Kabinet Djuanda, resmi dilantik pada 8 April 1957, merupakan kabinet kerja yang terdiri dari para pakar dan dibentuk dalam kondisi darurat nasional. Program kerja kabinet ini mencakup pembentukan Dewan Nasional, normalisasi keadaan republik, dan pengaturan batas perairan nasional melalui Deklarasi Djuanda. Kekuasaan kabinet ini berakhir pada 5 Juli 1959 setelah keluarnya dekrit presiden Sukarno, menandai transisi ke demokrasi terpimpin.