SlideShare a Scribd company logo
1 of 35
1. Akibat (dari suatu perbuatan, pendirian, dan
sebagainya); 2. persesuaian dengan yang dahulu
https://kbbi.web.id/konsekuensi
Apa Itu Konsekuensi?
Arab: Minal ‘Awaaqib
‫العواقب‬ ‫من‬
Konsekuensi Keimanan
Jika telah
mengaku
beriman
Hamba Yang
Takwa
Menjadikan
Sbg. Teladan
Mengadopsi
secara kaffah
Allah adalah
Al-Khaliq
Muhammad SAW
Rasulullah
Al-Quran
Kalamullah
Konsekuensinya Konsekuensinya Konsekuensinya
BAGAIMANA, SIAP TIDAK?
DEFINISI
BIOLOGIS
ada tanda kehidupan
tumbuh berkembang
ada interaksi dengan
sesama manusia
SOSIOLOGIS
HIDUP
DARIMANA
MANUSIA BERASAL?
UNTUK APA
MANUSIA HIDUP?
KEMANA
SETELAH MATI?
TIGA PERTANYAAN
MENDASAR MANUSIA
‫القبر‬ ‫العقداة‬
‫القبر‬ ‫العقداة‬
(Simpul Besar)
SIMPUL
SEMUA
PERTANYAAN
BILA TERURAI,
TERURAI PULA
PERTANYAAN
CABANG
DARIMANA
MANUSIA BERASAL?
UNTUK APA
MANUSIA HIDUP?
KEMANA
SETELAH MATI?
TIGA PERTANYAAN
MENDASAR MANUSIA
KEHIDUPAN
SEBELUM DUNIA
LAHIR MATI
MISI HIDUP
DI DUNIA
KEHIDUPAN
SETELAH DUNIA
Hubungan
HIDUPTAK
TENTU ARAH
KOSONG DARI
MAKNA
Gelisah
DIFAHAMI
HIDUP
TERARAH,
KAYA
MAKNA
Mantap
HAKIKAT KEHIDUPAN
DIFAHAMI
TIDAK
SIKAP MENGHADAPI
SIMPUL BESAR
Lari dan tak acuh
Berusaha menjawab
Tidak MENEMUKAN jawaban
MENEMUKAN jawaban tapi SALAH
MENEMUKAN jawaban dan BENAR >> MANTAP
Aqidah
Fikrah kulliyah
Qaidah fikriyah
Al-Nadzratu fi al-hayati al-
dunya: HARUS
dijawab
SIMPUL BESAR
Jawaban dari
S E B A G A I :
Mpengaruhi
Gaya Hidup
Menentukan
Kualitas
Hidup
KEGAGALAN
MEMAHAMI
HAKEKAT
HIDUP
HAWA NAFSU
KESESATAN
KELALAIAN
KEENGGANAN
“Terangkanlah kepadaku tentang orang
yang menjadikan hawa nafsunya
sebagai tuhannya. Maka apakah kamu
dapat menjadi pemelihara atasnya?”
(QS Al Furqaan, 25:43)
ِ‫إ‬
َ
‫ذ‬
َ
‫خ‬َّ‫ات‬ ِ‫ن‬ َ‫م‬ َ‫ت‬ْ‫ي‬
َ
‫أ‬َ‫ر‬
َ
‫أ‬ُ‫اه‬َ‫و‬ َ‫ه‬ ُ‫ه‬َ‫ه‬
ََٰ
‫ل‬
ْ‫ي‬
َ
‫ل‬َ‫ع‬
ُ‫ن‬‫و‬
ُ
‫ك‬
َ
‫ت‬ َ‫ت‬
ْ
‫ن‬
َ
‫أ‬
َ
‫ف‬
َ
‫أ‬
‫ا‬
ً‫ي‬ ََِِ ِ‫ه‬
Pembangkangan
MANUSIA
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi)
neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan
manusia. Mereka mempunyai akal, tetapi tidak
dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat
Allah), mereka mempunyai mata (tetapi) tidak
dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda
kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar
(ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang
ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka
itulah orang-orang yang lalai.
” (QS Al A’raaf, 7:179)
ََ ِ‫ن‬ ِ‫ج‬
ْ
‫ال‬ َ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬‫ا‬‫ير‬ِ‫ث‬
َ
ِ َ‫م‬َّ‫ن‬َ‫ه‬ َ‫ج‬ ِ‫ل‬ ‫ا‬
َ
‫ن‬
ْ
‫أ‬َ‫ر‬
َ
‫ذ‬ ْ‫د‬
َ
‫ق‬
َ
‫ل‬ََ
َ
‫ق‬ ْ‫ف‬َ‫ي‬
َ
‫َل‬ ٌ‫وب‬
ُ
‫ل‬
ُ
‫ق‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬
َ
‫ل‬ۖ ِ‫س‬
ْ
‫ن‬ِ
ْ
‫اْل‬‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬
َ‫ن‬‫و‬ُ‫ه‬
ٌ‫ان‬
َ
‫آذ‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬
َ
‫ل‬ََ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬ َ‫ن‬َُ‫ر‬ ِ‫ص‬ْ‫ب‬ُ‫ي‬
َ
‫َل‬ ٌ‫ن‬ُ‫ي‬ْ‫ع‬
َ
‫أ‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬
َ
‫ل‬َََ‫ك‬ِ‫ئ‬
ََٰ
‫َل‬
ُ
‫أ‬ ۚ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬
َ‫ن‬‫و‬ُ‫ع‬ َ‫م‬ ْ‫س‬َ‫ي‬
َ
‫َل‬
ْ
‫ال‬ ُ‫م‬ ُ‫ه‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬
ََٰ
‫َل‬
ُ
‫أ‬ ۚ ُّ‫ل‬َ‫ض‬
َ
‫أ‬ ْ‫م‬ ُ‫ه‬ ْ‫ل‬َ‫ب‬ ِ‫ام‬َ‫ع‬
ْ
‫ن‬
َ ْ
‫اْل‬
َ
‫ك‬
َ‫ن‬‫و‬
ُ
‫ل‬ِ‫ف‬‫ا‬
َ
‫غ‬
Pembangkangan
MANUSIA
Jawaban islamJawaban sekuler
Manusia diciptakan AllahManusia diciptakan Allah
Hidup untuk beribadah
kepada Allah SWT
Hidup untuk mencari
kepuasan jasmani
Setelah mati akan hidup
abadi di alam akherat: di
sorga atau neraka
Setelah mati, akan ada
hidup yang abadi (?), atau
pasti di sorga karena
sudah diampuni
Tergantung hidupnya di
dunia: beriman atau
tidak; bila beriman, taat
atau tidak
Alam nanti tidak ada
hubungannya dengan
sekarang (?)
Sumber: pemikiran
spekulatif
Sumber: wahyu Allah
Yang bersumber dari al-Qur’an
Pemikiran spekulatif tidak berdasar.
Nilainya bisa benar bisa salah
Tapi bila terdapat sumber yang pasti
benar, maka pemikiran spekulatif
tentang hakekat hidup di dunia pasti
salah adanya
 Mengambil jawaban yang pasti benar
 Meninggalkan jawaban yang pasti salah
 Maka simpul besar terurai
Manusia diciptakan Allah
untuk beribadah kepada-Nya,
dan setelah mati akan kembali
kepada Allah untuk
mempertanggung jawabkan apa
yang telah dilakukan di dunia
pada hari perhitungan (yaumu
al-hisab), dari itu akan
ditentukan sebagai penghuni
surga atau neraka.
“ “
DARIMANA
MANUSIA, ALAM SEMESTA
DAN KEHIDUPAN BERASAL?
‫القبر‬ ‫العقداة‬
َ‫خ‬َ‫ف‬ ً‫ة‬َ‫ق‬َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫ف‬ْ‫ط‬ُّ‫ن‬‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬َ‫ة‬َ‫ق‬َ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬ً‫ة‬َ‫غ‬ْ‫ض‬ُ‫م‬َ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬
ََٰ‫ظ‬ِ‫ع‬ْ‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ ْ‫و‬َ‫س‬َ‫ك‬َ‫ف‬ ‫ا‬ً‫م‬ََٰ‫ظ‬ِ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫غ‬ْ‫ض‬ُ‫م‬ْ‫ٱل‬ُ‫ه‬ََٰ‫ن‬ْ‫َأ‬‫ش‬‫ن‬َ‫أ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ‫ا‬ً‫م‬ْ‫ح‬َ‫ل‬ َ‫م‬‫ا‬ً‫ق‬ْ‫َل‬‫خ‬
ُ‫ن‬َ‫س‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ُ َّ‫ٱَّلل‬ َ‫ك‬َ‫ار‬َ‫ب‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ۚ َ‫َر‬‫خ‬‫ا‬َ‫ء‬ْ‫ٱل‬َ‫نن‬ِ‫ق‬ِ‫ل‬ ََٰ‫خ‬
“Kemudian air mani itu Kami jadikan
segumpal darah, lalu segumpal darah
itu Kami jadikan segumpal daging, dan
segumpal daging itu Kami jadikan
tulang belulang, lalu tulang belulang itu
Kami bungkus dengan daging. Kemudian
Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha sucilah
Allah, Pencipta Yang Paling Baik.”
(Al-Mu’minun : 14)
Proses Penciptaan
MANUSIA
‫القبر‬ ‫العقداة‬
UNTUK APA
MANUSIA HIDUP DI DUNIA?
“Dan aku tidak menciptakan jin dan
manusia melainkan supaya mereka
mengabdi kepada-Ku.”
(Az-Zariyat : 56)
َّ‫ن‬ ِ‫ج‬ْ‫ٱل‬ ُ‫ت‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ ‫ا‬َ‫م‬ َ‫و‬َ‫نس‬ِ ْ‫ٱْل‬ َ‫و‬
َّ‫َّل‬ِ‫إ‬ِ‫ُون‬‫د‬ُ‫ب‬ْ‫ع‬َ‫ن‬ِ‫ل‬
Misi Hidup
MANUSIA
BERIBADAH KEPADA
ALLAH SWT
Makna ibadah adalah
tha’atullah wa khudlu’u
lahu wa iltizamu ma
syara’a minaddini (taat
kepada Allah tunduk
padanya dan berpegang
teguh pada apa yang
telah disyariatkan di
dalam agama Islam)
Jadi, kehidupan dunia
dengan sebelumnya
terikat dengan hubungan
penciptaan, perintah dan
larangan (shilatu al-khalq
dan shillatul awamir wan
nawahi )
Kehidupan dunia dengan
sesudahnya terikat
dengan kebangkitan dan
perhitungan (shilatul
ba’tsi wan nushur dan
shillatul muhasabah)
MAKNA
KHUSUS
Aktivitas hubungan
dengan Allah (shalat,
puasa, zakat, ibadah
haji, do’a dll)
MAKNA
UMUM
Segala aktivitas
manusia dalam
keseharian (makan,
tidur, buang air dll)
IKHLAS NIATNYA hanya
untuk Allah SWT01.BENAR CARANYA sesuai
tuntunan syariat Islam02.
‫القبر‬ ‫العقداة‬
KE MANA
SETELAH MATI?
DIBANGKITKAN
DIHISABatas keyakinan dan
Perbuatannya di dunia
“Kemudian, sesudah itu,
sesungguhnya kamu sekalian benar-
benar akan mati.
Kemudian, sesungguhnya kamu
sekalian akan dibangkitkan (dari
kuburmu) di hari kiamat.”
(Al-Mu’minun : 15 -16)
َ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬ ‫م‬ُ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬َ‫ك‬ِ‫ل‬َََِٰٰ‫ن‬َ‫م‬َ‫ل‬َ‫ون‬ُ‫ت‬
ْ‫و‬َ‫ن‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ِ‫ة‬َ‫م‬ََٰ‫ن‬ِ‫ق‬ْ‫ٱل‬ َ‫م‬ُ‫ت‬َ‫ون‬ُ‫ث‬َ‫ع‬ْ‫ب‬
Manusia
MATI & DIBANGKITKAN
KAFIRKEYAKINAN
PERBUATAN
BALASAN
TAAT/
KAFFAH
MAKSIAT/
SEKULER
TAAT/
MAKSIAT
KEKAL
DI
SURGA
NERAKA
LALU
KEKAL
DI
NERAKA
Tiga Prototipe Manusia dan Balasannya
MUSLIM MUSLIM
SURGA
ََٰ‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬ ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬ ‫وا‬ُ‫ل‬ِ‫م‬َ‫ع‬ َ‫و‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫آ‬ َ‫نن‬ََِّٰ‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ِ‫ة‬َّ‫ن‬ ِ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ُ‫ْر‬‫ن‬َ‫خ‬ ْ‫م‬ُ‫م‬ َ‫ك‬ِ‫كِئ‬﴿٧﴾
ِ‫ر‬ْ‫ج‬َ‫ت‬ ٍ‫ن‬ْ‫د‬َ‫ع‬ ُ‫ات‬َّ‫ن‬َ‫ج‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬َ‫ر‬ َ‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫م‬ُ‫ؤ‬‫ا‬َ‫ز‬َ‫ج‬ِ‫ل‬‫َا‬‫خ‬ ُ‫ار‬َ‫ه‬ْ‫ن‬َ ْ‫اْل‬ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ت‬ْ‫ح‬َ‫ت‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ‫ي‬َ‫نن‬ِ‫د‬
َ‫ع‬ ‫وا‬ُ‫ض‬َ‫ر‬ َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ َ‫ي‬ ِ‫ض‬َ‫ر‬ ۖ ‫ًا‬‫د‬َ‫ب‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ن‬ِ‫ف‬َ‫ي‬ِ‫ش‬َ‫خ‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ِ‫ل‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬َََٰٰ ۚ ُ‫ه‬ْ‫ن‬
ُ‫ه‬َّ‫ب‬َ‫ر‬﴿٨﴾
Tipologi 1
MUSLIM TAAT
“Sesungguhnya orang-orang beriman
dan beramal shaleh mereka itu adalah
sebaik-baik makhluq. Balasan mereka
adalah surga adn yang mengalir sungai-
sungai di bawah. Mereka kekal di
dalamnya selamanya.”
(QS. Al-Bayyinah: 7-8)
Tipologi 2
MUSLIM MAKSIAT/SEKULER
“… Allah memerintahkan para
malaikat mengentas dari neraka itu
orang-orang yang tidak pernah
sekalipun melakukan perbuatan
syirik. Yaitu mereka yang berucap
Laa ilaaha illallah. Orang-orang ini
dapat diketahui melalui ciri khasnya,
yakni di wajahnya ada bekas
sujud…”
(HR. Muslim dari Abu Hurairah RA)
DARIMANA
MANUSIA BERASAL?
UNTUK APA
MANUSIA HIDUP?
KEMANASETELAH
MATI?
KESIMPULAN
LAHIRShillatul Khalqi MATI Shillatul ba’tsi
wa nushur
Shillatul awamir
wa nawahi
Shillatul
muhasabah
KEHIDUPAN
SEBELUM DUNIA
ALLAH SWT
MISI HIDUP
DI DUNIA
IBADAH
KEHIDUPAN
SETELAH DUNIA
AKHIRAT
TIGA PERTANYAAN
MENDASAR MANUSIA
Jawaban
• Terikat dengan syariat
• Menundukkan pandangan, amal
dan tindakan sesuai syariat
Manusia
WAJIB:
Qa’idah Fikriyyah & Qiyadah Fikriyyah
Ideologi / Mabda
Gaya hidup IslamGaya hidup sekuler
Hidup untuk beribadah
Landasan iman
Tolok ukur perbuatan aturan Islam
(halal dan haram)
Orientasi hidup akherat dan dunia
Makna bahagia >>
ridha Allah
Hidup untuk kemuliaan diri,
keluarga, umat dan perjuangan
agama (dakwah)
Hidup untuk mencari kesenangan
Landasan hawa nafsu
Tolok ukur perbuatan adalah
manfaat
Orientasi hidup hanya dunia semata
Makna bahagia >>
Kepuasaan sesaat
Hidup hanya sekedar untuk
kepentingan diri dan keluarga sendiri
• Hidup dengan misi yang agung
• Hidup yang terarah dan mantap serta
terhindar dari kemungkinan disorientasi
• Hidup yang bermutu tinggi
• Dengan keyakinan akan kegemilangan
hidup hakiki yang abadi di akherat kelak
Konsekuensi
KEIMANAN
Wassalam

More Related Content

What's hot (20)

Materi Kajian Umum - Darimana Kita Berasal?
Materi Kajian Umum - Darimana Kita Berasal?Materi Kajian Umum - Darimana Kita Berasal?
Materi Kajian Umum - Darimana Kita Berasal?
 
3 Kunci Keberuntungan Hidup
3 Kunci Keberuntungan Hidup3 Kunci Keberuntungan Hidup
3 Kunci Keberuntungan Hidup
 
Simpul Islam, Bernama Aqidah
Simpul Islam, Bernama AqidahSimpul Islam, Bernama Aqidah
Simpul Islam, Bernama Aqidah
 
Mengenal islam sebagai mabda (ideologi)
Mengenal islam sebagai mabda (ideologi)Mengenal islam sebagai mabda (ideologi)
Mengenal islam sebagai mabda (ideologi)
 
Dakwah Khilafah (Materi Dauroh)
Dakwah Khilafah (Materi Dauroh)Dakwah Khilafah (Materi Dauroh)
Dakwah Khilafah (Materi Dauroh)
 
Islam Jalan Hidup Sempurna
Islam Jalan Hidup SempurnaIslam Jalan Hidup Sempurna
Islam Jalan Hidup Sempurna
 
dosa-investasi.pptx
dosa-investasi.pptxdosa-investasi.pptx
dosa-investasi.pptx
 
16 kewajiban dakwah berjamaah
16 kewajiban dakwah berjamaah16 kewajiban dakwah berjamaah
16 kewajiban dakwah berjamaah
 
Dakwah tanpa kekerasan
Dakwah tanpa kekerasanDakwah tanpa kekerasan
Dakwah tanpa kekerasan
 
13. apa itu khilafah Kewajiban Terbesar
13. apa itu khilafah Kewajiban Terbesar13. apa itu khilafah Kewajiban Terbesar
13. apa itu khilafah Kewajiban Terbesar
 
Standar Perbuatan
Standar PerbuatanStandar Perbuatan
Standar Perbuatan
 
Problematika Umat
Problematika UmatProblematika Umat
Problematika Umat
 
Kewajiban Dakwah
Kewajiban DakwahKewajiban Dakwah
Kewajiban Dakwah
 
05 - Potensi Akal Manusia
05 - Potensi Akal Manusia05 - Potensi Akal Manusia
05 - Potensi Akal Manusia
 
73. syakhsiyah islam
73. syakhsiyah islam73. syakhsiyah islam
73. syakhsiyah islam
 
Marhalah dakwah rasul
Marhalah dakwah rasulMarhalah dakwah rasul
Marhalah dakwah rasul
 
Ihsanul amal
Ihsanul amalIhsanul amal
Ihsanul amal
 
Jalan menuju iman
Jalan menuju iman Jalan menuju iman
Jalan menuju iman
 
Pilar pilar pengokoh nafsiyah islamiyah
Pilar pilar pengokoh nafsiyah islamiyahPilar pilar pengokoh nafsiyah islamiyah
Pilar pilar pengokoh nafsiyah islamiyah
 
Sesi 2, Jalan Menuju Iman
Sesi 2, Jalan Menuju ImanSesi 2, Jalan Menuju Iman
Sesi 2, Jalan Menuju Iman
 

Similar to Sesi 3, Konsekuensi Keimanan (part 1)

11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam
11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam
11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah IslamAhmad Harmoko
 
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAMAhmad Harmoko
 
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptx
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptxDAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptx
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptxErwin Al Fatih
 
Mukjizat Al Quran.pptx
Mukjizat Al Quran.pptxMukjizat Al Quran.pptx
Mukjizat Al Quran.pptxMirzaSatriawan
 
4.5 hari kiamat
4.5 hari kiamat4.5 hari kiamat
4.5 hari kiamatwk_aiman
 
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIRBAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIREvaariva
 
PPT Iman Kepada Hari Akhir
PPT Iman Kepada Hari AkhirPPT Iman Kepada Hari Akhir
PPT Iman Kepada Hari AkhirVienna_Maulee
 
iman kepada hari akhir
iman kepada hari akhiriman kepada hari akhir
iman kepada hari akhirhidayahinayati
 
Darimana Kita Berasal?
Darimana Kita Berasal?Darimana Kita Berasal?
Darimana Kita Berasal?Erwin Wahyu
 
Eksistensi martabat manusia agama islam
Eksistensi martabat manusia agama islamEksistensi martabat manusia agama islam
Eksistensi martabat manusia agama islam-
 
07 Jalan Hidup Muslim.pdf
07 Jalan Hidup Muslim.pdf07 Jalan Hidup Muslim.pdf
07 Jalan Hidup Muslim.pdfBeri18
 
4.4 alam roh dan kematian
4.4 alam roh dan kematian4.4 alam roh dan kematian
4.4 alam roh dan kematianwk_aiman
 
Time to change fenfen fenda florena- part 2. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 2. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 2. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 2. pptxfenfen fenda florena
 
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 1. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptxfenfen fenda florena
 
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 1. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptxfenfen fenda florena
 

Similar to Sesi 3, Konsekuensi Keimanan (part 1) (20)

11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam
11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam
11. hakekat hidup muslim mabda islam Aqidah Islam
 
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM
6. membangun akidah kokoh kepribadian ISLAM
 
CWF.pptx
CWF.pptxCWF.pptx
CWF.pptx
 
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptx
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptxDAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptx
DAUROH MERAIH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI OK.pptx
 
Mukjizat Al Quran.pptx
Mukjizat Al Quran.pptxMukjizat Al Quran.pptx
Mukjizat Al Quran.pptx
 
4.5 hari kiamat
4.5 hari kiamat4.5 hari kiamat
4.5 hari kiamat
 
Proses keimanan
Proses keimanan Proses keimanan
Proses keimanan
 
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIRBAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR
BAB III MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR
 
Light upyourlife 1#
Light upyourlife 1#Light upyourlife 1#
Light upyourlife 1#
 
PPT Iman Kepada Hari Akhir
PPT Iman Kepada Hari AkhirPPT Iman Kepada Hari Akhir
PPT Iman Kepada Hari Akhir
 
iman kepada hari akhir
iman kepada hari akhiriman kepada hari akhir
iman kepada hari akhir
 
Islam; aqidah &; syari'ah
Islam; aqidah &; syari'ahIslam; aqidah &; syari'ah
Islam; aqidah &; syari'ah
 
Darimana Kita Berasal?
Darimana Kita Berasal?Darimana Kita Berasal?
Darimana Kita Berasal?
 
peer teaching.pptx
peer teaching.pptxpeer teaching.pptx
peer teaching.pptx
 
Eksistensi martabat manusia agama islam
Eksistensi martabat manusia agama islamEksistensi martabat manusia agama islam
Eksistensi martabat manusia agama islam
 
07 Jalan Hidup Muslim.pdf
07 Jalan Hidup Muslim.pdf07 Jalan Hidup Muslim.pdf
07 Jalan Hidup Muslim.pdf
 
4.4 alam roh dan kematian
4.4 alam roh dan kematian4.4 alam roh dan kematian
4.4 alam roh dan kematian
 
Time to change fenfen fenda florena- part 2. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 2. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 2. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 2. pptx
 
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 1. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
 
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change   fenfen fenda florena- part 1. pptxTime to change   fenfen fenda florena- part 1. pptx
Time to change fenfen fenda florena- part 1. pptx
 

More from MaulanaFirdaus19

Sesi 10, Problematika Umat
Sesi 10, Problematika UmatSesi 10, Problematika Umat
Sesi 10, Problematika UmatMaulanaFirdaus19
 
Sesi 9, Ukhuwah Islamiyyah
Sesi 9, Ukhuwah IslamiyyahSesi 9, Ukhuwah Islamiyyah
Sesi 9, Ukhuwah IslamiyyahMaulanaFirdaus19
 
Sesi 7, Standar Kebahagiaan
Sesi 7, Standar KebahagiaanSesi 7, Standar Kebahagiaan
Sesi 7, Standar KebahagiaanMaulanaFirdaus19
 
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2MaulanaFirdaus19
 
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1MaulanaFirdaus19
 
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) Islam
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) IslamKedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) Islam
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) IslamMaulanaFirdaus19
 
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikahMaulanaFirdaus19
 
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAW
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAWPolitik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAW
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAWMaulanaFirdaus19
 
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?MaulanaFirdaus19
 
7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk
7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk
7. hukum mentalak dalam keadaan mabukMaulanaFirdaus19
 
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)MaulanaFirdaus19
 
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)MaulanaFirdaus19
 
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)MaulanaFirdaus19
 
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)MaulanaFirdaus19
 
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)MaulanaFirdaus19
 
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)MaulanaFirdaus19
 
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2MaulanaFirdaus19
 
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat Uang
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat UangFiqih Zakat Fitrah Dan Zakat Uang
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat UangMaulanaFirdaus19
 
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi
Politik Dinasti Menurut Hadits NabiPolitik Dinasti Menurut Hadits Nabi
Politik Dinasti Menurut Hadits NabiMaulanaFirdaus19
 

More from MaulanaFirdaus19 (20)

Sesi 10, Problematika Umat
Sesi 10, Problematika UmatSesi 10, Problematika Umat
Sesi 10, Problematika Umat
 
Sesi 9, Ukhuwah Islamiyyah
Sesi 9, Ukhuwah IslamiyyahSesi 9, Ukhuwah Islamiyyah
Sesi 9, Ukhuwah Islamiyyah
 
Sesi 8, Kepribadian Islam
Sesi 8, Kepribadian IslamSesi 8, Kepribadian Islam
Sesi 8, Kepribadian Islam
 
Sesi 7, Standar Kebahagiaan
Sesi 7, Standar KebahagiaanSesi 7, Standar Kebahagiaan
Sesi 7, Standar Kebahagiaan
 
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2
Sesi 6, Standar Perbuatan Manusia, Part-2
 
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1
Sesi 5, Standar Perbuatan Manusia, Part-1
 
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) Islam
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) IslamKedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) Islam
Kedudukan Dan Pengujian Otensitas Sejarah (Tarikh) Islam
 
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah
09 merevisi hadits-hadits jihad, beranikah
 
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAW
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAWPolitik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAW
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi SAW
 
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?
Apa Yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Semakin Meluas?
 
7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk
7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk
7. hukum mentalak dalam keadaan mabuk
 
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)
6. hukum mentalak namun hanya bergurau (abu zaid)
 
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)
5. hukum mentalak dalam keadaan marah (abu zaid)
 
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)
Memaknai Hijrah Zaman Now (Ibnu Aziz Fathoni)
 
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)
3. seputar hijrah dalam islam (kh.shiddiq al jawi)
 
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum-Hukum Hijrah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
 
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
Hukum Seputar Nafkah (KH. Shiddiq Al-Jawi)
 
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2
Sesi 4, Konsekuensi Keimanan Part-2
 
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat Uang
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat UangFiqih Zakat Fitrah Dan Zakat Uang
Fiqih Zakat Fitrah Dan Zakat Uang
 
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi
Politik Dinasti Menurut Hadits NabiPolitik Dinasti Menurut Hadits Nabi
Politik Dinasti Menurut Hadits Nabi
 

Sesi 3, Konsekuensi Keimanan (part 1)

  • 1.
  • 2. 1. Akibat (dari suatu perbuatan, pendirian, dan sebagainya); 2. persesuaian dengan yang dahulu https://kbbi.web.id/konsekuensi Apa Itu Konsekuensi? Arab: Minal ‘Awaaqib ‫العواقب‬ ‫من‬
  • 3. Konsekuensi Keimanan Jika telah mengaku beriman Hamba Yang Takwa Menjadikan Sbg. Teladan Mengadopsi secara kaffah Allah adalah Al-Khaliq Muhammad SAW Rasulullah Al-Quran Kalamullah Konsekuensinya Konsekuensinya Konsekuensinya
  • 5. DEFINISI BIOLOGIS ada tanda kehidupan tumbuh berkembang ada interaksi dengan sesama manusia SOSIOLOGIS HIDUP
  • 6. DARIMANA MANUSIA BERASAL? UNTUK APA MANUSIA HIDUP? KEMANA SETELAH MATI? TIGA PERTANYAAN MENDASAR MANUSIA ‫القبر‬ ‫العقداة‬
  • 8. DARIMANA MANUSIA BERASAL? UNTUK APA MANUSIA HIDUP? KEMANA SETELAH MATI? TIGA PERTANYAAN MENDASAR MANUSIA KEHIDUPAN SEBELUM DUNIA LAHIR MATI MISI HIDUP DI DUNIA KEHIDUPAN SETELAH DUNIA Hubungan
  • 10. SIKAP MENGHADAPI SIMPUL BESAR Lari dan tak acuh Berusaha menjawab Tidak MENEMUKAN jawaban MENEMUKAN jawaban tapi SALAH MENEMUKAN jawaban dan BENAR >> MANTAP
  • 11. Aqidah Fikrah kulliyah Qaidah fikriyah Al-Nadzratu fi al-hayati al- dunya: HARUS dijawab SIMPUL BESAR Jawaban dari S E B A G A I : Mpengaruhi Gaya Hidup Menentukan Kualitas Hidup
  • 13. “Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?” (QS Al Furqaan, 25:43) ِ‫إ‬ َ ‫ذ‬ َ ‫خ‬َّ‫ات‬ ِ‫ن‬ َ‫م‬ َ‫ت‬ْ‫ي‬ َ ‫أ‬َ‫ر‬ َ ‫أ‬ُ‫اه‬َ‫و‬ َ‫ه‬ ُ‫ه‬َ‫ه‬ ََٰ ‫ل‬ ْ‫ي‬ َ ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫ن‬‫و‬ ُ ‫ك‬ َ ‫ت‬ َ‫ت‬ ْ ‫ن‬ َ ‫أ‬ َ ‫ف‬ َ ‫أ‬ ‫ا‬ ً‫ي‬ ََِِ ِ‫ه‬ Pembangkangan MANUSIA
  • 14. “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi) neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai akal, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. ” (QS Al A’raaf, 7:179) ََ ِ‫ن‬ ِ‫ج‬ ْ ‫ال‬ َ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬‫ا‬‫ير‬ِ‫ث‬ َ ِ َ‫م‬َّ‫ن‬َ‫ه‬ َ‫ج‬ ِ‫ل‬ ‫ا‬ َ ‫ن‬ ْ ‫أ‬َ‫ر‬ َ ‫ذ‬ ْ‫د‬ َ ‫ق‬ َ ‫ل‬ََ َ ‫ق‬ ْ‫ف‬َ‫ي‬ َ ‫َل‬ ٌ‫وب‬ ُ ‫ل‬ ُ ‫ق‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ َ ‫ل‬ۖ ِ‫س‬ ْ ‫ن‬ِ ْ ‫اْل‬‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ه‬ ٌ‫ان‬ َ ‫آذ‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ َ ‫ل‬ََ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬ َ‫ن‬َُ‫ر‬ ِ‫ص‬ْ‫ب‬ُ‫ي‬ َ ‫َل‬ ٌ‫ن‬ُ‫ي‬ْ‫ع‬ َ ‫أ‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ َ ‫ل‬َََ‫ك‬ِ‫ئ‬ ََٰ ‫َل‬ ُ ‫أ‬ ۚ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ب‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ع‬ َ‫م‬ ْ‫س‬َ‫ي‬ َ ‫َل‬ ْ ‫ال‬ ُ‫م‬ ُ‫ه‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬ ََٰ ‫َل‬ ُ ‫أ‬ ۚ ُّ‫ل‬َ‫ض‬ َ ‫أ‬ ْ‫م‬ ُ‫ه‬ ْ‫ل‬َ‫ب‬ ِ‫ام‬َ‫ع‬ ْ ‫ن‬ َ ْ ‫اْل‬ َ ‫ك‬ َ‫ن‬‫و‬ ُ ‫ل‬ِ‫ف‬‫ا‬ َ ‫غ‬ Pembangkangan MANUSIA
  • 15. Jawaban islamJawaban sekuler Manusia diciptakan AllahManusia diciptakan Allah Hidup untuk beribadah kepada Allah SWT Hidup untuk mencari kepuasan jasmani Setelah mati akan hidup abadi di alam akherat: di sorga atau neraka Setelah mati, akan ada hidup yang abadi (?), atau pasti di sorga karena sudah diampuni Tergantung hidupnya di dunia: beriman atau tidak; bila beriman, taat atau tidak Alam nanti tidak ada hubungannya dengan sekarang (?) Sumber: pemikiran spekulatif Sumber: wahyu Allah
  • 16. Yang bersumber dari al-Qur’an Pemikiran spekulatif tidak berdasar. Nilainya bisa benar bisa salah Tapi bila terdapat sumber yang pasti benar, maka pemikiran spekulatif tentang hakekat hidup di dunia pasti salah adanya
  • 17.  Mengambil jawaban yang pasti benar  Meninggalkan jawaban yang pasti salah  Maka simpul besar terurai Manusia diciptakan Allah untuk beribadah kepada-Nya, dan setelah mati akan kembali kepada Allah untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan di dunia pada hari perhitungan (yaumu al-hisab), dari itu akan ditentukan sebagai penghuni surga atau neraka. “ “
  • 18. DARIMANA MANUSIA, ALAM SEMESTA DAN KEHIDUPAN BERASAL? ‫القبر‬ ‫العقداة‬
  • 19. َ‫خ‬َ‫ف‬ ً‫ة‬َ‫ق‬َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫ف‬ْ‫ط‬ُّ‫ن‬‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬َ‫ة‬َ‫ق‬َ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬ً‫ة‬َ‫غ‬ْ‫ض‬ُ‫م‬َ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ ََٰ‫ظ‬ِ‫ع‬ْ‫ٱل‬ ‫َا‬‫ن‬ ْ‫و‬َ‫س‬َ‫ك‬َ‫ف‬ ‫ا‬ً‫م‬ََٰ‫ظ‬ِ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫غ‬ْ‫ض‬ُ‫م‬ْ‫ٱل‬ُ‫ه‬ََٰ‫ن‬ْ‫َأ‬‫ش‬‫ن‬َ‫أ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ‫ا‬ً‫م‬ْ‫ح‬َ‫ل‬ َ‫م‬‫ا‬ً‫ق‬ْ‫َل‬‫خ‬ ُ‫ن‬َ‫س‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ُ َّ‫ٱَّلل‬ َ‫ك‬َ‫ار‬َ‫ب‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ۚ َ‫َر‬‫خ‬‫ا‬َ‫ء‬ْ‫ٱل‬َ‫نن‬ِ‫ق‬ِ‫ل‬ ََٰ‫خ‬ “Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.” (Al-Mu’minun : 14) Proses Penciptaan MANUSIA
  • 21. “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Az-Zariyat : 56) َّ‫ن‬ ِ‫ج‬ْ‫ٱل‬ ُ‫ت‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ ‫ا‬َ‫م‬ َ‫و‬َ‫نس‬ِ ْ‫ٱْل‬ َ‫و‬ َّ‫َّل‬ِ‫إ‬ِ‫ُون‬‫د‬ُ‫ب‬ْ‫ع‬َ‫ن‬ِ‫ل‬ Misi Hidup MANUSIA
  • 22. BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT Makna ibadah adalah tha’atullah wa khudlu’u lahu wa iltizamu ma syara’a minaddini (taat kepada Allah tunduk padanya dan berpegang teguh pada apa yang telah disyariatkan di dalam agama Islam) Jadi, kehidupan dunia dengan sebelumnya terikat dengan hubungan penciptaan, perintah dan larangan (shilatu al-khalq dan shillatul awamir wan nawahi ) Kehidupan dunia dengan sesudahnya terikat dengan kebangkitan dan perhitungan (shilatul ba’tsi wan nushur dan shillatul muhasabah)
  • 23. MAKNA KHUSUS Aktivitas hubungan dengan Allah (shalat, puasa, zakat, ibadah haji, do’a dll) MAKNA UMUM Segala aktivitas manusia dalam keseharian (makan, tidur, buang air dll)
  • 24. IKHLAS NIATNYA hanya untuk Allah SWT01.BENAR CARANYA sesuai tuntunan syariat Islam02.
  • 25. ‫القبر‬ ‫العقداة‬ KE MANA SETELAH MATI? DIBANGKITKAN DIHISABatas keyakinan dan Perbuatannya di dunia
  • 26. “Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar- benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (Al-Mu’minun : 15 -16) َ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬ ‫م‬ُ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬َ‫ك‬ِ‫ل‬َََِٰٰ‫ن‬َ‫م‬َ‫ل‬َ‫ون‬ُ‫ت‬ ْ‫و‬َ‫ن‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ِ‫ة‬َ‫م‬ََٰ‫ن‬ِ‫ق‬ْ‫ٱل‬ َ‫م‬ُ‫ت‬َ‫ون‬ُ‫ث‬َ‫ع‬ْ‫ب‬ Manusia MATI & DIBANGKITKAN
  • 28. ََٰ‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬ ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬ ‫وا‬ُ‫ل‬ِ‫م‬َ‫ع‬ َ‫و‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫آ‬ َ‫نن‬ََِّٰ‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ِ‫ة‬َّ‫ن‬ ِ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ُ‫ْر‬‫ن‬َ‫خ‬ ْ‫م‬ُ‫م‬ َ‫ك‬ِ‫كِئ‬﴿٧﴾ ِ‫ر‬ْ‫ج‬َ‫ت‬ ٍ‫ن‬ْ‫د‬َ‫ع‬ ُ‫ات‬َّ‫ن‬َ‫ج‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬َ‫ر‬ َ‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫م‬ُ‫ؤ‬‫ا‬َ‫ز‬َ‫ج‬ِ‫ل‬‫َا‬‫خ‬ ُ‫ار‬َ‫ه‬ْ‫ن‬َ ْ‫اْل‬ ‫ا‬َ‫ه‬ِ‫ت‬ْ‫ح‬َ‫ت‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ‫ي‬َ‫نن‬ِ‫د‬ َ‫ع‬ ‫وا‬ُ‫ض‬َ‫ر‬ َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ َ‫ي‬ ِ‫ض‬َ‫ر‬ ۖ ‫ًا‬‫د‬َ‫ب‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ن‬ِ‫ف‬َ‫ي‬ِ‫ش‬َ‫خ‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ِ‫ل‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬َََٰٰ ۚ ُ‫ه‬ْ‫ن‬ ُ‫ه‬َّ‫ب‬َ‫ر‬﴿٨﴾ Tipologi 1 MUSLIM TAAT “Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal shaleh mereka itu adalah sebaik-baik makhluq. Balasan mereka adalah surga adn yang mengalir sungai- sungai di bawah. Mereka kekal di dalamnya selamanya.” (QS. Al-Bayyinah: 7-8)
  • 29. Tipologi 2 MUSLIM MAKSIAT/SEKULER “… Allah memerintahkan para malaikat mengentas dari neraka itu orang-orang yang tidak pernah sekalipun melakukan perbuatan syirik. Yaitu mereka yang berucap Laa ilaaha illallah. Orang-orang ini dapat diketahui melalui ciri khasnya, yakni di wajahnya ada bekas sujud…” (HR. Muslim dari Abu Hurairah RA)
  • 30.
  • 31. DARIMANA MANUSIA BERASAL? UNTUK APA MANUSIA HIDUP? KEMANASETELAH MATI? KESIMPULAN LAHIRShillatul Khalqi MATI Shillatul ba’tsi wa nushur Shillatul awamir wa nawahi Shillatul muhasabah KEHIDUPAN SEBELUM DUNIA ALLAH SWT MISI HIDUP DI DUNIA IBADAH KEHIDUPAN SETELAH DUNIA AKHIRAT
  • 32. TIGA PERTANYAAN MENDASAR MANUSIA Jawaban • Terikat dengan syariat • Menundukkan pandangan, amal dan tindakan sesuai syariat Manusia WAJIB: Qa’idah Fikriyyah & Qiyadah Fikriyyah Ideologi / Mabda
  • 33. Gaya hidup IslamGaya hidup sekuler Hidup untuk beribadah Landasan iman Tolok ukur perbuatan aturan Islam (halal dan haram) Orientasi hidup akherat dan dunia Makna bahagia >> ridha Allah Hidup untuk kemuliaan diri, keluarga, umat dan perjuangan agama (dakwah) Hidup untuk mencari kesenangan Landasan hawa nafsu Tolok ukur perbuatan adalah manfaat Orientasi hidup hanya dunia semata Makna bahagia >> Kepuasaan sesaat Hidup hanya sekedar untuk kepentingan diri dan keluarga sendiri
  • 34. • Hidup dengan misi yang agung • Hidup yang terarah dan mantap serta terhindar dari kemungkinan disorientasi • Hidup yang bermutu tinggi • Dengan keyakinan akan kegemilangan hidup hakiki yang abadi di akherat kelak Konsekuensi KEIMANAN