Dokumen ini membahas kesulitan mendefinisikan agama secara ilmiah, yang terkait dengan ragam dan cakupan yang sangat luas serta faktor etnosentrisme. Berbagai contoh perilaku baik sebagai manifestasi agama, serta pendekatan untuk mengatasi kompleksitas dalam mendefinisikan agama juga diuraikan. Para penyelidik berusaha menciptakan definisi yang lebih inklusif dan fenomenologis untuk mencakup berbagai pengalaman religius.