Dokumen ini membahas studi banding tentang keberhasilan dan kegagalan lembaga anti korupsi di tujuh negara, termasuk Singapura dan Hong Kong sebagai contoh keberhasilan. Melalui pendekatan deskriptif komparatif, studi ini mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi kinerja lembaga anti korupsi. Hasil kajian bertujuan untuk memberikan acuan bagi kebijakan penguatan lembaga anti korupsi di Indonesia.