bisnis/kebutuhan
pelanggan apa yang terpenuhi oleh layanan
2. Preferences  pilihan/selera pelanggan
3. Perceptions  persepsi pelanggan terhadap layanan
Untuk dapat mempengaruhi pelanggan agar menggunakan
layanan maka penyedia layanan TI harus membantu
pelanggan menghitung value yang diperoleh dari layanan TI
dengan cara:
1. Menyesuaikan dengan pilihan/selera pelanggan
2. Menyediakan dan mempromosikan informasi terkait
layanan apa yang disediakan oleh sistem TI
3. Menyampaikan biaya/harga layanan
Terdapat 4 karakteristik dari value:
1. Value didefinisikan oleh pelanggan
2. Pelanggan akan memilih layanan yang menyediakan
kombinasi utility dan warranty terbaik dengan harga
terjangkau  affordable mix features
3. Value diukur pelanggan tidak selalu berdasar uang,
tergantung tujuan/kebutuhan dipenuhi  achievement of
objective
4. Value berubah seiring berjalannya waktu dan kondisi
Nilai sebuah layanan tidak muncul dengan sendirinya, namun
harus diciptakan
Untuk menciptakan nilai, maka penyedia layanan harus
memiliki service asset
Service asset  sumberdaya (resource) dan kemampuan
(capability) yang harus dimiliki penyedia layanan untuk
menyediakan layanan
Service asset = Resource + Capability
Sumberdaya TI  komponen-komponen sistem TI yang masih
harus diolah untuk menghasilkan layanan TI, yaitu:
1. Uang/modal
2. Infrastruktur TI (hardware)
3. Aplikasi (software)
4. Informasi (data, record)
5. Orang (jumlah karyawan)
Kemampuan TI  sejumlah kemampuan organisasi untuk
mengolah/mengelola sumberdaya TI menjadi layanan TI, yaitu:
1. Kemampuan manajemen (culture, leadership)
2. Organisasi (struktur, tugas, fungsi)
3. Proses-proses yang telah berjalan
4. Pengetahuan (knowledge)
5. Orang (pengalaman, keahlian, personal network)
Proses (process), fungsi (function), dan peran (role)  aspek-
aspek organisasional manajemen layanan TI yang
menjelaskan “siapa melakukan apa”
Proses  suatu rangkaianaktivitas-aktivitas yang terstruktur
dirancang untuk menyelesaikan satu tujuan tertentu
Proses dalam layanan TI  sekumpulan aktivitas yang
terkoordinasi yang mengkombinasikan dan mengimplementasikan
sumberdaya dengan kemampuan dalam rangka menghasilkan
sebuah keluaran, yang secara langsung maupun tidak langsung
menciptakan nilai bagi pelanggan atau stakeholder lainnya
Contoh proses dalam manajemen layanan TI:
Manajemen perubahan (change management), manajemen akses
(access management), pemenuhan permintaan (request
fulfillment)
Proses dalam layanan TI memiliki 4 karakteristik:
1. Terukur (measureability)  berdasarkan unjuk kerja
aktivitas yang membentuknya, misal: biaya, kualitas, durasi
2. Hasil tertentu (specific result)  harus jelas apa
keluarannya
3. Customer / stakeholder  harus jelas siapa pelanggan
atau pemangku kepentingannya
4. Respon terhadap pemicu (trigger)  harus dapat
ditelusuri apa pemicunya
Proses harus dirumuskan melalui standarisasi aktivitas dan
prosedur melakukan aktivitas (SOP – standard operating
procedure) sehingga memberikan keuntungan:
1. Konsistensi dan akurasi
2. Lebih baik dalam penggunaan sumberdaya
3. Koordinasi kerja antar bagian organisasi
4. Terdokumentasi dan kemudahan penelusuran
Fungsi  sebuah departemen/unit tertentu dalam organisasi atau
sekelompok staf dengan peralatan tertentu untuk mengerjakan
proses atau aktivitas-aktivitas tertentu dalam proses
Contoh fungsi:
Helpdesk atau service desk, tim pengembang aplikasi, departemen
TI
Fungsi menjelaskan struktur organisasi, lokasi SDM pelaksana
aktivitas proses manajemen layanan TI, dan setiap fungsi memiliki
sendiri service assetnya (resource dan capability)
Fungsi dapat berupa:
 Grup (group)  sekelompok orang yang melakukan
aktivitas serupa
 Tim (team)  sekelompok orang bekerja bersama-sama
untuk mencapai tujuan tugas tertentu dan lebih terstuktur
secara formal dalam organisasi
 Departemen (department)  struktur organisasi formal
dalam sebuah organisasi
 Divisi (division)  sejumlah departemen yang
dikelompokkan bersama dalam sebuah organisasi
Peran  sekumpulan tanggung jawab, wewenang, dan
aktivitas yang diberikan kepada seseorang atau sebuah tim
Peran merepresentasikan tindakan-tindakan yang harus
dilakukan seseorang atau sebuah tim dalam konteks proses
tertentu
Mengimplementasikan ITIL berarti
 Organisasi mengimplementasikan proses-proses
manajemen layanan TI yang direkomendasikan ITIL,
termasuk aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan dalam
setiap proses
 Pelaksana aktivitas setiap proses layanan TI adalah staf
dengan posisi/jabatan/peran tertentu
 Staf tersebut tergabung dalam departemen/unit/fungsi
tertentu
Konsep Dasar Layanan Teknologi Informasi.pptx

Konsep Dasar Layanan Teknologi Informasi.pptx

  • 1.
    K305 Infrastruktur TeknologiInformasi Pertemuan #3
  • 2.
    Mahasiswa/i mampu menjelaskanistilah dan konsep dasar yang berkaitan dengan layanan teknologi informasi
  • 3.
    1. Layanan 2. Manajemenlayanan 3. Pihak terkait layanan 4. Nilai layanan 5. Proses
  • 5.
    Layanan  penyampaiansesuatu yang memiliki nilai (value) bagi pelanggan (customer) oleh penyedia layanan (provider) dengan car membantu pelanggan mencapai apa yang mereka inginkan tanpa menanggung resiko dan biaya-biaya tertentu Value  sesuatu yang bernilai bagi pelanggan yang diharapkan dari keluaran (outcome) sebuah layanan Pelanggan menginginkan hasil, tidak peduli dan tidak ingin dipusingkan dengan proses
  • 6.
    Contoh layanan: Layanan umumLayanan TI • pos dan kiriman paket • transportasi umum • pom bensin • telepon • internet • email • mesin pencari Google • ebanking • Facebook
  • 7.
    Layanan teknologi informasi(TI)  layanan yang disediakan oleh penyedia layanan TI yang dibentuk dari kombinasi kumpulan teknologi informasi, orang, dan proses Pengelompokkan layanan TI dibedakan berdasarkan 3 kriteria: 1. Hubungan antara penyedia layanan (service provider) dengan pelanggan (customer) 2. Interaksi layanan dengan pengguna 3. Manfaat yang disediakan layanan bagi pelanggannya
  • 8.
    Berdasarkan hubungan antarapenyedia layanan dengan pelanggan maka layanan TI dapat dibedakan: 1. Layanan internal (internal service)  layanan TI yang disampaikan kepada unit-unit dalam organisasi yang sama dengan penyedia layanan 2. Layanan eksternal (external service)  layanan TI yang disampaikan kepada pelanggan di luar organisasi penyedia layanan, umumnya merupakan layanan komersil (berbayar)
  • 9.
    Berdasarkan interaksi layanandengan pengguna maka layanan TI dapat dibedakan: 1. Customer-facing IT service  layanan TI yang digunakan langsung oleh pengguna untuk mendukung bisnis/aktivitas mereka 2. Supporting service  layanan-layanan TI yang dibutuhkan penyedia layanan TI untuk menyediakan customer-facing IT service atau disebut juga layanan infrastruktur TI
  • 10.
    Berdasarkan manfaat yangdisediakan layanan bagi pelanggannya maka layanan TI dapat dibedakan: 1. Core service  layanan TI yang menyediakan kebutuhan utama pelanggan dan umumnya terkait dengan fungsi- fungsi penting sebuah bisnis, misalnya email 2. Enabling service  layanan TI yang dibutuhkan agar core service dapat disediakan 3. Enhancing service  layanan TI yang memberikan nilai tambah bagi core service
  • 12.
    Manajemen Layanan + Resource Manajemenlayanan  sekumpulan kemampuan organisasional (organizational capabilities) khusus untuk menyampaikan value bagi pelanggan dalam wujud layanan Organisasi Pelanggan Manajemen layanan diimplementasikan dalam wujud fungsi organisasi yang dimiliki dan proses yang dijalankan dalam mengelola dan mengubah sumberdaya menjadi layanan Fungsi  Proses >>>> Service (value)
  • 13.
    Manajemen layanan TI implementasi dan manajemen layanan-layanan TI yang berkualitas yang memenuhi kebutuhan bisnis  Mengelola layanan TI harus dari sudut pandang bisnis  Membutuhkan kombinasi PPT  people, process, technology  Menjaga hubungan antara penyedia layanan TI dengan pelanggan
  • 14.
    Arti penting manajemenlayanan TI:  Di era digital TI telah dimanfaatkan hampir di semua aktivitas kehidupan manusia dan aktivitas bisnis perusahaan sehingga hampir semua orang dan organisasi sangat tergantung pada TI  Pengguna TI seringkali menganggap penyediaan layanan TI adalah hal yang mudah dan sederhana sehingga harapan pelanggan terhadap kualitas layanan TI semakin meningkat  Permasalahan TI di organisasi telah bergeser dari masalah teknologi menjadi masalah manajemen
  • 16.
    Pemangku kepentingan (stakeholder) seseorang atau kelompok yang memiliki kepentingan atau terkena dampak dari apapun yang dilakukan oleh manajemen sebuah sistem Stakeholder layanan TI eksternal customers users suppliers internal functions, groups, teams
  • 17.
    Pengguna (user) seseorang yang langsung dan secara rutin memakai layanan TI setiap hari Pelanggan (customer)  seseorang yang membeli barang atau jasa Pemasok (supplier)  pihak ketiga di luar organisasi penyedia layanan yang membantu menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan untuk mewujudkan layanan-layanan TI penyedia layanan tersebut
  • 18.
    Pelanggan (customer) layananTI  seseorang atau institusi yang membeli barang atau jasa terkait layanan TI Berdasarkan lokasi dan hubungan pelanggan dengan penyedia layanan TI, pelanggan layanan TI dibedakan: 1. Internal customer  orang atau unit organisasi pengguna layanan TI yang bekerja di organisasi yang sama dengan penyedia layanan TI 2. External customer  orang atau institusi pengguna layanan TI yang tidak bekerja di organisasi yang sama dengan penyedia layanan TI
  • 19.
    Penyedia layanan TI organisasi/perusahaan yang menyediakan layanan TI untuk pelanggan, baik internal customer maupun external customer Terdapat 3 jenis penyedia layanan TI: 1. Internal service provider  departemen atau unit organisasi yang menyediakan layanan TI khusus untuk satu departemen bisnis dalam organisasi yang sama 2. Shared service unit  sebuah departemen atau unit TI yang menyediakan layanan TI untuk banyak unit bisnis dalam organisasi yang sama 3. External service provider  sebuah perusahaan yang menyediakan layanan TI untuk pelanggan di luar perusahaan
  • 20.
    Interal Shared Eksternal Kelebihan: •jalur komunikasi cepat • customer oriented • sumberdaya dikerahkan hanya untuk 1 bagian • tata kelola adminirasi lebih sederhana • biaya operasional rendah • wewenang keputusan manajemen TI lebih luas • dimungkinkan standarisasi manajemen TI • lebih fleksibel • biaya lebih kompetiif • resiko sistem lebih rendah • organisasi lebih fokus pada core business Kelemahan: • peluang layanan TI berkembang terbatas • wewenang keputusan manajemen TI terbatas • peluang layanan TI berkebang terbatas • resiko lebih besar untuk pelanggan • bia tambahan Tujuan: • mendukung pencapaian tujuan unit bisnis • mendukung pencapaian tujuan organisasi dan mengikuti best practice industri • pengalaman dan pengetahuan dari luar • fleksibilitas dalam skalabilitas sistem • sumberdaya dan kemampuan
  • 22.
    Nilai layanan manfaat/keuntungan yang diharapkan pelanggan dari sebuah layanan Setiap layanan bertujuan menciptakan dan menyampaikan value yang tepat kepada pelanggan Tantangannya adalah setiap pelanggan memiliki definisi value yang berbeda-beda untuk sebuah layanan  bagaimana parameter umum baik atau buruknya value sebuah layanan?
  • 23.
    Nilai sebuah layanan= kombinasi antara fungsi layanan (utility) dan kualitas layanan (warranty) Value = Utility + Warranty Utility  apa yang pengguna peroleh dari layanan dan diukur dari seberapa banyak manfaat (benefit) yang dapat diperoleh oleh pengguna Warranty  bagaimana layanan disediakan, atau bagaimana kualitas layanan, atau jaminan bahwa sebuah layanan benar- benar memenuhi SLA
  • 24.
    Manfaat dari utilitydapat berupa: 1. Increasing performance  dukungan terhadap pencapaian unjuk kerja, kebutuhan, atau keinginan pelanggan 2. Reducing constraint  mengatasi keterbatasan pelanggan mencapai tujuan tertentu
  • 25.
    Warranty layanan TImencakup 4 aspek: 1. Availability  apakah layanan selalu ada atau dapat selalu digunakan di waktu dan tempat akses layanan yang telah disepakati? 2. Capacity  apakah kapasitas layanan sistem tersedia cukup untuk semua pengguna? Apakah sistem bekerja cukup cepat? 3. Continuity  jika sistem rusak apakah pelanggan dapat memperoleh layanan kembali dengan cepat atau adakah alternatif sistem lain yang memastikan pelanggan tetap dapat menikmati layanan? 4. Security  apakah sistem/layanan aman? Apakah sistem melindungi informasi dan kepentingan pelanggan?
  • 26.
    Syarat value layananterpenuhi  menyediakan utility yang cocok dengan keinginan pelanggan (fit for purpose) dan warranty yang baik (fit for use) Fit for purpose terpenuhi apabila salah satu manfaat utility terpenuhi Fit for use terpenuhi apabila seluruh warranty terpenuhi
  • 27.
    Karakteristik value sebuahlayanan Persepsi pelanggan terhadap value sebuah layanan dipengaruhi 3 hal: 1. Business outcomes  tujuan bisnis/kebutuhan pelanggan apa yang terpenuhi oleh layanan 2. Preferences  pilihan/selera pelanggan 3. Perceptions  persepsi pelanggan terhadap layanan
  • 28.
    Untuk dapat mempengaruhipelanggan agar menggunakan layanan maka penyedia layanan TI harus membantu pelanggan menghitung value yang diperoleh dari layanan TI dengan cara: 1. Menyesuaikan dengan pilihan/selera pelanggan 2. Menyediakan dan mempromosikan informasi terkait layanan apa yang disediakan oleh sistem TI 3. Menyampaikan biaya/harga layanan
  • 29.
    Terdapat 4 karakteristikdari value: 1. Value didefinisikan oleh pelanggan 2. Pelanggan akan memilih layanan yang menyediakan kombinasi utility dan warranty terbaik dengan harga terjangkau  affordable mix features 3. Value diukur pelanggan tidak selalu berdasar uang, tergantung tujuan/kebutuhan dipenuhi  achievement of objective 4. Value berubah seiring berjalannya waktu dan kondisi
  • 30.
    Nilai sebuah layanantidak muncul dengan sendirinya, namun harus diciptakan Untuk menciptakan nilai, maka penyedia layanan harus memiliki service asset Service asset  sumberdaya (resource) dan kemampuan (capability) yang harus dimiliki penyedia layanan untuk menyediakan layanan Service asset = Resource + Capability
  • 31.
    Sumberdaya TI komponen-komponen sistem TI yang masih harus diolah untuk menghasilkan layanan TI, yaitu: 1. Uang/modal 2. Infrastruktur TI (hardware) 3. Aplikasi (software) 4. Informasi (data, record) 5. Orang (jumlah karyawan) Kemampuan TI  sejumlah kemampuan organisasi untuk mengolah/mengelola sumberdaya TI menjadi layanan TI, yaitu: 1. Kemampuan manajemen (culture, leadership) 2. Organisasi (struktur, tugas, fungsi) 3. Proses-proses yang telah berjalan 4. Pengetahuan (knowledge) 5. Orang (pengalaman, keahlian, personal network)
  • 33.
    Proses (process), fungsi(function), dan peran (role)  aspek- aspek organisasional manajemen layanan TI yang menjelaskan “siapa melakukan apa”
  • 34.
    Proses  suaturangkaianaktivitas-aktivitas yang terstruktur dirancang untuk menyelesaikan satu tujuan tertentu Proses dalam layanan TI  sekumpulan aktivitas yang terkoordinasi yang mengkombinasikan dan mengimplementasikan sumberdaya dengan kemampuan dalam rangka menghasilkan sebuah keluaran, yang secara langsung maupun tidak langsung menciptakan nilai bagi pelanggan atau stakeholder lainnya Contoh proses dalam manajemen layanan TI: Manajemen perubahan (change management), manajemen akses (access management), pemenuhan permintaan (request fulfillment)
  • 35.
    Proses dalam layananTI memiliki 4 karakteristik: 1. Terukur (measureability)  berdasarkan unjuk kerja aktivitas yang membentuknya, misal: biaya, kualitas, durasi 2. Hasil tertentu (specific result)  harus jelas apa keluarannya 3. Customer / stakeholder  harus jelas siapa pelanggan atau pemangku kepentingannya 4. Respon terhadap pemicu (trigger)  harus dapat ditelusuri apa pemicunya
  • 36.
    Proses harus dirumuskanmelalui standarisasi aktivitas dan prosedur melakukan aktivitas (SOP – standard operating procedure) sehingga memberikan keuntungan: 1. Konsistensi dan akurasi 2. Lebih baik dalam penggunaan sumberdaya 3. Koordinasi kerja antar bagian organisasi 4. Terdokumentasi dan kemudahan penelusuran
  • 37.
    Fungsi  sebuahdepartemen/unit tertentu dalam organisasi atau sekelompok staf dengan peralatan tertentu untuk mengerjakan proses atau aktivitas-aktivitas tertentu dalam proses Contoh fungsi: Helpdesk atau service desk, tim pengembang aplikasi, departemen TI Fungsi menjelaskan struktur organisasi, lokasi SDM pelaksana aktivitas proses manajemen layanan TI, dan setiap fungsi memiliki sendiri service assetnya (resource dan capability)
  • 38.
    Fungsi dapat berupa: Grup (group)  sekelompok orang yang melakukan aktivitas serupa  Tim (team)  sekelompok orang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan tugas tertentu dan lebih terstuktur secara formal dalam organisasi  Departemen (department)  struktur organisasi formal dalam sebuah organisasi  Divisi (division)  sejumlah departemen yang dikelompokkan bersama dalam sebuah organisasi
  • 39.
    Peran  sekumpulantanggung jawab, wewenang, dan aktivitas yang diberikan kepada seseorang atau sebuah tim Peran merepresentasikan tindakan-tindakan yang harus dilakukan seseorang atau sebuah tim dalam konteks proses tertentu
  • 40.
    Mengimplementasikan ITIL berarti Organisasi mengimplementasikan proses-proses manajemen layanan TI yang direkomendasikan ITIL, termasuk aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan dalam setiap proses  Pelaksana aktivitas setiap proses layanan TI adalah staf dengan posisi/jabatan/peran tertentu  Staf tersebut tergabung dalam departemen/unit/fungsi tertentu