Disusun oleh :
Fx. Christian Jordy
131341001
Dwi Anggra Wijaya
131341002
Farchan Aldi Irnawan 131341006
PENGERTIAN
MULTIPLEXING & DEMULTIPLEXING


Multiplexing

ialah

Teknik

menggabungkan

beberapa sinyal atau informasi untuk dikirimkan
secara bersamaan dan menjadi satu saluran saja.
Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing

disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah
Transceiver / Mux.


Demultiplexing ialah penerima, gabungan sinyal –

sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan
tujuan masing – masing.
Multiplexing memiliki Tujuan utama yaitu :
Untuk menghemat jumlah saluran fisik misalnya
kabel, pemancar & penerima (transceiver), atau kabel
optik.
Contoh :

pada

aplikasi dari teknik multiplexing ini adalah

jaringan

transmisi

jarak

jauh,

baik

yang

menggunakan kabel maupun yang menggunakan media
udara (wireless atau radio). Sebagai contoh, satu helai
kabel

optik

Surabaya-Jakarta

bisa

menyalurkan ribuan percakapan telepon.

dipakai

untuk
Terdapat sebuah alat untuk melakukan
multiplexing dan demultiplexing,nama alat
tersebut untuk

melakukan multiplexing

disebut multiplekser (MUX) dan alat yang
melakukan proses yang berlawanan disebut
demultiplekser (DEMUX).
Gambar : Proses berlawanan antara multiplexing dan
demultiplekser
Beberapa alasan penggunan multiplex:


Menghemat biaya penggunaan saluran komunikasi



Memanfaatkan sumber daya seefisien mungkin



Kapasitas terbatas dari saluran telekomunikasi
digunakan semaksimum mungkin



Karakteristik permintaan komunikasi pada umumnya
memerlukan

penyaluran

terminal ke titik yang sama

data

dari

beberapa
Terdapat beberapa teknik untuk melakukan
multiplxing :


Teknik Multiplexing yang pertama dengan cara menata
tiap informasi (suara percakapan 1 pelanggan)



Teknik Multiplexing yang kedua dengan cara tiap

pelanggan menggunakan saluran secara bergantian.


Teknik Multiplexing yang ketiga adalah yang digunakan
dalam saluran kabel optik.
Gambar : Aplikasi dari sistem melalui jaringan internet dengan Teknik
Multiplexing Time Division Multiplexing (TDM).
Gambar : Ilustrasi pengiriman data melaui WDM
(Wavelength Division Multiplexing )
CDMA(Code Division Multiplex
Acces)
Pada

CDMA,

media

transmisi

dibagi

kedalam bentuk kode-kode, sehingga sebelum
kita mengirimkan sinyal informasi, kita terlebih

dahulu menset atau mentuning pada kode
berapa kita akan melewatkan sinyal informasi.
Gambar : Sistem pada system CDMA

Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon
seluler terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga
(3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
Terima Kasih
Selamat Siang….

Kelompok 2 multiplexing dan demultiplexing

  • 1.
    Disusun oleh : Fx.Christian Jordy 131341001 Dwi Anggra Wijaya 131341002 Farchan Aldi Irnawan 131341006
  • 2.
    PENGERTIAN MULTIPLEXING & DEMULTIPLEXING  Multiplexing ialah Teknik menggabungkan beberapasinyal atau informasi untuk dikirimkan secara bersamaan dan menjadi satu saluran saja. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux.  Demultiplexing ialah penerima, gabungan sinyal – sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan tujuan masing – masing.
  • 3.
    Multiplexing memiliki Tujuanutama yaitu : Untuk menghemat jumlah saluran fisik misalnya kabel, pemancar & penerima (transceiver), atau kabel optik. Contoh : pada aplikasi dari teknik multiplexing ini adalah jaringan transmisi jarak jauh, baik yang menggunakan kabel maupun yang menggunakan media udara (wireless atau radio). Sebagai contoh, satu helai kabel optik Surabaya-Jakarta bisa menyalurkan ribuan percakapan telepon. dipakai untuk
  • 4.
    Terdapat sebuah alatuntuk melakukan multiplexing dan demultiplexing,nama alat tersebut untuk melakukan multiplexing disebut multiplekser (MUX) dan alat yang melakukan proses yang berlawanan disebut demultiplekser (DEMUX).
  • 5.
    Gambar : Prosesberlawanan antara multiplexing dan demultiplekser
  • 6.
    Beberapa alasan penggunanmultiplex:  Menghemat biaya penggunaan saluran komunikasi  Memanfaatkan sumber daya seefisien mungkin  Kapasitas terbatas dari saluran telekomunikasi digunakan semaksimum mungkin  Karakteristik permintaan komunikasi pada umumnya memerlukan penyaluran terminal ke titik yang sama data dari beberapa
  • 7.
    Terdapat beberapa teknikuntuk melakukan multiplxing :  Teknik Multiplexing yang pertama dengan cara menata tiap informasi (suara percakapan 1 pelanggan)  Teknik Multiplexing yang kedua dengan cara tiap pelanggan menggunakan saluran secara bergantian.  Teknik Multiplexing yang ketiga adalah yang digunakan dalam saluran kabel optik.
  • 8.
    Gambar : Aplikasidari sistem melalui jaringan internet dengan Teknik Multiplexing Time Division Multiplexing (TDM).
  • 9.
    Gambar : Ilustrasipengiriman data melaui WDM (Wavelength Division Multiplexing )
  • 10.
    CDMA(Code Division Multiplex Acces) Pada CDMA, media transmisi dibagi kedalambentuk kode-kode, sehingga sebelum kita mengirimkan sinyal informasi, kita terlebih dahulu menset atau mentuning pada kode berapa kita akan melewatkan sinyal informasi.
  • 11.
    Gambar : Sistempada system CDMA Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon seluler terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
  • 12.